<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>jadikan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jadikan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 28 Dec 2025 14:18:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>jadikan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Peringatan Hari Disabilitas Internasional, Pemkab Lumajang Jadikan Momen Kesetaraan hingga Pemberdayaan</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hari-disabilitas-internasional-pemkab-lumajang-jadikan-momen-kesetaraan-hingga-pemberdayaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Dec 2025 09:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[disabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[jadikan]]></category>
		<category><![CDATA[kesetaraan,]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberdayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229087</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyebut Hari Disabilitas Internasional 2025, menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk menegaskan kesetaraan, hak dan pemberdayaan penyandang disabilitas. Hal ini disampaikannya, saat hadir dalam Hari Disabilitas Kabupaten Lumajang 2025 yang digelar di Pendopo Arya Wiraraja, Minggu (28/12/2025) tadi. Mengusung tema &#8216;Setara Berkarya, Berdaya Tanpa Batas&#8217;, kegiatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyebut Hari Disabilitas Internasional 2025, menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk menegaskan kesetaraan, hak dan pemberdayaan penyandang disabilitas. Hal ini disampaikannya, saat hadir dalam Hari Disabilitas Kabupaten Lumajang 2025 yang digelar di Pendopo Arya Wiraraja, Minggu (28/12/2025) tadi.</p>



<p>Mengusung tema &#8216;Setara Berkarya, Berdaya Tanpa Batas&#8217;, kegiatan ini menegaskan bahwa penyandang disabilitas bukan sekadar penerima bantuan, melainkan bagian aktif dalam pembangunan sosial dan ekonomi daerah. Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menekankan bahwa pemenuhan hak penyandang disabilitas merupakan bagian dari kewajiban pemerintah untuk menjamin Standar Pelayanan Minimum (SPM).</p>



<p>“Mereka memiliki hak yang sama untuk pelayanan, kesempatan dan akses kehidupan yang layak. Tidak ada ruang untuk diskriminasi atau marginalisasi,” kata Bunda Indah.</p>



<p>Sepanjang tahun 2025, Pemkab Lumajang melalui Dinas Sosial P3A, telah menyalurkan berbagai bantuan tepat sasaran berupa 66 kursi roda standar, 37 kursi roda cerebral palsy, 70 kaki palsu, dan dua tangan palsu. Bantuan asistensi bagi penyandang disabilitas berat itu, telah direalisasikan untuk 73 jiwa dari 113 yang diajukan. Selain itu, Program Keluarga Harapan (PKH) diberikan kepada 468 jiwa, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk 1.652 jiwa, serta Bantuan Iuran Kesehatan kepada 1.645 jiwa.</p>



<p>Dari total 4.427 penyandang disabilitas di Kabupaten Lumajang, sebanyak 1.983 jiwa atau 52,74 persen telah menerima bantuan sosial. “Target kami adalah pemenuhan aksesibilitas dan hak penyandang disabilitas secara menyeluruh, melalui sinergi APBD Kabupaten, APBD Provinsi dan APBN,&#8221; ujar Bunda Indah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih dari sekadar pemberian bantuan, Pemkab Lumajang juga mendorong pemberdayaan berkelanjutan. Pelatihan keterampilan seperti menjahit, berwirausaha, pijat terapi dan keterampilan mandiri lainnya menjadi fokus agar penyandang disabilitas dapat mandiri secara ekonomi dan berpartisipasi aktif dalam masyarakat.</p>



<p>“Penyandang disabilitas harus diberdayakan, bukan hanya dibantu. Semua program harus membangun kapasitas mereka agar dapat berkarya dan berinteraksi sosial secara maksimal,” jelas Bunda Indah.</p>



<p>Dirinya juga menegaskan, akan perlunya kerja sama antara pemerintah, lembaga sosial, keluarga dan komunitas untuk menjamin setiap penyandang disabilitas mendapatkan haknya. Verifikasi dan validasi data menjadi fondasi penting agar program berjalan efektif. Tanpa data akurat, bantuan tidak akan tepat sasaran.</p>



<p>Selain itu, Bunda Indah memberikan pesan motivasi bagi penyandang disabilitas. “Jangan pernah merasa minder atau berkecil hati. Jalani kehidupan dengan semangat dan percaya diri. Keluarga dan masyarakat harus menjadi pendamping penuh kasih,&#8221; tegasnya</p>



<p>Apresiasi juga diberikan kepada para atlet Paralimpik Kabupaten Lumajang, yang berhasil meraih prestasi di Kejuaraan Paralimpik Provinsi Jawa Timur 2025. Abdul Rojak meraih medali perak lompat jauh, Mudiyono medali emas lempar lembing dan Ahmad Farid menorehkan emas pada lari 800 meter dan 1.500 meter.</p>



<p>“Prestasi mereka membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk berprestasi. Mereka menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat,” ujar Bunda Indah. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229087</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kunjungi Keluarga Korban Anak Hanyut, Wali Kota Malang Minta Pinggiran Sungai Jangan Jadikan Tempat Bermain</title>
		<link>https://memontum.com/kunjungi-keluarga-korban-anak-hanyut-wali-kota-malang-minta-pinggiran-sungai-jangan-jadikan-tempat-bermain</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jun 2025 07:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bermain]]></category>
		<category><![CDATA[hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[jadikan]]></category>
		<category><![CDATA[jangan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga,]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pinggiran]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[tempat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223019</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau Posko Search and Rescue (SAR) dan mengunjungi keluarga korban anak hanyut, di Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (17/06/2025) tadi. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa Nm (10) bocah SD Kelas 4, dilaporkan hanyut di aliran Sungai Brantas Kota Malang, Senin (16/06/2025) kemarin. Wali Kota Wahyu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau Posko Search and Rescue (SAR) dan mengunjungi keluarga korban anak hanyut, di Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (17/06/2025) tadi. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa Nm (10) bocah SD Kelas 4, dilaporkan hanyut di aliran Sungai Brantas Kota Malang, Senin (16/06/2025) kemarin.</p>



<p>Wali Kota Wahyu, menyampaikan bahwa kondisi keluarga korban nampak masih belum stabil dan masih diliputi ketidakpastian serta kesedihan mendalam. &#8220;Saya baru saja mengunjungi keluarga korban. Tampak keluarga korban belum stabil, karena belum ada kepastian. Kami dari Pemkot Malang dengan Basarnas dan relawan serta semua pihak, terus berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan kepastian,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya bahwa operasi pencarian dilakukan secara gabungan melalui darat dan air. Sebanyak enam tim telah diterjunkan dan berbagai elemen masyarakat turut membantu terutama dalam menyediakan konsumsi untuk petugas serta relawan melalui dapur umum.</p>



<p>&#8220;Semua elemen berupaya memaksimalkan pencarian untuk bisa mendapatkan kepastian korban dengan waktu yang tidak terlalu lama,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam hal ini, Wali Kota Wahyu juga menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya di sekitar sungai. Menurutnya, jalur yang dilalui korban menuju sungai bukanlah jalur umum.</p>



<p>“Ini jadi pembelajaran. Di pinggiran sungai, itu sebaiknya tidak dimanfaatkan untuk bermain, mandi atau aktivitas lainnya. Musibah bisa datang tiba-tiba. Saya minta nanti dikoordinasikan dengan camat dan lurah, agar wilayah pinggiran sungai dipantau lebih ketat. Bisa juga dengan memasang pagar pengaman,” tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, Koordinator Unit Siaga SAR Malang Raya, Yoni Fariza, menjelaskan bahwa tim SAR telah membagi pencarian menjadi dua jalur, yaitu tim air dan tim darat. Untuk tim air sendiri berjumlah 25 personel yang menyusuri sungai sejauh lima kilometer dari titik jatuh, sedangkan tim darat ditempatkan di sejumlah titik pemantauan.</p>



<p>&#8220;Dalam proses pencarian di hari kedua ini menghadapi beberapa kendala, seperti medan sungai yang berbatu, tumpukan sampah, hingga arus deras dan air keruh yang membatasi visibilitas. Operasi SAR kami lakukan mulai pukul 07.00 sampai 16.00 WIB. Bila tidak ditemukan tanda-tanda, maka waktu di luar itu kami gunakan untuk menyusun strategi pencarian hari berikutnya,” imbuh Yoni. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223019</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jadikan Lembaga Aspiratif Jadi Pesan Wawali di Rapat Paripurna HUT Ke-111 DPRD Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/jadikan-lembaga-aspiratif-jadi-pesan-wawali-di-rapat-paripurna-hut-ke-111-dprd-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Mar 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[aspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[jadikan]]></category>
		<category><![CDATA[ke-111]]></category>
		<category><![CDATA[lembaga]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Paripurna]]></category>
		<category><![CDATA[Wawali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220605</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang menggelar Rapat Paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) ke-111 DPRD Kota Malang, Selasa (25/03/2025) tadi. Rapat Paripurna ini, dilaksanakan seusai pemberian santunan kepada 111 anak yatim yang diselenggarakan di Kantor DPRD Kota Malang. Acara yang dihadiri Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Ali Muthohirin, bersama jajaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang menggelar Rapat Paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) ke-111 DPRD Kota Malang, Selasa (25/03/2025) tadi. Rapat Paripurna ini, dilaksanakan seusai pemberian santunan kepada 111 anak yatim yang diselenggarakan di Kantor DPRD Kota Malang.</p>



<p>Acara yang dihadiri Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Ali Muthohirin, bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang dan Kepala Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) itu, berlangsung di Ruang Rapat Paripurna, DPRD Kota Malang. Di momen itu, Wawali Kota Malang, Ali Muthohirin, menyampaikan pesannya yaitu di usia ke-111 tahun ini, DPRD Kota Malang semoga selalu menjadi lembaga yang aspiratif dan selalu menerima aspirasi-aspirasi masyarakat Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Karena aspirasi, masukan dan kritik masyarakat tentunya bermanfaat dan membangun,&#8221; kata Wawali Ali.</p>



<p>Dirinya juga menilai, sejauh ini kolaborasi Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dengan DPRD Kota Malang sangat positif dan cukup baik. Karenanya, ketika ada permasalahan, maka penyelesaiannya adalah selalu duduk bersama.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dan kami selalu terbuka untuk berkolaborasi di berbagai hal. Apalagi untuk pelayanan masyarakat Kota Malang,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Surraduhita, menyampaikan bahwa di peringatan HUT DPRD Kota Malang akan semakin meningkatkan kinerja dan pelayanan untuk masyarakat. &#8220;Seperti yang sudah saya sampaikan tadi, bahwa refleksi itu perlu. Karena dengan refleksi, maka diharapkan mampu meningkatkan kinerja dan pelayanan terhadap masyarkat Kota Malang,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Mia juga menyebutkan, saat ini sudah mulai rata antara anggota dewan perempuan dan laki-laki. &#8220;Hal itu membuktikan bahwa kepercayaan publik terhadap kaum perempuan dalam menyuarakan aspirasi masyarakat, sudah tinggi. Dan itu, merupakan prestasi dan capaian DPRD Kota Malang,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Wakil Ketua II DPRD Kota Malang, Trio Agus Purwono, menambahkan bahwa dengan peringatan ini diharapkan DPRD Kota Malang dengan fungsi legislasinya, mampu menjadi perwakilan rakyat yang benar-benar memiliki peran terhadap pembangunan dan kesejahteraan rakyat. &#8220;Maka dari itu, selain menjadi lembaga yang aspiratif, kami juga berharap agar menjadi lembaga yang informatif. Menampung seluruh aspirasi masyarakat dan juga transparan kepada masyarakat terkait kinerja-kinerja yang sudah dilakukan,&#8221; imbuhnya. <strong>(cwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220605</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bunda Indah Bertekad Jadikan Lumajang sebagai Tempat Jujugan Wisatawan Lokal dan Mancanegara</title>
		<link>https://memontum.com/bunda-indah-bertekad-jadikan-lumajang-sebagai-tempat-jujugan-wisatawan-lokal-dan-mancanegara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2025 15:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bertekad]]></category>
		<category><![CDATA[jadikan]]></category>
		<category><![CDATA[jujugan]]></category>
		<category><![CDATA[Mancanegara]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[tempat]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220107</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kabupaten Lumajang yang terkenal dengan sejumlah potensi wisatanya, mulai dari wisata alam, wisata sejarah, wisata budaya dan bahkan wisata kuliner, menjadi motivasi tersendiri Bupati Lumajang, Indah Amperawati. Terlebih, dengan keberadaan Air Terjun Tumpak Sewu, yang juga dikenal sebagai Niagara dari Jawa Timur. Oleh karenanya, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, berkeinginan menjadikan Kabupaten Lumajang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Kabupaten Lumajang yang terkenal dengan sejumlah potensi wisatanya, mulai dari wisata alam, wisata sejarah, wisata budaya dan bahkan wisata kuliner, menjadi motivasi tersendiri Bupati Lumajang, Indah Amperawati. Terlebih, dengan keberadaan Air Terjun Tumpak Sewu, yang juga dikenal sebagai Niagara dari Jawa Timur.</p>



<p>Oleh karenanya, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, berkeinginan menjadikan Kabupaten Lumajang sebagai tempat jujugan wisatawan. &#8220;Dengan semua potensi yang kita punya, harapan kita ke depan Lumajang bisa menjadi tempat kunjungan wisata bagi semua. Baik itu wisatawan lokal maupun mancanegara,&#8221; kata Bunda Indah, seusai Rapat Paripurna di Kantor DPRD Lumajang, Senin (10/03/2025) tadi.</p>



<p>Untuk mewujudkan itu, Bunda Indah mengatakan akan memulai dengan membuat regulasi pariwisata, guna memberikan perlindungan masyarakat dan juga ekosistem setempat. Sehingga, memastikan azas manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Setelah saya evaluasi dan saya cek kembali, ternyata kita tidak memiliki peraturan daerah yang mengatur tata kelola destinasi wisata di Kabupaten Lumajang. Karenanya, itu yang harus kita atur,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Bunda Indah menjelaskan, bahwa sudah menjadi tugas pemerintah daerah untuk mengatur dan meregulasi semua kehidupan penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan bermasyarakat. &#8220;Untuk menjaga ketentraman dan ketertiban umum masyarakat agar semua tertata dengan baik,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sekedar diketahui, beberapa tempat wisata alam di Kabupaten Lumajang, selain Air Terjun Tumpak Sewu juga ada Puncak B29, destinasi yang populer bagi pencinta alam dan hobi mendaki. Ada juga Danau Ranu Kumbolo, Danau Ranu Regulo, Danau Ranu Pane, Hutan Bambu, Pantai Watu Pecak serta Pemandian Alam Selokambang dan masih banyak lagi seperti Wisata Sejarah Pura Mandara Giri Semeru Agung yang ada di Kecamatan Senduro. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220107</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Resmi Dilantik Presiden, Wali Siap Jadikan Kota Malang Mbois dan Berkelas</title>
		<link>https://memontum.com/resmi-dilantik-presiden-wali-siap-jadikan-kota-malang-mbois-dan-berkelas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Feb 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berkelas]]></category>
		<category><![CDATA[Dilantik]]></category>
		<category><![CDATA[jadikan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219468</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang masa jabatan 2025-2030, Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin (Wali), resmi dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto, di Jakarta, Kamis (20/02/2025) tadi. Momen ini, sekaligus menandai secara resmi pergantian kepemimpinan di Kota Malang. Prosesi pelantikan sendiri, diawali dengan kirab kepala daerah dari Monumen Nasional (Monas) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang masa jabatan 2025-2030, Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin (Wali), resmi dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto, di Jakarta, Kamis (20/02/2025) tadi. Momen ini, sekaligus menandai secara resmi pergantian kepemimpinan di Kota Malang.</p>



<p>Prosesi pelantikan sendiri, diawali dengan kirab kepala daerah dari Monumen Nasional (Monas) menuju Istana Merdeka. Dalam kesempatan tersebut, dilantik sebanyak 961 kepala daerah, yang terdiri dari 33 gubernur dan wakil gubernur, 363 bupati dan 362 wakil bupati, serta 85 wali kota dan wakil wali kota.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengungkapkan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya bersama Wakil Wali Kota, Ali Muthohirin. Mantan Sekda Kabupaten Malang ini menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan langkah awal dalam mewujudkan pembangunan di Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Ini pertama dalam sejarah, kepala daerah bupati dan wali kota dilantik langsung oleh Presiden. Bagi kami, pelantikan ini menjadi dasar yang fundamental untuk membangun daerah dan memaksimalkan amanah dalam memimpin Kota Malang ke depan,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kepemimpinannya, Wahyu bersama Ali berkomitmen untuk menjalankan visi Kota Malang yang Mbois dan Berkelas. Mereka berjanji untuk bekerja dengan dedikasi dan kolaborasi guna mewujudkan kemajuan kota.</p>



<p>“Kami akan segera bekerja dengan semangat kebersamaan. Dukungan dari seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam membangun Kota Malang yang lebih baik. Masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, dan kami mengajak seluruh pihak untuk bergandeng tangan demi pembangunan yang berkelanjutan,” tambahnya.</p>



<p>Usai pelantikan, Wali Kota Wahyu dijadwalkan mengikuti retreat di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada 21 hingga 28 Februari 2025. Sejalan dengan instruksi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), selama periode tersebut tidak akan ada pelaksana harian wali kota dan tugas-tugas pemerintahan akan dijalankan oleh Wakil Wali Kota, Ali Muthohirin. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219468</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Keberagaman Kuliner Kekinian dan Nyaman Jadikan Pasar Klojen sebagai Destinasi Favorit Gen Z</title>
		<link>https://memontum.com/keberagaman-kuliner-kekinian-dan-nyaman-jadikan-pasar-klojen-sebagai-destinasi-favorit-gen-z</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jan 2025 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[favorit]]></category>
		<category><![CDATA[jadikan]]></category>
		<category><![CDATA[keberagaman]]></category>
		<category><![CDATA[kekinian]]></category>
		<category><![CDATA[Klojen]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[nyaman]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218787</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pasar Klojen di Jalan Cokroaminoto, Kota Malang, kini tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan kebutuhan pokok, tetapi juga destinasi favorit bagi generasi Z (Gen Z). Itu karena, dengan banyaknya keberagaman kuliner kekinian dan suasana yang nyaman, membuat pasar semakin ramai dikunjungi muda-mudi yang ingin menikmati. Salah satu pengunjung, Santi Wahyu (25), mengatakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pasar Klojen di Jalan Cokroaminoto, Kota Malang, kini tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan kebutuhan pokok, tetapi juga destinasi favorit bagi generasi Z (Gen Z). Itu karena, dengan banyaknya keberagaman kuliner kekinian dan suasana yang nyaman, membuat pasar semakin ramai dikunjungi muda-mudi yang ingin menikmati.</p>



<p>Salah satu pengunjung, Santi Wahyu (25), mengatakan bahwa dirinya sangat tertarik untuk mengunjungi pasar tersebut, karena ada beragam kuliner yang sudah viral di media sosial. Terlebih, saat ini sedang di musim libur panjang.</p>



<p>&#8220;Mumpung ponakan lagi libur sekolah, jadi sekalian mampir ke Pasar Klojen karena juga sering muncul di sosial media. Suasananya hari ini ramai sekali, tempatnya bersih, antrean di stand makaman panjang banget, terutama di kuliner yang sering direkomendasikan warganet. Bisa sampai sejam antre,&#8221; ujar Santi, Rabu (29/01/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Masih menurut Santi, dibandingkan dengan Pasar Oro-Oro Dowo, Pasar Klojen menawarkan lebih banyak pilihan kuliner. &#8220;Kalau soal variasi kuliner, Pasar Klojen lebih banyak pilihannya. Tapi kalau dari segi parkir, mungkin lebih leluasa di Pasar Oro-Oro Dowo karena lahannya lebih luas,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Selain itu, pengunjung lainnya Eddy (24), warga asal Bandung mengaku jika dirinya sering datang ke Pasar Klojen, hanya untuk berburu kuliner khas maupun kekinian. Dirinya juga mengapresiasi kemudahan transaksi di beberapa stand, yang sudah menerapkan pembayaran non tunai.</p>



<p>&#8220;Kebetulan suka hunting kuliner, terus ketemulah pasar ini. Tadi udah antre pesen gyoza, pisang wijen, sama niatnya mau ngopi-ngopi di warung kopi depan. Meskipun tidak bawa uang tunai, tapi disini bisa memanfaatkan pembayaran non tunai karena dibeberapa stand telah menyediakan dan sangat memudahkan,&#8221; imbuh Eddy. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218787</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rindu Kepimpinan Abah Anton di Kota Malang, Warga Lowokwaru Undang dan Jadikan Rumah untuk Posko</title>
		<link>https://memontum.com/rindu-kepimpinan-abah-anton-di-kota-malang-warga-lowokwaru-undang-dan-jadikan-rumah-untuk-posko</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Oct 2024 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[jadikan]]></category>
		<category><![CDATA[kepimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[lowokwaru]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[undang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215182</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dukungan terhadap Paslon nomor urut 3 Pilkada Kota Malang, Abah Anton-Dimyati Ayatullah, terus mengalir dan semakin solid. Hal ini terlihat, saat Abah Anton menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan pembukaan Posko Pemenangan Abadi (Abah Anton-Dimyati) di Jalan Letjen Sutoyo Gang III, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Selasa (08/10/2024) malam. Kembalinya Abah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dukungan terhadap Paslon nomor urut 3 Pilkada Kota Malang, Abah Anton-Dimyati Ayatullah, terus mengalir dan semakin solid. Hal ini terlihat, saat Abah Anton menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan pembukaan Posko Pemenangan Abadi (Abah Anton-Dimyati) di Jalan Letjen Sutoyo Gang III, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Selasa (08/10/2024) malam.</p>



<p>Kembalinya Abah Anton di panggung politik dengan mencalonkan diri sebagai Wali Kota Malang, disambut dukungan pemenangan warga dan tokoh masyarakat yang menghadiri kegiatan ini. “Warga Lowokwaru rindu, serindu-rindunya Abah Anton. Kami berharap, Abah Anton bisa kembali memimpin Kota Malang, yang bermartabat seperti dahulu,” kata warga Kelurahan Lowokwaru, Erwin.</p>



<p>Pernyataan ini, pun diamini oleh Ketua Posko Pemenangan, Teti Irawati. Wanita yang turut menggerakkan dukungan dari masyarakat setempat itu, merelakan rumahnya dijadikan Posko Kemenangan Abah Anton. &#8220;Saya ingin Abah Anton kembali memimpin Kota Malang. Karenanya, saya gunakan rumah saya untuk Posko Kemenangan dan semoga Abah Anton menang,&#8221; ujar Teti.</p>



<p>Senada dengan itu, seorang warga, Fauzi, juga menyampaikan hal yang sama. Dirinya berharap, Abah Anton bisa kembali memimpin kota Malang. &#8220;Alhamdulillah, Abah Anton kembali mencalonkan diri dan warga membulatkan tekad untuk mendukung sepenuhnya Abah Anton,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Dalam sambutan pelaksanaan itu, Abah Anton menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada dukungan masyarakat. Dirinya mengungkapkan, bahwa kehadirannya bukan atas inisiatif pribadi, melainkan karena permintaan warga yang menginginkan pemimpin yang tulus dan peduli dengan kebutuhan masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Saya tidak meminta, tetapi masyarakat yang mengundang saya untuk hadir ke sini. Mereka ingin melihat pembangunan Kota Malang, kembali bermartabat,” jelas Abah Anton dengan rendah hati.</p>



<p>Dirinya juga menegaskan, mengenai pentingnya sinergi antara ulama dan umara serta visi membangun Kota Malang, yang sejahtera. “Saya ingin Kota Malang menjadi kota yang baldatun tayyibatun warabbun ghafur. Pemerintah bukan raja, tetapi pelayan masyarakat. Pemimpin harus adil dan tahu persoalan rakyat,” tegasnya.</p>



<p>Abah Anton juga menekankan, mengenai pentingnya blusukan dan mendekatkan diri kepada masyarakat. “Dahulu setelah dilantik, saya langsung turun ke lapangan. Bukan untuk pencitraan, tapi untuk benar-benar mendengar dan memahami masalah yang dihadapi warga. Kepala daerah itu harus menyelesaikan dirinya secara ekonomi, sehingga tidak mencari keuntungan dari jabatan,” katanya.</p>



<p>Dirinya juga menyampaikan pentingnya reformasi birokrasi dan pelayanan maksimal kepada masyarakat. “Lurah atau camat tidak boleh meminta uang dari masyarakat. Saya telah berjuang memberikan tunjangan yang layak kepada pegawai agar pelayanan semakin baik,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Hadir bersama warga di Jalan Letjen Sutoyo, KH Mansur mendampingi Abah Anton, yang turut memberikan restu dan doa. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215182</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Jadikan Zakat sebagai Gaya Hidup</title>
		<link>https://memontum.com/pj-bupati-lumajang-ajak-masyarakat-jadikan-zakat-sebagai-gaya-hidup</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Jun 2024 10:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[jadikan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211121</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan zakat sebagai bagian dari gaya hidup yang dilaksanakan dengan penuh kesukacitaan, kesadaran dan empati. Ajakan itu disampaikannya, saat memberikan arahan di Rapat Kerja (Raker) Baznas Kabupaten Lumajang 2024, di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Selasa (25/06/2024) tadi. Menurut Bupati Yuyun-sapaan Pj Bupati Lumajang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan zakat sebagai bagian dari gaya hidup yang dilaksanakan dengan penuh kesukacitaan, kesadaran dan empati. Ajakan itu disampaikannya, saat memberikan arahan di Rapat Kerja (Raker) Baznas Kabupaten Lumajang 2024, di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Selasa (25/06/2024) tadi.</p>



<p>Menurut Bupati Yuyun-sapaan Pj Bupati Lumajang, zakat adalah wujud cinta kepada sesama dan memiliki potensi besar untuk membawa perubahan positif dalam masyarakat. &#8220;Saya mendukung sepenuhnya agar Raker Baznas Kabupaten Lumajang tahun 2024 ini dapat menjadikan zakat sebagai kekuatan yang memancarkan sinar kebaikan, keadilan dan kebahagiaan di seluruh wilayah Kabupaten Lumajang,&#8221; kata Bupati Yuyun.</p>



<p>Melalui Rapat Kerja Baznas Kabupaten Lumajang 2024 tersebut, diharapkan mampu memberikan dorongan signifikan bagi optimalisasi pengelolaan zakat di daerah tersebut. Dengan pengelolaan yang lebih efektif, program-program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih maksimal. Sehingga, kesejahteraan sosial secara menyeluruh dapat terwujud di Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Ketua Baznas Lumajang, Muhamad Nur Sjahid, dalam kesempatan itu menegaskan bahwa Baznas Lumajang akan terus berupaya mengelola zakat, infaq dan sedekah (ZIS) dengan profesionalisme tinggi. &#8220;Kami memiliki lima program utama. Diantaranya Lumajang Peduli, Lumajang Cerdas, Lumajang Taqwa, Lumajang Sehat dan Lumajang Makmur yang baru diluncurkan untuk mendukung UMKM,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara, Ketua Baznas Jawa Timur, Ali Maschan Moesa, menekankan pentingnya kepercayaan muzaki. Dirinya memastikan, bahwa Baznas akan menjalani audit syari dan audit keuangan dua kali setahun. Sehingga, dana yang terkumpul dikelola dengan transparan dan akuntabel.</p>



<p>&#8220;Jangan takut, karena dana yang disalurkan pasti akan sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Raker Baznas Kabupaten Lumajang 2024 menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, Baznas dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial melalui zakat.</p>



<p>Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, diharapkan zakat dapat menjadi sumber daya yang efektif untuk memberdayakan masyarakat dan membawa kesejahteraan di Kabupaten Lumajang. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211121</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BPOM Jadikan Banyuwangi Role Model Layanan Jemput Bola Pengurusan Izin Edar</title>
		<link>https://memontum.com/bpom-jadikan-banyuwangi-role-model-layanan-jemput-bola-pengurusan-izin-edar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 May 2024 14:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[jadikan]]></category>
		<category><![CDATA[jemput]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[pengurusan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209723</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pemkab Banyuwangi bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan penandatanganan Nota Kesepakatan di acara Sarasehan UMKM, yang digelar di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Rabu (22/05/2024) tadi. Hal ini dilakukan, setelah BPOM menjadikan Banyuwangi sebagai role model pelayanan jemput bola pengurusan izin edar untuk pelaku UMKM. Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pemkab Banyuwangi bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan penandatanganan Nota Kesepakatan di acara Sarasehan UMKM, yang digelar di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Rabu (22/05/2024) tadi. Hal ini dilakukan, setelah BPOM menjadikan Banyuwangi sebagai role model pelayanan jemput bola pengurusan izin edar untuk pelaku UMKM.</p>



<p>Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik BPOM RI, Mohamad Kashuri, menjelaskan bahwa layanan jemput bola melalui MPP Banyuwangi akan menjadi role model untuk pengembangan di daerah lain. &#8220;Terkait standarisasi layanan dan sarana prasarana yang diberikan di MPP Banyuwangi, akan kami seragamkan nantinya untuk daerah-daerah lain,&#8221; kata Kashuri.</p>



<p>BPOM, ujarnya, selama ini telah membuka layanan di Gedung MPP Banyuwangi. Namun, layanan sebelumnya hanya sebatas konsultasi. Dengan kerja sama ini, BPOM menambah layanan jemput bola bimbingan teknis dan desk konsultasi pendampingan perizinan usaha, pemenuhan standar sarana, proses produksi hingga memperoleh nomor izin edar.</p>



<p>BPOM juga bekerjasama dengan Asosiasi Produsen Pangan Olahan Banyuwangi (Asppoba), lanjutnya, untuk mendampingi startup UMKM obat bahan alam memperoleh sertifikat cara pembuatan obat tradisional yang baik (CPOTB) dan nomor izin edar produk. Layanan melalui MPP ini, merupakan bentuk penyederhanaan pengurusan izin edar oleh BPOM.</p>



<p>Penyederhanaan sendiri, lanjutnya, meliputi pemangkasan waktu pengurusan tanpa mengurangi aspek keamanan dan mutu. Karena, kata Kashuri, produk obat, jamu, hingga makanan olahan perlu mendapat izin edar sebagai kepastian akan keamanan dan mutunya.</p>



<p>&#8220;Untuk Banyuwangi, pelaku UMKM yang mengurus izin edar juga cukup besar. Mungkin ini turut dipengaruhi daerahnya yang semakin maju,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dalam kesempatan itu mengapresiasi kerja sama dengan BPOM. Dengan dukungan dari BPOM, pihaknya yakin UMKM Banyuwangi akan semakin mudah untuk mengembangkan pasarnya, karena adanya jaminan keamanan dan kulitas produk.</p>



<p>&#8220;Dengan kerja sama ini, kami berharap semakin banyak produk UMKM di Banyuwangi yang terdaftar di BPOM,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Selama ini, ujarnya, Pemkab Banyuwangi telah memfasilitasi para pelaku UMKM untuk mengurus izin edar. Melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Pemkab Banyuwangi telah memfasilitasi ratusan pelaku UMKM setiap tahunnya sejak 2021.</p>



<p>Para pelaku UMKM itu, ungkapnya, dilatih soal penyuluhan keamanan pangan, sebagai modal untuk mengurus izin edar. Setiap UMKM yang dilatih, rata-rata mendaftarkan izin edar untuk empat hingga lima merek produk. Itu artinya, lebih dari seribu produk UMKM terdaftar izin edar secara gratis setiap tahunnya melalui fasilitas Pemkab. Dengan lengkapnya izin para pelaku UMKM di Banyuwangi, Pemkab berharap akses pasar dapat lebih luas.</p>



<p>&#8220;Kami telah melatih para pelaku UMKM dengan berbagai jenis pelatihan. Kami juga rutin mengajak mereka untuk bertemu banyak pihak agar jaringannya terbangun,&#8221; papar Bupati Ipuk. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209723</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
