<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>jadikan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jadikan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Jun 2026 13:14:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>jadikan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kwarcab Pramuka Kota Malang Jadikan Program Renovasi RTLH Sarana Tanamkan Kepedulian Sosial</title>
		<link>https://memontum.com/kwarcab-pramuka-kota-malang-jadikan-program-renovasi-rtlh-sarana-tanamkan-kepedulian-sosial</link>
					<comments>https://memontum.com/kwarcab-pramuka-kota-malang-jadikan-program-renovasi-rtlh-sarana-tanamkan-kepedulian-sosial#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[jadikan]]></category>
		<category><![CDATA[kepedulian]]></category>
		<category><![CDATA[Kwarcab]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pramuka]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[Renovasi]]></category>
		<category><![CDATA[sarana]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[tanamkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233405</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Malang menjadikan program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bukan sekadar membantu masyarakat memperoleh hunian yang layak. Namun, juga sebagai sarana menanamkan kepedulian sosial kepada anggota Pramuka sejak dini. Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Malang, Ginanjar Yoni Wardoyo, mengatakan program tersebut mengusung konsep Satu Gugus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Malang menjadikan program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bukan sekadar membantu masyarakat memperoleh hunian yang layak. Namun, juga sebagai sarana menanamkan kepedulian sosial kepada anggota Pramuka sejak dini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Malang, Ginanjar Yoni Wardoyo, mengatakan program tersebut mengusung konsep Satu Gugus Depan, Satu Rumah. Menurutnya, keberhasilan program tidak diukur dari banyaknya rumah yang direnovasi, melainkan dari tumbuhnya kepedulian sosial di setiap gugus depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita tidak memandang jumlahnya, bukan satu, dua, seratus, atau seribu rumah. Yang ingin kita bangun adalah awareness (kepedulian,red) bahwa adik-adik Pramuka peduli terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitarnya,&#8221; ujar Ginanjar-sapaannya, seusai meninjau salah satu penerima manfaat di Jalan Sunan Kalijaga, Kelurahan Tlogowaru, Kecamatan Kedungkandang, Jumat (26/06/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ginanjar menjelaskan, setiap gugus depan didorong hadir langsung di tengah masyarakat untuk memberikan bantuan sesuai kemampuan. Bentuk bantuan tidak selalu berupa renovasi total, tetapi dapat berupa perbaikan bagian rumah yang rusak, seperti atap bocor, dinding retak, hingga fasilitas dasar lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Yang penting ada sentuhan. Dari situlah pendidikan karakter dibangun, bagaimana generasi muda memiliki kepedulian sosial dan semangat gotong royong,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Saat ini, Kwarcab Kota Malang mengawali program tersebut dengan empat rumah yang menjadi sasaran renovasi. Dua rumah telah selesai dibedah, yakni di Tlogowaru dan Tasikmadu, sementara dua rumah lainnya masih dalam proses penyelesaian di wilayah Sukun dan lokasi lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam menentukan penerima bantuan, Kwarcab mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), khususnya masyarakat yang berada di bawah desil lima. Setelah itu, tim melakukan survei lapangan untuk memastikan kondisi rumah dan tingkat kebutuhan calon penerima.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau memang masuk kategori masyarakat yang membutuhkan dan hasil verifikasi lapangan menunjukkan rumahnya layak dibantu, maka kami ajukan untuk dilakukan bedah rumah,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ginanjar menegaskan, penerima manfaat tidak harus berasal dari keluarga Pramuka. Program tersebut terbuka bagi seluruh masyarakat yang memenuhi kriteria. &#8220;Kalau rumah yang kami kunjungi hari ini kebetulan milik aktivis Pramuka. Tetapi di lokasi lain penerimanya warga umum. Jadi tidak ada syarat harus anggota Pramuka,&#8221; tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setiap rumah rata-rata membutuhkan anggaran sekitar Rp 35 juta yang diperoleh melalui gotong royong gugus depan, dukungan Kwarcab, Kwartir Ranting, hingga bantuan pihak swasta. Di luar itu, kebutuhan seperti sambungan listrik dan air bersih akan dikoordinasikan dengan instansi terkait.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kita akan menghubungi pihak elemen terkait, misalkan Tugu Tirta atau di daerah tersebut menggunakan HIPPAM , kemudian juga pihak PLN. Intinya kan kita ini menghimpun kekuatan-kekuatan sosial masyarakat. Karena bangsa Indonesia kekuatannya adalah pada kesetiakawanan sosial,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/kwarcab-pramuka-kota-malang-jadikan-program-renovasi-rtlh-sarana-tanamkan-kepedulian-sosial/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233405</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ketua DPRD Kota Malang Ingatkan Pengelola SPPG Tak Jadikan MBG Berorientasi Bisnis</title>
		<link>https://memontum.com/ketua-dprd-kota-malang-ingatkan-pengelola-sppg-tak-jadikan-mbg-berorientasi-bisnis</link>
					<comments>https://memontum.com/ketua-dprd-kota-malang-ingatkan-pengelola-sppg-tak-jadikan-mbg-berorientasi-bisnis#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[berorientasi]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[jadikan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pengelola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233231</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, mengingatkan seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), termasuk apabila ada anggota dewan yang terlibat sebagai pelaksana, agar tidak menjadikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai ladang bisnis. Perempuan yang akrab disapa Mia itu, mengatakan bahwa siapa pun yang menjadi pelaksana program harus mengembalikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, mengingatkan seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), termasuk apabila ada anggota dewan yang terlibat sebagai pelaksana, agar tidak menjadikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai ladang bisnis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perempuan yang akrab disapa Mia itu, mengatakan bahwa siapa pun yang menjadi pelaksana program harus mengembalikan orientasi MBG pada tujuan awal yang ditetapkan pemerintah. Yakni, meningkatkan kesejahteraan dan pemenuhan gizi masyarakat, bukan mengejar keuntungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Siapa pun yang menjadi pelaksana, sebaiknya mengembalikan kepada konsep awal Presiden dan pemerintah pusat. Kembalikan dulu tujuan program ini untuk apa,&#8221; ujar Mia, Rabu (17/06/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Mia menegaskan, apabila pelaksanaan MBG lebih mengedepankan orientasi bisnis, maka semangat utama program tersebut dikhawatirkan akan hilang. &#8220;Kalau orientasi bisnis yang digunakan, pasti tidak akan ketemu iktikad baiknya. Jangan sampai apa yang kita miliki disalahgunakan. Seharusnya kita berjuang untuk masyarakat dan rakyat, bukan kemudian menegasikannya hanya karena hitung-hitungan bisnis,&#8221; tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat ditanya mengenai adanya anggota DPRD yang juga memiliki SPPG, Mia menegaskan pesan tersebut berlaku bagi seluruh pelaksana program tanpa terkecuali. &#8220;Intinya itulah. Bagaimanapun ketika kita bicara tentang kepentingan rakyat, jangan menggunakan kerangka atau kacamata yang lain,&#8221; imbuh Mia. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/ketua-dprd-kota-malang-ingatkan-pengelola-sppg-tak-jadikan-mbg-berorientasi-bisnis/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233231</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Hari Disabilitas Internasional, Pemkab Lumajang Jadikan Momen Kesetaraan hingga Pemberdayaan</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hari-disabilitas-internasional-pemkab-lumajang-jadikan-momen-kesetaraan-hingga-pemberdayaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Dec 2025 09:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[disabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[jadikan]]></category>
		<category><![CDATA[kesetaraan,]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberdayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229087</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyebut Hari Disabilitas Internasional 2025, menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk menegaskan kesetaraan, hak dan pemberdayaan penyandang disabilitas. Hal ini disampaikannya, saat hadir dalam Hari Disabilitas Kabupaten Lumajang 2025 yang digelar di Pendopo Arya Wiraraja, Minggu (28/12/2025) tadi. Mengusung tema &#8216;Setara Berkarya, Berdaya Tanpa Batas&#8217;, kegiatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyebut Hari Disabilitas Internasional 2025, menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk menegaskan kesetaraan, hak dan pemberdayaan penyandang disabilitas. Hal ini disampaikannya, saat hadir dalam Hari Disabilitas Kabupaten Lumajang 2025 yang digelar di Pendopo Arya Wiraraja, Minggu (28/12/2025) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengusung tema &#8216;Setara Berkarya, Berdaya Tanpa Batas&#8217;, kegiatan ini menegaskan bahwa penyandang disabilitas bukan sekadar penerima bantuan, melainkan bagian aktif dalam pembangunan sosial dan ekonomi daerah. Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menekankan bahwa pemenuhan hak penyandang disabilitas merupakan bagian dari kewajiban pemerintah untuk menjamin Standar Pelayanan Minimum (SPM).</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Mereka memiliki hak yang sama untuk pelayanan, kesempatan dan akses kehidupan yang layak. Tidak ada ruang untuk diskriminasi atau marginalisasi,” kata Bunda Indah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sepanjang tahun 2025, Pemkab Lumajang melalui Dinas Sosial P3A, telah menyalurkan berbagai bantuan tepat sasaran berupa 66 kursi roda standar, 37 kursi roda cerebral palsy, 70 kaki palsu, dan dua tangan palsu. Bantuan asistensi bagi penyandang disabilitas berat itu, telah direalisasikan untuk 73 jiwa dari 113 yang diajukan. Selain itu, Program Keluarga Harapan (PKH) diberikan kepada 468 jiwa, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk 1.652 jiwa, serta Bantuan Iuran Kesehatan kepada 1.645 jiwa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari total 4.427 penyandang disabilitas di Kabupaten Lumajang, sebanyak 1.983 jiwa atau 52,74 persen telah menerima bantuan sosial. “Target kami adalah pemenuhan aksesibilitas dan hak penyandang disabilitas secara menyeluruh, melalui sinergi APBD Kabupaten, APBD Provinsi dan APBN,&#8221; ujar Bunda Indah.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Lebih dari sekadar pemberian bantuan, Pemkab Lumajang juga mendorong pemberdayaan berkelanjutan. Pelatihan keterampilan seperti menjahit, berwirausaha, pijat terapi dan keterampilan mandiri lainnya menjadi fokus agar penyandang disabilitas dapat mandiri secara ekonomi dan berpartisipasi aktif dalam masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Penyandang disabilitas harus diberdayakan, bukan hanya dibantu. Semua program harus membangun kapasitas mereka agar dapat berkarya dan berinteraksi sosial secara maksimal,” jelas Bunda Indah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya juga menegaskan, akan perlunya kerja sama antara pemerintah, lembaga sosial, keluarga dan komunitas untuk menjamin setiap penyandang disabilitas mendapatkan haknya. Verifikasi dan validasi data menjadi fondasi penting agar program berjalan efektif. Tanpa data akurat, bantuan tidak akan tepat sasaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, Bunda Indah memberikan pesan motivasi bagi penyandang disabilitas. “Jangan pernah merasa minder atau berkecil hati. Jalani kehidupan dengan semangat dan percaya diri. Keluarga dan masyarakat harus menjadi pendamping penuh kasih,&#8221; tegasnya</p>



<p class="wp-block-paragraph">Apresiasi juga diberikan kepada para atlet Paralimpik Kabupaten Lumajang, yang berhasil meraih prestasi di Kejuaraan Paralimpik Provinsi Jawa Timur 2025. Abdul Rojak meraih medali perak lompat jauh, Mudiyono medali emas lempar lembing dan Ahmad Farid menorehkan emas pada lari 800 meter dan 1.500 meter.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Prestasi mereka membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk berprestasi. Mereka menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat,” ujar Bunda Indah. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229087</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kunjungi Keluarga Korban Anak Hanyut, Wali Kota Malang Minta Pinggiran Sungai Jangan Jadikan Tempat Bermain</title>
		<link>https://memontum.com/kunjungi-keluarga-korban-anak-hanyut-wali-kota-malang-minta-pinggiran-sungai-jangan-jadikan-tempat-bermain</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jun 2025 07:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bermain]]></category>
		<category><![CDATA[hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[jadikan]]></category>
		<category><![CDATA[jangan]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga,]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pinggiran]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[tempat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223019</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau Posko Search and Rescue (SAR) dan mengunjungi keluarga korban anak hanyut, di Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (17/06/2025) tadi. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa Nm (10) bocah SD Kelas 4, dilaporkan hanyut di aliran Sungai Brantas Kota Malang, Senin (16/06/2025) kemarin. Wali Kota Wahyu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau Posko Search and Rescue (SAR) dan mengunjungi keluarga korban anak hanyut, di Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (17/06/2025) tadi. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa Nm (10) bocah SD Kelas 4, dilaporkan hanyut di aliran Sungai Brantas Kota Malang, Senin (16/06/2025) kemarin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wali Kota Wahyu, menyampaikan bahwa kondisi keluarga korban nampak masih belum stabil dan masih diliputi ketidakpastian serta kesedihan mendalam. &#8220;Saya baru saja mengunjungi keluarga korban. Tampak keluarga korban belum stabil, karena belum ada kepastian. Kami dari Pemkot Malang dengan Basarnas dan relawan serta semua pihak, terus berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan kepastian,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemudian, dikatakannya bahwa operasi pencarian dilakukan secara gabungan melalui darat dan air. Sebanyak enam tim telah diterjunkan dan berbagai elemen masyarakat turut membantu terutama dalam menyediakan konsumsi untuk petugas serta relawan melalui dapur umum.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Semua elemen berupaya memaksimalkan pencarian untuk bisa mendapatkan kepastian korban dengan waktu yang tidak terlalu lama,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Dalam hal ini, Wali Kota Wahyu juga menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya di sekitar sungai. Menurutnya, jalur yang dilalui korban menuju sungai bukanlah jalur umum.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ini jadi pembelajaran. Di pinggiran sungai, itu sebaiknya tidak dimanfaatkan untuk bermain, mandi atau aktivitas lainnya. Musibah bisa datang tiba-tiba. Saya minta nanti dikoordinasikan dengan camat dan lurah, agar wilayah pinggiran sungai dipantau lebih ketat. Bisa juga dengan memasang pagar pengaman,” tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Koordinator Unit Siaga SAR Malang Raya, Yoni Fariza, menjelaskan bahwa tim SAR telah membagi pencarian menjadi dua jalur, yaitu tim air dan tim darat. Untuk tim air sendiri berjumlah 25 personel yang menyusuri sungai sejauh lima kilometer dari titik jatuh, sedangkan tim darat ditempatkan di sejumlah titik pemantauan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dalam proses pencarian di hari kedua ini menghadapi beberapa kendala, seperti medan sungai yang berbatu, tumpukan sampah, hingga arus deras dan air keruh yang membatasi visibilitas. Operasi SAR kami lakukan mulai pukul 07.00 sampai 16.00 WIB. Bila tidak ditemukan tanda-tanda, maka waktu di luar itu kami gunakan untuk menyusun strategi pencarian hari berikutnya,” imbuh Yoni. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223019</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jadikan Lembaga Aspiratif Jadi Pesan Wawali di Rapat Paripurna HUT Ke-111 DPRD Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/jadikan-lembaga-aspiratif-jadi-pesan-wawali-di-rapat-paripurna-hut-ke-111-dprd-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Mar 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[aspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[jadikan]]></category>
		<category><![CDATA[ke-111]]></category>
		<category><![CDATA[lembaga]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Paripurna]]></category>
		<category><![CDATA[Wawali]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220605</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang menggelar Rapat Paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) ke-111 DPRD Kota Malang, Selasa (25/03/2025) tadi. Rapat Paripurna ini, dilaksanakan seusai pemberian santunan kepada 111 anak yatim yang diselenggarakan di Kantor DPRD Kota Malang. Acara yang dihadiri Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Ali Muthohirin, bersama jajaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang menggelar Rapat Paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) ke-111 DPRD Kota Malang, Selasa (25/03/2025) tadi. Rapat Paripurna ini, dilaksanakan seusai pemberian santunan kepada 111 anak yatim yang diselenggarakan di Kantor DPRD Kota Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara yang dihadiri Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Ali Muthohirin, bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang dan Kepala Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) itu, berlangsung di Ruang Rapat Paripurna, DPRD Kota Malang. Di momen itu, Wawali Kota Malang, Ali Muthohirin, menyampaikan pesannya yaitu di usia ke-111 tahun ini, DPRD Kota Malang semoga selalu menjadi lembaga yang aspiratif dan selalu menerima aspirasi-aspirasi masyarakat Kota Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Karena aspirasi, masukan dan kritik masyarakat tentunya bermanfaat dan membangun,&#8221; kata Wawali Ali.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya juga menilai, sejauh ini kolaborasi Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dengan DPRD Kota Malang sangat positif dan cukup baik. Karenanya, ketika ada permasalahan, maka penyelesaiannya adalah selalu duduk bersama.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dan kami selalu terbuka untuk berkolaborasi di berbagai hal. Apalagi untuk pelayanan masyarakat Kota Malang,&#8221; imbuhnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Surraduhita, menyampaikan bahwa di peringatan HUT DPRD Kota Malang akan semakin meningkatkan kinerja dan pelayanan untuk masyarakat. &#8220;Seperti yang sudah saya sampaikan tadi, bahwa refleksi itu perlu. Karena dengan refleksi, maka diharapkan mampu meningkatkan kinerja dan pelayanan terhadap masyarkat Kota Malang,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mia juga menyebutkan, saat ini sudah mulai rata antara anggota dewan perempuan dan laki-laki. &#8220;Hal itu membuktikan bahwa kepercayaan publik terhadap kaum perempuan dalam menyuarakan aspirasi masyarakat, sudah tinggi. Dan itu, merupakan prestasi dan capaian DPRD Kota Malang,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, Wakil Ketua II DPRD Kota Malang, Trio Agus Purwono, menambahkan bahwa dengan peringatan ini diharapkan DPRD Kota Malang dengan fungsi legislasinya, mampu menjadi perwakilan rakyat yang benar-benar memiliki peran terhadap pembangunan dan kesejahteraan rakyat. &#8220;Maka dari itu, selain menjadi lembaga yang aspiratif, kami juga berharap agar menjadi lembaga yang informatif. Menampung seluruh aspirasi masyarakat dan juga transparan kepada masyarakat terkait kinerja-kinerja yang sudah dilakukan,&#8221; imbuhnya. <strong>(cwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220605</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bunda Indah Bertekad Jadikan Lumajang sebagai Tempat Jujugan Wisatawan Lokal dan Mancanegara</title>
		<link>https://memontum.com/bunda-indah-bertekad-jadikan-lumajang-sebagai-tempat-jujugan-wisatawan-lokal-dan-mancanegara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2025 15:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bertekad]]></category>
		<category><![CDATA[jadikan]]></category>
		<category><![CDATA[jujugan]]></category>
		<category><![CDATA[Mancanegara]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[tempat]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220107</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kabupaten Lumajang yang terkenal dengan sejumlah potensi wisatanya, mulai dari wisata alam, wisata sejarah, wisata budaya dan bahkan wisata kuliner, menjadi motivasi tersendiri Bupati Lumajang, Indah Amperawati. Terlebih, dengan keberadaan Air Terjun Tumpak Sewu, yang juga dikenal sebagai Niagara dari Jawa Timur. Oleh karenanya, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, berkeinginan menjadikan Kabupaten Lumajang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Kabupaten Lumajang yang terkenal dengan sejumlah potensi wisatanya, mulai dari wisata alam, wisata sejarah, wisata budaya dan bahkan wisata kuliner, menjadi motivasi tersendiri Bupati Lumajang, Indah Amperawati. Terlebih, dengan keberadaan Air Terjun Tumpak Sewu, yang juga dikenal sebagai Niagara dari Jawa Timur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh karenanya, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, berkeinginan menjadikan Kabupaten Lumajang sebagai tempat jujugan wisatawan. &#8220;Dengan semua potensi yang kita punya, harapan kita ke depan Lumajang bisa menjadi tempat kunjungan wisata bagi semua. Baik itu wisatawan lokal maupun mancanegara,&#8221; kata Bunda Indah, seusai Rapat Paripurna di Kantor DPRD Lumajang, Senin (10/03/2025) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mewujudkan itu, Bunda Indah mengatakan akan memulai dengan membuat regulasi pariwisata, guna memberikan perlindungan masyarakat dan juga ekosistem setempat. Sehingga, memastikan azas manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Setelah saya evaluasi dan saya cek kembali, ternyata kita tidak memiliki peraturan daerah yang mengatur tata kelola destinasi wisata di Kabupaten Lumajang. Karenanya, itu yang harus kita atur,&#8221; tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bunda Indah menjelaskan, bahwa sudah menjadi tugas pemerintah daerah untuk mengatur dan meregulasi semua kehidupan penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan bermasyarakat. &#8220;Untuk menjaga ketentraman dan ketertiban umum masyarakat agar semua tertata dengan baik,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sekedar diketahui, beberapa tempat wisata alam di Kabupaten Lumajang, selain Air Terjun Tumpak Sewu juga ada Puncak B29, destinasi yang populer bagi pencinta alam dan hobi mendaki. Ada juga Danau Ranu Kumbolo, Danau Ranu Regulo, Danau Ranu Pane, Hutan Bambu, Pantai Watu Pecak serta Pemandian Alam Selokambang dan masih banyak lagi seperti Wisata Sejarah Pura Mandara Giri Semeru Agung yang ada di Kecamatan Senduro. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220107</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Resmi Dilantik Presiden, Wali Siap Jadikan Kota Malang Mbois dan Berkelas</title>
		<link>https://memontum.com/resmi-dilantik-presiden-wali-siap-jadikan-kota-malang-mbois-dan-berkelas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Feb 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berkelas]]></category>
		<category><![CDATA[Dilantik]]></category>
		<category><![CDATA[jadikan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219468</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang masa jabatan 2025-2030, Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin (Wali), resmi dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto, di Jakarta, Kamis (20/02/2025) tadi. Momen ini, sekaligus menandai secara resmi pergantian kepemimpinan di Kota Malang. Prosesi pelantikan sendiri, diawali dengan kirab kepala daerah dari Monumen Nasional (Monas) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang masa jabatan 2025-2030, Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin (Wali), resmi dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto, di Jakarta, Kamis (20/02/2025) tadi. Momen ini, sekaligus menandai secara resmi pergantian kepemimpinan di Kota Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prosesi pelantikan sendiri, diawali dengan kirab kepala daerah dari Monumen Nasional (Monas) menuju Istana Merdeka. Dalam kesempatan tersebut, dilantik sebanyak 961 kepala daerah, yang terdiri dari 33 gubernur dan wakil gubernur, 363 bupati dan 362 wakil bupati, serta 85 wali kota dan wakil wali kota.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengungkapkan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepadanya bersama Wakil Wali Kota, Ali Muthohirin. Mantan Sekda Kabupaten Malang ini menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan langkah awal dalam mewujudkan pembangunan di Kota Malang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini pertama dalam sejarah, kepala daerah bupati dan wali kota dilantik langsung oleh Presiden. Bagi kami, pelantikan ini menjadi dasar yang fundamental untuk membangun daerah dan memaksimalkan amanah dalam memimpin Kota Malang ke depan,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Dalam kepemimpinannya, Wahyu bersama Ali berkomitmen untuk menjalankan visi Kota Malang yang Mbois dan Berkelas. Mereka berjanji untuk bekerja dengan dedikasi dan kolaborasi guna mewujudkan kemajuan kota.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami akan segera bekerja dengan semangat kebersamaan. Dukungan dari seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam membangun Kota Malang yang lebih baik. Masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, dan kami mengajak seluruh pihak untuk bergandeng tangan demi pembangunan yang berkelanjutan,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Usai pelantikan, Wali Kota Wahyu dijadwalkan mengikuti retreat di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada 21 hingga 28 Februari 2025. Sejalan dengan instruksi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), selama periode tersebut tidak akan ada pelaksana harian wali kota dan tugas-tugas pemerintahan akan dijalankan oleh Wakil Wali Kota, Ali Muthohirin. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219468</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Keberagaman Kuliner Kekinian dan Nyaman Jadikan Pasar Klojen sebagai Destinasi Favorit Gen Z</title>
		<link>https://memontum.com/keberagaman-kuliner-kekinian-dan-nyaman-jadikan-pasar-klojen-sebagai-destinasi-favorit-gen-z</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jan 2025 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[favorit]]></category>
		<category><![CDATA[jadikan]]></category>
		<category><![CDATA[keberagaman]]></category>
		<category><![CDATA[kekinian]]></category>
		<category><![CDATA[Klojen]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[nyaman]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218787</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pasar Klojen di Jalan Cokroaminoto, Kota Malang, kini tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan kebutuhan pokok, tetapi juga destinasi favorit bagi generasi Z (Gen Z). Itu karena, dengan banyaknya keberagaman kuliner kekinian dan suasana yang nyaman, membuat pasar semakin ramai dikunjungi muda-mudi yang ingin menikmati. Salah satu pengunjung, Santi Wahyu (25), mengatakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pasar Klojen di Jalan Cokroaminoto, Kota Malang, kini tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan kebutuhan pokok, tetapi juga destinasi favorit bagi generasi Z (Gen Z). Itu karena, dengan banyaknya keberagaman kuliner kekinian dan suasana yang nyaman, membuat pasar semakin ramai dikunjungi muda-mudi yang ingin menikmati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu pengunjung, Santi Wahyu (25), mengatakan bahwa dirinya sangat tertarik untuk mengunjungi pasar tersebut, karena ada beragam kuliner yang sudah viral di media sosial. Terlebih, saat ini sedang di musim libur panjang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Mumpung ponakan lagi libur sekolah, jadi sekalian mampir ke Pasar Klojen karena juga sering muncul di sosial media. Suasananya hari ini ramai sekali, tempatnya bersih, antrean di stand makaman panjang banget, terutama di kuliner yang sering direkomendasikan warganet. Bisa sampai sejam antre,&#8221; ujar Santi, Rabu (29/01/2025) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Masih menurut Santi, dibandingkan dengan Pasar Oro-Oro Dowo, Pasar Klojen menawarkan lebih banyak pilihan kuliner. &#8220;Kalau soal variasi kuliner, Pasar Klojen lebih banyak pilihannya. Tapi kalau dari segi parkir, mungkin lebih leluasa di Pasar Oro-Oro Dowo karena lahannya lebih luas,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, pengunjung lainnya Eddy (24), warga asal Bandung mengaku jika dirinya sering datang ke Pasar Klojen, hanya untuk berburu kuliner khas maupun kekinian. Dirinya juga mengapresiasi kemudahan transaksi di beberapa stand, yang sudah menerapkan pembayaran non tunai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kebetulan suka hunting kuliner, terus ketemulah pasar ini. Tadi udah antre pesen gyoza, pisang wijen, sama niatnya mau ngopi-ngopi di warung kopi depan. Meskipun tidak bawa uang tunai, tapi disini bisa memanfaatkan pembayaran non tunai karena dibeberapa stand telah menyediakan dan sangat memudahkan,&#8221; imbuh Eddy. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218787</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rindu Kepimpinan Abah Anton di Kota Malang, Warga Lowokwaru Undang dan Jadikan Rumah untuk Posko</title>
		<link>https://memontum.com/rindu-kepimpinan-abah-anton-di-kota-malang-warga-lowokwaru-undang-dan-jadikan-rumah-untuk-posko</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Oct 2024 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[jadikan]]></category>
		<category><![CDATA[kepimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[lowokwaru]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[undang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215182</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dukungan terhadap Paslon nomor urut 3 Pilkada Kota Malang, Abah Anton-Dimyati Ayatullah, terus mengalir dan semakin solid. Hal ini terlihat, saat Abah Anton menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan pembukaan Posko Pemenangan Abadi (Abah Anton-Dimyati) di Jalan Letjen Sutoyo Gang III, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Selasa (08/10/2024) malam. Kembalinya Abah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dukungan terhadap Paslon nomor urut 3 Pilkada Kota Malang, Abah Anton-Dimyati Ayatullah, terus mengalir dan semakin solid. Hal ini terlihat, saat Abah Anton menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan pembukaan Posko Pemenangan Abadi (Abah Anton-Dimyati) di Jalan Letjen Sutoyo Gang III, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Selasa (08/10/2024) malam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kembalinya Abah Anton di panggung politik dengan mencalonkan diri sebagai Wali Kota Malang, disambut dukungan pemenangan warga dan tokoh masyarakat yang menghadiri kegiatan ini. “Warga Lowokwaru rindu, serindu-rindunya Abah Anton. Kami berharap, Abah Anton bisa kembali memimpin Kota Malang, yang bermartabat seperti dahulu,” kata warga Kelurahan Lowokwaru, Erwin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pernyataan ini, pun diamini oleh Ketua Posko Pemenangan, Teti Irawati. Wanita yang turut menggerakkan dukungan dari masyarakat setempat itu, merelakan rumahnya dijadikan Posko Kemenangan Abah Anton. &#8220;Saya ingin Abah Anton kembali memimpin Kota Malang. Karenanya, saya gunakan rumah saya untuk Posko Kemenangan dan semoga Abah Anton menang,&#8221; ujar Teti.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Senada dengan itu, seorang warga, Fauzi, juga menyampaikan hal yang sama. Dirinya berharap, Abah Anton bisa kembali memimpin kota Malang. &#8220;Alhamdulillah, Abah Anton kembali mencalonkan diri dan warga membulatkan tekad untuk mendukung sepenuhnya Abah Anton,&#8221; tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sambutan pelaksanaan itu, Abah Anton menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada dukungan masyarakat. Dirinya mengungkapkan, bahwa kehadirannya bukan atas inisiatif pribadi, melainkan karena permintaan warga yang menginginkan pemimpin yang tulus dan peduli dengan kebutuhan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">“Saya tidak meminta, tetapi masyarakat yang mengundang saya untuk hadir ke sini. Mereka ingin melihat pembangunan Kota Malang, kembali bermartabat,” jelas Abah Anton dengan rendah hati.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya juga menegaskan, mengenai pentingnya sinergi antara ulama dan umara serta visi membangun Kota Malang, yang sejahtera. “Saya ingin Kota Malang menjadi kota yang baldatun tayyibatun warabbun ghafur. Pemerintah bukan raja, tetapi pelayan masyarakat. Pemimpin harus adil dan tahu persoalan rakyat,” tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Abah Anton juga menekankan, mengenai pentingnya blusukan dan mendekatkan diri kepada masyarakat. “Dahulu setelah dilantik, saya langsung turun ke lapangan. Bukan untuk pencitraan, tapi untuk benar-benar mendengar dan memahami masalah yang dihadapi warga. Kepala daerah itu harus menyelesaikan dirinya secara ekonomi, sehingga tidak mencari keuntungan dari jabatan,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya juga menyampaikan pentingnya reformasi birokrasi dan pelayanan maksimal kepada masyarakat. “Lurah atau camat tidak boleh meminta uang dari masyarakat. Saya telah berjuang memberikan tunjangan yang layak kepada pegawai agar pelayanan semakin baik,&#8221; tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hadir bersama warga di Jalan Letjen Sutoyo, KH Mansur mendampingi Abah Anton, yang turut memberikan restu dan doa. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215182</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
