<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Jaga NKRI &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jaga-nkri/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Nov 2020 05:34:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Jaga NKRI &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemkab Malang Bersama FKUB Ajak Masyarakat Damai dalam Pilkada</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-malang-bersama-fkub-ajak-masyarakat-damai-dalam-pilkada</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Nov 2020 05:34:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[FKUB]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga NKRI]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=128331</guid>

					<description><![CDATA[Jaga NKRI dan Harmonisasi Beragama Memontum Malang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bersama Forkopimda dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menggelar dialog bertema &#8216;Meneguhkan Komitmen Toga (tokoh agama), Tomas (tokoh masyarakat) Dalam Menjaga NKRI dan Memantapkan Harmonisasi Kehidupan Beragama, Berbangsa dan Bernegara Dalam Pelaksanaan Pilkada Damai Tahun 2020&#8217;. Kegiatan yang dihadiri Pjs Bupati Malang, Sjaichul [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Jaga NKRI dan Harmonisasi Beragama</strong></h3>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bersama Forkopimda dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menggelar dialog bertema &#8216;Meneguhkan Komitmen Toga (tokoh agama), Tomas (tokoh masyarakat) Dalam Menjaga NKRI dan Memantapkan Harmonisasi Kehidupan Beragama, Berbangsa dan Bernegara Dalam Pelaksanaan Pilkada Damai Tahun 2020&#8217;.</p>
<p>Kegiatan yang dihadiri Pjs Bupati Malang, Sjaichul Ghulam, digelar di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Kamis (26/11) tadi.</p>
<p>&#8220;Konsen kita sekarang ini, itu Pilkada 2020 harus kondusif dan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). FKUB diharapkan bergerak untuk membantu dan bersama-sama Forkopimda,&#8221; kata Pjs Bupati mengawali sambutan.</p>
<p>Abi Ghulam-sapaan akrab Pjs Bupati Malang, mengatakan bahwa melakui dialog lintas agama ini, diharapkan untuk kedepannya kerukunan agama di Kabupaten Malang, semakin meningkat. Apalagi, dalam gelaran tertentu bisa berkontribusi bersama demi keamanan masyarakat dan umat beragama.</p>
<p>&#8220;Saya berharap, komitmen bersama ini bisa diikuti. Mengawal keharmonisan umat beragama. Melalui dialog lintas agama, terus terpelihara kedamaian dan kerukunan yang semakin melekat,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Salah satu yang bisa dilihat kondusifitasnya, yakni langsung di lapangan. Bagaimana keberadaan FKUB ini, menjadi forum yang memang sangat berperan penting di Malang.</p>
<p>&#8220;Ini dilakukan untuk mensosialisasikan kepada Tokoh Masyarakat (Tomas) dan Tokoh Agama (Toga), agar bisa mendampingi masyarakat untuk pelaksanaan Pilkada 2020, pada 9 Desember nanti. Semoga nanti bisa aman, karena Toga dan Tomas berperan langsung didalam pelaksanaannya,&#8221; ujarnya. <strong>(riz/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">128331</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Maryoto Minta Santri Ikut Jaga NKRI</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-maryoto-minta-santri-ikut-jaga-nkri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2020 14:16:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Maryoto]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga NKRI]]></category>
		<category><![CDATA[Menuju Kekuatan Pangan NKRI]]></category>
		<category><![CDATA[NKRI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126284</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Tulungagung &#8211; Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, meminta kepada santri untuk membantu pemerintah dalam memutus rantai covid 19. Selain itu, juga tetap berkarya meski di masa pandemi Covid 19. Pesan tersebut, disampaikan Maryoto, saat memimpin apel peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2020 di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kamis (22/10) tadi. Seraya mengenakan kopyah, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Tulungagung</strong> &#8211; Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, meminta kepada santri untuk membantu pemerintah dalam memutus rantai covid 19. Selain itu, juga tetap berkarya meski di masa pandemi Covid 19.</p>
<p>Pesan tersebut, disampaikan Maryoto, saat memimpin apel peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2020 di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kamis (22/10) tadi.</p>
<p>Seraya mengenakan kopyah, berkemeja dan sarung putih yang dibalut jas hitam, Bupati mengajak,.para santri untuk menjaga dan memelihara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, santri merupakan salah satu generasi penerus bangsa, yang patut menjadi teladan. Karena, kyai dan santri ikut berjuang mendirikan negara ini.</p>
<p>&#8220;Jaga dan peliharalah NKRI. Sebab, para kiai dan para santri, dahulu berjuang melawan penjajah dan mendirikan Negara Republik Indonesia,” kata Maryoto Bhirowo, saat memberikan sambutan.</p>
<p>Maryoto Birowo juga meminta, agar santri bisa menentukan sikap kepada hal yang baik dan benar. Serta, mengatakan tidak kepada hal yang bathil.</p>
<p>“Santri harus bisa mengambil sikap amanatul haq. Ya, berani mengatakan iya pada yang benar dan berani mengatakan tidak pada yang bathil,” tambahnya.</p>
<p>Dalam apel peringatan itu, tidak kurang sekitar 120 orang, yang turut memeriahkan peringatan. Tingginya animo, membuat peringatan HSN tahun ini terlihat eksklusif dan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.</p>
<p>“Dengan peringatan HSN 2020, semoga Allah SWT segera mengangkat wabah ini,” harapnya.</p>
<p>Sekedar diketahui, HSN ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo, pada 22 Oktober 2015 di Masjid Istiqlal Jakarta. Hal ini, merujuk pada satu peristiwa bersejarah yakni seruan yang dibacakan oleh Pahlawan Nasional, KH. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Seruan ini berisikan perintah kepada umat Islam untuk berperang (jihad) melawan tentara sekutu yang ingin menjajah kembali wilayah Republik Indonesia pasca Proklamasi kemerdekaan. <strong>(zul/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126284</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wabup Jember Ajak PMII Kenali Sejarah Bangsa, Jaga NKRI</title>
		<link>https://memontum.com/wabup-jember-ajak-pmii-kenali-sejarah-bangsa-jaga-nkri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Oct 2018 07:22:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga NKRI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=58491</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember&#8212;&#8212; Wakil Bupati Jember Drs. KH. Abdul Muqit Arief menjadi keynote speaker dalam pelantikan pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Jember periode 2018 &#8211; 2019 di Aula Ponpes Darus Sholah, Selasa (2/9/2018) malam. Dengan tema &#8220;Peran Mahasiswa dalam Menjaga NKRI.&#8221; Wakil Bupati yang lebih akrab dipanggil Kiai Muqit ini, mengajak mahasiswa untuk memahami [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember&#8212;&#8212;</strong> Wakil Bupati Jember Drs. KH. Abdul Muqit Arief menjadi keynote speaker dalam pelantikan pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Jember periode 2018 &#8211; 2019 di Aula Ponpes Darus Sholah, Selasa (2/9/2018) malam. Dengan tema &#8220;Peran Mahasiswa dalam Menjaga NKRI.&#8221;</p>
<p>Wakil Bupati yang lebih akrab dipanggil Kiai Muqit ini, mengajak mahasiswa untuk memahami sejarah Bangsa Indonesia agar mampu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Ketika kita berusaha mewujudkan peran mahasiswa dalam menjaga NKRI, mengenal sejarah adalah sesuatu yang harus dipahami,” ujarnya.</p>
<p><a href="https://memontum.com/58491-wabup-jember-ajak-pmii-kenali-sejarah-bangsa-jaga-nkri/img-20181003-wa0081" rel="attachment wp-att-58502"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-58502" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181003-WA0081-e1538551344998.jpg?resize=500%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="333" data-recalc-dims="1" /></a> <a href="https://memontum.com/58491-wabup-jember-ajak-pmii-kenali-sejarah-bangsa-jaga-nkri/img-20181003-wa0082" rel="attachment wp-att-58503"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-58503" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/10/IMG-20181003-WA0082-e1538551335716.jpg?resize=500%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="333" data-recalc-dims="1" /></a><br />
Dalam sejarah Bangsa Indonesia, sambung Kiai Muqit, tercatat peran besar para pemuda dalam menjaga dan mengantarkan kelahiran Negara Kesatuan Republik Indonesia. &#8220;Karena itu, semua pihak terkejut ketika gerakan radikal telah masuk ke beberapa perguruan tinggi di Indonesia, Hal ini merupakan peristiwa yang harus betul-betul mendapat perhatian serius dari semua pihak.&#8221; Ungkap pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Silo ini.</p>
<p>Kiyai Muqit berharap, oleh karena itu, kepada pengurus PC PMII yang baru saja dilantik mampu memberikan konstribusi bagi kader dan bagi masyarakat secara luas. &#8220;Konstribusi riil untuk merekatkan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara,&#8221; harapnya. (yud/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">58491</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jaga NKRI, Pemkab Gresik Bentuk Forum Pembauran Kebangsaan</title>
		<link>https://memontum.com/jaga-nkri-pemkab-gresik-bentuk-forum-pembauran-kebangsaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Jul 2018 12:31:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga NKRI]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Gresik Bentuk Forum Pembauran Kebangsaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=49587</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik&#8212;-Tahun ini adalah tahun politik. Kita harus hati-hati dan waspada karena banyak sekali kepentingan yang ingin memecah belah kita. Kita saling dibenturkan dari segala perbedaan mulai dari perbedaan ras, suku, agama bahkan mashab. Peringatan ini disampaikan oleh Sekda Gresik, Djoko Sulistio Hadi saat membuka Kegiatan Forum Pembauran Kebangsaan (FPB) Kabupaten Gresik yang berlangsung di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik&#8212;-</strong>Tahun ini adalah tahun politik. Kita harus hati-hati dan waspada karena banyak sekali kepentingan yang ingin memecah belah kita. Kita saling dibenturkan dari segala perbedaan mulai dari perbedaan ras, suku, agama bahkan mashab.</p>
<p>Peringatan ini disampaikan oleh Sekda Gresik, Djoko Sulistio Hadi saat membuka Kegiatan Forum Pembauran Kebangsaan (FPB) Kabupaten Gresik yang berlangsung di Ruang Argo Lengis Kantor Bupati Gresik, Selasa (31/7/2018).</p>
<p>Acara yang dihadiri oleh para anggota seluruh anggota FPB yang terdiri dari para tokoh berbagai agama se Kabupaten Gresik mengundang seluruh Kepala Seksi Ketentaraman dan Ketertiban sereta Kepala Seksi Kesejahteraan rakyat dari 16 Kecamatan se Kabupaten Gresik.</p>
<p>Sekda Gresik mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gresik ini.</p>
<p>“Sebagai masyarakat yang berada di wilayah insdustri, kerawanan Kabupaten resik sangat tinggi. Alhamdulilah, berkat peran serta tokoh-tokoh agama yang hadir ini, maka sampai saat ini Gresik tetap kondusif” ujarnya bangga.</p>
<p>Persatuan dan kesatuan bangsa adalah modal terbesar agar Gresik bisa lebih maju, tambah Sekda yang mengaku dua bulan lagi akan memasuki masa pensiun.</p>
<p>Kepala Kesbangpol Gresik, Choirul Anam sebagai panitia penyelenggara mengaku sangat terbantu dengan adanya FPB ini. Menurutnya banyak permasalahan yang menyangkut kehidupan beragama bisa kami selesaikan atas peran serta para anggota FPB ini.</p>
<p>“Kami berharap kepada para kasi Kecamatan yang hadir disini, agar setiap ada acara atau masalah yang berkaitan dengan keagamaan untuk melibatkan dan mengundang anggota FPB. Hal ini agar FPB bisa berperan aktif untuk menjaga persatuan dan kesatuan di semua wilayah Gresik” ujarnya.</p>
<p>Menguatkan harapan pemerintah, pembicara tunggal Prof. Dr. Mochammad Toha menyatakan bahwa pihaknya siap hadir apabila diundang dan dibutuhkan.</p>
<p>“Kami ini dibentuk untuk membantu masyarakat, terutama yang mendapat masalah terkait kerukunan ummat beragama. Anggota kami terdiri dari para tokoh semua agama. Jadi ada masalah dengan salah satu agama, kami siap memfasilitasi” papar Toha.</p>
<p>Toha yang juga menjabat Kepala Balai Diklat Kementerian Agama Jawa Timur ini juga menyatakan, kita ini sebagai bangsa yang besar, bangsa yang hebat sejak Jaman Sriwijaya dan Majapahit telah menguasai dunia. Terlalu sayang kalau NKRI dirusak oleh hal-hal yang kecil. Untuk itu marilah bersama menjaga NKRI. (sgg/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">49587</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
