<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Jagung &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jagung/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Mar 2026 15:05:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Jagung &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dukung Swasembada Pangan, Bupati Pasuruan bersama Kapolda Jatim Tanam Jagung Serentak</title>
		<link>https://memontum.com/dukung-swasembada-pangan-bupati-pasuruan-bersama-kapolda-jatim-tanam-jagung-serentak</link>
					<comments>https://memontum.com/dukung-swasembada-pangan-bupati-pasuruan-bersama-kapolda-jatim-tanam-jagung-serentak#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[Jagung]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolda]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[serentak]]></category>
		<category><![CDATA[Swasembada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230838</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo, bersama Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, serta Forkopimda Kabupaten Pasuruan, bersama-sama melaksanakan Penanaman Jagung Serentak sebagai bagian dari Gerakan Tanam Raya Nasional Kuartal I tahun 2026 yang diprakarsai oleh Polri. Penanaman jagung serentak di Kabupaten Pasuruan, dilaksanakan di Lapangan Desa Tampung, Kecamatan Rembang, Sabtu (07/03/2026) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo, bersama Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, serta Forkopimda Kabupaten Pasuruan, bersama-sama melaksanakan Penanaman Jagung Serentak sebagai bagian dari Gerakan Tanam Raya Nasional Kuartal I tahun 2026 yang diprakarsai oleh Polri. Penanaman jagung serentak di Kabupaten Pasuruan, dilaksanakan di Lapangan Desa Tampung, Kecamatan Rembang, Sabtu (07/03/2026) tadi.</p>



<p>Kegiatan tersebut, merupakan bagian dari aksi tanam serentak yang digelar secara nasional dan dipusatkan di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Dimana, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, memimpin langsung jalannya acara.</p>



<p>Seluruh jajaran Polda dan Polres di Indonesia, termasuk Polres Pasuruan, turut berpartisipasi secara serentak sebagai wujud sinergi nasional dalam mendukung program swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto. Penanaman jagung serentak di Kabupaten Pasuruan, merupakan implementasi nyata dari arahan Kapolri yang menegaskan bahwa seluruh jajaran Polri harus menjadi motor penggerak program swasembada pangan nasional di tingkat daerah, bersinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota serta elemen masyarakat setempat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Hari ini kita melaksanakan tanam raya serentak untuk kuartal pertama. Ini adalah langkah nyata Polri bersama masyarakat dan kementerian terkait untuk memastikan kita mencapai target swasembada pangan yang diminta Bapak Presiden,&#8221; kata Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam sambutannya di Ogan Ilir, Sumatera Selatan melalui Zoom Meeting.</p>



<p>Program tanam jagung serentak nasional ini, menargetkan penanaman di lahan seluas 1 juta hektare di seluruh Indonesia. Sebagai bagian dari program nasional, para petani juga mendapatkan akses terhadap berbagai kemudahan, diantaranya penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui bank-bank yang tergabung dalam Himbara kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).</p>



<p>Langkah ini, bertujuan agar petani memiliki modal yang cukup untuk membeli bibit unggul, pupuk dan kebutuhan perawatan tanaman tanpa bergantung pada tengkulak. Kegiatan tanam serentak di tingkat nasional sendiri, ditutup dengan penanaman simbolis menggunakan mesin penanam jagung otomatis (corn seeder) oleh Kapolri bersama Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, Direktur Utama Bulog dan Gubernur Sumatera Selatan.</p>



<p>Sementara itu di Lapangan Desa Tampung, Kecamatan Rembang, Bupati Rusdi Sutejo bersama Kapolda Jawa Timur dan Kapolres Pasuruan, mengakhiri kegiatan dengan penanaman bibit jagung secara simbolis di atas lahan yang telah disiapkan. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/dukung-swasembada-pangan-bupati-pasuruan-bersama-kapolda-jatim-tanam-jagung-serentak/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230838</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dorong Ketahanan Pangan, TMMD Ke 127 Kediri Lakukan Penanaman Benih Jagung</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-ketahanan-pangan-tmmd-ke-127-kediri-lakukan-penanaman-benih-jagung</link>
					<comments>https://memontum.com/dorong-ketahanan-pangan-tmmd-ke-127-kediri-lakukan-penanaman-benih-jagung#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2026 05:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[Jagung]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[penanaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230230</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Kabupaten Kediri tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur, namun juga menguatkan sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan desa dan Nasional. Bahkan dalam rangka mendukung program tersebut, Pemerintah Kabupaten Kediri bersama Kodim 0809/Kediri melaksanakan kegiatan penanaman benih jagung di Dusun Templek, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Kabupaten Kediri tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur, namun juga menguatkan sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan desa dan Nasional. Bahkan dalam rangka mendukung program tersebut, Pemerintah Kabupaten Kediri bersama Kodim 0809/Kediri melaksanakan kegiatan penanaman benih jagung di Dusun Templek, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Sabtu (14/02/2026) tadi.</p>



<p>Pelaksanaan kegiatan penanaman sendiri, dilakukan di lahan seluas sekitar 1,1 hektare milik Kelompok Tani (Poktan) Rimba Makmur. Program ini, tentunya menjadi bagian dari sasaran non fisik TMMD ke-127, yang bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.</p>



<p>Perwira Koordinator Hanpangan Komsa, Murtono, mengatakan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan pertanian merupakan wujud sinergi dengan pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas pangan dan mendukung program ketahanan pangan Nasional. TMMD sendiri dirancang tidak hanya untuk mempercepat pembangunan fisik, tetapi juga membangun kapasitas dan kemandirian masyarakat desa melalui pemanfaatan potensi lokal.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Melalui penanaman jagung ini, kami ingin mendorong petani agar lebih produktif. Harapannya, hasil pertanian dapat meningkat dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,&#8221; katanya.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian desa. Oleh karena itu, kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, instansi teknis, dan kelompok tani menjadi faktor penting dalam keberhasilan program TMMD.</p>



<p>Pelaksanaan kegiatan ini, juga melibatkan Bati Wanwil Ramil 21 Puncu Serma Siswanto, Asper Perhutani Kusna, Mantri Perhutani Suwoto, PPL Desa Gadungan Anik, Koordinator BPP Yasin, Ketua Poktan Gadungan Sektor Utara Kencik, serta puluhan petani dan personel Kodim. Melalui rangkaian kegiatan TMMD ke-127, diharapkan Desa Gadungan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjadi contoh kolaborasi pembangunan desa yang berkelanjutan di Kabupaten Kediri. <strong>(pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/dorong-ketahanan-pangan-tmmd-ke-127-kediri-lakukan-penanaman-benih-jagung/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230230</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kolaborasi Lintas Sektor, Banyuwangi Berhasil Surplus Padi dan Jagung</title>
		<link>https://memontum.com/kolaborasi-lintas-sektor-banyuwangi-berhasil-surplus-padi-dan-jagung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2025 10:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berhasil]]></category>
		<category><![CDATA[Jagung]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[lintas]]></category>
		<category><![CDATA[sektor]]></category>
		<category><![CDATA[surplus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227636</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan kerja kolaborasi lintas sektor di Kabupaten Banyuwangi membuahkan hasil positif dalam sektor pangan. Produksi padi dan jagung, mengalami surplus signifikan pada 2025. Kolaborasi antara Pemkab Banyuwangi, petani, TNI-Polri dan mitra kerja, telah berjalan baik di Banyuwangi. “Ini bukti sinergi semua pihak. Semua bahu-membahu dan bergotong-royong untuk mendukung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan kerja kolaborasi lintas sektor di Kabupaten Banyuwangi membuahkan hasil positif dalam sektor pangan. Produksi padi dan jagung, mengalami surplus signifikan pada 2025.</p>



<p>Kolaborasi antara Pemkab Banyuwangi, petani, TNI-Polri dan mitra kerja, telah berjalan baik di Banyuwangi. “Ini bukti sinergi semua pihak. Semua bahu-membahu dan bergotong-royong untuk mendukung serta menyukseskan swasembada pangan Bapak Presiden,” kata Bupati Ipuk, Selasa (11/10/2025) tadi.</p>



<p>Dirinya menjelaskan, ketersediaan beras pada Januari hingga Oktober 2025, mencapai 464.844,63 ton. Jumlah itu, naik dari stok beras periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 432.016,98 ton. Stok yang meningkat ini, membuat Banyuwangi surplus beras hingga 328.302 ton. Sebab, kebutuhan beras di kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini hanya 136.542,26 ton.</p>



<p>Sementara stok jagung, juga naik dari 181.332,54 ton pada Januari-Oktober 2024 menjadi 208.673,70 ton pada periode yang sama 2025. Dengan kebutuhan jagung yang hanya 58.206,07 ton, Banyuwangi mencatatkan surplus 150.467 ton. Jumlah itu, meningkat hampir 27 ribu ton dibanding tahun sebelumnya.</p>



<p>“Alhamdulillah, produksi padi dan jagung Banyuwangi selalu surplus dan bahkan meningkat tiap tahunnya. Terimakasih TNI, Polri, HKTI, seluruh mitra dan petani. Semua ini tercapai berkat kerja keras semua,” tambah Bupati Ipuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Dewan Pembina HKTI Jawa Timur, Jenderal (Purn) Badrodin Haiti, saat menghadiri acara panen padi di Banyuwangi beberapa waktu lalu, menyampaikan bahwa gerakan pertanian Banyuwangi sejalan dengan visi nasional untuk mewujudkan kedaulatan pangan yang mandiri dan berkeadilan. Dirinya menyatakan, pemerintah pusat tengah memperkuat program strategis untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup. Hal itu dianggap penting, untuk meningkatkan kemandirian ekonomi dengan mengurangi ketergantungan pada impor.</p>



<p>“Ini merupakan satu program yang memang pro-kerakyatan dan patut kita dukung bersama. HKTI juga hadir untuk terus memperjuangkan kesejahteraan petani,” kata Kapolri periode 2015-2016 ini.</p>



<p>Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, menambahkan bahwa Polresta turut berperan aktif mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya pada komuditas jagung. &#8220;Salah satu program kepolisian adalah pembukaan dan pengelolaan lahan tanam baru. Kami di jajaran Polresta Banyuwangi berkomitmen mensukseskan program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo terkait dengan ketahanan pangan,” ungkapnya.</p>



<p>Di Banyuwangi, lahan pertanian padi telah tertanam dengan luasan total 6.339 hektar. Jumlah itu melebihi target awal yang ditetapkan, yakni 6.294 hektar. Sementara komuditas jagung telah tertaham di lahan seluas 300 hektar, dari target 697 hektar.</p>



<p>Adapun lahan pesantren dari target 25 hektar telah tertanam 20 hektar, sedangkan lahan kehutanan sosial mencapai 82 hektar dari target 495 hektar. Ke depan, akan ada tambahan 50 hektar lahan jagung baru di kawasan Green Farm yang akan semakin memperkuat produktivitas pangan Banyuwangi.</p>



<p>Sementara itu, pemilik Green Farm, Arum Sabil, yang juga Ketua Kwarda Pramuka Jatim menyebut kawasan ini sebagai pusat pelatihan pertanian terpadu. Saat ini, di area tersebut telah dipasang sistem pompa air tenaga surya yang mendukung efisiensi irigasi dan keberlanjutan produksi pertanian. “Program ini diharapkan memperkuat swasembada pangan nasional sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto,” tuturnya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227636</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Ketahanan Pangan, Polresta Malang Gelar Tanam Jagung Kuartal IV 2025 hingga Pasar Beras Murah</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-ketahanan-pangan-polresta-malang-gelar-tanam-jagung-kuartal-iv-2025-hingga-pasar-beras-murah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Oct 2025 10:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Jagung]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan]]></category>
		<category><![CDATA[kuartal]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[polresta]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226604</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tingkatkan ketahanan pangan, Polresta Malang Kota membuka lahan baru seluas 1 hektar untuk penanaman jagung serentak Kuartal IV 2025, yang berlokasi di Jalan Kepuh, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (08/10/2025) tadi. Pelaksanaan penanaman jagung ini, dipimpin langsung Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, bersama Kadispangtan Kota Malang, Slamet [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tingkatkan ketahanan pangan, Polresta Malang Kota membuka lahan baru seluas 1 hektar untuk penanaman jagung serentak Kuartal IV 2025, yang berlokasi di Jalan Kepuh, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (08/10/2025) tadi. Pelaksanaan penanaman jagung ini, dipimpin langsung Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, bersama Kadispangtan Kota Malang, Slamet Husnan Hariyadi, Wakapolresta, AKBP Oskar Syamsuddin, Wakil Pimpinan Bulog Kancab Malang, Maulana, serta melibatkan BPP, kelompok petani di wilayah Sukun dan mahasiswa dari UB serta UMM.</p>



<p>Prosesi penanaman sendiri, dimulai seusai pelaksanaan Zoom Meeting Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV tahun 2025, yang dipimpin langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, yang terpusat di KP Cibangkok dan KP Cibareng, Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Penanaman jagung di wilayah hukum Polresta Malang Kota ini, bagian dari instruksi Presiden RI, Prabowo Subianto dan Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, mendorong keterlibatan seluruh jajaran Polri di sektor pertanian, khususnya budidaya jagung sebagai komoditas strategis nasional.</p>



<p>“Polresta Malang Kota secara konsisten mendukung kebijakan Bapak Presiden dan Kapolri untuk berkontribusi aktif dalam program ketahanan pangan. Hari ini kami memulai penanaman bibit jagung Varietas Pertiwi kuartal IV di lahan satu hektar selain menjaga ketersediaan pangan, sekaligus memperkuat kemitraan dengan para petani lokal,” ujar Kombes Pol Nanang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurutnya, estimasi hasil panen dari lahan tersebut diperkirakan mencapai 8 hingga 10 ton pipilan kering per hektar, dengan proses perawatan baik selama masa tanam hingga panen. Penanaman jagung ini melibatkan kolaborasi lintas sektor antara Polri, Dinas Pertanian, Bulog, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Tokoh Masyarakat (Tomas), dan unsur Perguruan Tinggi.</p>



<p>&#8220;Melalui kegiatan pertanian, Polresta Malang Kota berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat,” imbuh Kombes Nanang.</p>



<p>Tanam jagung Kuartal ke-IV Polresta Malang Kota ini, menjadi bagian aktif dalam mendorong kemandirian pangan hingga kesejahteraan masyarakat yang keberlanjutan. Selain penanaman jagung, Polresta Malang Kota juga menggelar layanan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar lahan pertanian dan Pasar Murah Beras SPHP kemasan 5 kilogram yang dijual dengan harga Rp 55 ribu.</p>



<p>&#8220;Kami berharap masyarakat bisa merasakan manfaat langsung dari kegiatan hari ini,” tegasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226604</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kapolda Jatim dan Bupati Banyuwangi Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal III</title>
		<link>https://memontum.com/kapolda-jatim-dan-bupati-banyuwangi-pimpin-panen-raya-jagung-kuartal-iii</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Sep 2025 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Jagung]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolda]]></category>
		<category><![CDATA[kuartal]]></category>
		<category><![CDATA[pimpin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226299</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto bersama Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, pimpin Panen Raya Jagung serentak kuartal III, di areal persawahan lingkungan Wonosari, Kelurahan Sobo, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (27/09/2025) tadi. Panen raya kali ini, merupakan bagian dari Program Nasional Swasembada Pangan yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Sementara pelaksanaan ini, juga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto bersama Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, pimpin Panen Raya Jagung serentak kuartal III, di areal persawahan lingkungan Wonosari, Kelurahan Sobo, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (27/09/2025) tadi.</p>



<p>Panen raya kali ini, merupakan bagian dari Program Nasional Swasembada Pangan yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Sementara pelaksanaan ini, juga merupakan bagian dari Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III nasional yang dipimpin Kapolri, Jenderal Polisi, Listyo Sigit Purnomo di Kabupaten Oku Timur, Sumatera Selatan. Turut hadir dipelakaanaan itu, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, Danlanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Muhammad Puji Santoso, Perwakilan Dandim 0825 Banyuwangi, dan Kepala Bulog Banyuwangi, Dwiana Puspitasari dan jajaran Forkopimda Banyuwangi.</p>



<p>Kapolda Jatim dalam kegiatan itu mengapresiasi kinerja Banyuwangi, yang mampu menjaga surplus pangan. “Ini komitmen bersama dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto,” kata Kapolda Jatim.</p>



<p>Dirinya berharap, capaian ini dapat terus ditingkatkan. Sehingga, Banyuwangi semakin kokoh sebagai lumbung pangan strategis.</p>



<p>“Saya bangga atas kerja keras seluruh pihak, mulai dari petani, pemerintah daerah, hingga jajaran kepolisian. Semoga panen ini membawa berkah dan semangat baru untuk terus meningkatkan produksi,” ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Ipuk mengatakan Banyuwangi berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional Presiden Prabowo. Dirinya berterima kasih kepada Polri, yang bergerak bersama-sama pemerintah daerah mensukseskan program ini.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Terima kasih kepada Polri yang bersama-sama mengawal berjalan program. Juga kepada TNI, Bulog dan semua pihak yang turut mendukung penuh,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Panen Raya Jagung tersebut, merupakan bagian dari Gerakan Penanaman Jagung serentak seluas 1 juta hektar, yang merupakan kerjasama antara Polri dan Kementerian Pertanian. Program ini mendukung target swasembada pangan nasional pada tahun 2025.</p>



<p>Data dari Dinas Pertanian produksi jagung di Banyuwangi pada tahun 2022 sebesar 253.857 ton, 225.416 ton pada 2023 dan 209.078 ton pada 2024. Untuk produksi jagung 2025 mulai Januari-September sebesar 193.542 ton sementara kebutuhan daerah hanya sebanyak 46.786 ton.</p>



<p>&#8220;Setiap tahun Banyuwangi selalu mengalami surplus jagung, dimana hasil produksinya selalu lebih besar dari tingkat kebutuhannya. Seperti di tahun ini sampai September surplus 146.756 ton,&#8221; terang Bupati Ipuk.</p>



<p>Ditambahkan Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, total lahan jagung yang didampingi Polresta Banyuwangi seluas 1.772 hektare. Dari jumlah itu, 1.048 hektare sudah ditanami dan 433 hektare diantaranya telah dipanen.</p>



<p>“Hasil panennya kurang lebih 1.445,46 ton. Pendistribusiannya melalui tiga jalur. Yakni diserap Bulog sekitar 67 ton, pengepul 957,8 ton dan sisanya 421 ton diserap oleh pengusaha serta pihak lain,” ungkapnya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226299</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Malang Dampingi Irwasum Polri Lakukan Groundbreaking hingga Panen Jagung Program Ketahanan Pangan</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-malang-dampingi-irwasum-polri-lakukan-groundbreaking-hingga-panen-jagung-program-ketahanan-pangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2025 11:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dampingi]]></category>
		<category><![CDATA[groundbreaking]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[irwasum]]></category>
		<category><![CDATA[Jagung]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224700</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menyambut dan mendampingi Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Pol Dedi Prasetyo dan Wakil Menteri (Wamen) Pertanian RI, Sudaryono, melaksanakan Groundbreaking 205 SPPG Polri dan Launching Operasional 8 SPPG Polri serta Panen Jagung Program Ketahanan Pangan di Desa Rembun, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Rabu (06/08/2025) tadi. Turut hadir [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menyambut dan mendampingi Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Pol Dedi Prasetyo dan Wakil Menteri (Wamen) Pertanian RI, Sudaryono, melaksanakan Groundbreaking 205 SPPG Polri dan Launching Operasional 8 SPPG Polri serta Panen Jagung Program Ketahanan Pangan di Desa Rembun, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Rabu (06/08/2025) tadi. Turut hadir di serangkaian pelaksanaan itu, Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian Desa dan PDT, Kapolda Jawa Timur, Danrem 083 Baladika Jaya, Bakorwil Malang, Wakil Bupati Malang, Kapolres se Jawa Timur, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Kepala Desa se Kecamatan Dampit, Pimpinan PT Syngenta, serta Kelompok Tani di wilayah Kecamatan Dampit.</p>



<p>Pelaksanaan panen raya ini, merupakan hasil dari program kolaboratif Polres Malang bersama kelompok tani, Forkopimda dan sektor swasta, dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional. Yang mana, total luas lahan yang dipanen mencapai 200 hektare, dengan melibatkan 354 petani lokal.</p>



<p>Dengan masa tanam selama 105 hingga 115 hari, estimasi hasil panen mencapai 8 hingga 10 ton perhektare, dengan rata-rata pendapatan bersih petani tembus di angka Rp 55 juta per hektare. “Panen ini bukan hanya keberhasilan petani, tapi juga hasil sinergi semua pihak. Polri siap terus mendukung program pertanian sebagai bagian dari solusi pemulihan ekonomi dan ketahanan pangan,” kata Komjen Dedi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bibit unggul jagung dalam program ini, tambahnya, disuplai oleh PT Syngenta Indonesia, yang berperan penting dalam mendorong produktivitas petani lokal. Sementara itu, hasil panen dijamin distribusinya oleh Bulog, sehingga petani tidak kesulitan dalam pemasaran.</p>



<p>Bupati Malang, HM Sanusi, menambahkan bahwa kegiatan ini sebagai wujud dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. “Pemerintah Kabupaten Malang bersama dengan Kepolisian Resor Malang berkomitmen untuk ikut berkontribusi pada Program Ketahanan Pangan Nasional melalui swasembada jagung di Kabupaten Malang,” kata Bupati Malang</p>



<p>Bentuk sinergi ini, tambah Bupati Sanusi, diwujudkan melalui kerja sama yang mencakup pengamanan distribusi sarana produksi, pengawasan terhadap praktik budidaya, serta fasilitas pendampingan teknis di lapangan. Dengan tujuannya, yakni untuk memastikan jagung hasil panen petani Kabupaten Malang bukan hanya dapat memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga berkontribusi bagi ketahanan pangan nasional.</p>



<p>“Pemerintah Kabupaten Malang akan senantiasa siap mendukung para petani baik melalui penyediaan sarana dan prasarana pertanian, penyuluhan, pelatihan, maupun bantuan lain,” tambah Bupati Sanusi. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224700</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dukung Ketahanan Pangan, Kapolresta Malang Kota bersama Perwira dan Santri Tanam Jagung Serentak</title>
		<link>https://memontum.com/dukung-ketahanan-pangan-kapolresta-malang-kota-bersama-perwira-dan-santri-tanam-jagung-serentak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[Jagung]]></category>
		<category><![CDATA[kapolresta]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[perwira]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<category><![CDATA[serentak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224663</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, bersama sejumlah perwira menggandeng Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in, mengikuti tanam jagung serentak se-Jawa Timur di wilayah Kelurahan Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Rabu (06/08/2025) tadi. Langkah ini, menjadi salah satu bentuk dukungan program ketahanan pangan nasional, yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto. Tanam Jagung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, bersama sejumlah perwira menggandeng Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in, mengikuti tanam jagung serentak se-Jawa Timur di wilayah Kelurahan Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Rabu (06/08/2025) tadi. Langkah ini, menjadi salah satu bentuk dukungan program ketahanan pangan nasional, yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto.</p>



<p>Tanam Jagung di lingkungan Pondok Pesantren, ini sebagai bentuk sinergi antara Polresta Malang Kota dengan pemerintah daerah, penyuluh pertanian, tokoh agama, tokoh masyarakat, petani lokal hingga mahasiswa. Kali ini, penanaman jagung dilakukan di lahan seluas 500 M2, dengan target 4.900 M2 milik KH A Achmad Toha Mahfud atau yang akrab disapa Gus Toha Mahfud, pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in.</p>



<p>Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, menyampaikan bahwa penanaman jagung ini berkolaborasi bersama elemen masyarakat, khususnya generasi muda di lingkungan pondok pesantren untuk turut berperan aktif mendukung percepatan ketahanan pangan. “Kami melibatkan pondok pesantren dan tokoh agama, petani setempat serta mahasiswa turut melaksanakan tanam jagung serentak khususnya wilayah Kota Malang. Kolaborasi ini, sebagai salah satu bentuk peran Polri mendukung ketahanan pangan nasional, yang menjadi salah satu prioritas Presiden Republik Indonesia,” tegasnya, sesaat setelah selesai melakukan penanaman jagung.</p>



<p>Dijelaskannya, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya percepatan pencapaian target nasional penanaman jagung seluas 1 juta hektare dengan target produksi sebesar 4 juta ton. “Kami mengajak seluruh pihak, termasuk pondok pesantren untuk bersama-sama memanfaatkan setiap potensi lahan yang ada. Baik di lahan produktif, hutan sosial, lahan baku sawah, maupun lahan milik pondok pesantren. Agar dioptimalkan dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” tambah Kombes Pol Nanang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Salah satu langkah konkret dari ajakan tersebut, ditunjukkan lewat sinergi dengan Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in, yang pada hari ini secara simbolis memulai penanaman jagung di lahan seluas 500 meter persegi dengan estimasi hasil panen mencapai 300 kg sampai 400 kg jagung kering pipil. Di sekitar lingkungan pondok pesantren, juga masih ada lahan dengan total luas 4.900 M2 yang siap ditanami jagung ke depannya.</p>



<p>Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in, Gus Toha Mahfud, menyambut baik kolaborasi ini. Dirinya mengatakan, bahwa pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tapi juga memiliki tanggung jawab mendukung ketahanan pangan masyarakat.</p>



<p>“Kami merasa terhormat bisa menjadi bagian dari gerakan tanam jagung serentak ini. Lahan yang kami miliki InsyaAllah akan lebih dioptimalkan, sekaligus bisa mendidik santri lebih peduli pada sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional,” ujar Gus Toha Mahfud.</p>



<p>Kegiatan tanam jagung serentak di lahan Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in, ini juga turut dihadiri berbagai pihak yang mendukung kelancaran dan keberhasilan program tersebut. Diantaranya, Dispangtan Kota Malang, tokoh masyarakat dan petani setempat, anggota Komisi D DPRD Kota Malang, BPP dari 5 kecamatan se-Kota Malang. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224663</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ketahanan Pangan, Irwasum Polri Pimpin Penanaman Jagung Serentak bersama Santri di Jombang</title>
		<link>https://memontum.com/ketahanan-pangan-irwasum-polri-pimpin-penanaman-jagung-serentak-bersama-santri-di-jombang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2025 08:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[irwasum]]></category>
		<category><![CDATA[Jagung]]></category>
		<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[ketahanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[penanaman]]></category>
		<category><![CDATA[pimpin]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<category><![CDATA[serentak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224691</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Pol Dedi Prasetyo, memimpin langsung pelaksanaan penanaman jagung secara serentak bersama santri di lahan Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, Desa Jombok, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Rabu (06/08/2025) tadi. Pelaksanaan sendiri, selain diikuti secara daring, juga diikuti secara langsung jajaran Polda Jatim. Termasuk, Rais Aam PBNU, Miftachul Akhyar, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Pol Dedi Prasetyo, memimpin langsung pelaksanaan penanaman jagung secara serentak bersama santri di lahan Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, Desa Jombok, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Rabu (06/08/2025) tadi. Pelaksanaan sendiri, selain diikuti secara daring, juga diikuti secara langsung jajaran Polda Jatim. Termasuk, Rais Aam PBNU, Miftachul Akhyar, Ketua PWNU Jatim, Abdul Hakim Mahfudz, Danrem 082 Mojokerto, Kolonel Inf Batara Alex Bulo, Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Pasma Royce, Ketua MUI Jatim, Moh Hasan Mutawakkil Alallah, segenap Forkopimda Jombang, serta seluruh pengasuh pondok pesantren se-Kabupaten Jombang.</p>



<p>Dalam momen itu, Komjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pondok pesantren se- Indonesia, yang telah berkolaborasi dengan Polri untuk mewujudkan asta cita Presiden RI, Prabowo Subianto yakni ketahanan pangan. “Alhamdulliah di kuartal 3 ini, kami telah menanam jagung seluas 440 hektare dan di kuartal 4, kami ditargetkan untuk menanam jagung seluas 1 juta hektare,” katanya.</p>



<p>Dirinya berpesan, kepada seluruh jajaran maupun Ponpes, untuk terus bersinergi dalam membantu mensukseskan target 1 juta hektare. Sehingga, produksi jagung akan meningkat sebanyak 4 juta ton di 2025.</p>



<p>“Kami berharap kepada seluruh elemen, untuk terus bekerja keras mensukseskan target 1 juta ton. Sehingga, nantinya dapat mewujudkan swasembada pangan khususnya jagung,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Karo SDM Polda Jatim, AKBP Ari Wibowo, menambahkan bahwa penanaman jagung serentak bersama santri merupakan proses percepatan ketahanan pangan, yang merupakan asta cita Presiden RI Prabowo Subianto. “Dalam mendukung Program Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto, yakni ketahanan pangan, Polda Jatim telah mengelola lahan seluas 209.587,85 hektare. Secara keseluruhan, terdiri dari lahan baku sawah seluas 143.442,89 hektare, perhutanan sosial seluas 49.432,59 hektare, lahan produktif lain seluas 16.203,00 hektar dan lahan pesantren seluas 509,37 hektare,” ujarnya.</p>



<p>Dirinya mengatakan, adapun total lahan yang telah ditanami jagung, seluas 65.263,68 hektare yang tersebar di seluruh wilayah kerja Polda Jatim dengan estimasi panen sebanyak 17.448,27 ton. “Jawa timur merupakan provinsi yang masyarakatnya mayoritas beragama Islam, banyak Ponpes yang mempunyai lahan produktif dan potensial untuk dikembangkan, maka dari itu Polda Jatim berkolaborasi dengan Ponpes untuk mendukung percepatan ketahanan pangan yang merupakan asta cita Presiden RI Prabowo Subianto,’’ ucapnya.</p>



<p>Program penanaman jagung, ujarnya, melibatkan santri sebanyak 82.188 dan dari berbagai sektor termasuk kepolisian dan kelompok tani sebanyak 264 orang. “Kami berharap komitmen atar pihak terus di jalankan guna mewujudkan ketahanan pangan Indonesia,” tambahnya. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224691</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Produksi Padi dan Jagung, Dispangtan Kota Malang Targetkan Masa Tanam Tiga Kali Setahun</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-produksi-padi-dan-jagung-dispangtan-kota-malang-targetkan-masa-tanam-tiga-kali-setahun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Jan 2025 11:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dispangtan]]></category>
		<category><![CDATA[Jagung]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[produksi]]></category>
		<category><![CDATA[Setahun]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218853</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispangtan) Kota Malang menargetkan peningkatan intensitas masa tanam padi dan jagung hingga tiga kali dalam setahun pada 2025 ini. Hal ini dilakukan, untuk meningkatkan produksi pertanian di tengah keterbatasan lahan yang tidak bisa diperluas. Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan, menyampaikan bahwa di tahun sebelumnya masa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispangtan) Kota Malang menargetkan peningkatan intensitas masa tanam padi dan jagung hingga tiga kali dalam setahun pada 2025 ini. Hal ini dilakukan, untuk meningkatkan produksi pertanian di tengah keterbatasan lahan yang tidak bisa diperluas.</p>



<p>Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan, menyampaikan bahwa di tahun sebelumnya masa tanam hanya mencapai 2 hingga 2,5 kali dalam setahun. &#8220;Sehingga harapan kami dari Dispangtan, ini ke depan para kelompok tani dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) bisa mendorong peningkatan menjadi tiga kali dalam setahun untuk meningkatkan hasil produksi. Karena di Kota Malang ini lahan pertanian tidak bisa menambah luasan, yang bisa hanya menambah masa tanam,&#8221; jelas Slamet, Jumat (31/01/2025) tadi.</p>



<p>Meskipun bukan kota produsen utama, Kota Malang tetap memiliki sektor pertanian yang aktif. Pada periode tanam akhir 2024 hingga pertengahan 2025, lahan tadah hujan masih bisa dimanfaatkan untuk produksi jagung dan padi. Itu dalam satu kali masa tanam yang berlangsung sekitar tiga hingga empat bulan, hasil panen jagung dapat mencapai 7 hingga 8 ton perhektar.</p>



<p>&#8220;Tapi produksi ini bergantung pada ketersediaan lahan, terutama di wilayah Kedungkandang. Jika dilakukan tumpangsari, luas tanam bisa lebih besar. Namun, jika petani menanam satu jenis komoditas dalam satu hamparan, maka hasilnya akan menyesuaikan dengan komoditi yang dipilih,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di tahun 2025 ini, Dispangtan Kota Malang juga memfasilitasi 600 kg benih jagung untuk 50 hektar lahan, sementara sisanya dipenuhi secara mandiri oleh petani. Selain itu, Kota Malang juga mengusulkan bantuan 2.000 kg benih padi untuk tahun 2025, sama seperti tahun sebelumnya.</p>



<p>&#8220;Untuk mendukung produktivitas pertanian, pemerintah juga menyediakan pupuk subsidi dengan alokasi 501 ton urea dan 625 ton NPK pada awal 2025. Biasanya di akhir tahun akan ada tambahan alokasi setelah usulan dari petani, poktan, dan gapoktan dikirim ke provinsi, lalu ke pusat,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Selain pupuk, Dispangtan Kota Malang juga mengusulkan berbagai bantuan alat pertanian, seperti hand sprayer, hand tractor, jaring pengaman bulir padi, serta pestisida dan insektisida. Petani bisa mengajukan bantuan ini melalui poktan dengan mengirimkan surat atau proposal.</p>



<p>&#8220;Harapan kami dengan optimalisasi ini, produksi pertanian di Kota Malang dapat terus meningkat,&#8221; imbuh Slamet. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218853</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
