<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>jalan alternatif &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jalan-alternatif/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Jul 2020 11:45:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>jalan alternatif &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Lolos dari Refocusing, Proyek Jalan Alternatif Dikerjakan, Dewan Bangkalan: Banyak yang Lebih Urgent</title>
		<link>https://memontum.com/lolos-dari-refocusing-proyek-jalan-alternatif-dikerjakan-dewan-bangkalan-banyak-yang-lebih-urgent</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2020 11:45:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[jalan alternatif]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/118099-lolos-dari-refocusing-proyek-jalan-alternatif-dikerjakan-dewan-bangkalan-banyak-yang-lebih-urgent</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Berbagai proyek pembangunan di Bangkalan ditiadakan dan masuk dalam anggaran refocusing penanganan Covid-19. Namun, proyek pembangunan jalan alternatif lolos dalam lelang dan jumlah anggarannya tak dipangkas sedikitpun. Ishak Sudibyo, Plt PUPR mengatakan, seluruh tahapan proyek telah selesai. Saat ini proyek dalam pengerjaan sejak tanggal 8 Juni lalu. &#8220;Sudah SPK sejak 8 Juni. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bangkalan</strong> &#8211; Berbagai proyek pembangunan di Bangkalan ditiadakan dan masuk dalam anggaran refocusing penanganan Covid-19. Namun, proyek pembangunan jalan alternatif lolos dalam lelang dan jumlah anggarannya tak dipangkas sedikitpun. Ishak Sudibyo, Plt PUPR mengatakan, seluruh tahapan proyek telah selesai. Saat ini proyek dalam pengerjaan sejak tanggal 8 Juni lalu.</p>
<p>&#8220;Sudah SPK sejak 8 Juni. Untuk lelangnya mei kemarin,&#8221; ungkapnya, Rabu (1/7/2020).</p>
<p>Ia mengatakan, dari sekian proyek yang diajukan, pembangunan jalan alternatif yang menghubungkan jalan dari Junok ke Bancaran ini dinilai menjadi prioritas. Sebab, pembangunan ini membuka akses jalan agar kendaraan berat tak melintasi kota.</p>
<p>&#8220;Memang tidak diserap untuk refocusing. Dari sekian proyek, ini menjadi prioritas untuk akses jalan agar tidak melintas di Jalan Kapten Syafiri,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Ia bersyukur pihak Komisi C turut mengawasi proyek senilai Rp 1,3 Miliar ini. Ia berharap, proyek bisa berjalan lancar dan selesai sesuai RAB.</p>
<p>Sementara itu, Musawwir anggota Komisi C DPRD Bangkalan menyayangkan adanya pembangunan proyek jalan alternatif tersebut. Pihaknya menilai tak ada unsur urgensi dalam pembangunan tersebut.</p>
<p>&#8220;Yang lebih urgen banyak. Ini proyek meski selesai besok, tidak akan bisa langsung dilewati. Padahal semua orang saat ini sedang fokus penanganan Covid-19,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Tak hanya itu, ia mengatakan proses lelang yang dilakukan tak sesuai dengan surat edaran Kemendagri yang secara garis besar menyatakan larangan lelang sebelum adanya DPA perubahan.</p>
<p>&#8220;Tidak hanya itu, temuan kami di lapangan, dana senilai Rp1,2 Miliar yang digunakan itu hanya berupa material bedel dan tidak ada penggalian. Jadi hanya tanah rawa diuruk oleh bedel dan itu belasan meter,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Hal itu cukup disayangkan sebab jalan alternatif tersebut akan digunakan dalam jangka panjang. Selain itu, jalan tersebut nantinya menjadi jalan nasional dan harus memiliki ketahanan yang kuat terutama untuk kendaraan berat. <strong>(Isn/nhs/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">118099</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jalan Alternatif Jember &#8211; Lumajang Ambrol, Kendaraan Berat Dialihkan Jalur Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/jalan-alternatif-jember-lumajang-ambrol-kendaraan-berat-dialihkan-jalur-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Feb 2020 12:48:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[jalan alternatif]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Ambrol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/105470-jalan-alternatif-jember-lumajang-ambrol-kendaraan-berat-dialihkan-jalur-nasional</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Ruas Jalan alternatif penghubung 2 kabupaten yakni Kabupaten Jember dan Kabupaten Lumajang, yang berada di wilayah Dusun Krajan, Desa Jatiroto, kecamatan Sumberbaru, Ambrol sekitar kurang lebih sepanjang 2 m. Ambrolnya bibir jalan jurusan Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang itu, disebabkan karena hujan lebat yang mengguyur di wilayah Kabupaten Jember khususnya wilayah Kecamatan Sumberbaru [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum </strong>&#8211; Ruas Jalan alternatif penghubung 2 kabupaten yakni Kabupaten Jember dan Kabupaten Lumajang, yang berada di wilayah Dusun Krajan, Desa Jatiroto, kecamatan Sumberbaru, Ambrol sekitar kurang lebih sepanjang 2 m.</p>
<p>Ambrolnya bibir jalan jurusan Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang itu, disebabkan karena hujan lebat yang mengguyur di wilayah Kabupaten Jember khususnya wilayah Kecamatan Sumberbaru selama kurang lebih 4 jam dimulai pukul 14.30 – 18-30, pada Sabtu (1/2/2020) sore.</p>
<p>“Longsornya tadi pagi diketahui warga, saat ini kami bersama warga bahu membahu mengatur lalu lintas dan untuk sementara waktu, jalur dari Pondok Dalem Kecamatan Semboro menuju Randuagung kami tutup bagi kendaraan berat,” ujar Kapolsek Sumberbaru AKP Subagiyo Minggu (2/2/2020) siang.</p>
<p>Subagiyo menjelaskan, untuk kendaraan berat yang hendak ke Lumajang, pihaknya mengalihkan lewat jalur Nasional yang melintas Jatiroto.</p>
<p>“Saat ini kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak Dinas PU Bina Marga dan Sumberdaya Air, guna penanganan lebih lanjut,” jelasnya.</p>
<p>Ditutupnya jalur tersebut lanjut Subagiyo, dikarenakan pada kondisi ruas jalan itu sangat membahayakan bagi kendaraan berat, karena bisa saja kendaraan terperosok, sebab jalan tidak ada tembok penahan tanahnya, nampak petugas dibantu masyarakat memberikan tanda pada jalan yang ambrol.</p>
<p>”Dikarenakan, bila tidak ada tandanya sangat berbahaya bagi pengendara dan kami menghimbau kepada pengguna jalan yang lain, agar pengendara berhati-hati dan waspada saat melintas di jalan alternatif tersebut, terlebih cuaca yang saat ini sangat ekstrim dengan intensitas curah hujan yang tinggi, &#8221; pesan Kapolsek Sumberbaru.<strong> (gik/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">105470</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
