<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Jalan Nasional &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jalan-nasional/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Jun 2021 13:08:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Jalan Nasional &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Lumajang Kunjungi Kemen PUPR Surabaya, Sampaikan Kondisi Jalan Nasional Lumajang yang Rusak Akibat Tonase</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-lumajang-kunjungi-kemen-pupr-surabaya-sampaikan-kondisi-jalan-nasional-lumajang-yang-rusak-akibat-tonase</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jun 2021 13:07:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kemen PUPR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=144807</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Thoriqul Haq melakukan kunjungan ke Balai Besar Pelaksana Jalan Wilayah VII Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) di Surabaya, Kamis (10/06) tadi. Kunjungannya tersebut dilakukan, dalam rangka mengkonsultasikan jalan nasional yang mengalami kerusakan di sepanjang jalan Candipuro hingga Lumajang. &#8220;Saya sampaikan beberapa jalan nasional yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Thoriqul Haq melakukan kunjungan ke Balai Besar Pelaksana Jalan Wilayah VII Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) di Surabaya, Kamis (10/06) tadi. Kunjungannya tersebut dilakukan, dalam rangka mengkonsultasikan jalan nasional yang mengalami kerusakan di sepanjang jalan Candipuro hingga Lumajang.</p>



<p>&#8220;Saya sampaikan beberapa jalan nasional yang mengalami kerusakan berat ada di Candipuro, Pasirian, Tempeh, Jalan Pelita (seluruhnya wilayah Lumajang, red), yang harus segera ada penanganan perbaikan. Ada yang semua aspal mengelupas, ada yang bergelombang, ada yang berlubang,&#8221; jelas Bupati Lumajang.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kualitas-indek-pelayanan-publik-pemkab-lumajang-kian-meningkat-dan-masuk-kategori-sangat-tinggi">Kualitas Indek Pelayanan Publik Pemkab Lumajang Kian Meningkat dan Masuk Kategori Sangat Tinggi</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/angka-kemiskinan-dan-tingkat-pengangguran-terbuka-di-kabupaten-lumajang-kian-turun">Angka Kemiskinan dan Tingkat Pengangguran Terbuka di Kabupaten Lumajang Kian Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/santunan-bersama-aliansi-lintas-konstruksi-lumajang-bupati-indah-nilai-kolaborasi-hadirkan-energi-positif">Santunan bersama Aliansi Lintas Konstruksi Lumajang, Bupati Indah Nilai Kolaborasi Hadirkan Energi Positif</a></li>
</ul>


<p>Bupati Thoriqul Haq menambahkan, salah satu persoalan yang mendasar adalah tonase kendaraan truk pasir yang melebihi kapasitas. Apalagi, banyak truk dengan muatan 50 hingga 55 ton yang melintas setiap hari. Selain itu, curah hujan yang tinggi dan air yang sering menggenang menjadi penyebab jalan cepat rusak.</p>



<p>&#8220;Saat ini, sedang dilakukan telaah desain perbaikan dan pengajuan pembiayaan dari APBN yang tidak sedikit. Pilihannya di perbaiki atau di rekonstruksi. Apabila di perbaiki hanya bisa bertahan 4 sampai 6 bulan, tentu dengan keadaan kapasitas lalu lintas yang sangat berat,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dikatakan bupati, bahwa kerusakan jalan menjadi permasalahan yang banyak dikeluhkan oleh masyarakat Lumajang. Dirinya berharap, perbaikan jalan nasional bisa segera dilakukan di Lumajang.</p>



<p>&#8220;Yang paling bisa diharapkan adalah rekonstruksi kekuatan jalan, dengan berharap anggaran APBN yang cukup besar. Saya berharap ada percepatan perbaikan khususnya di beberapa titik kerusakan jalan yang sudah sangat parah,&#8221; harapnya. Selain itu, Bupati Lumajang juga mengungkapkan, bahwa saat ini Balai Besar Pelaksana Jalan Wilayah VII Dirjen Bina Marga Kementrian PUPR, tengah menuntaskan prioritas pelebaran jalan nasional di Klakah dan Ranuyoso. Tujuannya, untuk mengurai kepadatan yang sering terjadi kemacetan karena sempitnya jalan. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">144807</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Awas&#8230; Jalan Nasional Probolinggo &#8211; Lumajang &#8211; Turen Berlubang dan Bergelombang</title>
		<link>https://memontum.com/awas-jalan-nasional-probolinggo-lumajang-turen-berlubang-dan-bergelombang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Mar 2021 16:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Ampelgading - Dampit Bergelombang]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=137786</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Akses jalan nasional kelas II yang bergelombang dan berlubang di sepanjang Turen (Kabupaten Malang, red) &#8211; Piket nol (Lumajang) hingga Probolinggo, menuai keluhan pemakai jalan. Masalahnya, meski terbilang baru dibenahi, nyatanya masih ditemui jalan yang mengalami kerusakan. Sebagaimana yang dikeluhkan Qodim, pemakai jalan dengan menggunakan sepeda motor, kepada memontum.com. Akses jalan dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Akses jalan nasional kelas II yang bergelombang dan berlubang di sepanjang Turen (Kabupaten Malang, red) &#8211; Piket nol (Lumajang) hingga Probolinggo, menuai keluhan pemakai jalan. Masalahnya, meski terbilang baru dibenahi, nyatanya masih ditemui jalan yang mengalami kerusakan.</p>



<p>Sebagaimana yang dikeluhkan Qodim, pemakai jalan dengan menggunakan sepeda motor, kepada memontum.com. Akses jalan dari Lumajang via Malang, harus ekstra hati-hati, karena banyak jalan rusak.</p>



<p><strong><a rel="noreferrer noopener" href="https://memontum.com/137590-awas-anda-terekam-camera-pengintai-patuhi-peraturan-lalu-lintas#ixzz6q8tXXcHr" target="_blank">Baca Juga :</a><a href="https://memontum.com/137590-awas-anda-terekam-camera-pengintai-patuhi-peraturan-lalu-lintas#ixzz6q8tXXcHr" target="_blank" rel="noreferrer noopener"> </a><a href="https://pemerintahan.memontum.com/20471-pemerintah-gelontorkan-rp-78-m-pelebaran-jalan-probolinggo-lumajang-hingga-turen#ixzz6q8wKMnO4" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Pemerintah Gelontorkan Rp 78 M, Pelebaran Jalan Probolinggo-Lumajang hingga Ture</a><a rel="noreferrer noopener" href="https://memontum.com/137590-awas-anda-terekam-camera-pengintai-patuhi-peraturan-lalu-lintas#ixzz6q8tXXcHr" target="_blank">n</a></strong></p>



<p>&#8220;Jika kita dari Probolinggo menuju Malang lewat Lumajang (piket nol, red), kita harus ekstra hati-hati. Karena, banyak ditemui badan jalan yang rusak. Banyak lubang dan ini sudah lama. Kalau tidak hati-hati, pengendara motor bisa terjatuh,&#8221; ungkap Qodim, Kamis (25/03) tadi.</p>



<p>Selain kondisi jalan yang rusak, menurutnya kondisi itu masih diperparah dengan ruas jalan yang licin, berkelok dan rawan longsor. Apalagi, saat curah hujan meninggi.</p>



<p>&#8220;Jika hujan, pengendara harus ekstra hati-hati agar tidak terperosok. Karena lubang jalan, secara otomatis tidak kelihatan karena terkena luapan air. Terutama, seperti saat melintas di Jembatan Grobogan Kedungjajang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Hal senada, juga disampaikan Jono, pengemudi roda empat. Pria yang berprofesi sebagai pedagang makanan ringan (Snack, red) tersebut, hampir setiap hari melewati jalan nasional untuk mengirim barang dagangannya pada pelanggan. Terkait kerusakan, dirinya berharap agar ada perbaikan.</p>



<p>&#8220;Terkadang saya sulit memilih jalan, karena jalan yang mau dilewati rusak. Mudah-mudahan, segera diperbaiki. Apalagi, sekarang musim hujan juga,&#8221; terangnya. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">137786</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kondisi Jalan Nasional di Lumajang Amburadul, Masyarakat Berharap KPK Turut Melakukan Pengawasan</title>
		<link>https://memontum.com/kondisi-jalan-nasional-di-lumajang-amburadul-masyarakat-berharap-kpk-turut-melakukan-pengawasan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2021 04:34:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Lumajang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136383</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Meski baru saja dilakukan perbaikan hingga puluhan miliar rupiah, kondisi jalan nasional yang melintasi Kabupaten Lumajang, kembali bergelombang dan banyak lubang. Hal itu, menjadi sorotan Pegiat Lingkungan Lumajang, Arsyad Subekti, Selasa (09/03) tadi. Masyarakat Kabupaten Lumajang merasa kecewa dan meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turun guna melakukan pengawasan. Kerusakan jalan yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Meski baru saja dilakukan perbaikan hingga puluhan miliar rupiah, kondisi jalan nasional yang melintasi <a href="https://memontum.com/tag/kabupaten-lumajang">Kabupaten Lumajang</a>, kembali bergelombang dan banyak lubang. Hal itu, menjadi sorotan Pegiat Lingkungan Lumajang, Arsyad Subekti, Selasa (09/03) tadi.</p>



<p>Masyarakat Kabupaten Lumajang merasa kecewa dan meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turun guna melakukan pengawasan. Kerusakan jalan yang terjadi, diduga proyek pembangunan jalan menjadi ajang korupsi.</p>



<p>Selain meminta KPK untuk turun, Arsyad juga berencana menggalang warga Lumajang Selatan, untuk melakukan demo menutup jalan nasional tersebut. Sehingga, tidak dilalui oleh kendaraan besar yang bermuatan melebihi tonase sampai jalan tersebut diperbaiki. Karena, sudah banyak menelan korban jiwa akibat kecelakaan.</p>



<p>&#8220;Mengerikan, mas. Saya menduga proyek pembangunan jalan nasional ini dijadikan ajang korupsi. KPK harus turun melihat ini, nilainya fantastis. Sebagai pemerhati lingkungan kita akan menggerakkan massa untuk menutup jalan,&#8221; ungkap Arsyad Subekti.</p>



<p>Hal senada disampaikan tokoh masyarakat Klakah, H Herman Afandi, menurutnya kondisi jalan nasional saat ini selain bergelombang dan banyak lubang, jalan tersebut juga tidak rata dan tidak sama tinggi. Padahal, baru beberapa bulan dilakukan perbaikan.</p>



<p>&#8220;Melihat fakta yang ada dilapangan jalan nasional saat ini, memprihatinkan. Beberapa sisi jalan yang berlubang ada yang ditambal kembali menggunakan aspal. Pihak terkait dalam hal ini, pemerintah. Harus serius dalam melakukan pengawasan,&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong> <a href="https://memontum.com/136298-bahayakan-pengguna-jalan-satlantas-polres-lumajang-amankan-sopir-truk-oleng">Bahayakan Pengguna Jalan, Satlantas Polres Lumajang Amankan Sopir Truk Oleng</a></p>



<p>Sementara itu, seorang pengguna jalan, Riyan (19) Pelajar di SMKN 1 Lumajang, mengatakan, jika jalan tersebut hampir setiap hari dilewatinya. Dirinya mengingatkan pengendara harus ekstra hati-hati khususnya sepeda motor yang melewati ruas jalan nasional.</p>



<p>&#8220;Kita harus berhati-hati, apalagi saat hujan, beberapa mobil kecil, saya pernah melihat ada yang terperosok. Pengendara motor banyak yang jatuh, karena tidak dapat mengendalikan kendaraannya kala melintasi jalan yang berlubang,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Ruas jalan nasional mulai masuk Kabupaten Lumajang Utara, Kecamatan Ranuyoso, hingga jalur menuju Kabupaten Malang, Kecamatan Candipuro, kondisi jalan banyak yang rusak parah. Titik terparah berada di ruas Jalan Candipuro, Pasirian, Wonorejo dan Kedungjajang.</p>



<p>Ruas Jalan Klakah-Wonorejo anggarannya mencapai Rp 45 Miliar lebih. Di papan nama proyek bertulis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Bina Marga.</p>



<p>Dengan uraian, Nama Proyek, Pelebaran Jalan Menambah Lajur Probolinggo-Grobogan-Lumajang. Lokasi Paket, KM 131+250-137+400 (Klakah-Wonorejo). Waktu 340 Hari Kalender. Biaya Rp 45.269.399.000.00 (APBN TA 2020 &#8211; 2021). Wilayah, Kabupaten Lumajang. Penyedia Jasa, Nusa &#8211; Feva, KSO. Konsultan Supervisi, PT Krida Pratama Adhi Cipta &#8211; PT Virama Karya (Persero) &#8211; PT Sava Buana Yasa Selaras.</p>



<p>Sebelumnya, tahun 2019 lalu jalan nasiolal Probolinggo-Kabupaten Malang itu, juga sudah digelontor anggaran senilai Rp 98 Miliar. <strong>(adi/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136383</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Malang Kebut Peralihan Jalan Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-malang-kebut-peralihan-jalan-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 May 2019 16:12:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<category><![CDATA[Tol Mapan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/84402-pemkot-malang-kebut-peralihan-jalan-nasional</guid>

					<description><![CDATA[Sebelum Akses Tol Seksi 5 Dibuka &#160; Memontum Kota Malang &#8211; Usai diresmikan, Tol Malang Pandaan (Mapan) terus menyelesaikan Seksi 4 dan Seksi 5 yang belum dioperasikan. Pasalnya, saat ini yang bisa digunakan hanya Seksi 1 Pandaan-Purwodadi sepanjang 15,475 kilometer, Seksi 2 Purwodadi-Lawang sepanjang 8,50 kilometer, dan Seksi 3 Lawang-Singosari sepanjang 7,51 kilometer. Sedangkan seksi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Sebelum Akses Tol Seksi 5 Dibuka</strong></h2>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Usai diresmikan, Tol Malang Pandaan (Mapan) terus menyelesaikan Seksi 4 dan Seksi 5 yang belum dioperasikan. Pasalnya, saat ini yang bisa digunakan hanya Seksi 1 Pandaan-Purwodadi sepanjang 15,475 kilometer, Seksi 2 Purwodadi-Lawang sepanjang 8,50 kilometer, dan Seksi 3 Lawang-Singosari sepanjang 7,51 kilometer.</p>
<p>Sedangkan seksi 4 Singosari-Pakis sepanjang 4,75 kilometer beroperasi fungsional saat arus mudik balik Lebaran 2019, dan seksi 5 Pakis-Malang sepanjang 3,113 kilometer masih dalam tahap konstruksi, dan ditargetkan beroperasi November 2019 atau lebih cepat.</p>
<p>Sebelum Seksi 5 Tol Malang Pandaan (Mapan) beroperasi, Pemkot Malang berencana tukar guling dengan pemerintah pusat terkait status peralihan jalan, dimana jalan milik Kota Malang akan dialihkan sebagai jalan nasional, dan sebaliknya.</p>
<p>&#8220;Rencana pengalihan jalan tersebut kembali kami bicarakan bersama dengan Kementerian PUPR saat peresmian Tol Mapan seksi 3 Singosari, Senin (13/5/2019) lalu. Karena rencana tersebut sudah lama. Saat bertemu Pak Menteri, saya sudah sampaikan itu kembali. Dan disampaikan beliau agar kami berkirim surat. Itu akan segera kami lakukan,&#8221; jelas Walikota Malang Sutiaji.</p>
<p>Menindaklanjuti imbauan Menteri PUPR, Pemkot Malang secepatnya akan kembali berkirim surat ke Kementerian PUPR. Ditargetkan tahun 2019 ini, pengalihan jalan sudah bisa dilakukan. Sehingga, kendaraan besar nantinya tidak lagi menggunakan jalanan yang berada di tengah kota.</p>
<p>&#8220;Mayjend Sungkono nanti akan jadi jalan nasional, dan Jl. A. Yani sampai Kayu Tangan akan jadi jalan Kota Malang,&#8221; terang pria penghobi badminton ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">84402</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
