<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Jalan Raya Gubeng &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jalan-raya-gubeng/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 Mar 2019 20:44:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Jalan Raya Gubeng &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Perizinan Proyek Pemkot Disoal, Reni: Birokrat &#8216;Main&#8217; Sanksi Pangkat</title>
		<link>https://memontum.com/perizinan-proyek-pemkot-disoal-reni-birokrat-main-sanksi-pangkat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Mar 2019 20:44:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Raya Gubeng]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[perizinan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/81915-perizinan-proyek-pemkot-disoal-reni-birokrat-main-sanksi-pangkat</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Kota Surabaya sudah dua hari menjadi sorotan publik. Pasalnya, Fuad Benardi putra Walimota Surabaya, Tri Rismaharini diduga kuat terlibat dalam proses perizinan proyek di Jalan Raya Gubeng, Surabaya yang sempat memicu amblesnya jalan tersebut. Soal ini, proses perizinan disorot kalangan DPRD Surabaya. Mengenai kasus perizinan proyek, Reni Astuti selaku Anggota Komisi A [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya </strong>&#8211; Kota Surabaya sudah dua hari menjadi sorotan publik. Pasalnya, Fuad Benardi putra Walimota Surabaya, Tri Rismaharini diduga kuat terlibat dalam proses perizinan proyek di Jalan Raya Gubeng, Surabaya yang sempat memicu amblesnya jalan tersebut. Soal ini, proses perizinan disorot kalangan DPRD Surabaya. Mengenai kasus perizinan proyek, Reni Astuti selaku Anggota Komisi A DPRD Surabaya pun memberikan tanggapan.</p>
<p>Menurutnya, terkait kasus yang menyeret nama putra Risma itu, diserahkan saja kepada pihak kepolisian.</p>
<p>“Kita harus menghormati proses hukum. Bagaimanapun juga masalah perizinan menjadi perhatian. Karena Surabaya punya keunggulan dalam perizinan yang menjadi lirikan bagi daerah lain dengan e-goverment,” kata Reni saat ditemui di ruang Fraksi PKS, Rabu (27/3/2019).</p>
<p>Ia juga menanyakan terobosan perizinan apakah sudah tersampaikan, diketahui, tersosialisasi ke masyarakat. Sehingga masyarakat tahu akan perizinan. Sebab, perizinan bicara tentang kepastian informasi, proses, layanan. Itu yang mestinya diinformasikan.</p>
<p>Terpenting, menurut Reni ialah uji pengawasan. Yaitu memberikan sanksi yang tidak ringan kepada siapa pun yang menyalahgunakan.</p>
<p>“Birokrat. Birokrat yang ada di Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang main-main dengan perizinan kasih sanksi, pangkatnya itu diturunkan yang main-main di perizinan,” tegasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">81915</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polda Jatim Tambah Tiga Tersangka Lagi Kasus Amblesnya Jalan Gubeng</title>
		<link>https://memontum.com/polda-jatim-tambah-tiga-tersangka-lagi-kasus-amblesnya-jalan-gubeng</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jan 2019 14:19:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Raya Gubeng]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[tersangka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/74908-polda-jatim-tambah-tiga-tersangka-lagi-kasus-amblesnya-jalan-gubeng</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) menambah tiga tersangka lagi kasus amblesnya Jalan Gubeng Surabaya. Jadi tersangka dalam kasus ini menjadi enam orang. Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan membeberkan inisial nama-nama dan leran masing-masing tersangka. “Semalam sudah saya sampaikan 3 dari yang diduga tersangka ini kami sampaikan ada tambah 3 jadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) menambah tiga tersangka lagi kasus amblesnya Jalan Gubeng Surabaya. Jadi tersangka dalam kasus ini menjadi enam orang. Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan membeberkan inisial nama-nama dan leran masing-masing tersangka.</p>
<p>“Semalam sudah saya sampaikan 3 dari yang diduga tersangka ini kami sampaikan ada tambah 3 jadi 6. Ada RW sebagai project manager PT NKE , RH Project manager PT Saputra Karya dan LAH enggenering spv PT Saputra , kemudian BS direktur PT NKE, A dan A sama-sama sebagai Side manajer PT SK,” ungkap Kapolda, Rabu (23/1/2019).</p>
<p>Dengan sudah ditetapkan keenam tersangka ini, pihak Polda Jatim sudah melayangkan untuk mengirim surat panggilan kepada tersangka untuk hari Senin (28/1/2019). Sementara itu, tersangka dikenakan pasal 192 ayat 1 juncto 55 KUHP , dan pasal 63 ayat 1 uu 38 tahun 2004 tentang jalan juncto 55 KUHP.</p>
<p>Kapolda menyebut penyebab longsor Jalan Raya Gubeng adalah dikarena ketidakmampuan struktur dinding penahan tanah tipe continues pile, atau soldier pile, sisi timur menahan akumulasi gaya dorong atau tekanan.</p>
<p><strong>Baca : </strong><a href="https://hukrim.memontum.com/23889-sempat-jadi-tersangka-kini-f-jadi-saksi" target="_blank" rel="noopener">Sempat Jadi Tersangka, Kini F Jadi Saksi</a></p>
<p>“Akibat beban atau massa jalan atau beban dinamis kendaraan atau faktor kedalaman galian basement terhadap dinding penahan tanah. Berikutnya faktor existing air tanah tinggi yang dapat mengurangi stabilitas dinding penahan tanah sehingga Jalan Raya Gubeng mengalami kelongsoran,” urainya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">74908</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sempat Jadi Tersangka, Kini F Jadi Saksi</title>
		<link>https://memontum.com/sempat-jadi-tersangka-kini-f-jadi-saksi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jan 2019 14:15:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[ambles]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Raya Gubeng]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[tersangka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/74906-sempat-jadi-tersangka-kini-f-jadi-saksi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Sempat dikaitkan sebagai tersangka, pengakuan beda diungkapkan oleh Kapolda Luki Hermawan. Luki mengatakan jika status F kini kembali menjadi saksi dalam kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng. “Ada masuk, yang jelas nanti dirangkaian 40 (saksi) itu,” katanya, usai ungkap kasus di Mapolda Jatim, (23/1/2019). Dengan tergesa-gesa Luki mengatakan jika nantinya tak menutup kemungkinan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Sempat dikaitkan sebagai tersangka, pengakuan beda diungkapkan oleh Kapolda Luki Hermawan. Luki mengatakan jika status F kini kembali menjadi saksi dalam kasus amblesnya Jalan Raya Gubeng. “Ada masuk, yang jelas nanti dirangkaian 40 (saksi) itu,” katanya, usai ungkap kasus di Mapolda Jatim, (23/1/2019).</p>
<p>Dengan tergesa-gesa Luki mengatakan jika nantinya tak menutup kemungkinan Polda Jatim bakal menambah beberapa tersangka lagi. “Jadi bukan termasuk 6 ini, berikutnya ada tersangka lagi, pelan-pelan. Tak menutup kemungkina ada tersangka lagi bukan hanya 6 saja, termasuk F,” tuturnya.</p>
<p>Sedangkan Dirreskrimsus Polda Jatim Kombespol Ahmad Yusep Gunawan membenarkan jika inisial F kemungkinan akan menjadi tersangka. Hal itu  mendasari dengan bukti-bukti dokumen dari penulusuran. </p>
<p>“Bahwa patut diduga itu nanti perkembangan setelah ada fakta-fakta dan bukti-bukti untuk proses perencanaan,” pungkas Yusep.</p>
<p><strong>Baca : </strong><a href="https://hukrim.memontum.com/22932-polda-jatim-tetapkan-satu-tersangka-baru-kasus-jalan-gubeng-ambles" rel="noopener" target="_blank">Polda Jatim Tetapkan Satu Tersangka Baru, Kasus Jalan Gubeng Ambles</a></p>
<p>“Yang dimaksud dengan F itu ada inisial F yang emang tertuang difalam dokumen perencanaan. Pertama kami dapatkan pada saat proses penyelidikan dan kemudian diserahkan kepenyidikan. Itu dokumen pertama yang kami dapatkan,” tambahnya.</p>
<p>Lebih lanjut Yusep menjelaskan bahwa F ialah dari pihak perusahaan bidang perencanaan. Dan statusnya kini sementara masih saksi. Kepolisian menduga inisial F ada keterlibatannya dengan tersangka EF.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">74906</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polda Jatim Tetapkan 3 Tersangka Kasus Jalan Ambles</title>
		<link>https://memontum.com/polda-jatim-tetapkan-3-tersangka-kasus-jalan-ambles</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jan 2019 13:50:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[ambles]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Raya Gubeng]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jatim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/74733-polda-jatim-tetapkan-3-tersangka-kasus-jalan-ambles</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) akhirnya menetapkan tiga tersangka kasus amblesnya Jalan Gubeng Surabaya, pada 18 Desember 2018 lalu. Penetapan disampaikan, Selasa (22/1/2019). Adapun inisial tersangka tersebut yakni RH, R dan AL. Sebelumnya, pihak Polda sempat menyebut inisial tersangka, yakni F. Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan pihak kepolisian sudah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya </strong>&#8211; Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) akhirnya menetapkan tiga tersangka kasus amblesnya Jalan Gubeng Surabaya, pada 18 Desember 2018 lalu. Penetapan disampaikan, Selasa (22/1/2019). Adapun inisial tersangka tersebut yakni RH, R dan AL. Sebelumnya, pihak Polda sempat menyebut inisial tersangka, yakni F.</p>
<p>Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan pihak kepolisian sudah melakukan pemeriksaan dan gelar beberapa kali. Oleh karena itu, dari hasil gelar muncullah beberapa nama-nama tersangka tersebut.</p>
<p>Luki mengungkapkan, dari 16 perusahaan yang terlibat dalam pengerjaan proyek Gubeng ini, ada 40 saksi yang sudah di dalami pihak Kepolisian. Rencananya Polda Jatim, pada Rabu (23/1/2019) hari ini akan merilis secara lengkap dengan barang bukti, antara lain video detik-detik dari ambrolnya jalan.</p>
<p>“Jadi sementara kami tetapkan, untuk sementara dulu tiga tersangka dari PT Saputra dua orang, dan dari PT NKE satu orang. Dan kesemua tersangka dari pelaksana, inisialnya RH, R dan AL,” kata Luki.</p>
<p>Luki menjelaskan ketiga dari tersangka ini sudah cukup kuat untuk dinaikkan statusnya menjadi tersangka. “Kita akan bergerak terus, kan tadi ada 16 perusahaan, itu akan kami dalami lagi,” katanya.</p>
<p>Lebih lanjut Luki menceritakan historis dari proses pengerjaan proyek. Ia menceritakan, perencanaan proyek Gubeng tersebut mulai 2012 dan pengerjaan mulai tahun 2013.</p>
<p>Tetapi kepolisian menemukan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) keluar pada 2015, dengan spesifikasi bangunan dua lantai ke bawah dan 20 ke atas.</p>
<p>Setelah itu, pada 2017 keluar lagi IMB dengan spesifikasi rencana bangunan tiga lantai ke bawah dan 26 ke atas. “Jadi ada dua kali IMB, namun dalam proses spesifikasinya juga berbeda-beda,” urainya.</p>
<p>Dengan ditetapkannya ketiga tersangka tersebut, Polda Jatim akhirnya memberi lampu hijau kepada PT NKE selaku kontraktor proyek, untuk segera mungkin menguruk sisa-sisa amblesnya jalan.</p>
<p>“Kedatangan kami kali ini untuk menyanggupi terkait suratan PT NKE agar segera mungkin menguruk kembali. Sebenarnya tadi siang tim kami sudah turun ke lapangan. Jadi untuk pengurukkan itu bisa segera dilakukan sekarang,” pungkas Kapolda. <strong>(sur/ano/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">74733</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polda Jatim Tetapkan Satu Tersangka Baru, Kasus Jalan Gubeng Ambles</title>
		<link>https://memontum.com/polda-jatim-tetapkan-satu-tersangka-baru-kasus-jalan-gubeng-ambles</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jan 2019 13:52:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[ambles]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Raya Gubeng]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[tersangka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/71506-polda-jatim-tetapkan-satu-tersangka-baru-kasus-jalan-gubeng-ambles</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Tiga hari setelah penetapan tersangka pertama di balik kasus amblesnya Jalan Gubeng, Kota Surabaya, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) telah resmi menetapkan tersangka baru terkait kasus tersebut. Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, penetapan tersangka kedua ini juga berdasarkan pada hasil pemeriksaan terhadap 39 saksi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Tiga hari setelah penetapan tersangka pertama di balik kasus amblesnya Jalan Gubeng, Kota Surabaya, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) telah resmi menetapkan tersangka baru terkait kasus tersebut.</p>
<p>Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, penetapan tersangka kedua ini juga berdasarkan pada hasil pemeriksaan terhadap 39 saksi yang sudah dipanggil.</p>
<p>&#8220;Ada 39 saksi dan tersangka yang disampaikan Kapolda ada dua,&#8221; katanya saat dikonfirmasi di Mapolda Jatim, Kamis (3/1/2019)</p>
<p>Kendati demikian, Barung enggan memaparkan inisial tersangka kedua dan berasal dari pihak mana. Namun, ia menegaskan jika Kapolda Jatim Luki Hermawan sudah memberi tahu terkait hal tersebut.</p>
<p>Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami beberapa keterangan saksi dan barang bukti di lapangan untuk mengusut kasus amblesnya tanah tersebut. </p>
<p>Sementara itu, Tim laboratorium forensik (labfor) diketahui  kembali mendatangi Jalan Gubeng untuk mencari data dan barang bukti tambahan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">71506</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Usut Jalan Raya Gubeng Ambles, Polda Jatim Bidik Pihak Terkait Perizinan</title>
		<link>https://memontum.com/usut-jalan-raya-gubeng-ambles-polda-jatim-bidik-pihak-terkait-perizinan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Dec 2018 13:21:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[ambles]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Raya Gubeng]]></category>
		<category><![CDATA[perizinan]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jatim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=70644</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Kepala Kepolisan Daerah (Kapolda) Jawa Timur (Jatim) Irjen Pol Luki Hermawan serta Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan, kembali meninjau proses perbaikan tanah ambles, di Jalan Gubeng, Surabaya, Kamis (27/12/2018). Kapolda menegaskan jika kepolisian sudah mengantongi beberapa nama pelaku terkait kasus amblesnya jalan tersebut. “Siang hari ini (kemarin, red) saya sengaja datang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya </strong>&#8211; Kepala Kepolisan Daerah (Kapolda) Jawa Timur (Jatim) Irjen Pol Luki Hermawan serta Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan, kembali meninjau proses perbaikan tanah ambles, di Jalan Gubeng, Surabaya, Kamis (27/12/2018).</p>
<p>Kapolda menegaskan jika kepolisian sudah mengantongi beberapa nama pelaku terkait kasus amblesnya jalan tersebut.</p>
<p>“Siang hari ini (kemarin, red) saya sengaja datang membawa tim penyidik yang menangani kasus ini. Karena kami ingin meyakinkan sekali lagi, melihat posisi barang bukti dan lain-lainnya serta meninjau langsung di lokasi,” ungkapnya.</p>
<p>Ia melanjutkan, dalam satu minggu terakhir pihak kepolisian sudah menaikkkan menjadi proses penyidikan. Di dalam proses penyidikan ini, Luki mengaku bahwa sudah mendapatkan masukan-masukan dari saksi para ahli dengan berbagai latar belakang, begitu juga pemgumpulan dokumen-dokumen terkait.</p>
<p>Luki menyebut ada empat indikasi pihak yang terlibat, yang kemungkinan bakal dijadikan tersangka. Dugaan tersebut, berdasarkan informasi dari saksi ahli, sehingga acuan dugaan tersebut dikatakan cukup kuat.</p>
<p>“Kami tim penyidik sudah mulai mengarahkan kepada dugaan, daripada pelaku ini yaitu dari perencana, pelaksana lapangan, pengawas lapangan dan konsultan pengawas,” urai Luki.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">70644</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Recovery Jalan Gubeng Masuk Tahap Pemadatan Tanah</title>
		<link>https://memontum.com/recovery-jalan-gubeng-masuk-tahap-pemadatan-tanah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Dec 2018 13:07:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[ambles]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Raya Gubeng]]></category>
		<category><![CDATA[Recovery]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/70351-recovery-jalan-gubeng-masuk-tahap-pemadatan-tanah</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Proses recovery amblesnya Jalan Raya Gubeng pada, Selasa (18/12/2018), yang pengerjaannya sudah memasuki hari ke enam, kini sudah hampir selesai. Amblesnya Jalan Gubeng yang selubang sedalam 20 meter dengan panjang 50 meter kini telah rata kembali oleh tanah. Pemerintah Kota Surabaya pun melakukan pengerjaan yang telah memasuki tahap pemadatan tanah, juga pemasangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Proses recovery amblesnya Jalan Raya Gubeng pada, Selasa (18/12/2018), yang pengerjaannya sudah memasuki hari ke enam, kini sudah hampir selesai. Amblesnya Jalan Gubeng yang selubang sedalam 20 meter dengan panjang 50 meter kini telah rata kembali oleh tanah. Pemerintah Kota Surabaya pun melakukan pengerjaan yang telah memasuki tahap pemadatan tanah, juga pemasangan besi pengaman. </p>
<p>Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, bahwa setelah tiga hari pengerjaan pengurukan tanah selesai, kini jajarannya lebih fokus pada proses pemadatan dari sisi selatan sampai utara. Tahap selanjutnya akan dilakukan pemasangan besi Steel Seet Pile (SSP), agar tidak terjadi lagi ambles dan kuat saat dilalui kendaraan. </p>
<p>&#8220;Jadi hari ini kita lakukan pemadatan (tanah), pengurukan udah selesai, kita sirami supaya padat. Nanti agak siang, kita pasang besi pengaman (SSP), supaya tidak longsor ke tempat yang lubang itu,&#8221; Risma saat memantau recovery Jalan Gubeng, Senin (24/12).</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181225-WA0009-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-70352" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181225-WA0009-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181225-WA0009-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Risma juga mengatakan, besok atau lusa pihaknya akan melakukan pemasangan krikil untuk penguat pondasi jalan. Menurut Risma, Jalan Raya Gubeng yang merupakan jalan Nasional, pondasinya harus benar-benar kuat. </p>
<p>&#8220;Mungkin besok atau lusa kita bisa mulai pasang kerikil untuk pondasi jalan itu, terus kita aspal. Sebetulnya ini kan  jalan Nasional, jadi bebannya itu truknya gede, busnya juga gede,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Wali Kota Surabaya pun meminta kepada kepada jajarannya, agar sisi barat yang ambles diperkuat dengan beton cor. Karena, Risma khawatir, jika hanya dipasang besi pengaman tanpa beton cor akan kembali ambles. </p>
<p>&#8220;Karena itu, saya tadi minta nambah penguatan sisi barat yang terkena longsor itu, kita pasang beton penguat,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Proses pengerjaan recovery amblesnya Jalan Gubeng, Risma mengharapkan akan selesai dalam kurun waktu tujuh hari. Sebab, kini sudah memasuki libur Natal dan tahun baru (Nataru). Juga melakukan koordinasi dengan Polda Jawa Timur untuk perizinan tonase truk bermuatan tanah dan lainnya. </p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan ini waktunya nututi, kita juga coba minta bantuan untuk pembatasan (perizinan) tonase dulu. Karena ini kan bulan natal dan tahun baru, kita takutnya besi pengamannya ndak bisa pesen,&#8221; harap Risma.</p>
<p>Sementara itu, M. Fikser Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya menambahkan, bila pengerjaan perbaikan atau recovery amblesnya Jalan Gubeng telah memasuki hari keempat. Untuk menimbun jalan yang sebelumnya berlubang, telah menghabiskan pasir batu (sirtu) sebanyak 20 ribu meter kubik. </p>
<p>&#8220;Saat ini memasuki tahap pemadatan. Ibu wali kan janji rampung tujuh hari, kita upayakan bekerja secara maksimal,&#8221; kata dia.</p>
<p>Selama 24 jam, pengerjaan recovery jalan yang ambles terus dikebut. Bahkan, Risma terus memantau ke lokasi, untuk memberikan arahan dan memastikan proses recovery berjalan lancar, efisien dan safety. </p>
<p>&#8220;Sampai dengan saat ini sudah menghabiskan 1000 dump truk sirtu untuk pengurukan jalan berlubang, per truk berisi 20 kubik,&#8221; tutupnya. <strong>(est/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">70351</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Risma Kembali Pantau Recovery Amblesnya Gubeng Pakai Drone</title>
		<link>https://memontum.com/risma-kembali-pantau-recovery-amblesnya-gubeng-pakai-drone</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Dec 2018 12:07:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[ambles]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Raya Gubeng]]></category>
		<category><![CDATA[Recovery]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=70000</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini kembali memantau proses pengurukan dan recovery Jalan Raya Gubeng yang ambles pada Selasa (18/12/2018) petang lalu. Risma terlihat memantau proses pengurukan rongga bawah jalan ambles agar lebih jelas dengan menggunakan drone. Juga berbekal megaphone, pena dan kertas, untuk memberikan instruksi langsung kepada jajarannya, agar recovery berjalan efisien [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Surabaya </strong>&#8211; Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini kembali memantau proses pengurukan dan recovery Jalan Raya Gubeng yang ambles pada Selasa (18/12/2018) petang lalu. Risma terlihat memantau proses pengurukan rongga bawah jalan ambles agar lebih jelas dengan menggunakan drone. Juga berbekal megaphone, pena dan kertas, untuk memberikan instruksi langsung kepada jajarannya, agar recovery berjalan efisien dan safety. </p>
<p>Risma yang memantau dengan keadaan masih diatas kursi roda mengatakan, jajarannya menargetkan dalam tiap hari mendatangkan 400 dump truk pengangkut pasir (sirtu). Dari hasil perhitungan, untuk pengurukan keseluruhan jalan ambles, dibutuhkan sebanyak 1800 dump truk atau setara dengan 360 ribu meter kubik pasir (sirtu). </p>
<p><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181223-WA0003-copy.jpg?ssl=1"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181223-WA0003-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-70003" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181223-WA0003-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181223-WA0003-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>&#8220;Hari ini targetnya 400 truk, minimal 400 truk. Ini semua butuhnya 1800 (dump truk). Jadi kalau sehari 400 truk, maka kita butuh 3 – 4 hari. Setelah itu overlay, mungkin cuman 2 hari,&#8221; kata Risma, Jumat pagi (21/12/2018).</p>
<p>Pemkot Surabaya pun berharap, agar recovery Jalan Gubeng selesai dalam kurung waktu satu Minggu. Oleh karena itu, recovery jalan dilakukan selama 24 jam nonstop.</p>
<p>Tak luput, Risma pun juga mengatakan agar mendapatkan bantuan foa dari seluruh masyarakat Surabaya dan Indonesia. Agar selama pengerjaan berlangsung, tidak terjadi kendala. </p>
<p>&#8220;Kita usahakan satu minggu kelar, mudah-mudah ndak ada aral melintang apapun. Kita punya target itu (satu Minggu). Mudah-mudahan tidak ada gangguan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ketika memantau rongga bawah jalan ambles menggunakan drone, Wali Kota Surabaya melihat adanya salah satu pedestrian yang akan ambrol. Dengan cepat, Risma memberikan instruksi agar pedestrian itu sekalian dirobohkan. </p>
<p>&#8220;Itu sekalian pedestrian yang mau ambrol dirobohkan. Nanti sekalian diuruk agar diperbaiki ulang,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Untuk memperlancar proses distribusi pengiriman pasir (sirtu), Risma mengaku telah melakukan koordinasi dengan pihak Polda Jatim. Sebab menurut Risma, kendaraan dump truk dilarang melintas kawasan kota pada saat jam kerja.</p>
<p>&#8220;Karena kan ini ngambil sirtunya dari luar kota, jadi agak jauh. Tapi sudah dikasih bantuan dengan Polda, truk-truk itu ada tulisan Polda, karena inikan off (truk) ndak boleh masuk sebetulnya,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Beberapa kali terlihat, Risma juga menggunakan megaphone untuk memberikan instruksi langsung kepada operator alat berat. Dengan duduk di atas kursi roda memberikan instruksi dengan memskai pengeras suara. &#8220;Pak tolong mundur dulu (motor grader), itu biar dump truk nurunin pasir dulu. Nanti kalau selesai, alat berat maju lagi,&#8221; pungkasnya. <strong>(est/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">70000</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dampak Amblesnya Jalan Gubeng, 5 Bangunan Tak Teraliri Listrik</title>
		<link>https://memontum.com/dampak-amblesnya-jalan-gubeng-5-bangunan-tak-teraliri-listrik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Dec 2018 12:04:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[ambles]]></category>
		<category><![CDATA[dampak]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Raya Gubeng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=69996</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabay &#8211; Amblesnya Jalan Gubeng, Surabaya pada Selasa (18/12/2018) menyebabkan sembilan tiang dan tiga trafo ikut ambles. Akibatnya, pasokan listrik pun sempat terputus dan hingga saat ini Perusahaan Listrik Negara (PLN) Jawa Timur menyebutkan tinggal lima bangunan yang tidak teraliri listrik. Dari lima bangunan yang tak teraliri listrik tersebut diantaranya, yakni Gedung Kantor BNI, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Memontum Surabay &#8211; Amblesnya Jalan Gubeng, Surabaya pada Selasa (18/12/2018) menyebabkan sembilan tiang dan tiga trafo ikut ambles. Akibatnya, pasokan listrik pun sempat terputus dan hingga saat ini Perusahaan Listrik Negara (PLN) Jawa Timur menyebutkan tinggal lima bangunan yang tidak teraliri listrik.</p>
<p>Dari lima bangunan yang tak teraliri listrik tersebut diantaranya, yakni Gedung Kantor BNI, Toko Tas Elizabeth, Proyek Basement Rumah Sakit Siloam, hingga Dua Rumah yang berada di sekitar lokasi. Akan tetapi, gedung kantor BNI rupanya sempat meminta jenset untuk menyalakan listrik sementara saat mengevakuasi barang berharga.</p>
<p>&#8220;Secara umum bahwa ada lima pelanggan yang minta diputus, dan minta tidak dialiri listrik,&#8221; kata Dwi Suryo Abdullah, Senior Manager General Affairs PLN Jatim saat ditemui di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Jumat (21/12/2018).</p>
<p>Untuk kejelasan kapan aliran listrik di area amblesnya Jalan Raya Gubeng akan dialiri kembali, Dwi mengatakan masih menunggu Jalan Gubeng selesai diperbaiki. Selain lima bangunan yang mati, namun seluruh aliran listrik pada bangunan di sekitar amblesnya Gubeng tetap menyala. </p>
<p>&#8220;Kalau untuk di jalan itu tentunya menunggu sampai jalan tersebut aman untuk dipasang. Tetapi tadi saya sampaikan tinggal lima pelanggan saja yang minta diputus,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dwi pun menjelaskan, saat mendengar kabar amblesnya Jalan Gubeng, pihaknya langsung melakukan penyisiran mana saja aliran listrik yang aman dan sebaliknya. Jika terdapat listrik yang alirannya dinilai berbahaya, pihak PLN akan segera melakukan isolasi dan memindahkan aliran listrik melalui rute yang lebih aman.</p>
<p>Bahkan upaya yang dilakukan telah rampung di pagi harinya. Sehingga, selain lima bangunan ini, sudah tak ada lagi warga yang tak teraliri listrik.</p>
<p>&#8220;Sudah ada, kita lakukan manuver. Malam hari 1 jam kemudian setelah ambles, kita hadir. Pagi sudah bisa dinyalakan. Kita amankan sehingga tidak ada pelanggan yang diluar lima bangunan tadi yang kita sebutkan, yang tidak dapat aliran listrik,&#8221; tandasnya. <strong>(est/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">69996</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
