<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Jalan Wisata Pantai &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jalan-wisata-pantai/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 18 Jan 2021 10:29:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Jalan Wisata Pantai &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jalan Wisata Payung 2 Kota Batu Longsor</title>
		<link>https://memontum.com/jalan-wisata-payung-2-kota-batu-longsor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Jan 2021 00:00:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[BBPP Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Diterjang Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Wisata Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[Payung 2]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132338</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Bencana tanah longsor kembali terjadi di Kota Batu. Senin (18)01) sekitar pukul 2.30, longsor terjadi di wisata payung 2 Kelurahan Songgokerto Kecamatan/Kota Batu. Tim gabungan dari BPBD, Dishub, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan ( Damkar), PUPR Binamarga dan TNI serta Polri, pun langsung melakukan tindakan dengan membersihkan material longsor yang menutupi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Bencana tanah longsor kembali terjadi di Kota Batu. Senin (18)01) sekitar pukul 2.30, longsor terjadi di wisata payung 2 Kelurahan Songgokerto Kecamatan/Kota Batu.</p>



<p>Tim gabungan dari BPBD, Dishub, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan ( Damkar), PUPR Binamarga dan TNI serta Polri, pun langsung melakukan tindakan dengan membersihkan material longsor yang menutupi akses jalan utama Kota Batu menuju Kediri atau Jombang maupun sebaliknya.</p>



<p>&#8221; Ya, ada kejadian tanah longsor pada Senin (18/1) sekitar pukul 2.30 dini hari, di sekitar payung 2. Sehingga, sempat terjadi penutupan jalan karena akses yang tidak dapat dilalui hingga dialihkan lewat jalan alternatif karena masih terjadi longsor susulan sampai dengan pagi tadi,&#8221; jelas Kasi logistik dan kedaruratan BPBD, Achmad Choirul Rochim.</p>



<p>Akibat kejadian itu, pembersihan material longsor langsung dilakukan oleh PUPR dengan dibantu BPBD, Dishub, TNI/ Polri serta dilanjutkan penyemprotan oleh Dinas Penanggulangan Kebakaran.</p>



<p>Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, melaporkan longsor yang terjadi juga disertai pohon tumbang. &#8220;Hujan deras merata di Kota Batu mengakibatkan tebing jenuh dan terjadi longsor dengan dimensi panjang 5 m, lebar 3 m dan tinggi 7 m. Pohon dan rumpun bambu di tebing ikut terbawa longsor,” ujar Rochim.</p>



<p>Beberapa kendaraan memilih untuk bertahan menunggu evakuasi selesai. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.</p>



<p>Hingga Senin pagi sekitar pukul 5.30, evakuasi masih dilakukan. Evakuasi selesai sekitar pukul 6.00 WIB. Kendaraan bisa melintasi jalur kembali setelah material longsor dibersihkan.</p>



<p>Petugas memberi rambu-rambu peringatan rawan longsor dan pohon tumbang. BPBD Kota Batu juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk lebih waspada dan hati-hati, terutama di waktu turun hujan jika melewati kawasan rawan longsor.</p>



<p>Dalam sepekan terakhir, sejumlah bencana alam longsor terjadi di Kota Batu. Longsor selalu terjadi di Kota Batu setiap kali memasuki musim penghujan.</p>



<p>BPBD Kota Batu memetakan, daerah rawan banjir berada di Kecamatan Batu yang notabene wilayah padat pemukiman. Merujuk pada hasil pemetaan itu, potensi banjir di Kecamatan Batu karena wilayah ini berada pada posisi cekungan dan beberapa aliran drainase mengalami sumbatan.</p>



<p>Sementara itu longsor juga terjadi di Desa Tlekung Kecamatan Junrejo Kota Batu yang lokasinya berbatasan dengan Desa Gading Kulon Kecamatan Dau Kabupaten Malang. <strong>(bir/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132338</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Malang Bakal Bangun Jalan Wisata Pantai</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-malang-bakal-bangun-jalan-wisata-pantai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Aug 2019 10:26:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Wisata Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/90826-pemkab-malang-bakal-bangun-jalan-wisata-pantai</guid>

					<description><![CDATA[Pemerintah Kabupaten (Pemkab )Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM), bakal melakukan Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan pada tempat-tempat wisata pantai yang tersebar di wilayah Malang Selatan. Hal itu dilakukan sebelum melakukan pembangunan infrastruktur jalan yang menuju lokasi wisata pantai. Kepala DPUBM Kabupaten Malang, Romdhoni mengatakan, pihaknya akan melakukan studi kelayakan terlebih dahulu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pemerintah Kabupaten (Pemkab )Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM), bakal melakukan Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan pada tempat-tempat wisata pantai yang tersebar di wilayah Malang Selatan. Hal itu dilakukan sebelum melakukan pembangunan infrastruktur jalan yang menuju lokasi wisata pantai.</p>
<p>Kepala DPUBM Kabupaten Malang, Romdhoni mengatakan, pihaknya akan melakukan studi kelayakan terlebih dahulu sebelum membangun insfrastruktur jalan menuju tempat wisata guna pengembangan wisata pantai, karena masih banyak jalan yang menuju tempat wisata sebagian jalannya rusak, dan jalannya sempit.</p>
<p>“Kami lakukan studi kelayakan dulu, mana daerah yang layak dilakukan pembangunan infrastruktur jalan. Seperti jalan menuju wisata Pantai Modangan, Desa Sumberoto, Donomulyo, disana kami akan melakukan pelebaran jalan maupun pembangunan jalan. Tapi, untuk melakukan pembangunan jalan, kami harus berkoordinasi dulu dengan Perum Perhutani, karena ada jalan yang berada diatas tanah milik Perum Perhutani,&#8221; ungkap Romdhoni, Rabu (21/8/2019) kemarin.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang Tomie Herawanto mengatakan, untuk membangun fasilitas sarana prasarana di Pantai Modangan, maka dirinya akan melakukan perencanaan dan juga melakukan studi kelayakan terlebih dahulu. Karena untuk membangun sebuah kawasan, maka diperlukan studi kelayakan, dan pengkajian terkait anggaran yang diperlukan.</p>
<p>“Bappeda dalam hal ini hanya sebagai perencanaan dalam sebuah pembangunan. Untuk pengerjaan kontruksinya akan dikerjakan dinas teknis. Sehingga, apakah ada anggarannya atau tidak, yang lebih mengetahui adalah dinas teknis tersebut,” pungkasnya. <strong>(sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">90826</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
