<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>jalan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jalan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Mar 2026 11:49:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>jalan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Wali Kota Malang Tegaskan Program RT Berkelas Tetap Jalan, 34 Persen Anggaran Sudah Cair</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-tegaskan-program-rt-berkelas-tetap-jalan-34-persen-anggaran-sudah-cair</link>
					<comments>https://memontum.com/wali-kota-malang-tegaskan-program-rt-berkelas-tetap-jalan-34-persen-anggaran-sudah-cair#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Mar 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[berkelas]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231323</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Program RT Berkelas Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dipastikan sudah berjalan. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan tidak ada pembatalan program sebagaimana isu yang sempat beredar di masyarakat. Menurutnya, hingga akhir Maret 2026, realisasi pencairan anggaran RT Berkelas telah mencapai sekitar 30 hingga 34 persen. “RT Berkelas berjalan. Bahkan sudah ada yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Program RT Berkelas Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dipastikan sudah berjalan. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan tidak ada pembatalan program sebagaimana isu yang sempat beredar di masyarakat.</p>



<p>Menurutnya, hingga akhir Maret 2026, realisasi pencairan anggaran RT Berkelas telah mencapai sekitar 30 hingga 34 persen. “RT Berkelas berjalan. Bahkan sudah ada yang cair. Jadi tidak benar kalau ada isu program ini dibatalkan,” ujar Wali Kota Wahyu, Sabtu (27/03/2026) tadi.</p>



<p>Menurutnya, pencairan anggaran saat ini banyak dimanfaatkan untuk pembangunan sarana dasar lingkungan, terutama perbaikan drainase di tingkat RT. Namun, Pemkot Malang tetap melakukan evaluasi terhadap sejumlah usulan pengadaan barang seperti meja, kursi dan tenda.</p>



<p>&#8220;Kalau yang sudah siap tempatnya, itu mereka jalan terus. Tapi yang tidak siap tempatnya untuk penyimpanan itu yang kita akan evaluasi,&#8221; tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Wali Kota Wahyu menekankan, program RT Berkelas tidak boleh sekadar menjadi agenda penganggaran rutin tanpa perencanaan yang matang. Setiap RT diwajibkan menyusun rencana pemanfaatan, pelaksanaan, hingga pengendalian program secara jelas.</p>



<p>&#8220;Tidak boleh hanya berpikir pokoknya dapat Rp 50 juta. Harus berbasis kebutuhan masyarakat dan ada perencanaannya,” katanya.</p>



<p>Pemkot Malang menargetkan pelaksanaan RT Berkelas berjalan dalam skema lima tahun pembangunan. Ke depan, pemerintah bahkan menyiapkan sistem penilaian bagi RT yang mampu mengelola program secara baik. RT dengan perencanaan, pemanfaatan dan pengendalian terbaik akan mendapatkan insentif tambahan anggaran.</p>



<p>“Kita akan beri award bagi RT yang pengelolaannya bagus. Supaya program ini benar-benar berdampak bagi masyarakat,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/wali-kota-malang-tegaskan-program-rt-berkelas-tetap-jalan-34-persen-anggaran-sudah-cair/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231323</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tabrak Pembatas Jalan, Dua Pemuda Asal Waru Pamekasan Meninggal Dunia</title>
		<link>https://memontum.com/tabrak-pembatas-jalan-dua-pemuda-asal-waru-pamekasan-meninggal-dunia</link>
					<comments>https://memontum.com/tabrak-pembatas-jalan-dua-pemuda-asal-waru-pamekasan-meninggal-dunia#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[pembatas]]></category>
		<category><![CDATA[pemuda]]></category>
		<category><![CDATA[tabrak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231271</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Pengendara motor Honda Vario Nopol M 4637 CT, yang dikendarai Samsul Zainal (19) yang membonceng Halimatus Sa&#8217;diyah (18), keduanya warga Desa Bajur, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Desa Tagangser Daya, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Kamis (26/03/2026) tadi. Akibat kejadian itu, keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian. Kapolres [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Pengendara motor Honda Vario Nopol M 4637 CT, yang dikendarai Samsul Zainal (19) yang membonceng Halimatus Sa&#8217;diyah (18), keduanya warga Desa Bajur, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Desa Tagangser Daya, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Kamis (26/03/2026) tadi. Akibat kejadian itu, keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian.</p>



<p>Kapolres Pamekasan melalui Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, motor Honda Vario yang dikendarai korban hilang kendali dan menabrak pembatas jalan. &#8220;Saat melintasi jalan tanjakan di lokasi kejadian, pengendara diduga kehilangan kendali dan menabrak pembatas jalan di sebelah kiri. Akibat benturan keras tersebut, baik pengendara maupun penumpang terjatuh dan mengalami luka hingga meninggal dunia ditempat. Keduanya berstatus satu keluarga atau sepupu,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menanggapi peristiwa memilukan ini, Ipda Evan menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Dirinya juga memberikan imbauan tegas kepada seluruh pengguna jalan, agar selalu waspada dan berhati-hati saat berkendara.</p>



<p>&#8220;Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pengendara roda dua, agar selalu meningkatkan kewaspadaan terutama saat melintasi jalur yang memiliki kontur tanjakan, turunan atau tikungan tajam. Pastikan kondisi fisik fit dan kendaraan dalam keadaan prima guna menghindari kelalaian yang berakibat fatal,&#8221; imbaunya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/tabrak-pembatas-jalan-dua-pemuda-asal-waru-pamekasan-meninggal-dunia/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231271</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pastikan Penanganan Jalan, Bupati Malang Tinjau Lokasi Longsor di  Desa Beji Jabung</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-penanganan-jalan-bupati-malang-tinjau-lokasi-longsor-di-desa-beji-jabung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2026 06:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Jabung]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[lokasi]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230635</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, meninjau secara langsung laporan bencana alam tanah longsor yang menjadi akses jalan Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Senin (02/03/2026) tadi. Diketahui, bahwa sebelumnya, sempat terjadi hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Jabung dan sekitarnya, hingga mengakibatkan akses jalan menuju Desa Taji, Kecamatan Jabung, hingga mengakibatkan longsor,&#160; Sabtu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, meninjau secara langsung laporan bencana alam tanah longsor yang menjadi akses jalan Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Senin (02/03/2026) tadi.</p>



<p>Diketahui, bahwa sebelumnya, sempat terjadi hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Jabung dan sekitarnya, hingga mengakibatkan akses jalan menuju Desa Taji, Kecamatan Jabung, hingga mengakibatkan longsor,&nbsp; Sabtu (28/02/2026) sekitar pukul 21.30. Akibatnya longsor itu, badan jalan sepanjang kurang lebih 15 meter, menjadi tergerus. Sementara akibat musibah itu, lebar jalan menjadi tersisa sekitar 2 meter. Sedangkan untuk penanganan awal, telah dilakukan pelebaran darurat agar dapat dilewati akses kendaraan roda empat.</p>



<p>Dalam peninjauan itu, Bupati Sanusi menyampaikan jika saat ini musibah longsor sudah di tangani Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang. Dengan penanganan yang sudah dilakukan, harapkan bisa segera rampung.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="446" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/03/Pastikan-Penanganan-Jalan-Bupati-Malang-Tinjau-Lokasi-Longsor-di-Desa-Beji-Jabung-3.jpg?resize=600%2C446&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-230668" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/03/Pastikan-Penanganan-Jalan-Bupati-Malang-Tinjau-Lokasi-Longsor-di-Desa-Beji-Jabung-3.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2026/03/Pastikan-Penanganan-Jalan-Bupati-Malang-Tinjau-Lokasi-Longsor-di-Desa-Beji-Jabung-3.jpg?resize=300%2C223&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption">CEK: Peninjau awal oleh Bupati Sanusi di lokasi kejadian jalan longsor. (pemkab for memontum)</figcaption></figure></div>


<p></p>



<p>&#8220;Sebenarnya jalan menuju Desa Taji ini sudah masuk dalam penganggaran Dinas PU Bina Marga tahun 2026. Untuk anggaran sudah ada dan tinggal pelaksanaannya. Anggaran yang disiapkan adalah sebesar Rp 300 juta untuk plengsengan dan Rp 500 juta untuk jalan,” kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Selain jalan yang longsor di Desa Taji, ujarnya, Pemerintah Kabupaten Malang juga akan membenahi jalan rusak di Desa Sukopuro dan Desa Taji Kecamatan Jabung. &#8220;Kedua jalan tersebut juga akan segera dibenahi,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Kepala DPUBM Kabupaten Malang, Khairul Isnadi Kusuma, menjelaskan bahwa musibah ini akibat dari adanya longsor yang terjadi di atas jalan. Sehingga, menutup jalur drainase yang mengakibatkan air hujan menggerus badan jalan.</p>



<p>“Kita akan menangani dengan segera. Mulai hari ini sudah mulai bekerja dan minimal besok sudah mulai terpasang sesek bambu terlebih dahulu. Diperkiraan, waktu pekerjaan akan selesai dalam waktu sekitar lima bulanan” ujarnya. <strong>(pro/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230635</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Healing Ramadan hingga Resmikan Jalan, Gubernur Jatim Beri Pesan Khusus Sambut Ramadan</title>
		<link>https://memontum.com/healing-ramadan-hingga-resmikan-jalan-gubernur-jatim-beri-pesan-khusus-sambut-ramadan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Feb 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[healing]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[khusus]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230270</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menghadiri pelaksanaan Healing Ramadan bertema &#8216;Tenang Jiwa kuat raga&#8217; dan Peresmian Toilet VIP Difabel serta Jalan Raya Sisi Utara dan Timur Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Minggu (15/02/2026) tadi. Dalam serangkaian pelaksanaan itu, dirinya juga menyampaikan pesan khusus, terutama terkait datangnya Bulan Ramadan. &#8220;Menjelang Ramadan di tata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menghadiri pelaksanaan Healing Ramadan bertema &#8216;Tenang Jiwa kuat raga&#8217; dan Peresmian Toilet VIP Difabel serta Jalan Raya Sisi Utara dan Timur Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Minggu (15/02/2026) tadi. Dalam serangkaian pelaksanaan itu, dirinya juga menyampaikan pesan khusus, terutama terkait datangnya Bulan Ramadan.</p>



<p>&#8220;Menjelang Ramadan di tata hatinya masing-masing, di tata pikirannya. Kalau sebelum atau di luar Ramadan dzikirnya agak kurang, maka saat Ramadan harus ditingkatkan. Insyaallah diparingi ketenangan,&#8221; kata Gubernur Khofifah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Gubernur Jatim berharap, memasuki Ramadan, masyarakat bisa melaksanakan puasa dengan khusyuk, tarawehnya lengkap tidak bolong-bolong, qiyamullail-nya juga lengkap khusyuk. &#8220;Mudah-mudahan Allah menjadikan kita semua hamba-hamba yang akan mendapatkan kemenangan, menang lahir, menang batin, maturnuwun semuanya, semoga ini bagian dari amal kebaikan jariyah panjenengan semua, ketemu di surganya Allah, aamiin maturnuwun semuanya,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS), KH Sudjak, menambahkan bahwa program unggulan Healing Ramadan dengan tema &#8216;Tenang jiwa, kuat raga&#8217;, punya empat kegiatan. Pertama adalah program ibadah, kedua program dakwah, ketiga program kreatif yaitu menampilkan museum yang diberi nama Masjid Al Akbar tempo dulu dan Masjid Al Akbar saat ini.</p>



<p>&#8220;Keempat, adalah Marbot mini soccer yakni pertandingan persahabatan antara marbot masjid-masjid yang ada di Jawa Timur. <strong>(kom/sby/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230270</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dinilai Bisa Kurangi Kemacetan Jalan, Warga Dukung Rencana Jalan Tembus Griya Santa &#8211; Candi Panggung</title>
		<link>https://memontum.com/dinilai-bisa-kurangi-kemacetan-jalan-warga-dukung-rencana-jalan-tembus-griya-santa-candi-panggung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Oct 2025 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[dinilai]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[kurangi]]></category>
		<category><![CDATA[panggung]]></category>
		<category><![CDATA[rencana]]></category>
		<category><![CDATA[tembus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226969</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rencana pembangunan Jalan tembus Griya Santa &#8211; Candi Panggung, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, yang sempat menimbulkan pro dan kontra, kini justru terus bergulir. Bahkan, beberapa warga menilai, keberadaan rencana jalan tembus tersebut dapat membantu mengurai kemacetan dan memperlancar arus lalu lintas di kawasan utara Kota Malang. Seperti salah satunya, yang disampaikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rencana pembangunan Jalan tembus Griya Santa &#8211; Candi Panggung, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, yang sempat menimbulkan pro dan kontra, kini justru terus bergulir. Bahkan, beberapa warga menilai, keberadaan rencana jalan tembus tersebut dapat membantu mengurai kemacetan dan memperlancar arus lalu lintas di kawasan utara Kota Malang.</p>



<p>Seperti salah satunya, yang disampaikan warga Jalan Borobudur, Eko. Menurutnya, rencana jalan tembus tersebut akan berdampak besar terhadap kelancaran lalu lintas di sekitar Jalan Candi Panggung.</p>



<p>“Kalau jalan tembus itu jadi, kemacetan di Candi Panggung bisa terurai. Pengendara jadi punya pilihan jalur sesuai tujuannya, jadi bisa lebih cepat,” katanya, Selasa (21/10/2025).</p>



<p>Selain itu, salah satu driver Ojek Online (Ojol), Lutfi, yang kerap kali melintas di Jalan Candi Panggung, menyampaikan bahwa keberadaan jalan alternatif itu sangat membantu pekerja lapangan sepertinya. “Kalau jalan tembus terealisasi, pengantaran order bisa lebih cepat. Saya pernah dicancel pelanggan, karena macet lama di Candi Panggung,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, salah satu warga Kabupaten Malang, Sunaryo, mendukung langkah Pemkot Malang, untuk membuka jalan tembus. Karena menurutnya, itu merupakan program yang visioner dan bermanfaat luas.</p>



<p>“Itu rencana luar biasa dan patut didukung. Pemkot Malang harus tegas, karena program seperti ini bagus. Saya kerja di Batu, setiap hari pulang-pergi. Kalau ada jalan tembus, perjalanan bisa cepat dan hemat BBM,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Meski begitu, di lapangan sempat muncul banner penolakan dari sebagian kecil warga di kawasan Perumahan Griya Santa. Namun, penolakan tersebut justru dinilai membuat masyarakat lain tidak simpatik. Sebab, tidak semua warga menolak, dan banyak yang justru menilai pembangunan itu sangat dibutuhkan.</p>



<p>Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, jalan di wilayah RW 12 Perumahan Griya Santa, itu berstatus sebagai jalan umum. Artinya secara legal, ruas jalan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kepentingan publik, seiring meningkatnya kebutuhan akses lalu lintas masyarakat.</p>



<p>Kondisi padatnya lalu lintas di kawasan itu, juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra. Jaya-sapaan akrabnya, menyebut, derajat kejenuhan di Jalan Candi Panggung telah mencapai angka 0,8 hingga 0,9. Angka itu disebut, mendekati batas maksimal kapasitas jalan.</p>



<p>“Itu sudah sangat padat. Idealnya, derajat kejenuhan itu 0,5 sampai 0,7 agar lalu lintas tetap lancar,” ucap Jaya.</p>



<p>Menurutnya, keberadaan jalan alternatif seperti rencana tembus Griya Santa–Candi Panggung sangat dibutuhkan untuk mengurangi beban kendaraan di wilayah tersebut. “Jalan Soekarno-Hatta (Suhat) juga sudah penuh. Jadi, memang sangat dibutuhkan jalur alternatif lain agar distribusi kendaraan lebih merata,” tuturnya.</p>



<p>Sebagai informasi, untuk jalan tembus tersebut telah disiapkan lahan sepanjang sekitar 500 meter dengan lebar 10 meter. Hal itu, menurut Jaya sangat potensial menjadi jalur alternatif, terutama bagi kendaraan dari arah Candi Panggung. &#8220;Kalau itu terealisasi, beban lalu lintas jelas akan berkurang,” imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226969</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dugaan Penyerobotan Tanah dalam Pelebaran Jalan, Warga Pegantenan Pamekasan Buat Laporan Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/dugaan-penyerobotan-tanah-dalam-pelebaran-jalan-warga-pegantenan-pamekasan-buat-laporan-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Oct 2025 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[laporan]]></category>
		<category><![CDATA[pegantenan]]></category>
		<category><![CDATA[pelebaran]]></category>
		<category><![CDATA[penyerobotan]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226482</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Sebanyak delapan warga dari Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, melakukan laporan polisi ke Mapolres Pamekasan, Jumat (03/10/2025) tadi. Adapun objek yang dilaporkan, yaitu dugaan penyerobotan tanah milik sejumlah warga, dalam pelaksanaan pelebaran jalan dari Desa Bulangan Barat menuju Desa Tlagah. Salah seorang pelapor, H Jamal, mengatakan bahwa dirinya sangat menyayangkan adanya kejadian ini. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Sebanyak delapan warga dari Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, melakukan laporan polisi ke Mapolres Pamekasan, Jumat (03/10/2025) tadi. Adapun objek yang dilaporkan, yaitu dugaan penyerobotan tanah milik sejumlah warga, dalam pelaksanaan pelebaran jalan dari Desa Bulangan Barat menuju Desa Tlagah.</p>



<p>Salah seorang pelapor, H Jamal, mengatakan bahwa dirinya sangat menyayangkan adanya kejadian ini. Meskipun, dirinya sendiri sebenarnya sangat mendukung langkah pelebaran jalan tersebut.</p>



<p>&#8220;Tanah kami digeruk dan sejumlah pohon ditebang tanpa adanya pemberitahuan atau sosialisasi sebelumnya kepada kami. Tanah sejumlah warga bersertifikat resmi, yang berada di samping pelebaran jalan tersebut, digeruk dan diserobot selebar sekitar 3 meter,&#8221; katanya.</p>



<p>Masih menurut H Jamal, saat pengerjaan berlangsung, dirinya sempat mempertanyakan kepada pekerja. Namun, dalihnya justru sudah berembuk dengan tokoh masyarakat setempat. Pengerjaan terus dilakukan hingga dirinya pun harus memutuskan untuk membuat laporan polisi ke Mapolres Pamekasan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Terkait kejadian itu, Jamal juga meminta pemberhentian pekerja proyek sebelum persoalan belum terselesaikan. &#8220;Kami tunggu itikad baik rekanan, dinas, maupun Bupati Pamekasan, atas tanah kami yang sudah digeruk sebelum pekerjaan proyek jalan ini dilanjut,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sementara itu, Sekdes Desa Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan, Akhmad Hosairi, membenarkan tidak adanya sosialisasi terkait pelebaran jalan yang dilakukan oleh pihak kontraktor. &#8220;Iya benar, tidak ada sosialisasi sebelumnya,&#8221; jelasnya, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.</p>



<p>Kapolres Pamekasan melalui Kasatreskrim, AKP Doni Setiawan, membenarkan pelaporan tersebut. &#8220;Kami menunggu petunjuk dari atasan terkait pelaporan itu,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Diketahui, proyek pelebaran jalan ini adalah milik Dinas Perumahan Rakyat dan Perumahan (DPUPR) Pamekasan. Adapun alokasi atau Pagu anggaran senilai Rp 3 miliar. Sampai berita ini diterbitkan, Kepala Dinas PUPR Pamekasan, Amin Jabir, saat dimintai keterangan belum memberikan tanggapan. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226482</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peningkatan Kemantapan Jalan, Pemkab Kediri Targetkan 89 Persen di Akhir 2025</title>
		<link>https://memontum.com/peningkatan-kemantapan-jalan-pemkab-kediri-targetkan-89-persen-di-akhir-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Aug 2025 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kemantapan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225477</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, terus berkomitmen memperbaiki infrastruktur di Kabupaten Kediri. Salah satu yang dilakukan, yakni dengan mendorong setiap tahunnya terjadi peningkatan kualitas jalan. Sementara di tahun 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Kediri menargetkan kondisi kemantapan jalan kabupaten bisa naik menjadi 89 persen, di akhir tahun.&#160; Di Kabupaten Kediri, berdasarkan data Badan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, terus berkomitmen memperbaiki infrastruktur di Kabupaten Kediri. Salah satu yang dilakukan, yakni dengan mendorong setiap tahunnya terjadi peningkatan kualitas jalan. Sementara di tahun 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Kediri menargetkan kondisi kemantapan jalan kabupaten bisa naik menjadi 89 persen, di akhir tahun.&nbsp;</p>



<p>Di Kabupaten Kediri, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, total ruas jalan kabupaten 1.295 km. Dari panjang jalan itu, menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama, saat ini kondisi kemantapan jalan kabupaten pada angka 87 persen.</p>



<p>“Hingga akhir tahun 2025, kita targetkan dari yang sekarang 87 persen bisa naik setidaknya 2 persen jalan kondisi baik,” kata Irwan, Kamis (28/08/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk menaikkan kemantapan jalan hingga menjadi 89 persen itu, lanjut Irwan, yakni jalan-jalan yang kondisinya rusak berdasarkan pemetaan, langsung dilakukan penanganan. Di sisi lain, pihaknya juga bekerja keras menjaga jalan yang kondisi telah baik jangan sampai mengalami kerusakan.</p>



<p>Irwan juga menerangkan, sebagaimana arahan bupati, penanganan jalan yang sebelumnya lebih pada jalan desa, kali ini difokuskan pada jalan kabupaten. Setidaknya pada tahun 2025 ini, sudah ada 78 pekerjaan penanganan jalan yang tersebar di 22 kecamatan dengan total pekerjaan sepanjang 51.190,32 meter.</p>



<p>Rinciannya, 67 pekerjaan pemeliharaan berkala dan rehabilitasi sepanjang 44.442,44 meter, 6 pekerjaan pelebaran jalan sepanjang 5.214 meter dan 5 pekerjaan pembangunan jalan dengan panjang 1.533,88 meter.</p>



<p>“Pekerjaan-pekerjaan ada yang sudah dikerjakan, ada juga yang masih berjalan,” tambahnya. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225477</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Infrastruktur Jalan, Bunda Indah Tinjau Jalan Hubung yang Alami Kerusakan di Randuagung</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-infrastruktur-jalan-bunda-indah-tinjau-jalan-hubung-yang-alami-kerusakan-di-randuagung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[hubung]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[kerusakan]]></category>
		<category><![CDATA[randuagung]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223295</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang terus berupaya meningkatkan infrastruktur jalan sebagai bagian dari pelayanan publik yang merata. Komitmen itu, diperlihatkan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat bersama anggota DPRD Kabupaten Lumajang, Dedi Marta, yang meninjau kondisi jalan di Dusun Glabag, Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung, Senin (23/06/2025) tadi. Jalan yang ditinjau itu, menjadi akses penting yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang terus berupaya meningkatkan infrastruktur jalan sebagai bagian dari pelayanan publik yang merata. Komitmen itu, diperlihatkan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat bersama anggota DPRD Kabupaten Lumajang, Dedi Marta, yang meninjau kondisi jalan di Dusun Glabag, Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung, Senin (23/06/2025) tadi.</p>



<p>Jalan yang ditinjau itu, menjadi akses penting yang menghubungkan tiga desa, yakni Ranuwurung, Ledoktempuro dan Salak. Kondisi jalan yang mengalami kerusakan beberapa waktu terakhir, dinilai berpengaruh terhadap kelancaran aktivitas warga, termasuk distribusi hasil pertanian dan akses pendidikan.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Indah-sapaan Bupati Lumajang, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah merencanakan perbaikan secara bertahap. &#8220;Dari total panjang kerusakan 3,5 kilometer, kita akan mulai perbaikan tahap pertama sepanjang 1,3 kilometer tahun ini dengan alokasi anggaran sebesar Rp2,4 miliar,&#8221; kata Bunda Indah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya menambahkan, proses perbaikan dilakukan bertahap agar pelaksanaan pembangunan di berbagai wilayah desa tetap berjalan seimbang. &#8220;Kita upayakan pemerataan pembangunan dan jalur ini termasuk prioritas karena fungsinya yang strategis,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Senada dengan itu, Dedi Marta menyampaikan dukungannya terhadap rencana perbaikan dan mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dalam menanggapi kebutuhan masyarakat. Menurutnya, koordinasi antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci dalam menjawab aspirasi publik.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa kunjungan ini menjadi bagian dari langkah monitoring dan pemantauan lapangan, sekaligus wujud perhatian pemerintah dalam menjaga aksesibilitas wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui perbaikan infrastruktur dasar. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223295</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lihat Pembangunan Jalan, Teriakan Lanjutkan Sambut Kedatangan Mas Dhito di Hari Perdana Cuti</title>
		<link>https://memontum.com/lihat-pembangunan-jalan-teriakan-lanjutkan-sambut-kedatangan-mas-dhito-di-hari-perdana-cuti</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Sep 2024 12:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[kedatangan]]></category>
		<category><![CDATA[lanjutkan]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[perdana]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<category><![CDATA[teriakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214676</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Petahana, Hanindhito Himawan Pramana atau akrab disapa Mas Dhito, mengisi hari pertama paska cuti dengan melihat pekerjaan pembangunan insfratruktur jalan di Desa Ketawang, Kecamatan Purwoasri, Rabu (25/09/2024) tadi. Kedatangan Paslon dari nomor urut 2 Pilkada Kabupaten Kediri, itupun sontak disambut teriakan lanjutkan oleh sejumlah warga. Bahkan, meski di bawah terik matahari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Petahana, Hanindhito Himawan Pramana atau akrab disapa Mas Dhito, mengisi hari pertama paska cuti dengan melihat pekerjaan pembangunan insfratruktur jalan di Desa Ketawang, Kecamatan Purwoasri, Rabu (25/09/2024) tadi.</p>



<p>Kedatangan Paslon dari nomor urut 2 Pilkada Kabupaten Kediri, itupun sontak disambut teriakan lanjutkan oleh sejumlah warga. Bahkan, meski di bawah terik matahari yang panas, warga masyarakat tetap antusias menyambut Mas Dhito, yang dinilai menjadi sosok calon pemimpin pilihan rakyat.</p>



<p>&#8220;Warga masyarakat, khususnya Desa Ketawang dan sekitarnya sangat mendukung Mas Dhito untuk melanjutkan (sebagai Bupati Kediri, red) karena program-programnya di periode pertama sangat bagus,&#8221; kata warga setempat, Ardi Santoso.</p>



<p>Dirinya juga mengungkapkan, selama kepemimpinan di periode pertama, program-program yang dijalankan Mas Dhito, sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Seperti di bidang pertanian, Mas Dhito sangat memperhatikan persoalan petani dengan memberikan bantuan alat pertanian. Termasuk, juga memberikan adanya penambahan kuota pupuk subsidi.</p>



<p>&#8220;Bidang kesehatan, pelayanannya sangat bagus dimasa kepemimpinan Mas Dhoto. Karenanya, kami dari warga sepakat untuk mendukung Mas Dhito,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak ketinggalan, warga juga memuji pembangunan infrastruktur yang digelontorkan Mas Dhito di Kabupaten Kediri. Dengan masa menjabat 3,5 tahun, pembangunan yang dilakukan sudah terlihat dan manfaatnya langsung bisa dirasakan warga.</p>



<p>Sekedar diketahui, selama kepemimpinan di periode pertama, Mas Dhito telah membangun jalan sepanjang sekitar 391.222 meter. Sementara untuk jembatan, setidaknya ada Ngadi, Gedangsewu dan Jongbiru. Kemudian, pembangunan Pasar Wates dan Stadion Gelora Daha Jayati.</p>



<p>Adapun pekerjaaan pembangunan jalan yang dikunjungi dalam hari pertama cuti itu, berasal dari anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang menjadi program Mas Dhito, di periode pertama untuk pemerataan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kediri. &#8220;Alhamdulilah, bantuan untuk perbaikan jalan sudah berjalan. Kami warga masyarakat sangat bersyukur dan senang dengan kepemimpinan Mas Dhito,&#8221; tambah Ardi.</p>



<p>Sementara itu, Mas Dhito dalam kesempatan tersebut mengaku bersyukur dengan dukungan yang diberikan masyarakat pada dirinya dan pasangan Wabupnya, Dewi Mariya Ulfa untuk melanjutkan kepemimpinan di periode kedua. Calon bupati nomor urut 2 ini, sudah berkomitmen bersama Dewi Mariya Ulfa untuk membuat program-program yang dapat menyentuh dan menjadi kebutuhan masyarakat.</p>



<p>&#8220;Melalui nomor urut 2 dan sesuai dengan Sila Kedua Pancasila, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, maka kalau saya dan Mbak Dewi masih diberikan mandat oleh panjenengan semua, insyaallah kami adalah pemimpin yang adil dan punya adab,&#8221; tegas Mas Dhito. <strong>(pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214676</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
