<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>jalur alternatif &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jalur-alternatif/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Jul 2019 11:26:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>jalur alternatif &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jalur Alternatif Kebonagung Kehabisan Dana</title>
		<link>https://memontum.com/jalur-alternatif-kebonagung-kehabisan-dana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jul 2019 11:26:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kebonagung]]></category>
		<category><![CDATA[jalur alternatif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/88110-jalur-alternatif-kebonagung-kehabisan-dana</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Pemerintah Desa Kebonangun berupaya berupaya membuat terobosan dengn membuka jalur alternatif untuk menghubungkan desa satu dengan desa lainya Sayangnya jalur alternatif yang bisa dilintasi kendaraan roda empat, roda dua terkendala dana. Kini jalur alternatif berjarak 615 meter dan lebar 6 meter masih berupa tanah makadam. Kepala Desa Kebonagung, Sumanto Dwi Retno melalui [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Pemerintah Desa Kebonangun berupaya berupaya membuat terobosan dengn membuka jalur alternatif untuk menghubungkan desa satu dengan desa lainya Sayangnya jalur alternatif yang bisa dilintasi kendaraan roda empat, roda dua terkendala dana.</p>
<p>Kini jalur alternatif berjarak 615 meter dan lebar 6 meter masih berupa tanah makadam.</p>
<p>Kepala Desa Kebonagung, Sumanto Dwi Retno melalui Kepala Dusun Macanmati, Yasan menjelaskan pada dasarnya jalan alternatif di buat itu untuk antisipasi jalur utama jika ditutup warga, dipergunakan kegiatan atau hajatan.</p>
<p>&#8221; Dengan penutupan ini pengguna jalan yang melintasinya, tidak lagi merasa kesulitan mencari jalur. Apalagi jalur desa ini kerap dilalui, dan langsung mengarah ke Lapas 1 Surabaya,&#8221; ucapnya</p>
<p>Diakui Yasan, jalan alternatif ini berjarak 615 meter. terletak di Dusun Macanmati, sudah bata paving. Sedangkan sisanya diperkirakan 400 meter, masih nampak tanah makadam. &#8221; Kami berharap adanya bantuan dari pemerintah Kabupaten Sidoarjo, agar pembangunan jalan dapat di selesaikan keseluruhannya,&#8221; terangnya</p>
<p>Warga berharap sisa jalan itu sebaiknya tidak bukan bata paving lagi, melainkan jalan aspal hotmik. Selain kuat dan tahan lama, disebabkan karena kendaraan yang melintas tidak hanya roda saja. &#8221; Kami berharap pada instansi terkait, segera merealisasikan bantuan&#8221;, ujarnya <strong>(gus/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">88110</post-id>	</item>
		<item>
		<title>20 Tahun Jalan Parang Tirto Tak Beraspal</title>
		<link>https://memontum.com/20-tahun-jalan-parang-tirto-tak-beraspal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Jun 2018 13:44:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[jalan rusak]]></category>
		<category><![CDATA[jalur alternatif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/45685-20-tahun-jalan-parang-tirto-tak-beraspal</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Jalan Parang Tirto berjarak 2 kilometer dan lebar 6 meter, terletak di Desa Tambakrejo,Kecamatan Krembung, Kamis (28/06) siang tidak tersentuh pembangunan.Parahnya jalan akses menghubungkan desa itu dengan desa yang lain,kerap dipergunakan aktifitas sebagai jalur alternatif nampak terlihat bebatuan (makadam) dan berdebu. Kepala Desa Tambakrejo,Heru Mahmudi S.Kom MM melalui Kepala Dusun Suyitno dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211;  Jalan Parang Tirto berjarak 2 kilometer dan lebar 6 meter, terletak di Desa Tambakrejo,Kecamatan Krembung, Kamis (28/06) siang tidak tersentuh pembangunan.Parahnya jalan akses menghubungkan desa itu dengan desa yang lain,kerap dipergunakan aktifitas sebagai jalur alternatif nampak terlihat bebatuan (makadam) dan berdebu.</p>
<p>Kepala Desa Tambakrejo,Heru Mahmudi S.Kom MM melalui Kepala Dusun Suyitno dan Suliadi pada Memo X menjelaskan,jalan Parang Tirto selama 20 tahun tidak ada pengerjaan pembangunan maupun perbaikan sama sekali.Sehingga jalur tersebut, kondisinya rusak serta makadam dan berdebu.Padahal jalan itu satu-satunya jalur alternatif,ketika jalan utama ditutup oleh warga bilamana mempunyai hajatan,ucapnya</p>
<div id="attachment_16514" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-16514" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG-20180628-WA0160-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Jalan Parang Tirto masih berupa tanah menuju Dusun Awar-Awar,Desa Tambakrejo, Krembung tanpa PJU (Memo X/Agus HP) " width="650" height="333" class="size-full wp-image-45686" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG-20180628-WA0160-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/06/IMG-20180628-WA0160-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-16514" class="wp-caption-text"><em><strong>Jalan Parang Tirto masih berupa tanah menuju Dusun Awar-Awar,Desa Tambakrejo, Krembung tanpa PJU (Memo X/Agus HP)</strong></em></p></div>
<p>Diungkapkan, Suyitno,sebenarnya panjang jalan itu 2 kilometer,1 kilometer makadam,1 kilometer masih berupa tanah.Lokasinya berada di RT.04,07,09,RW.02,04 dan RW.05, itupun tanpa lampu Penerangan Jalan Umum (PJU).Pihaknya bersama pemerintahan desa, sudah mengajukan bantuan pembangunan kepada pemerintah Kabupaten Sidoarjo namun tidak ada realisasinya,terangnya</p>
<p>Diakui Suyitno,Dirinya juga sudah pernah mempertanyakan status jalan tersebut pada instansi terkait pada pemerintah Kabupaten Sidoarjo,apakah jalur itu jalan kabupaten atau jalan desa ? itupun sampai saat ini tidak ada jawaban.Sebaliknya,jika benar adanya bahwa jalan itu adalah jalan desa maka kami akan melakukan pengerjaan pembangunan, katanya</p>
<p>&#8220;Saya khawatir mas&#8230;jika dikerjakan ternyata jalan tersebut,adalah jalan kabupaten dan menimbulkan permasalahan baru.Sebab menyakut soal anggaran,apalagi lampu PJU di tiga RT,tiga RW sebanyak 20 titik kondisi padam selama 1 tahun dan tidak menyalah. Kami berharap kepada instansi terkait pemerintah Kabupaten Sidoarjo,segera merealisasikan pengerjaan pembangunan agar jalur ekononi dapat dipergunakan kembali &#8220;, ungkap Suyitno pada Memontum.com <strong>(gus/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">45685</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lumajang-Malang Lewat Ranupani Sambil Menikmati Keindahan Semeru</title>
		<link>https://memontum.com/lumajang-malang-lewat-ranupani-sambil-menikmati-keindahan-semeru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 May 2018 13:16:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[gunung semeru]]></category>
		<category><![CDATA[jalur alternatif]]></category>
		<category><![CDATA[ranupani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=42662</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumujang &#8211; Mungkin banyak diantara Anda yang belum tau Jalur alternatif dari Lumajang menuju kabupaten Malang selain jalur utara(Probolinggo) atau jalur selatan (Piketnol), yaitu melalui jalur tengah lewat Ranupani. Untuk ke kabupaten Malang lewat Ranupani dari Kota Lumajang kita terlebih dahulu menuju senduro dari sana kita langsung menuju Ranupani lewat pintu masuk Desa Burno [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumujang</strong> &#8211; Mungkin banyak diantara Anda yang belum tau Jalur alternatif dari Lumajang menuju kabupaten Malang selain jalur utara(Probolinggo) atau jalur selatan (Piketnol), yaitu melalui jalur tengah lewat Ranupani. </p>
<p>Untuk ke kabupaten Malang lewat Ranupani dari Kota Lumajang kita terlebih dahulu menuju senduro dari sana kita langsung menuju Ranupani lewat pintu masuk Desa Burno setelah itu kita memasuki area hutan TNBTS, dengan berakhirnya hutan belantara TNBTS, kita memasuki daerah kebun sayur milik warga yang menandakan anda sudah memasuki Desa Ranu Pane. Desa Burno maupun Desa Ranu Pane ini sebenarnya masih masuk Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.</p>
<p><a href="https://memontum.com/42662-lumajang-malang-lewat-ranupani-sambil-menikmati-keindahan-semeru/img-20180511-wa0170-copy" rel="attachment wp-att-42665"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180511-WA0170-copy.jpg?resize=600%2C300&#038;ssl=1" alt="" width="600" height="300" class="aligncenter size-full wp-image-42665" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180511-WA0170-copy.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180511-WA0170-copy.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180511-WA0170-copy.jpg?resize=200%2C100&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Pantauan Memontum.com, Jumat (11/5/2018) saat melewati jalur ini selain sepi kondisi jalan sudah bagus, hanya saja ruas jalan agak sempit, untuk pengendara roda empat masih kesulitan jika berpapasan dengan pengendara lain, tapi khusus pengendara sepeda motor lewat jalur ini amat bagus dan lancar karena kondisi jalan sudah baik.</p>
<p>Melewati jalur Ranupani anda akan dimanjakan panorama alamnya yang indah serta udaranya nan sejuk, selain itu lewat jalan ini  perjalanan  yang  ditempuh lebih dekat dan terhindar dari kebisingan,macet dan debu.</p>
<p><a href="https://memontum.com/42662-lumajang-malang-lewat-ranupani-sambil-menikmati-keindahan-semeru/img-20180511-wa0172-copy" rel="attachment wp-att-42666"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180511-WA0172-copy.jpg?resize=600%2C300&#038;ssl=1" alt="" width="600" height="300" class="aligncenter size-full wp-image-42666" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180511-WA0172-copy.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180511-WA0172-copy.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180511-WA0172-copy.jpg?resize=200%2C100&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Wahana Perbukitan Semeru akan membuat anda terpesona dan memang tidak pernah habis menawarkan keindahannya seolah mampu menyuntik semangat petualangan bagi mereka yang mengunjunginya. Lewat jalur ini kondisi kendaraan anda harus baik karena jalanan berkelok-kelok serta naik turun.</p>
<p>Setelah sampai di Desa Ranupani anda terus naik menuju ngadas, pada Jalur ini menyediakan perjalanan lintas alam menarik, Ngadas merupakan wilayah kabupaten Malang. Kanan dan kiri jalan di daerah ini nampak jurang-jurang serta  perbukitan nan hijau.</p>
<p><a href="https://memontum.com/42662-lumajang-malang-lewat-ranupani-sambil-menikmati-keindahan-semeru/img-20180511-wa0169-copy" rel="attachment wp-att-42667"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180511-WA0169-copy.jpg?resize=600%2C300&#038;ssl=1" alt="" width="600" height="300" class="aligncenter size-full wp-image-42667" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180511-WA0169-copy.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180511-WA0169-copy.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180511-WA0169-copy.jpg?resize=200%2C100&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Jalur baru terpecah ketika ditemui persimpangan yang memisahkan jalur ke kanan menuju savana Bromo dan jalur ke kiri menuju arah Tumpang. Setelah itu jalanan terus menurun sampai Desa Ngadas menuju Tumpang dengan Kontur jalan yang berkelok dengan berbagai macam variasi kontur jalan yang  menawarkan sensasi tersendiri dan anda akan melewati beberapa tempat wisata salah satunya wisata air terjun Coban Pelangi. </p>
<p>Lewat jalur Ranupani menuju Malang Anda bisa berhenti beberapa kali untuk mengabadikan gambar sambil menikmati jalur jalan yang super menarik mulai jalan aspal dan beton, Buat pejalan bermotor silakan maksimalkan untuk memperluas pengalaman petualangan bermotor anda lewat jalur ini, Dijamin anda  terpuaskan.<strong>(adi/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">42662</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lumajang-Malang Lewat Ranupani Sambil Menikmati Keindahan Semeru</title>
		<link>https://memontum.com/lumajang-malang-lewat-ranupani-sambil-menikmati-keindahan-semeru-2</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 May 2018 13:16:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[gunung semeru]]></category>
		<category><![CDATA[jalur alternatif]]></category>
		<category><![CDATA[ranupani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://memontum.com/95374-lumajang-malang-lewat-ranupani-sambil-menikmati-keindahan-semeru-2</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumujang &#8211; Mungkin banyak diantara Anda yang belum tau Jalur alternatif dari Lumajang menuju kabupaten Malang selain jalur utara(Probolinggo) atau jalur selatan (Piketnol), yaitu melalui jalur tengah lewat Ranupani. Untuk ke kabupaten Malang lewat Ranupani dari Kota Lumajang kita terlebih dahulu menuju senduro dari sana kita langsung menuju Ranupani lewat pintu masuk Desa Burno [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lumujang</strong> &#8211; Mungkin banyak diantara Anda yang belum tau Jalur alternatif dari Lumajang menuju kabupaten Malang selain jalur utara(Probolinggo) atau jalur selatan (Piketnol), yaitu melalui jalur tengah lewat Ranupani.</p>
<p>Untuk ke kabupaten Malang lewat Ranupani dari Kota Lumajang kita terlebih dahulu menuju senduro dari sana kita langsung menuju Ranupani lewat pintu masuk Desa Burno setelah itu kita memasuki area hutan TNBTS, dengan berakhirnya hutan belantara TNBTS, kita memasuki daerah kebun sayur milik warga yang menandakan anda sudah memasuki Desa Ranu Pane. Desa Burno maupun Desa Ranu Pane ini sebenarnya masih masuk Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.</p>
<p><a href="http://memontum.com/?attachment_id=42665" rel="attachment wp-att-42665"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-42665" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180511-WA0170-copy.jpg?resize=600%2C300&#038;ssl=1" alt="" width="600" height="300" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180511-WA0170-copy.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180511-WA0170-copy.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180511-WA0170-copy.jpg?resize=200%2C100&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Pantauan Memontum.com, Jumat (11/5/2018) saat melewati jalur ini selain sepi kondisi jalan sudah bagus, hanya saja ruas jalan agak sempit, untuk pengendara roda empat masih kesulitan jika berpapasan dengan pengendara lain, tapi khusus pengendara sepeda motor lewat jalur ini amat bagus dan lancar karena kondisi jalan sudah baik.</p>
<p>Melewati jalur Ranupani anda akan dimanjakan panorama alamnya yang indah serta udaranya nan sejuk, selain itu lewat jalan ini perjalanan yang ditempuh lebih dekat dan terhindar dari kebisingan,macet dan debu.</p>
<p><a href="http://memontum.com/?attachment_id=42666" rel="attachment wp-att-42666"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-42666" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180511-WA0172-copy.jpg?resize=600%2C300&#038;ssl=1" alt="" width="600" height="300" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180511-WA0172-copy.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180511-WA0172-copy.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180511-WA0172-copy.jpg?resize=200%2C100&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Wahana Perbukitan Semeru akan membuat anda terpesona dan memang tidak pernah habis menawarkan keindahannya seolah mampu menyuntik semangat petualangan bagi mereka yang mengunjunginya. Lewat jalur ini kondisi kendaraan anda harus baik karena jalanan berkelok-kelok serta naik turun.</p>
<p>Setelah sampai di Desa Ranupani anda terus naik menuju ngadas, pada Jalur ini menyediakan perjalanan lintas alam menarik, Ngadas merupakan wilayah kabupaten Malang. Kanan dan kiri jalan di daerah ini nampak jurang-jurang serta perbukitan nan hijau.</p>
<p><a href="http://memontum.com/?attachment_id=42667" rel="attachment wp-att-42667"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-42667" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180511-WA0169-copy.jpg?resize=600%2C300&#038;ssl=1" alt="" width="600" height="300" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180511-WA0169-copy.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180511-WA0169-copy.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG-20180511-WA0169-copy.jpg?resize=200%2C100&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Jalur baru terpecah ketika ditemui persimpangan yang memisahkan jalur ke kanan menuju savana Bromo dan jalur ke kiri menuju arah Tumpang. Setelah itu jalanan terus menurun sampai Desa Ngadas menuju Tumpang dengan Kontur jalan yang berkelok dengan berbagai macam variasi kontur jalan yang menawarkan sensasi tersendiri dan anda akan melewati beberapa tempat wisata salah satunya wisata air terjun Coban Pelangi.</p>
<p>Lewat jalur Ranupani menuju Malang Anda bisa berhenti beberapa kali untuk mengabadikan gambar sambil menikmati jalur jalan yang super menarik mulai jalan aspal dan beton, Buat pejalan bermotor silakan maksimalkan untuk memperluas pengalaman petualangan bermotor anda lewat jalur ini, Dijamin anda terpuaskan.<strong>(adi/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">95374</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
