<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>jalur mandiri &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jalur-mandiri/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Feb 2021 13:52:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>jalur mandiri &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>SNMPTN Akan Segera Dimulai, Beberapa PTN Kota Malang Tetapkan Kuota</title>
		<link>https://memontum.com/snmptn-akan-segera-dimulai-beberapa-ptn-kota-malang-tetapkan-kuota</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Feb 2021 13:52:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[jalur mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenristek Dikti]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[Pendaftaran Maba]]></category>
		<category><![CDATA[Perguruan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[PTN]]></category>
		<category><![CDATA[UMM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Brawijaya]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134356</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang Kota – Beberapa PTN (Perguruan Tinggi Negeri) di Kota Malang sudah menyiapkan kuota mahasiwa baru (maba) yang akan mereka terima tahun ini. Hal itu seiring dengan pembukaan pendaftaran maba Jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang kian dekat. Wakil Rektor 1 Universitas Negeri Malang (UM), Prof Dr Budi Eko Soetjipto MEd [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang Kota</strong> – Beberapa PTN (Perguruan Tinggi Negeri) di Kota Malang sudah menyiapkan kuota mahasiwa baru (maba) yang akan mereka terima tahun ini. Hal itu seiring dengan pembukaan pendaftaran maba Jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) yang kian dekat.</p>
<p>Wakil Rektor 1 Universitas Negeri Malang (UM), Prof Dr Budi Eko Soetjipto MEd MSi, menyampaikan tahun ini pihaknya menyiapkan kuota 6.543. ”Secara umum kami tak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Hanya sistemnya saja ada sedikit perubahan, karena disesuaikan dengan aturan Kemenristek Dikti,” ujarnya dalam dialog interaktif, Selasa (09/02) siang.</p>
<p>Prof Budi, begitu sapaan akrabnya, menjelaskan dari total kuota tersebut, dibagi menjadi masing-masing 1.965 maba pada jalur SNMPTN, 2.952 pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan 1.627 maba yang akan diterima pada jalur Mandiri.</p>
<p><strong>Baca Juga : <a href="https://memontum.com/133976-ini-alasan-komisi-7-dpr-pilih-umm-sebagai-partner-diskusi#ixzz6lyqZEICK">Ini Alasan Komisi 7 DPR Pilih UMM Sebagai Partner Diskusi</a></strong></p>
<p>Disamping itu, melanjutkan apa yang disampaikan Prof Budi, Ketua Satuan Penjamin Mutu UM, Dr Imam Agus Basuki M. Pd, menyebutkan ada beberapa hal yang berbeda pada penerimaan mahasiswa baru di tahun 2021. &#8220;Peringkat siswa yang boleh mendaftar melalui jalur SNMPTN tak lagi ditentukan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), melainkan sekolah masing-masing. Kini mahasiswa yang telah lulus SNMPTN pada tahun 2019, 2020 hingga 2021 ini nantinya tidak boleh mengikuti SBMPTN. Sehingga kesempatan akan diberikan pada siswa yang tidak bisa mendaftar melalui SNMPTN,” terangnya.</p>
<p>Kuota sama dari tahun sebelumnya juga diberlakukan oleh Universitas Brawijaya (UB). Kabag Akademik UB, Hery Prawoto, menyebutkan kuota minimum maba UB yang diterima di jalur SNMPTN sebesar 30 persen. Sementara untuk SBMPTN, UB menetapkan kuota minimum sebesar 40 persen. Kemudian untuk jalur mandiri alokasinya sebesar 30 persen. ”Untuk tahun ini kemungkinan tak jauh berbeda. Karena dari kuota sama dan peminat kita juga masih banyak,” tukasnya.</p>
<p><strong>Baca Juga : <a href="https://memontum.com/134034-gandeng-tim-dosen-polinema-gelar-penelitian-tentang-3d-printing#ixzz6lyrRv1Ft">Gandeng Tim Dosen Polinema, Gelar Penelitian Tentang 3D Printing</a></strong></p>
<p>Data Universitas Brawijaya mencatat, jumlah peminat seleksi SNMPTN pada tahun 2020 mencapai 30.932 pendaftar dengan kuota 4.303 yang diterima. Sementara dari jalur SBMPTN, dengan total peminat sebanyak 61.743 hanya 6.007 diantaranya yang berhasil lolos. Sedangkan jalur Mandiri UB tahun 2020 terdapat peminat sejumlah 42.505, yang diterima hanya 5.605.</p>
<p>”Ini menunjukkan bahwa UB sangat selektif untuk bisa memilih mahasiswa yang terbaik. Walau kuota banyak dan peminatnya juga banyak, persaingan masuk kampus kami sangat tinggi,” terangnya. <strong>(cw1/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134356</post-id>	</item>
		<item>
		<title>6 Agustus Batas Akhir Jalur Mandiri Polinema, Buruan Daftar</title>
		<link>https://memontum.com/6-agustus-batas-akhir-jalur-mandiri-polinema-buruan-daftar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2020 04:20:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[jalur mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[polinema]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/120155-6-agustus-batas-akhir-jalur-mandiri-polinema-buruan-daftar</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Polinema (Politeknik Negeri Malang) masih membuka kesempatan bagi calon mahasiswa baru (maba) melalui jalur seleksi mandiri. Batas akhir pendaftaran tanggal 6 Agustus 2020, genap sebulan sejak tanggal 6 Juli 2020. Sedangkan target maba yang diterima melalui jalur mandiri ini adalah 1.119 orang. Pembantu Direktur I (Pudir I) Polinema, Supriatna Adi Suwignjo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Polinema (Politeknik Negeri Malang) masih membuka kesempatan bagi calon mahasiswa baru (maba) melalui jalur seleksi mandiri. Batas akhir pendaftaran tanggal 6 Agustus 2020, genap sebulan sejak tanggal 6 Juli 2020. Sedangkan target maba yang diterima melalui jalur mandiri ini adalah 1.119 orang.</p>
<p>Pembantu Direktur I (Pudir I) Polinema, Supriatna Adi Suwignjo ST MT saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. &#8220;Untuk kuota maba jalur seleksi mandiri direncanakan sebanyak 1.119 mahasiswa,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, jumlah pendaftar SBMPN Polinema tahun 2020 adalah sebanyak 20.379. Sebanyak 1.672 dinyatakan lolos atau diterima. Dari jumlah 1.672 itu, termasuk yang lolos atau diterima di Prodi D3 TPPU (Teknik Perawatan Pesawat Udara).</p>
<p>Sebanyak 123 calon maba yang dinyatakan lolos seleksi tahap 1 prodi bergengsi ini. Namun, 123 maba prodi ini, masih harus menjalani serangkaian tes lanjutan. Bukan tidak mungkin, mereka tak lolos seleksi. Maka calon maba yang sudah lolos tahap pertama ini, wajib hukumnya mempersiapkan diri.</p>
<p>Pasalnya, khusus prodi TPPU ini, masih ada seleksi tahap 2, yaitu wawancara dan tahap 3, adalah psikotest. Rencananya dilaksanakan pada minggu kedua dan keempat bulan Juli. Seleksi ketat seperti ini, &#8220;hanya&#8221; untuk mendapatkan mahasiswa sebanyak 48 orang.</p>
<p>Sehingga total yang sebenarnya lolos atau diterima melalui SBMPN, adalah sebanyak 1.597. &#8220;Ini sekitar 40% dari daya tampung,&#8221; ujar Supriatna.</p>
<p>Daya tampung/kuota total maba tahun 2020 sebanyak 3.778 mahasiswa. Untuk seleksi mandiri pendaftaran dilakukan mulai tanggal 6 Juli &#8211; 6 Agustus 2020.</p>
<p>Untuk pelaksanaan testnya akan dilaksanakan mulai tanggal 8 &#8211; 12 Agustus 2020 yang dibagi menjadi beberapa sesi test. &#8220;Seleksi mandiri akan dilaksanakan secara online dengan menggunakan Computer Based Test atau CBT,&#8221; lanjut Supriatna.</p>
<p>Terhitung tanggal 27 Juli 2020 ini, maka batas waktu pendaftaran <a href="http://spmb.polinema.ac.id/mandiri" target="_blank" rel="noopener noreferrer">jalur mandiri</a> kurang 10 hari lagi. Masih ada peluang bagi mereka yang minat bergabung dengan PTN (Perguruan Tinggi Negeri) yang baru saja meraih akreditasi internasional ini. <strong>(yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">120155</post-id>	</item>
		<item>
		<title>3.637 Peserta Rebutkan 999 Kursi Camaba Jalur Mandiri Polinema</title>
		<link>https://memontum.com/3-637-peserta-rebutkan-999-kursi-camaba-jalur-mandiri-polinema</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jul 2019 01:26:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Camaba]]></category>
		<category><![CDATA[jalur mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[polinema]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/89051-3-637-peserta-rebutkan-999-kursi-camaba-jalur-mandiri-polinema</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sekitar 3.637 peserta mengikuti tes ujian jalur Mandiri Politeknik Negeri Malang (Polinema), yang dilaksanakan pada beberapa ruangan yang tersebar di beberapa gedung Polinema, Sabtu (27/7/2019). Jumlah tersebut terseleksi dari 4 ribuan peminat yang mendaftar jalur Mandiri Polinema. Untuk kuota Mandiri sekitar 999, atau lebih dari seribuan, tergantung jumlah yang daftar ulang. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Sekitar 3.637 peserta mengikuti tes ujian jalur Mandiri Politeknik Negeri Malang (Polinema), yang dilaksanakan pada beberapa ruangan yang tersebar di beberapa gedung Polinema, Sabtu (27/7/2019). Jumlah tersebut terseleksi dari 4 ribuan peminat yang mendaftar jalur Mandiri Polinema.</p>
<p>Untuk kuota Mandiri sekitar 999, atau lebih dari seribuan, tergantung jumlah yang daftar ulang. Kalau dirata-rata persaingannya 1:3,5, dimana setiap prodi tingkat persaingannya berbeda-beda, ada yang tinggi dan yang rendah.</p>
<div id="attachment_89052" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-89052" decoding="async" class="size-full wp-image-89052" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190727_155418-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Serius : Peserta serius mengerjakan soal ujian jalur Mandiri Polinema. (rhd)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190727_155418-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190727_155418-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190727_155418-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190727_155418-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190727_155418-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-89052" class="wp-caption-text"><strong>Serius : Peserta serius mengerjakan soal ujian jalur Mandiri Polinema. (rhd)</strong></p></div>
<p>&#8220;Setiap prodi kan tergantung peminatnya. Kuota yang kami berikan untuk jalur Mandiri ini ada 999 peserta. Kuota jalur mandiri ini sekitar 30 persen dari 3.315, dari sebelumnya 3.200 camaba ditambah 3 rombel D4 Bahasa Inggris dan 1 rombel D3 Pertambangan,&#8221; jelas Direktur Polinema, Drs Awan Setiawan, MMT, MM, didampingi Pembantu Direktur I, Supriatna Adi Suwignjo, ST, MT, disela monitoring pelaksanaan ujian jalur Mandiri.</p>
<p>Disebutkan Awan, peminat jalur mandiri lebih dari 4 ribuan. Bahkan, saat PMDK dan UMPN, Polinema mencatatkan peminat tertinggi Politeknik se-Indonesia. Sementara prodi favorit dan keketatan tertinggi, yaitu prodi D4 Teknologi Informasi dengan keketatan 1:27, disusul prodi D4 Akuntansi Manajemen dengan keketatan 1:25. &#8220;Dalam berpromosi, kami menampilkan prestasi nasional dan internasional, baik secara lembaga maupun prestasi akreditasi dosen dan mahasiswa,&#8221; tambah Awan.</p>
<p>Materi tes akademik untuk Bidang Rekayasa, yaitu mata pelajaran Matematika, Fisika, Kimia, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, yang diujikan Sabtu (27/7/2019) pukul 08.30 &#8211; 11.00. Sementara materi tes akademik untuk Bidang Tata Niaga, yaitu mata pelajaran Matematika, Ekonomi, Akuntansi, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, yang diujikan Sabtu (27/7/2019) pukul 13.00 &#8211; 15.30.</p>
<p>Dalam jalur Mandiri Polinema ini, peserta diijinkan memilih 4 program studi. Ujian dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 27 Juli 2019 dan pengumuman hasil seleksi 29 Juli 2019. Sedangkan Daftar Ulang dilaksanakan pada hari 30 Juli &#8211; 2 Agustus 2019.</p>
<p>Pada tahun Akademik 2019/2020, jalur Mandiri Polinema menawarkan program studi Diploma III dan Sarjana Terapan kepada siswa SMA, SMK atau MA, baik dari sekolah negeri maupun swasta. Peserta dari IPA diijinkan memilih Rekayasa dan Tata Niaga, sementara peserta dari IPS hanya diijinkan memilih Tata Niaga dan Rekayasa (D-IV Teknik Informatika &amp; D-III Manajemen Informatika), dan peserta dari Bahasa diijinkan memilih Tata Niaga.</p>
<p>Sedangkan siswa SMK diijinkan memilih jurusan/program studi bidang Rekayasa atau Tata Niaga yang sesuai dengan jurusannya di SMK. Siswa SMK yang berasal dari jurusan tertentu yang kemungkinan tidak sesuai dengan jurusan yang dibuka di Politeknik Negeri Malang, jika mengalami kesulitan saat pemilihan jurusan dapat melakukan konsultasi lebih dahulu dengan Panitia Pendaftaran. <strong>(adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">89051</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sabtu Diprediksi Macet, Ribuan Camaba Ikuti Ujian Mandiri Polinema</title>
		<link>https://memontum.com/sabtu-diprediksi-macet-ribuan-camaba-ikuti-ujian-mandiri-polinema</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jul 2019 03:53:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Camaba]]></category>
		<category><![CDATA[jalur mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[polinema]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/28468-terkait-pabrik-gula-komisi-b-dprd-jatim-datangi-dinas-pertanian-kabupaten-blitar</guid>

					<description><![CDATA[Memomtum Kota Malang &#8211; Pada Sabtu (27/7/2019), hindari melewati arus jalan Soekarno Hatta, atau tepatnya Politeknik Negeri Malang (Polinema). Pasalnya, arus akan sedikit terganggu oleh sekitar 3.000-an peserta tes tulis jalur Mandiri Polinema. Meski berpeluang sedikit lantaran banyaknya camaba yang gagal mengikuti jalur Mandiri dari beberapa PTN, sehingga mereka beralih ke jalur Mandiri perguruan tinggi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memomtum Kota Malang</strong> &#8211; Pada Sabtu (27/7/2019), hindari melewati arus jalan Soekarno Hatta, atau tepatnya Politeknik Negeri Malang (Polinema). Pasalnya, arus akan sedikit terganggu oleh sekitar 3.000-an peserta tes tulis jalur Mandiri Polinema. Meski berpeluang sedikit lantaran banyaknya camaba yang gagal mengikuti jalur Mandiri dari beberapa PTN, sehingga mereka beralih ke jalur Mandiri perguruan tinggi lain. Salah satunya peminat jalur Mandiri Polinema, tak terlihat surut sejak dibuka pendaftaran online mulai tanggal 8 Juli hingga 25 Juli 2019.</p>
<p>Pada tahun Akademik 2019/2020, jalur Mandiri Polinema menawarkan program studi Diploma III dan Sarjana Terapan kepada siswa SMA, SMK atau MA, baik dari sekolah negeri maupun swasta. Peserta dari IPA diijinkan memilih Rekayasa dan Tata Niaga, sementara peserta dari IPS hanya diijinkan memilih Tata Niaga dan Rekayasa (D-IV Teknik Informatika &amp; D-III Manajemen Informatika), dan peserta dari Bahasa diijinkan memilih Tata Niaga.</p>
<div id="attachment_88963" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-88963" decoding="async" class="size-full wp-image-88963" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190724_105506-copy.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="Pembantu Direktur I, Supriatna Adi Suwignjo, ST, MT, menjawab pertanyaan awak media. (rhd)" width="650" height="400" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190724_105506-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190724_105506-copy.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190724_105506-copy.jpg?resize=600%2C369&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190724_105506-copy.jpg?resize=200%2C123&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-88963" class="wp-caption-text"><strong>Pembantu Direktur I, Supriatna Adi Suwignjo, ST, MT, menjawab pertanyaan awak media. (rhd)</strong></p></div>
<p>Sedangkan siswa SMK diijinkan memilih jurusan/program studi bidang Rekayasa atau Tata Niaga yang sesuai dengan jurusannya di SMK. Siswa SMK yang berasal dari jurusan tertentu yang kemungkinan tidak sesuai dengan jurusan yang dibuka di Politeknik Negeri Malang, jika mengalami kesulitan saat pemilihan jurusan dapat melakukan konsultasi lebih dahulu dengan Panitia Pendaftaran.</p>
<p>&#8220;Kuota yang kami berikan untuk jalur Mandiri ini ada 999 peserta ditambah prodi bahasa Inggris 3 kelas dan pertambangan 1 kelas, total sekitar 1.100-an. Peserta diijinkan memilih 4 (empat) program studi. Ujian dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 27 Juli 2019 dan pengumuman hasil seleksi 29 Juli 2019. Daftar Ulang dilaksanakan pada hari 30 Juli &#8211; 2 Agustus 2019,&#8221; jelas Pembantu Direktur I, Supriatna Adi Suwignjo, ST, MT.</p>
<p>Materi tes akademik untuk Bidang Rekayasa, yaitu mata pelajaran Matematika, Fisika, Kimia, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, yang diujikan Sabtu (27/7/2019) pukul 08.30 &#8211; 11.00. Sementara materi tes akademik untuk Bidang Tata Niaga, yaitu mata pelajaran Matematika, Ekonomi, Akuntansi, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, yang diujikan Sabtu (27/7/2019) pukul 13.00 &#8211; 15.30. <strong>(adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">28468</post-id>	</item>
		<item>
		<title>5.018 Camaba UB Lolos Jalur Mandiri</title>
		<link>https://memontum.com/5-018-camaba-ub-lolos-jalur-mandiri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jul 2019 02:22:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Camaba]]></category>
		<category><![CDATA[jalur mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Brawijaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/88623-5-018-camaba-ub-lolos-jalur-mandiri</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebanyak 5.018 peserta diterima di jalur mandiri Universitas Brawijaya (UB) Malang tahun 2019 sebagaimana hasil seleksi yang dilaksanakan pada Senin (15/7/2019), dari total 13.073 peserta yang terbagi dalam 3 kelompok, yaitu saintek sebanyak 7.371 orang, soshum 5.416 orang dan campuran 286 orang. Wakil Rektor I UB, Prof Dr drh Aulanni&#8217;am, DES, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebanyak 5.018 peserta diterima di jalur mandiri Universitas Brawijaya (UB) Malang tahun 2019 sebagaimana hasil seleksi yang dilaksanakan pada Senin (15/7/2019), dari total 13.073 peserta yang terbagi dalam 3 kelompok, yaitu saintek sebanyak 7.371 orang, soshum 5.416 orang dan campuran 286 orang.</p>
<p>Wakil Rektor I UB, Prof Dr drh Aulanni&#8217;am, DES, mengapresiasi selamat datang kepada mahasiswa baru di kampus yang paling diminati di Indonesia Universitas Brawijaya, Malang. Selanjutnya, Aul, sapaan akrabnya, menghimbau camaba segera melakukan daftar ulang dan mengunjungi laman <a href="https://selma.ub.ac.id" rel="noopener noreferrer" target="_blank">selma.ub.ac.id</a>.</p>
<div id="attachment_88625" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-88625" decoding="async" class="size-full wp-image-88625" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/5.018-Camaba-UB-Lolos-Jalur-Mandiri.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="Wakil Rektor I UB, Prof Dr drh Aulanni'am, DES, menjawab pertanyaan awak media. (rhd)" width="650" height="400" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/5.018-Camaba-UB-Lolos-Jalur-Mandiri.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/5.018-Camaba-UB-Lolos-Jalur-Mandiri.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/5.018-Camaba-UB-Lolos-Jalur-Mandiri.jpg?resize=600%2C369&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/5.018-Camaba-UB-Lolos-Jalur-Mandiri.jpg?resize=200%2C123&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-88625" class="wp-caption-text">Wakil Rektor I UB, Prof Dr drh Aulanni&#8217;am, DES, menjawab pertanyaan awak media. (rhd)</p></div>
<p>&#8220;Siswa yang terpillih untuk menjadi calon maba UB masih harus mengikuti tes kesehatan untuk beberapa fakultas yang mensyaratkan,&#8221; terang Aul.</p>
<p>Dari 13.073 peserta yang mengikuti tes jalur Mandiri 2019 sebanyak 1.648 peserta dinyatakan gugur lebih dulu karena tidak hadir. Sementara 5.018 peserta diterima, terdiri dari saintek sebanyak 3.104 orang, soshum 1.914 orang. Disinggung bertambahnya jumlah yang diterima dari kuota awal jalur Mandiri sebanyak 3.395, jumlah tersebut untuk menutupi camaba yang tidak mendaftar ulang atau mundur dari jalur SNMPTN dan SBMPTN, termasuk antisipasi jalur Mandiri nanti.</p>
<p>&#8220;Camaba jalur SNMPTN dan SBMPTN banyak yang mundur dengan tidak mendaftar ulang. Bertambahnya kuota yang diterima 5.018 peserta untuk menutupi itu, termasuk antisipasi mundurnya peserta jalur mandiri. Karena kuota total tahun ini sekitar 11.000-an,&#8221; jelas Kabiro Humas UB Kotok Gurito.</p>
<p>Dari total peserta yang mengikuti tes, peminat terbanyak kelompok saintek adalah pendidikan dokter tercatat 1.880 orang dengan penerimaan 95 orang, sedangkan peminat terbanyak kelompok soshum yaitu ilmu hukum sebanyak 1.637 orang dan diterima 265 orang.</p>
<p>Penilaian seleksi jalur mandiri kali ini berdasarkan nilai tes murni ditambah prestasi lain, yang dibuktikan dengan sertifikat prestasi seperti juara seni, olah raga, baca Alquran dan lainnya. Sementara itu, batas waktu peserta yang diterima untuk melakukan daftar ulang mulai tanggal 21 Juli hingga 26 Juli 2019, dan peserta yang tidak daftar ulang sampai batas waktu yang ditentukan dianggap mengundurkan diri. <strong>(adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">88623</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UB Sesalkan Pelaku Sebar Brosur Dilepas, Hanya Wajib Lapor</title>
		<link>https://memontum.com/ub-sesalkan-pelaku-sebar-brosur-dilepas-hanya-wajib-lapor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jul 2019 00:53:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[jalur mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Brawijaya]]></category>
		<category><![CDATA[wajib lapor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/88395-ub-sesalkan-pelaku-sebar-brosur-dilepas-hanya-wajib-lapor</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dilepaskannya penyebar brosur yang diduga anggota sindikat calo nasional oleh pihak Polres Malang Kota dan hanya dikenakan wajib lapor, sangat disayangkan pihak UB. Pasalnya, dengan pelaku yang tertangkap tangan satpam UB saat menyebarkan brosur penawaran &#8220;jalan belakang&#8221; masuk Universitas Brawijaya (UB), di akses pintu Jalan MT Haryono, Senin (15/7/2019) siang sekitar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dilepaskannya penyebar brosur yang diduga anggota sindikat calo nasional oleh pihak Polres Malang Kota dan hanya dikenakan wajib lapor, sangat disayangkan pihak UB. Pasalnya, dengan pelaku yang tertangkap tangan satpam UB saat menyebarkan brosur penawaran &#8220;jalan belakang&#8221; masuk Universitas Brawijaya (UB), di akses pintu Jalan MT Haryono, Senin (15/7/2019) siang sekitar pukul 11.30 -an ini, dapat mengungkap jaringan sindikat yang selalu meresahkan pelaksanaan ujian jalur Mandiri UB setiap tahunnya.</p>
<p>Alasan yang mencuat, kasus tindak pidana ini belum selesai dan harus menunggu korban. Sementara ini belum ada laporan dari korban penipuan. &#8220;Menurut kami tidak perlu menunggu, karena ini sudah masuk ranah percobaan tindak pidana penipuan pasal 378 KUHP juncto pasal 53 KUHP juncto pasal 88 KUHP atas permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana penipuan,&#8221; ungkap Ketua Tim Advokasi Hukum UB Dr Prija Djatmika SH MSi, kepada awak media, Rabu (17/7/2019) siang.</p>
<div id="attachment_88396" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-88396" decoding="async" class="size-full wp-image-88396" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190717_131153-copy.jpg?resize=650%2C766&#038;ssl=1" alt="Kartu nama hitam dan brosur putih tawarkan &quot;jalan belakang&quot; jalur mandiri. (rhd)" width="650" height="766" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190717_131153-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190717_131153-copy.jpg?resize=255%2C300&amp;ssl=1 255w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190717_131153-copy.jpg?resize=600%2C707&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190717_131153-copy.jpg?resize=200%2C236&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-88396" class="wp-caption-text"><strong>Kartu nama hitam dan brosur putih tawarkan &#8220;jalan belakang&#8221; jalur mandiri. (rhd)</strong></p></div>
<p>Pemufakatan jahat dimaksud, merujuk pengakuan pelaku yang tertangkap tangan, Maliga Adi Kusuma, asal Lamongan, kelahiran 5 Oktober 1996, mengaku mahasiswa semester enam salah satu PTS di Surabaya, dan tinggal di Wiyung. Saat diinterogasi, menyebut komplotannya berjumlah 8 orang yang berangkat dari Surabaya menggunakan 2 moda transportasi, yaitu Toyota Rush hitam dan Xenia putih. Mereka dibawah komando pasutri, Heri dan Kayla, yang memonitor dari Surabaya.</p>
<p>Masing-masing bertugas menyebarkan 500 amplop di semua akses keluar masuk UB. Jika dikalkulasi total 4.000 amplop, yang berisikan satu kartu nama hitam bertuliskan ”Ada jalur belakang Selma UB 2019 sebelum pengumuman, mau? Dijamin LOLOS!! Pembayaran setelah pengumuman 081292071010”. Sedangkan satu kertas putih lagi berisikan informasi adanya jatah titipan kursi UB dari jalur belakang.</p>
<p>Prija mengaku tidak mengetahui pertimbangan kepolisian melepaskan tersangka. Menurutnya, jika ditetapkan dengan pasal 378 juncto 53 juncto 88 KUHP, polisi dapat menjadikan celah masuk untuk membongkar jaringan pelaku kejahatan penipuan skala nasional, yang menyasar target camaba perguruan tinggi jalur mandiri.</p>
<p>Namun sebagai praktisi hukum, Prija menghormati keputusan Polres Malang Kota, dengan pertimbangan ada upaya lain dengan melibatkan Polda Jatim dan pihak lainnya. Mengingat pengakuan pelaku, sebelumnya mereka mengedarkan brosur serupa untuk camaba jalur Mandiri di UIN Surabaya, UGM Yogyakarta dan Universitas Pancasila Jakarta.</p>
<p><strong>Baca :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/27943-polisi-buru-pelaku-utama-calo-ub" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Polisi Buru Pelaku Utama Calo UB </a></p>
<p>&#8220;Kami masih menunggu dari pihak kepolisian. Kami berharap polisi melanjutkan pemeriksaan ini hingga membongkar jaringannya. Ini kan sudah jaringan nasional, masa dilepas begitu saja. Kan tidak logis. Kalaupun ada keterlibatan orang dalam, kami juga jadi tahu untuk mengambil tindakan,&#8221; tegas Wakil Dekan 1 Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FHUB) ini.</p>
<p>Pihak UB tidak ingin kasus ini berhenti begitu saja, lantaran kasus seperti ini pernah terjadi di tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja, tidak korban yang melapor. Ada indikasi dugaan pelaku sebelumnya gambling dengan menyebar brosur untuk mencari mangsa. Saat mangsa lulus karena hasil tes sesungguhnya, maka pelaku akan mendapatkan imbalan karena klaim ada orang dalam. Namun, jika mangsa tidak lulus, tidak ada kesepakatan imbalan.</p>
<p>&#8220;UB memastikan tidak ada pintu belakang. Kalau pun ditemukan ada, akan dicopot. Bahkan transparansi kelulusan dengan warna hijau akan diumumkan terbuka, hanya menyesuaikan jumlah kuota. Misal FHUB nilai yang layak lulus 400, namun kuotanya 200, maka 200 tertinggi yang diambil,&#8221; tandas mantan Pimred salah satu koran nasional ini. <strong>(adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">88395</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Perjokian, UM Perketat Ujian Mandiri</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-perjokian-um-perketat-ujian-mandiri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jul 2019 12:27:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[jalur mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Negeri Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/88367-antisipasi-perjokian-um-perketat-ujian-mandiri</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sejumlah 13.876 calon mahasiswa baru (camaba) mengikuti tes jalur mandiri Universitas Negeri Malang (UM). Terbagi dalam dua jalur, yaitu nilai Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) sejumlah 9.056 camaba dan Tes Masuk Berbasis Komputer (TMBK) sejumlah 4.820 camaba. Untuk nilai UTBK, diambil berdasarkan nilai SBMPTN pada jalur sebelumnya. Sementara TMBK dilaksanakan selama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Sejumlah 13.876 calon mahasiswa baru (camaba) mengikuti tes jalur mandiri Universitas Negeri Malang (UM). Terbagi dalam dua jalur, yaitu nilai Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) sejumlah 9.056 camaba dan Tes Masuk Berbasis Komputer (TMBK) sejumlah 4.820 camaba. Untuk nilai UTBK, diambil berdasarkan nilai SBMPTN pada jalur sebelumnya.</p>
<p>Sementara TMBK dilaksanakan selama 2 hari, Selasa-Rabu (16-17/7/2019), yang terbagi menjadi 3 sesi dengan 840 peserta per sesi. Tes dilaksanakan di 36 ruang lab komputer berstandar yang terbagi dalam 8 lokasi, dimana masing-masing ruang dijaga oleh seorang pengawas akademik dan seorang teknisi. Dari 36 ruangan tes tersebut sebagian besar dilengkapi kamera cctv.</p>
<div id="attachment_88368" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-88368" decoding="async" class="size-full wp-image-88368" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190717_081036-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Dr Adi Atmoko MSi dan Dr Imam Agus Basuki MPd, menjawab pertanyaan awak media. (rhd)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190717_081036-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190717_081036-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190717_081036-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190717_081036-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190717_081036-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-88368" class="wp-caption-text"><strong>Dr Adi Atmoko MSi dan Dr Imam Agus Basuki MPd, menjawab pertanyaan awak media. (rhd)</strong></p></div>
<p>&#8220;Untuk hari pertama kemarin, yang hadir pada sesi pertama 820 dan tidak hadir 60. Kemudian sesi 2 dihadiri 820 dan tidak hadir 73. Sesi 3 dihadiri 820 dan tidak hadir 44. Sehingga totalnya 177 peserta yang tidak hadir, atau sekitar 6 persen,&#8221; jelas Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Pendidikan UM Dr Adi Atmoko MSi, selaku koordinator kegiatan.</p>
<p>Disinggung antisipasi adanya perjokian, Kepala SPM, Dr Imam Agus Basuki MPd, sekaligus koordinator pelaksana TMBK, mengatakan dalam penerimaan mahasiswa ini jalur ketiga ini, kemungkinan adanya perjokian dinilai lebih kecil. Pasalnya, ada berbagai kompensasi yang dinilai semakin tinggi, belum lagi biaya kuliah yang harus dibayar ketika dinyatakan lolos. Sehingga para pengguna akan pikir-pikir.</p>
<p>&#8220;Tentang perjokian itu kita sudah antisipasi dengan memperketat peraturan pada tes mandiri kali ini. Kami juga mensosialisasikan di website tentang resiko jika ditemukan kecurangan. Kedua, persyaratan dokumen, mulai dari foto, KTP, ijazah harus dibawa dan dicek untuk mengantisipasi nama dan orang yang beda. Selain itu, peserta tidak diperkenankan membawa handphone, jam tangan, hingga alat tulis. Tempat duduknya pun kita acak,&#8221; terang Agus.</p>
<p>Perlu diketahui, dalam tes mandiri ini, kelompok ujian hanya dibagi dua jenis, yaitu Soshum dan Saintek, tanpa ada campuran. Ketika mahasiswa memilih keduanya, mahasiswa harus mengikuti tes dua kali.</p>
<p>&#8220;Kalau calon mahasiswa mau milih kelompok Soshum ya dia ikut tesnya harus Soshum. Kalau dia ingin pilih kelompok Saintek ikut tesnya Saintek. Kalau ingin memilih dua-duanya ya ikut tes dua kali,&#8221; terang Dr Adi Atmoko MSi. <strong>(adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">88367</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polisi Buru Pelaku Utama Calo UB</title>
		<link>https://memontum.com/polisi-buru-pelaku-utama-calo-ub</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jul 2019 12:16:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[calo]]></category>
		<category><![CDATA[jalur mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[pasal 378]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Brawijaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/88363-polisi-buru-pelaku-utama-calo-ub</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Petugas Polres Malang Kota hingga Rabu (17/7/2019) siang, masih memburu pelaku utama calo mahasiswa baru jalur mandiri UB (Universitas Brawijaya) Malang. Hal itu dikerenakan MAK (23) warga Surabaya, yangbsudah berhasil diamankan pada Senin (15/7/2019) siang, hanyalah orang suruhan Hr. MAK hanya disuruh menyebarkan pengumuman berupa stiker bertuliskan &#8221; Seleksi Mandiri/Selma UB [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Petugas Polres Malang Kota hingga Rabu (17/7/2019) siang, masih memburu pelaku utama calo mahasiswa baru jalur mandiri UB (Universitas Brawijaya) Malang. Hal itu dikerenakan MAK (23) warga Surabaya, yangbsudah berhasil diamankan pada Senin (15/7/2019) siang, hanyalah orang suruhan Hr.</p>
<p>MAK hanya disuruh menyebarkan pengumuman berupa stiker bertuliskan &#8221; Seleksi Mandiri/Selma UB Malang 2019. Jalur belakang langsung lolos. Jurusan Saintek dan SosHum. Pembayaran belakang setelah pengumuman. Dijamin lolos kuota terbatas,&#8221;. Juga terdapat nomer telp atas nema Leny dalam stiker tersebut.</p>
<div id="attachment_88364" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-88364" decoding="async" class="size-full wp-image-88364" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190717-WA0158-copy.jpg?resize=650%2C867&#038;ssl=1" alt="Brosur /stiker yang disebar MAK. (ist)" width="650" height="867" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190717-WA0158-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190717-WA0158-copy.jpg?resize=225%2C300&amp;ssl=1 225w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190717-WA0158-copy.jpg?resize=600%2C800&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG-20190717-WA0158-copy.jpg?resize=200%2C267&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-88364" class="wp-caption-text"><strong>Brosur /stiker yang disebar MAK. (ist)</strong></p></div>
<p>MAK berhasil ditangkap petugas security UB hingga diserahkan ke Polres Malang Kota. &#8221; Ada 1 orang penyerahan dari security UB. Kemudian kita lakukan pemeriksaan dan pendataan. Pidana percobaan penipuannya belum masuk. MAK mengaku hanya hanya diminta menyebarkan saja oleh sesoerang bernama Hr yang masih kami cari,&#8221; ujar Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi Arya Wiguna SH.</p>
<p>MAK disuruh Hr menyebarkan stiker itu secara rondom dengan dijanjikan keuntungan Rp 300 ribu. &#8221; Untuk MAK sudah kami periksa dan data. Sudah kami pulangkan karena pidananya belum memenuhi. Sedangkan Hr masih kami cari,&#8221; ujar AKP Komang.</p>
<p>Sementara itu Dr Prija Jatmika, ahli Pidana UB, bahwa pihaknya berharap petugas Polres Malang Kota meneruskan perkara ini supaya bisa membongkar sindikatnya.</p>
<p>&#8221; Kami akan koordinasi dengan Pak Asfuri Kapolres Malang Kota. Orang yang diamankan kemarin mengaku mahasiswa PTS di Surabaya dengan alamat rumah Babatan, Wiyung, Surabaya. Kasus ini bisa dilanjutkan dengan Pasal 378 KUHp Junto 53 KUJP junto 88 KUHP, pemufakatan jahat melakukan tindak pidana penipuan,&#8221; ujar Prija.</p>
<p>Mewakili Rektor UB, Prija berharap petugas Polres Malang Kota bisa mengungkap sindikat ini. &#8221; Supaya membongkar sidikat ini. Sosok yang menyuruh afalah Heri. Kalau petugas.kepolisian bisa membongkar sindikat ini, siapa tahu memang ada orang dalam yang terlibat. Kalau kasus ini dihentikan kan tidak terlacak apa benar ada orang dalam atau tidak,&#8221; ujar Prija.<strong> (gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">88363</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kawasan UB Macet, 13.073 Camaba Ikuti Tes Jalur Mandiri</title>
		<link>https://memontum.com/kawasan-ub-macet-13-073-camaba-ikuti-tes-jalur-mandiri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jul 2019 11:06:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Camaba]]></category>
		<category><![CDATA[jalur mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Brawijaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/88095-kawasan-ub-macet-13-073-camaba-ikuti-tes-jalur-mandiri</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kemacetan sempat mewarnai kawasan Sukarno Hatta, Veteran, Sumbersari, Dinoyo, dan Bethek, di sekitaran Universitas Brawijaya (UB) mulai pagi hingga siang hari. Kemacetan ini terjadi lantaran sebanyak 13.073 peserta mengikuti tes Seleksi Mahasiswa Universitas Brawijaya (SMUB), Senin (15/7/2019). Peserta tersebut terbagi dalam 3 kelompok, yaitu saintek sebanyak 7.371 orang, soshum 5.416 orang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kemacetan sempat mewarnai kawasan Sukarno Hatta, Veteran, Sumbersari, Dinoyo, dan Bethek, di sekitaran Universitas Brawijaya (UB) mulai pagi hingga siang hari. Kemacetan ini terjadi lantaran sebanyak 13.073 peserta mengikuti tes Seleksi Mahasiswa Universitas Brawijaya (SMUB), Senin (15/7/2019).</p>
<p>Peserta tersebut terbagi dalam 3 kelompok, yaitu saintek sebanyak 7.371 orang, soshum 5.416 orang dan campuran 286 orang. Mereka datang diantar keluarga, yang notabene berasal dari Jawa Timur dan sekitarnya.</p>
<div id="attachment_88097" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-88097" decoding="async" class="size-full wp-image-88097" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_8343-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Peninjauan ke beberapa ruangan dan gedung. (rhd)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_8343-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_8343-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_8343-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_8343-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_8343-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-88097" class="wp-caption-text"><strong>Peninjauan ke beberapa ruangan dan gedung. (rhd)</strong></p></div>
<p>Sementara itu, kuota jalur mandiri ditetapkan sebanyak 3.395 yang terbagi dalam 75 prodi, termasuk lima diantaranya prodi PSDKU UB Kediri. Dimana komposisi kuota penerimaan calon mahasiswa baru (camaba) UB, yaitu 30 persen jalur SNMPTN, 40 persen jalur SBMPTN dan 30 persen jalur mandiri.</p>
<p>Seleksi Mandiri tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun sebelumnya tidak ada tes tulis, siswa cukup mendaftar jalur mandiri dengan syarat pernah tes SBMPTN. Selanjutnya, hasil nilai SBMPTN digunakan untuk menentukan diterima atau tidaknya sebagai mahasiswa jalur mandiri.</p>
<p>&#8220;Kami mohon maaf atas kemacetan yang terjadi. Hal itu tak lain karena UB merupakan universitas yang paling tinggi peminatnya. Tahun ini, nilai SBMPTN tidak digunakan untuk seleksi Mandiri. Siswa harus mengikuti tes khusus seleksi Mandiri. Satu pengawas mengawasi 10 peserta. Ini sekaligus menjadi percontohan nasional,&#8221; jelas Rektor UB Prof Dr Ir Nuhfil Hanani AR, AR,MS, didampingi Wakil Rektor I UB Prof Dr drh Aulanni&#8217;am, DES, dan Wakil Rektor III UB Prof Dr Abdul Hakim, MSi.</p>
<div id="attachment_88096" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-88096" decoding="async" class="size-full wp-image-88096" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190715_085810-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Rektor UB Nuhfil Hanani, didampingi Wakil Rektor I dan Wakil Rektor III, saat preskon. (rhd)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190715_085810-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190715_085810-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190715_085810-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190715_085810-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/IMG_20190715_085810-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-88096" class="wp-caption-text"><strong>Rektor UB Nuhfil Hanani, didampingi Wakil Rektor I dan Wakil Rektor III, saat preskon. (rhd)&lt;/strong</strong></p></div>
<p>Dijelaskannya, dalam seleksi mandiri 2019, UB menyiapkan 669 ruang, 1.338 orang pengawas dan 33 penanggung jawab ruang. Nantinya, hasil tes jalur mandiri ini akan diumumkan pada Sabtu (20/7/2019) mendatang. Untuk saintek, peminat terbanyak pada prodi pendidikan dokter, sedangkan soshum pada prodi ilmu hukum. Sementara, secara umum lima besar peminat terbanyak, yaitu kedokteran, hukum, manajemen, kedokteran gigi dan teknik Industri.</p>
<p>Khusus Seleksi Mandiri Program Difabel (SMPD), tes dilaksanakan Selasa-Rabu (16/7-18/7/2019). Tes meliputi wawancara dan ujian berbasis komputer. Peserta difabel yang mendaftar sebanyak 37 orang terdiri 14 peserta tuli, 3 tunanetra, 10 tunadaksa, 7 ADHD, 1 tuli-tunagrahita, dan 2 tunagrahita-ADHD.</p>
<p>&#8220;Pelaksanaan tes difabel ini juga menjadi percontohan nasional. Karena kami juga memberikan pendampingan dan kemudahan akses kepada peserta difabel,&#8221; terang Nuhfil.</p>
<p>Dijelaskan Nuhfil, UB tidak membuka jalur belakang bertarif terkait 3 jalur yang dibuka (SNMPTN, SBMPTN dan Mandiri). Jika ditemukan informasi terkait hal itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya, karena dipastikan informasi tersebut adalah hoax.</p>
<p>&#8220;Jangan percaya, karena itu hoax. Kalaupun ada laporan, akan kami teruskan laporan kepada pihak berwajib. Pun dengan kerahasiaan soal sangat rahasia. Bahkan kami sendiri tidak tahu siapa yang membuat soal,&#8221; tandas Nuhfil. <strong>(adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">88095</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
