<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Jalur Tengkorak &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jalur-tengkorak/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Mar 2020 07:18:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Jalur Tengkorak &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jalur Tengkorak Balongbendo Ditambal Sulam, Tetap Dipenuhi Lubang Pemicu Kecelakaan</title>
		<link>https://memontum.com/jalur-tengkorak-balongbendo-ditambal-sulam-tetap-dipenuhi-lubang-pemicu-kecelakaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2020 07:18:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Balongbendo]]></category>
		<category><![CDATA[Jalur Tengkorak]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan jalan]]></category>
		<category><![CDATA[PU Bina Marga Jatim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107815-jalur-tengkorak-balongbendo-ditambal-sulam-tetap-dipenuhi-lubang-pemicu-kecelakaan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Sejumlah warga dan pengguna jalan yang melintas di JL Raya Surabaya &#8211; Mojokerto mengeluh. Ini menyusul kerusakan jalan dengan penuh lubang menganga mulai By Pass Balongbendo hingga PT Tjiwi itu masih dipenuhi lubang. Padahal, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Propinsi Jatim sudah melaksanakan tambal sulam jalan berlubang di jalur tengkorak itu. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Sejumlah warga dan pengguna jalan yang melintas di JL Raya Surabaya &#8211; Mojokerto mengeluh. Ini menyusul kerusakan jalan dengan penuh lubang menganga mulai By Pass Balongbendo hingga PT Tjiwi itu masih dipenuhi lubang.</p>
<p>Padahal, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Propinsi Jatim sudah melaksanakan tambal sulam jalan berlubang di jalur tengkorak itu. Penambalan aspal itu, sebagai salah satu upaya untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan.</p>
<p>Kerusakan jalan setiap musim hujan ini, selain disebabkan volume kendaraan cukup banyak juga menjadi arus lalu lintaa utama kendaraan besar. Diantaranya dump truk, kontainer, fuso dan sejenisnya yang muatannya melebihi tonase. Apalagi aspal yang mengelupas dan berlubang tidak diimbangi dengan perawatan secara berkala.</p>
<p>&#8220;Mungkin karena tidak diberi tanda cat putih sebagai tanda jalan yang mengalami kerusakan menyebabkan pekerjaan tambal sulam aspal tak maksimal. Meski pengerjaan aspal tambal sulam baru dikerjakan masih banyak lubang yang kelewatan. Masih banyak yang berlubang meski sudah ditambal sulam,&#8221; ungkap Ria warga setempat, Rabu (4/3/2020).</p>
<p>Hal senada disampaikan pengguna jalan lain, Efendi warga Desa Suwaluh, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo. Menurutnya jika tambal sulam aspal berlubang kualitas bahan bakunya harus aspal yang baik. Jika tidak maka tidak akan bertahan lama. Apalagi, saat musim hujan.</p>
<p>&#8220;Kalau bisa jangan menunggu lubang banyak dan banyak.korban kecelakaan baru dilakukan pengaspalan jalan yang berlubang. Kasihan pengguna jalan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Para pengguna jalan sejak memasuki JL Mayjend Bambang Yuwono mulai keluar By Pass Balongbendo dari Surabaya menuju Mojokerto sampai di SPBU Tjiwi Kimia kondisi jalan banyak yang mengelupas dan berlubang. Hal ini butuh perhatian dan penanganan instansi terkait Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Apalagi, jalur tengkorak itu kerap memicu kecelakaan hingga menyebabkan korban terluka dan meninggal. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107815</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ngebruk &#8211; Sumberpucung Jalur Tengkorak, Waspadalah, 2 Bersaudara Turen Tewas</title>
		<link>https://memontum.com/ngebruk-sumberpucung-jalur-tengkorak-waspadalah-2-bersaudara-turen-tewas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Feb 2019 11:13:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Jalur Tengkorak]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumberpucung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/77498-ngebruk-sumberpucung-jalur-tengkorak-waspadalah-2-bersaudara-turen-tewas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Brakkkk!!! Saking dahsyatnya benturan kepala truk &#8220;menabrak&#8221; truk Fuso, hancur bagian depan kemudi truk berpenumpang 3 orang. Sabtu (9/2/2019) pukul 02.00, tabrakan di Jalan Ngebruk Sumberpucung, berujung maut 2 warga Turen. Meninggal dalam perjalanan ke RSUD Kanjuruhan, M. Nurlaili Mujib (21) warga Desa Tumpukrenteng RT01/RW01, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Ia adalah sopir [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Brakkkk!!! Saking dahsyatnya benturan kepala truk &#8220;menabrak&#8221; truk Fuso, hancur bagian depan kemudi truk berpenumpang 3 orang. Sabtu (9/2/2019) pukul 02.00, tabrakan di Jalan Ngebruk Sumberpucung, berujung maut 2 warga Turen.</p>
<p>Meninggal dalam perjalanan ke RSUD Kanjuruhan, M. Nurlaili Mujib (21) warga Desa Tumpukrenteng RT01/RW01, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Ia adalah sopir truk AG 9362 UP. Warga sekitar menduga, korban meninggal seketika di lokasi kejadian.</p>
<p>Meninggal dunia, masih saudara sopir dan penumpang truk, bernama Sofyan Rosadi (21) warga Desa Tanggung RT02/RW11, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.</p>
<p>Luka lecet, penumpang lainnya, Ahmad Mawardi (22) warga Desa Jeru RT21/RW09, Kecamatan Turen. Patah kaki kiri, Yono Wibowo (32) warga Dusun YONO Sendangbiru, RT 02/RW11, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjingwetan, Kabupaten Malang.</p>
<p>Hanya luka lecet dan rawat jalan, sopir truk Fuso E 9108 MB, Sari Sukoco (32) warga Desa Sidorejo RT 03/RW01, Kabupaten Malang.</p>
<p>Dijelaskan Kanit Laka Lantas Polres Malang, Ipda Agus Yulianto, kejadian berawal dari Truk AG 9362 UP melaju dari Timur ke Barat (Blitar). Namun entah apa sebab, mendadak haluan truk terlalu ke kanan.</p>
<p>Bersamaan itu, dari arah berlawanan melaju Truk Fuso yang disetiri Sari Sukoco. Naas, Sari tidak dapat menghindar karena jarak sudah dekat. Dampaknya, tumbukan keras terjadi antara bagian depan kemudi truk.</p>
<p>&#8220;Dua meninggal dari kejadian di Ngebruk Sumberpucung,&#8221; ungkap Ipda Agus Yulianto kepada Memontum.com. Agus kemudian menghimbau kepada pengemudi kendaraan, agar berhati-hati saat berkendara di jalur Sumberpucung. Pengemudi musti konsentrasi dan bila mengantuk musti istirahat lebih dulu. <strong>(sos)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">77498</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
