<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Jambore &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jambore/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Nov 2025 15:01:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Jambore &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Malang dan Bunda PAUD Meriahkan Gelaran Jambore Raudhatul Athfal 2025</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-malang-dan-bunda-paud-meriahkan-gelaran-jambore-raudhatul-athfal-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2025 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[athfal]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[Jambore]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[raudhatul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227801</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Bunda PAUD Kabupaten Malang, Hj Anis Zaida Sanusi, menghadiri Jambore Raudhatul Athfal (RA) ke-2 tahun 2025 dalam rangka peringatan Hari Lahir ke-23 Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA). Kegiatan ini, berlangsung di Taman Rekreasi Sengkaling, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Senin (17/11/2025) tadi. Mengusung tema &#8216;Sehat Bersama, Berkarya dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, bersama Bunda PAUD Kabupaten Malang, Hj Anis Zaida Sanusi, menghadiri Jambore Raudhatul Athfal (RA) ke-2 tahun 2025 dalam rangka peringatan Hari Lahir ke-23 Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA). Kegiatan ini, berlangsung di Taman Rekreasi Sengkaling, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Senin (17/11/2025) tadi.</p>



<p>Mengusung tema &#8216;Sehat Bersama, Berkarya dengan Cinta Merajut Ukhuwah dalam Jalinan Kebersamaan&#8217;, Jambore RA kali ini menjadi wadah penguatan kolaborasi dan komitmen moral para pendidik dalam menjalankan pengabdian. Dalam pelaksanaan itu, ribuan peserta memadati arena kegiatan, yang terdiri dari sekitar 2.400 guru, 2.500 siswa RA, serta 2.500 wali murid, yang turut ambil bagian dalam rangkaian acara.</p>



<p>Selain memperingati Hari Lahir IGRA, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Guru, Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80, serta Hari Jadi ke 1265 Kabupaten Malang, yang menjadikannya sebagai momentum istimewa untuk memperkuat semangat kebersamaan dan dedikasi dalam dunia pendidikan anak usia dini. Dalam momen itu, Bupati Sanusi mengucapkan selamat dan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar IGRA, yang mana telah menunjukkan komitmennya dalam pembangunan bidang pendidikan anak usia dini.</p>



<p>&#8220;Mudah-mudahan dengan dilaksanakannya Jambore ini, maka akan menjadi momentum strategis bagi keluarga besar IGRA Kabupaten Malang agar semakin bersemangat dalam mengabdi dan berkarya untuk memajukan bidang pendidikan di Kabupaten Malang,&#8221; kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Melihat hal tersebut, bupati berharap peran dan tugas IGRA harus selalu dioptimalkan. Para tenaga pendidik atau tenaga pengajar di tingkat pendidikan anak usia dini, dituntut untuk mampu memenuhi kebutuhan jasmaniah maupun rohaniah para peserta didik, dengan mengembangkan potensi anak secara optimal dan terarah.</p>



<p>Melalui program yang dilaksanakan IGRA, para guru harus lebih memahami akan tugas dan tanggung-jawabnya, baik sebagai mitra pemerintah maupun dalam membina anak didik. Sehingga, mampu menciptakan harmonisasi dan kolaborasi yang positif dalam pembinaan pendidikan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Melalui serangkaian kegiatan Jambore ini, saya yakin keluarga besar IGRA Kabupaten Malang ke depan akan bergerak dinamis dan semakin sukses dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa yang tangguh dan berdaya saing. Saya juga mendoakan, semoga para guru di Kabupaten Malang, senantiasa diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menjalankan tugas, serta melanjutkan langkah pengabdian kepada bangsa dan negara, amiin,&#8221; jelas Bupati Malang.</p>



<p>Peringatan Hari Lahir ke-23 IGRA ini, juga dapat menjadi bukti bahwa organisasi profesi ini tetap solid. Termasuk, terus berkembang dan berkomitmen terhadap peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini, khususnya pendidikan berbasis Islam.</p>



<p>&#8220;Di balik hebatnya anak-anak, ada para insan mulia yakni guru-guru Raudhatul Athfal, yang dengan penuh kesabaran, kelembutan dan ketulusan mendidik mereka setiap hari. Tidaklah berlebihan jika kita menyebut guru RA sebagai pembangun fondasi pertama karakter bangsa,&#8221; tambah Bupati Malang.</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Malang terus berkomitmen akan mendukung pendidikan di semua jenjang, termasuk pendidikan usia dini. Memahami bahwa investasi terbaik untuk masa depan adalah investasi pada pendidikan anak-anak.</p>



<p>&#8220;Sehingga, anak-anak RA harus kita bimbing agar tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, cinta Al-Qur&#8217;an dan cinta tanah air, kreatif dan mandiri, siap menghadapi era digital dengan bijak, serta mampu menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas,&#8221; paparnya.</p>



<p>Pembukaan Jambore RA ke-2 ini ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Bupati Malang bersama Bunda PAUD Kabupaten Malang, serta pelepasan balon ke udara sebagai simbol harapan dan doa untuk keberlangsungan pendidikan RA yang semakin maju dan berkualitas. Turut hadir, Kepala Kemenag Kabupaten Malang, Kabid PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Camat dan Forkopimcam Dau serta Pengurus Daerah dan Pengurus Cabang IGRA Kabupaten Malang. <strong>(pro/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227801</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jambore Bina Gizi, 228 Pramuka Penggalang Banyuwangi Dibekali Pengetahuan Seputar Stunting</title>
		<link>https://memontum.com/jambore-bina-gizi-228-pramuka-penggalang-banyuwangi-dibekali-pengetahuan-seputar-stunting</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Sep 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dibekali]]></category>
		<category><![CDATA[Jambore]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[penggalang]]></category>
		<category><![CDATA[pramuka]]></category>
		<category><![CDATA[seputar]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226342</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Wakil Bupati Banyuwangi, yang sekaligus Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Banyuwangi, Mujiono, mengapresiasi pelaksanaan Jambore Bina Gizi yang diikuti sebanyak 228 Pramuka Penggalang Banyuwangi, yang digelar di areal Kampus Stikes Banyuwangi, pada 27 hingga 28 September 2025. Dalam pelaksanaan itu, para peserta dari siswa SMP/MTs se-Banyuwangi, diajak untuk meningkatkan pengetahuan seputar pencegahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Wakil Bupati Banyuwangi, yang sekaligus Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Banyuwangi, Mujiono, mengapresiasi pelaksanaan Jambore Bina Gizi yang diikuti sebanyak 228 Pramuka Penggalang Banyuwangi, yang digelar di areal Kampus Stikes Banyuwangi, pada 27 hingga 28 September 2025. Dalam pelaksanaan itu, para peserta dari siswa SMP/MTs se-Banyuwangi, diajak untuk meningkatkan pengetahuan seputar pencegahan stunting.</p>



<p>“Kami berharap mereka memiliki pengetahuan pentingnya gizi sejak dini. Dan harapannya bisa diterapkan di rumah,” kata Mujiono, Minggu (28/09/2025) tadi.</p>



<p>Selama dua hari itu, sesuai rencana peserta akan mengikuti berbagai kegiatan edukatif. Mulai dari pembekalan materi gizi seimbang (Isi Piringku), teknik perencanaan menu harian, kampanye cegah stunting, hingga lomba memasak makanan sehat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Wabup Mujiono sendiri, mengaku sangat mensuport kegiatan yang diinisiasi oleh Racana Pramuka Stikes Banyuwangi. Menurutnya, upaya pencegahan stunting tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan harus dilakukan secara holistik bersama banyak pihak.</p>



<p>&#8220;Mereka telah dilatih dan disiapkan menjadi agen pencegahan stunting. Mereka dibekali berbagai pengetahuan tentang gizi agar bisa menularkannya kepada keluarga maupun lingkungan,&#8221; kata Mujiono.</p>



<p>Sementara itu, panitia Jambore Bina Gizi, Erik Toga, menjelaskan peserta terdiri atas 228 Pramuka Penggalang dari 17 SMP/MTs se- Banyuwangi. “Ini akan kita perluas sasarannya ke jenjang SMA/MA. Tujuannya agar anak-anak muda memahami pentingnya gizi seimbang dan membangun kesadaran mereka untuk ikut terlibat dalam program pencegahan stunting yang terus dilakukan oleh Pemkab,” urainya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226342</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Lumajang Siap Menjadi Tuan Rumah Jambore Nasional BikersMu</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-lumajang-siap-menjadi-tuan-rumah-jambore-nasional-bikersmu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Jul 2025 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bikersmu]]></category>
		<category><![CDATA[Jambore]]></category>
		<category><![CDATA[menjadi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224390</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kabupaten Lumajang menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah Jambore Nasional Bikers Muhammadiyah (BikersMu), menyusul suksesnya gelaran Kopdargab IV Korwil Jawa Timur yang digelar di Bumi Perkemahan Glagah Arum, Senduro, Minggu (27/07/2025) tadi. Pernyataan itu disampaikan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat menyambut kedatangan sekitar 300 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Kabupaten Lumajang menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah Jambore Nasional Bikers Muhammadiyah (BikersMu), menyusul suksesnya gelaran Kopdargab IV Korwil Jawa Timur yang digelar di Bumi Perkemahan Glagah Arum, Senduro, Minggu (27/07/2025) tadi. Pernyataan itu disampaikan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat menyambut kedatangan sekitar 300 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur bahkan luar provinsi, yang mengikuti kopi darat gabungan tiga bulanan Komunitas BikersMu.</p>



<p>“Kami siap menyambut kegiatan yang lebih besar. Jambore Nasional bukan hanya ajang silaturahmi, tapi juga penggerak ekonomi rakyat dan sarana promosi wisata daerah,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p>Acara ini, tidak sekadar ajang kumpul para pecinta roda dua berlatar belakang Muhammadiyah, tetapi juga diwarnai kegiatan sosial dan pemberdayaan. Seperti, pemberian bantuan untuk warga sekitar, aksi tanam pohon sebagai bagian dari kepedulian lingkungan, promosi UMKM lokal, hingga touring ke sejumlah destinasi unggulan Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bunda Indah juga mengapresiasi, semangat kebersamaan yang dibawa BikersMu. Menurutnya, komunitas seperti ini mampu memperkuat semangat gotong royong dan nasionalisme berbasis komunitas. “Silaturahmi seperti ini adalah modal sosial. Terima kasih sudah memilih Lumajang. Kami bangga menjadi tuan rumah Kopdargab kali ini,” ujarnya.</p>



<p>Kegiatan ini mempertegas bahwa komunitas motor tak hanya identik dengan touring, tetapi juga mampu menyumbangkan energi positif bagi masyarakat. Keterlibatan pelaku UMKM dan promosi destinasi alam Lumajang menunjukkan bahwa kegiatan komunitas bisa selaras dengan pengembangan daerah.</p>



<p>Ke depan, Lumajang terbuka untuk kolaborasi serupa. Dengan dukungan penuh pemerintah daerah dan antusiasme masyarakat, Kabupaten Lumajang siap meneguhkan diri sebagai ruang ekspresi komunitas yang berdaya dan berdampak. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224390</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buka Jambore Kwarran, Wabup Lumajang Tegaskan Pentingnya Peran Pramuka di Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/buka-jambore-kwarran-wabup-lumajang-tegaskan-pentingnya-peran-pramuka-di-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jun 2025 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Jambore]]></category>
		<category><![CDATA[kwarran,]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[pramuka]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223058</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menegaskan pentingnya peran Pramuka sebagai agen perubahan perilaku masyarakat. Hal ini dikatakannya, saat membuka Jambore Kwartir Ranting (Kwarran) Pasrujambe ke-10 tahun 2025, Selasa (17/06/2025) tadi. Wakil Bupati Lumajang yang akrab disapa Mas Yudha, ini meminta para peserta untuk menjadi teladan dalam membentuk generasi yang sehat, disiplin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menegaskan pentingnya peran Pramuka sebagai agen perubahan perilaku masyarakat. Hal ini dikatakannya, saat membuka Jambore Kwartir Ranting (Kwarran) Pasrujambe ke-10 tahun 2025, Selasa (17/06/2025) tadi.</p>



<p>Wakil Bupati Lumajang yang akrab disapa Mas Yudha, ini meminta para peserta untuk menjadi teladan dalam membentuk generasi yang sehat, disiplin dan peduli lingkungan. “Jadilah duta perubahan perilaku. Saya berharap, adik-adik bisa menjadi contoh dalam mengubah perilaku masyarakat untuk hidup lebih sehat, disiplin dan bermanfaat bagi sesama,” tegasnya, saat upacara pembukaan yang digelar di Bumi Perkemahan Semeru, Dusun Jabon, Desa Pasrujambe.</p>



<p>Jambore yang mengusung tema &#8216;Pramuka Hebat, Cinta Alam dan Peduli Lingkungan&#8217;, ini diikuti ratusan anggota Pramuka dari gugus depan SD dan SMP se-Kecamatan Pasrujambe. Kegiatan sendiri, berlangsung selama tiga hari, yaitu 17 hingga 19 Juni 2025, sebagai media pembentukan karakter generasi muda melalui pendidikan praktis di alam terbuka.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Wabup Yudha juga menegaskan, bahwa kepramukaan adalah sistem pendidikan informal yang sangat penting karena berlangsung di luar lingkungan sekolah dan keluarga. “Melalui kegiatan menarik dan menantang seperti Jambore ini, peserta belajar watak, kepemimpinan dan akhlak secara alami,” ujarnya.</p>



<p>Dirinya juga memberikan apresiasi, terhadap konsistensi Kwarran Pasrujambe yang terus menyelenggarakan Jambore setiap dua tahun sekali, sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan karakter peserta didik. Selain membentuk pribadi yang mandiri, Jambore ini juga menjadi wadah membangun jejaring pertemanan lintas gugus depan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat komitmen menjaga kelestarian lingkungan.</p>



<p>Dengan semangat Tri Satya dan Dasa Dharma, peserta diharapkan menjadi generasi yang tidak hanya pintar secara akademis, tetapi juga unggul secara moral dan sosial pondasi penting untuk mewujudkan Lumajang yang amanah, humanis dan berkeadilan. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223058</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Malang Berangkatkan East Java Jambore Komunitas Move</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-berangkatkan-east-java-jambore-komunitas-move</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 May 2025 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berangkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Jambore]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222175</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, secara simbolis memberangkatkan East Java Jambore Komunitas Modern Vespa (Move) se-Indonesia di Balai Kota Malang, Sabtu (17/05/2025) tadi. Sebelum pemberangkatan, terlebih dahulu dilaksanakan ramah tamah di Balai Kota Malang, sambil memperkenalkan destinasi wisata Kota Malang kepada Komunitas Move. Wali Kota Wahyu dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan Komunitas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, secara simbolis memberangkatkan East Java Jambore Komunitas Modern Vespa (Move) se-Indonesia di Balai Kota Malang, Sabtu (17/05/2025) tadi. Sebelum pemberangkatan, terlebih dahulu dilaksanakan ramah tamah di Balai Kota Malang, sambil memperkenalkan destinasi wisata Kota Malang kepada Komunitas Move.</p>



<p>Wali Kota Wahyu dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan Komunitas Move Indonesia, yang berisi para penggemar Vespa dari berbagai daerah. Menurutnya, dengan singgahnya jambore Move ke Kota Malang ini menjadi momen bagus untuk mengenalkan destinasi wisata di Kota Malang dengan keindahan lanskap dan wisata heritage yang dimiliki.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa kegiatan seperti ini sejalan dengan program unggulan yang mendukung tercapainya misi pembangunan, dengan harapan dapat membawa dampak positif bagi Kota Malang. “Saya sangat menyukai Vespa dan sering juga saya berkeliling menggunakan Vespa. Kegiatan seperti ini juga merupakan perwujudan keramahan Kota Malang terhadap seluruh komunitas yang ada,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ketua Komunitas Move Indonesia, Faisal, mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari Pemerintah Kota Malang atas ruang dan kesempatan yang diberikan. “Komunitas Move Indonesia sangat suka mengeksplor keindahan kota di berbagai daerah, dengan berkendara atau rolling city. Hari ini kami akan berkendara dari Kota Malang ke Kota Batu,” ujar Faisal.</p>



<p>Penanggung Jawab Jambore Vespa Move Indonesia Jawa Timur, Javael Hidayat, menambahkan bahwa tuan rumah jambore kali ini adalah Kota Malang. “Rangkaian kegiatan yang dilakukan mulai dari ramah tamah di Balai Kota Malang, kemudian dilanjutkan dengan berkendara berkeliling Kota Malang dan berakhir di Agrowisata Kota Batu,” jelasnya. <strong>(kom/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222175</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Edukasi Generasi Muda, LPBI NU Jombang Gelar Jambore Santri Tangguh Bencana</title>
		<link>https://memontum.com/edukasi-generasi-muda-lpbi-nu-jombang-gelar-jambore-santri-tangguh-bencana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Feb 2025 05:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[generasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jambore]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<category><![CDATA[tangguh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218862</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Kabupaten Jombang menggelar Jambore Santri Tangguh Bencana (Jamsena) dalam rangka Peringatan Harlah Nahdatul Ulama yang ke-102, Sabtu (01/02/2025) tadi. Kegiatan yang berlangsung di Pusduklatpur Brimob Polda Jatim, itu dibuka Ketua LPBI NU Kabupaten Jombang, Khoirul Hasyim dan dihadiri Plt Kepala Pelaksana BPBD [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Kabupaten Jombang menggelar Jambore Santri Tangguh Bencana (Jamsena) dalam rangka Peringatan Harlah Nahdatul Ulama yang ke-102, Sabtu (01/02/2025) tadi. Kegiatan yang berlangsung di Pusduklatpur Brimob Polda Jatim, itu dibuka Ketua LPBI NU Kabupaten Jombang, Khoirul Hasyim dan dihadiri Plt Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Wiku Birawa Filepe Dias Quintas, Wakil Ketua PC NU, Kyai Muhyidin, Ketua PC Ansor, Taufiqi Fakkarudin Assilahi, Ketua MWC NU Bareng Kyai Khoirul Anam serta seluruh siswa SMA/SMK/MA se Kabupaten Jombang.</p>



<p>Ketua LPBI NU Kabupaten Jombang, Khoirul Hasyim, menyampaikan bahwa pelaksanaan Jamsena berlangsung selama dua hari yaitu pada 31 Januari hingga 1 Februari 2025. Tujuan pelaksanaan ini, untuk memperkenalkan hal-hal yang berkaitan dengan kebencanaan dan keselamatan diri pada saat bencana serta pemertahanan lingkungan atas perubahan iklim yang terjadi kepada generasi muda di usia SMA/SMK/MA.</p>



<p>“Rangkaian acara yang dilaksanakan dalam Jamsena ini, yakni kesehatan lapangan, tinjauan medis dalam situasi darurat kebencanaan, pengetahuan dapur umum, praktikum asesment air, serta pemanfaatan air hujan,” katanya.</p>



<p>Hasyim menambahkan, jika pelaksanaan Jamsena juga menggandeng BPBD dalam rangka mengenalkan tentang bencana kebakaran dan mitigasi bencana alam. Selain itu, Jamsena juga melibatkan praktisi tenaga ahli di bidang kesehatan untuk memberikan materi tentang penanganan tindak kesehatan dan juga pasca bencana kepada korban bencana.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara dalam pelaksanaan, juga diberikan praktek tentang pengelolaan residu atau mengelola sampah. “Pada akhir kegiatan, para peserta Jamsena melakukan deklarasi santri tangguh, di mana nantinya seluruh peserta akan tergabung dalam sebuah komunitas peduli lingkungan dan peduli bencana. Manakala ada kedaruratan kebencanaan, para santri-santri ini mampu untuk menjadi penyelamat bagi diri sendiri maupun masyarakat sekitar,” ujarnya.</p>



<p>Hasyim juga berpesan kepada para peserta, agar selalu peduli dengan keadaan lingkungan dan peduli dengan alam. Sehingga upaya pelestarian alam, upaya pelestarian sumber daya air dan upaya untuk mengurangi pencemaran akibat residu atau sampah, bisa diminimalisir.&nbsp;</p>



<p>“Jamsena ini merupakan kegiatan awal, karena setelahnya kami akan memfollow up (menindaklanjuti) ke madrasah dengan membentuk Madrasah Tangguh Bencana. Sehingga, ketika ada bencana mereka sudah siap dan mampu untuk menanggulanginya,” ungkapnya.</p>



<p>Hasyim juga menyebutkan, dengan adanya Madrasah Tangguh Bencana, maka jika terjadi bencana alam atau tantangan-tantangan perubahan iklim, para santri-santri mampu menjadi pelopor utama yang akan menggerakkan bagaimana untuk menjaga iklim, mengelola sampah dan mengelola sumber daya air. Selain itu, peduli terhadap sesama dalam rangka membantu jika ada kejadian bencana alam. <strong>(azl/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218862</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Optimalkan Jambore Satlinmas, Satpol PP Kabupaten Malang dan Bea Cukai Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal</title>
		<link>https://memontum.com/optimalkan-jambore-satlinmas-satpol-pp-kabupaten-malang-dan-bea-cukai-sosialisasi-gempur-rokok-ilegal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Oct 2024 14:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gempur]]></category>
		<category><![CDATA[ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[Jambore]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[optimalkan]]></category>
		<category><![CDATA[Satlinmas]]></category>
		<category><![CDATA[satpol]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216021</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal terus dilakukan Satpol PP Kabupaten Malang bersama Bea Cukai Malang dengan disuport Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Malang. Jika sebelumnya pelaksanaan menyasar pada pelaku seni, kali ini sosialisasi dengan mengoptimalkan gelaran Jambore Satlinmas (Satuan Perlindungan Masyarakat) kabupaten dan kota Provinsi Jatim di Tempat Wisata Bedengan Camping Ground [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal terus dilakukan Satpol PP Kabupaten Malang bersama Bea Cukai Malang dengan disuport Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Malang. Jika sebelumnya pelaksanaan menyasar pada pelaku seni, kali ini sosialisasi dengan mengoptimalkan gelaran Jambore Satlinmas (Satuan Perlindungan Masyarakat) kabupaten dan kota Provinsi Jatim di Tempat Wisata Bedengan Camping Ground di Jalan Raya Selokerto, Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Rabu (30/10/2024) tadi.</p>



<p>Pelaksanaan yang mengambil tema &#8216;Sosialisasi peningkatan kesadaran masyarakat terhadap peredaran rokok ilegal dan cukai ilegal melalui kegiatan Jambore Satlinmas kabupaten dan kota di Provinsi Jatim&#8217;, diikuti oleh sejumlah petugas Linmas yang bertugas di 38 kota dan kabupaten di Jawa Timur. Dalam momen itu, ratusan petugas Linmas ini diajak untuk ikut memerangi peredaran rokok ilegal di Jawa Timur, khususnya di Malang Raya.</p>



<p>Pejabat Fungsional Ahli Pertama Bea Cukai Malang, Hendrik Hermawan, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah untuk terus meningkatkan kemampuan sosialisasi petugas Linmas kepada masyarakat, akan pentingnya berpartisipasi dalam memahami terkait rokok legal dan ilegal. Sehingga, dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat akan kian teredukasi dan luas.</p>



<p>“Melalui sosialisasi ini, maka diharapkan Linmas juga bisa membantu dalam mengedukasi masyarakat dan memberikan informasi kepada Bea Cukai, terkait peredaran rokok ilegal,&#8221; kata Hendrik.</p>



<p>Disampaikan Hendrik, bahwa dalam mensosialisasikan ketentuan perundangan di bidang cukai, hal yang sangat perlu dipahami adalah perbedaan antara rokok ilegal dan rokok legal. &#8220;Dalam pelaksanaan sosialisasi rokok ilegal, Bea Cukai juga melakukan operasi gabungan. Salah satunya, yaitu dengan berkolaborasi dengan Satpol PP di masing-masing kabupaten dan kota. Tidak terkecuali, untuk sosialisasi atau operasi di Kabupaten Malang,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="434" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2024/10/Optimalkan-Jambore-Satlinmas-Satpol-PP-Kabupaten-Malang-dan-Bea-Cukai-Sosialisasi-Gempur-Rokok-Ilegal-2.jpg?resize=600%2C434&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-216023" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2024/10/Optimalkan-Jambore-Satlinmas-Satpol-PP-Kabupaten-Malang-dan-Bea-Cukai-Sosialisasi-Gempur-Rokok-Ilegal-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2024/10/Optimalkan-Jambore-Satlinmas-Satpol-PP-Kabupaten-Malang-dan-Bea-Cukai-Sosialisasi-Gempur-Rokok-Ilegal-2.jpg?resize=300%2C217&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /></figure></div>


<p></p>



<p>Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kabupaten Malang, Asri Wulandari, menjelaskan bahwa dalam pemberantasan rokok ilegal, pihaknya juga bekerjasama dengan sejumlah pihak. Seperti salah satunya, dengan bekerja sama dengan pihak Pemerintah Desa Selorejo, selaku pengelola tempat wisata untuk memberantas rokok ilegal. Sementara bentuk kerja sama yang dilakukan ini, adalah kali kedua yang dilakukan Satpol PP Kabupaten Malang.</p>



<p>“Launching pertama kerja sama ini dilakukan kemarin, yaitu kami dari Satpol PP sudah berkomitmen dengan Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan di Pantai Wisata Tamban, dalam pemberantasan rokok ilegal,” kata Asri.</p>



<p>Jadi, dua pemerintah desa itu menjadi sasaran pencegahan rokok ilegal karena memiliki tempat wisata yang cukup populer. Oleh karena itu, pihak pemerintah desa diharapkan turut aktif dalam memastikan rokok yang dijual di sekitar tempat wisata adalah rokok legal.</p>



<p>“Semua yang berjualan di dua tempat ini, itu menjual rokok yang legal. Kemudian, pengunjung di tempat wisata itu juga dilarang membawa, mengkonsumsi dan mengedarkan rokok ilegal,” papar Asri.</p>



<p>Kepala Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando Hasiholan Martondang, menegaskan bahwa sebagai bentuk komitmen dalam mendukung sosialisasi Gempur Rokok Ilegal, Satpol PP dan Bea Cukai menetapkan bahwa tempat Wisata Bedengan dan Pantai Wisata Tamban adalah kawasan wisata percontohan bebas dari rokok ilegal. Sehingga, di dalam kawasan dua tempat wisata ini, bisa dipastikan tidak ada peredaran rokok ilegal.</p>



<p>&#8220;Sebagai bentuk komitmen atau kerja sama dengan pemerintah desa, maka dua kawasan wisata ini ditetapkan sebagai kawasan percontohan bebas dari peredaran rokok ilegal,&#8221; kata Kasatpol PP Kabupaten Malang. <strong>(sit/kominfo kab mlg)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216021</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jambore Sastra Asia Tenggara, Ratusan Penyair dan Penulis Indonesia serta Negara Lain Kumpul di Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/jambore-sastra-asia-tenggara-ratusan-penyair-dan-penulis-indonesia-serta-negara-lain-kumpul-di-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Oct 2024 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berkumpul]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jambore]]></category>
		<category><![CDATA[kumpul]]></category>
		<category><![CDATA[Negara]]></category>
		<category><![CDATA[penulis]]></category>
		<category><![CDATA[penyair]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[sastra]]></category>
		<category><![CDATA[tenggara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215826</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Ratusan penyair dan penulis dari seluruh Indonesia dan sejumlah negara, berkumpul di Banyuwangi untuk mengikuti Jambore Sastra Asia Tenggara. Salah satu agenda yang disiapkan, yakni meluncurkan antologi puisi berisi karya 200 penyair yang hadir di Jambore Sastra tersebut.&#160; Jambore Sastra Asia tenggara tersebut, dihadiri sejumlah tokoh penyair tanah air. Seperti Zawawi Imron, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Ratusan penyair dan penulis dari seluruh Indonesia dan sejumlah negara, berkumpul di Banyuwangi untuk mengikuti Jambore Sastra Asia Tenggara. Salah satu agenda yang disiapkan, yakni meluncurkan antologi puisi berisi karya 200 penyair yang hadir di Jambore Sastra tersebut.&nbsp;</p>



<p>Jambore Sastra Asia tenggara tersebut, dihadiri sejumlah tokoh penyair tanah air. Seperti Zawawi Imron, yang dikenal juga sebagai &#8216;Si Celurit Emas&#8217;, Wayan Jengki Sunarta yang dikenal dengan sejumlah karyanya yang dihormati. Salah satunya berjudul &#8216;Jumantara&#8217; yang meraih Anugerah Buku Puisi Terbaik pada 2021.</p>



<p>Sedangkan dari Malaysia, salah satunya hadir Sastrawan Mohamad Saleeh Rahamad yang juga seorang profesor di Universiti Malaya. Sastrawan ini juga merupakan Presiden Persatuan Penulis Nasional Malaysia (Pena) sejak 2010. Dari Singapura hadir Rohani Din, seorang penulis produktif yang telah menghasilkan banyak karya prosa dan puisi. Salah satu karyanya yang paling terkenal, adalah Novel &#8216;Diari Bonda&#8217; yang hadir dalam empat sekuel.</p>



<p>Beragam kegiatan kesastraan mewarnai Jambore Sastra yang berlangsung mulai 24 hingga 26 Oktober. Diantaranya adalah Penyair Goes to School untuk mengenalkan berbagai aktivitas dan karya sastra kepada pelajar yang berlangsung pada Jumat (25/10/2024) dan Seminar Sastra pada Sabtu (26/10/2024) besok.</p>



<p>“Kami berterima kasih atas kehadiran para sastrawan dari seluruh Indonesia dan Asia Tenggara yang telah hadir di kegiatan Jambore Sastra Asia Tenggara di Banyuwangi. Kehadiran semua sastrawan di Banyuwangi sangat berarti bagi pengembangan sastra lokal juga pengenalan budaya daerah ke kancah yang lebih luas,” kata Plt Bupati Banyuwangi Sugirah, Jumat (25/10/2024) tadi.</p>



<p>Sementara itu, kegiatan Jambore sastra diawali dengan pembukaan dan gala dinner yang dihadiri 200 penyair dan penulis di Pendopo Sabha Swagata, Kamis (24/10/2024) malam kemarin. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan sejumlah negara Asia Tenggara seperti Malaysia dan Singapura.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Jambore Sastra ini bukan hanya sekedar pertemuan pecinta sastra, tapi wadah untuk merayakan keragaman budaya dan kekayaan bahasa di Asia Tenggara. Juga untuk berbagi rasa, pengalaman dan kebijaksanaan,” kata Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi, Guntur Priambodo, saat membuka acara.</p>



<p>Pj Sekda Guntur menjelaskan bahwa Pemkab Banyuwangi rutin menggelar festival sastra sebagai upaya untuk menghidupkan kecintaan pada sastra di kalangan pelajar dan warga. Seperti&nbsp; festival sastra tahun 2024, yang menampilkan dan mengkompetisikan sastra tidak hanya berbahasa Indonesia, namun juga sastra berhahasa Using, Jawa dan Bahasa Inggris.</p>



<p>&#8220;Festival sastra kita gelar bukan hanya perayaan karya sastra, tapi juga momen penting merenungkan kembali bagaimana sastra berperan dalam merevitalisasi bahasa daerah,&#8221; kata Pj Sekda Guntur.</p>



<p>Sastrawan asal Malaysia, Mohamad Saleeh Rahamad, menjelaskan jika kehadirannya di Banyuwangi menjadi salah satu kebanggan dan momen yang dinantikan. &#8220;Bertemu dengan para penyair antar negara untuk berbagi pengalaman yang berharga,” kata Mohamad Saleh Rahamaad.</p>



<p>Dirinya juga berkesempatan membacakan puisinya dalam buku antologi Puisi &#8216;Ijen Purba&#8217; dengan judul &#8216;Lelaki-Lelaki Perkasa Banyuwangi&#8217;.</p>



<p>Acara pembukaan tersebut, juga sekaligus dirangkai dengan peluncuran buku Antologi Puisi Jambore Sastra Asia Tenggara &#8216;Ijen Purba: Tanah, Air dan Batu&#8217;.</p>



<p>“Buku antologi puisi tersebut tersebut sendiri berisi karya 200 penyair yang hadir di Banyuwangi pada Jambore ini,” kata Ketua Dewan Kesenian Blambangan, Hasan Basri.</p>



<p>Sementara itu, tema &#8216;Ijen Purba: Tanah, Air dan Batu&#8217; dipilih karena Gunung Ijen sudah ditetapkan sebagai Unesco Global Geopark pada tahun lalu. Ini adalah salah satu cara Banyuwangi untuk mengenalkan Geopark Ijen lebih luas ke manca negara lewat jalur sastra. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215826</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Jambore Kader Kesehatan Dinkes, Bupati Malang Gelontor Insentif dan Targetkan Penurunan Stunting</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-jambore-kader-kesehatan-dinkes-bupati-malang-gelontor-insentif-dan-targetkan-penurunan-stunting</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Sep 2024 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[gelontor]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[Insentif]]></category>
		<category><![CDATA[Jambore]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penurunan]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213932</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang menggelar Jambore Kader Kesehatan di area Waroeng Tani, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Senin (09/09/2024) tadi. Pelaksanaan yang melibatkan ribuan kader itu, dihadiri langsung Bupati Malang, HM Sanusi dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah Sanusi. Dalam momen tersebut, apresiasi besar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang menggelar Jambore Kader Kesehatan di area Waroeng Tani, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Senin (09/09/2024) tadi. Pelaksanaan yang melibatkan ribuan kader itu, dihadiri langsung Bupati Malang, HM Sanusi dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang, Hj Anis Zaidah Sanusi.</p>



<p>Dalam momen tersebut, apresiasi besar diberikan bupati, terhadap upaya penurunan stunting di Kabupaten Malang. Karenanya, sebagai bentuk perhatian Pemkab, bupati memberikan secara simbolis insentif sebesar Rp 1 juta pertahun dari semula sebesar Rp 600 ribu.</p>



<p>&#8220;Saat awal saya menjadi bupati, nilai ombudsman kesehatan di Kabupaten Malang, nilainya 32. Namun saat ini, dinilai kesehatan di Kabupaten Malang semakin baik. Bahkan, nilainya sudah 88. Ini tentunya, berkat dukungan Kader Kesehatan dan seluruh penggiat kesehatan di Kabupaten Malang, yang sudah bekerja sangat baik,&#8221; kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Ditambahkannya, Kabupaten Malang sudah bergerak maju. Kesehatannya terus berinovasi untuk masyarakat Kabupaten Malang. &#8220;Di Kabupaten Malang, kesehatan terus berinovasi dan masyarakatnya semakin makmur,&#8221; ujarya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dari hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) prevalensi stunting di Kabupaten Malang, itu masih di angka 18 persen pada 2023. Karenanya diharapkan, angka stunting terus ditekan bisa menjadi 9 persen di tahun 2024.</p>



<p>HM Sanusi juga berpesan, agar Dinas Kesehatan terus melatih dan memberikan pendidikan Kader Kesehatan supaya angka stunting di Kabupaten Malang turun menjadi 9 persen. &#8220;Semoga Jambore Kader Kesehatan 2024 ini bisa menjadi forum strategis untuk membangun komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan setinggi-tingginya bagi masyarakat Kabupaten Malang,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Plt Kepala Dinas (Dinkes) Kabupaten Malang, dr Nur Syamsu Dhuha, mengatakan bahwa pelaksanaan Jambore Kader Kesehatan ini sebagai salah satu upaya menurunkan angka stunting, angka kematian ibu dan anak di Kabupaten Malang. Sehingga, berbagai langkah strategis bisa terwujud dan menjadikan keluarga kecil bahagia yang sejahtera.</p>



<p>&#8220;Untuk mencapai target maksimal tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Malang juga bekerja sama dengan pihak-pihak terkait. Salah satunya, seperti menggelar Jambore Kader Kesehatan, guna meningkatkan pengetahuan dan wawasan Kader Kesehatan dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan,&#8221; katanya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213932</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
