<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>jamu tradisional &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jamu-tradisional/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 14 Jun 2023 04:38:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>jamu tradisional &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dongkrak UMKM Jamu Herbal, Pj Wali Kota Batu Buka Gelaran Bursa Jamu Materia Medica</title>
		<link>https://memontum.com/dongkrak-umkm-jamu-herbal-pj-wali-kota-batu-buka-gelaran-bursa-jamu-materia-medica</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jun 2023 12:30:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[buka]]></category>
		<category><![CDATA[Bursa]]></category>
		<category><![CDATA[dongkrak]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[herbal,]]></category>
		<category><![CDATA[jamu]]></category>
		<category><![CDATA[Jamu Herbal]]></category>
		<category><![CDATA[jamu tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[materia]]></category>
		<category><![CDATA[medica]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[wali]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190810</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Sebanyak 60 Stan UMKM dari Malang Raya, yang memproduksi jamu herbal berbahan baku kunyit, asam, kencur dan tanaman obat lainnya, mengikuti Bursa Jamu Materia Medica. Prosesi bursa jamu tersebut, dibuka oleh Pj Wali Kota Batu didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu serta Kepala UPT Materia Medica, Selasa (13/06/2023) tadi. Pj Wali [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum</strong><a href="https://kotabatu.memontum.com"><strong> Kota Batu</strong> </a>&#8211; Sebanyak 60 Stan UMKM dari Malang Raya, yang memproduksi jamu herbal berbahan baku kunyit, asam, kencur dan tanaman obat lainnya, mengikuti Bursa Jamu Materia Medica. Prosesi bursa jamu tersebut, dibuka oleh Pj Wali <a href="https://kotabatu.memontum.com">Kota Batu</a> didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu serta Kepala UPT Materia Medica, Selasa (13/06/2023) tadi.</p>



<p>Pj Wali Kota Aries mengatakan dengan digelarnya bursa jamu tersebut, akan menjadi alternatif yang sangat baik untuk mengedukasi masyarakat pentingnya olahan produk alam yang bisa dimanfaatkan untuk kesehatan.</p>



<p>&#8220;Di Malang Raya, ini banyak produk kesehatan dari herbal. Tentunya, masyarakat diharapkan kembali ke alam untuk mengurangi mengkonsumsi bahan kimia untuk kesehatan. Saya yakin, di sini masyarakat dikenalkan secara masif dan nanti akan kembali kepada pengobatan alternatif melalui obat herbal,&#8221; terang Pj Wali Kota di Kantor UPT Materia Medica Provinsi Jawa Timur, Jalan Lahor Kota Batu.</p>



<p>Dari beberapa UMKM yang mengikuti Bursa, diakui Aries, banyak yang berasal dari luar Kota Batu. Kendati demikian, dirinya akan melihat potensi tanaman di Kota Batu. Apakah bisa disinergikan dengan bahan lokal menjadi obat atau jamu herbal.</p>



<p>&#8220;Kalau kita punya potensi tanaman, ya kita buat jamu herbal. Meskipun, produk jamu herbal ini dari Malang, kan tidak ada salahnya juga kita mendukung untuk memperkenalkan. Dan, juga tidak ada salahnya masyarakat memilih mana yang terbaik,&#8221; tuturnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dengan begitu, tegasnya, bila ada UMKM jamu herbal dari Kota Batu yang mau naik kelas, maka Pemkot akan mensupport dengan memberikan fasilitas.</p>



<p>&#8220;Kalau ada UMKM jamu herbal, maka kita arahkan dengan ketentuan yang ada supaya BPOM masuk dan sertifikasi masuk. Sehingga, bisa menjadi bebas dijual. Kalau itu tidak kita lakukan, maka akan terhambat dengan regulasi dan bahkan malah nanti akan disalahkan karena tidak legal. Kalau produk Kota Batu akan kami fasilitasi,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala UPT Materia Medica, dr Ratna Yulianti, mengatakan bahwa Bursa Jamu Materia Medica diikuti 60 stan UMKM jamu herbal yang berasal dari Malang Raya. Dimana, pesertanya menampilkan ragam produk jamu dan olahan makanan herbal terbaik yang memiliki kualitas dan daya saing tinggi.</p>



<p>“Bursa jamu ini menjadi bentuk dukungan bagi UMKM dan pelaku industri herbal untuk meningkatkan kualitas dan inovasi,” ujarnya.</p>



<p>Lebih dari itu, jamu herbal sebelumnya lebih dikenal kalangan para orang tua. Maka, melalui kegiatan itu juga memperkenalkan jamu herbal ke kalangan muda untuk dikonsumsi.</p>



<p>&#8220;Yang jelas, di sini juga dibuat inovasi untuk memperkenalkan jamu herbal kepada kalangan muda untuk dikonsumsi. Misalnya, dibuat toping pada minuman. Dan, tentunya tujuan kami selain jamu herbal bisa lebih dikenal masyarakat juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat lewat penjualan jamu herbal,&#8221; paparnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190810</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jamu Tradisional Wajib Miliki Ijin</title>
		<link>https://memontum.com/jamu-tradisional-wajib-miliki-ijin</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Mar 2020 05:52:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ijin]]></category>
		<category><![CDATA[jamu tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Banyuwangi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=109392</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Kabupaten Banyuwangi, sebuah kabupaten yang terletak di ujung timur pulau Jawa, sudah terkenal akan produksi jamu tradisionalnya. Sayangnya jamu produksi Banyuwangi tidak memiliki ijin. Padahal, pasar produksi jamu buatan orang Banyuwangi ini pasarnya sangat jelas, dan banyak peminatnya, sangat banyak hingga di luar Banyuwangi. Padahal, sesuai aturannya dan untuk bersaing dengan produsen [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Kabupaten Banyuwangi, sebuah kabupaten yang terletak di ujung timur pulau Jawa, sudah terkenal akan produksi jamu tradisionalnya. Sayangnya jamu produksi Banyuwangi tidak memiliki ijin. Padahal, pasar produksi jamu buatan orang Banyuwangi ini pasarnya sangat jelas, dan banyak peminatnya, sangat banyak hingga di luar Banyuwangi.</p>
<p>Padahal, sesuai aturannya dan untuk bersaing dengan produsen jamu dengan kabupaten lainnya, dan bersekala nasional harus memiliki ijin, dan aturan ini harus ditaati oleh produsen jamu kalau tidak ingin bermasalah dengan hukum.</p>
<p>Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta) Kabupaten Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin menegaskan, aturan-aturan mengenai bisnis jamu tradisional, ataupun usaha dibidang jamu tradisional wajib memiliki ijin.</p>
<p>&#8220;Ijin itu wajib, lebih lengkapnya bahan dan sebagainya silahkan ke kasat narkoba,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Kombes Arman mengatakan itu juga menyebutkan dalam pembuatan jamu tradisional, bahan-bahan yang digunakan harus sesuai dengan ketentuan BPOM.</p>
<p>&#8220;Yang nggak boleh bila tidak ada ijin, ramuan jamu ada takaran yang biasa di sahkan oleh BPOM dan menyehatkan terhadap pengguna jamu tersebut,&#8221; terangnya.</p>
<p>Sayangnya, Kasat narkoba Polresta Banyuwangi masih belum memberikan tanggapan mengenai aturan mengenai produk jamu tradisional. <strong>(ras/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">109392</post-id>	</item>
		<item>
		<title>MIN 1 Situbondo Sosialisasi Hidup Sehat, Siswa-siswi Cuci Tangan dan Minum Jamu Tradisiona</title>
		<link>https://memontum.com/min-1-situbondo-sosialisasi-hidup-sehat-siswa-siswi-cuci-tangan-dan-minum-jamu-tradisiona</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2020 10:55:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[jamu tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[MIN 1 Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/108330-min-1-situbondo-sosialisasi-hidup-sehat-siswa-siswi-cuci-tangan-dan-minum-jamu-tradisiona</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Mewabahnya Covid-19 sungguh sangat mengkhawatirkan bagi masyarakat, baik dari generasi muda hingga lansia, namun tidak dengan generasi muda dikalangan Sekolah MIN 1 Situbondo, Jawa Timur, yang mempraktekkan pola kehidupan sehat dengan mencuci tangan dan meminum jamu tradisional agar menguatkan sistem metabolisme tubuh, Rabu (11/3/2020) Sementara, dalam mengajak generasi milenial hidup sehat sehari-hari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Mewabahnya Covid-19 sungguh sangat mengkhawatirkan bagi masyarakat, baik dari generasi muda hingga lansia, namun tidak dengan generasi muda dikalangan Sekolah MIN 1 Situbondo, Jawa Timur, yang mempraktekkan pola kehidupan sehat dengan mencuci tangan dan meminum jamu tradisional agar menguatkan sistem metabolisme tubuh, Rabu (11/3/2020)</p>
<p>Sementara, dalam mengajak generasi milenial hidup sehat sehari-hari dihadiri, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo Drs.Abu Bakar Abdi, Kepala Kemenag Kabupaten Situbondo, Drs Misbakhul Munir, Kepala Puskesmas Panji Bagus beserta tim kesehatan dari PKM Panji, juga ikut melakukan gerakan cuci tangan yang benar.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-108331" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200311-WA0166-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200311-WA0166-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200311-WA0166-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200311-WA0166-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200311-WA0166-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Plt kepala Dinas Kesehatan Kab Situbondo Drs H Abu Bakar Abdi Apt M Si mengatakan, maraknya virus Corona (Covid-19) untuk Kabupaten Situbondo tetap harus waspada dengan menjaga pola kesehatan dan jangan terlalu dibesar-besarkan, agar tidak menimbulkan kekhawatiran di tengah-tengah masyarakat.</p>
<p>&#8220;Masyarakat harus menjaga kesehatan, dengan berolahraga dan minum jamu-jamu tradisional sehingga untuk kekebalan tubuh akan kuat dari penyakit,&#8221; Ucap Plt Dinkes Abu Bakar</p>
<p>Abu Bakar Abdi menambahkan, untuk program minum jamu sudah ada, namun karena saat ini lagi marak virus Corona jadi program tersebut digalakkan kembali.</p>
<p>Kepala sekolah MIN 1 Situbondo menuturkan, anak didiknya selalu dihimbau untuk menjaga hidup sehat.</p>
<p>Kepala PKM Panji Bagus Sulaksono mengajak, untuk para siswa siswi minum jamu anti Corona (Jamanna) yang terbuat dari racikan tradisional yakni, kunyit, temulawak, gula aren dan lain-lain. <strong>(day/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">108330</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
