<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>janjikan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/janjikan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Mar 2026 11:47:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>janjikan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tinjau Progres Pembangunan KNMP Lateng Banyuwangi, Menteri KKP Beri Bantuan dan Janjikan Kapal</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-progres-pembangunan-knmp-lateng-banyuwangi-menteri-kkp-beri-bantuan-dan-janjikan-kapal</link>
					<comments>https://memontum.com/tinjau-progres-pembangunan-knmp-lateng-banyuwangi-menteri-kkp-beri-bantuan-dan-janjikan-kapal#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[janjikan]]></category>
		<category><![CDATA[lateng]]></category>
		<category><![CDATA[menteri]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[progres]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230660</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Sakti Wahyu Trenggono, meninjau progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Lateng di kawasan pesisir Plengsengan Ancol, Kelurahan Lateng, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (03/03/2026) tadi. Dibangun dengan mengusung arsitektur Osing, KNMP Lateng akan menjadi kawasan kampung nelayan modern yang menjadi program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto. Dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Sakti Wahyu Trenggono, meninjau progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Lateng di kawasan pesisir Plengsengan Ancol, Kelurahan Lateng, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (03/03/2026) tadi. Dibangun dengan mengusung arsitektur Osing, KNMP Lateng akan menjadi kawasan kampung nelayan modern yang menjadi program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto.</p>



<p>Dengan didampingi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Menteri Trenggono berkeliling lokasi untuk melihat langsung progres pembangunan KNMP Banyuwangi. Mulai dari bangunan pabrik es portable, musala hingga berbagai fasilitas lainnya.</p>



<p>“Saya datang untuk melihat progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Banyuwangi. Ini akan menjadi pusat hilirisasi langsung produk nelayan di sini,” kata Menteri Trenggono.</p>



<p>Sebanyak enam unit bangunan utama, mengadopsi arsitektur rumah adat Suku Osing dan diperkaya ornamen batik khas Gajah Oling. Perpaduan antara sentuhan modern dan kearifan lokal, itu memberi identitas kuat, sekaligus menegaskan karakter budaya Banyuwangi di kawasan pesisir. Trenggono mengaku senang dengan progres pembangunannya.</p>



<p>“Ini bagus banget. Desainnya khas, kualitas pekerjaannya juga bagus,” ujarnya.</p>



<p>KNMP Banyuwangi dilengkapi dengan dermaga sandar perahu, lokasi pendaratan ikan, balai pertemuan, pabrik es, serta unit pengolahan hasil laut. Bahkan juga disiapkan sebagai kawasan kuliner bahari baru. “Sebentar lagi juga kita hadirkan SPBN (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan) di sini,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menteri Trenggono menjelaskan, KNMP Banyuwangi berbeda dengan lainnya. Kalau di beberapa wilayah lain, itu lebih ke sarana penjualan hasil laut. Sementara di Banyuwangi lebih ke tematik hilir, selain menjadi sentra penjualan hasil laut juga menjadi sentra kuliner olahan laut.</p>



<p>“Istilahnya ini hilirisasi langsung. Hasil tangkapan nelayan langsung dibawa ke sini (KNMP) dan bisa langsung diolah menjadi berbagai macam kuliner. Model-model tematik ini bagus karena menggerakkan ekonomi di level bawah. Ada kombinasi antara produksi hasil perikanan dan kuliner,” kata Menteri Trenggono.</p>



<p>KNMP Banyuwangi sendiri bakal menambah daya tarik sentra kuliner olahan laut, yang menjadi salah satu jujukan favorit wisatawan yang berkunjung ke kabupaten The Sunrise of Java tersebut. Dalam kesempatan itu, Trenggono juga menyerahkan sejumlah bantuan, berdialog dengan para nelayan, serta menjanjikan akan memberikan bantuan kapal bagi para nelayan setempat.</p>



<p>Bupati Ipuk dalam momen itu mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang menempatkan Banyuwangi sebagai salah satu dari 100 lokasi awal pengembangan kawasan nelayan terpadu di Indonesia. “Hadirnya KNMP ini akan memperkuat ekosistem nelayan di sekitar pesisir Plengsengan. Harapannya ini akan menjadi pusat ekonomi baru yang bisa mengerek pendapat nelayan,” kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya juga memastikan, bahwa pengelolaan pusat kuliner tematik di kampung nelayan ini terus mendapatkan pendampingan dari Pemkab Banyuwangi. “Semuanya harus berjalan sesuai SOP. Mulai kebersihan, kualitas makanan, tata kelola lingkungan tetap dalam pengawasan kami, sehingga tidak asal-asalan,” tambah Bupati Ipuk. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/tinjau-progres-pembangunan-knmp-lateng-banyuwangi-menteri-kkp-beri-bantuan-dan-janjikan-kapal/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230660</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Program Gus&#8217;e Menyapa, Bupati Fawait Janjikan Insentif untuk Ketua Kelompok Pengajian</title>
		<link>https://memontum.com/program-guse-menyapa-bupati-fawait-janjikan-insentif-untuk-ketua-kelompok-pengajian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[fawait]]></category>
		<category><![CDATA[gus’e]]></category>
		<category><![CDATA[Insentif]]></category>
		<category><![CDATA[janjikan]]></category>
		<category><![CDATA[kelompok]]></category>
		<category><![CDATA[menyapa]]></category>
		<category><![CDATA[Pengajian]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227589</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, menjanjikan pemberian insentif kepada para ketua kelompok pengajian. Janji tersebut disampaikannya, saat bersua dengan ratusan ketua kelompok pengajian dan guru ngaji di Program Gus&#8217;e Menyapa, di Lapangan Balai Desa Wringinagung, Minggu (09/11/2025) tadi. Kali pertama memberikan sambutan, Gus Fawait langsung bertanya kepada para guru ngaji, terkait insentif. Sontak, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, menjanjikan pemberian insentif kepada para ketua kelompok pengajian. Janji tersebut disampaikannya, saat bersua dengan ratusan ketua kelompok pengajian dan guru ngaji di Program Gus&#8217;e Menyapa, di Lapangan Balai Desa Wringinagung, Minggu (09/11/2025) tadi.</p>



<p>Kali pertama memberikan sambutan, Gus Fawait langsung bertanya kepada para guru ngaji, terkait insentif. Sontak, tidak sedikit guru ngaji yang maju ke depan untuk menyampaikan uneg-unegnya.</p>



<p>Salah satunya adalah Jumani, warga Desa Keting yang mengajar ngaji di Rowotengah, Sumberbaru. Karena urusan administrasi yang belum tuntas, dirinya tidak mendapatkan honorarium guru ngaji.</p>



<p>Senada, Musa&#8217;adah malah lebih keras menyuarakan aspirasinya. Hal ini dikarenakan, dahulunya telah terdaftar, namun sekarang malah tidak dapat insentif.</p>



<p>&#8220;Dahulu saya terdaftar Gus, tapi sekarang tidak dapat,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mendengar keluhan itu, Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, meminta keterangan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan kepala desa, terkait untuk dimintai keterangan. Setelah menemukan titik permasalahan dan solusi, Gus Fawait mengimbau agar para guru ngaji yang saat ini belum dapat insentif segera ditindaklanjuti.</p>



<p>&#8220;Kalau tahun ini belum dapat, tahun depan saya pastikan dapat. Asalkan, benar-benar memenuhi syarat,&#8221; ungkap Bupati Fawait.</p>



<p>Hal ini karena, jumlah insentif untuk guru ngaji tahun ini lebih banyak jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Yakni, mencapai 22 ribu penerima. Bupati juga menjamin, setiap ketua kelompok guru ngaji bakal dapat tunjangan tahun depan.</p>



<p>&#8220;Dapat berapa? Tunggu tahun depan ya,&#8221; imbuhnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227589</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jadi Prioritas Presiden, Menhut Janjikan Program TORA di Banyuwangi Rampung Tahun Ini</title>
		<link>https://memontum.com/jadi-prioritas-presiden-menhut-janjikan-program-tora-di-banyuwangi-rampung-tahun-ini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jul 2025 12:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[janjikan]]></category>
		<category><![CDATA[menhut]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Prioritas]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[rampung,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223963</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Komitmen pemerintah untuk menyelesaikan program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA), terus berlanjut. Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni, mengatakan bahwa penyelesaian Program TORA di Banyuwangi menjadi prioritas langsung atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Hal ini, disampaikan Menhut saat berkunjung dan berdialog dengan warga Dusun Sumberjambe, Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, Senin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Komitmen pemerintah untuk menyelesaikan program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA), terus berlanjut. Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni, mengatakan bahwa penyelesaian Program TORA di Banyuwangi menjadi prioritas langsung atas arahan Presiden Prabowo Subianto.</p>



<p>Hal ini, disampaikan Menhut saat berkunjung dan berdialog dengan warga Dusun Sumberjambe, Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, Senin (14/07/2025) tadi. Di hadapan warga, dirinya menyampaikan bahwa kehadirannya membawa mandat langsung dari Presiden Prabowo untuk menuntaskan Program TORA yang sempat tertunda.</p>



<p>Program TORA sebelumnya dimulai pada masa Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Dalam tahap pertama, sertifikat telah diserahterimakan kepada ribuan masyarakat Banyuwangi, pada April 2024 lalu. “Penyerahan (sertifikat TORA) tahap pertama sudah selesai. Waktu itu, saya ikut bantu saat masih menjadi Wamen ATR/BPN. Saat itu, semua juru ukur se-Jawa Timur diturunkan ke Banyuwangi untuk menyukseskan target Presiden ke-7, Bapak Jokowi. Sekarang saya kembali ke sini (Banyuwangi), membawa amanah dari Bapak Presiden Prabowo untuk menyelesaikan sisanya,” tegas Menhut Raja Juli.</p>



<p>Dirinya menyebut, masih ada sekitar 27,69 hektare lahan yang belum tersertifikasi di Desa Temurejo. Karenanya, Menhut Raja Juli berjanji penyelesaian Program TORA tahap II ini akan rampung tahun ini.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Saya tidak tahu berapa lama, tapi Insyaallah sebelum akhir Desember sudah selesai. Jadi saya pastikan ini kami selesaikan. Negara hadir memberikan hak bapak-ibu sekalian,” tambahnya.</p>



<p>Kepala Desa Temurejo, Fuat Musyadat, yang mewakili warga mengatakan bahwa sebanyak 876 kepala keluarga (KK) di desa ini telah menerima sertifikat tanah dari Program TORA pada tahap I. Kini, tersisa 523 KK yang belum menerima, yang ditargetkan rampung pada tahap II tahun ini.</p>



<p>Kades Fuat menyebut, warga Desa Temurejo sebagian besar merupakan petani agroforestri yang mengelola berbagai komoditas seperti jeruk, buah naga, pisang, kedelai dan alpukat. “Alhamdulillah masyarakat kami mayoritas petani. Ada jeruk unggulan, buah naga oren, hingga alpukat. Bahkan tiap tahun warga kami ada yang berangkat umroh dari hasil pertanian ini,” ujarnya.</p>



<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan terima kasih atas keberlanjutan Program TORA ini. Disampaikan, penyelesaian program ini menjadi harapan masyarakat agar mendapat jaminan legalitas dan keamanan terhadap lahan yang dimanfaatkannya.</p>



<p>“Alhamdulillah Bapak Menhut datang langsung ke desa ini membantu permasalahan yang ada. Kami sangat berterima kasih atas perhatian Bapak Presiden dan Bapak Menteri. Warga kami kini punya harapan yang lebih pasti,” ujar Bupati Ipuk. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223963</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Situbondo Janjikan Pembayaran Keterlambatan Gaji 68 Karyawan Eks Perusda Pasir Putih  </title>
		<link>https://memontum.com/bupati-situbondo-janjikan-pembayaran-keterlambatan-gaji-68-karyawan-eks-perusda-pasir-putih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 May 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[janjikan]]></category>
		<category><![CDATA[karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[keterlambatan]]></category>
		<category><![CDATA[pembayaran]]></category>
		<category><![CDATA[Perusda]]></category>
		<category><![CDATA[putih]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222372</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Keterlambatan pembayaran gaji 68 karyawan eks Perusahaan Daerah (Prusda) Pasir Putih Situbondo, bakal menemui titik terang. Itu karena, Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo dalam waktu dekat bersiap membayar keterlambatan pembayaran gaji sebulan itu. Mengenai kepastian rencana ini, disampaikan Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, seusai memimpin rapat penggeseran anggaran untuk pembangunan insfrastruktur jalan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Keterlambatan pembayaran gaji 68 karyawan eks Perusahaan Daerah (Prusda) Pasir Putih Situbondo, bakal menemui titik terang. Itu karena, Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo dalam waktu dekat bersiap membayar keterlambatan pembayaran gaji sebulan itu.</p>



<p>Mengenai kepastian rencana ini, disampaikan Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, seusai memimpin rapat penggeseran anggaran untuk pembangunan insfrastruktur jalan di pedesaan yang berlangsung di Room Intelligence Pemkab Situbondo, Jumat (23/05/2025) tadi.</p>



<p>“Persolan keterlambatan pembayaran gaji karyawan eks Prusda Pasir Putih selama satu bulan, pasti kita selesaikan. Karena bagaimanapun, kasihan mereka. Hampir setiap hari kita koordinasi untuk menyelesaikan persolan tersebut,” kata Mas Rio-sapaan Bupati Situbondo.</p>



<p>Mas Rio menambahkan, keputusan pembayaran gaji bagi karyawan eks Prusda Pasir Putih, akan diambil dalam waktu dekat. “Saya minta kepada dinasnya paling cepat Senin dibayarkan. Karena kita sudah punya keputusan untuk membayar mereka,” tegas Mas Rio.</p>



<p>Tidak hanya itu, dirinya juga menjelaskan, bahwa keterlambatan dalam pembayaran gaji kepada karyawan eks Prusda Pasir Putih, bukan disengaja. Tetapi, dengan beberapa pertimbangan, seperti kemungkinan berpotensi menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sebab bertentangan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Apabila kita tidak berhati-hati dalam memberikan gaji tersebut, maka berbenturan dengan UU Nomor 20 Tahun 2003 dan kita pasti menjadi temuan BPK RI. Tapi, apapun yang terjadi kita harus membayar gaji mereka,” tambah Mas Rio.</p>



<p>Bahkan, sambung Mas Rio, gaji mereka dari Januari, Februari dan Maret, itu sudah pasti menjadi temuan BPK. Namun demikian, Pemkab Situbondo tetap mengutamakan kesejahteraan para pekerja dan siap menerima konsekuensi administratif demi memenuhi hak-hak karyawan tersebut.</p>



<p>“Langkah terburuk pembayaran gaji karyawan eks Prusda Pasir Putih, itu yakni adanya temuan BPK. Tapi mau gimana lagi, mereka karyawan eks Prusda Pasir Putih, yang gajinya harus di bayarkan. Toh Pemkab Situbondo juga mendapat penerimaan keuangan dari pengelolaan Wisata Pasir Putih tersebut,” tambah Mas Rio.</p>



<p>Terkait dengan solusi jangka panjang karyawan Wisata Pantai Pasir Putih, Mas Rio mengatakan bahwa ada dua skema yang sedang dikaji. Diantaranya, sistem outsourcing dan pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Akan tetapi, prosesnya membutuhkan waktu yang cukup panjang.</p>



<p>“Jika menggunakan skema outsourcing, maka akan ada kendala. Sebab, skema outsourcing itu hanya untuk tenaga kebersihan, sopir dan penjaga malam. Lalu bagaimana dengan manajerialnya? Maka butuh juga diselesaikan. Atau solusi kedua, yakni mendirikan BLUD, seperti Wisata Madang Maning di Daerah Purwokerto, Jawa Tengah,” terang Mas Rio. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222372</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tinjau Progres Pembangunan Tol Probowangi, Menteri PU Janjikan Penyelesaian Paket 3</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-progres-pembangunan-tol-probowangi-menteri-pu-janjikan-penyelesaian-paket-3</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Apr 2025 07:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[janjikan]]></category>
		<category><![CDATA[menteri]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[penyelesaian]]></category>
		<category><![CDATA[probowangi]]></category>
		<category><![CDATA[progres]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220801</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia, Dody Hanggodo, melakukan peninjauan terhadap progres pembangunan Tol Probowangi (Probolinggo-Banyuwangi), yang terdiri dari tiga paket pembangunan di Kabupaten Probolinggo, Rabu (02/04/2025) tadi. Tol ini difungsionalkan, untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2025, meskipun belum sepenuhnya selesai. Dalam peninjauan itu, Menteri PU Dody mengatakan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia, Dody Hanggodo, melakukan peninjauan terhadap progres pembangunan Tol Probowangi (Probolinggo-Banyuwangi), yang terdiri dari tiga paket pembangunan di Kabupaten Probolinggo, Rabu (02/04/2025) tadi. Tol ini difungsionalkan, untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2025, meskipun belum sepenuhnya selesai.</p>



<p>Dalam peninjauan itu, Menteri PU Dody mengatakan bahwa tol yang memiliki panjang sekitar 23,6 km ini dioperasikan secara fungsional dengan satu lajur. Meskipun belum sepenuhnya selesai, tol ini sudah difungsikan untuk mendukung kelancaran perjalanan selama libur Lebaran.</p>



<p>“Tol ini beroperasi dari pukul 06.00 hingga 16.00 WIB dan sudah digunakan sekitar 3.800 kendaraan perhari,” katanya.</p>



<p>Pembangunan Tol Probowangi sendiri, tambahnya, dibagi menjadi tiga paket. Dengan Paket 1 (Gending-Kraksaan) dan Paket 2 (Kraksaan-Paiton), sudah difungsikan. Pada periode 24 hingga 31 Maret 2025, tol ini hanya dibuka untuk kendaraan yang menuju ke arah Timur (Banyuwangi). Sementara pada 1 hingga 8 April 2025, jalur ini akan digunakan untuk kendaraan yang bergerak ke arah Barat (Probolinggo).</p>



<p>Meskipun sebagian besar tol telah difungsikan, proyek Tol Probowangi menghadapi beberapa tantangan. Proyek ini masih menyisakan beberapa pekerjaan yang belum sepenuhnya selesai. Salah satunya, terkait pemindahan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) milik PLN. “Masih ada sedikit kendala terkait SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) yang akan kami coba diskusikan dengan pihak PLN dan Kementerian ESDM, agar prosesnya dapat dipercepat,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menteri Dody menambahkan, meskipun ada kendala, pemerintah tetap berkomitmen untuk menyelesaikan tol ini tepat waktu. “Kami berharap proses ini dapat berjalan sesuai rencana. Sehingga, tol ini dapat beroperasi sepenuhnya dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, terutama dalam mendukung kelancaran transportasi di wilayah Probolinggo hingga Banyuwangi,” terangnya.</p>



<p>Untuk menghadapi arus balik, jelas Dody, pemerintah juga telah melakukan koordinasi dengan Jasa Marga dan KorLantas Polri guna mengantisipasi kemacetan di jalan utama Cikampek hingga Tol MBZ. “Kami berencana memberikan akses gratis di beberapa ruas tol untuk mengurangi kemacetan,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Direktur Utama PT JPB Adi Prasetyanto, menyampaikan perkembangan terbaru mengenai tol, di mana untuk Paket 1 (Gending-Kraksaan) sudah mencapai 87 persen dan Paket 2 (Kraksaan-Paiton) telah mencapai 80 persen. Namun untuk Paket 3, menghadapi kendala pada pekerjaan galian batu dan pemindahan SUTET, yang masih berada di angka 67 persen.</p>



<p>“Paket 1 dan 2 diperkirakan selesai pada pertengahan tahun ini, sekitar Juli. Sementara Paket 3, masih membutuhkan waktu lebih lama untuk penyelesaian pemindahan SUTET,” ungkapnya.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa Tol Probowangi menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah, untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah dan mendukung kelancaran arus mudik serta arus balik Lebaran 2025. &#8220;Meskipun menghadapi beberapa kendala, proyek ini diharapkan dapat selesai tepat waktu dan berfungsi dengan baik, memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat serta mendukung sektor transportasi di wilayah Jawa Timur,” paparnya. <strong>(kom/pro/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220801</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Audiensi bersama Pengurus Dekopinda, Mas Dhito Janjikan Pendampingan untuk Koperasi Kediri</title>
		<link>https://memontum.com/audiensi-bersama-pengurus-dekopinda-mas-dhito-janjikan-pendampingan-untuk-koperasi-kediri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2025 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[audiensi]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[dekopinda]]></category>
		<category><![CDATA[janjikan]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendampingan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengurus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220342</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, membuka peluang kolaborasi dengan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) dalam program pembangunan. Pembahasan itu terjadi, saat Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, menerima audiensi dengan pengurus Dekopinda Kabupaten Kediri, Senin (17/03/2025) tadi. Ketua Dekopinda Kabupaten Kediri, Imam Sahudi, dalam kesempatan itu meminta dukungan kepada pemerintah daerah, supaya koperasi di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, membuka peluang kolaborasi dengan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) dalam program pembangunan. Pembahasan itu terjadi, saat Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, menerima audiensi dengan pengurus Dekopinda Kabupaten Kediri, Senin (17/03/2025) tadi.</p>



<p>Ketua Dekopinda Kabupaten Kediri, Imam Sahudi, dalam kesempatan itu meminta dukungan kepada pemerintah daerah, supaya koperasi di Kabupaten Kediri dapat lebih eksis dan mampu bersaing. Termasuk, harapannya supaya koperasi dapat ikut mendapat ruang dalam program pemerintah.</p>



<p>&#8220;Kami di Dekopinda ingin koperasi ini dapat berperan secara makro untuk ekonomi di Kabupaten Kediri,&#8221; katanya.</p>



<p>Dalam pertemuan itu, dijelaskan pula bahwa saat ini beberapa koperasi mulai mengembangkan usaha, salah satunya toko ritel. Langkah itu dilakukan, menyikapi pertumbuhan ritel yang menjamur di tiap wilayah.</p>



<p>Untuk membantu eksistensi usaha yang dijalankan koperasi, Imam meminta dukungan Mas Dhito untuk mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan gerakan bela beli atau belanja ke koperasi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di sisi lain, Imam menyebut bahwa Dekopinda beranggotakan Koperasi Unit Desa (KUD), Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI), Koperasi Serba Usaha (KSU), Koperasi Wanita, Koperasi Syariah (Kopsyah) maupun koperasi-koperasi yang telah berbadan hukum. Pihaknya berharap, pemerintah daerah dapat menguatkan koperasi-koperasi yang telah ada. Sebab, dari berbagai koperasi yang menjadi anggota, ada koperasi yang dinilai butuh pendampingan, seperti Kopwan, Kopsyah, termasuk pula 27 KUD.</p>



<p>&#8220;Kami berharap ada pendampingan dari pemerintah daerah. Untuk KUD ini, kita ketahui ada yang bergerak cepat, ada yang sedang sedang saja ada juga yang tidak bergerak,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Merespon keinginan dalam audiensi itu, Mas Dhito mengatakan jika pihaknya berharap Dekopinda Kabupaten Kediri nantinya dapat ikut terlibat untuk menghidupkan jalan tol menuju bandara. Dalam hal ini, keterlibatan Dekopinda dalam membantu pengelolaan lahan milik Pemda, yang ada di sekitar jalan tol.</p>



<p>&#8220;Kita punya lahan dan hari ini kita masih pikir-pikir, kira-kira mau dibuat apa. Saya di lima tahun terakhir ini, tidak ingin ada aset tanah Pemkab yang tidak terpakai,&#8221; kata Mas Dhito.</p>



<p>Sejalan dengan Dekopinda, Mas Dhito berharap dapat menguatkan koperasi-koperasi yang kini telah ada supaya eksis. Untuk itu, pihaknya akan membahas dengan jajaran untuk gerakan bela beli ke koperasi, termasuk pendampingan bagi koperasi-koperasi yang tidak aktif.</p>



<p>&#8220;Untuk Kopwan dan Kopsyah perlu pendampingan ekstra, supaya bisa lebih survive lagi. Termasuk 27 KUD yang perlu pendampingan untuk bangkit lagi,&#8221; ujarnya. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220342</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tinjau Dampak Banjir di Desa Tambak Ukir Situbondo, Wagub Emil Janjikan Perbaikan Dam dan Saluran Irigasi</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-dampak-banjir-di-desa-tambak-ukir-situbondo-wagub-emil-janjikan-perbaikan-dam-dan-saluran-irigasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[dampak]]></category>
		<category><![CDATA[Irigasi]]></category>
		<category><![CDATA[janjikan]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan]]></category>
		<category><![CDATA[saluran]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[tambak,]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219978</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Kerusakan fasilitas umum berupa Dam dan saluran irigasi yang terdampak akibat bencana banjir di Desa Tambak Ukir, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, mendapat perhatian Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, Kamis (06/03/2025) tadi. Merespon kondisi itu, dirinya menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jatim akan segera mengirimkan bantuan berupa Bronjong agar perbaikan Dam dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Kerusakan fasilitas umum berupa Dam dan saluran irigasi yang terdampak akibat bencana banjir di Desa Tambak Ukir, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, mendapat perhatian Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, Kamis (06/03/2025) tadi. Merespon kondisi itu, dirinya menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jatim akan segera mengirimkan bantuan berupa Bronjong agar perbaikan Dam dan saluran irigasi, bisa segera dimaksimalkan untuk mengairi 64 hektar sawah di Desa Tambak Ukir, serta mengairi 150 hektar sawah di Desa Kendit secara maksimal.</p>



<p>&#8220;Ini hanya salah satu dari banyaknya titik yang terdampak luapan air yang luar biasa tinggi. Saya berempati dan bersimpati kepada Mas Bupati yang baru balik dari Magelang, guna harus langsung menindaklanjuti permasalahan ini. Untuk itu, kami akan segera mengirim Bronjong,&#8221; kata Wagub Emil Dardak, saat meninjau langsung lokasi Dam Siguo, Desa Tambak Ukir.</p>



<p>Dam ini, sambung Wagub Emil, adalah bangunan air yang sangat vital untuk mengairi ratusan hektar sawah warga Desa Tambak Ukir dan Kendit. &#8220;Atas kreatifitas dan gotong-royong warga, membangun saluran menggunakan drum-drum yang dilas jadi satu, sehingga air bisa dialirkan ke Kendit,&#8221; tambah Wagub Emil.</p>



<p>Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Situbondo, karena telah membantu alat berat dan BBM-nya untuk memperbaiki bantaran sungai dan Dam agar tidak rusak lagi diterjang banjir. &#8220;Kita siapkan Bronjong serta akan kami siapkan 2 ribu kantong pasir atau sand bag untuk titik-titik yang lain, agar segera diperbaiki. Yang di sini akan kami kirimkan kawat Bronjong, untuk batunya, warga akan kolektif mencari sendiri,&#8221; jelas Emil Dardak.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, untuk jembatan dan rumah warga yang rusak, lanjut Emil, pihaknya akan berkoordinasi dengan Bupati Situbondo terkait skema pemberian bantuannya. &#8220;Nanti kami akan berkoordinasi dengan Mas Rio Bupati Situbondo, tentunya Mas Bupati juga memahami kekuatan fiskal kita,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, mengungkapkan akan terus berupaya secara maksimal dalam penanganan pasca bencana ini. &#8220;Saya telah berkoordinasi dengan semua OPD dan Provinsi untuk bagaimana secepatnya melakukan perbaikan pasca banjir,&#8221; kata Bupati Yusuf Rio.</p>



<p>Menurut Mas Rio-sapaan Bupati Situbondo, pemerintah daerah terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan BNPB, pemerintah provinsi dan pusat, untuk penanganan pasca bencana. Sebab, jika tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan takut terjadi banjir susulan.</p>



<p>&#8220;Doakan semoga semuanya lancar dan masyarakat bisa kembali beraktivitas tanpa ada rasa was-was,&#8221; imbuh Bupati Muda Situbondo ini. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219978</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kunjungi Pasar Kebalen, Abah Anton Janjikan Pasar Tradisional Nyaman untuk Pedagang dan Pengunjung</title>
		<link>https://memontum.com/kunjungi-pasar-kebalen-abah-anton-janjikan-pasar-tradisional-nyaman-untuk-pedagang-dan-pengunjung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Oct 2024 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[janjikan]]></category>
		<category><![CDATA[kebalen]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[nyaman]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[pengunjung,]]></category>
		<category><![CDATA[tradisional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215923</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, Abah Anton dan Dimyati Ayatulloh, dari nomor 3 Pilkada Kota Malang, selalu mendapat tempat di hati masyarakat Kota Malang. Nuansa itu, terlihat saat Paslon Abadi (Abah Anton &#8211; Dimyati) mengunjungi Pasar Kebalen Kota Malang, Senin (28/10/2024) tadi. Kedatangan Abah Anton, saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, Abah Anton dan Dimyati Ayatulloh, dari nomor 3 Pilkada Kota Malang, selalu mendapat tempat di hati masyarakat Kota Malang. Nuansa itu, terlihat saat Paslon Abadi (Abah Anton &#8211; Dimyati) mengunjungi Pasar Kebalen Kota Malang, Senin (28/10/2024) tadi.</p>



<p>Kedatangan Abah Anton, saat itu disambut hangat para pedagang dan pengunjung pasar. Abah Anton dan Abah Dimyati, terlihat akrab bersama pedagang dan pengunjung pasar. Paslon peduli wong cilik ini, bahkan menyempatkan diri membeli jajanan pasar dan makan bersama-sama dengan pengunjung pasar.</p>



<p>Abah Anton sendiri, rupanya telah jauh-jauh hari telah memikirkan nasib pedagang pasar. Buktinya, enam tahun lalu dirinya telah merevitalisasi pasar. Bahkan, saat itu kondisi pasar begitu makmur.</p>



<p>Saat menjadi Wali Kota Malang periode 2013-2018, Abah Anton telah mencanangkan revitalisasi pasar. Diantaranya dengan dibangunnya Pasar Oro-oro Dowo, yang kini nyaman dikunjungi. Demikian pula nantinya, jika terpilih lagi menjadi Wali Kota Malang. &#8220;Saya akan merevitalisasi semua pasar tradisional dan pasar wisata di Kota Malang,&#8221; kata Abah Anton.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Paslon dengan jargon Agamis, Bermartabat, Amanah, Dinamis dan Inovatif (ABADI), ini memang begitu peduli terhadap keberadaan pasar. Bahkan, dirinya kerap blusukan ke berbagai pasar untuk menyerap keluhan masyarakat.</p>



<p>&#8220;Dulu saya sebelum membangun sebuah pasar, pasti seluruh pedagang saya ajak rembukan,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Abah Anton mengatakan, bahwa dirinya selalu mengedepankan musyawarah dan memprioritaskan apa kemauan para pedagang. Tidak asal membangun pasar, namun dirinya lebih mengutamakan konsep mufakat. Hingga pedagang maupun masyarakat setempat benar-benar mendukung revitalisasi tersebut. Bahkan, untuk melindungi pasar tradisional, dirinya saat menjabat Wali Kota dahulu, dirinya menggulirkan aturan ketat berdirinya super market atau pasar modern. &#8220;Pasar tradisional merupakan jantung ekonomi rakyat kecil, jadi sangat penting untuk melindungi mereka,&#8221; tambahnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215923</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dukun Bermodus Pengganda Uang di Kota Malang Dibekuk, Janjikan Rp 55 Juta Jadi Rp 2 Miliar</title>
		<link>https://memontum.com/dukun-bermodus-pengganda-uang-di-kota-malang-dibekuk-janjikan-rp-55-juta-jadi-rp-2-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Sep 2024 11:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bermodus]]></category>
		<category><![CDATA[dibekuk]]></category>
		<category><![CDATA[janjikan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[pengganda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214534</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dukun palsu bermodus pengganda uang, Alimat (50), warga Dusun Krajan, Desa Duwet Krajan, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, dibekuk petugas Polsek Kedungkandang dan Polresta Malang Kota. Terduga tersangka ditangkap, karena telah beraksi di sebuah makam di kawasan Jalan Ki Ageng Gribik, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang dan berhasil melakukan penipuan senilai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dukun palsu bermodus pengganda uang, Alimat (50), warga Dusun Krajan, Desa Duwet Krajan, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, dibekuk petugas Polsek Kedungkandang dan Polresta Malang Kota. Terduga tersangka ditangkap, karena telah beraksi di sebuah makam di kawasan Jalan Ki Ageng Gribik, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang dan berhasil melakukan penipuan senilai Rp 55 juta.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa dalam melancarkan aksinya, Alimat berpura-pura sebagai dukun sakti. Dengan dibantu dua temannya yakni And dan Lk, yang saat ini masih menjadi buron polisi, keduanya berperan mencari dan meyakinkan korbannya bahwa Alimat adalah dukun sakti yang bisa menggandakan uang.</p>



<p>Dari aksi And dan Lk inilah, ada empat orang yang tertarik untuk menggandakan uang. Para korban yang berasal dari Jawa Tengah, ini akhirnya patungan hingga terkumpul uang Rp 55 juta. Sementara untuk meyakinkan korbannya, Alimat Cs mengajak korban untuk ritual di sebuah makam di Jalan Ki Ageng Gribik, Jumat (02/08/2024) dini hari lalu.</p>



<p>Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol I Gusti Agung Ananta, mengatakan bahwa peristiwa ini berawal saat para korban mendapat informasi terkait dukun pengganda uang. &#8220;Karena tertarik janji-janji pelaku, korban datang ke Kota Malang untuk menggandakan uang kepada pelaku,&#8221; ujar Kompol Gusti, Senin (23/09/2024) tadi.</p>



<p>Saat ritual tersebut, korban menyerahkan uang Rp 55 juta tersebut kepada Alimat. Uang tersebut, kemudian dibungkus sarung dan dimasukan ke dalam kardus. Uang senilai Rp 55 juta tersebut, dijanjikan pelaku bisa berubah menjadi Rp 2 miliar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Diduga tanpa sepengetahuan korban, kardus tersebut diganti dengan kardus yang berisikan penuh uang palsu. Setelah proses ritual, Alimat menyerahkan kardus tersebut kepada korban. Namun, kardus tersebut tidak boleh dibuka dan baru bisa dibuka saat korban sudah sampai di rumahnya. Karena tergiur dengan janji-janji manis, korban pun percaya dan membawa kardus tersebut pulang. Namun saat perjalanan pulang, korban pun curiga dan membuka kardus tersebut. Korban pun langsung kaget karena kardus berisi penuh dengan uang mainan pecahan Rp 100 ribu.</p>



<p>&#8220;Saat kardus dibuka, ternyata isinya adalah uang mainan dalam jumlah banyak. Korban kembali ke tempat makam dan tersangka sudah tidak ada,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Selanjutnya, salah seorang korban yakni D (35), warga Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten Jawa Tengah, melapor ke Polresta Malang Kota. Petugas kemudian melakukan pelacakan hingga tersangka berhasil ditangkap di rumahnya.</p>



<p>Kepada petugas, Alimat mengaku kalau uang Rp 55 juta tersebut sudah dibagi tiga. Dirinya sendiri mendapat bagian Rp 20 juta. Dari penangkapan ini, petugas berhasil mengamankan beberapa barang bukti yaitu dupa, uang tunai milik korban yang hanya tersisa Rp 20 juta, sarung serta pakaian yang dipakai saat melakukan aksinya.</p>



<p>&#8220;Tersangka kami jerat dengan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan. Kami masih melakukan pengembangan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Saat dirilis di Polresta Malang Kota, Alimat sempat mengaku bahwa kedua temannya adalah otak dari penipuan dukun pengganda uang. &#8220;Semuanya yang mengatur kedua teman saya. Saya barusan saja begini. Cuman 1 kali. Menjanjikan Rp 100 ribu menjadi Rp 5 juta. Uang mainan dari teman saya,&#8221; ujar Alimat. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214534</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
