<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>januari &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/januari/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Feb 2026 10:50:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>januari &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kota Malang Alami Deflasi 0,10 Persen di Januari 2026</title>
		<link>https://memontum.com/kota-malang-alami-deflasi-010-persen-di-januari-2026</link>
					<comments>https://memontum.com/kota-malang-alami-deflasi-010-persen-di-januari-2026#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2026 05:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[deflasi]]></category>
		<category><![CDATA[januari]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230002</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Inflasi Januari 2026 di Kota Malang mengalami deflasi sebesar 0,10 persen month to month (mtm). Angka tersebut, tercatat lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencatat inflasi 0,56 persen (mtm). Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang, Indra Kuspriyadi, menyampaikan bahwa hal itu berdasarkan dari rilis Badan Pusat Statistik (BPS). Meski terjadi deflasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Inflasi Januari 2026 di Kota Malang mengalami deflasi sebesar 0,10 persen month to month (mtm). Angka tersebut, tercatat lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencatat inflasi 0,56 persen (mtm).</p>



<p>Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang, Indra Kuspriyadi, menyampaikan bahwa hal itu berdasarkan dari rilis Badan Pusat Statistik (BPS). Meski terjadi deflasi bulanan, inflasi tahunan Kota Malang masih tercatat sebesar 3,33 persen year on year (yoy).</p>



<p>“Inflasi tahunan Kota Malang berada sedikit di atas inflasi Jawa Timur yang sebesar 3,29 persen (yoy), namun masih lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang mencapai 3,55 persen (yoy),” ujar Indra, Kamis (05/02/2026) tadi.</p>



<p>Deflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Januari 2026 terutama didorong oleh penurunan harga kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau dengan andil deflasi sebesar 0,34 persen (mtm). Sejumlah komoditas pangan menjadi penahan utama laju harga, antara lain cabai rawit, cabai merah, daging ayam ras, telur ayam ras, dan bawang merah.</p>



<p>&#8220;Masing-masing komoditas tersebut memberikan andil deflasi sebesar -0,07 persen, -0,07 persen, -0,07 persen, -0,06 persen dan -0,05 persen (mtm),&#8221; tambahnya.</p>



<p>Menurut Indra, penurunan harga daging dan telur ayam ras dipengaruhi oleh lancarnya pasokan serta berkurangnya permintaan pasca momen Natal dan Tahun Baru. Sementara itu, turunnya harga komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang merah seiring dengan terjaganya pasokan di tengah musim panen raya di sentra produksi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Namun, deflasi yang lebih dalam tertahan oleh sejumlah komoditas yang masih mencatatkan inflasi. Di antaranya emas perhiasan dengan andil inflasi sebesar 0,22 persen (mtm), diikuti jeruk (0,03 persen), kontrak rumah (0,02 persen), bawang putih (0,02 persen), serta apel (0,01 persen).</p>



<p>“Kenaikan harga emas perhiasan sejalan dengan tren kenaikan harga emas dunia. Sementara kenaikan tarif kontrak rumah dipicu oleh pemberlakuan tarif baru oleh pemilik rumah di awal tahun,” jelasnya.</p>



<p>Adapun kenaikan harga jeruk dan apel dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan. Sementara itu, tekanan harga bawang putih terjadi karena belum terealisasinya impor bawang putih pada Januari, di mana sekitar 90–95 persen kebutuhan nasional masih bergantung pada impor.</p>



<p>Meski begitu, Indra menegaskan bahwa tekanan inflasi Kota Malang masih terkendali dan berada dalam rentang sasaran. Hal ini tidak lepas dari koordinasi solid Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melalui sinergi lintas sektor.</p>



<p>&#8220;Sejumlah langkah pengendalian inflasi yang telah dilakukan TPID antara lain capacity building TPID pada 29–30 Januari 2026 bersama Bank Indonesia Jawa Timur, pemantauan harga bahan pangan pokok, serta keikutsertaan dalam rapat koordinasi TPID mingguan bersama Kementerian Dalam Negeri,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Lebih lanjut, untuk menghadapi potensi tekanan inflasi pada periode Imlek dan Ramadhan, TPID Kota Malang akan meningkatkan intensitas pemantauan harga dan siap menggelar operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.</p>



<p>“Sinergi kebijakan antara pemerintah pusat, daerah, dan Bank Indonesia akan terus diperkuat melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) serta penguatan program 4K, agar inflasi tetap terjaga pada sasaran 2,5 ± 1 persen (yoy),” imbuh Indra. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/kota-malang-alami-deflasi-010-persen-di-januari-2026/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230002</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sepanjang Januari Polresta Malang Kota Ungkap 31 Narkoba dan Amankan 15,8 kg Ganja serta 361 Gram Sabu</title>
		<link>https://memontum.com/sepanjang-januari-polresta-malang-kota-ungkap-31-narkoba-dan-amankan-158-kg-ganja-serta-361-gram-sabu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2026 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[amankan]]></category>
		<category><![CDATA[januari]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[polresta]]></category>
		<category><![CDATA[sepanjang]]></category>
		<category><![CDATA[ungkap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229887</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang – Sebanyak 31 kasus Narkotika berhasil diungkap Polresta Malang Kota sepanjang Januari 2026. Dari jumlah kasus itu, sebanyak 36 tersangka berhasil diamankan dengan barang bukti diantaranya 15,8 kilogram ganja, 361 gram sabu, serta 4 butir ekstasi. Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, mengatakan bahwa pengungkapan ini adalah komitmen Polresta Malang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> – Sebanyak 31 kasus Narkotika berhasil diungkap Polresta Malang Kota sepanjang Januari 2026. Dari jumlah kasus itu, sebanyak 36 tersangka berhasil diamankan dengan barang bukti diantaranya 15,8 kilogram ganja, 361 gram sabu, serta 4 butir ekstasi.</p>



<p>Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, mengatakan bahwa pengungkapan ini adalah komitmen Polresta Malang Kota dalam memerangi peredaran gelap Narkotika di Kota Malang. &#8220;Kami mengapresiasi kinerja Satresnarkoba dalam memutus mata rantai peredaran Narkotika di Kota Malang dan daerah sekitarnya,&#8221; ujar Kombes Pol Putu Kholis, saat konferensi pers di Aula Sanika Satyawada Polresta Malang Kota, Jumat (30/01/2026) tadi.</p>



<p>Kombes Pol Putu Kholis menambahkan bahwa ganja, sabu dan ekstasi, termasuk Narkotika golongan I yang sangat berbahaya karena berdampak langsung pada kerusakan fisik, mental, sosial, hingga memicu tindak kriminal lanjutan. “Para tersangka kami jerat dengan UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, serta UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Penegakan hukum dilakukan tegas, profesional dan berkeadilan,” jelasnya.</p>



<p>Ditambahkan, ada tiga kasus menonjol dalam pengungkapan kasus Narkotika ini. Pertama, pengungkapan sabu 149 gram, kedua, ganja 1,7 kg dan ketiga, pengungkapan besar ganja lebih dari 13 kg disertai sabu.</p>



<p>&#8220;Ini menunjukkan Kota Malang masih menjadi target jaringan dan kami tidak akan memberi ruang sedikit pun,” tegasnya.</p>



<p>Kasus menonjol pertama, Satrenarkoba Polresta Malang Kota berhasil menangkap AH (21), mahasiswa, kawasan Paserpan, Kabupaten Pasuruan pada Sabtu (03/01/2026). Dia berhasil ditangkap saat berada di Jalan Raya Krajan Timur, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Dari penangkapan AH ini, petugas berhasil mengamankan barang bukti 149 gram sabu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dari hasil pemeriksaan, AH mengaku berperan sebagai kurir yang diperintah oleh jaringan CS yang saat ini dalam masih dalam pengejaran (DPO). Dirinya bertugas meranjau sabu di sejumlah titik sesuai perintah CS, dengan imbalan sabu gratis dan uang tunai Rp 2 juta.</p>



<p>Kasus kedua menonjol, Satresnarkoba berhasil menangkap AF (32) di kawasan Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Saat ditangkap, AF tidak bisa mengelak karena kedapatan ganja seberat 1,7 kg. Rencananya ganja tersebut akan dikemas ulang dalam paket kecil untuk diedarkan sesuai perintah pengedar. Dari aksinya, tersangka dijanjikan upah Rp 500 ribu per kilogram ganja yang berhasil dijual.</p>



<p>Sementara kasus ketiga menonjol, berhasil mengamankan dua tersangka, SPA (45), warga kawasan Kelurahan Arjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang dan DC (39), warga Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Pengungkapan ini berawal setelah petugas menangkap SPA di kawasan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, pada Kamis (15/01/2026) dini hari.</p>



<p>Dari penangkaoan SPA ini petugas berhasil mengamankan barang bukti ganja dan sabu. Dari hasil pengembangan, petugas berhasil menangkap DC di sebuah rumah kos di kawasan Arjosari. Dari kedua tersangka ini, barang bukti ganja sebanyak 13.3 kg serta sabu 8,46 gram, termasuk temuan tanaman ganja, timbangan digital dan berbagai paket siap edar.</p>



<p>Kombes Putu Kholis akan mengupayakan rehabilitasi warga yang menjadi korban Narkoba, memutus rantai permintaan Narkotika, melalui sinergi dengan BNN Kota Malang, sekaligus meningkatkan program edukatif, terutama dikampung yang dinilai rawan Narkoba.</p>



<p>“Warga Kota Malang ini majemuk, Kami akan tingkatkan kerjasama serta mengajak kampus-kampus untuk kampanye Anti Narkotika dan memutus rantai distribusi Narkoba,&#8221; imbuh Kombes Pol Putu Kholis. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229887</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Revitalisasi Alun-Alun Merdeka Rampung, Pemkot Malang Bakal Resmikan Akhir Januari</title>
		<link>https://memontum.com/revitalisasi-alun-alun-merdeka-rampung-pemkot-malang-bakal-resmikan-akhir-januari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[januari]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[rampung,]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229621</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memastikan bahwa pengerjaan revitalisasi Alun-Alun Merdeka Kota Malang, telah rampung dikerjakan. Pelaksanaan yang dikerjakan melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jatim dan dengan disertai Surat Perintah Kerja (SPK) itu, berakhir pada 20 Januari 2026. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan bahwa saat ini revitalisasi Alun-Alun Merdeka [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memastikan bahwa pengerjaan revitalisasi Alun-Alun Merdeka Kota Malang, telah rampung dikerjakan. Pelaksanaan yang dikerjakan melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jatim dan dengan disertai Surat Perintah Kerja (SPK) itu, berakhir pada 20 Januari 2026.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan bahwa saat ini revitalisasi Alun-Alun Merdeka hanya menyisakan tahap pembersihan dan penyelesaian akhir atau finishing. Secara keseluruhan, pembangunan dinyatakan telah rampung sesuai kontrak.</p>



<p>“Sudah selesai. Tinggal pembersihan-pembersihan dan finishing beberapa bagian. Sesuai SPK, berdasarkan informasi dari Bank Jatim, pekerjaan selesai tanggal 20 Januari,” kata Wali Kota Wahyu, Rabu (21/01/2026) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa untuk peresmian Alun-Alun Merdeka, direncanakan pada 27 atau 28 Januari 2026. Saat ini, Pemkot Malang masih melakukan persiapan teknis peresmian sekaligus menyesuaikan dengan agenda wali kota.</p>



<p>“Antara tanggal 27 atau 28 nanti akan kita resmikan. Ini masih dalam proses persiapan,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Masih menurut wali kota, wajah baru Alun-Alun Merdeka kini telah dilengkapi dengan sejumlah fasilitas penunjang. Salah satunya, seperti air mancur dengan pencahayaan warna-warni yang menjadi daya tarik baru bagi masyarakat.</p>



<p>&#8220;Tadi saya lihat gambarnya. Air mancurnya warna-warni&nbsp; dan bagus,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Ke depan, ujarnya, Alun-Alun Merdeka akan dikembangkan sebagai bagian dari kawasan kota yang terintegrasi dengan sejumlah potensi dan kawasan bersejarah di sekitarnya. Mulai dari Kayutangan Heritage, kawasan Splendid, Balai Kota Malang, Taman Rekreasi Kota (Tarekot) hingga Stasiun Kereta Api Malang.</p>



<p>“Kita ingin memanfaatkan potensi yang ada ini menjadi satu kawasan terintegrasi. Semuanya saling berkaitan dan memiliki nilai historis,” paparnya.</p>



<p>Dalam penataan kawasan tersebut, Pemkot Malang juga akan mengatur persoalan pedagang kaki lima (PKL) dan parkir yang selama ini masih menjadi permasalahan di sekitar Alun-Alun Merdeka. “Dengan penataan kawasan ini, termasuk PKL dan parkirnya, kita harapkan masalah-masalah yang selama ini ada bisa diselesaikan,” ungkap Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229621</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Progres Revitalisasi Alun-Alun Merdeka Kota Malang Capai 50 Persen, DLH Pastikan Akhir Januari Rampung</title>
		<link>https://memontum.com/progres-revitalisasi-alun-alun-merdeka-kota-malang-capai-50-persen-dlh-pastikan-akhir-januari-rampung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2026 04:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[januari]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[merdeka]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[progres]]></category>
		<category><![CDATA[rampung,]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229246</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Progres revitalisasi Alun-Alun Merdeka Kota Malang kini sudah mencapai lebih dari 50 persen. Ditargetkan, pelaksanaan revitalisasi rampung di akhir Januari 2026. Plh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, menyampaikan bahwa sejumlah fasilitas utama sudah mulai terpasang. Salah satunya, playground yang sudah terpasang sepenuhnya. Sementara itu, sistem air [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Progres revitalisasi Alun-Alun Merdeka Kota Malang kini sudah mencapai lebih dari 50 persen. Ditargetkan, pelaksanaan revitalisasi rampung di akhir Januari 2026.</p>



<p>Plh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, menyampaikan bahwa sejumlah fasilitas utama sudah mulai terpasang. Salah satunya, playground yang sudah terpasang sepenuhnya. Sementara itu, sistem air mancur juga telah disiapkan dan tinggal menunggu pemasangan perangkat pendukung.</p>



<p>“Playground sudah terpasang. Untuk air mancur, settingannya sudah, tinggal pemasangan alatnya karena memang air mancurnya diganti total,” ujar Raymond, saat ditemui di Balai Kota, Senin (05/01/2026) tadi.</p>



<p>Selain itu, juga dilakukan perbaikan lampu taman serta finalisasi empat bangunan di masing-masing sudut Alun-Alun. Bangunan tersebut, menurutnya akan dikembalikan ke warna aslinya, seperti sebelum adanya bantuan CSR sebelumnya.</p>



<p>“Catnya dikembalikan seperti semula, bukan yang kemarin. Akses masuk juga tetap seperti dulu, tidak ada perubahan,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, untuk fasilitas pendukung turut diperbarui, termasuk toilet umum. Dua unit toilet yang ada diperbesar dan dilengkapi ruang laktasi untuk mendukung kenyamanan pengunjung, khususnya ibu dan anak.</p>



<p>“Pengunjung Alun-Alun kan banyak anak-anak. Jadi kami tambahkan ruang laktasi supaya ibu-ibu lebih nyaman,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut, fasilitas skate park dipastikan tetap ada. Namun, perbaikannya hanya difokuskan pada bagian yang rusak tanpa penambahan desain baru, menyesuaikan dengan perencanaan awal. “Usulan dari komunitas skateboard memang ada, tapi saat ini hanya perbaikan kerusakan saja,” ucapnya.</p>



<p>Raymond berharap dengan dilakukan revitalisasi tersebut daya tarik pengunjung semakin meningkat. Selama ini, jumlah pengunjung di hari biasa berkisar 500 orang per hari, sedangkan pada akhir pekan bisa mencapai sekitar 2.000 orang per hari.</p>



<p>&#8220;Karena Alun-Alun Kota Malang selama ini menjadi salah satu ruang publik favorit masyarakat,&#8221; imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229246</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hentikan Distribusi MBG Sementara, Koordinator SPPI Kota Malang Sebut Akan Beroperasi 8 Januari</title>
		<link>https://memontum.com/hentikan-distribusi-mbg-sementara-koordinator-sppi-kota-malang-sebut-akan-beroperasi-8-januari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[beroperasi]]></category>
		<category><![CDATA[distribusi]]></category>
		<category><![CDATA[hentikan]]></category>
		<category><![CDATA[januari]]></category>
		<category><![CDATA[koordinator]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[sementara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229174</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang akan diberhentikan sementara, pada awal Januari 2026. Penghentian itu berlaku secara nasional, termasuk operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sebagai bagian dari masa persiapan dan evaluasi. Koordinator Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Kota Malang, Muhammad Athoillah, menjelaskan bahwa penghentian sementara tersebut berlangsung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang akan diberhentikan sementara, pada awal Januari 2026. Penghentian itu berlaku secara nasional, termasuk operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sebagai bagian dari masa persiapan dan evaluasi.</p>



<p>Koordinator Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Kota Malang, Muhammad Athoillah, menjelaskan bahwa penghentian sementara tersebut berlangsung mulai 2 hingga 7 Januari 2026, sebelum kembali beroperasi penuh pada 8 Januari 2026. “Betul, MBG dihentikan sementara. Nanti tanggal 8 Januari mulai beroperasi lagi. Sementara Senin sampai Rabu besok, kami hanya melayani kelompok B3, yakni balita, ibu hamil, dan ibu menyusui,” kata Athoillah, Rabu (31/12/2025) tadi.</p>



<p>Athoillah menyebut, penghentian sementara itu merupakan kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai masa persiapan. Sejumlah SPPG diminta melakukan pembenahan agar seluruh layanan memenuhi standar yang ditetapkan.</p>



<p>“SPPG yang butuh renovasi silakan direnov. Yang kelengkapannya belum sesuai standar juga diminta melengkapi, baik alat maupun fasilitas. Diberi waktu beberapa hari untuk memperbaiki kekurangan,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, masa jeda ini juga dimanfaatkan untuk menyesuaikan layanan dengan kalender pendidikan, mengingat sekolah masih libur pasca Tahun Baru, sekaligus meringankan beban tenaga pendidik.</p>



<p>&#8220;Di Kota Malang memiliki 43 SPPG aktif yang tersebar di seluruh kecamatan. Untuk SOP masih mengikuti aturan bulan November. Selama belum ada juknis baru, kami pakai aturan sebelumnya,” tuturnya.</p>



<p>Namun ke depan, jumlah SPPG dipastikan akan bertambah. Hal ini seiring dengan adanya juknis terbaru yang mengatur pembatasan jumlah penerima manfaat per SPPG.</p>



<p>“Sekarang maksimal satu SPPG melayani 3.000 penerima manfaat, itu sudah termasuk kelompok B3. Khusus B3 maksimal 500 orang per SPPG,” lanjutnya.</p>



<p>Selain pembatasan kuota, SPPG ke depan juga diwajibkan memiliki sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) guna menjamin kualitas dan standar pelayanan gizi. “Target nasional 85 SPPG, dan kemungkinan di Kota Malang juga akan bertambah menyesuaikan kebutuhan,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229174</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gedung Parkir Kayutangan Heritage Beroperasi, Dishub Kota Gratiskan di Tanggal 31 Desember dan 7 Januari</title>
		<link>https://memontum.com/gedung-parkir-kayutangan-heritage-beroperasi-dishub-kota-gratiskan-di-tanggal-31-desember-dan-7-januari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[beroperasi]]></category>
		<category><![CDATA[desember]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[gedung,]]></category>
		<category><![CDATA[gratiskan]]></category>
		<category><![CDATA[heritage,]]></category>
		<category><![CDATA[januari]]></category>
		<category><![CDATA[Kayutangan]]></category>
		<category><![CDATA[Parkir]]></category>
		<category><![CDATA[tanggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229138</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Gedung Parkir Kayutangan Kota Malang akan digratiskan dalam dua tahap. Sesuai rencana, seiring beroperasinya gedung, maka tanggal 31 Desember 2025 dan 7 hingga 13 Januari 2026, akan gratis. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa hal itu dilakukan sebagai bagian dari uji coba operasional, sekaligus penataan parkir kawasan heritage [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Gedung Parkir Kayutangan Kota Malang akan digratiskan dalam dua tahap. Sesuai rencana, seiring beroperasinya gedung, maka tanggal 31 Desember 2025 dan 7 hingga 13 Januari 2026, akan gratis.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa hal itu dilakukan sebagai bagian dari uji coba operasional, sekaligus penataan parkir kawasan heritage tersebut. “Tahap I tanggal 31 Desember 2025, kami uji coba penggunaan gedung parkir dan kami gratiskan untuk memfasilitasi masyarakat saat malam tahun baru. Saat itu, badan jalan masih tetap dimanfaatkan seperti biasa,” ujar Jaya-sapaannya, Selasa (30/12/2025) tadi.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa pada tahap dua yang dilakukan pada 7 Januari 2026, akan diterapkan sistem parkir baru secara lebih optimal. Seluruh kendaraan roda dua, akan diarahkan masuk ke Gedung Parkir Kayutangan, sementara kendaraan roda empat menggunakan area lantai bawah gedung.</p>



<p>&#8220;Nanti akan kami gratiskan kembali di tanggal 7 hingga 13 Januari 2026. Dan itu adalah masa transisi,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Dalam skema baru tersebut, tambahnya, penataan parkir di tepi jalan juga diperketat. Sisi kanan atau timur Jalan Basuki Rahmat akan disterilkan dari parkir, sedangkan sisi kiri atau barat hanya diperbolehkan untuk parkir kendaraan roda empat. Adapun area cekungan difungsikan khusus sebagai drop zone.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Di sepanjang Kayutangan, parkir di badan jalan hanya untuk mobil. Sepeda motor seluruhnya kami arahkan masuk ke gedung parkir,” katanya.</p>



<p>Gedung Parkir Kayutangan sendiri memiliki kapasitas sekitar 800 unit sepeda motor dan sekitar 25 unit mobil yang ditempatkan di lantai bawah. Sementara itu, untuk kendaraan bus tidak diperbolehkan parkir di badan jalan dan hanya diizinkan menurunkan penumpang di area drop zone.</p>



<p>“Bus hanya boleh drop zone atau tidak parkir. Untuk parkirnya, kami arahkan ke lokasi lain seperti Jalan Majapahit atau Jalan Ade Irma, khususnya di luar jam kerja dan saat akhir pekan,” tuturnya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, dalam hal ini Dishub Kota Malang juga telah melakukan sosialisasi kepada juru parkir dan masyarakat. Namun, Jaya mengakui pelanggaran masih mungkin terjadi pada tahap awal.</p>



<p>“Kalau masih ada yang melanggar karena belum tahu, kami lakukan penertiban secara persuasif dan terus memberikan arahan,” imbuhnya.</p>



<p>Sebagai informasi, nantinya tarif parkir baru akan mulai diberlakukan pada 14 Januari 2026, dengan ketentuan sepeda motor dikenai tarif Rp 2.000 dan kendaraan roda empat Rp 3.000. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229138</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Inflasi Kota Malang Januari 2025 Capai 0,98 Persen, Sektor Makanan Jadi Pendorong Utama</title>
		<link>https://memontum.com/inflasi-kota-malang-januari-2025-capai-098-persen-sektor-makanan-jadi-pendorong-utama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Feb 2025 12:50:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Inflasi]]></category>
		<category><![CDATA[januari]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pendorong]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[sektor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218995</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang mencatat inflasi month to month (m-to-m) pada bulan Januari 2025 sebesar 0,60 persen, sedangkan year-on-year (y-on-y) sebesar 0,98 persen. Kenaikan ini mendorong Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Malang sebesar 106,30. Kepala BPS Kota Malang, Umar Sjaifudin, menyampaikan bahwa inflasi y-on-y dipengaruhi oleh kenaikan harga di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang mencatat inflasi month to month (m-to-m) pada bulan Januari 2025 sebesar 0,60 persen, sedangkan year-on-year (y-on-y) sebesar 0,98 persen. Kenaikan ini mendorong Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Malang sebesar 106,30.</p>



<p>Kepala BPS Kota Malang, Umar Sjaifudin, menyampaikan bahwa inflasi y-on-y dipengaruhi oleh kenaikan harga di beberapa kelompok pengeluaran. Dengan kontribusi terbesar berasal dari makanan, minuman dan tembakau yang mengalami inflasi 3,34 persen.</p>



<p>&#8220;Kelompok pengeluaran lainnya yang mengalami inflasi y-on-y antara lain pakaian dan alas kaki sebesar 2,94 persen, perlengkapan dan pemeliharaan rumah tangga 1,41 persen, kesehatan 2,66 persen, serta transportasi 0,86 persen,&#8221; ujar Umar, Selasa (04/02/2025) tadi.</p>



<p>Selain itu, kelompok rekreasi, olah raga, dan budaya mencatat inflasi 1,20 persen, diikuti kelompok pendidikan sebesar 1,21 persen, penyediaan makanan dan minuman atau restoran 1,25 persen, serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang mengalami inflasi tertinggi sebesar 7,58 persen.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di sisi lain, beberapa kelompok pengeluaran mengalami deflasi y-on-y, terutama kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga yang turun 9,20 persen. Selain itu, kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan juga mengalami deflasi sebesar 0,18 persen.</p>



<p>&#8220;Penurunan harga di sektor perumahan terutama disebabkan oleh turunnya tarif listrik, yang memberikan andil besar terhadap deflasi di kelompok ini,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Dengan inflasi tahunan yang masih di bawah 1 persen, Kota Malang mengalami tekanan harga yang relatif terkendali. Namun, kenaikan di sektor makanan dan perawatan pribadi tetap menjadi perhatian karena dapat mempengaruhi daya beli masyarakat.</p>



<p>&#8220;Pemantauan harga secara berkelanjutan diperlukan, terutama untuk kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan signifikan, agar stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat tetap terjaga,&#8221; imbuh Umar. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218995</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Bupati Pasuruan Targetkan Revitalisasi Alun-alun Bangil Akhir Januari</title>
		<link>https://memontum.com/pj-bupati-pasuruan-targetkan-revitalisasi-alun-alun-bangil-akhir-januari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Jan 2025 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[Bangil]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[januari]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218316</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, optimis perbaikan Alun-alun Bangil akan selesai pada akhir bulan ini atau Januari. Pernyataan tersebut, disampaikan Pj Bupati Nurkholis, saat inspeksi mendadak (Sidak) di Alun-alun Bangil, Minggu (11/01/2025) tadi. Menurut Pj Bupati Nurkholis, bahwa perbaikan Alun-alun sampai saat ini telah mencapai 50 persen. Beberapa perubahan signifikan sudah terlihat di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, optimis perbaikan Alun-alun Bangil akan selesai pada akhir bulan ini atau Januari. Pernyataan tersebut, disampaikan Pj Bupati Nurkholis, saat inspeksi mendadak (Sidak) di Alun-alun Bangil, Minggu (11/01/2025) tadi.</p>



<p>Menurut Pj Bupati Nurkholis, bahwa perbaikan Alun-alun sampai saat ini telah mencapai 50 persen. Beberapa perubahan signifikan sudah terlihat di Alun-alun Bangil. Seperti lampu-lampu taman yang baru terpasang, membuat suasana jadi lebih hidup.</p>



<p>Belum lagi paving blok lama, kini telah diganti dengan paving 3D yang lebih modern dan estetik. Bahkan, sisa bongkaran paving pun dimanfaatkan untuk menambah akses pengunjung.</p>



<p>&#8220;Pokoknya akhir Januari ini sudah selesai. Insyaallah wajah Alun-alun Bangil akan bisa dilihat lebih cantik,&#8221; kata Pj Bupati Pasuruan.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, yang menarik dari proyek revitalisasi ini adalah sumber pendanaannya. Jika biasanya proyek pembangunan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), namun untuk proyek revitalisasi Alun-alun Bangil ini justru mengandalkan partisipasi aktif dari pihak swasta.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurut Nurkholis, Kabupaten Pasuruan dikenal dengan daerah industri. Oleh sebab itu, Pemerintah Daerah merasa perlu melibatkan perusahaan untuk melaksanakan coorperate social responsibility (CSR), salah satunya dengan revitalisasi Alun-alun Bangil.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah responnya baik. Semua pembiayaan ini berasal dari sumbangan perusahaan. Kami sangat berterima kasih atas kepedulian mereka terhadap pembangunan daerah,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Nurkholis menegaskan bahwa kendati peran perusahaan cukup banyak, dia tak mau menyebut nominal anggaran yang dihabiskan untuk memoles bagian dalam alun-alun. Sebab masing-masing perusahaan memberikan kontribusi berupa hasil pekerjaan. &#8220;Kami hanya minta bantuan secara langsung, berorientasi pada hasil. Saya nggak mau bantuan uang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, dalam Sidak yang berlangsung selama dua jam itu, Nurkholis menemukan jogging track yang sudah rusak. Padahal fasilitas itu mestinya diberikan kepada pengunjung agar mereka bisa berolahraga. Maka dari itu, dirinya berharap semua pekerjaan akan rampung sebelum akhir bulan ini. &#8220;Hari ini juga masih ada tambahan pekerjaan yang perlu disegerakan,&#8221; tambahnya. <strong>(pro/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218316</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Awal Januari 2025 Penyakit Mulut dan Kuku di Kota Malang Bertambah 12 Kasus</title>
		<link>https://memontum.com/awal-januari-2025-penyakit-mulut-dan-kuku-di-kota-malang-bertambah-12-kasus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jan 2025 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bertambah]]></category>
		<category><![CDATA[januari]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218163</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di Kota Malang pada awal tahun 2025, mengalami peningkatan. Yakni, ada 12 kasus baru dari yang sebelumnya telah tercatat ada 25 kasus. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, Anton Pramujiono, menyampaikan bahwa kasus baru [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di Kota Malang pada awal tahun 2025, mengalami peningkatan. Yakni, ada 12 kasus baru dari yang sebelumnya telah tercatat ada 25 kasus.</p>



<p>Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, Anton Pramujiono, menyampaikan bahwa kasus baru tersebut ditemukan di Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Mayoritas itu terjadi pada sapi potong yang didatangkan dari Kabupaten Malang untuk keperluan penggemukan.</p>



<p>&#8220;Jadi untuk 12 itu masih proses pengobatan, karena gejala awal. Jadi kondisi bukan kasus berat, cuma kasus gejala ringan. Sehingga mungkin dengan diobati bisa sembuh,&#8221; ujar Anton, pada Senin (06/01/2025) tadi.</p>



<p>Untuk penyembuhan penyakit tersebut, menurutnya Dispangtan Kota Malang telah mendistribusikan disinfektan, vitamin dan obat cacing kepada para peternak di wilayah terdampak. Termasuk juga di Kecamatan Blimbing dan Kecamatan Lowokwaru.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Hari ini kami juga membagikan kebutuhan tersebut ke peternak di Lowokwaru untuk meningkatkan daya tahan tubuh ternak mereka,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Dispangtan Kota Malang juga telah melakukan berbagai upaya untuk menekan penyebaran PMK. Termasuk sosialisasi kepada peternak agar tidak mendatangkan sapi baru tanpa penanganan khusus.</p>



<p>&#8220;Kami mengimbau peternak menyediakan kandang terpisah bagi sapi baru dan tidak mencampurnya dengan ternak lama,” lanjutnya.</p>



<p>Disamping itu, Anton juga mengimbau agar para peternak dapat menjaga kebersihan kandang dengan rutin. Termasuk menyemprotkan disinfektan serta memberikan vitamin tambahan, baik dari produk farmasi maupun bahan alami seperti lengkuas dan kunyit.</p>



<p>“Kami terus memantau sentra-sentra ternak, terutama di Kecamatan Kedungkandang dan Blimbing, yang memiliki populasi sapi terbanyak. Kami juga mengawasi blantik atau penjual sapi serta peternak dengan lebih dari dua ekor ternak,” imbuh Anton. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218163</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
