<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>jarik &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jarik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 25 Jul 2023 11:24:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>jarik &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Metode Inovasi Jarik Ma’Siti Masuki Verifikasi dan Observasi Lapangan, Wali Kota Malang Wujudkan Komitmen</title>
		<link>https://memontum.com/metode-inovasi-jarik-masiti-masuki-verifikasi-dan-observasi-lapangan-wali-kota-malang-wujudkan-komitmen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Jul 2023 10:04:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[jarik]]></category>
		<category><![CDATA[komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[Lapangan]]></category>
		<category><![CDATA[ma’siti]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[masuki]]></category>
		<category><![CDATA[metode]]></category>
		<category><![CDATA[observasi]]></category>
		<category><![CDATA[Verifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[wali]]></category>
		<category><![CDATA[wujudkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194201</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menuju Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2023, metode Belajar Menarik Bersama Siswa Istimewa (Jarik Ma&#8217;Siti) kini masuk dalam tahap Verifikasi dan Observasi Lapangan. Itu dilakukan, oleh Tim Panelis Independen (TPI) melalui koneksi virtual zoom yang terhubung langsung dengan kegiatan belajar mengajar di SMPN 10 Kota Malang, Selasa (25/07/2023) tadi. Dalam kesempatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Menuju Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2023, metode Belajar Menarik Bersama Siswa Istimewa (Jarik Ma&#8217;Siti) kini masuk dalam tahap Verifikasi dan Observasi Lapangan. Itu dilakukan, oleh Tim Panelis Independen (TPI) melalui koneksi virtual zoom yang terhubung langsung dengan kegiatan belajar mengajar di SMPN 10 Kota Malang, Selasa (25/07/2023) tadi.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Malang, Sutiaji, mendampingi langsung proses verifikasi dan observasi lapangan. Pihaknya, pun duduk bersama siswa-siswi yang sedang mengikuti pembelajaran dengan metode Jarik Ma&#8217; Siti. Selain penerapan metode pembelajaran di dalam kelas, aktivitas luar kelas juga ditampilkan kepada panelis. Sejumlah siswa, juga nampak menghias kue tart, membuat topeng Malangan dan batik eco print.</p>



<p>Dalam dialog dengan Tim Panelis, orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Malang berkomitmen menghadirkan pendidikan inklusi sebagai wujud pemerataan layanan pendidikan bagi seluruh masyarakat termasuk anak-anak istimewa. &#8220;Kami menetapkan kota inklusi, untuk tidak ada pembedaan dalam memberikan pendidikan. Kami tidak menyebar anak-anak istimewa ini ke sekolah khusus, di SMP reguler pun bisa. Tapi setiap pendidik kami bekali pembelajaran lewat Jarik Ma&#8217; Siti, karena secara psikologis anak istimewa harus mendapatkan pendidikan yang setara,&#8221; jelas Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa inovasi tersebut telah dapat direplikasikan di seluruh SMP Negeri di Kota Malang, sejumlah SMP swasta maupun sekolah-sekolah dari kota atau kabupaten lain.</p>



<p>&#8220;Terlebih, inovasi ini mudah dan sangat relevan direplikasi untuk menjembatani pendidikan inklusi utamanya pada sekolah reguler yang memiliki siswa istimewa tanpa adanya Guru Pendamping Kelas,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut, inovasi Jarik Ma&#8217; Siti menjadi salah satu wujud atensi Pemkot Malang terhadap kebutuhan kelompok rentan, seperti anak-anak istimewa. Terlebih, menurutnya inovasi tersebut linier dengan apa yang telah digagas.</p>



<p>“Kita punya keyakinan bahwa anak itu punya potensi. Tuhan itu Maha Adil, semua punya keistimewaan. Dan kita bisa membantu mengembangkan potensi-potensi tersebut,&#8221; terangnya.</p>



<p>Karena itu, pihaknya meminta agar para pendidik dan pengajar nantinya dapat menjadi fasilitator dan motivator, agar anak-anak istimewa dapat mengembangkan potensi yang telah dimiliki.</p>



<p>Terlepas dari Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2023, Sutiaji juga mengapresiasi kinerja jajaran guru maupun tenaga pendidik. Pihaknya menyebut bahwa inovasi Jarik Ma&#8217; Siti akan mengharumkan nama Kota Malang. Terlebih inovasi pembelajaran ini telah memberikan manfaat luar biasa.</p>



<p>“Jangan berpuas dengan hasil, tapi kita harus terus meningkatkan upaya dan tekad kita. Jangan berpacu pada juara berapa yang akan diraih, namun langkah kita inilah yang menunjukkan bagaimana manfaat yang akan kita berikan kepada masyarakat luas. Semangat terus!,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sebagai informasi, tahap verifikasi dan observasi lapangan dilakukan agar para juri mendapat gambaran utuh mengenai implementasi inovasi yang diajukan masing-masing daerah. Sebanyak 20 inovasi dipilih oleh TPI untuk mengikuti tahap verifikasi dan observasi lapangan pada 24-25 Juli 2023 ini. Kemudian, pada tahap selanjutnya TPI akan melakukan sidang untuk menentukan Top Inovasi Terpuji.<strong> (hms/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194201</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Metode Jarik Ma’Siti Tembus Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2023</title>
		<link>https://memontum.com/metode-jarik-masiti-tembus-top-99-inovasi-pelayanan-publik-2023</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jun 2023 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[jarik]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[ma’siti]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[metode]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[publik]]></category>
		<category><![CDATA[tembus]]></category>
		<category><![CDATA[top]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191180</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Inovasi metode Belajar Menarik Bersama Siswa Istimewa (Jarik Ma&#8217;Siti) yang dikembangkan oleh SMP Negeri 10 Kota Malang, berhasil terpilih sebagai Finalis Top Inovasi Pelayanan Publik 2023. Hal tersebut, tertuang dalam Surat Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PAN RB Nomor: B/308/PP.00.05/2023 tertanggal 16 Juni 2023. Terpilihnya Jarik Ma&#8217;Siti sebagai salah satu dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Inovasi metode Belajar Menarik Bersama Siswa Istimewa (Jarik Ma&#8217;Siti) yang dikembangkan oleh SMP Negeri 10 Kota Malang, berhasil terpilih sebagai Finalis Top Inovasi Pelayanan Publik 2023. Hal tersebut, tertuang dalam Surat Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PAN RB Nomor: B/308/PP.00.05/2023 tertanggal 16 Juni 2023.</p>



<p>Terpilihnya Jarik Ma&#8217;Siti sebagai salah satu dari 99 inovasi terbaik nasional atau Top 99 dari total 2.135 inovasi dari seluruh Indonesia tahun ini, dianggap sebagai pencapaian yang penting dalam upaya mewujudkan pendidikan yang inklusif oleh Wali Kota Malang, Sutiaji. Sehingga, pihaknya menyambut baik kabar tersebut, dan mendorong semangat pendidikan di Kota Malang.</p>



<p>“Anak-anak kita, termasuk anak-anak istimewa, tentu berhak mendapat akses pendidikan yang setara. Apresiasi membanggakan ini untuk mereka semua, guru-guru yang terus berjuang, dan semua pihak yang berkolaborasi dalam inovasi Jarik Ma&#8217;Siti. Saya harap ini menguatkan spirit melayani publik dengan semakin baik,” kata Wali Kota Sutiaji, Sabtu (17/06/2023) tadi.</p>



<p>Atas pencapaian tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana, optimis bahwa inovasi tersebut bisa sukses diterapkan di berbagai sekolah yang menghadapi permasalahan serupa. &#8220;Kebijakan replikasi ke seluruh sekolah di Kota Malang telah kami siapkan. Dengan Jarik Ma&#8217;Siti ini, siswa istimewa dan siswa reguler bisa berbaur, tidak ada perbedaan,&#8221; kata Suwarjana.</p>



<p>Baca juga:</p>





<p>Sementara itu, salah satu guru inovator Jarik Ma&#8217;Siti, Kusiyah, menjelaskan jika pendekatan Jarik Ma&#8217;Siti lahir dari permasalahan ketimpangan rasio guru pendamping khusus dengan siswa istimewa (berkebutuhan khusus) yang masuk pada sekolah reguler/non inklusi seperti SMPN 10 Kota Malang. Pengembangan metodenya, pun dimulai pada tahun 2019 lalu, dengan niat tulus dan kesepahaman yang terbangun dari semua pihak untuk membantu siswa.</p>



<p>“Tidak pernah menyangka jika inovasi ini diapresiasi hingga menjadi wakil Kota Malang di kancah nasional dan bisa lolos hingga final tahun ini. Karena ketika kami bisa membantu (siswa) istimewa itu rasanya senang, tidak ada perasaan berat hati. Tentu kami juga ber terima kasig kepada banyak pihak yang telah membantu, termasuk salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Malang. dari kampus UB,&#8221; ungkap Kusiyah.</p>



<p>Melalui serangkaian teknik pemetaan dan asesmen yang disebut Gadis Mening Pinter, sekolah berhasil menyediakan instrumen adaptif bagi guru dan siswa sehingga kesulitan dalam pembelajaran dapat teratasi. Hasilnya, Jarik Ma&#8217;Siti telah membantu 570 siswa dalam kurun waktu lima tahun terakhir dan telah direplikasi di beberapa sekolah yang ada di Kota Malang. <strong>(hms/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191180</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
