<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>jaringan gas &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jaringan-gas/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Jan 2023 13:23:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>jaringan gas &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Proyek Jargas Lumajang Terancam Mangkrak, Puluhan Pekerja dan Sopir Tak Digaji dari Proyek Senilai Pagu Rp 52 Miliar</title>
		<link>https://memontum.com/proyek-jargas-lumajang-terancam-mangkrak-puluhan-pekerja-dan-sopir-tak-digaji-dari-proyek-senilai-pagu-rp-52-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2023 13:23:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[jargas]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan gas]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[proyek mangkrak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=180907</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Proyek jaringan gas (Jargas) bumi di wilayah Kecamatan Lumajang, terus menuai keluhan. Setelah sebelumnya banyak dikeluhkan oleh masyarakat, kini giliran para pekerja proyek senilai Pagu Rp 52 miliar tersebut, yang mengeluhkan mengenai tanggung jawab pelaksanaan proyek terhadap pekerja. Dimana, ada sekitar 50 pekerja yang terdiri dari warga Brebes-Jawa Tengah dan Lumajang, yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Proyek jaringan gas (Jargas) bumi di wilayah Kecamatan Lumajang, terus menuai keluhan. Setelah sebelumnya banyak dikeluhkan oleh masyarakat, kini giliran para pekerja proyek senilai Pagu Rp 52 miliar tersebut, yang mengeluhkan mengenai tanggung jawab pelaksanaan proyek terhadap pekerja.</p>



<p>Dimana, ada sekitar 50 pekerja yang terdiri dari warga Brebes-Jawa Tengah dan Lumajang, yang mengaku tidak kunjung mendapat gaji pekerjaan selama tiga bulan. Seperti salah satunya, yang disampaikan pekerja Jargas, Taopik, warga Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.</p>



<p>Diceritakannya, bahwa dirinya sudah dua bulan ini memilih tidak pulang ke kampungnya di Brebes, atau bertahan di Lumajang, karena menunggu pencairan dari pekerjaannya. Sementara teman-temannya yang bernasib sama, lebih memilih pulang ke Brebes, meski dengan tangan hampa.</p>



<p>&#8220;Teman-teman saya sudah pulang kampung ke Brebes. Saya di sini, karena menunggu gaji kita dibayar. Namun, sampai sekarang belum ada kejelasan,&#8221; terangnya saat ditemui Memontum.com, Senin (02/01/2023) tadi.</p>



<p>Dari pengakuan Opik-sapaannya, gaji yang belum dibayar kepada para pekerja, ada sekitar Rp 151 juta. Karenanya, dirinya pun berharap agar gaji tersebut, bisa segera dicairkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga masing-masing pekerja.</p>



<p>&#8220;Saya berharap, mudah-mudahan bisa segala dibayar, mas. Karena ini untuk menafkahi keluarga kami di kampung,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Senada dengan Opik, seorang pekerja lain yang bertugas sebagai sopir, Ririd warga Desa Mlawang, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, mengaku kalau gajinya selama sebulan, belum juga dibayar. Meski pun, dirinya juga mewanti-wanti bakal bernasib sama seperti pekerja lapangan.</p>



<p>&#8220;Kalau saya sopir, mas. Sudah sebulan ini belum dibayar,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, selaku pihak dari PT Petronesia Benimel, Rhicard dan selaku pelaksana, Rahmat serta Humas, Fauzan, dari proyek Jargas Lumajang, ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp, belum memberikan keterangan. Construction Area Superintendent Jargas Kabupaten Lumajang, Indra, ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengatakan jika pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak pelaksana.</p>



<p>&#8220;Saya akan koordinasi dengan pelaksana dahulu. Biar dari pelaksana koordinasi ke para mandor-mandor terkait hal ini. Sudah saya telpon project managernya,&#8221; kata Indra.</p>



<p>Perlu diketahui, proyek jaringan gas bumi di Kabupaten Lumajang, memiliki nilai pagu senilai Rp 52 miliar, yang bersumber dari APBN 2022. Faktanya, hingga saat ini proyek tersebut belum terselesaikan dan kerap menuai keluhan. Sementara sasaran dari proyek Jargas, untuk 4020 penerima manfaat yang ada di dua kecamatan di Kabupaten Lumajang.</p>



<p>Dari data LPSE, diketahui bahwa satuan kerja proyek ini dari Dirjen Minyak dan Gas Bumi. Pemenang tender proyek ini, tertulis PT Petronesia Benimel Jalan Pasar Minggu Raya KM 17,5 No 17 RT001 RW001 Pejaten Timur Pasar Minggu Jakarta Selatan (Kota) DKI Jakarta. Sementara penandatangan kontrak, berlangsung sejak 14 April hingga 21 Mei 2022. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">180907</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pekerjaan Proyek Jargas Lumajang Terus Dikeluhkan Masyarakat, Truk pun Jadi Korban</title>
		<link>https://memontum.com/pekerjaan-proyek-jargas-lumajang-terus-dikeluhkan-masyarakat-truk-pun-jadi-korban</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2022 15:32:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[jargas]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan gas]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[keluhan]]></category>
		<category><![CDATA[keluhan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=180317</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Proyek pemasangan pipa jaringan gas bumi atau Jargas di Kabupaten Lumajang, terus dikeluhkan warga. Keluhan tersebut muncul, dikarenakan sejak awal pemasangan hingga saat ini pekerjaan proyek Jargas, dinilai minim sosialisasi dan banyak merugikan masyarakat. Dari pelaksanaan pekerjaan yang tidak profesional dan terkesan asal-asalan, hingga banyaknya warga yang terperosok ke lubang galian karena [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Proyek pemasangan pipa jaringan gas bumi atau Jargas di Kabupaten Lumajang, terus dikeluhkan warga. Keluhan tersebut muncul, dikarenakan sejak awal pemasangan hingga saat ini pekerjaan proyek Jargas, dinilai minim sosialisasi dan banyak merugikan masyarakat.</p>



<p>Dari pelaksanaan pekerjaan yang tidak profesional dan terkesan asal-asalan, hingga banyaknya warga yang terperosok ke lubang galian karena tidak adanya rambu yang terpasang. Seperti salah satunya, yang disampaikan tokoh masyarakat Klakah, Cong Noji, kepada Memontum.com.</p>



<p>Dirinya mengatakan, bahwa tidak ada rambu pada galian. Sehingga, membuat orang yang tidak tahu, menjadi korban. &#8220;Seperti kemarin, ada kejadian di depan toko bangunan Klakah. Yakni, sempat ada truk terperosok masuk ke dalam lubang galian, karena tidak ada rambu. Selain itu, galian itu dibiarkan begitu saja sehingga masyarakat banyak dirugikan,&#8221; ujarnya Selasa (20/12/2022) tadi.</p>



<p>Menurutnya, permasalahan ini sebenarnya sudah lama mencuat. Hanya saja, belum adanya tindakan dari pihak terkait atau perbaikan pengerjaan dari pelaksana proyek. &#8220;Mulai pertama, selalu ada kesalahan dan sampai saat ini, tidak ada tindakan dari pihak terkait. Kita sebagai masyarakat, cuma bisa teriak menyampaikan dengan harapan bisa ada perbaikan. Seperti di sini, ada Forkopimca mulai Polsek, Koramil, kecamatan harus turun tangan,&#8221; terang Cong Noji.</p>



<p>Menurutnya, terkait permasalahan yang ditimbulkan dari pelaksanaan proyek Jargas, masyarakat berharap ada tindakan tegas dari pihak terkait. Itu karena, pihak pelaksana terkesan bandel dan tidak peduli dengan keselamatan warga.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Cong Noji juga menyatakan, jika dirinya juga pernah menyampaikan langsung pada Bupati Lumajang, terkait permasalahan ini. &#8220;Kalau soal permasalahan di masyarakat ini, saya sudah mungkin yang ke tiga kalinya. Karena, dahulu setelah digali, kemudian ditinggalkan begitu saja. Setelah itu, masyarakat terpaksa mengatasi sendiri dengan cara menutup lubang-lubang yang sudah digali waktu itu untuk memasukkan pipa besar. Setelah itu, digali lagi untuk memasukkan pipa kecil, kemudian itu ditinggal lagi. Bahkan, saya pernah menyampaikan kepada Pak Thoriq (Bupati, red) pada acara Klakah Salawat,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Cong Noji pun mempertanyakan, siapa yang harus bertanggung jawab dalam proyek ini. &#8220;Dan sepertinya, mereka bukan tenaga ahli yang ditempatkan. Bahkan, condong ini tenaga gali pipa. Maaf lho mas, jangan sampai salah mengabarkan, jangan seakan-akan masyarakat Klakah, itu tidak menerima pembangunan ini. Masyarakat hanya mempersoalkan terkait pelaksanaan pekerjaan. Kalau di Kampung Pesantren kemarin, sudah kita larang mas. Jadi, saya bukan melarang orang bekerja, tetapi saya ingin tahu siapa yang bertanggung jawab,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dirinya pun meminta, supaya ada pihak yang bertanggung jawab melakukan pengawasan agar galian tersebut tidak menimbulkan korban dan kerugian masyarakat. &#8220;Mirisnya, tidak sedikit anak-anak juga terperosok ke dalam lubang galian. Bisa di cek ke kampung kampung, cuma penyampaiannya harus ke mana. Seharusnya ada pihak-pihak terkait yang harus bertanggung jawab dipermasalahan ini dalam melakukan pengawasan. Seharusnya, ada sosialisasi dan setiap pelaksanaan ada pemberitahuan. Tapi ini tidak ada, ini yang perlu dipertanyakan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, Construction Area Superintendent Jargas Kabupaten Lumajang, Indra, ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp menyatakan akan menindak lanjuti terkait keluhan masyarakat. &#8220;Baik Pak, langsung saya info ke PPK selaku Pimpro proyek ini, &#8221; terangnya singkat. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">180317</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sikapi Proses Pengerjaan Galian Jargas Lumajang, Giliran Warga Tegalrandu Klakah Sampaikan Keluhan</title>
		<link>https://memontum.com/sikapi-proses-pengerjaan-galian-jargas-lumajang-giliran-warga-tegalrandu-klakah-sampaikan-keluhan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Oct 2022 02:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[jargas]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan gas]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Klakah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=177537</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pelaksanaan pengerjaan jaringan gas (Jargas) yang berlangsung di Kabupaten Lumajang, kembali menuai reaksi. Setelah sebelumnya tokoh masyarakat Klakah (kecamatan, red), yang juga merupakan kontraktor Kabupaten Lumajang, Kacong Noji, yang memberikan respon kekecewaan terkait pengerjaan dan tidak adanya standar K3, kembali unek-unek serupa disampaikan warga. Adalah warga Desa Tegalrandu, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pelaksanaan pengerjaan jaringan gas (Jargas) yang berlangsung di Kabupaten Lumajang, kembali menuai reaksi. Setelah sebelumnya tokoh masyarakat Klakah (kecamatan, red), yang juga merupakan kontraktor Kabupaten Lumajang, Kacong Noji, yang memberikan respon kekecewaan terkait pengerjaan dan tidak adanya standar K3, kembali unek-unek serupa disampaikan warga.</p>



<p>Adalah warga Desa Tegalrandu, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Wahyudi, yang bereaksi. Menurutnya, proses pengerjaan Jargas yang berlangsung di lapangan, justru terkesan merusak karena banyaknya lubang-lubang bekas galian.</p>



<p>&#8220;Saya sebagai warga, sangat mengapresiasi apa yang disampaikan saudara Kacong Noji. Karena, disepanjang jalan memang banyak lubang yang tidak ditutup kembali, paska penggalian. Sehingga, sangat mengancam keselamatan warga,&#8221; terangnya kepada Memontum.com, Kamis (27/10/2022) tadi.</p>



<p>Wahyudi berharap, agar apa yang menjadi keluhan warga, itu bisa ditindaklanjuti oleh dinas. Karena bagaimana pun, meski ini proyek nasional, namun dinas terkait di Lumajang, juga memiliki peran.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Saya mewakili masyarakat Desa Tegalrandu, berharap ada tindakan dari dinas terkait untuk melakukan pengawasan atau membantu menampung keluhan masyarakat,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, terkait proses pengerjaan Jargas, Kacong Noji warga Klakah memprotes mengenai pekerjaan yang dilakukan oleh pelaksana proyek Jargas. Dirinya merasa, bahwa proyek strategis nasional itu dikerjakan asal-asalan.</p>



<p>Kacong Noji yang juga merupakan kontraktor di Lumajang, itu menyatakan jika masyarakat kecewa dengan pekerjaan proyek Jargas. Dirinya juga menilai, kontraktor pelaksana proyek tidak melakukan tahapan pelaksanaan pekerjaan dengan benar. Karenanya, pihaknya meminta agar pelaksana proyek bisa berkoordinasi duduk bersama dengan warga agar tidak menimbulkan gesekan di masyarakat.</p>



<p>Sementara itu, pihak pelaksana proyek Jargas Lumajang, Fauzan, ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut melalui sambungan telepon, enggan berkomentar dan tidak merespon. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">177537</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pekerjaan Proyek Jasgas Terkesan Asal, Ketua DPC PBB Lumajang Akui Banyak Terima Keluhan dan Minta Pengerjaan Dihentikan Sementara</title>
		<link>https://memontum.com/pekerjaan-proyek-jasgas-terkesan-asal-ketua-dpc-pbb-lumajang-akui-banyak-terima-keluhan-dan-minta-pengerjaan-dihentikan-sementara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Oct 2022 15:48:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPC]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan gas]]></category>
		<category><![CDATA[keluhan]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Bulan Bintang]]></category>
		<category><![CDATA[PBB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=176573</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pengerjaan pemasangan jaringan gas (Jargas) yang diduga tidak sesuai spesifikasi dan berlangsung di wilayah Kabupaten Lumajang, terus menuai reaksi. Adalah Ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Lumajang, Ahmad Suhari, yang kali ini menyebut bahwa akibat banyaknya pemasangan yang terkesan asal, membuat masyarakat berkeluh kesah kepadanya terkait proyek Jasgas. &#8220;Penemuan saya di lapangan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pengerjaan pemasangan jaringan gas (Jargas) yang diduga tidak sesuai spesifikasi dan berlangsung di wilayah Kabupaten Lumajang, terus menuai reaksi. Adalah Ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Lumajang, Ahmad Suhari, yang kali ini menyebut bahwa akibat banyaknya pemasangan yang terkesan asal, membuat masyarakat berkeluh kesah kepadanya terkait proyek Jasgas. &#8220;Penemuan saya di lapangan, banyak kejanggalan dalam cara pengerjaannya. Terutama, dalam penggalian, dimana yang saya dengar galiannya itu kurang lebih 150 cm. Namun, kita mendapati banyak dari galian yang saat ini sebagian sudah ditimbun, itu tidak sampai satu meter. Bahkan, ada yang diperkirakan sekitar 50 cm hingga 80 cm, itu banyak,&#8221; kata Suhari, Senin (10/10/2022) tadi.</p>



<p>Dirinya menilai, jika galian tidak sesuai dengan spesifikasi, maka secara otomatis akan membahayakan. Salah satunya, selain warga juga keberadaan pipa yang ditanam tersebut.</p>



<p>&#8220;Ini sekarang, dikeluhkan oleh warga. Keluhan masyarakat, salah satunya karena tidak adanya sosialisasi. Terus, ya galiannya yang amburadul. Misalnya, yang sudah digali dan ditutup, itu tidak disama ratakan. Sehingga, ini sangat mengganggu. Bahkan, bekas galiannya juga banyak yang menumpuk dipinggir jalan. Karena membahayakan masyarakat inilah, masyarakat berkeluh kesah. Belum lagi, juga bisa membuat warga juga jatuh ke lubang galian, karena minim pengaman,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Dirinya pun berharap, agar proyek ini dihentikan dahulu untuk sementara waktu. Setidaknya, diadakan evaluasi dan duduk bersama masyarakat terutama para tokoh masyarakat setempat. &#8220;Karena apa, ya sosialisasi ini sangat dibutuhkan. Gas bumi ini bisa membahayakan, jika pemasangannya seperti itu. Apalagi, nanti masuk-masuk ke desa,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Suhari menambahkan, jika proses pemasangannya bagus, dirinya juga berharap agar proyek Jargas ini bisa berjalan dengan baik. Karena menurutnya, kalau pekerjaannya baik, maka hasilnya akan baik. &#8220;Tapi, kalau pekerjaannya tidak baik, maka hasilnya pasti tidak baik. Kita berharap, pekerjaan ini dievaluasi sehingga hasilnya betul-betul baik,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, pihak pelaksana proyek Jargas ketika hendak dikonfirmasi di kantornya, diketahui yang berwenang tidak ada. Menurut seorang yang di kantor, disampaikan bahwa pihak pelaksana sedang tidak ada ditempat. &#8220;Yang berkompeten memberikan penjelasan sedang keluar, Pak,&#8221; kata salah satu pekerja yang ada di kantor tersebut, Senin (10/10/2022) tadi.</p>



<p>Sementara itu, ketika pihak Jargas dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp, pun tidak memberikan jawaban.</p>



<p>Sekedar diketahui, dari papan nama proyek tertulis Intansi Kementerian ESDM &#8211; Ditjen Migas. SUP/Proyek Pembangunan Jaringan Gas Bumi untuk Rumah Tangga di Kabupaten Lumajang (4, 020 SR). Sementara Kontraktor KSO Petronesia Benimel &#8211; Maharani Prima. Waktu Pelaksanaan 210 Hari (20 Mei &#8211; 15 Desember 2022). <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">176573</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Dikerjakan Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jargas Lumajang Dikhawatirkan Ancam Keselamatan Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-dikerjakan-tak-sesuai-spesifikasi-proyek-jargas-lumajang-dikhawatirkan-ancam-keselamatan-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Oct 2022 11:26:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[gas]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan gas]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=176513</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Proyek pemasangan pipa jaringan gas (Jargas) di Kabupaten Lumajang, diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi. Proyek strategis nasional yang sedianya memudahkan masyarakat untuk dapat menikmati aliran gas dari pipa gas yang saat ini sebagian sudah ditanam, itu justru menimbulkan banyak persoalan dan kekhawatiran di masyarakat. Seperti, yang diungkapkan Agus warga Ranuyoso, kepada memontum.com, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Proyek pemasangan pipa jaringan gas (Jargas) di Kabupaten Lumajang, diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi. Proyek strategis nasional yang sedianya memudahkan masyarakat untuk dapat menikmati aliran gas dari pipa gas yang saat ini sebagian sudah ditanam, itu justru menimbulkan banyak persoalan dan kekhawatiran di masyarakat.</p>



<p>Seperti, yang diungkapkan Agus warga Ranuyoso, kepada memontum.com, Minggu (09/10/2022) tadi. Semenjak awal proyek ini dikerjakan, hingga sampai saat ini tidak ada sosialisasi kepada masyarakat. Bahkan, proyek tersebut sepertinya terkesan dikerjakan asal-asalan.</p>



<p>&#8220;Bagaimana tidak, mas. Masa proyek strategis nasional dengan anggaran puluhan milyar tidak ada sosialisasi. Tiba-tiba dikerjakan secara serampangan, seperti kedalamannya, jarak pipa bagaimana dengan drainase, bahkan ada yang ditanam di sisi drainase. Ini gas lho, kan ke depan bisa membahayakan keselamatan warga,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Sementara, warga Kecamatan Klakah, Qodim, pun menceritakan proyek pemasangan pipa gas yang ada di Kecamatan Ranuyoso dengan Kecamatan Klakah, terkesan juga ngawur. Seperti, habis melakukan penggalian, itu dibiarkan begitu saja hingga saat hujan deras masyarakat harus membersihkan tanah bekas galian yang menyumbat drainase.</p>



<p>&#8220;Ngawur mas, tidak rapi. Sudah tidak ada sosialisasi, pekerjaannya juga nggak beres. Saat hujan kemarin, kita kerja bakti membersihkan drainase sendiri, karena bekas tanah. Kalau tidak, ya banjir,&#8221; ujar Qodim.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Construction Area Superintendent Jargas Kabupaten Lumajang, Indra, mengklaim bahwa jika jaringan yang dipasang, dipastikan aman dan sesuai dengan standar prosedur yang ada.</p>



<p>Kedalaman galian, yang secara umum disampaikan di jalan nasional sedalam 150 cm, kemudian di jalan kabupaten sedalam 110 cm dan di jalan desa sedalam 80 cm, jauh dari fakta di lapangan. Bahkan, pantauan media ini dari beberapa titik lokasi penggalian yang sudah ditimbun, diduga tidak sesuai spesifikasi. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">176513</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Camat di Lumajang Klaim Pernah Ada Sosialisasi Jargas, Masyarakat yang Dilintasi Anggap Pendataan Pemasangan</title>
		<link>https://memontum.com/dua-camat-di-lumajang-klaim-pernah-ada-sosialisasi-jargas-masyarakat-yang-dilintasi-anggap-pendataan-pemasangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Sep 2022 16:11:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Camat]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan gas]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendataan]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=174802</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Proyek pemasangan pipa jaringan gas (Jargas) di Kabupaten Lumajang, tidak hanya mengundang reaksi warga di Kecamatan Klakah. Namun, warga di wilayah Kecamatan Ranuyoso-Lumajang, pun turut bereaksi. Iyon atau Mas Yon, warga Kecamatan Ranuyoso, mengatakan bahwa sosialisasi terkait pemasangan hingga dampak di kemudian hari, tidak pernah ada. Kalau pun ada, itu hanya tiba-tiba [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Proyek pemasangan pipa jaringan gas (Jargas) di Kabupaten Lumajang, tidak hanya mengundang reaksi warga di Kecamatan Klakah. Namun, warga di wilayah Kecamatan Ranuyoso-Lumajang, pun turut bereaksi.</p>



<p>Iyon atau Mas Yon, warga Kecamatan Ranuyoso, mengatakan bahwa sosialisasi terkait pemasangan hingga dampak di kemudian hari, tidak pernah ada. Kalau pun ada, itu hanya tiba-tiba pendataan untuk warga yang ingin memasang pipa gas.</p>



<p>&#8220;Terkait masalah sosialisasi, itu memang tidak pernah ada. Saya sebagai warga Kecamatan Ranuyoso, tidak pernah mendapatkan pencerahan jika terjadi masalah terkait gas ini. Bagaimana pemakaiannya, langkah-langkah yang harus dilakukan atau yang lainnya. Karenanya, alangkah baiknya pemerintah setempat mengumpulkan kembali warga,&#8221; paparnya.</p>



<p>Karena, ujarnya, selama ini yang muncul adalah pendataan. Bahkan, warga juga mengatakan, selama itu gratis maka mau.</p>



<p>&#8220;Warga di sini cuma bilangnya asalkan gratis, itu aja. Cuma bagaimana penanggulangannya jika ada kerusakan, atau menemukan kerusakan, tidak ada. Termasuk, konsultasi sama siapa kalau seperti ini, juga tidak ada,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Camat Ranuyoso, Endhi Setyo Arifianto, yang biasa dipanggil Doni, saat dikonfirmasi terpisah mengatakan bahwa sosialisasi dari pihak gas telah dilaksanakan sebelum pendataan warga. Dalam sosialisasi itu, pihak yang diundang diantaranya tokoh masyarakat, kades dan perangkat desa.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Di forum tersebut, juga dijelaskan oleh pihak PGN (perusahaan gas negara) bahwa tujuan mengundang beliau (kades dan perangkat, red). Yakni, agar bisa mensosialisasikan ke masyarakat yang ada di wilayahnya,&#8221; jelasnya.&nbsp;</p>



<p>Sementara itu, keterangan tidak jauh berbeda juga disampaikan Camat Klakah, Arief Mashudi, kepada Memontum.com. Dihubungi terpisah, dirinya mengatakan jika proyek jaringan gas dimulai sejak 2021 akhir. Saat itu, dari informasi yang diterimanya, pernah ada kegiatan pendataan dan sosialisasi.</p>



<p>&#8220;Kebetulan, kami bertugas di Klakah (kecamatan, red) awal Februari 2022. Sehingga, pada saat awal pendataan dan sosialisasi, kami tidak mengikuti. Dari keterangan yang kami dapatkan dari staf desa dan pendamping di Kecamatan Klakah, pernah ada sosialisasi di Desa Klakah. Kemudian, untuk di Kecamatan Klakah, yang diundang kepala desa bersama perangkat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Bahkan, tambah Arief, diketahui jika total dari kegiatan ini ada di dua kecamatan. Usulan awal pendataan untuk pemasangan, ada 4084. &#8220;Sementara, keterangan terakhir yang saya dapatkan yang bisa dilayani 4020 saluran rumah tangga,&#8221; terangnya.</p>



<p>Humas Project Jargas Lumajang, Fauzan, saat dikonfirmasi mengatakan akan segera menindak lanjuti terkait dengan sejumlah temuan dan keluhannya masyarakat. Itu karena, sosialisasi sudah dilakukan di tahun 2021.</p>



<p>&#8220;Kami akan segera tindak lanjuti atas isu sosial yang ada di masyarakat. Karena untuk sosialisasi, sebetulnya sudah dilakukan saat pendataan di tahun 2021. Secepatnya, kami lakukan sosialisasi kembali ke warga warga. Harapannya, program dari pemerintah ini bisa sampai ke masyarakat dengan baik,&#8221; paparnya, Senin (05/09/2022) tadi.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, pemasangan pipa Jargas yang dilakukan di sisi luar badan jalan, mengundang kekhawatiran warga. Itu karena, pipa-pipa yang akan dipasang adalah aliran gas. Sementara warga, tidak banyak tahu sosialisasi itu. Lebih-lebih, untuk mengkomunikasi ketika pipa yang dipasang, ada kerusakan atau masalah. Mengingat, pipa yang dipaang berdekatan dengan saluran drainase jalan. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">174802</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jaringan Gas Bumi Rumah Tangga akan Dibangun di Wilayah Kabupaten Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/jaringan-gas-bumi-rumah-tangga-akan-dibangun-di-wilayah-kabupaten-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Oct 2021 12:08:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan gas]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=156006</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Jaringan gas (Jargas) bumi untuk rumah tangga direncanakan dibangun di Kabupaten Lumajang. Hal itu terungkap, saat Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, menggelar video conference dengan jajaran Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM RI, Jumat (15/10/2021). &#8220;Saya bersyukur karena dengan jaringan gas sampai di Lumajang, maka akan ada distribusi yang lebih mudah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Jaringan gas (Jargas) bumi untuk rumah tangga direncanakan dibangun di Kabupaten Lumajang. Hal itu terungkap, saat Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, menggelar video conference dengan jajaran Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM RI, Jumat (15/10/2021).</p>



<p>&#8220;Saya bersyukur karena dengan jaringan gas sampai di Lumajang, maka akan ada distribusi yang lebih mudah dan harapan kami tidak ada lagi kelangkaan gas,&#8221; kata Cak Thoriq-sapaan akrab Bupati Lumajang.&nbsp;</p>



<p>Direncanakan, pembangunan jaringan gas rumah tangga akan mulai dibangun pada tahun 2022. Saat ini, Kementerian ESDM tengah melakukan survei. Dalam hal ini, Kementerian ESDM menugaskan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) untuk melakukan pembangunan dan pengoperasian jargas di Lumajang.&nbsp;</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
</ul>


<p>Bupati menyampaikan, bahwa Pemkab Lumajang mendukung secara penuh rencana Kementerian ESDM tersebut. Bupati menilai, bahwa rencana pembangunan Jargas rumah tangga tersebut akan bermanfaat bagi masyarakat Lumajang karena dapat memenuhi kebutuhan bahan bakar bagi rumah tangga yang lebih aman, bersih dan efisien.</p>



<p>&#8220;Bila ini segera dilakukan langkah teknis, kami Pemkab Lumajang menyiapkan sepenuhnya hal-hal yang berkenaan dengan kebijakan maupun kewenangan Pemkab Lumajang apakah berkenaan dengan perizinan, sarana teknis lain dengan senang hati akan kami support. Prinsipnya kami welcome dan terima kasih atas inisiasi ini,&#8221; ujarnya.&nbsp;</p>



<p>Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Minyak dan Gas Bumi, Noor Arifin Muhammad, menjelaskan bahwa tahun depan akan dibangun Jargas untuk 4000 sambungan rumah tangga. Pemanfaatan Jargas akan menghemat pengeluaran rumah tangga dibandingkan tabung LPG 3 kg. Selain itu, program jargas juga akan menghemat subsidi LPG 3 kg dalam APBN.</p>



<p>&#8220;Kerja sama dengan Pemda dan jajaran pak bupati sampai ke bawah menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan baik kontruksi maupun saat beroperasi,&#8221; ujarnya. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">156006</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
