<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>jayati &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jayati/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Jan 2026 12:24:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>jayati &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Finishing Pembangunan Stadion Daha Jayati, Bupati Kediri Siapkan Anggaran Rp 58,5 Miliar</title>
		<link>https://memontum.com/finishing-pembangunan-stadion-daha-jayati-bupati-kediri-siapkan-anggaran-rp-585-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[finishing]]></category>
		<category><![CDATA[jayati]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[stadion]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229264</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menegaskan bahwa pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 58,5 miliar di tahun 2026, untuk melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati Kediri. Pembangunan lanjutan tahap III itu, rencananya akan menyelesaikan pembangunan stadion seperti untuk pemasangan atap, penyelesaian Zona A, termasuk pekerjaan site development. &#8220;Atap kita selesaikan di tahun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menegaskan bahwa pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 58,5 miliar di tahun 2026, untuk melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati Kediri. Pembangunan lanjutan tahap III itu, rencananya akan menyelesaikan pembangunan stadion seperti untuk pemasangan atap, penyelesaian Zona A, termasuk pekerjaan site development.</p>



<p>&#8220;Atap kita selesaikan di tahun 2026 dan beberapa hal yang memang harus diperbaiki. Seperti contohnya, drainase dan lain sebagainya, itu yang akan kita selesaikan,&#8221; kata Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, saat ditemui di Stadion Gelora Daha Jayati, Senin (05/01/2026) tadi.</p>



<p>Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati, tambahnya, dikerjakan sejak 2023 dan termasuk dalam proyek multi years. Karenanya, untuk penyelesaian ditargetkan selesai pada 2027 mendatang. Sementara kapasitas stadion, diproyeksikan mampu menampung 15 ribu penonton.</p>



<p>Dalam proyek pembangunan stadion tersebut, ujarnya, disebutkan bahwa site development termasuk pekerjaan yang cukup besar dan komplek. Itu karena, pengembangan mencakup kantong parkir, ruang terbuka hijau maupun yang lain.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Tapi paling tidak, pada 2027 (stadion, red) sudah bisa difungsikan. Total anggaran 2026 ini ada sebesar Rp 58,5 miliar,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Selain melanjutkan pembangunan stadion dan kawasan, menurut Mas Dhito, pada tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Kediri juga akan melakukan pekerjaan pembangunan akses jalan menuju stadion. Pembangunan itu, meliputi jalan di depan stadion termasuk akses tembus jalan provinsi.</p>



<p>Untuk akses jalan tepat di depan stadion yang saat ini masih satu jalur, paparnya, direncanakan dibuat dua jalur. Sehingga, akan dilakukan penambahan lebar hingga tujuh meter.</p>



<p>&#8220;Akses jalan ini menjadi kunci, karena flow masuk kalau nanti ada pertandingan sepak bola atau mungkin ada acara lain dan sebagainya itu perlu dipikirkan,&#8221; tambahnya. <strong>(pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229264</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tinjau Stadion Gelora Daha Jayati, Mas Dhito Pastikan Pembangunan Rampung di Tahun 2027</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-stadion-gelora-daha-jayati-mas-dhito-pastikan-pembangunan-rampung-di-tahun-2027</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2025 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[gelora]]></category>
		<category><![CDATA[jayati]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[rampung,]]></category>
		<category><![CDATA[stadion]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223621</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati yang dimulai tahun 2023 dan masuk dalam proyek multi years Pemerintah Kabupaten Kediri, hingga kini masih menjadi fokus Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana. Mas Dhito-sapaan akrab Bupati Kediri, menyebut bahwa pembangunan stadion tahap kedua yang semula akan diteruskan pemerintah pusat, akhirnya diambil alih kembali oleh Pemkab Kediri. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati yang dimulai tahun 2023 dan masuk dalam proyek multi years Pemerintah Kabupaten Kediri, hingga kini masih menjadi fokus Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana.</p>



<p>Mas Dhito-sapaan akrab Bupati Kediri, menyebut bahwa pembangunan stadion tahap kedua yang semula akan diteruskan pemerintah pusat, akhirnya diambil alih kembali oleh Pemkab Kediri. Sehingga, untuk menyelesaikan pembangunan stadion secara keseluruhan hingga penataan site development, dilakukan dalam beberapa tahap.</p>



<p>Pada tahun 2025 ini, tambahnya, pembangunan akan melanjutkan penyelesaian Zona A yang diperuntukkan bagi pemain. Termasuk, pembangunan akses jalan masuk stadion. Untuk pembangunan Zona A, pemerintah Kabupaten Kediri mengalokasikan anggaran sebesar Rp 10 miliar.</p>



<p>Pembangunan pada Zona A sendiri, meliputi pekerjaan arsitektur dinding, pemasangan lantai granit, pekerjaan intalasi pemeliharaan sistem mekanikal atau MEP (Mechanical, electrical dan Plumbing). Selain pekerjaan Zona A, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 3 miliar untuk pembangunan akses jalan penunjang stadion.</p>



<p>“Tahun kemarin kita telah membebaskan lahan (akses tembus Jalan Provinsi) dengan anggaran Rp 13 miliar,” katanya, saat meninjau Stadion Gelora Daha Jayati di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kamis (03/07/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mas Dhito memastikan, bahwa setiap tahun proses pembangunan akan terus berjalan. Dimana pada 2026, anggaran yang direncanakan untuk melanjutkan pembangunan stadion ini sebesar Rp 55 miliar dan 2027 sebesar Rp 51 miliar.</p>



<p>“Saya memastikan pembangunan stadion ini akan selesai pada tahun 2027,” urainya.</p>



<p>Lebih detail disebutkannya, pada tahun 2026 ini pekerjaan dilanjutkan menyelesaikan atap stadion, MEP, kemudian site development. Pekerjaan yang belum selesai di tahun 2026, akan dilanjutkan di tahun berikutnya termasuk pemasangan single seat di tribun penonton.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama, melalui Kabid Bina Marga, Haris Siswanto, menambahkan bahwa pembebasan lahan untuk akses tembus jalan provinsi dilakukan pada 2024 dengan panjang 675 meter. Adapun tahun 2025 ini, pembangunan dilakukan untuk akses jalan di depan stadion dengan spesifikasi lebar 7 meter ditambah bahu jalan masing-masing 1 meter.</p>



<p>“Ini untuk menunjang akses ke stadion. Panjangnya 373 meter dan dua minggu lagi mulai dikerjakan target selesai di Oktober,” tambahnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223621</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Halal Bihalal bersama Bupati Kediri, Anak-anak hingga Ojol Padati Pendopo Panjalu Jayati</title>
		<link>https://memontum.com/halal-bihalal-bersama-bupati-kediri-anak-anak-hingga-ojol-padati-pendopo-panjalu-jayati</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2025 06:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bihalal]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[jayati]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[padati]]></category>
		<category><![CDATA[panjalu]]></category>
		<category><![CDATA[Pendopo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221126</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Berbagai elemen masyarakat mulai dari anak-anak hingga orang tua, menghadiri acara halal bihalal bersama Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, di Pendopo Panjalu Jayati, Selasa (15/04/2025) tadi. Dalam acara halal bihalal itu, Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito bersama Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Berbagai elemen masyarakat mulai dari anak-anak hingga orang tua, menghadiri acara halal bihalal bersama Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, di Pendopo Panjalu Jayati, Selasa (15/04/2025) tadi. Dalam acara halal bihalal itu, Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito bersama Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa.</p>



<p>Yang menarik, diantara elemen yang hadir, tidak hanya dari masyarakat umum tertentu. Namun, baik dari kalangan pelajar, pelaku seni, wartawan, penyandang disabilitas serta masyarakat umum lain hingga driver ojek online (Ojol) turut mengikuti halal bihalal. Bahkan, mereka menyempatkan hadir di tengah-tengah waktu luang menarik penumpang.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, masyarakat sangat antusias mengikuti acara halal bihalal ini. Salah satunya, tentu untuk dapat bertemu dan bersilaturahmi langsung dengan Mas Dhito.</p>



<p>&#8220;Baru pertama kali ini (ikut, red). Sangat senang sekali bisa datang ke halal bihalal ini. Kebetulan dapat informasi acara ini dari teman-teman yang dishare ke groub,&#8221; kata salah satu driver ojek online, Anang Triarto.</p>



<p>Di momen itu, Anang saat itu datang bersama temannya Setiono, yang sama-sama dari Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Dirinya menyebut, pemerintahan Mas Dhito di Kabupaten Kediri melalui program pembangunannya selama ini terlihat sangat memperhatikan masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bahkan, Mas Dhito mau menerima dan mendengar usulan yang disampaikan warga. Hal inilah, yang dinilai menjadikan masyarakat Kediri sangat antusias untuk bisa mengikuti acara halal bihalal yang digelar orang nomor satu di Pemerintahan Kabupaten Kediri itu. &#8220;Semoga Kabupaten Kediri bisa semakin maju dan berkembang lagi dan berbudaya,&#8221; katanya.</p>



<p>Lain halnya dengan Anang, ada Sobirin warga Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten yang merupakan anggota perkumpulan Disabilitas Kediri Tangguh (Dikta) Kabupaten Kediri. Bersama puluhan penyandang disabilitas lain, dia mengaku setiap tahun rutin hadir di acara halal bihalal yang diadakan di Pendopo Panjalu Jayati.</p>



<p>&#8220;Teman-teman disabilitas sangat antusias sekali, karena lewat halal bihalal ini kami kembali bisa silaturahmi langsung dengan Mas Dhito,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dalam pemerintahan Mas Dhito, Sobirin dan penyandang disabilitas lain sangat merasakan perhatian yang diberikan pemerintah daerah. Bahkan seperti dirinya yang menggeluti kerajinan dari bambu, mendapatkan pendampingan untuk pengembangan usaha.</p>



<p>Mas Dhito menyampaikan bahwa melalui acara halal bihalal itu, pihaknya mewakili Pemerintah Kabupaten Kediri menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat bilamana dalam kepemimpinan masih ada kekurangan. Melalui momen itu, Mas Dhito mengajak semua elemen masyarakat untuk bisa saling memaafkan dan guyub rukun dalam mensukseskan pembangunan di Kabupaten Kediri.</p>



<p>&#8220;Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kediri, kita harus saling memaafkan dan saling bergandengan tangan untuk membangun kabupaten ini,&#8221; ujar Mas Dhito. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221126</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pegawai Pemkab Kediri dan Instansi Vertikal Halal Bihalal Bareng Mas Dhito di Pendopo Panjalu Jayati</title>
		<link>https://memontum.com/pegawai-pemkab-kediri-dan-instansi-vertikal-halal-bihalal-bareng-mas-dhito-di-pendopo-panjalu-jayati</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Apr 2025 08:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bareng,]]></category>
		<category><![CDATA[bihalal]]></category>
		<category><![CDATA[instansi]]></category>
		<category><![CDATA[jayati]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[panjalu]]></category>
		<category><![CDATA[pegawai]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Pendopo]]></category>
		<category><![CDATA[vertikal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221123</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Ribuan pegawai di Kabupaten Kediri mengikuti halal bihalal yang digelar Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, di Pendopo Panjalu Jayati, Senin (14/04/2025) tadi. Kegiatan rutin tahunan yang diadakan di Bulan Syawal itu, diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi dan hubungan kekeluargaan antar pegawai. Sementara pelaksanaan halal bihalal ini, tidak hanya diikuti pegawai di internal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Ribuan pegawai di Kabupaten Kediri mengikuti halal bihalal yang digelar Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, di Pendopo Panjalu Jayati, Senin (14/04/2025) tadi. Kegiatan rutin tahunan yang diadakan di Bulan Syawal itu, diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi dan hubungan kekeluargaan antar pegawai.</p>



<p>Sementara pelaksanaan halal bihalal ini, tidak hanya diikuti pegawai di internal Pemkab Kediri dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Namun, juga diikuti pegawai dari instansi vertikal, baik TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan maupun yang lain.</p>



<p>&#8220;Hari ini halal bihalal dengan pegawai dan pihak-pihak yang selama ini telah membersamai pemerintah Kabupaten Kediri dalam bekerja,&#8221; kata Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri itu.</p>



<p>Dalam halal bihalal itu, Mas Dhito didampingi istri, Eriani Annisa Hanindhito dan Wakil Bupati, Dewi Mariya Ulfa atau Mbak Dewi serta Sekda Kabupaten Kediri, Mohamad Solikin. Secara bergantian, satu-persatu menyalami para pegawai yang mengantre secara bergiliran.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Seusai bersalaman, mereka yang hadir di Pendopo juga dipersilahkan menikmati berbagai menu makanan dari berbagai UMKM di Kabupaten Kediri. &#8220;Untuk besok, kita adakan lagi halal bihalal untuk masyarakat dan kita buka untuk umum,&#8221; tambah Mas Dhito.</p>



<p>Turut hadir mengikuti kegiatan halal bihalal, guru dan kepala sekolah dari sekolah PAUD hingga SMA di Kabupaten Kediri. Bahkan diantara tenaga pendidik, ada pula yang terlihat mengajak anak-anak.</p>



<p>Seorang guru dari Kelompok Bermain (KB) Nurul Azizah Desa Balungjeruk, Kecamatan Kunjang, Viska Rifki Rusuli, mengaku senang bisa hadir dan bertemu langsung dengan Mas Dhito dalam halal bihalal itu. &#8220;Sangat senang sekali bisa ketemu Mas Dhito dan bisa salaman langsung,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Bersama guru lain, Viska mengaku bukan kali pertama mengikuti kegiatan halal bihalal di Pendopo Panjalu. Menurutnya, sejak dibuka untuk umum dan diadakan untuk halal bihalal, setiap tahun dirinya selalu hadir.</p>



<p>&#8220;Tahun kemarin juga ikut. Karena kitakan tidak bisa ketemu tiap hari dengan Mas Dhito, walaupun bisa jauh, kalau inikan dekat,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221123</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tahap II Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati Kediri Butuh Rp 303 Miliar, Mas Dhito Sebut PUPR Melanjutkan</title>
		<link>https://memontum.com/tahap-ii-pembangunan-stadion-gelora-daha-jayati-kediri-butuh-rp-303-miliar-mas-dhito-sebut-pupr-melanjutkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Jun 2024 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gelora]]></category>
		<category><![CDATA[jayati]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[melanjutkan]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[stadion]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210620</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana bersama jajaran di Pemerintah Kabupaten Kediri melakukan pengecekan berkala Stadion Gelora Daha Jayati, yang akan dilanjutkan pembangunan tahap kedua oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Stadion yang berlokasi di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan dan selesai pekerjaan tahap pertama oleh PP Urban di akhir 2023 itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana bersama jajaran di Pemerintah Kabupaten Kediri melakukan pengecekan berkala Stadion Gelora Daha Jayati, yang akan dilanjutkan pembangunan tahap kedua oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Stadion yang berlokasi di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan dan selesai pekerjaan tahap pertama oleh PP Urban di akhir 2023 itu, kini masih dalam masa pemeliharaan.</p>



<p>Stadion yang mengusung konsep sport, business and entertainment (SBE) ini, dibangun pada lahan 106.804 m². Mega proyek ini, pada tahap pertama dengan anggaran Rp 150 miliar bersumber APBD 2023.</p>



<p>Menurut Mas Dhito-sapaan bupati, bahwa untuk menyelesaikan pembangunan stadion di tahap kedua berdasarkan review Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), masih dibutuhkan anggaran Rp 303 miliar. &#8220;Kementerian PUPR akan mengerjakan sisa yang belum selesai. Artinya, Rp 303 miliar itu akan dikerjakan Kementerian PUPR,&#8221; katanya, Senin (03/06/2024) tadi.</p>



<p>Sebagaimana pada pembangunan tahap pertama, wajah stadion sudah terlihat. Ruangan-ruangan baik untuk wasit, kantor, pemain, media center maupun yang lain, telah terbangun dan tinggal penyempurnaan. Rumput lapangan pun terlihat sudah menghijau, begitu pula atap tribun meski belum menyeluruh.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurut Mas Dhito, masih banyak pekerjaan pada pembangunan stadion tahap kedua, yang harus diselesaikan. Diantaranya atap tribun, pemasangan kursi single site serta penyelesaian interior ruangan.</p>



<p>Diperkirakan, ujarnya, proses lelang pekerjaan tahap kedua pembangunan stadion yang memiliki kapasitas penonton lebih dari 15.000 itu, akan dilakukan oleh Kementerian PUPR baru pada Agustus mendatang dan pekerjaan fisik dimulai pada September. &#8220;Jadi ini multiyears, tahun 2024 dimulai pekerjaannya sampai dengan 2025 selesai,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Diharapkan, dengan dibangunnya Stadion Gelora Daha Jayati ini dapat menjadi kebanggaan masyarakat dan memacu meningkatkan prestasi olah raga para atlet di Bumi Panjalu. Di sisi lain, lokasinya yang tidak jauh dari Bandara Dhoho, sebagaimana konsep yang diusung pembangunan stadion, diharapkan menjadi pusat ekonomi baru dan mendongkrak perputaran bisnis masyarakat.</p>



<p>Mengingat pembangunan stadion ini banyak dinanti-nantikan masyarakat, Mas Dhito pun meminta masyarakat untuk bersabar sambil menunggu proses berjalan di Kementerian PUPR. &#8220;Yang jelas ini bukan proyek mangkrak,&#8221; tegasnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210620</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gelar Halal Bihalal di Pendopo Panjalu Jayati, Mas Dhito Ajak Anak-anak Berinteraksi</title>
		<link>https://memontum.com/gelar-halal-bihalal-di-pendopo-panjalu-jayati-mas-dhito-ajak-anak-anak-berinteraksi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Apr 2024 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[berinteraksi]]></category>
		<category><![CDATA[bihalal]]></category>
		<category><![CDATA[jayati]]></category>
		<category><![CDATA[panjalu]]></category>
		<category><![CDATA[Pendopo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208856</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana dan Wakilnya, Dewi Mariya Ulfa, menggelar halal bihalal bersama jajaran pegawai di Pemerintah Kabupaten Kediri di Pendopo Panjalu Jayati. Kegiatan bertajuk Nglencer Ning Pendopo itu, dihadiri ribuan pegawai dari tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bahkan, dalam moment itu beberapa pegawai terlihat membawa anak-anak. Bersama Ketua TP PKK, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana dan Wakilnya, Dewi Mariya Ulfa, menggelar halal bihalal bersama jajaran pegawai di Pemerintah Kabupaten Kediri di Pendopo Panjalu Jayati. Kegiatan bertajuk Nglencer Ning Pendopo itu, dihadiri ribuan pegawai dari tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).</p>



<p>Bahkan, dalam moment itu beberapa pegawai terlihat membawa anak-anak. Bersama Ketua TP PKK, Eriani Annisa Hanindhito dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kediri, Mas Dhito dan Mbak Dewi menyalami satu persatu pegawai yang datang.</p>



<p>Sebagai kepala daerah, Mas Dhito tidak hanya dekat dengan rakyat, melainkan termasuk kepada jajaran pegawai di pemerintahannya. Tidak sedikit, pegawai yang mengajak foto selfie dalam moment halal bihalal itu.</p>



<p>Mas Dhito pun juga terlihat aktif mengajak komunikasi anak-anak yang ikut serta orang tuanya. Kepada anak-anak itu, tidak lupa Mas Dhito juga memberikan uang Lebaran.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Halo, namanya siapa,&#8221; tanya Mas Dhito, kepada anak-anak yang ikut orang tuanya di acara Nglencer Ning Pendopo, Senin (29/04/2024) siang.</p>



<p>Meski harus lama mengantre untuk bisa bersalaman dengan bupati, anak-anak mengaku senang ikut orang tuanya di acara yang berlangsung siang sampai sore itu. &#8220;Senang, tadi juga ditanya kelas berapa,&#8221; ucap Ilham, salah satu anak yang mengaku masih duduk di Kelas 1 SD.</p>



<p>Melalui acara halal bihalal itu, Mas Dhito menyampaikan permintaan maaf kepada para pegawai bilamana terdapat kesalahan dalam kepemimpinannya. &#8220;Budaya saling memaafkan ini memang harus selalu kita jaga,&#8221; ungkap Mas Dhito.</p>



<p>Pihaknya dalam kesempatan itu mengaku berterimakasih kepada para pegawai, yang selama ini telah bekerja keras untuk percepatan pembangunan di Bumi Panjalu. Selain kepada para pegawai di Pemerintahan Kabupaten Kediri, seperti halnya pada tahun sebelumnya, Mas Dhito menyatakan akan menggelar halal bihalal bersama masyarakat.</p>



<p>&#8220;Kita nanti akan agendakan bersama masyarakat, ini jadwalnya masih kita atur,&#8221; paparnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208856</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Maksimalkan Stadion Gelora Daha Jayati, Mas Dhito Gandeng Aliansi Suporter Persik dan Persedikab</title>
		<link>https://memontum.com/maksimalkan-stadion-gelora-daha-jayati-mas-dhito-gandeng-aliansi-suporter-persik-dan-persedikab</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Dec 2023 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[aliansi]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[gelora]]></category>
		<category><![CDATA[jayati]]></category>
		<category><![CDATA[maksimalkan]]></category>
		<category><![CDATA[persedikab]]></category>
		<category><![CDATA[Persik]]></category>
		<category><![CDATA[stadion]]></category>
		<category><![CDATA[Suporter]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=202963</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menggandeng Aliansi Suporter Persik dan Manajemen Persedikab, dalam menyempurnakan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati. Itu karena, proses pembangunan stadion sendiri bakal rampung atau telah mencapai sekitar 84 persen. Sebagaimana diketahui, stadion yang dibangun menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), ditargetkan rampung akhir tahun 2023, untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menggandeng Aliansi Suporter Persik dan Manajemen Persedikab, dalam menyempurnakan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati. Itu karena, proses pembangunan stadion sendiri bakal rampung atau telah mencapai sekitar 84 persen.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, stadion yang dibangun menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), ditargetkan rampung akhir tahun 2023, untuk tahap satu. &#8220;Pihak pelaksana masih optimis selesai tepat waktu. Kalaupun nanti tidak selesai sesuai deadline, maka kita akan bicara,” kata Mas Dhito, Rabu (06/12/2023) tadi.</p>



<p>Sejauh ini pihaknya intens memberikan perhatian terhadap infrastruktur di bidang olah raga. Dengan kehadiran stadion yang mengusung konsep sport, business and entertainment, itu diharapkan mampu menjadi episentrum baru di barat sungai Kabupaten Kediri.</p>



<p>“Jangan sampai terjebak hanya untuk sepak bola. Karena tidak menutup kemungkinan juga untuk menyelenggarakan event, tanpa merusak rumput,” kata Mas Dhito.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Seperti diketahui, kunjungan bersama elemen suporter dan manajemen, itu tak lepas untuk memastikan pembangunan stadion sesuai dengan kebutuhan. Terlebih, masih ada beberapa kekurangan yang harus dibenahi. Diantaranya, besaran ruang ganti pemain, tangga turun ke lapangan hingga akses jalan menuju stadion.</p>



<p>“Tadi juga sudah ada masukan dari temen-temen karena mereka tahu kebiasaannya seperti apa,” terangnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Aliansi Suporter Persik, Bagoest Hoetomo, mengatakan ajakan tersebut sebagai wujud keterbukaan bupati dalam menerima masukan terkait bangunan stadion. “Berarti Mas Bup juga ingin mendengarkan semuanya,” tuturnya.</p>



<p>Dengan sinergisitas yang tercipta itu, diharapkan dapat mendorong prestasi keolahragaan di Kediri, terutama Persik dan Persedikab. Bagoest pun meminta seluruh penggemar sepak bola Kediri untuk saling menjaga stadion baru itu. Apalagi penonton nantinya disuguhkan dengan adanya single seat.</p>



<p>“Mungkin nanti perlu diadakan edukasi untuk saling merawat. Jangan sampai ada kejadian naik di atas kursi,” harapnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">202963</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Fasilitasi Atlet Porprov, Mas Dhito Rencanakan Pengembangan Fasilitas Olah Raga di Stadion Gelora Daha Jayati</title>
		<link>https://memontum.com/fasilitasi-atlet-porprov-mas-dhito-rencanakan-pengembangan-fasilitas-olah-raga-di-stadion-gelora-daha-jayati</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Oct 2023 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas]]></category>
		<category><![CDATA[fasilitasi]]></category>
		<category><![CDATA[gelora]]></category>
		<category><![CDATA[jayati]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan]]></category>
		<category><![CDATA[Porprov]]></category>
		<category><![CDATA[rencanakan]]></category>
		<category><![CDATA[stadion]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200138</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, bakal menyiapkan fasilitas untuk beberapa cabang olah raga (Cabor) lain dalam rencana pengembangan kawasan Stadion Gelora Daha Jayati. Rencana pengembangan itu, disampaikan merespon masukan para atlet yang mengikuti ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jatim Ke VIII, saat acara pembubaran kontingen dan penyerahan reward di lapangan tenis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, bakal menyiapkan fasilitas untuk beberapa cabang olah raga (Cabor) lain dalam rencana pengembangan kawasan Stadion Gelora Daha Jayati. Rencana pengembangan itu, disampaikan merespon masukan para atlet yang mengikuti ajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jatim Ke VIII, saat acara pembubaran kontingen dan penyerahan reward di lapangan tenis indoor Pemkab Kediri, Jumat (20/10/2023) tadi.</p>



<p>&#8220;Dari berbagai macam Cabor, rata-rata mereka minta fasilitas. Maka untuk site development, daerah sekitar stadion itu tidak hanya diperuntukkan untuk beberapa Cabor. Syukur-syukur bisa mencukupi beberapa Cabor yang ada,&#8221; kata Mas Dhito, seusai acara.</p>



<p>Selain untuk sepak bola, fasilitas olah raga yang memungkinkan untuk dilengkapi di kawasan Stadion Daha Jayati, menurut Mas Dhito seperti atletik, basket dan tenis meja. Pun begitu, pihaknya mengaku belum bisa membangun fasilitas semua Cabor yang ada dalam waktu dekat.</p>



<p>&#8220;Saya perlu waktu mungkin satu dua tahun ke depan,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sedang, ujarnya, untuk lapangan bulu tangkis, disampaikan bahwa pembangunannya di kawasan Kantor Pemkab Kediri. Untuk mengecek lapangan yang dibangun sesuai dengan standar yang ditentukan pihaknya menggandeng PBSI Kabupaten Kediri.</p>



<p>Selain pembangunan fasilitas olah raga, Mas Dhito mengaku fokus untuk memulangkan atlet-atlet lokal yang masih berada di luar Kabupaten Kediri. &#8220;Atlet kita, yang warga Kabupaten (Kediri) diluar masih banyak dan akan kita bawa pulang ke Kabupaten,&#8221; terangnya.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Hal itu, dibenarkan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri, Dedi Kurniawan. Menurutnya, saat ini pihaknya masih memiliki pekerjaan rumah (PR) untuk dapat memulangkan atlet-atlet yang masih berada di luar Kabupaten Kediri.</p>



<p>&#8220;Sekitar 50 lebih yang sudah kita deteksi, kita ada program 2024 kita pulangkan mereka,&#8221; bebernya.</p>



<p>Pada Porprov Jatim ke VIII tahun 2023 ini, Jumlah perolehan medali yang didapatkan Kabupaten Kediri sebanyak 16 medali emas, 20 perak dan 31 perunggu. Dengan perolehan medali itu, Kabupaten Kediri masuk peringkat 12, naik dari sebelumnya yang berada di peringkat 23.</p>



<p>Bagi atlet-atlet yang berhasil memperoleh medali dalam ajang Porprov, mendapatkan bonus dari Pemerintah Kabupaten Kediri. Penyerahan bonus diberikan langsung oleh Bupati Hanindhito Himawan Pramana.</p>



<p>Peraih medali emas perorangan mendapatkan Rp 30 juta, perak Rp 15 juta dan perunggu Rp10 juta. Adapun untuk beregu, didapat medali perak dari Cabor sepak bola dengan besaran bonus yang didapat Rp 50 juta.</p>



<p>&#8220;Untuk pelatih (besaran bonus yang didapatkan) 50 persen dari yang diterima atlet,&#8221; paparnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200138</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemenang Sayembara Nama Stadion Kediri Gelora Daha Jayati, Terima Hadiah dari Bupati</title>
		<link>https://memontum.com/pemenang-sayembara-nama-stadion-kediri-gelora-daha-jayati-terima-hadiah-dari-bupati</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Sep 2023 10:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gelora]]></category>
		<category><![CDATA[hadiah]]></category>
		<category><![CDATA[jayati]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[pemenang]]></category>
		<category><![CDATA[Sayembara]]></category>
		<category><![CDATA[stadion]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197960</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Stadion baru Kabupaten Kediri, yang dibangun di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, telah diberi nama Gelora Daha Jayati. Sementara untuk tiga pemenang sayembara nama stadion yang telah diumumkan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana di instagram pribadinya @dhitopramono, pun menerima hadiah dengan total Rp 22,5 juta. Penyerahan hadiah itu, dilakukan di Kantor Dinas Perumahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kediri</strong> &#8211; Stadion baru Kabupaten Kediri, yang dibangun di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, telah diberi nama Gelora Daha Jayati. Sementara untuk tiga pemenang sayembara nama stadion yang telah diumumkan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana di instagram pribadinya @dhitopramono, pun menerima hadiah dengan total Rp 22,5 juta.</p>



<p>Penyerahan hadiah itu, dilakukan di Kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Senin (11/09/2023) tadi. Pemenang pertama dalam sayembara itu, menerima hadiah uang tunai Rp 15 juta, pemenang kedua Rp 5 juta dan ketiga Rp 2,5 juta.</p>



<p>Gelora Daha Jayati sebagai nama yang terpilih, merupakan kiriman Jefri Hendra Wijayanto. Pemenang kedua, dengan nama yang diusulkan Airlangga International Stadium, dikirim Raihan Bagus W dan ketiga dengan nama yang diusulkan Swarna Dhaha kiriman Tasriatik.</p>



<p>Jefri Hendra Wijayanto sebagai pemenang pertama sayembara, menyampaikan dalam memberikan usulan nama itu, dirinya tetap berpedoman pada ketentuan sayembara. Dimana nama stadion, mengandung filosofi dan unsur yang berkaitan dengan Kabupaten Kediri.</p>



<p>Jefri merasa bangga karena nama Gelora Daha Jayati, yang diusulkannya bisa terpilih. Nama itu, secara otomatis nantinya bakal dipajang dan ke depan bakal kerap disebut-sebut terutama masyarakat Kediri.</p>



<p>&#8220;Sangat senang sekali. Bangga,&#8221; akunya.</p>



<p>Jefri mengungkapkan, dirinya yang pernah tinggal di Kediri, dalam keseharian memang senang membaca. Termasuk, melihat tontonan yang mengandung nilai sejarah. Pria asal Nganjuk itu memberikan nama Gelora Daha Jayati, yang berarti harapan gelombang rakyat Kediri datang ke stadion membawa semangat kemenangan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ketua Dewan Juri Sayembara, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, menyebut bahwa para peserta sayembara berasal dari seluruh Indonesia dan hampir 14.000 usulan nama yang masuk. Untuk mendapatkan nama yang terbaik, proses seleksi dilakukan bertahap.</p>



<p>Dari belasan ribu usulan nama itu, terus digodok hingga mengerucut 100 nama kemudian 20 nama dan akhirnya tersisa 3 nama yang dianggap baik.</p>



<p>Menjaga keobjektifan penjurian, mulai dari 100 nama yang terpilih, identitas pengirim ditutup. Sehingga, benar-benar dewan juri yang berjumlah lima orang dari berbagai latar belakang, terfokus pada nama yang diusulkan beserta filosofi.</p>



<p>&#8220;Setelah mengerucut hingga 20 besar, kita juga lakukan cek ulang, jangan sampai ada kesamaan nama, karena dari ribuan nama yang masuk itu banyak sekali nama yang mirip bahkan sama,&#8221; terangnya.</p>



<p>Dari lima orang juri, satu diantaranya Purwanto, mantan wasit terbaik Indonesia yang juga memiliki lisensi wasit dari FIFA. Pria yang kini menjadi Kepala Desa Damarwulan, Kecamatan Kepung, mengaku senang karena Kabupaten Kediri, dibangun stadion baru bertaraf internasional dan juga telah memiliki nama.</p>



<p>Dirinya melihat nama Gelora Daha Jayati itu menjadi penyemangat untuk para pemain untuk meraih kemenangan. Hal itu penting, karena dalam sepakbola semangat itu diibaratkan menjadi pemain ke-12.</p>



<p>&#8220;Harapan saya dengan adanya stadion yang baru ini dan sudah ada namanya semoga membawa masyarakat Kediri (generasi muda sepakbola) lebih bersemangat untuk berprestasi, karena stadion ini bertaraf internasional,&#8221; ucapnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197960</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
