<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>jeddah &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jeddah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Jul 2024 08:59:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>jeddah &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sempat Dirawat di Rumah Sakit, Satu Jamaah Haji Asal Pamekasan Meninggal di Jeddah</title>
		<link>https://memontum.com/sempat-dirawat-di-rumah-sakit-satu-jamaah-haji-asal-pamekasan-meninggal-di-jeddah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jul 2024 06:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[dirawat]]></category>
		<category><![CDATA[jamaah]]></category>
		<category><![CDATA[jeddah]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Sakit]]></category>
		<category><![CDATA[sempat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211935</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Jamaah Haji asal Pamekasan, Mohammad Zainurrahman (58), warga Kelurahan Juncangcang, Kecamatan Pamekasan, dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Saudi German Hospital Alzahra Jeddah, Selasa (16/07/2024) tadi. Ketua Kloter Haji Pamekasan, Haidar, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa Zainurrahman meninggal dunia pada pukul 22.30 waktu Makkah. &#8220;Iya betul, Bapak MZ tadi malam jam 22.30 waktu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Jamaah Haji asal Pamekasan, Mohammad Zainurrahman (58), warga Kelurahan Juncangcang, Kecamatan Pamekasan, dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Saudi German Hospital Alzahra Jeddah, Selasa (16/07/2024) tadi.</p>



<p>Ketua Kloter Haji Pamekasan, Haidar, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa Zainurrahman meninggal dunia pada pukul 22.30 waktu Makkah. &#8220;Iya betul, Bapak MZ tadi malam jam 22.30 waktu Arab Saudi, menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Saudi German Hospital,&#8221; katanya, Rabu (17/07/2024) tadi.</p>



<p>Menurut Haidar, sebelumnya MZ dirawat sejak 15 Juni 2024 di rumah sakit Makkah. Namun, setelah jamaah haji berpindah ke Madinah, dirinya mendapat kabar bahwa MZ meninggal dunia. &#8220;Rencananya Bapak MZ akan dikebumikan di Tanah Suci Makkah dan tidak dipulangkan ke tanah Indonesia. Beliau rombongan ke 9 dari KBIH Nurul Hikmah,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Senada dengan Haidar, Pembimbing Haji KBIH Nurul Hikmah, Imam Ghazali, membenarkan mengenai kabar duka itu. Disampaikannya, bahwa MZ sebelumnya selama beberapa hari telah dirawat di rumah Sakit. &#8220;Iya, tadi malam meninggalnya. Sebenarnya, selama dalam proses perawatan, MZ sudah banyak kemajuan hingga 92 persen. Namun saat hendak keluar rumah sakit, kondisinya kembali drop,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Karena kondisi itu, ujarnya, MZ akhirnya kembali dirawat ke ruang intensive care unit (ICU) hingga akhirnya diinformasikan meninggal dunia.</p>



<p>Munculnya kabar duka ini, sekedar diketahui bahwa menambah daftar jamaah meninggal asal Pamekasan. Sebelumnya, satu jamaah haji asal Kabupaten Pamekasan, juga meninggal dunia di Tanah Suci Makkah. Jamaah itu bernama Dallah bin Matrai, asal Desa Banyupelle, Kecamatan Palengaan, yang meninggal karena gangguan pernafasan, pada Kamis (04/07/2024) lalu. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211935</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Historical Jeddah Al Balad, Bangunan Kuno yang Menjadi Destinasi Wisata Disela Umroh</title>
		<link>https://memontum.com/historical-jeddah-al-balad-bangunan-kuno-yang-menjadi-destinasi-wisata-disela-umroh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Jul 2023 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[balad,]]></category>
		<category><![CDATA[bangunan]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[disela]]></category>
		<category><![CDATA[historical]]></category>
		<category><![CDATA[jeddah]]></category>
		<category><![CDATA[kuno]]></category>
		<category><![CDATA[menjadi]]></category>
		<category><![CDATA[Umroh]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194027</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Wisata &#8211; Jika sedang ber umrah ke Tanah Suci Mekah, sebaiknya juga menyempatkan diri mendatangi Historical Jeddah Al Balad. Lokasinya terletak di tengah kota Jeddah atau tidak jauh dari Pasar Al Kurnis. Saat masuk ke lokasi Jeddah Al Balad, pengunjung disuguhkan suasana tempo dulu. Tampak beberapa orang memikul air memperlihatkan aktivitas masa lalu seolah-olah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Wisata</strong> &#8211; Jika sedang ber umrah ke Tanah Suci Mekah, sebaiknya juga menyempatkan diri mendatangi Historical Jeddah Al Balad. Lokasinya terletak di tengah kota Jeddah atau tidak jauh dari Pasar Al Kurnis.</p>



<p>Saat masuk ke lokasi Jeddah Al Balad, pengunjung disuguhkan suasana tempo dulu. Tampak beberapa orang memikul air memperlihatkan aktivitas masa lalu seolah-olah sedang menjajakan air. Menggoreng kopi, membuat sandal kulit tradisional Arab, kerajinan dari bahan kulit dan pertunjukan lainnya yang memperlihatkan aktivitas masa lalu.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Historical Jeddah Al Balad, Bangunan Kuno yang Menjadi Destinasi Wisata Disela Umroh" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/-gi01SOSMks?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Jajan dan minuman Jeddah jaman dulu juga bisa ditemukan di sini. Ada juga museum yang berisikan barang-barang antik yang lengkap dengan tahun dipergunakannya saat itu. Spot-spot foto dengan bangunan masa lalu terlihat eksotik.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di Jeddah Al Balad, masih bayak berisikan bangunan-bangunan kuno. Bangunan-bangunan bersejarah yang masih asli terpampang beserta perabotannya. Pengunjung bahkan bisa masuk ke dalam rumah-rumah bersejarah tersebut. Melihat langsung desain rumah tempo dulu.</p>



<p>Bangunan-bangunan kuno tersebut sudah tidak berpenghuni dan hanya memang digunakan untuk destinasi wisata. Bahkan karena mengutamakan keaslian bangunan tempo dulu, ada beberapa rumah yang harus disangga kayu dan tidak diperbolehkan untuk mendekat.</p>



<p>Tentunya lokasi ini layak dikunjungi jika datang ke Jeddah Saudi Arabia. Apalagi untuk masuk ke lokasi geratis. Selain itu juga banyak fasilitas geratis lainnya yang bisa didapat oleh pengunjung, seperti face art /face painting art atau melukis di wajah dengan hiasan bunga secara geratis juga bisa mengabadikan nama kita dalam bentuk tulisan berbahasa Arab kaligrafi dan juga suguhan Kopi Arab juga bisa dinikmati secara gratis. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194027</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
