<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Jembatan Ngadisimo &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jembatan-ngadisimo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Aug 2018 13:13:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Jembatan Ngadisimo &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pamit BAB, Tukang Becak Tewas di Sungai</title>
		<link>https://memontum.com/pamit-bab-tukang-becak-tewas-di-sungai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Aug 2018 13:13:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Ngadisimo]]></category>
		<category><![CDATA[Penemuan Mayat]]></category>
		<category><![CDATA[polsek kediri kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/50826-pamit-bab-tukang-becak-tewas-di-sungai</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Warga Lingkungan Ngadisimo Kelurahan Ngadirejo Kota Kediri digegerkan dengan penemuan mayat Parlan (60) yang mengapung dibawah Jembatan Ngadisimo Kota Kediri pada Rabu (8/8/2018). Kapolsek Kediri Kota Kompol Sucipto, mengatakan, berdasarkan keterangan warga setempat, Parlan sempat mengeluhkan bahwa dadanya mengalami sakit. &#8221; Setelah itu, korban yang diketahui sebagai seorang tukang becak sekaligus pemulung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Warga Lingkungan Ngadisimo Kelurahan Ngadirejo Kota Kediri digegerkan dengan penemuan mayat Parlan (60) yang mengapung dibawah Jembatan Ngadisimo Kota Kediri pada Rabu (8/8/2018).</p>
<p>Kapolsek Kediri Kota Kompol Sucipto, mengatakan, berdasarkan keterangan warga setempat,  Parlan  sempat mengeluhkan bahwa dadanya mengalami sakit. &#8221; Setelah itu, korban yang diketahui sebagai seorang tukang becak sekaligus pemulung ini berjalan menuju sungai untuk buang air besar (BAB). Tidang berselang lama seorang warga yang melintas di kawasan tersebut melihat korban sudah dalam kondisi tergeletak dengan posisi tengkurap di sungai,&#8221; kata Kapolsek dilokasi kejadian. </p>
<p>Masih kata Kompol Sucipto, saat diangkat dan mencoba melihat kondisi tubuh korban, polisi tidak menemukan tanda &#8211; tanda adanya kekerasan. &#8221; Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat penyakit jantung yang kambuh, &#8221; ungkapnya. </p>
<p>Setelah dievakuasi dari sungai,  jenazah yang deketahui warga Desa Kras Kabupaten Kediri itu langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri untuk dilakukan visum etvertum, agar diketahui penyebab dari meninggalnya korban ini. <strong>(mid/aji/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">50826</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
