<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Jembatan Pelor &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jembatan-pelor/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 24 Dec 2018 03:50:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Jembatan Pelor &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kakek Tua Terjun Bebas di Jembatan Pelor, Korban Sempat Mimpi Dilarang Keluar Rumah Selama 3 Bulan</title>
		<link>https://memontum.com/kakek-tua-terjun-bebas-di-jembatan-pelor-korban-sempat-mimpi-dilarang-keluar-rumah-selama-3-bulan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Dec 2018 13:26:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bunuh diri]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Pelor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/70106-kakek-tua-terjun-bebas-di-jembatan-pelor-korban-sempat-mimpi-dilarang-keluar-rumah-selama-3-bulan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Petugas Polsekta Klojen terus melakukan penyelidikan terkait tewasnya Sutaman (65) pensiunan LP, warga Jl Mawar, Gang IV, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, yang nekat melompat dari Jembatan Pelor, RT 04/RW 06, Kelurahan Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, pada Minggu (23/12/2018) sekitar pukul 14.50. Pada Minggu malam, pihak keluarga sudah tiba di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Petugas Polsekta Klojen terus melakukan penyelidikan terkait tewasnya Sutaman (65) pensiunan LP, warga Jl Mawar, Gang IV, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, yang nekat melompat dari Jembatan Pelor, RT 04/RW 06, Kelurahan Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, pada Minggu (23/12/2018) sekitar pukul 14.50.</p>
<p>Pada Minggu malam, pihak keluarga sudah tiba di kamar mayat RSSA Malang. Tidak ada tanda-tanda kalau Sutaman mengalami depresi hingga nekat bunuh diri. Hanya saja informasinya, Seminggu lalu, Sutaman sempat bermimpi tidak boleh keluar rumah selama 3 bulan.</p>
<p>Kapolsekta Klojen Kompol Budi Harianto SH mengatakan bahwa pihaknya sudah meminta keterangan dari pihak keluarga Sutaman. &#8221; Dari keterangan pihak keluarganya, korban sempat bermimpi bertemu orang tuanya. Dalam mimpi itu korban tidak diperbolehkan keluar rumah selama 3 bulan,&#8221; ujar Kompol Budi.</p>
<p>Sebelum kejadian, mimpi tersebut diceritakan kepada menantunya. &#8221; Setelah bermimpi, korban tidak pernah keluar rumah. Mimpi itu diceritakan kepada menantunya. Saat kejadian, keluarganya sedang berada di rumah Jl Mahakam. Saat di dalam sepi, korban keluar seorang diri hingga peristiwa ini terjadi,&#8221; ujar Kompol Budi, saat dikonfirmasi Memontum sekitar pukul 19.30. </p>
<p><strong>Baca:</strong><a href="https://hukrim.memontum.com/22681-kakek-tua-terjun-bebas-di-jembatan-pelor" rel="noopener" target="_blank"> Kakek Tua Terjun Bebas di Jembatan Pelor</a></p>
<p>Seperti diberitakan sebelumnya,  Jembatan Pelor Kelurahan Oro-Oro Dowo, RT 04/RW 06, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (23/12/2018) sekitar pukul 14.50, kembali dijadikan lokasi bunuh diri. Kali ini seorang pria tua yang diperkirakan berusia 65, nekat melompat dari atas jembatan setinggi 20 meter.</p>
<p>Akibat dari kejadian itu, lelaki tanpa identitas tersebut tewas seketika dengan luka parah pada bagian kepala. Aksi nekat itu cukup mengundang perhatian warga sekitar hingga memadati TKP (Tempat Kejadian Perkara). Kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke Polsekta Klojen hingga jenazah Mr X tersebut dievakuasi tim SAR ke kamar mayat RSSA Malang. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">70106</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jembatan Pelor Jadi Langganan Bunuh Diri</title>
		<link>https://memontum.com/jembatan-pelor-jadi-langganan-bunuh-diri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Dec 2018 13:18:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bunuh diri]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Pelor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/70097-jembatan-pelor-jadi-langganan-bunuh-diri</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tewasnya Sutaman (65), pensiunan, warga Jl Mawar Gang IV, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, masih menyisakan misteri. Sebab ternyata bukan kali ini saja, jembatan Pelor Kelurahan Oro-Oro Dowo, RT 04/06, Kecamatan Klojen, Kota Malang, digunakan aksi bunuh diri. Jika Sutaman mengakhiri hidupnya di jembatan Pelor pada Minggu (23/12/2018) sekitar pukul 14.50, tepat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Tewasnya Sutaman (65), pensiunan, warga Jl Mawar Gang IV, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, masih menyisakan misteri. Sebab ternyata bukan kali ini saja, jembatan Pelor Kelurahan Oro-Oro Dowo, RT 04/06, Kecamatan Klojen, Kota Malang, digunakan aksi bunuh diri. </p>
<p>Jika Sutaman mengakhiri hidupnya di jembatan Pelor pada Minggu (23/12/2018) sekitar pukul 14.50,  tepat pada 15 November 2016, Susanto Setioadi (39) Jukir,  warga Jalan BS Riyadi, Klojen Kota, sudah terlibih dahulu melakukan hal yang sama.</p>
<p>Susanto mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari jembatan Pelor hingga tewas dalam perawatan di IGD RSSA Malang. Bahkan menurut Dwi Swardi (53), ketua RT 04, Jembatan Pelor sudah 5 kali digunakan untuk bunuh diri.</p>
<p>&#8221; Seingat saya sudah 5 kali digunakan untuk bunuh diri. Sebelum ini, November 2016, ada yang bunuh diri. Sebelumny pada Oktober 2012, juga ada yang bunuh diri,&#8221; ujar Dwi Swardi. Sebagai ketua RT 04, Dwi Swardi sudah pernah mengupayakan supaya Jembatan Pelor tidakndugunakan untuk bunuh diri. Salah satunya pernah mengusulkan agar Jembatan Pelor diberi pagar pembatas yang tinggi. </p>
<p><strong>Baca: </strong><a href="https://hukrim.memontum.com/22681-kakek-tua-terjun-bebas-di-jembatan-pelor" rel="noopener" target="_blank">Kakek Tua Terjun Bebas di Jembatan Pelor</a></p>
<p>&#8221; Saya pernah mengusulkan ada pinggiran jembatan yang tinggi sebab sebelum ini sudah 4 kali digunakan bunuh diri. Beberapa waktu lalu saya sudah sampaikan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan untuk bisa segera mengatasi hal ini dengan melalukan pemasangan pagar pembatas. Namun sebelum diberi pagar pembatas, kejadian bunuh diri ini terulang lagi untuk ke 5 kalinya. Semoga menjadi perhatian pemerintah Kota Malang,&#8221; ujar Dwi. <strong>(gie/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">70097</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kakek Tua Terjun Bebas di Jembatan Pelor</title>
		<link>https://memontum.com/kakek-tua-terjun-bebas-di-jembatan-pelor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Dec 2018 13:16:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[bunuh diri]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Pelor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/70092-kakek-tua-terjun-bebas-di-jembatan-pelor</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Jembatan Pelor Kelurahan Oro-Oro Dowo, RT 04/RW 06, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (23/12/2018) sekitar pukul 14.50, kembali dijadikan lokasi bunuh diri. Kali ini seorang pria tua yang diperkirakan berusia 65, nekat melompat dari atas jembatan setinggi 20 meter. Akibat dari kejadian itu, lelaki tanpa identitas tersebut tewas seketika dengan luka [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Jembatan Pelor Kelurahan Oro-Oro Dowo, RT 04/RW 06, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (23/12/2018) sekitar pukul 14.50, kembali dijadikan lokasi bunuh diri. Kali ini seorang pria tua yang diperkirakan berusia 65, nekat melompat dari atas jembatan setinggi 20 meter.</p>
<p>Akibat dari kejadian itu, lelaki tanpa identitas tersebut tewas seketika dengan luka parah pada bagian kepala. Aksi nekat itu cukup mengundang perhatian warga sekitar hingga memadati TKP (Tempat Kejadian Perkara). Kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke Polsekta Klojen hingga jenazah Mr X tersebut dievakuasi tim SAR ke kamar mayat RSSA Malang. Identitas Mr X tersebut akhirnya diketahui setelah jenazahnya di kamar mayat. </p>
<div id="attachment_70094" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181223-WA0162-copy.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-70094" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181223-WA0162-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Jenazah Sutaman saat akan dievakuasi. (ist)" width="650" height="333" class="size-full wp-image-70094" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181223-WA0162-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181223-WA0162-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-70094" class="wp-caption-text"><strong>Jenazah Sutaman saat akan dievakuasi. (ist)</strong></p></div>
<p>Yakni bernama Sutaman (65) pensiunan, warga Jl Mawar, Gang IV, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Belum diketahui pasti kenapa Sutaman nekat melompat  dikarenakan kejadiannya cukup cepat dan tiba-tiba saja melompat dari atas jembatan.</p>
<p>Informasi Memontum menyebutkan bahwa kejadian ini pertama kali diketahui para pemancing yang berada di bawah jembatan. Tiba-tiba saja Sutaman melompat hingga.membuat kaget. Dia terjatuh dari ketinggian 20 meter. Tubuhnya jatuh di tanah cukup keras. Saat warga berdatangan, kondisi Sutaman sudah tidak bernyawa.<br />
Saat itu Sutaman sama sekali tidak diketahui identitasnya. </p>
<div id="attachment_70093" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181223-WA0167-copy.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-70093" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181223-WA0167-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Proses evakuasi. (ist)" width="650" height="333" class="size-full wp-image-70093" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181223-WA0167-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/12/IMG-20181223-WA0167-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-70093" class="wp-caption-text"><strong>Proses evakuasi. (ist)</strong></p></div>
<p>&#8220;Korban bukan warga di RW 06,&#8221; ujar Masruhan, Ketua RW 06. Proses evakuasi cukup sulit dikerenakan medan nya cukup curam. Sutaman sempat berstatus Mr X saat dibawa ke kamar mayat RSSA Malang.</p>
<p><strong>Baca :</strong> <a href="https://hukrim.memontum.com/22687-jembatan-pelor-jadi-langganan-bunuh-diri" rel="noopener" target="_blank">Jembatan Pelor Jadi Langganan Bunuh Diri</a></p>
<p>Petugas Polsekta Klojen melakukan penyelidikan termasuk mencari identitas korban. Akhirnya diketahui kalau Mr X tersebut bernama Sutaman. </p>
<p>&#8221; Kami masih melakukan penyelidikan. Dari keterangan saksi, tiba-tiba saja korban melompat dari jembatan. Identitasnya kami ketahui bernama Sutaman. Belum diketahui pasti, kenapa samapai korban melompat dari jembatan,&#8221; ujar Kapolsekta Klojen Kompol Budi Harianto SH. <strong>(gie/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">70092</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
