<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>jembatan rusak &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jembatan-rusak/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Mar 2023 13:04:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>jembatan rusak &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Butuh Penanganan Segera, Komisi C DPRD Kota Malang Minta Jembatan Brawijaya dan Jembatan Majapahit Diprioritaskan</title>
		<link>https://memontum.com/butuh-penanganan-segera-komisi-c-dprd-kota-malang-minta-jembatan-brawijaya-dan-jembatan-majapahit-diprioritaskan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Mar 2023 13:04:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan brawijaya]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan rusak]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[komisi C]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=184651</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Fathol Arifin, meminta Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, agar segera menyelesaikan pengerjaan dua jembatan di Kota Malang, yang dianggap membutuhkan perbaikan segera. Dua jembatan itu, yakni Jembatan Brawijaya yang berada di Pasar Hewan Splendid, Kota Malang, dan Jembatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Fathol Arifin, meminta Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, agar segera menyelesaikan pengerjaan dua jembatan di Kota Malang, yang dianggap membutuhkan perbaikan segera. Dua jembatan itu, yakni Jembatan Brawijaya yang berada di Pasar Hewan Splendid, Kota Malang, dan Jembatan Majapahit, Kota Malang.</p>



<p>Kondisi kedua jembatan tersebut, dinilai mengkhawatirkan, sebab penyangga jembatan hampir menggantung. &#8220;Sesuai dengan saran dari tim forensik salah satu Universitas Negeri, itu perlu ada penguatan di penyangga jembatan. Dari pada terjadi hal yang tidak kita inginkan, sehingga kita sepakati untuk melakukan pengadaan anggaran,” ucap Fathol, saat ditemui, Rabu (08/03/2023) tadi.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya jika untuk anggaran dua jembatan tersebut menelan biaya total kurang lebih Rp 17 miliar. Untuk saat ini, itu sedang dalam proses Harga Perkiraan Sendiri (HPS), kemudian akan dilempar untuk lelang di Badan Layanan Pengadaan (BLP).</p>



<p>“Nanti per April, diharapkan sudah tereksekusi. Untuk waktu pengerjaannya kurang lebih tiga bulan dan maksimal empat bulan. Itu sesuai hitungan teknis dari pihak DPUPRPKP dan seperti harapan Pak Wali Kota, sebelum lengser sudah selesai semua,” jelasnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Lebih lanjut pihaknya juga berpesan, agar dalam pengerjaan jembatan tersebut nantinya bisa tepat mutu, tepat waktu dan tepat fungsi. Selain itu, kualitas juga harus tetap di nomor satukan. Sebab, proyek besar kualitas akan menjadi sorotan masyarakat.</p>



<p>“Jangan sampai melewati atau tidak sesuai durasi waktu yang ada, kemudian kena sanksi permil dan jadi bagian kompensasi. Semuanya ini harus mateng dalam Detail Engineering Design (DED),” tuturnya.</p>



<p>Sementara itu, Sekretaris DPUPRPKP Kota Malang, Dahat Sih Bagyono, menuturkan jika kedua jembatan tersebut memang menjadi prioritas pembangunan di tahun 2023 ini. Untuk saat ini, pihaknya juga sedang berproses menyiapkan dokumen lelang untuk masuk ke BLP.</p>



<p>“Kami sedang menunggu dan kerjakan sesuai dengan DED yang ada. Kami sedang berproses untuk menyiapkan dokumen lelangnya untuk masuk ke BLP,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184651</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPUPP Situbondo Normalisari Jembatan Limpas yang Rusak Akibat Diterjang Banjir</title>
		<link>https://memontum.com/dpupp-situbondo-normalisari-jembatan-limpas-yang-rusak-akibat-diterjang-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Mar 2023 01:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPUPP Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan rusak]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=184525</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Satu unit alat berat diterjunkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, untuk melakukan normalisasi aliran sungai di sekitar Jembatan Limpas atau jembatan penghubung antar desa yang tertimbun material batu dan kayu, akibat banjir beberapa hari lalu. Perlu diketahui, bahwa Jembatan Limpas, adalah jembatan yang menghubungkan Desa Wringinanom dan Patemon, Kecamatan Jatibanteng, Kabupaten Situbondo. Jembatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong class="default_cursor_cs">Memontum Situb</strong><strong>o</strong><strong class="default_cursor_cs">ndo</strong> &#8211; Satu unit alat berat diterjunkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, untuk melakukan normalisasi aliran sungai di sekitar Jembatan Limpas atau jembatan penghubung antar desa yang tertimbun material batu dan kayu, akibat banjir beberapa hari lalu.</p>



<p>Perlu diketahui, bahwa Jembatan Limpas, adalah jembatan yang menghubungkan Desa Wringinanom dan Patemon, Kecamatan Jatibanteng, Kabupaten Situbondo. Jembatan itu, tertimbun material banjir batu dan kayu, bahkan sebagian jembatan jebol. Sehingga, akses utama antar desa tersebut tidak berfungsi normal.</p>



<p>&#8220;Kami sudah koordinasi dengan pihak desa untuk melakukan pengerukan atau normalisasi di Jembatan Limpas. Alat berat bahkan sudah ada di sekitar Desa Patemon,&#8221; ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Permukiman (PUPP) Kabupaten Situbondo, Gatot Siswoyo, Selasa (07/03/2023) tadi.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Gatot menjelaskan, bahwa Jembatan Limpas penghubung antar desa itu tidak berfungsi normal, karena gorong-gorong tersumbat material batu maupun kayu akibat banjir. Sehingga, perlu dilakukan pengerukan. &#8220;Kami dua kali ke lokasi usai banjir. Aktivitas masyarakat masih berlangsung menggunakan sepeda motor melintas di Jembatan Limpas,&#8221; ujar Kadis PUPP.</p>



<p>Salah seorang warga Dusun Krajan, Desa Patemon, Adi, mengatakan bahwa dirinya kesulitan melintas di Jembatan Limpas itu, setelah beberapa hari lalu dihantam banjir. Dikarenakan Jembatan Limpas itu tidak berfungsi normal, karena air sungai tidak bisa mengalir di gorong-gorong yang disebabkan tertutup material batu dan kayu.</p>



<p>&#8220;Kalau air sungainya kecil, itu kami masih bisa melintas. Tetapi ketika airnya besar bersamaan dengan hujan, masyarakat tidak ada yang berani melintas. Sementara jalan itu, adalah akses satu-satunya kami dari Dusun Krajan, Desa Patemon untuk menyeberang ke Desa Wringinanom,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Camat Jatibanteng, Fadnur Rahman, mengatakan bahwa Jembatan Limpas yang terdampak banjir itu merupakan akses utama bagi warga Dusun Krajan, Desa Patemon. &#8220;Ada sekitar 900 jiwa di Dusun Krajan, Desa Patemon, yang kesehariannya melakukan aktivitas melewati Jembatan Limpas tersebut. Kalau hujan deras warga di sana tidak berani melintas,&#8221; ujar Camat.</p>



<p>Sekedar diketahui, bahwa kondisi jembatan berubah sejak musibah banjir yang terjadi Selasa (28/02/2023) lalu. Selain menggenangi sebanyak 613 rumah di Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Desa Kalimas dan Besuki, Kecamatan Besuki serta Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, banjir juga merusak infrastruktur, seperti Jembatan Limpas dan Tangkis serta bronjong sungai di Desa Wringinanom dan Patemon, Kecamatan Jatibanteng.<strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184525</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Akibat Curah Hujan Tinggi, Jembatan Bambu di Desa Tulungrejo Kota Batu Terputus</title>
		<link>https://memontum.com/akibat-curah-hujan-tinggi-jembatan-bambu-di-desa-tulungrejo-kota-batu-terputus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Feb 2023 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[Curah Hujan Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan rusak]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=183074</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Hujan deras yang mengguyur Kota Batu dan sekitarnya pada Minggu (12/02/2023) kemarin, membuat Jembatan Gardu penghubung RT01 dan RT02, Dusun Gardu, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, terputus. Disampaikan Kepala BPBD Kota Batu, Agung Sedayu, bahwa jembatan bambu tersebut merupakan akses warga setempat sebagai penghubung dua RT di Dusun Gardu. &#8220;Kejadian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Hujan deras yang mengguyur Kota Batu dan sekitarnya pada Minggu (12/02/2023) kemarin, membuat Jembatan Gardu penghubung RT01 dan RT02, Dusun Gardu, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, terputus.</p>



<p>Disampaikan Kepala BPBD Kota Batu, Agung Sedayu, bahwa jembatan bambu tersebut merupakan akses warga setempat sebagai penghubung dua RT di Dusun Gardu. &#8220;Kejadian itu pada Minggu, saat hujan deras mulai pukul 12.00 hingga malam hari,&#8221; terang Sedayu, saat dihubungi lewat ponselnya, Senin (13/02/2023) tadi.</p>



<p>Baca Juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Penyebab kejadian itu, ditambahkannya, bahwa plengsengan non teknis sebagai penyangga jembatan bambu itu ambrol terkena derasnya hempasan air. Sedangkan, ukuran jembatan itu mempunyai dimensi panjang 15 meter dan lebar 10 meter serta memiliki ketinggian 8 meter.</p>



<p>&#8220;Saat ini, petugas sudah memasang garis penanda keamanan agar warga tidak melintas. Upaya yang dilakukan saat ini, mengkaji secara cepat penanganannya, dengan melakukan koordinasi dengan perangkat setempat,&#8221; tegas Agung.</p>



<p>Kepala Desa Tulungrejo, Suliyono, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa hari ini warga setempat melakukan pembersihan di sekitar putusnya jembatan bambu tersebut. &#8220;Saat ini, warga kerja bakti memperbaiki Jembatan Gardu. Warga juga melakukan pembersihan area,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sedangkan, terkait limpahan air itu, Suliyono mengatakan, bahwa saat kejadian aliran deras bercampur lumpur dari dari area pertanian sehingga membuat luapan banjir bawah jembatan. &#8220;Saya berharap masyarakat di musim hujan ini waspada dan hati-hati. Terus, jangan melintasi jembatan itu dulu sebelum perbaikan selesai dan dinyatakan aman,&#8221; jelasnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183074</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tali Sling Jembatan Putus, Bunda Indah Minta Masyarakat Hati-Hati Melintas di Jembatan Gantung Kali Regoyo Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/tali-sling-jembatan-putus-bunda-indah-minta-masyarakat-hati-hati-melintas-di-jembatan-gantung-kali-regoyo-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Feb 2023 09:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bunda Indah]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Gantung]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan putus]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan rusak]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten lumajang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=182874</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengimbau masyarakat yang melintas di Jembatan Gantung Kali Regoyo, atau penghubung Desa Sumberwuluh dan Jugosari, Kecamatan Candipuro, untuk berhati-hati. Itu karena, ada salah satu tali sling jembatan yang putus. Hal itu disampaikan Bunda Indah-sapaan Wabup Lumajang, saat meninjau kondisi Jembatan Gantung Kali Regoyo, Rabu (08/02/2023) tadi. Baca [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengimbau masyarakat yang melintas di Jembatan Gantung Kali Regoyo, atau penghubung Desa Sumberwuluh dan Jugosari, Kecamatan Candipuro, untuk berhati-hati. Itu karena, ada salah satu tali sling jembatan yang putus. Hal itu disampaikan Bunda Indah-sapaan Wabup Lumajang, saat meninjau kondisi Jembatan Gantung Kali Regoyo, Rabu (08/02/2023) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Bunda Indah menjelaskan, bahwa dari penuturan warga, putusnya salah satu tali sling pada Jembatan Gantung Kali Regoyo, akibat diterjang banjir lahar dingin Gunung Semeru. Untuk mengantisipasi keselamatan warga, pihaknya telah melaporkan kepada kementerian terkait hal tersebut. Tentunya, dari laporan itu agar dapat segera diperbaiki, mengingat jembatan gantung tersebut merupakan satu-satunya akses untuk warga.</p>



<p>&#8220;Jembatan ini slingnya ada yang terputus dan sudah kita laporkan ke kementerian, mudah-mudahan segera bisa diperbaiki,&#8221; harapnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">182874</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gubernur Jatim bersama Bupati Trenggalek Resmikan Tiga Jembatan yang Lenyap Diterjang Banjir Bandang</title>
		<link>https://memontum.com/gubernur-jatim-bersama-bupati-trenggalek-resmikan-tiga-jembatan-yang-lenyap-diterjang-banjir-bandang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2023 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[bupati trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan ambrol]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan rusak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181912</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin, mendampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan pemanfaatan tiga jembatan darurat di Kota Keripik Tempe. Ketiga jembatan darurat ini, merupakan bantuan dari Provinsi Jawa Timur yang bersumber dari Dana Biaya Tak Terduga (BTT) Provinsi Jatim. Kurang lebih senilai Rp 5 miliar, dana yang digelontorkan Pemprov Jatim, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek </strong>&#8211; Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin, mendampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan pemanfaatan tiga jembatan darurat di Kota Keripik Tempe. Ketiga jembatan darurat ini, merupakan bantuan dari Provinsi Jawa Timur yang bersumber dari Dana Biaya Tak Terduga (BTT) Provinsi Jatim.</p>



<p>Kurang lebih senilai Rp 5 miliar, dana yang digelontorkan Pemprov Jatim, untuk membangun jembatan darurat. Jembatan tersebut, sebelumnya rusak parah ias lenyap akibat disapu banjir bandang.</p>



<p>Kepala Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Edy Tambeng Widjaya, melaporkan bahwa beberapa waktu yang lalu ada beberapa infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat diterjang banjir bandang. Diantaranya, Jembatan Mukus, kemudian juga Jembatan Bendoroto yang mengalami putus, serta Jembatan Kedung Pucang, yang pondasinya mengalami pengikisan.</p>



<p>&#8220;Dari usulan Bapak Bupati Trenggalek, maka Ibu Gubernur memberikan persetujuan untuk memberikan bantuan melalui dana biaya tak terduga (BTT) Provinsi Jawa Timur lebih Rp 4 miliar, untuk membangun tiga jembatan di Trenggalek,&#8221; ungkapnya, Selasa (24/01/2023) siang.</p>



<p>Ditambahkan Edy, jembatan Mukus sendiri dibangun dalam bentuk jembatan darurat (Belly), yang dimiliki oleh Provinsi Jawa Timur. Begitu juga Jembatan Bendoroto menggunakan Belly yang dimiliki Pemprov.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Diharapkan, meskipun menggunakan Belly, dikemudian hari setelah terbangun jembatan permanen, maka jembatan darurat itu dapat dipindahkan guna peruntukan jembatan lainnya yang mengalami nasib yang sama,&#8221; harapnya.</p>



<p>Jembatan Mukus sendiri, sambungnya, secara tekhnis sepanjang 27 meter dan lebar 3,5 meter. Dengan kapasitas, sekitar 10 ton. Sedangkan Jembatan Bendoroto, memiliki panjang 26 meter dengan lebar 3,5 meter. Kemudian kapasitas yang dilewati 10 ton.</p>



<p>&#8220;Kalau untuk jembatan Kedung Kujang, hanya penguatan pondasi yang terkikis saja,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin, menambahkan secara keseluruhan Gubernur Jatim memberikan bantuan dengan total hampir Rp 5 miliar. &#8220;Total bantuan yang diberikan Ibu Gubernur Jatim, untuk pembangunan jembatan darurat biayanya hampir Rp 5 miliar. Dan kita tahu, jika ketiga jembatan yang rusak kemarin rata-rata sangat vital. Makanya, perlu adanya percepatan penanganan meski harus dibangun jembatan darurat terlebih dahulu,&#8221; terang Mas Ipin, Senin (23/01/2023) tadi.</p>



<p>Dijelaskan Mas Ipin-sapaan akrabnya, saat Jembatan Mukus putus beberapa waktu lalu karena bencana, ada 4 ribu warga yang ada di sini yang sempat terisolasi. Bukan hanya itu, di sini tempatnya pariwisata di Kabupaten Trenggalek. Sehingga, pembangunan jembatan darurat sangat membantu ekonomi masyarakat Trenggalek saat ini.</p>



<p>Masih menurut bupati, bahwa jembatan ini juga menghubungkan antara Kecamatan Watulimo dengan Kecamatan Munjungan. Jadi, jika jembatan ini putus, Kecamatan Munjungan bisa terancam terisolasi, karena kita tahu jalur Kampak-Munjungan juga sering terancam longsor.</p>



<p>&#8220;Selanjutnya, nanti akan kita usulkan kepada BNPB. Harapannya, jembatan permanen bisa segera terbangun, meskipun jembatan darurat ini masih bisa bertahan untuk beberapa tahun ke depan,&#8221; katanya.</p>



<p>Usai meresmikan jembatan ini, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menambahkan jika pihaknya tengah menyiapkan program-program strategis. Seperti bandara (airport) di Kediri yang kemudian koneksitasnya tidak hanya nasional tapi juga internasional. Pasti kebutuhan-kebutuhan untuk bisa menemukan objek wisata strategis itu akan menjadi kebutuhan kebutuhan baru. Ketika destinasi airport di Kediri itu sudah selesai. Sekarang ini sedang berproses.</p>



<p>&#8220;Sekarang menunggu penetapan lokasi (Penlok) antara Tol Kediri dan Tulungagung. Kalau itu sudah selesai, koneksitas ke Trenggalek akan sangat tersupport dengan transportasi udara yang sampai ke Kediri, Tol Kediri-Tulungagung dan kemudian akan nyambung ke Trenggalek,&#8221; ujar Gubernur Jatim.</p>



<p>Pariwisata yang menjadi kekuatan Trenggalek, tambahnya, akan menjadi bagian strategis pengembangan daerah wisata Kabupaten Trenggalek. &#8220;Titik-titik strategis ini akan menjadi bagian penting, untuk membangun konektivitas sentra-sentra ekonomi baru di kawasan Kabupaten Trenggalek,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181912</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Kecamatan di Trenggalek Kembali Dihajar Banjir, Ribuan Warga Terisolir dan Rusak Sejumlah Jembatan</title>
		<link>https://memontum.com/dua-kecamatan-di-trenggalek-kembali-dihajar-banjir-ribuan-warga-terisolir-dan-rusak-sejumlah-jembatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Nov 2022 01:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan rusak]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=177876</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Sejumlah kawasan di Kabupaten Trenggalek, kembali terendam banjir sejak Kamis (03/11/2022) malam. Bahkan, dilaporkan ada dua kecamatan di wilayah itu, menjadi jujugan air bah. Termasuk hingga Jumat (04/11/2022) tadi, ada delapan desa di kawasan pesisir selatan Kabupaten Trenggalek, terdampak dari banjir yang juga diikuti longsor dan merusak sejumlah fasilitas umum. Sekretaris BPBD [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Sejumlah kawasan di Kabupaten Trenggalek, kembali terendam banjir sejak Kamis (03/11/2022) malam. Bahkan, dilaporkan ada dua kecamatan di wilayah itu, menjadi jujugan air bah. Termasuk hingga Jumat (04/11/2022) tadi, ada delapan desa di kawasan pesisir selatan Kabupaten Trenggalek, terdampak dari banjir yang juga diikuti longsor dan merusak sejumlah fasilitas umum.</p>



<p>Sekretaris BPBD Kabupaten Trenggalek, Tri Puspitasari, menjelaskan bahwa banjir salah satunya berlangsung terjadi di Kecamatan Munjungan dan Kecamatan Watulimo, yang semuanya ada di kawasan pesisir selatan Trenggalek. Banjir dan longsor itu, juga membuat jalan dan jembatan rusak.</p>



<p>Ditambahkannya, titik longsor terjadi di jalur Watulimo-Kampak-Munjungan. Bahkan, akibat kejadian itu juga menutup akses jalan. Sehingga, berdampak pada akses lalu lintas menjadi terhenti.</p>



<p>Sementara di Kecamatan Munjungan, tambahnya, banjir melanda sejumlah desa. Diantaranya, Desa Tawing, Bangun, Munjungan dan Desa Bendoroto. Kemudian di Kecamatan Watulimo, banjir bandang menerjang sebagian besar Desa Karanggadu, Prigi, Tasikmadu dan Desa Sawahan.</p>



<p>&#8220;Banjir di Kecamatan Watulimo dan Munjungan, terjadi akibat luapan air sungai. Bencana hidrometeorologi itu terjadi, akibat hujan deras yang mengguyur Trenggalek, sejak Kamis sekitar pukul 16.00 hingga 22.00,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Sementara itu, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mengatakan bahwa Pemkab Trenggalek terus bergerak untuk menanggulangi bencana hingga seperti mengirim bantuan logistik dan membantu warga terdampak.</p>



<p>&#8220;Karena ada beberapa jembatan yang putus, maka kemungkinannya ada masyarakat yang terisolir dampak dari hujan semalam di Watulimo dan Munjungan. Karenanya, kami dan tim terus memantau di lokasi, untuk penanganan darurat dan mempersiapkan rehabilitasi dan rekonstruksi jangka panjang,” kata Bupati Trenggalek.</p>



<p>Perlu diketahui, bahwa ada beberapa jembatan penghubung antar dusun hingga antar kecamatan, yang rusak akibat bencana ini. Seperti di Desa Sawahan, Kecamatan Watulimo, derasnya aliran sungai mengakibatkan Jembatan Mukus, menjadi terputus. Putusnya jembatan itu, mengakibatkan sekitar 3.200 warga terisolir.</p>



<p>Perangkat Desa Sawahan, Kecamatan Watulimo, Sigit Waluyo, mengatakan bahwa Jembatan Mukus yang putus tersebut merupakan penghubung antara Dusun Winong dengan Dusun Krajan. &#8220;Kejadian itu tadi malam. Saat itu hujan lebat, sehingga arus sungai cukup deras dan meluap. Akibatnya, konstruksi bawah jembatan tergerus,&#8221; kata Sigit Waluyo, Jumat (04/11/2022) tadi. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">177876</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Laki Jatim Soroti Jembatan Ambruk Meddelan Sumenep yang Tak Kunjung Diperbaiki</title>
		<link>https://memontum.com/laki-jatim-soroti-jembatan-ambruk-meddelan-sumenep-yang-tak-kunjung-diperbaiki</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Aug 2022 13:15:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan ambruk]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan rusak]]></category>
		<category><![CDATA[Perbaikan Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[Perbankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=173544</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sumenep &#8211; Sejak Juni 2022,  jembatan utama penghubung tiga desa, yakni Meddelan, Sendir dan Cangkreng, Kabupaten Sumenep, mengalami ambruk. Namun, hingga saat ini kapan kepastian pembangunan atau perawatan jembatan utama itu, masih belum ada tanda-tanda, Rabu (10/08/2022) tadi. Realita itulah, yang mengundang perhatian aktivis Laskar Anti Korupsi Jawa Timur (Laki Jatim), Bagus Junaedy. Dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sumenep</strong> &#8211; Sejak Juni 2022,  jembatan utama penghubung tiga desa, yakni Meddelan, Sendir dan Cangkreng, Kabupaten Sumenep, mengalami ambruk. Namun, hingga saat ini kapan kepastian pembangunan atau perawatan jembatan utama itu, masih belum ada tanda-tanda, Rabu (10/08/2022) tadi.</p>



<p>Realita itulah, yang mengundang perhatian aktivis Laskar Anti Korupsi Jawa Timur (Laki Jatim), Bagus Junaedy. Dengan alasan, disaat masyarakat tiga desa resah karena terisolasi dan harus jalan memutar, namun jembatan tersebut tetap dibiarkan ambruk.</p>



<p>&#8220;Lantas di mana jargon Bupati Sumenep &#8216;Bismillah Melayani&#8217;? Tidak adakah rasa peduli pemerintah akan keresahan dan kesulitan masyarakat, yang membutuhkan jalur transportasi utama itu. Apakah suara masyarakat hanya dibutuhkan di saat Pemilu atau Pilkada saja? Sesudah itu, suara masyarakat tak dibutuhkan?,&#8221; kata Edy-sapaan akrabnya.</p>



<p>Diungkapkan Edy, keluhan dan kritikan masyarakat yang terus bermunculan&nbsp; silih berganti, harusnya segera direspon. Setidaknya, diberi kepastian kapan ada pembangunan atau apa.</p>



<p>&#8220;Awalnya, saya apresiatif dengan langkah tim Dinas PUTR Sumenep, yang turun meninjau lokasi jembatan ambruk. Hasil tinjauan pertama, belum ada perkembangan yang jelas. Lalu, Kepala Dinas PUTR turun langsung melakukan survei. Tapi ternyata, hingga kini tidak membuahkan hasil,&#8221; kata Edy.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Sebaliknya, lanjut Edy, sekarang hanya jawaban bersifat wacanais. Jawaban dialektika yang hanya cocok untuk panggung diskusi. Padahal, masyarakat butuh aksi nyata, jawaban kongkrit dan kapan proyek jembatan itu dibangun.</p>



<p>&#8220;Coba amati, Dinas PUTR beralasan bahwa timnya masih melakukan kajian termasuk kontruksi jembatan itu. Lalu Kadis PUTR kepada media juga menjelaskan akan melaporkan ke Bupati Sumenep, terlebih dahulu,&#8221; paparnya.</p>



<p>Padahal, lanjutnya, bukan itu yang dibutuhkan masyarakat. Masyarakat tidak butuh kosa kata dan jawaban ilmiah. &#8220;Yang dibutuhkan jawaban konkrit. Kapan jembatan mau dibangun? Mau realisasi mendahului PAK, APBD perubahan atau masih tahun depan? Lalu dananya bersumber dari APBD Sumenep, Provinsi atau APBN? Solusinya mau bangun jembatan alternatif atau bangun konstruksi jembatan utama? Semuanya sampai sekarang masih serba abu-abu,&#8221; beber Edy.</p>



<p>Jadi, kata pegiat anti korupsi ini, kalau model kebijakan pemerintah lelet, tidak tegas dan konkrit memberikan solusi, maka lambat laun kepercayaan masyarakat akan hilang pada pemerintah (public distrush). Kalau ini sampai terjadi, bukan kemajuan yang dicapai tetapi perlambatan ekonomi. <strong>(edo/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">173544</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jembatan Penghubung Dusun Jeding-Rejoso, Desa Junrejo Rusak Sejak Desember 2019, Ancam Nyawa</title>
		<link>https://memontum.com/jembatan-penghubung-dusun-jeding-rejoso-desa-junrejo-rusak-sejak-desember-2019-ancam-nyawa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2020 12:31:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Junrejo]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan rusak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=108595</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Jembatan penghubung Dusun Jeding dan Dusun Rejoso di Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo dikeluhkan oleh pengendara. Sebab jika tak segera diperbaiki bisa dipastikan membahayakan. Warga pun sempat mengeluhkan ke pihak Pemkot Batu dan Desa Junrejo, namun tidak ada tanggapan. Lubang mengangga berdiameter sekitar satu meter memiliki kedalaman 40 centimeter itu disebabkan tergerus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Jembatan penghubung Dusun Jeding dan Dusun Rejoso di Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo dikeluhkan oleh pengendara. Sebab jika tak segera diperbaiki bisa dipastikan membahayakan. Warga pun sempat mengeluhkan ke pihak Pemkot Batu dan Desa Junrejo, namun tidak ada tanggapan.</p>
<p>Lubang mengangga berdiameter sekitar satu meter memiliki kedalaman 40 centimeter itu disebabkan tergerus arus sungai saat hujan deras melanda, pengendara wajib waspada jika tak ingin bernasib naas. Seperti yang diungkapkan oleh Anton Suhendra warga Desa Junrejo yang tiap hari melintas. Dia mengaku jika was-was tiap melintas, bahkan ada beberapa pengendara yang hampir terjerembak.</p>
<p>&#8220;Apalagi kalau malam hari dalam keadaan gelap. Harapannya segera diperbaiki, katanya warga juga mengeluhkan hal ini. Jangan sampai dibiarkan dan nanti timbul korban jiwa,&#8221; harapnya, Minggu (15/3/2020) di lokasi.</p>
<p>Padahal jalan tersebut merupakan penghubung menuju ke Polres dan ke Kantor DPRD Kota Batu. Tapi tetap saja tidak ada respon.</p>
<p>Menanggapi hal ini, Kepala Desa Junrejo Andi Faizal Hasan membenarkan adanya lubang mengangga yang bisa membahayakan pengendara di jembatan tersebut.</p>
<p>&#8220;Ya memang rusak ada lubang. Rusaknya sekitar beberapa bulan Desember silam karena tergerus arus air pada saat hujan.<br />
Bagian samping jembatan ambles dan mengakibatkan lubang pada bahu jalan,&#8221; kata Faizal.</p>
<p>Dia pun mengaku khawatir jika sampai ada pengendara yang terperosok, bahkan beberapa warga juga sempat mengadukan hal ini kepada dirinya. Menindaklanjuti keluhan warga, Pemdes Junrejo pun langsung merespon dan berkirim surat ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu. Namun sampai sekarang belum ada tindak lanjut.</p>
<p>&#8220;Kendalanya karena persoalan birokrasi anggaran. Tapi sudah ada pernyataan dari legislatif DPRD Kota Batu yang menjanjikan perbaikan jembatan awal April ini,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Bahkan hal ini juga sudah disampaikan oleh perwakilan anggota dewan kepada masyarakat supaya tidak melakukan aksi protes agar bersabar dulu.</p>
<p>&#8220;Karena tinggal menunggu waktu saja apakah bulan April benar diperbaiki, atau hanya sebatas janji. Karena masalah ini sempat menimbulkan kegaduhan dari masyarakat,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Pasalnya masyarakat sempat berburuk sangka dan menilai Pemdes Junrejo membiarkan kondisi jembatan ini.</p>
<p>&#8221; Masyarakat sempat menuding Pemdes Junrejo tutup mata pada kerusakan jembatan itu. Padahal ranah siapa penangganan keruskaan belum ada kejelasan status. Misal jalan mana yang menjadi tanggungjawab penanganan pemdes dan mana yang menjadi penanganan pemkot. Jika nanti kita menanggani malah salah,&#8221; bingung Faizal.</p>
<p>Harusnya ada kejelasan aturan mana perbaikan infrastruktur masuk ranah pemdes dan mana yang ikut ranah kota.</p>
<p>&#8221;Termasuk dalam kategori besaran anggarannya berapa, dan mana yang dibebankan pada pemdes maupun dibebankan pada pemkot,&#8221; keluhnya lagi.</p>
<p>Di tempat berbeda, anggota DPRD Kota Batu dari Fraksi PKS Ludi Tanarto berharap agar segera ditindaklanjuti oleh anggotanya yang berada di Komisi C DPRD Kota Batu.</p>
<p>&#8220;Kami harap bisa ditindaklanjuti oleh rekan-rekan kami di Komisi C untuk berkoordinasi dengan Dinas PUPR Pemkot Batu. Koordinasi ini untuk menanyakan ketersediaan anggaran. Jika memang belum disediakan, supaya mengambil dari pos anggaran belanja tidak terduga,&#8221; harapnya. Ia pun berjanji bakal mengawal keluhan masarakat hingga ada tindakan dari pemerintah. <strong>(lih/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">108595</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jembatan Penghubung Antar Desa di Trenggalek Ambrol Tergerus Banjir</title>
		<link>https://memontum.com/jembatan-penghubung-antar-desa-di-trenggalek-ambrol-tergerus-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2020 08:05:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan rusak]]></category>
		<category><![CDATA[PUPR Kabupaten Trenggalek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/107420-jembatan-penghubung-antar-desa-di-trenggalek-ambrol-tergerus-banjir</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Hujan lebat yang mengguyur kawasan kota Keripik Tempe membuat beberapa insfratruktur seperti jembatan ambrol tergerus banjir. Salah satunya jembatan penghubung antar Desa yang ada di Dusun Ngegong RT27/RW 05 Desa Jatiprahu, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek. Berdasarkan informasi yang diterima, sekira pukul 15.00, hujan dengan intensitas sedang mengguyur kawasan Kabupaten Trenggalek. Akibatnya, jembatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Trenggalek </strong>&#8211; Hujan lebat yang mengguyur kawasan kota Keripik Tempe membuat beberapa insfratruktur seperti jembatan ambrol tergerus banjir. Salah satunya jembatan penghubung antar Desa yang ada di Dusun Ngegong RT27/RW 05 Desa Jatiprahu, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang diterima, sekira pukul 15.00, hujan dengan intensitas sedang mengguyur kawasan Kabupaten Trenggalek. Akibatnya, jembatan penghubung antara Desa Jatiprahu dan Desa Sukowetan ambrol dengan lebar 4 m, tinggi 4 m dan panjang 6 m.</p>
<p>Kepala Desa Jatiprahu Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek, Suparni mengatakan bahwa jembatan ini merupakan jembatan penghubung antar desa dan bahkan antar kecamatan.</p>
<p>&#8220;Jembatan ini sendiri sudah ada sejak sebelum tahun 90-an. Dan saat terjadi banjir, plat yang ada dibawah jembatan terkikis sehingga membuat jembatan ini ambrol,&#8221; ucap Suparni saat dikonfirmasi, Senin (02/03/2020) siang.</p>
<p>Diketahui kejadian ini sudah kedua kalinya terjadi, yang pertama pada bulan Januari tahun 2019 dan kembali terjadi Minggu (01/03/2020) sore.</p>
<p>Suparni berharap dinas terkait segera menindaklanjuti ambrolnya jembatan penghubung ini, agar nantinya masyarakat tidak merasa dirugikan.</p>
<p>&#8220;Kebanyakan anak &#8211; anak sekolah yang lewat disini. Seperti yang sekolah Di SMA 2 Trenggalek, dan SMK Karya Darma Trenggalek. Jadi jika ini tidak segera ditindaklanjuti tentu sangat disayangkan,&#8221; imbuhnya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-107421" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200302-WA0064-copy.jpg?resize=740%2C444&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="444" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200302-WA0064-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200302-WA0064-copy.jpg?resize=300%2C180&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200302-WA0064-copy.jpg?resize=600%2C360&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200302-WA0064-copy.jpg?resize=200%2C120&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200302-WA0064-copy.jpg?resize=590%2C354&amp;ssl=1 590w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/03/IMG-20200302-WA0064-copy.jpg?resize=400%2C240&amp;ssl=1 400w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Trenggalek, Ramelan mengungkapkan jika berdasarkan laporan yang masuk, adanya jembatan yang ambrol saat hujan lebat yang terjadi kemarin ada di Desa Jatiprahu.</p>
<p>&#8220;Kami mendapat laporan adanya jembatan yang ambrol di Desa Jatiprahu Kecamatan Karangan. Menurut masyarakat sekitar, memang jembatan ini sudah puluhan tahun dibangun. Dan kondisi saat ini semacam amblas (red : ambles),&#8221; kata Ramelan.</p>
<p>Diduga, lanjut Ramelan, amblasnya jembatan penghubung desa ini terjadi lantaran diterjang arus sungai yang cukup kuat saat hujan lebat datang.</p>
<p>Dalam hal ini, pihak Dinas PUPR akan melakukan upaya tindak lanjut agar jembatan penghubung anter desa ini bisa dimanfaatkan kembali oleh masyarakat.</p>
<p>&#8220;Ini merupakan jalur utama sebenarnya, akan tetapi jalur alternatif juga banyak dan tidak terlalu jauh,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, masyarakat bersama pihak BPBD dan Pemerintah Desa menutup sementara jalan tersebut dan memasang rambu peringatan. Agar nantinya, masyarakat lebih berhati berhati-hati dan waspada saat melintas. <strong>(mil/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107420</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
