<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Jembatan Tlogomas &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jembatan-tlogomas/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 May 2022 11:29:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Jembatan Tlogomas &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Rencana Uji Coba Pemberlakukan Satu Arah di Jembatan Tlogomas Kota Malang Batal</title>
		<link>https://memontum.com/rencana-uji-coba-pemberlakukan-satu-arah-di-jembatan-tlogomas-kota-malang-batal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 May 2022 11:29:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[jalan satu arah]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Tlogomas]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Uji Coba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=169963</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211;  Rencana uji coba Jembatan Tunggulmas, dengan memberlakukan jalur satu arah, kian tak jelas. Jadwal yang semula dijadwalkan Rabu (01/06/2022) besok, secara tiba-tiba batal dilaksanakan. Hal itu, sebagaimana disampaikan Plt Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Handi Priyanto, Selasa (31/05/2022) tadi. Disampaikannya, pembatalan karena dinilai hal tersebut tidak efektif untuk dilakukan. Pasalnya, arus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211;  Rencana uji coba Jembatan Tunggulmas, dengan memberlakukan jalur satu arah, kian tak jelas. Jadwal yang semula dijadwalkan Rabu (01/06/2022) besok, secara tiba-tiba batal dilaksanakan.</p>



<p>Hal itu, sebagaimana disampaikan Plt Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Handi Priyanto, Selasa (31/05/2022) tadi. Disampaikannya, pembatalan karena dinilai hal tersebut tidak efektif untuk dilakukan. Pasalnya, arus padat yang terjadi itu dari Utara ke Selatan, yakni dari arah Tunggulwulung ke Tlogomas. “Kalau satu arah, maka hanya dari Tunggulwulung ke Tlogomas. Lalu dari Tlogomas ke Tunggulwulung, itu tidak boleh sehingga tidak efektif. Garis besarnya ini di Tunggulwulung,” jelas Handi.</p>



<p>Dijelaskan Handi, pihaknya telah melakukan survei bersama dengan Forum Lalu Lintas dan juga Satlantas Polresta Malang Kota, Jumat (27/05/2022) lalu. Survei itu dilakukan, untuk melepas road barier (pengaman jalan) mulai Senin (30/05/2022) dan melakukan trafic counting atau menghitung kepadatan arus lalu lintas.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>“Menghitung kepadatan arus ini sambil menghitung durasi untuk traffic light. Hari kamis (02/06/2022) nanti, akan kita survei bersama untuk pemasangan titik trafic light sekaligus langsung gali pondasi,” lanjutnya.</p>



<p>Untuk pelebaran ruas jalan akan ditambah sekitar satu meter, sehingga lebar jalan menjadi lima sampai enam meter. Untuk hambatannya sendiri, dikatakan Handi yakni ada pohon dan juga tiang yang harus dihilangkan. Hal itu sudah dikoordonasikan.</p>



<p>“Untuk pohon sudah dibersihkan dan tiang sudah dikoordinasikan. Nanti untuk aspal sambil jalan, memindah tiangnya juga sambil jalan, itu nggak mungkin seketika, harus bertahap. Yang paling penting itu progres disana terselesaikan,” imbuhnya. <strong>(cw2/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">169963</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rekayasa Lalin Jembatan Tlogomas, Dinas Perhubungan Kota Malang Butuh Waktu Dua Pekan</title>
		<link>https://memontum.com/rekayasa-lalin-jembatan-tlogomas-dinas-perhubungan-kota-malang-butuh-waktu-dua-pekan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Feb 2022 11:46:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[dinas perhubungan]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Tlogomas]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Rekayasa]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa lalin]]></category>
		<category><![CDATA[rekayasa lalu lintas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=164359</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Jembatan Tlogomas yang menghubungkan antara Jalan Tlogomas dengan Jalan Saxophone, Kamis (24/02/2022) akan segera diresmikan. Namun, untuk rekayasa lalu lintas (Lalin) masih harus menunggu dua pekan. Pasalnya masih belum ada data mengenai volume kendaraan yang melintas. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Heru Mulyono. “Saya nanti akan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Jembatan Tlogomas yang menghubungkan antara Jalan Tlogomas dengan Jalan Saxophone, Kamis (24/02/2022) akan segera diresmikan. Namun, untuk rekayasa lalu lintas (Lalin) masih harus menunggu dua pekan. Pasalnya masih belum ada data mengenai volume kendaraan yang melintas.</p>



<p>Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Heru Mulyono. “Saya nanti akan hitung, jadi 2 Minggu nanti seperti apa setelah dioperasionalkan. Oh ini volumenya meningkat sebelah sini,&#8221; ujar Heru, Rabu (23/02/2022).</p>



<p>Menurutnya, kondisi Jalan Saxophone tersebut masuk dalam kelas III. Sehingga kendaraan yang boleh melintas hanya roda dua dan roda empat. Selain itu, untuk kecepatan kendaraan yang melintas juga dibatasi yakni hanya 40 km/jam. Ditambah, untuk ketinggian maksimal empat meter, lebar dan muatan kendaraan yang melintas.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>“Truk tidak boleh, kasihan Jalan Saxophone itu. Tidak lebar dan akan padat kendaraan lalu lalang. Untuk lebar kendaraan maksimal 2,1 meter atau 210 centimeter, tonase 8 ton. Kalau segi jembatan mampu, tapi masalahnya ada diujungnya Jalan Saxophone,”tambahnya.</p>



<p>Untuk masalah revitalisasi jalan, pihaknya masih belum bisa menjawab, tetapi kemungkinan akan diperbaharui. Untuk menambah lebar jalan bisa dengan di cor samping, akan tetapi hal itu harus melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP). &#8220;Rencana hotmix nanti, tapi sementara dicor sampingnya. Itu ranahnya PU,&#8221; katanya.</p>



<p>Terpisah, Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Diah Ayu Kusumadewi, meneruskan apa yang diharapkan oleh Wali Kota Malang Sutiaji, yakni menginginkan untuk melakukan pelebaran jalan. Akan tetapi, merealisasikan rencana tersebut bukan hal yang mudah, karena harus melihat letak tanah yang akan digunakan jalan. &#8220;Kalau jalannya masuk milik warga dilihat sampai mana. Kalau ada sampai jalan harus ganti rugi dulu, jadi tidak mudah,&#8221; ujarnya. <strong>(cw2/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">164359</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembangunan Jembatan Tlogomas Molor, Wali Kota Malang sebut Denda Perhari Rp 43 Juta</title>
		<link>https://memontum.com/pembangunan-jembatan-tlogomas-molor-wali-kota-malang-sebut-denda-perhari-rp-43-juta</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Dec 2021 09:32:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Tlogomas]]></category>
		<category><![CDATA[Molor]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[sutiaji]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Sutiaji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=160934</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Banjir bandang kiriman yang melanda Kota Malang sebulan lalu, membuat proyek pembangunan Jembatan Tlogomas, terhambat. Bahkan, jembatan yang menghubungkan Jalan Saxophone dan Jalan Raya Tlogomas, itu seharusnya sudah rampung pada 28 Desember 2021 lalu. Hal itu, dikatakan Wali Kota Malang, Sutiaji, saat meninjau progres Jembatan Tlogomas, Rabu (29/12/2021) siang. &#8220;Proyek Jembatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Banjir bandang kiriman yang melanda Kota Malang sebulan lalu, membuat proyek pembangunan Jembatan Tlogomas, terhambat. Bahkan, jembatan yang menghubungkan Jalan Saxophone dan Jalan Raya Tlogomas, itu seharusnya sudah rampung pada 28 Desember 2021 lalu. Hal itu, dikatakan Wali Kota Malang, Sutiaji, saat meninjau progres Jembatan Tlogomas, Rabu (29/12/2021) siang.</p>



<p>&#8220;Proyek Jembatan Tlogomas ini memang sudah kita kaji dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Bahwa k, karena faktor alam kemarin yakni banjir bandang, sehingga terhambat pengerjaannya. Pertama, tingkat kesulitan bertambah, lalu banyak alat-alat yang ikut terdampak banjir,&#8221; terang Wali Kota Sutiaji.</p>



<p>Oleh karena itu, tambahnya, proyek jembatan ini mengalami kemunduran. Namun, pihak kontraktor tidak dikenai one prestasi atas keterlambatan tersebut. Sebaliknya, diberi kesempatan hingga 50 hari kalender.</p>



<p>&#8220;Meski begitu, bukan berarti tidak ada denda. Tetapi, akan dikenai denda sesuai aturan prosentasenya. Yakni, seper mil dari nilai kontrak per hari. Jadi l, kurang lebih Rp 43 juta per hari dan akan dihitung per berapa banyak keterlambatan. Misal molornya 20 hari dari kesempatan 50 hari yang diberikan, berarti tinggal Rp 43 juta dikali 20. Itu dendanya,&#8221; terang Sutiaji.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Diah Ayu Kusumadewi, menjelaskan berkaitan dengan keterlambatan, pihaknya mengacu Permendagri Nomor 77 Tahun 2020. &#8220;Kita menyikapi dengan yang sudah diatur di Permendagri 77, untuk penyelesaian pekerjaan melebihi tahun anggaran. Caranya kita memohon review Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), mereka melihat progres berapa dan kita bayar berapa. Berdasarkan review, 85 persen ya untuk Jembatan Tlogomas,&#8221; terang Diah.</p>



<p>Sehingga, tambahnya, sisa anggarannya akan dialokasikan lagi di tahun 2022 dan menjadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) 2021. Selain itu, untuk memperlancar mobilitas, DPUPRPKP juga telah memperlebar Jalan Saxophone.</p>



<p>&#8220;Jalan sudah dilebarkan 1 meter ke arah utara dan setengah meter ke arah selatan. Kemudian secara konstruksi memang dibuat untuk tonase kelas 1. Tapi dalam prosesnya jika hendak dibahas lebih lanjut berkaitan dengan manajemen traffic ya monggo, kepada Forum Lalu Lintas nantinya,&#8221; terang Diah. <strong>(mus/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">160934</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
