<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jember &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jember/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 27 Jun 2026 14:14:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Jember &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemkab Jember dan DPRD Sepakati 5 Raperda Jadi Perda, Salah Satunya Tentang PPLH</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-jember-dan-dprd-sepakati-5-raperda-jadi-perda-salah-satunya-tentang-pplh</link>
					<comments>https://memontum.com/pemkab-jember-dan-dprd-sepakati-5-raperda-jadi-perda-salah-satunya-tentang-pplh#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 10:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Raperda]]></category>
		<category><![CDATA[satunya]]></category>
		<category><![CDATA[sepakati]]></category>
		<category><![CDATA[tentang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233437</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember menyepakati lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Jember yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Sabtu (27/06/2026) tadi. Persetujuan bersama tersebut, menjadi langkah strategis dalam memperkuat landasan hukum penyelenggaraan pemerintahan daerah sekaligus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember menyepakati lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Jember yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Sabtu (27/06/2026) tadi. Persetujuan bersama tersebut, menjadi langkah strategis dalam memperkuat landasan hukum penyelenggaraan pemerintahan daerah sekaligus mendukung percepatan pembangunan di berbagai sektor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diantaranya, seperti Raperda tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Raperda tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH), Raperda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten (Ripparkab), Raperda tentang Perlindungan Tenaga Kesehatan, serta Raperda tentang Madrasah Diniyah Takmiliyah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Jember atas sinergi yang terbangun selama proses pembahasan hingga pengambilan keputusan. Menurutnya, kesepakatan tersebut mencerminkan komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Alhamdulillah, lima Raperda hari ini telah disetujui bersama menjadi Perda. Terima kasih kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD atas kerja sama yang telah terjalin. Regulasi-regulasi ini menjadi pijakan penting untuk mempercepat pembangunan Kabupaten Jember dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,&#8221; ujar Gus Fawait-sapaan Bupati Jember.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Gus Fawait menegaskan, bahwa lahirnya lima Perda tersebut menjadi pijakan penting bagi Pemerintah Kabupaten Jember dalam menjalankan berbagai program pembangunan. Menurutnya, regulasi yang disusun melalui pembahasan bersama DPRD merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan kebijakan yang memberikan kepastian hukum, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta berdampak langsung terhadap peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gus Fawait juga menekankan, bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh lahirnya regulasi, tetapi juga oleh komitmen seluruh pihak dalam mengimplementasikan setiap kebijakan secara konsisten. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah dan DPRD perlu terus diperkuat agar setiap Perda yang telah disahkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kekompakan antara eksekutif dan legislatif harus terus kita jaga. Dengan regulasi yang semakin kuat, kita optimistis pembangunan Kabupaten Jember akan berjalan lebih cepat, pelayanan publik semakin baik, investasi terus tumbuh dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,&#8221; tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Persetujuan bersama atas lima Raperda tersebut, menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dan DPRD dalam menghadirkan regulasi yang adaptif terhadap kebutuhan daerah serta selaras dengan arah pembangunan nasional. Dengan landasan hukum yang semakin kuat, implementasi berbagai program pembangunan diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pemkab-jember-dan-dprd-sepakati-5-raperda-jadi-perda-salah-satunya-tentang-pplh/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233437</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rencanakan Pembangunan Pengolahan Sampah Modern, Bupati Jember Sidak TPA Pakusari</title>
		<link>https://memontum.com/rencanakan-pembangunan-pengolahan-sampah-modern-bupati-jember-sidak-tpa-pakusari</link>
					<comments>https://memontum.com/rencanakan-pembangunan-pengolahan-sampah-modern-bupati-jember-sidak-tpa-pakusari#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[modern]]></category>
		<category><![CDATA[pakusari]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[pengolahan]]></category>
		<category><![CDATA[rencanakan]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233430</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Pakusari, Sabtu (27/06/2026) tadi. Kedatangannya tersebut, untuk memastikan percepatan penanganan persampahan di Kabupaten Jember berjalan sesuai rencana. Perlu diketahui, Kabupaten Jember menjadi salah satu dari sekitar 20 kabupaten di Indonesia, yang mendapatkan kepercayaan dari pemerintah pusat dalam program percepatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Pakusari, Sabtu (27/06/2026) tadi. Kedatangannya tersebut, untuk memastikan percepatan penanganan persampahan di Kabupaten Jember berjalan sesuai rencana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perlu diketahui, Kabupaten Jember menjadi salah satu dari sekitar 20 kabupaten di Indonesia, yang mendapatkan kepercayaan dari pemerintah pusat dalam program percepatan pengembangan sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi modern melalui dukungan investasi. Sementara Sidak tersebut dilakukan, sebagai bagian dari tindak lanjut atas rencana pembangunan fasilitas pengolahan sampah modern yang akan segera direalisasikan di Kabupaten Jember.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam keterangannya, Gus Fawait -sapaan Bupati Jember, menegaskan bahwa persoalan sampah merupakan tantangan yang telah berlangsung lama dan membutuhkan penyelesaian secara menyeluruh serta berkelanjutan. &#8220;Persoalan sampah ini sudah berlangsung cukup lama. Hari ini bukan saatnya mencari siapa yang salah, tetapi bagaimana kita bersama-sama menghadirkan solusi. Alhamdulillah, Jember mendapat kepercayaan menjadi salah satu daerah yang memperoleh investasi pengelolaan sampah. Ini merupakan langkah besar untuk mewujudkan sistem penanganan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan,&#8221; kata Bupati Jember.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya juga menjelaskan, investasi yang diperkirakan mencapai Rp 1,5 triliun hingga Rp 2 triliun tersebut, akan digunakan untuk membangun fasilitas pengolahan sampah berteknologi modern yang mampu mengubah sampah menjadi energi listrik dan produk bernilai ekonomi. Tentunya, dengan konsep ramah lingkungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara untuk pembangunannya, direncanakan mulai Agustus &#8211; September 2026 dan ditargetkan rampung pada April 2028. Dirinya juga menyampaikan, bahwa kehadiran fasilitas tersebut tidak hanya ditujukan untuk menyelesaikan persoalan persampahan di Kabupaten Jember, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pembukaan lapangan pekerjaan baru. Selain itu, Jember juga memiliki peluang menjadi wilayah penyangga pengelolaan sampah bagi kabupaten di sekitarnya, apabila kapasitas pengolahan telah terpenuhi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Fawait juga menegaskan, bahwa keberhasilan program ini tetap membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Perubahan pola pengelolaan sampah dari sumbernya menjadi salah satu kunci utama, terutama melalui kebiasaan memilah sampah organik dan non organik sejak dari rumah, serta pengelolaan mandiri di lingkungan usaha, pendidikan dan fasilitas pelayanan publik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sebesar apa pun investasi yang masuk dan secanggih apa pun teknologi yang digunakan, keberhasilannya tetap membutuhkan dukungan masyarakat. Mulai dari hal sederhana seperti memilah sampah sejak dari rumah akan sangat membantu proses pengelolaan ke depan,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/rencanakan-pembangunan-pengolahan-sampah-modern-bupati-jember-sidak-tpa-pakusari/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233430</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PT KAI Resmi Luncurkan Kereta Pandalungan 2 Relasi Jember &#8211; Gambir PP</title>
		<link>https://memontum.com/pt-kai-resmi-luncurkan-kereta-pandalungan-2-relasi-jember-gambir-pp</link>
					<comments>https://memontum.com/pt-kai-resmi-luncurkan-kereta-pandalungan-2-relasi-jember-gambir-pp#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gambir]]></category>
		<category><![CDATA[kereta]]></category>
		<category><![CDATA[luncurkan]]></category>
		<category><![CDATA[pandalungan]]></category>
		<category><![CDATA[relasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233255</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember resmi meluncurkan KA Pandalungan 2 relasi Jember – Gambir pulang-pergi (PP). Perjalanan pertama kereta eksekutif ini, sukses diberangkatkan dari Stasiun Jember, Kamis (18/06/2026) tadi. Peluncuran yang dilakukan ini, tentunya untuk menanggapi tingginya kebutuhan transportasi masyarakat dari kawasan Tapal Kuda, menuju Ibu Kota. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember resmi meluncurkan KA Pandalungan 2 relasi Jember – Gambir pulang-pergi (PP). Perjalanan pertama kereta eksekutif ini, sukses diberangkatkan dari Stasiun Jember, Kamis (18/06/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peluncuran yang dilakukan ini, tentunya untuk menanggapi tingginya kebutuhan transportasi masyarakat dari kawasan Tapal Kuda, menuju Ibu Kota. Sebagai solusi strategis untuk menyediakan sarana mobilisasi yang aman, nyaman dan terbebas dari kemacetan bagi masyarakat yang ingin menuju Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Vice President Daop 9 Jember, Hengky Prasetyo, menjelaskan bahwa peluncuran armada baru ini didasari oleh performa positif dari KA Pandalungan generasi pertama yang sudah beroperasi sebelumnya. &#8220;Sepanjang tahun 2025, KA Pandalungan telah mengangkut sebanyak 409.200 penumpang. Tren pertumbuhan ini terus berlanjut pada periode Januari hingga Mei 2026 dengan torehan 173.977 pelanggan. Angka tersebut mencerminkan kenaikan sebesar 5,31 persen jika dikomparasikan dengan periode yang sama di tahun lalu yang mencatat 165.197 orang,&#8221; ungkap Hengky.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam peluncuran itu, antusiasme masyarakat langsung terlihat pada hari pertama pengoperasian. Bahkan pada pemberangkatan perdana ini, volume penumpang yang naik dari Stasiun Jember menyentuh angka 634 orang. Angka ini, membuat tingkat keterisian (okupansi) kereta melonjak drastis hingga mencapai 160 persen dari kapasitas reguler tempat duduk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk menarik minat pemesan, KAI Daop 9 memberikan diskon khusus sebesar 30 persen dari harga normal Rp 750 ribu bagi para penumpang yang ikut dalam perjalanan perdana tersebut. Demi menjaga kenyamanan penumpang selama menempuh rute jarak jauh ini, KA Pandalungan 2 dilengkapi dengan fasilitas mutakhir berupa rangkaian 8 kereta eksekutif berbahan stainless steel. Armada ini, memiliki total kapasitas sebanyak 400 kursi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam rute perjalanannya, kereta ini akan merajut konektivitas tanpa transit yang menghubungkan kota-kota penting di empat provinsi (Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan DKI Jakarta). Mulai Lumajang, Probolinggo, Surabaya, Semarang, Cirebon, hingga berakhir di Gambir.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini, jadwal operasional KA Pandalungan 2 dari Jember menuju Gambir berangkat pukul 09.05 dan dijadwalkan tiba pada pukul 22.03. Durasi perjalanan memakan waktu 12 jam 58 menit. Sementara itu, KA Gambir menuju Jember diberangkatkan pukul 09.25 dan dijadwalkan tiba pada pukul 23.20. Durasi perjalanan selama 13 jam 55 menit,&#8221; tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pihak manajemen KAI berharap, bertambahnya opsi jadwal perjalanan ini tidak sekadar memudahkan mobilitas masyarakat, melainkan juga mampu menggerakkan roda perekonomian di wilayah-wilayah yang menjadi titik pemberhentian. Hadirnya arus penumpang baru diproyeksikan dapat menghidupkan ekosistem usaha lokal, mulai dari sektor perhotelan, kuliner, pelaku UMKM, hingga menjadi stimulus bagi geliat industri pariwisata daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Pemkab Jember, Harry Agustriono, mewakili Bupati Jember, Muhammad Fawait, dalam sambutannya menyatakan bahwa kemudahan konektivitas ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. &#8220;Terlebih lagi, transportasi kereta api saat ini terus berbenah dan berhasil membuktikan diri sebagai salah satu moda transportasi prioritas yang menawarkan kenyamanan serta efisiensi tinggi bagi penumpangnya,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Harry menyebutkan, Kabupaten Jember dinilai sangat membutuhkan integrasi transportasi seperti ini guna memperkuat jalinan konektivitas dengan wilayah-wilayah lain. Hubungan antar kota yang semakin erat diyakini akan membawa dampak positif yang signifikan bagi kemajuan daerah secara menyeluruh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejalan dengan visi pembangunan daerah, tambahnya, inovasi di sektor transportasi ini diharapkan mampu membawa perubahan nyata bagi Jember. &#8220;Melalui keterbukaan akses yang lebih luas, berbagai sektor krusial di masyarakat mulai dari pariwisata, pendidikan, hingga sektor ekonomi utama diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan yang jauh lebih baik di masa depan,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pt-kai-resmi-luncurkan-kereta-pandalungan-2-relasi-jember-gambir-pp/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233255</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Jember Kukuhkan Kepengurusan Forum Komunikasi Ponpes dan Guru Ngaji</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-jember-kukuhkan-kepengurusan-forum-komunikasi-ponpes-dan-guru-ngaji</link>
					<comments>https://memontum.com/pemkab-jember-kukuhkan-kepengurusan-forum-komunikasi-ponpes-dan-guru-ngaji#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2026 14:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kepengurusan]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[kukuhkan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[ponpes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233252</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengukuhkan kepengurusan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (Ponpes) dan Forum Komunikasi Guru Ngaji se-Kabupaten Jember, yang berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha, Selasa (16/06/2026) tadi. Langkah taktis ini diambil Pemkab Jember, sebagai ikhtiar mempererat kolaborasi horizontal antara birokrasi pemerintahan dengan tokoh-tokoh akar rumput keagamaan guna merajut cita-cita pembangunan daerah yang lebih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengukuhkan kepengurusan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (Ponpes) dan Forum Komunikasi Guru Ngaji se-Kabupaten Jember, yang berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha, Selasa (16/06/2026) tadi. Langkah taktis ini diambil Pemkab Jember, sebagai ikhtiar mempererat kolaborasi horizontal antara birokrasi pemerintahan dengan tokoh-tokoh akar rumput keagamaan guna merajut cita-cita pembangunan daerah yang lebih akseleratif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Fawait menegaskan, bahwa integrasi dua forum besar ini sengaja dirancang secara serentak demi melahirkan satu ritme pergerakan yang padu. Pihaknya sengaja menggabungkan momentum pengukuhan Forum Komunikasi Pondok Pesantren serta Forum Komunikasi Guru Ngaji, agar seluruh elemen keagamaan dapat berjalan beriringan tanpa sekat birokrasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Malam ini, kami meresmikan dua forum sekaligus secara bersama-sama. Pertama adalah Forum Komunikasi Pondok Pesantren dan yang kedua merupakan Forum Komunikasi Guru Ngaji,” kata Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, seusai merampungkan seremonial pelantikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gus Fawait kemudian membeberkan, mengenai target utama dari diaktifkannya kedua lembaga komunikasi tersebut. Dirinya menaruh asa besar, agar seluruh elemen pondok pesantren dan para pendidik Al-Quran di pelosok desa dapat mengambil peran aktif sebagai mitra strategis pemerintah untuk menggodok serta mengeksekusi visi restorasi daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Mengenai target dan harapan, yang pertama saya sangat mendambakan eksistensi pondok pesantren beserta seluruh guru ngaji dapat berdiri bersama kami. Dapat mengulurkan tangan membantu jajaran Pemkab Jember dalam mengarsiteki serta mewujudkan Jember Baru, Jember Maju,” tegas Bupati Jember.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gus Fawait memproyeksikan forum ini, sebagai jembatan komunikasi dua arah yang inklusif untuk memotong sumbatan komunikasi yang selama ini kerap terjadi, antara pemangku kebijakan dengan masyarakat bawah. Dengan adanya wadah formal yang solid, sekat batin maupun administratif diharapkan tidak lagi menjadi penghalang bagi para ulama dan guru ngaji untuk mengakses program-program kedinasan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kedua, forum ini berfungsi menjadi saluran komunikasi yang cair dan terbuka antara pihak pemerintah kabupaten dengan semua lapisan masyarakat. Dimana dalam konteks spesifik malam ini direpresentasikan oleh guru ngaji serta dunia pesantren. Melalui wadah ini, ke depan saya pastikan tidak boleh ada lagi tembok pembatas atau sekat formalitas,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati yang dikenal dekat dengan kalangan santri ini juga menggarisbawahi, bahwa keterlibatan lembaga keagamaan tidak boleh hanya berhenti pada aspek formalitas seremonial atau sekadar menjadi objek penerima dana hibah dan bantuan sosial. Lebih dari itu, Pemkab Jember berkomitmen memberikan hak, porsi dan aksesibilitas program pembangunan yang setara bagi seluruh kaum santri agar mereka memiliki daya saing yang sejajar dengan masyarakat non pesantren.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Bahkan pada realisasi program kerja ke depan, kami berkomitmen kuat untuk terus mengikutsertakan pondok pesantren serta guru ngaji secara substansial. Tujuannya agar para santri mendapatkan hak dan perlakuan yang sama rata dengan kelompok non santri dalam menikmati ataupun mengakses aneka program unggulan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember,” urai Gus Fawait.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai wujud konkret kesetaraan tersebut, Pemkab Jember telah menyiapkan cetak biru program yang menyasar peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan pesantren. Program yang ditawarkan mencakup sektor pemberdayaan ekonomi hingga persiapan penyerapan tenaga kerja internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Jadi orientasinya bukan semata-mata perihal penyaluran bantuan operasional atau logistik ke lembaga pondoknya saja. Kita sudah merancang berbagai program pelatihan kerja, termasuk juga penyiapan matang bagi mereka yang ingin menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) profesional, sebagaimana tempo hari telah dipaparkan secara gamblang oleh wakil menteri,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gus Fawait menambahkan, pemerintah daerah sangat membutuhkan kehadiran forum komunikasi ini sebagai instrumen validasi data lapangan yang akurat. Melalui struktur pengurus forum yang tersebar di tingkat kecamatan hingga desa, Pemkab dapat mengidentifikasi minat, bakat, serta kebutuhan riil para santri secara presisi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami memerlukan forum ini untuk mendampingi kinerja Pemkab dalam memetakan serta mengawal kepastian data. Jika ada santri yang berminat menjadi PMI legal dan terampil, kita akan fasilitasi pelatihannya. Begitu pula bagi para santri yang memiliki ketertarikan kuat untuk bergerak dan berwirausaha di sektor UMKM, Pemkab Jember telah menyediakan ekosistem pendukungnya,” ujar Gus Fawait.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak hanya berfokus pada sektor ekonomi dan ketenagakerjaan, Bupati Jember juga menaruh perhatian besar pada aspek kesehatan lingkungan di dalam ekosistem pesantren. Isu sanitasi dan jaminan kesehatan santri komunal akan turut diintervensi melalui koordinasi berkala di dalam forum ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Termasuk di dalamnya menyangkut proteksi dan pengawasan lingkungan pondok pesantren yang berkaitan erat dengan isu-isu kesehatan. Formula penanganannya akan kita godok bersama melalui eksistensi forum ini. Kami optimis, lahirnya wadah komunikasi ini akan menjadi akselerator terwujudnya Jember yang holistik, dimana pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada satu poros tunggal, melainkan melibatkan kolaborasi multi pihak, khususnya guru ngaji dan kalangan pesantren,” tambahnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pemkab-jember-kukuhkan-kepengurusan-forum-komunikasi-ponpes-dan-guru-ngaji/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233252</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jalan Sehat bersama KP2MI, Bupati Jember Komitmen Permudah Layanan dan Perbaiki Nasib CMPI dan PMI</title>
		<link>https://memontum.com/jalan-sehat-bersama-kp2mi-bupati-jember-komitmen-permudah-layanan-dan-perbaiki-nasib-cmpi-dan-pmi</link>
					<comments>https://memontum.com/jalan-sehat-bersama-kp2mi-bupati-jember-komitmen-permudah-layanan-dan-perbaiki-nasib-cmpi-dan-pmi#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[perbaiki]]></category>
		<category><![CDATA[permudah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233205</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bekerja sama dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menggelar kegiatan jalan sehat bertajuk &#8216;Gerakan Nasional Migran Aman&#8217;, yang berlangsung di Alun-Alun Jember, Minggu (14/06/2026) tadi. Pada kesempatan itu, bupati menegaskan kembali komitmen penuh jajarannya untuk memperbaiki nasib dan mempermudah pelayanan bagi para Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bekerja sama dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menggelar kegiatan jalan sehat bertajuk &#8216;Gerakan Nasional Migran Aman&#8217;, yang berlangsung di Alun-Alun Jember, Minggu (14/06/2026) tadi. Pada kesempatan itu, bupati menegaskan kembali komitmen penuh jajarannya untuk memperbaiki nasib dan mempermudah pelayanan bagi para Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) serta Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Jember.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Disampaikan Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, bahwa selama ini masyarakat Jember yang ingin mengurus keperluan migran harus menempuh perjalanan jauh ke luar daerah. &#8220;Mereka harus ke Surabaya, Malang dan Banyuwangi. Karenanya, terlalu jauh dan butuh waktu tiga sampai empat jam. Mungkin itu juga, yang membuat banyak yang berangkat pakai jalur non-prosedural,&#8221; kata Gus Fawait.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk memangkas birokrasi dan jarak tersebut, tambahnya, Pemkab Jember telah berkoordinasi dengan kementerian terkait dan menyediakan tempat khusus jika disetujui untuk membuka kantor perwakilan P4MI (Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia) di Kabupaten Jember. Selain kemudahan administrasi, Pemkab Jember juga memberikan solusi nyata terkait tes kesehatan (medical check-up) bagi para calon migran yang sebelumnya harus dilakukan di luar daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gus Fawait juga mengumumkan, bahwa tiga Rumah Sakit Daerah (RSD) di Jember kini sudah siap melayani pemeriksaan kesehatan CPMI. &#8220;Insyaallah harganya, tiga rumah sakit ini adalah yang termurah se-Jawa Timur, tapi kualitasnya tetap terjaga,&#8221; tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Ditambahkannya, komitmen Pemkab Jember tidak berhenti pada proses keberangkatan saja, melainkan hingga kesejahteraan keluarga yang ditinggalkan. Dirinya menyatakan, bahwa pihaknya telah menguji coba program beasiswa kuliah bagi putra-putri PMI untuk menempuh pendidikan di berbagai kampus di Indonesia, dan berjanji akan menambah kuotanya tahun ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak hanya itu, Pemkab Jember juga siap menyediakan lahan apabila Kementerian P2MI berkenan membangun gedung pusat pelatihan kerja di Jember. Program ini nantinya akan disinergikan dengan lulusan SMK di Jember agar bisa terserap dalam program go global yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar ketiga di Jawa Timur, Jember masih menghadapi tantangan kemiskinan absolut yang cukup tinggi. Meski demikian, Gus Fawait optimis tren pertumbuhan ekonomi dan PAD Jember yang mulai membaik dapat diakselerasi melalui sektor pekerja migran yang teredukasi dengan baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di akhir sambutannya, Gus Fawait berharap dukungan penuh dari pemerintah pusat agar regulasi perlindungan pekerja migran di tingkat daerah bisa segera diperkuat. &#8220;Kami berkomitmen untuk bagaimana membuat desa di seluruh Jember ini menjadi Desa Migran. Insyaallah tinggal Perda (Peraturan Daerah)-nya saja, kami berkomitmen untuk membuat Perda terkait masalah PMI,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/jalan-sehat-bersama-kp2mi-bupati-jember-komitmen-permudah-layanan-dan-perbaiki-nasib-cmpi-dan-pmi/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233205</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perkuat Lumbung Pangan Jatim, Sektor Pertanian Kabupaten Jember Semakin Produktif</title>
		<link>https://memontum.com/perkuat-lumbung-pangan-jatim-sektor-pertanian-kabupaten-jember-semakin-produktif</link>
					<comments>https://memontum.com/perkuat-lumbung-pangan-jatim-sektor-pertanian-kabupaten-jember-semakin-produktif#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 07:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[Lumbung]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Produktif]]></category>
		<category><![CDATA[sektor]]></category>
		<category><![CDATA[semakin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233056</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Sejumlah program inovasi yang dijalankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember di sektor pertanian, terus membuahkan hasil dan memperkuat posisi Jember sebagai salah satu lumbung pangan utama di Jawa Timur. Capaian tersebut, sudah barang tentu menjadi bukti nyata kontribusi Jember dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Sejumlah program inovasi yang dijalankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember di sektor pertanian, terus membuahkan hasil dan memperkuat posisi Jember sebagai salah satu lumbung pangan utama di Jawa Timur. Capaian tersebut, sudah barang tentu menjadi bukti nyata kontribusi Jember dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada 2 Juni 2026, Jatim menjadi provinsi dengan potensi produksi padi terbesar di Indonesia pada periode Januari &#8211; Juli 2026. Produksi padi provinsi ini, diproyeksikan mencapai 7,71 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), atau meningkat 5,49 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 7,30 juta ton GKG.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari data yang ada itu, Kabupaten Jember tercatat menghasilkan 446.097 ton beras. Sementara itu, Kabupaten Lamongan berada di peringkat pertama dengan produksi 508.126 ton, disusul Kabupaten Bojonegoro dengan produksi 507.947 ton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sejumlah capaian tersebut, sekaligus menempatkan Jember sebagai daerah penghasil beras tertinggi di kawasan Tapal Kuda Jatim. Bahkan berdasarkan data komoditas padi, Jember juga menempati peringkat ketiga di Jawa Timur dari sisi luas panen dan peringkat ke-35 dari sisi produktivitas padi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Jember, Muhammad Fawait, memberikan apresiasi atas capaian yang menurutnya merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan sektor pertanian. &#8220;Tingginya produksi padi di Jember, juga tercermin dari besarnya serapan gabah oleh Perum Bulog yang menjadi salah satu indikator keberhasilan produksi pertanian daerah,&#8221; kata Bupati Fawait, Selasa (09/06/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, pun memberikan penghargaan kepada Bulog Jember beserta seluruh jajaran, termasuk dukungan TNI dan Polri, yang telah berperan dalam proses serapan gabah. Sehingga, mampu mencatatkan capaian tertinggi di Jatim.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>



<div class="wp-block-jetpack-related-posts">
<h2 class="wp-block-heading"></h2>
</div>



<p class="wp-block-paragraph">Disampaikan Bupati Fawait, tingginya serapan gabah tidak mungkin terjadi tanpa dukungan produksi padi yang melimpah dari para petani Jember. Dirinya juga menegaskan, bahwa capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi perkembangan sektor pertanian Jember.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Meski belum menempati posisi pertama di Jatim, tren peningkatan produksi menunjukkan arah yang semakin baik dan menjadi modal penting untuk mendorong kemajuan pertanian pada tahun-tahun mendatang,&#8221; imbuhnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain berupaya meningkatkan produktivitas pertanian, Pemkab Jember juga terus memperkuat pengawasan terhadap distribusi pupuk subsidi. Bupati Fawait juga telah menginstruksikan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP), untuk memastikan pupuk subsidi dapat diterima oleh petani yang berhak sesuai ketentuan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah pengawasan tersebut dilakukan, seiring bertambahnya alokasi pupuk subsidi dari pemerintah pusat. &#8220;Pemkab Jember berkomitmen menjaga distribusi pupuk agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Jika ditemukan pelanggaran dalam penyaluran pupuk subsidi, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku,&#8221; tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberhasilan Jember ini, menjadi salah satu sentra produksi beras terbesar di Jawa Timur juga didukung berbagai program strategis yang telah dijalankan pemerintah daerah. Program optimalisasi lahan (Oplah), perbaikan infrastruktur irigasi, pompanisasi, hingga pengelolaan lahan pertanian produktif terus diperkuat untuk meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas hasil panen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, luas Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Jember pada tahun 2025 tercatat bertambah 373,59 hektare dibandingkan tahun sebelumnya. Pemerintah Kabupaten Jember juga bersinergi dengan pemerintah pusat dalam penyaluran berbagai bantuan sektor pertanian senilai Rp 312 miliar yang mencakup alat dan mesin pertanian modern, benih, bibit, serta pembangunan infrastruktur pertanian guna mendukung peningkatan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/perkuat-lumbung-pangan-jatim-sektor-pertanian-kabupaten-jember-semakin-produktif/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233056</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Jember Serahkan 23 Truk dan 25 Pickup untuk Dukung Operasional KDKMP</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-jember-serahkan-23-truk-dan-25-pickup-untuk-dukung-operasional-kdkmp</link>
					<comments>https://memontum.com/pemkab-jember-serahkan-23-truk-dan-25-pickup-untuk-dukung-operasional-kdkmp#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 09:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[operasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[pickup]]></category>
		<category><![CDATA[serahkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233024</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyerahkan sekitar 23 unit truk dan 25 unit kendaraan pickup, untuk mendukung operasional Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Senin (08/06/2026) tadi. Dukungan kendaraan operasional itu, menjadi bagian dari upaya memperkuat distribusi hasil produksi masyarakat, menjaga stabilitas harga komoditas pertanian, serta mendorong kemandirian ekonomi desa. Pelaksanaan yang mengusung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyerahkan sekitar 23 unit truk dan 25 unit kendaraan pickup, untuk mendukung operasional Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Senin (08/06/2026) tadi. Dukungan kendaraan operasional itu, menjadi bagian dari upaya memperkuat distribusi hasil produksi masyarakat, menjaga stabilitas harga komoditas pertanian, serta mendorong kemandirian ekonomi desa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaksanaan yang mengusung tema &#8216;Bersama KDKMP Membangun Ekonomi Desa yang Kuat, Mandiri dan Sejahtera&#8217;, menjadi wujud komitmen Pemkab Jember dalam memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi desa dan instrumen pemerataan pembangunan. Sementara penyerahan armada sendiri, dilakukan bersama Forkopimda, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, serta pemerintah desa sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional KDKMP.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengatakan bahwa koperasi memiliki peran strategis dalam mengurangi kemiskinan dan ketimpangan pendapatan masyarakat, melalui penguatan ekonomi berbasis desa. “Filosofi koperasi adalah pemerataan ekonomi, pemberdayaan ekonomi mikro dan mengurangi ketimpangan pendapatan. Karena itu, kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkeadilan,” kata Bupati Fawait.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ditambahkannya, KDKMP tidak dibentuk untuk bersaing dengan pelaku usaha swasta maupun toko kelontong milik masyarakat. Sebaliknya, koperasi hadir untuk mengisi ruang-ruang ekonomi yang belum terlayani secara optimal sekaligus memperkuat rantai distribusi komoditas desa.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">Sebagai langkah penguatan, Pemkab Jember akan mendorong KDKMP berperan dalam menjaga stabilitas harga gabah melalui kerja sama dengan Bulog. Melalui skema tersebut, koperasi diharapkan dapat membantu penyerapan hasil panen petani sehingga harga gabah tetap sesuai ketentuan pemerintah dan memberikan nilai ekonomi yang lebih baik bagi petani.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, KDKMP juga diproyeksikan menjadi bagian dari rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Produk pertanian dan komoditas unggulan desa akan diserap melalui koperasi untuk memenuhi kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Komandan Kodim 0824/Jember, Letkol Inf Rifqi Muhammad Syuhada, menyampaikan bahwa pembentukan KDKMP di Kabupaten Jember terus berjalan sesuai target. Hingga saat ini, target awal pembentukan koperasi yang menjadi tanggung jawab Kodim telah tercapai 100 persen pada 42 titik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dirinya menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, TNI dan pemerintah desa menjadi kunci percepatan pelaksanaan program. Dukungan armada operasional diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil produksi masyarakat sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi desa. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/pemkab-jember-serahkan-23-truk-dan-25-pickup-untuk-dukung-operasional-kdkmp/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233024</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perkuat Sektor Pertanian, Bupati Jember Dorong Pelaksanaan Program Oplah, Irpom dan Modernisasi Alsintan</title>
		<link>https://memontum.com/perkuat-sektor-pertanian-bupati-jember-dorong-pelaksanaan-program-oplah-irpom-dan-modernisasi-alsintan</link>
					<comments>https://memontum.com/perkuat-sektor-pertanian-bupati-jember-dorong-pelaksanaan-program-oplah-irpom-dan-modernisasi-alsintan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[alsintan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[modernisasi]]></category>
		<category><![CDATA[pelaksanaan]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[sektor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=233020</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus memperkuat sektor pertanian melalui Program Optimalisasi Lahan (Oplah), Irigasi Perpompaan (Irpom), serta modernisasi alat dan mesin pertanian (Alsintan) sebagai strategi meningkatkan produksi pangan dan mendukung ketahanan pangan nasional. Hal tersebut disampaikan Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat kegiatan Pro Gus’e Update di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus memperkuat sektor pertanian melalui Program Optimalisasi Lahan (Oplah), Irigasi Perpompaan (Irpom), serta modernisasi alat dan mesin pertanian (Alsintan) sebagai strategi meningkatkan produksi pangan dan mendukung ketahanan pangan nasional. Hal tersebut disampaikan Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat kegiatan Pro Gus’e Update di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember, Sabtu (06/06/2026) tadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diungkapkan Bupati Fawait, bahwa peningkatan produksi pangan di Kabupaten Jember, tidak dapat hanya mengandalkan perluasan lahan pertanian. Di tengah keterbatasan lahan yang ada, khususnya di Pulau Jawa, pemerintah memilih strategi meningkatkan luas panen melalui Program Optimalisasi Lahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau kita ingin meningkatkan luas lahan di Pulau Jawa agak susah karena memang terbatas. Tetapi yang bisa kita lakukan adalah meningkatkan luas panen. Salah satu tools nya adalah optimalisasi lahan,&#8221; kata Gus Fawait-sapaan Bupati Jember.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Fawait juga menjelaskan, bahwa selama tahun 2025 hingga 2026, Program Oplah di Kabupaten Jember telah menjangkau hampir 12 ribu hektare lahan pertanian. Sementara pada tahun 2026, program tersebut akan dilaksanakan di area seluas 7.070 hektare yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Jember.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program Oplah sendiri dinilai mampu meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas lahan. Melalui program tersebut, lahan yang sebelumnya hanya mampu ditanami 1 kali dalam setahun,dapat meningkat menjadi 2 kali tanam. Sementara lahan yang sebelumnya 2 kali tanam dapat meningkat menjadi 3 kali tanam.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Baca juga :</strong></p>





<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Yang biasanya panen sekali, bisa panen 2 kali, yang biasanya panen 2 kali bisa panen 3 kali. Produktivitas yang sebelumnya rendah juga bisa meningkat. Ini adalah dampak dari strategi pemerintah pusat yang bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Jember untuk meningkatkan luas panen,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain Oplah, pemerintah juga terus memperkuat dukungan sarana pengairan melalui Program Irigasi Perpompaan (Irpom). Pada tahun 2026, sebanyak 100 unit Irpom akan disalurkan untuk membantu penyediaan air pada lahan pertanian yang selama ini mengalami keterbatasan sumber air.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Gus Fawait, keberadaan Irpom menjadi salah satu instrumen penting untuk mendukung peningkatan luas tanam dan produktivitas pertanian. Program tersebut juga diperkuat melalui pemeliharaan ratusan jaringan irigasi dan rehabilitasi sejumlah titik irigasi guna memastikan ketersediaan air bagi petani tetap terjaga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain penguatan infrastruktur, pemerintah juga mendorong modernisasi sektor pertanian melalui bantuan Alsintan. Bantuan tersebut meliputi traktor roda dua dan roda empat, combine harvester, drone pertanian, power thresher, dryer mobile hingga berbagai sarana pendukung lainnya yang akan dimanfaatkan oleh kelompok tani di Kabupaten Jember.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gus Fawait berharap, seluruh program yang dijalankan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para petani. Sehingga, mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat posisi Jember sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Jember. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/perkuat-sektor-pertanian-bupati-jember-dorong-pelaksanaan-program-oplah-irpom-dan-modernisasi-alsintan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233020</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan HLUN 2026 Kabupaten Jember, Wujud Apresiasi Nyata untuk Lansia</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hlun-2026-kabupaten-jember-wujud-apresiasi-nyata-untuk-lansia</link>
					<comments>https://memontum.com/peringatan-hlun-2026-kabupaten-jember-wujud-apresiasi-nyata-untuk-lansia#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[Lansia]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232966</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Ratusan warga lanjut usia (Lansia) dari seluruh penjuru Kabupaten Jember, berkumpul guna merayakan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 di Alun-Alun Nusantara Jember, Sabtu (06/06/2026) tadi. Mengusung tema &#8216;Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh&#8217;, momentum HLUN ini menjadi bentuk apresiasi nyata atas dedikasi dan kontribusi besar para Lansia dalam perjalanan pembangunan bangsa. Pelaksanaan kegiatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Ratusan warga lanjut usia (Lansia) dari seluruh penjuru Kabupaten Jember, berkumpul guna merayakan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 di Alun-Alun Nusantara Jember, Sabtu (06/06/2026) tadi. Mengusung tema &#8216;Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh&#8217;, momentum HLUN ini menjadi bentuk apresiasi nyata atas dedikasi dan kontribusi besar para Lansia dalam perjalanan pembangunan bangsa.</p>
<p>Pelaksanaan kegiatan ini, dihadiri oleh berbagai elemen, mulai dari organisasi sosial, komunitas pemerhati Lansia, unsur Forkopimda hingga jajaran Pemerintah Kabupaten Jember. Dalam kesempatan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Jember, Indra Tri Purnomo, hadir mewakili Bupati Jember, Muhammad Fawait.</p>
<p>Dalam sambutannya, Indra Tri mengatakan bahwa HLUN tidak boleh hanya dipandang sebagai agenda tahunan biasa. Peringatan ini, adalah momentum untuk menghargai rekam jejak, perjuangan dan pengabdian para orang tua dan sesepuh.</p>
<p>Menurutnya, pengalaman, kebijaksanaan, serta keteladanan yang dimiliki para Lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa. “Para Lansia harus dipandang sebagai sumber kebijaksanaan, teladan, inspirasi, sekaligus penguat nilai-nilai kehidupan bagi generasi muda. Dari merekalah kita belajar tentang perjuangan, kesabaran, kerja keras dan semangat untuk terus berkarya,” ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut Indra Tri menjelaskan, bahwa tema Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh mengandung pesan mendalam tentang pentingnya peran Lansia dalam mendukung kemajuan bangsa. &#8220;Kemajuan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh produktivitas generasi muda, tetapi juga oleh kontribusi para Lansia yang selama puluhan tahun telah mengabdikan tenaga, pikiran dan pengalamannya untuk pembangunan,&#8221; imbuhnya.</p>
<p><strong>Baca juga :</strong></p>



<p>Dirinya menegaskan, bahwa Pemerintah Kabupaten Jember memiliki komitmen kuat dalam mewujudkan kesejahteraan Lansia. Komitmen tersebut sejalan dengan semangat yang terus digaungkan oleh Bupati Jember melalui jargon Gus Bupati Cinta Lansia.</p>
<p>“Ini bukan sekadar slogan, melainkan komitmen moral dan komitmen pembangunan. Kami ingin menghadirkan Kabupaten Jember yang menghormati, melindungi dan memuliakan para orang tua serta lanjut usia. Sebab ukuran kemajuan suatu daerah tidak hanya dilihat dari pertumbuhan ekonomi maupun pembangunan fisik, tetapi juga dari bagaimana daerah tersebut memperlakukan para Lansianya dengan hormat, kasih sayang dan bermartabat,” tegasnya.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, pemerintah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat budaya menghormati orang tua, mempererat hubungan antar generasi, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap kelompok Lansia. Dukungan keluarga dan lingkungan dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas hidup Lansia agar tetap sehat, aktif, mandiri dan produktif.</p>
<p>&#8220;Melalui momentum ini, diharapkan budaya menghormati orang tua semakin mengakar kuat. Sebab, bangsa yang besar dan daerah yang maju adalah mereka yang tidak pernah melupakan jasa para pendahulunya, serta mampu memberikan kehidupan yang bermartabat bagi generasi Lansia,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/peringatan-hlun-2026-kabupaten-jember-wujud-apresiasi-nyata-untuk-lansia/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232966</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
