<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>jenazah &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jenazah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Mar 2026 16:32:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>jenazah &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</title>
		<link>https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan</link>
					<comments>https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[berhasil]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[jenazah]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230632</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan RAF (6), warga Jalan Brigjen Katamso, Gang VII, Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang, di Sungai Kasin, Kota Malang, Senin (02/03/2026) sekitar pukul 16.14. Saat ditemukan, RAF sudah dalam kondisi meninggal dunia. Komandan Tim (Dantim) Operasi Pencarian, Miftakul Karim, saat dikonfirmasi membenarkan penemuan jenazah korban [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan RAF (6), warga Jalan Brigjen Katamso, Gang VII, Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang, di Sungai Kasin, Kota Malang, Senin (02/03/2026) sekitar pukul 16.14. Saat ditemukan, RAF sudah dalam kondisi meninggal dunia.</p>



<p>Komandan Tim (Dantim) Operasi Pencarian, Miftakul Karim, saat dikonfirmasi membenarkan penemuan jenazah korban RAF. Disampaikannya, bahwa jenazah korban ditemukan tidak jauh dari titik lokasi kejadian atau sekitar 100 meter dari korban terpeleset dan hanyut. Kondisi korban sendiri, saat ditemukan masih bisa dikenali, sehingga jenazah langsung dibawa oleh pihak keluarga.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka oleh pihak keluarga untuk segera dimakamkan. Dengan telah ditemukannya korban, maka operasi pencarian resmi kami tutup,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, RAF hanyut terbawa arus Sungai Kasin yang berada di wilayah Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (01/03/2026) sekitar pukul 12.00. Korban yang saat itu bermain di pinggir sungai, diduga terpeleset hingga jatuh ke sungai. Kejadian ini, kemudian dilaporkan ke Polsek Klojen hingga segera mendatangi lokasi. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230632</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Jenazah Diduga Korban Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya Kembali Ditemukan</title>
		<link>https://memontum.com/dua-jenazah-diduga-korban-tenggelamnya-kmp-tunu-pratama-jaya-kembali-ditemukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Jul 2025 06:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[jenazah]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[pratama]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelamnya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223842</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Sebanyak dua jenazah yang diduga korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, kembali ditemukan, Jumat (11/07/2025) tadi. Dalam pencarian yang memasuki hari ke 10 itu, Tim SAR gabungan menemukan dua jenazah di kawasan Perairan Muncar dan Perairan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi. Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, R Eko Suyatno selaku SMC dalam operasi SAR, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Sebanyak dua jenazah yang diduga korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, kembali ditemukan, Jumat (11/07/2025) tadi. Dalam pencarian yang memasuki hari ke 10 itu, Tim SAR gabungan menemukan dua jenazah di kawasan Perairan Muncar dan Perairan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi.</p>



<p>Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, R Eko Suyatno selaku SMC dalam operasi SAR, ini mengatakan bahwa jenazah pertama ditemukan sekitar pukul 09.30, dengan kondisi terapung di sekitar perairan Muncar.</p>



<p>&#8220;Jenazah dievakuasi ke darat melalui pelabuhan Perikanan Muncar dengan menggunakan RIB Pos SAR Banyuwangi sekitar pukul 09.50,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Kemudian sekitar pukul 11.19, Tim KN SAR 249 Permadi menemukan satu jenazah di perairan Blimbingsari. Dengan menggunakan sekoci, jenazah ini dievakuasi ke KN dan selanjutnya dievakuasi ke darat melalui Pantai Boom.</p>



<p>&#8220;Kedua jenazah ini kemudian dibawa ke RSUD Blambangan guna dilakukan proses identifikasi oleh Tim DVI Polri,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Eko Suyatno menjelaskan, pada hari ke 10 pencarian ini, KRI Spica 934 dan Tim Ahli Pushidrosal kembali akan melakukan tiga fase pencarian bawah air, dengan menggunakan Magnetometer, Multibeam Echosounder dan Side Scan Sonar. KRI Pulau Fanildo 732 dan KAL Sembulungan bersama tim penyelam, juga akan melaksanakan pencarian di bawah air dengan menggunakan ROV. Sementara Tim KNKT yang on board di KN Masalembo, juga akan melakukan rekonfirmasi temuan obyek dengan menurunkan ROV.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut Eko Suyatno menjelaskan, pendeteksian mengarah pada Reff 8 yang berada di koridor aman dari kabel bawah laut milik PLN, berjarak sekitar 3,6 km dari kabel paling selatan. Diketahui, ada lima kabel bawah laut milik PLN yang digunakan untuk mensuplai sebagian kebutuhan listrik ke Pulau Bali. Karenanya, upaya bawah air harus dilakukan dengan sangat hati-hati.</p>



<p>&#8220;Selain melakukan upaya pencarian di permukaan air di Perairan Selatan Selat Bali, Tim SAR gabungan juga melakukan pencarian melalui jalur darat di sepanjang pesisir pantai di Selat Bali, baik di sisi Banyuwangi maupun Bali. Kondisi cuaca di perairan selat Bali pada hari kesepuluh pencarian ini dominan berawan tebal, angin bertiup kencang dengan kecepatan 6-20 knots, ketinggian gelombang maksimal berkisar antara 2,5-4 meter, serta kecepatan arus permukaan 2 m/s,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi SAR, diantaranya dari Kantor Pusat Basarnas, Kantor SAR Surabaya, Kantor SAR Denpasar, Koarmada II, Wing Udara 2 Puspenerbal, Pushudrosal, Lanal Banyuwangi, Lanal Gilimanuk, Baharkam Polri, Ditpolairud Polda Jatim, Polres Banyuwangi, Satpolairud Polres Banyuwangi, Satpolairud Polda Bali, Satbrimob.</p>



<p>Selain itu juga KPLP, BSG, KSOP Banyuwangi, ASDP Ketapang, BMKG, Syahbandar Gilimanuk, KPLP Gilimanuk, Kodim 0825 Banyuwangi, Koramil Banyuwangi Kota, KP3 Banyuwangi, BPTD Gilimanuk, BPBD Provinsi Jatim, BPBD Kabupaten Banyuwangi, Damkar, Tagana, BKK Banyuwangi, SAR MTA, SAR OPA Unej, Besromben Indonesia, nelayan sekitar dan sejumlah organisasi potensi SAR lainnya. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223842</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tim SAR Gabungan Evakuasi Tiga Jenazah Diduga Korban Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya</title>
		<link>https://memontum.com/tim-sar-gabungan-evakuasi-tiga-jenazah-diduga-korban-tenggelamnya-kmp-tunu-pratama-jaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[Evakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[jenazah]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[pratama]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelamnya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223833</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Memasuki hari kesembilan operasi SAR terhadap musibah tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi sebanyak tiga jenazah yang diduga korban dari musibah tersebut, Kamis (10/07/2025) tadi. Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, R Eko Suyatno selaku SMC, dalam konferensi pers pagi dengan sejumlah media menyampaikan, korban ke 43 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Memasuki hari kesembilan operasi SAR terhadap musibah tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi sebanyak tiga jenazah yang diduga korban dari musibah tersebut, Kamis (10/07/2025) tadi.</p>



<p>Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, R Eko Suyatno selaku SMC, dalam konferensi pers pagi dengan sejumlah media menyampaikan, korban ke 43 ditemukan pada Rabu (09/07/2025) pukul 16.23. Yakni ditemukan di sekitar perairan pantai Perpat, Sembulungan, Banyuwangi.</p>



<p>Eko Suyatno menjelaskan, proses evakuasi berjalan cukup lama, sebab Tim SAR gabungan menghadapi kondisi cuaca perairan Selat Bali yang tidak bersahabat. Sekitar pukul 22.30, akhirnya jenazah berhasil dievakuasi ke Pantai Satelit Muncar.</p>



<p>&#8220;Kemudian Tim SAR gabungan menerima informasi adanya satu jenazah di sekitar pantai Plengkung, Kamis (10/07/2025) sekitar pukul 04.00 WIB. SRU darat dari pihak Kepolisian setempat yang dibantu warga sekitar kemudian menuju ke lokasi untuk mengevakuasinya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Selain itu, Tim SAR gabungan juga mendapatkan informasi bahwa ada nelayan yang melihat satu jenazah di perairan Pantai Perancak sekitar pukul 03.00 WITA. Dalam proses evakuasinya, Tim SAR gabungan kembali menghadapi kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Jenazah ketiga baru berhasil dievakuasi ke darat melalui Pantai Pebuahan sekitar pukul 08.55 WITA.</p>



<p>&#8220;Semua jenazah yang ditemukan ini, selanjutnya dibawa ke RSUD Blambangan Banyuwangi guna dilakukan identifikasi oleh Tim DVI Sidokkes Polresta Banyuwangi &#8211; Biddokkes Polda Jatim,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Upaya pencarian di permukaan air pada hari kesembilan dilaksanakan sesuai dengan rencana operasi. SRU laut kembali memfokuskan upaya pencarian di sektor selatan. Ada 11 sektor yang disisir oleh SRU laut dengan mengerahkan sejumlah kapal-kapal besar.</p>



<p>Kondisi cuaca di perairan selat Bali pada hari kesembilan pencarian ini dominan berawan tebal, angin bertiup kencang dengan kecepatan 6 – 25 knots, ketinggian gelombang maksimal berkisar antara 2,5 – 4 meter, serta kecepatan arus permukaan 3 m/s.</p>



<p>Upaya pencarian juga dilakukan melalui jalur darat di sepanjang pesisir pantai di Selat Bali, baik di sisi Banyuwangi maupun Bali. Upaya penyisiran darat ini melibatkan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, relawan dan masyarakat sekitar.</p>



<p>Hingga berita ini diturunkan, sebanyak 45 orang korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Putra telah ditemukan, dengan rincian 30 orang ditemukan selamat dan 15 orang dalam kondisi meninggal.</p>



<p>Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi SAR hari keenam pencarian ini, diantaranya dari Kantor Pusat Basarnas, Kantor SAR Surabaya, Kantor SAR Denpasar, Koarmada II, Wing Udara 2 Puspenerbal, Pushudrosal, Lanal Banyuwangi, Lanal Gilimanuk, Baharkam Polri, Ditpolairud Polda Jatim, Polres Banyuwangi, Satpolairud Polres Banyuwangi, Satpolairud Polda Bali, Satbrimob.</p>



<p>Selain itu juga KPLP, BSG, KSOP Banyuwangi, ASDP Ketapang, BMKG, Syahbandar Gilimanuk, KPLP Gilimanuk, Kodim 0825 Banyuwangi, Koramil Banyuwangi Kota, KP3 Banyuwangi, BPTD Gilimanuk, BPBD Provinsi Jatim, BPBD Kabupaten Banyuwangi, Damkar, Tagana, BKK Banyuwangi, SAR MTA, SAR OPA Unej, Besromben Indonesia, nelayan sekitar dan sejumlah organisasi potensi SAR lainnya. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223833</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tim SAR Gabungan Intensifkan Pencarian di Sektor Selatan, Dua Jenazah Ditemukan di Selat Bali</title>
		<link>https://memontum.com/tim-sar-gabungan-intensifkan-pencarian-di-sektor-selatan-dua-jenazah-ditemukan-di-selat-bali</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jul 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[intensifkan]]></category>
		<category><![CDATA[jenazah]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian]]></category>
		<category><![CDATA[sektor]]></category>
		<category><![CDATA[selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223768</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Tim SAR gabungan kembali menemukan dua jenazah yang diduga korban dari musibah tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali. Kedua jenazah ini, ditemukan di perairan Selat Tanjung Anjir Sembulungan, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (08/07/2025) tadi. SMC Operasi SAR KMP Tunu Pratama Jaya, E Eko Suyatno, dalam jumpa pers dengan media mengatakan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Tim SAR gabungan kembali menemukan dua jenazah yang diduga korban dari musibah tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali. Kedua jenazah ini, ditemukan di perairan Selat Tanjung Anjir Sembulungan, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (08/07/2025) tadi.</p>



<p>SMC Operasi SAR KMP Tunu Pratama Jaya, E Eko Suyatno, dalam jumpa pers dengan media mengatakan, jenazah pertama ditemukan oleh nelayan sekitar pukul 01.24. Penemuan ini kemudian ditindaklanjuti oleh Tim SAR gabungan dengan mengerahkan SRU untuk evakuasi.</p>



<p>Jenazah pertama yang ditemukan ini diduga berjenis kelamin laki-laki, memiliki ciri-ciri fisik, yaitu memakai kaos lengan pendek warna hitam dan celana pendek warna hitam. &#8220;Tim SAR gabungan baru bisa mengevakuasi jenazah ini sekitar pukul 03.30. Hal ini dikarenakan proses evakuasi dilakukan dalam kondisi gelap pada dini hari, gelombang yang cukup tinggi dan kuatnya arus di perairan selatan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Tim SAR gabungan kembali mendapatkan informasi sekitar pukul 05.30, bahwa ditemukan satu jenazah lagi di sekitar perairan Selat Tanjung Anjir Sembulungan. Proses evakuasi kemudian dilakukan dengan menggunakan perahu karet dari Basarnas dan Satpolairud.</p>



<p>&#8220;Jenazah kedua berhasil dievakuasi ke darat sekitar pukul 06.20. Jenazah kedua yang ditemukan ini juga diduga berjenis kelamin laki-laki, memiliki ciri-ciri memakai baju lengan pendek dan celana pendek,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kedua jenazah ini, dievakuasi ke darat melalui Pelabuhan Perikanan Muncar. Selanjutnya, dibawa ke RSUD Blambangan guna diidentifikasi oleh tim DVI Siddokkes Polresta Banyuwangi &#8211; Biddokkes Polda Jatim.</p>



<p>Eko Suyatno menjelaskan, Tim SAR gabungan kembali akan memfokuskan upaya pencarian di permukaan air di wilayah perairan selatan Selat Bali, dengan mengerahkan sejumlah Alut laut dengan luas area penyisiran hingga 25 mil laut. &#8220;Jika kondisi cuaca baik, SRU udara akan melaksanakan pergerakan pencarian di area yang telah ditentukan. Sementara itu SRU darat yang ada di sisi Banyuwangi, akan tetap melaksanakan pemantauan dan penyisiran di sepanjang garis pantai, dari Bangsring hingga Pancer,&#8221; urainya.</p>



<p>Dalam kesempatan konferensi pers tersebut, Panglima Koarmada II menyampaikan perkembangan yang didapatkan dari upaya deteksi bawah air yang telah dilakukan. Ditemukan tujuh referensi tanda-tanda fisik yang identik dengan KMP Tunu Pratama Jaya. Langkah selanjutnya yang dilakukan, yaitu menurunkan Remotely Operated Vehicle (ROV) dari KRI Spica 934 setelah Tim Pushidrosal melakukan pendeteksian dengan side scan sonar.</p>



<p>Kendala yang dihadapi Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian, yaitu kondisi cuaca perairan Selat Bali. Dimana menurut data BMKG, cuaca berawan tebal, kecepatan angin berkisar diantara 4 &#8211; 25 knots, ketinggian gelombang maksimal di kisaran 2,5 – 3,5 meter, visibility 7 km, serta kecepatan arus permukaan 2,4 m/s.</p>



<p>Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi SAR hari keenam pencarian ini, diantaranya dari Kantor Pusat Basarnas, Kantor SAR Surabaya, Kantor SAR Denpasar, Koarmada II, Wing Udara 2 Puspenerbal, Pushudrosal, Lanal Banyuwangi, Lanal Gilimanuk, Baharkam Polri, Ditpolairud Polda Jatim, Polres Banyuwangi, Satpolairud Polres Banyuwangi, Satpolairud Polda Bali, Satbrimob.</p>



<p>Selain itu juga KPLP, BSG, KSOP Banyuwangi, ASDP Ketapang, BMKG, Syahbandar Gilimanuk, KPLP Gilimanuk, Kodim 0825 Banyuwangi, Koramil Banyuwangi Kota, KP3 Banyuwangi, BPTD Gilimanuk, BPBD Provinsi Jatim, BPBD Kabupaten Banyuwangi, Damkar, Tagana, BKK Banyuwangi, SAR MTA, SAR OPA Unej, Besromben Indonesia, nelayan sekitar dan sejumlah organisasi potensi SAR lainnya. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223768</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satu Jenazah Pria Korban Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya Kembali Ditemukan</title>
		<link>https://memontum.com/satu-jenazah-pria-korban-tenggelamnya-kmp-tunu-pratama-jaya-kembali-ditemukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Jul 2025 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[jenazah]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[pratama]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelamnya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223703</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Hari ke lima pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, oleh Tim SAR gabungan kembali menemukan hasil. Adalah jenazah pria, yang berhasil ditemukan di sektor 3 pencarian pada Minggu (06/07/2025) sekitar pukul 12.00. Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, R Eko Suyatno, selaku SMC dalam Operasi SAR KMP Tunu Pratama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Hari ke lima pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, oleh Tim SAR gabungan kembali menemukan hasil. Adalah jenazah pria, yang berhasil ditemukan di sektor 3 pencarian pada Minggu (06/07/2025) sekitar pukul 12.00.</p>



<p>Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, R Eko Suyatno, selaku SMC dalam Operasi SAR KMP Tunu Pratama Jaya, ini mengatakan bahwa jenazah tersebut ditemukan oleh Tim KRI Tongkol 517 dalam kondisi terapung di perairan sekitar koordinat 08º 18,532’ S 114º 26,687’ E. Lokasi penemuan jenazah ini, berjarak sekitar 5,7 hingga 6 mil laut dari lokasi kejadian tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya.</p>



<p>Meskipun kondisi gelombang di lokasi penemuan jenazah cukup tinggi, namun evakuasi berhasil dilakukan dengan menggunakan perahu karet KRI Tongkol 517. Setelah dievakuasi ke darat melalui Dermaga Pusri, selanjutnya jenazah yang ditemukan tersebut dibawa ke RSUD Blambangan guna dilakukan langkah-langkah identifikasi oleh Tim Biddokkes Polda Jatim.</p>



<p>“Hasil identifikasi awal yang dilakukan oleh Tim Biddokkes Polda Jatim, yaitu jenazah korban yang ditemukan ini berjenis kelamin laki-laki, tinggi badan sekitar 170 cm, menggunakan kaos oblong warna biru dan celana pendek warna cokelat,” terang Eko Suyatno, dalam konferensi pers di hadapan sejumlah media.</p>



<p>Lebih lanjut Eko Suyatno menjelaskan, bahwa sudah dilakukan langkah-langkah sesuai prosedur dengan pemberian label di dalam body pack. Sehingga, memudahkan dalam mengidentifikasi manakala antem mortem dilakukan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam konferensi Pers ini juga, Danguspurla Koarmada II, menyampaikan bahwa sejak Sabtu (05/07/2025) malam, KRI Fanildo bersama Tim Survei Pushidrosal telah bekerja hingga saat ini di lokasi. Untuk meyakinkan kembali fix datum, akan didatangkan KRI Sika dari Pushidrosal yang memiliki kemampuan operasi survei dan pemetaan hidro-oseanografi.</p>



<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya, pada hari kelima operasi SAR KMP Tunu Pratama Jaya ini, Tim SAR gabungan telah mengerahkan sekitar 612 orang personel gabungan, beserta dengan sejumlah Alut SAR udara, laut, darat dan bawah permukaan. Dalam pencarian di laut, daerah penyisiran diperluas hingga sejauh 30 mil laut ke arah selatan. Ada penguatan satu Alut dari Guspurla Koarmada II, yaitu KRI Marlin yang pada hari kelima pencarian ini telah bergabung dan melaksanakan operasi pencarian.</p>



<p>Kendala yang dihadapi Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian, yaitu kondisi cuaca perairan Selat Bali yang tidak bersahabat. Dimana menurut data BMKG, cuaca berawan hingga hujan ringan, kecepatan angin berkisar diantara 4 &#8211; 20 knots, ketinggian gelombang di kisaran 0,5 hingga 2 meter, visibility 3 hingga 8 km, serta kecepatan arus 1,5 &#8211; 2 m/s ke arah selatan.</p>



<p>Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi SAR hari ke lima pencarian ini, diantaranya dari Kantor Pusat Basarnas, Kantor SAR Surabaya, Kantor SAR Denpasar, Koarmada II, Wing Udara 2 Puspenerbal, Baharkam Polri, Pushidosal, Ditpolairud Polda Jatim, KPLP, Lanal Banyuwangi, Lanal Gilimanuk. Selanjutnya, ada Satbrimob, BSG, KSOP Banyuwangi, ASDP Ketapang, BMKG, Syahbandar Gilimanuk, KPLP Gilimanuk, Polres Banyuwangi, Sarpolairud Banyuwangi, Satpolairud Polda Bali, Kodim Banyuwangi, Koramil Banyuwangi Kota, KP3 Banyuwangi, BPTD Gilimanuk, BPBD Kabupaten Banyuwangi, Damkar, Tagana, BKK Banyuwangi, SAR MTA, nelayan sekitar dan sejumlah organisasi potensi SAR lainnya. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223703</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terseret Aliran Sungai Brantas hingga 125 Kilometer, Jenazah Warga Kediri Ditemukan di Mojokerto</title>
		<link>https://memontum.com/terseret-aliran-sungai-brantas-hingga-125-kilometer-jenazah-warga-kediri-ditemukan-di-mojokerto</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2025 11:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[aliran]]></category>
		<category><![CDATA[brantas]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[jenazah]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kilometer]]></category>
		<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[terseret]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222253</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8211; Jenazah Karmuji (55), warga Desa Pelas, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Brantas, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, akhirnya berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan, Selasa (20/05/2025) tadi. Kasi Operasi dan Siaga Kantor SAR Kelas A Surabaya, Didit Arie Ristandy, mengatakan penemuan korban ini berawal saat ada informasi dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Mojokerto</strong> &#8211; Jenazah Karmuji (55), warga Desa Pelas, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Brantas, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, akhirnya berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan, Selasa (20/05/2025) tadi.</p>



<p>Kasi Operasi dan Siaga Kantor SAR Kelas A Surabaya, Didit Arie Ristandy, mengatakan penemuan korban ini berawal saat ada informasi dari potensi SAR di Kabupaten Mojokerto, menemukan satu jenazah di aliran Sungai Brantas, wilayah Kabupaten Mojokerto. Jenazah korban akhirnya berhasil dievakuasi ke darat dan selanjutnya Tim SAR gabungan membawa jenazah korban ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari guna mendapatkan penanganan lebih lanjut oleh petugas yang berwenang.</p>



<p>&#8220;Hasil identifikasi dari petugas, terkonfirmasi bahwa jenazah yang ditemukan tersebut adalah korban yang dicari di Sungai Brantas, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Lokasi penemuan korban ini berjarak sekitar 125 kilometer dari lokasi awal korban di laporkan hanyut di sungai,&#8221; katanya.</p>



<p>Sebelumnya dalam upaya pencarian korban, sebanyak dua SRU air telah dikerahkan untuk melakukan pencarian di Sungai Brantas. Penyisiran dilakukan di sisi kanan dan sisi kiri sungai, dimulai dari lokasi kejadian menuju ke arah hilir.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk mengoptimalkan upaya pencarian, Tim SAR gabungan menyebarluaskan informasi kejadian yang dialami korban ini kepada warga yang beraktivitas di sungai. Hal ini bertujuan jika ada yang melihat korban, maka diharapkan untuk melaporkannya.</p>



<p>Proses pencarian hingga evakuasi korban ini berhasil berkat keterlibatan sejumlah pihak, diantaranya Unit Siaga SAR Bojonegoro, BPBD Kabupaten Kediri, Satbrimob Kediri, Polsek Mojo, Koramil Mojo, Wana Rescue, Gusdurian, PBNU, Tagana, Satpol PP, PMI, SAR MTA, Pemdes Ngadi, SAKA SAR, Semar Mojokerto, BPBD Kabupaten Mojokerto, BPBD Kabupaten Sidoarjo, Relawan Birunya Cinta, LPBI NU Mojokerto, warga sekitar dan potensi SAR lainnya.</p>



<p>Diketahui, kejadian nahas yang dialami korban ini berawal saat hendak menyeberangi sungai, Minggu (18/05/2025) tadi. Awalnya, Karmuji sedang duduk di atas sepeda motor dan bersandar pada tiang bambu yang ada di dermaga penyeberangan sambil menunggu perahu datang. Karena kondisi tiang tidak stabil, mengakibatkan korban terjatuh ke sungai beserta motornya.</p>



<p>Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR gabungan resmi ditutup dan seluruh personel yang terlibat kembali ke kesatuannya masing-masing. &#8220;Kami mengimbau agar masyarakat waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terlebih lagi saat musim hujan, dimana debit air meningkat dan arusnya menjadi lebih deras,” terang Didit. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222253</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Evakuasi Jenazah Korban Jatuh di Jurang Gunung Saeng Bondowoso Berhasil</title>
		<link>https://memontum.com/evakuasi-jenazah-korban-jatuh-di-jurang-gunung-saeng-bondowoso-berhasil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 May 2025 07:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[berhasil]]></category>
		<category><![CDATA[Evakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[jenazah]]></category>
		<category><![CDATA[jurang]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221747</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah Fahrul Hidayatullah (18) dari jurang sedalam 150 meter di kawasan Gunung Saeng, Kabupaten Bondowoso, Minggu (04/05/2025) tadi. Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, menjelaskan bahwa proses evakuasi membutuhkan waktu selama tiga hari. “Proses evakuasi jenazah korban berlangsung cukup dramatis dan memakan waktu tiga hari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah Fahrul Hidayatullah (18) dari jurang sedalam 150 meter di kawasan Gunung Saeng, Kabupaten Bondowoso, Minggu (04/05/2025) tadi.</p>



<p>Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, menjelaskan bahwa proses evakuasi membutuhkan waktu selama tiga hari. “Proses evakuasi jenazah korban berlangsung cukup dramatis dan memakan waktu tiga hari karena kondisi tebing jurang yang berbatu dan cukup ektrim,” ujar Nanang Sigit.</p>



<p>Nanang menambahkan, jenazah korban berhasil dievakuasi Tim SAR gabungan ke atas jurang pada pukul 12.00. Selanjutnya, proses evakuasi jenazah korban ke Posko SAR gabungan secara estafet.</p>



<p>Pada pukul 16.50, tambahnya, jenazah korban tiba di Puskemas Pembantu Sumberwaru. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangara Bondowoso guna mendapatkan penanganan lebih lanjut oleh petugas yang berwenang.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumya, puluhan orang dari berbagai instansi atau organisasi, ikut terlibat dalam upaya pencarian hingga evakuasi korban. Selain mengerahkan tim dari Pos SAR Jember, Kantor SAR Kelas A Surabaya juga mengirimkan satu tim lagi dari Surabaya guna perkuatan dan membantu proses evakuasi. Perkuatan personel ini dilakukan, karena dalam upaya evakuasi sebelumnya, ada dua orang personel Tim SAR gabungan yang cidera saat berupaya mengevakuasi korban.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Koordinator Pos SAR Jember, Andi Irawan, yang juga selaku Koordinator Tim SAR gabungan mengatakan, cidera yang dialami dua orang personel tersebut karena jalur evakuasi dan kondisi cuaca yang ekstrim, yaitu hujan dan berkabut tebal. Saat ditemukan, korban berada di koordinat 7° 56&#8242; 07.111&#8243; S 113° 43&#8242; 36.919&#8243; E atau berjarak sekitar 54 meter dari lokasi awal kejadian terjatuhnya korban.</p>



<p>Lokasi ini berhasil diketahui, setelah personel Pos SAR Jember melakukan pencarian udara dengan menggunakan drone dan kemudian dilakukan pengecekan secara langsung oleh tim darat. Proses pencarian hingga evakuasi korban ini melibatkan sejumlah pihak, diantaranya Pos SAR Jember, BPBD Kabupaten Bondowoso, Satgas Gunung Saeng, Kodim 0822 Situbondo, Koramil Binakal, Polres Bondowoso, Satbrimob Bondowoso, Polsek Binakal, Siluman Rescue, SAR OPA Jember, WANADRI, Gema Mahapeta, Pemdes Sumberwaru, BPBD Kabupaten Jember, Tagana Damkar, Dinkes, APGI Bondowoso, relawan Makelar Akherat, Orari, BP13 Bondowoso, Vapor Rescue Probolinggo, Relawan Besromben dan sejumlah organisasi potensi SAR lainnya.</p>



<p>Adapun peralatan SAR yang digunakan dalam proses pencarian hingga evakuasi jenazah korban ini, diantaranya drone, peralatan vertical rescue, peralatan navigasi darat, peralatan medis dan komunikasi, serta peralatan pendukung lainnya. Pihak SAR gabungan mengimbau kepada para pendaki agar lebih berhati-hati dan tidak memaksakan perjalanan saat kondisi fisik atau cuaca tidak mendukung.</p>



<p>Sebelumnya, Fahrul Hidayatullah, diketahui pendaki asal Jember yang terjatuh di jurang gunung Saeng, Kabupaten Bondowoso. Diketahui, bahwa kejadian yang dialami korban ini berawal saat korban dan empat orang temannya turun mendaki Gunung Saeng, melalui jalur Desa Sumberwaru, Kamis (01/05/2025) pukul 07.28.</p>



<p>Saat dalam perjalanan turun, sekitar pukul 13.30, korban terjatuh ke jurang karena kondisi hujan badai. Teman-teman korban kemudian turun untuk mencari pertolongan di posko. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221747</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Layanan Publik, Bupati Rusdi Gratiskan Jasa Pelayanan Ambulans dan Mobil Jenazah</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-layanan-publik-bupati-rusdi-gratiskan-jasa-pelayanan-ambulans-dan-mobil-jenazah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Apr 2025 09:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[ambulans]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gratiskan]]></category>
		<category><![CDATA[jenazah]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[publik]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221559</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, terus melakukan gebrakan untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan publik dari pemerintah daerah. Kali ini, retribusi jasa pelayanan ambulans dan mobil jenazah di dua rumah sakit umum daerah (RSUD), yakni RSUD Bangil dan RSUD Grati serta seluruh pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Pasuruan, digratiskan. Kebijakan baru itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, terus melakukan gebrakan untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan publik dari pemerintah daerah. Kali ini, retribusi jasa pelayanan ambulans dan mobil jenazah di dua rumah sakit umum daerah (RSUD), yakni RSUD Bangil dan RSUD Grati serta seluruh pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Pasuruan, digratiskan.</p>



<p>Kebijakan baru itu, tertuang dalam Keputusan Bupati Pasuruan nomor 100.3.3.2/508/HK/424.013/2025 tentang pembebasan retribusi jasa umum atas pelayanan kesehatan khusus pelayanan ambulans dan mobil jenazah, pada rumah sakit umum daerah dan pusat kesehatan masyarakat di Kabupaten Pasuruan dan telah ditandatangi Bupati Rusdi Sutejo. Dalam Keputusan tersebut, pembebasan retribusi layanan ambulans dan mobil jenazah, dikhususkan untuk penduduk Kabupaten Pasuruan yang dibuktikan dengan kartu tanda penduduk (KTP).</p>



<p>Disampaikan Bupati Rusdi, bahwa kebijakan ini penting untuk diberikan sebagai bagian dari perbaikan pelayanan kesehatan di seluruh lapisan masyarakat, utamanya warga kurang mampu. &#8220;Banyak sekali keluh kesah yang saya terima. Ketika ada salah satu anggota keluarga yang harus dirujuk dari Faskes satu ke Faskes lainnya, tapi terkendala biaya ambulans. Belum lagi ketika ada yang meninggal di RSUD, tapi bingung nyari biaya jasa ambulans. Inilah yang membuat saya harus mencari solusi,&#8221; kata Bupati Rusdi, Selasa (29/04/2025) tadi.</p>



<p>Dijelaskan Mas Rusdi-sapaan Bupati Pasuruan, bahwa warga yang mendapatkan layanan ini terdiri dari pasien gawat darurat korban bencana alam, khususnya yang memerlukan evakuasi dan pelayanan stabilisasi dari tempat kejadian untuk kemudian dirujuk ke fasilitas layanan kesehatan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Berikutnya, adalah pasien gawat darurat yang perlu dirujuk dari Faskes satu ke Faskes yang lain, baik rujukan secara horizontal maupun vertikal. Sedangkan mobil jenazah, dipergunakan untuk mengangkut jenazah dari fasilitas pelayanan kesehatan ke rumah duka atau sebaliknya.</p>



<p>&#8220;Intinya, semua warga tanpa terkecuali dapat menikmati layanan ini,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Mengenai kapan kebijakan ini dapat dinikmati masyarakat, Mas Rusdi meminta agar seluruh Faskes untuk menyampaikannya ke masyarakat bahwa saat layanan tersebut dibutuhkan. Sebab, dirinya sudah menandatangi kebijakan yang dibuat itu per 21 Maret 2025 lalu.</p>



<p>Tidak berhenti sampai di situ, Mas Rusdi juga mewarning seluruh Faskes untuk tidak sekali-kali memanfaatkan kebijakan baru ini dengan tetap melakukan penarikan retribusi pada pasien maupun keluarga pasien. &#8220;Sekarang tugas Kepala Dinas Kesehatan bersama Direktur RSUD Bangil dan RSUD Grati dan seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Pasuruan, untuk mengawal ini. Jangan sampai, ada yang memanfaatkannya dengan tetap melakukan penarikan,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Lebih lanjut Mas Rusdi menegaskan, bahwa pembebanan biaya atas pembebasan retribusi jasa umum layanan ambulans dan mobil jenazah, sepenuhnya ditanggung RSUD dan Puskesmas. Sebab, kedua Faskes ini sudah BLUD (Badan Layanan Umum Daerah).</p>



<p>&#8220;Membebankan biaya atas pembebasan retribusi jasa umum atas pelayanan kesehatan, khusus pelayanan Ambulans dan Mobil Jenazah pada Rumah Sakit Umum Daerah dan Pusat Kesehatan Masyarakat Kabupaten Pasuruan kepada Pemerintah Daerah kecuali yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/pas/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221559</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Jenazah Terakhir Korban Longsor Wonosalam Jombang</title>
		<link>https://memontum.com/tim-sar-gabungan-berhasil-temukan-jenazah-terakhir-korban-longsor-wonosalam-jombang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jan 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[berhasil]]></category>
		<category><![CDATA[gabungan]]></category>
		<category><![CDATA[jenazah]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[temukan]]></category>
		<category><![CDATA[terakhir]]></category>
		<category><![CDATA[Wonosalam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218660</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Tim SAR gabungan terus berupaya mencari Ducha Ismail (55), korban bencana tanah longsor di Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jumat (24/01/2025) tadi. Alhasil, Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi korban Ducha Ismail, sekitar pukul 16.42. Saat ditemukan, Ducha sudah dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan jenazah korban berjarak sekitar 13 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Tim SAR gabungan terus berupaya mencari Ducha Ismail (55), korban bencana tanah longsor di Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jumat (24/01/2025) tadi. Alhasil, Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi korban Ducha Ismail, sekitar pukul 16.42.</p>



<p>Saat ditemukan, Ducha sudah dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan jenazah korban berjarak sekitar 13 meter dari lokasi kejadian. Jenazah korban, pun dibawa ke Puskesmas Wonosalam guna proses lebih lanjut.</p>



<p>Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Kelas A Surabaya, Didit Arie Ristandy, selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR kali ini, mengatakan bahwa ada dua metode yang diterapkan dalam pencarian korban di hari kedua. Yaitu penggalian dengan menggunakan alat berat dan penggalian secara manual.</p>



<p>&#8220;Pencarian dengan menggunakan excavator dilakukan di area seluas sekitar 365 meter persegi. Ada dua unit excavator yang melakukan pencarian, yaitu milik BPBD dan Dinas PUPR kabupaten Jombang. Sementara itu, pencarian dengan menggunakan peralatan gali manual (seperti cangkul dan sekop) dilakukan oleh puluhan personel tim SAR gabungan di sisi lainnya, dengan luas sekitar 316 meter persegi,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Yoni Fariza selaku OSC (On Scene Commander), mengatakan kendala yang dihadapi Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian, yaitu kondisi tanah di sekitar area longsor yang masih labil dan kondisi hujan saat siang hari. &#8220;Selama proses pencarian dilakukan, ada sebanyak dua tim safety officer yang bertugas melakukan pengawasan keamanan di dua lokasi berbeda. Safety officer ini akan memberikan peringatan jika ada tanda-tanda bahaya yang dapat mengancam keselamatan seluruh personel yang sedang melakukan pencarian,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dalam upaya pencarian korban ini, sejumlah unsur SAR terlibat. Diantara tim dari Kantor SAR Surabaya, BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD kabupaten Jombang, Polres Jombang, Polsek Wonosalam, Koramil Wonosalam, PMI, BAGANA, Destana, RAPI, Senkom, RESOB, TSA, IOF, Gerpik, SAR MTA, Pemuda Pancasila, TAGANA dan unsur SAR lainnya.</p>



<p>Sekedar diketahui, sebelumnya terjadi bencana tanah longsor di wilayah Desa Sambirejo, Kamis (23/01/2025) pagi. Longsor ini terjadi, setelah hujan deras pada Rabu (22/01/2025) malam. Tanah longsor ini mengakibatkan beberapa rumah tertimbun material longsoran.</p>



<p>Kejadian ini, juga mengakibatkan empat orang warga menjadi korban. Dari empat korban ini, sebanyak dua orang korban berhasil selamat, yaitu atas nama Widyawati (42) dan Mk (13). Keduanya, kemudian dibawa ke RSK Mojowarno Jombang untuk mendapatkan perawatan medis.</p>



<p>Sementara satu orang, ditemukan dalam kondisi meninggal, yaitu atas inisial DA (11). Dalam pencarian tadi, satu orang lagi yakni Ducha Ismail, baru berhasil ditemukan. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218660</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
