<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>jeratan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jeratan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 Sep 2023 10:02:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>jeratan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Momen Pemulihan Jeratan Narkotika, Lapas Perempuan Gelar Penutupan Program Rehabilitasi Tahun 2023</title>
		<link>https://memontum.com/momen-pemulihan-jeratan-narkotika-lapas-perempuan-gelar-penutupan-program-rehabilitasi-tahun-2023</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Sep 2023 09:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[jeratan]]></category>
		<category><![CDATA[Narkotika]]></category>
		<category><![CDATA[pemulihan]]></category>
		<category><![CDATA[penutupan]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[rehabilitasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197538</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II A Malang, yang berlokasi di Jalan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, menggelar kegiatan penutupan Program Rehabilitasi Tahun Anggaran 2023, Senin (04/09/2023) tadi. Kegiatan tersebut, menjadi momentum pertemuan beberapa pihak yang berperan penting dalam upaya pemulihan individu dari jeratan narkotika. Kepala BNN Kabupaten Malang, Candra Hermawan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II A Malang, yang berlokasi di Jalan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, menggelar kegiatan penutupan Program Rehabilitasi Tahun Anggaran 2023, Senin (04/09/2023) tadi. Kegiatan tersebut, menjadi momentum pertemuan beberapa pihak yang berperan penting dalam upaya pemulihan individu dari jeratan narkotika.</p>



<p>Kepala BNN Kabupaten Malang, Candra Hermawan, yang turut hadir mengapresiasi kegiatan tersebut dan memberikan pesan penting kepada para residen (warga binaan Lapas Perempuan) untuk menerapkan pelajaran yang telah didapatkan, sebagai langkah pemulihan yang berarti. &#8220;Saya apresiasi atas terlaksananya program rehabilitasi ini, ke depan harapan kami tentu agar mereka mengimplementasikan program yang telah berjalan sebagai pemulihan narkotika,” kata Candra dalam sambutannya.</p>



<p>Sementara itu, Plt Kepala Lapas (Kalapas) Perempuan Kelas IIA Malang, Lilik Sulistyowati, juga mengajak para residen yang baru menyelesaikan program tersebut, untuk menunjukkan perubahan perilaku yang positif, baik di dalam maupun saat selesai masa pidana. &#8220;Dengan semangat yang tulus, program rehabilitasi tahun ini telah membawa harapan baru bagi para residen dan masyarakat Malang dalam melawan narkotika,&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, Lilik juga menekankan pentingnya kerjasama yang berkelanjutan antara Lapas dengan para pemangku kepentingan untuk masa depan program rehabilitasi.</p>



<p>Dalam kegiatan tersebut, juga menampilkan paduan suara dari para residen rehabilitasi, dengan membawakan lagu bertajuk &#8216;Hentikan&#8217;. Sementara, puncak acara ditandai dengan penyerahan penghargaan yang diberikan olen Kalapas PP Kelas IIA Malang, kepada Warga Binaan Pemasyarakat (WBP) terbaik, dalam kategori mengikuti rumah program dengan baik.</p>



<p>Sebagai informasi, kegiatan penutupan tersebut, juga turut dihadiri oleh Konselor BNN Kabupaten Malang, Konselor dari RSJ, Tim Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Malang, Kemenag Kota Malang, Instruktur Dinamika Kelompok. Kemudian UMKM Kec Kepanjen, HIMPSI Kota Malang, Pejabat Struktural di Lapas Perempuan Malang, dan seluruh Tim Rehabilitasi Sosial Tahun 2023. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197538</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polisi Temukan Bekas Jeratan dan Pukulan Benda Tumpul di Dua Bocah Meninggal Jember</title>
		<link>https://memontum.com/polisi-temukan-bekas-jeratan-dan-pukulan-benda-tumpul-di-dua-bocah-meninggal-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jun 2023 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[bekas]]></category>
		<category><![CDATA[benda]]></category>
		<category><![CDATA[bocah]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[dua]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[jeratan]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[pukulan]]></category>
		<category><![CDATA[temukan]]></category>
		<category><![CDATA[tumpul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191174</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Polres Jember dan Polsek Patrang terus mendalami dugaan pembunuhan atau perbuatan nekad yang dilakukan seorang ibu yang mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dan membuat dua buah hatinya ditemukan meninggal. Bahkan, beberapa saksi sudah diminta keterangan petugas, Sabtu (17/06/2023) tadi. Beberapa saksi yang telah diperiksa, yaitu suami dan ayah dari kedua korban. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Polres Jember dan Polsek Patrang terus mendalami dugaan pembunuhan atau perbuatan nekad yang dilakukan seorang ibu yang mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dan membuat dua buah hatinya ditemukan meninggal. Bahkan, beberapa saksi sudah diminta keterangan petugas, Sabtu (17/06/2023) tadi. Beberapa saksi yang telah diperiksa, yaitu suami dan ayah dari kedua korban.</p>



<p>&#8220;Sang suami, keponakan dan keluarga yang lain, sudah kami minta keterangan. Jadi, sementara ada tiga orang yang kami mintai keterangan,&#8221; kata Kapolres Jember, AKBP M Nurhidayat, saat di konfirmasi, Sabtu (17/06/2023) siang.</p>



<p>Ditambahkannya, polisi juga telah melakukan perlindungan dan pendampingan mental terhadap RKZ, anak kedua korban yang masih hidup. Bahkan, pihaknya bekerjasama dengan pemerintah setempat dan Bupati Jember, Hendy Siswanto, juga sudah mengirimkan tim psikolog untuk mendampingi anak korban.</p>



<p>Baca juga:</p>





<p>&#8220;Kita sudah melakukan pendampingan dan perlindungan mental. Dan, Bapak Bupati juga sudah mengirimkan tim psikolog untuk melakukan pendampingan. Karena kemungkinan besar, sang anak ini yang akan memberikan keterangan detail. Namun, kami masih menunggu rekomendasi dari tim dokter psikologi,&#8221; kata AKBP Nurhidayat.</p>



<p>Terkait hasil pemeriksaan sementara, Kapolres menjelaskan bahwa untuk korban berinisial LA dan Balita AV yang masih berumur 8 bulan, ditemukan ada bekas jeratan di leher dan pukulan benda tumpul. Dugaan sementara, temuan itu dilakukan oleh ibu korban, yang kini sudah meninggal.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, dua anak yakni LA dan AV ditemukan meninggal di dalam kamar. Selain menemukan dua anak tersebut, seorang perempuan yakni ibu korban bernama Husnul Khotimah (36), juga ditemukan gantung diri. Peristiwa tragis itu, baru diketahui oleh Agus Riyadi, atau suami Husnul, saat baru pulang kerja berjualan Cilok di depan RS Soebandi Jember. <strong>(rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191174</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
