<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>JFC &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jfc/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Oct 2019 04:32:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>JFC &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Faida; Selamat Jalan Dynan Fariz, Kami akan Terus Jaga Warisanmu</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-faida-selamat-jalan-dynan-fariz-kami-akan-terus-jaga-warisanmu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Jul 2019 15:01:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Jember Fashion Carnaval]]></category>
		<category><![CDATA[JFC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/89399-bupati-faida-selamat-jalan-dynan-fariz-kami-akan-terus-jaga-warisanmu</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Sejumlah pihak mengapresiasi almarhum Dynan Fariz sang penggagas, sekaligus Presiden Jember Fashion Carnaval (JFC) yang telah berani memunculkan suatu impian besar dengan resiko besar, Pasalnya JFC pertama kali digagas menimbulkan pertanyaan besar. Apakah JFC sesuai budaya Jember maupun Indonesia atau menjadi budaya barat? Namun perjuangannya yang tidak pernah kenal lelah dan selalu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum</strong> &#8211; Sejumlah pihak mengapresiasi almarhum Dynan Fariz sang penggagas, sekaligus Presiden Jember Fashion Carnaval (JFC) yang telah berani memunculkan suatu impian besar dengan resiko besar, Pasalnya JFC pertama kali digagas menimbulkan pertanyaan besar.</p>
<p>Apakah JFC sesuai budaya Jember maupun Indonesia atau menjadi budaya barat? Namun perjuangannya yang tidak pernah kenal lelah dan selalu teguh memperjuangkan impian dan cita-citanya membuahkan hasil mahakarya yang diakui dunia.</p>
<div id="attachment_21086" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-21086" decoding="async" class="size-full wp-image-21086" src="https://i0.wp.com/pemerintahan.memontum.com/wp-content/uploads/sites/5/2019/07/IMG-20190731-WA0057-copy.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="BERSAMA : Bupati Jember dr Hj Fiada Mmr bersama Ana Afanti designer nasional. (ist) " width="650" height="400" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-21086" class="wp-caption-text"><strong>BERSAMA : Bupati Jember dr Hj Fiada Mmr bersama Ana Afanti designer nasional. (yud)</strong></p></div>
<p>Demikian disampaikan Perwakilan JFC Budi Styawan saat sambutannya dalam pembukaan acara JFC Internasional hari ini Rabu (31/7/2019) malam. Event ini akan digelar selama empat hari yang akan berlangsung mulai Kamis hingga Minggu (1– 4/8/2019).</p>
<p>“Alhamdulilah saat ini pergelaran JFC yang sudah berlangsung hingga ke tahun 18 tahun 2019 ini, JFC bukan lagi menjadi pertanyaan apakah sesuai dengan budaya Indonesia, JFC ini telah menjadi budaya Jember dan menjadi budaya Indonesia, bahkan wadah ini menjadi wahana persaudaraan seluruh elemen masyarakat, Jember dan bagi masyarakat Indonesia, ” jelas Budi.</p>
<p>Untuk itu, Budi mengajak seluruh warga Jember untuk menjadi tuan rumah yang baik, bergembira mempersiapkan diri, menyambut ketatangan tamu-tamu. Ia berharap JFC Internasional Event akan menjadi triger Jember menjadi kota wisata yang indah, suatu kota wisata yang dirindukan, yang membuat orang ingin datang kembali , yang pada akhirnya Jember akan menjadi wajah Indah (Wonderful) Indonesia di Mancanegara.</p>
<div id="attachment_21087" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-21087" decoding="async" class="size-full wp-image-21087" src="https://i0.wp.com/pemerintahan.memontum.com/wp-content/uploads/sites/5/2019/07/IMG-20190731-WA0069-copy.jpg?resize=650%2C433&#038;ssl=1" alt="UNIK : salah satu peserta JFC. (ist) " width="650" height="433" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-21087" class="wp-caption-text"><strong>UNIK : salah satu peserta JFC. (ist)</strong></p></div>
<p>“Semoga rangkaian kegiatan ini sepenuhnya dapat membangkitkan properiful felyu bagi masyarakat Jember pada khususnya dan bagi Indonesia pada umumnya. Semoga kita dapat meneruskan bersama perjuangan yang telah dirintis oleh Dynan Fariz dan ini adalah salah-satu bagian dari rencana yang maha kuasa, untuk menghadirkan JFC terlahir dikota Jember, ” pungkasnya.</p>
<p>Hal senada disampaikan Bupati Jember dr Faida, MMR. Faida menyampaikan rasa bangganya, sekaligus mengapresiasi kepada semua fihak yang telah mensukseskan acara ini, terutama kepada almarhum Dynan Fariz dan para peserta baik yang berasal dari Kabupaten Jember maupun dari berbagai Kabupaten / kota diberbagai provinsi di Indonesia.</p>
<p>“Diantaranya dari Kabupaten Malang, Nganjuk, Jepara, Provinsi DKI Jakarta, Nusa Tenggara Barat (NTB), Provinsi Yokjakarta, Sulawesi Tenggara, dan dari kota Solo, ” ujarnya.</p>
<p>Menurut Faida bahwa Jember adalah miniatur Indonesia, JFC salah-satu wadah mempersatukan persaudaraan semua, melepaskan segala perbedaan, karena sejatinya keindahan juga didasari oleh beraneka ragam perbedaan. Ia mengaku bahagia dan bersyukur dipertemukan dalam keadaan sehat.</p>
<p>Pasalnya tidak banyak even berumur panjang, apalagi even bersekala Internasional, namun patut disyukuri bersama, bahwa JFC bisa berjalan sampai tahun yang ke 18 tahun 2019 ini, Itu tandanya even ini katanya, diridhoi oleh Allah SWT dan diterima oleh masyarakat. Dan itu tandanya kreasi ini diminati oleh banyak generasi.</p>
<p>“Untuk itu saya atas nama Pribadi dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya, atas berpulangnya kepangkuan Illahi, Presiden JFC saudara Dynan Fariz, dan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusinya selama ini dalam mengharumkan nama Jember dimata Nasioanal, bahkan dimata dunia Internasional serta memberikan penghargaannya yang sedalam-dalamnya atas dedikasinya memajukan seni dan budaya Indonesia,” ungkapnya.</p>
<p>Bahkan dirinya sebagai bagian dari warga Jember mengaku bangga, karena berkat perjuangannya yang tidak pernah lelah dalam mempromosikan dan memperkenalkan kota kita tercinta melalui even spektakuler juga bangsa Indonesia semakin dikenal dunia.</p>
<p>“Almarhum Dynan Fariz telah mewariskan karya dan inspirasi besar bagi generasi penerus bangsa ini, semangat dan kreatifitasnya sungguh luar biasa dan tidak akan pernah terlupakan, karena semangatnya yang terus maju untuk menatap masa depan yang lebih baik, Untuk itu sekali lagi atas nama pribadi dan Pemkab Jember, mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya, Mudah-mudahan segala amal dan jerih paya beliau, dimasi hidupnya dicatat sebagai amal, ibadah dimata Allah SWT”, harapnya.</p>
<p>Kehadiran Ana Afanti, semakin menambah acara ini semakin meriah, kehadirannya merupakan bukti bahwa kegiatan ini merupakan wahana persaudaraan.</p>
<p>“Beliau hadir memenuhi janjinya yang akan datang saat Almarhum masih hidup, mudah-mudahan sinergisitas ini semakin menguatkan, JFC dimata Dunia, &#8221; lanjutnya.</p>
<p>Prestasi JFC ini menunjukkan bahwa Jember telah mengawali transformasi struktural, bahwa dunia telah bergeser, ke dunia perdagangan pelayanan, dan Industri. Oleh karena industri kreatif JFC ini perlu dipertahankan,</p>
<p>“Saya Faida, Bupati Jember, berjanji akan terus menjaga warisan Dynan Fariz ini menjadi kebanggaan Jember, Indonesia, bahkan menjadi kebanggaan dunia, Selamat Jalan sahabat mas Dynan Fariz kita akan terus menjaga warisanmui, ” pungkasnya. <strong>(yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">89399</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Karnaval Meriah, Ribuan Warga Tanggul Penuhi Jalan</title>
		<link>https://memontum.com/karnaval-meriah-ribuan-warga-tanggul-penuhi-jalan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Aug 2018 13:13:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[HUT RI]]></category>
		<category><![CDATA[JFC]]></category>
		<category><![CDATA[karnaval]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=53559</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Ribuan masyarakat Tanggul memadati Jalan Hos Cokroaminoto dan Jalan PB. Sudirman tepatnya di Pusat kota Kecamatan Tanggul untuk menyaksikan pawai atau karnaval dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pawai kemerdekaan tahun ini menyajikan berbagai parade serta atraksi, mulai dari parade budaya hingga Jember Fashion Carnaval (JFC), Bahkan dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Ribuan masyarakat Tanggul memadati Jalan Hos Cokroaminoto dan Jalan PB. Sudirman tepatnya di Pusat kota Kecamatan Tanggul untuk menyaksikan pawai atau karnaval dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia.</p>
<p>Pawai kemerdekaan tahun ini menyajikan berbagai parade serta atraksi, mulai dari parade budaya hingga Jember Fashion Carnaval (JFC), Bahkan dalam pawai ini juga dimeriahkan dengan pawai becak.</p>
<p><a href="https://memontum.com/53559-karnaval-meriah-ribuan-warga-tanggul-penuhi-jalan/img-20180829-wa0151-copy" rel="attachment wp-att-53562"><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/08/IMG-20180829-WA0151-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-53562" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/08/IMG-20180829-WA0151-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/08/IMG-20180829-WA0151-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a></p>
<p>Hasan, seorang pengunjung mengaku senang melihat pertunjukan tersebut. Apalagi hal seperti itu hanya dapat dilihat setahun sekali. “Tentu senang. Jarang-jarang bisa melihat pawai kayak gini. Anak-anak juga suka,” ujarnya, Rabu (29/8/2018).</p>
<p>Menurutnya, pertunjukan ini sebagai hiburan murah bagi keluarga karena bisa membawa anak-anak dan istri, serta sebagai wujud untuk memupuk semangat Kemerdekaan Indonesia sejak dini bagi anak-anak.</p>
<p>Lain halnya sipul penonton Asal dusum curahbamban desa tanggul wetan khawatir terhadap pengunjung yang terlalu merapat di lintasan pawai dalam menyaksikan pertunjukan tersebut.</p>
<p>“Bisa membahayakan anak-anak. Mereka terlalu rapat ke lintas berjalannya pawai. Begitu orangtua lalai, bisa-bisa terjadi kecelakaan. Tahun depan soal yang beginian harus lebih disikapi. Jaga keselamatan pengunjung,” ujarnya.</p>
<p>Pantauan wartawan, puluhan Polisi terlihat sibuk mengatur lalu lintas, Jalan raya propensi jurusan Surabaya &#8211; Jember  sepanjang kurang lebih 3 kilo meter, jalur sebelah kiri dipenuhi Mobil roda empat dan sepeda motor. <strong>(yud/yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">53559</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menteri Pariwisata Buka Jember Fashion Carnaval</title>
		<link>https://memontum.com/menteri-pariwisata-buka-jember-fashion-carnaval</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Aug 2018 13:08:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Jember Fashion Carnaval]]></category>
		<category><![CDATA[JFC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/51216-menteri-pariwisata-buka-jember-fashion-carnaval</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Puncak pagelaran Jember Fashion Carnaval (JFC) ke 17 dengan tema Asia Light (Cahaya Asia) di alun-alun Jember berlangsung pada hari Minggu (12/8/2018 ), dan di buka oleh Menteri Pariwisata Dr. Ir. Arif yahya. Menurut Menteri Pariwisata Dr. Ir. Arif Yahya, JFC menjadi Trending Topic di urutan pertama nasional, dengan 2 hashtag yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember </strong>&#8211; Puncak pagelaran Jember Fashion Carnaval (JFC) ke 17 dengan tema Asia Light (Cahaya Asia) di alun-alun Jember berlangsung pada hari Minggu (12/8/2018 ), dan di buka oleh Menteri Pariwisata Dr. Ir. Arif yahya.</p>
<p>Menurut Menteri Pariwisata Dr. Ir. Arif Yahya, JFC menjadi Trending Topic di urutan pertama nasional, dengan 2 hashtag yang pertama Pesona Jember Fashion Carnaval dan yang kedua Wonderful Jember Fashion carnaval 2018.</p>
<p>“JFC kali ini mengambil tema Asialight, yaitu kebangkitan Asia, dan menjadi trending topic pada hastag Jember Fashion Carnival dan hastag Wonderfull JFC, bahkan mengalahkan berita pilpres,” ujarnya.</p>
<p>Even tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana kostum karnaval dari negara-negara Asia seperti Thailand, Filipina, Jepang, India dan Indonesia sendiri, semarakkan acara tahunan ini. </p>
<p>&#8220;Jember Fashion Carnaval merupakan penciptaan karya seni modern namun tidak melupakan budaya daerah sendiri, baik dalam bidang fashion maupun bidang-bidang lainnya, &#8221; ujar Bupati Jember dr Hj Faida MMR</p>
<p>Menurut Faida, Karya-karya tradisional yang dipadu dengan seni Modern dapat memberikan motivasi dan inspirasi seni, dan bisa memberikan seni hiburan yang mendidik kepada masyarakat sehingga karya seni modern dan tradisional jangan sampai ditinggalkan. </p>
<p>&#8220;JFC telah menjadi ikon Kabupaten Jember,  JFC juga mampu menarik minat para wisatawan dalam dan luar negeri untuk berkunjung ke Jember. Di sisi lain, penyelenggaraan JFC ini telah mampu meningkatkan industri kreatif dan pariwisata Kabupaten Jember. Hal ini tentu akan berdampak positif pada kegiatan sektor ekonomi masyarakat.&#8221; terangnya. </p>
<p>Diketahui Even JFC kali ini  ada 2.500 peserta dijadikan model, Tidak hanya itu. Tiga putri Indonesia juga ikut tampil pada JFC yang melewati catwalk terpanjang di dunia, yaitu 3,6 kilometer. Mereka adalah Putri Indonesia 2018, Putri Pariwisata 2018, dan Putri Lingkungan Hidup 2018, Ketiganya hadir secara khusus untuk ikut memeriahkan Jember Fashion Carnaval. <strong>(yud/yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">51216</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jangan Tinggalkan Budaya Daerah, Karena Itu Jatidiri</title>
		<link>https://memontum.com/jangan-tinggalkan-budaya-daerah-karena-itu-jatidiri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Aug 2018 16:05:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[JFC]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab jember]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/54792-jangan-tinggalkan-budaya-daerah-karena-itu-jatidiri</guid>

					<description><![CDATA[# Penegasan Bupati Jember di Pembukaan JFC Artwear &#160; Memontum Jember &#8211; Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR. berpesan untuk tidak melupkan karya budaya daerah sendiri dalam penciptaan karya seni modern. Pesan Bupati Faida ini dibacakan oleh Dandim 0824 Jember Letkol. Inf. Arif Munawar dalam pembukaan JFC Artwear, Jum’at (10/8). “Saya berpesan, ciptakanlah karya-karya modern, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong># Penegasan Bupati Jember di Pembukaan JFC Artwear</strong></h2>
<p>&nbsp;<br />
<strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR. berpesan untuk tidak melupkan karya budaya daerah sendiri dalam penciptaan karya seni modern.  Pesan Bupati Faida ini dibacakan oleh Dandim 0824 Jember Letkol. Inf. Arif Munawar dalam pembukaan JFC Artwear, Jum’at (10/8). </p>
<p>“Saya berpesan, ciptakanlah karya-karya modern, namun tidak melupakan budaya daerah sendiri, baik dalam bidang fesyen maupun di bidang-bidang lainnya,” ucap Dandim Letkol Inf Arif Munawar.</p>
<p>Karya-karya modern yang dipadu-padankan dengan seni kreasi tradisional, lanjutnya, diharapkan akan dapat memberikan motivasi dan inspirasi seni, yang pada akhirnya akan dapat memberikan seni hiburan yang mendidik kepada masyarakat. Bupati Faida juga mengingatkan, JFC telah menjadi ikon Kabupaten Jember.  JFC juga mampu menarik minat para wisatawan dalam dan luar negeri untuk berkunjung ke Jember.</p>
<p>Di sisi lain, penyelenggaraan JFC ini telah mampu meningkatkan industri kreatif dan pariwisata Kabupaten Jember. Hal ini tentu akan berdampak positif pada kegiatan sektor ekonomi masyarakat. </p>
<p>“Mari kita sambut tamu – tamu istimewa, baik dari dalam maupun dari luar daerah dengan senyum dan sikap keramahan,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, President JFC Dynand Fariz mengatakan, semua kostum yang ditampilkan dalam Art Wear melalui seleksi dan riset yang ketat. </p>
<p>“Tidak akan ditemukan satu kortum pun yang sama di antara peserta,” kata Dynand. Ia mengaku ingin bisa bersanding dengan kota fashion lain di dunia, seperti Paris, London, maupun Roma. <strong>(min/ono)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">54792</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ketiga Kalinya, Kalangan Difabel Tampil Di JFC</title>
		<link>https://memontum.com/ketiga-kalinya-kalangan-difabel-tampil-di-jfc</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Aug 2018 16:03:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[difabel]]></category>
		<category><![CDATA[JFC]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab jember]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/54788-ketiga-kalinya-kalangan-difabel-tampil-di-jfc</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR. melalui Asisten Pemerintahan Setkab Jember Hadi Mulyono saat membuka JFC Kids di Jalan Sudarman, Kamis (9/8). Melalui ajang ini diharapkan menjadi ajang bagi anak-anak untuk menumbuhkan rasa percaya diri. “Saya yakin, bahwa keikutsertaan anak-anak dalam JFC Kids ini tidak hanya dapat menumbuhkan keberanian dan kreatifitas anak, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR. melalui Asisten Pemerintahan Setkab Jember Hadi Mulyono saat membuka JFC Kids di Jalan Sudarman, Kamis (9/8). Melalui ajang ini diharapkan menjadi ajang bagi anak-anak untuk menumbuhkan rasa percaya diri. </p>
<p>“Saya yakin, bahwa keikutsertaan anak-anak dalam JFC Kids ini tidak hanya dapat menumbuhkan keberanian dan kreatifitas anak, akan tetapi juga dapat menumbuhkan rasa percaya diri bagi perkembangan jiwa mereka,” ujar Hadi Mulyono.</p>
<p>Dia juga mengungkapkan, Jember boleh bangga perkembangan anak-anak saat ini benar-benar luar biasa. Baik pertumbuhan fisik maupun kecerdasannya. Hal ini dapat kita lihat secara langsung bagaimana anak-anak mampu tampil dan beraksi di depan umum dengan percaya diri. </p>
<p>“Kita sebagai orang tua tetap berkewajiban untuk mengarahkan anak-anak ini pada kegiatan-kegiatan positif, sehingga kelak mereka dapat menjadi generasi yang berkualitas dan berkarakter serta tidak kehilangan jati dirinya,” tuturnya.</p>
<p>Dia berpesan kepada para orang tua agar senantiasa mengawasi sekaligus membimbing pertumbuhan jiwa anak-anak. Pengawasan itu diantaranya dengan menumbuhkan kreatifitas, percaya diri, dan memberikan pendidikan perilaku yang baik serta santun kepada anak-anak.</p>
<p>JFC Kids kali ini menampilkan kostum unik dan sangat mengagumkan. Di antaranya, adik-adik yang tampil dengan hasil kreasi sendiri berupa kostum India, Korea, Thailand, dan negara-negara Asia lainnya.</p>
<p>Para talent yang tampil juga bersal dari Smile Word, sebuah komunitas para mantan pasien bibir sumbing RS Bina Sehat serta kalangan difabel. Bahkan satu diantaranya hanya memiliki satu tangan. Tentu saja, rasa percaya diri yang dimiliki para talent tersebut mengundang decak kagum ratusan penonton. <strong>(min/ono)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">54788</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Angkat Pusaka Kujang, Simbol Dibukanya Gelaran JFC 2018</title>
		<link>https://memontum.com/angkat-pusaka-kujang-simbol-dibukanya-gelaran-jfc-2018</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Aug 2018 15:53:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[JFC]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab jember]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/54780-angkat-pusaka-kujang-simbol-dibukanya-gelaran-jfc-2018</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, dr. Hj. Faida MMR secara resmi membuka Jember Fashion Carnaval (JFC) 2018 di Alun-alun Kota Jember, 7 Agustus. Launching JFC ke 17 tersebut juga dihadiri oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman, yang khusus datang dari Surabaya sebagai tamu kehormatan dalam pembukaan JFC. Dalam pembukaan JFC kali ini, Bupati Jember, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, dr. Hj. Faida MMR  secara resmi membuka Jember Fashion Carnaval (JFC) 2018 di Alun-alun Kota Jember, 7 Agustus. Launching JFC ke 17 tersebut juga dihadiri oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman, yang khusus datang dari Surabaya sebagai tamu kehormatan dalam pembukaan JFC.</p>
<p>Dalam pembukaan JFC kali ini, Bupati Jember, dr. Hj. Faida MMR, didaulat untuk mengangkat Pusaka Kujang yang merupakan senjata asli masyarakat Jawa Barat, bersama Presiden JFC Dynand Fariz. Dynand Fariz menuturkan, bahwa pengangkatan kujang ini merupakan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada seni dan budaya yang ada di Indonesia sebagai pondasi pemersatu Bangsa.</p>
<p>Sementara Bupati Jember Faida dalam pembukaan JFC 2018 ke-17 tersebut bahwa JFC saat ini bukan hanya sebagai aset Jember semata, namun telah menjadi aset seluruh Bangsa Indonesia. </p>
<p>“JFC bukan hanya sebagai gelaran karnaval semata, akan tetapi telah menjadi sebuah sajian karnaval pemersatu berbagai karnaval yang ada di Indonesia,” ujar Bupati Faida.</p>
<p>Dia juga mengungkapkan pada tahun yang lalu, Jember telah diberi predikat sebagai Kota Karnaval pertama di Indonesia, yang telah mampu mewarnai seni budaya yang ada di Indonesia. Untuk itu, Faida mengajak kepada seluruh masyarakat Jember untuk menjaga predikat yang telah disematkan oleh Presiden RI Joko Widodo tersebut. </p>
<p>“Jember telah diberi predikat sebagai Kota Karnaval pertama di Indonesia oleh Presiden RI Joko Widodo. JFC bukan hanya milik Jember akan tetapi JFC adalah milik Indonesia, dan milik dunia. Untuk itu, mari kita jaga bersama predikat yang telah disematkan oleh Presiden Jokowi ini,” tandasnya. <strong>(min/ono)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">54780</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
