<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Jihandak &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jihandak/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Apr 2020 08:49:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Jihandak &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jihandak Amankan Diduga Bom, eeee Ternyata Batu Bata dan Pecahan Genting</title>
		<link>https://memontum.com/jihandak-amankan-diduga-bom-eeee-ternyata-batu-bata-dan-pecahan-genting</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2020 08:49:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[bom]]></category>
		<category><![CDATA[Jihandak]]></category>
		<category><![CDATA[polres jember]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/111746-jihandak-amankan-diduga-bom-eeee-ternyata-batu-bata-dan-pecahan-genting</guid>

					<description><![CDATA[Jember, Memontum &#8211; Antisipasi teror, Kepolisian Resor (polres) Jember datangkan Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak ) dari Brimob Bondowoso, itu terkait di temukan sebuah bingkisan paket yang diduga Bom, di tempat di kardus plastik berwarna merah dan diikat tali berwarna hitam oleh warga, Minggu (12/4/2020) sekitar pukul 05.00. Paket misterius tersebut, ditemukan Samsul Anwar (54) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jember, Memontum</strong> &#8211; Antisipasi teror, Kepolisian Resor (polres) Jember datangkan Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak ) dari Brimob Bondowoso, itu terkait di temukan sebuah bingkisan paket yang diduga Bom, di tempat di kardus plastik berwarna merah dan diikat tali berwarna hitam oleh warga, Minggu (12/4/2020) sekitar pukul 05.00.</p>
<p>Paket misterius tersebut, ditemukan Samsul Anwar (54) warga RT 04/RW 024, Lingkungan Kebondalem Jalan dr. Soetomo VI/150 Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates yang juga seorang karyawan Hypermart Lippo Jember, ditaruk tepat di depan pagar rumahnya.</p>
<div id="attachment_111747" style="width: 860px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-111747" decoding="async" class="size-full wp-image-111747" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Jihandak-Amankan-Diduga-Bom-eeee-Ternyata-Batu-Bata-dan-Pecahan-Genting.jpg?resize=740%2C392&#038;ssl=1" alt="Jihandak amankan Paket Misterius Warna Merah gegerkan Warga. (gik)" width="740" height="392" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Jihandak-Amankan-Diduga-Bom-eeee-Ternyata-Batu-Bata-dan-Pecahan-Genting.jpg?w=850&amp;ssl=1 850w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Jihandak-Amankan-Diduga-Bom-eeee-Ternyata-Batu-Bata-dan-Pecahan-Genting.jpg?resize=300%2C159&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Jihandak-Amankan-Diduga-Bom-eeee-Ternyata-Batu-Bata-dan-Pecahan-Genting.jpg?resize=768%2C407&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Jihandak-Amankan-Diduga-Bom-eeee-Ternyata-Batu-Bata-dan-Pecahan-Genting.jpg?resize=600%2C318&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/04/Jihandak-Amankan-Diduga-Bom-eeee-Ternyata-Batu-Bata-dan-Pecahan-Genting.jpg?resize=200%2C106&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-111747" class="wp-caption-text">Jihandak amankan Paket Misterius Warna Merah gegerkan Warga. (gik)</p></div>
<p>Tak menunggu waktu lama, setelah mendapat laporan warga, Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono, bersama jajarannya Wakapolres Kompol Windy Syafutra dan Kabagops Kompol Idham Chalid, beserta Kapolsek Kaliwates Kompol Edy Sudarto, mendatangi lokasi kejadian.</p>
<p>Sementara Kabagops Polres Jember, Kompol Idham Chalid, memasang di garis polisi di lokasi kejadian dan menghimbau masyarakat agar menjauh dari Lokasi, karena sangat membahayakan sesuai dengan Standart Operasional Prosedur (SOP).</p>
<p>&#8220;Kami tidak ingin kecolongan dan jatuh korban, maka dipasang garis Polisi serta mengamankan lokasi, sebelumnya kami menghubungi tim Jihandak,&#8221; ungkap Kabagops Polres Jember sesaat setelah memasang Garis polisi.</p>
<p>&#8220;Dan untuk masyarakat di himbau tidak panik, mungkin ada tangan iseng atau jahil yang menaruh barang tersebut, yang tidak jelas motifnya,&#8221; imbuh.</p>
<p>Diketahui, bingkisan paket yang menggemparkan masyarakat lingkungan Kebondalem tersebut lanjut Idham Chalid, akhirnya berhasil diamankan setelah oleh tim Jihandak, ternyata hanya berisi batu bata dan pecahan genting, pelaku sepertinya sengaja.</p>
<p>Menurut cerita Samsul (Pemilik rumah) awal diketahui paket misterius tersebut berada di gerbang pintu masuk rumahnya, saat dirinya hendak mengantar istrinya berbelanja ke pasar.</p>
<p>&#8220;Waktu saya berangkat dan pulang salat subuh dimasjid sekitar jam 5, barang tersebut belum ada, nah setelah sekitar pukul 05.30, ketika mau ke pasar, tiba tiba ada paketan,” kata Samsul.</p>
<p>Karena kuatir dengan paket misterius, Samsul pun melaporkan kejadian ini ke pengurus Rt setempat dan kemudian dilanjutkan ke pihak kepolisian, sebelumnya pihaknya menghubungi beberapa temannya, karena janjian kirim paket, ternyata masih belum mengirim paket yang dipesan.</p>
<p>“Saya memang menunggu paket dari 2 teman, yang satu sudah dikirim dan sudah kami terima, yang satunya belum, setelah saya hubungi ternyata memang belum dikirim dan takut barang berbahaya, akhirnya saya ajak keluarga saya keluar rumah untuk mengungsi, sambil menunggu petugas datang,” pungkas Samsul. <strong>(gik/yud/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111746</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jihandak Brimob Bondowoso Evakuasi Peluru Meriam Eks Perang Dunia II</title>
		<link>https://memontum.com/jihandak-brimob-bondowoso-evakuasi-peluru-meriam-eks-perang-dunia-ii</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jan 2018 15:33:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Brimob]]></category>
		<category><![CDATA[Jihandak]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/22671-jihandak-brimob-bondowoso-evakuasi-peluru-meriam-eks-perang-dunia-ii</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo — Tim penjinak bahan peledak (jihandak) dari Brimob Bondowoso, Jumat (26/1/2018) sekitar pukul 16.22 Wib, mengevakuasi sebuah peluru meriam yang ditemukan seorang tukang batu di saat menggali pondasi untuk tandon air, tepatnya di RT.03/RW.05 Dusun Mojosari utara, Desa Mojosari, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo. “Proses evakuasi berlangsung singkat setelah tim jihandak memastikan bahan peledak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> — Tim penjinak bahan peledak (jihandak) dari Brimob Bondowoso, Jumat (26/1/2018) sekitar pukul 16.22 Wib, mengevakuasi sebuah peluru meriam yang ditemukan seorang tukang batu di saat menggali pondasi untuk tandon air, tepatnya di RT.03/RW.05 Dusun Mojosari utara, Desa Mojosari, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo.</p>
<p>“Proses evakuasi berlangsung singkat setelah tim jihandak memastikan bahan peledak itu bisa diambil dengan peralatan khusus,” kata Kapolsek Asembagus, AKP.H.Sugiono saat diwawancarai Memontum.com.</p>
<p>Ia mengatakan, tim jihandak sempat melakukan penyisiran di sekitar lokasi penemuan peluru meriam yang diduga aktif tersebut.</p>
<div id="attachment_8840" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-8840" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-27-at-10.24.04-PM-1.jpg?resize=650%2C400&#038;ssl=1" alt="Kapolsek Asembagus, AKP.H.Sugiono saat diwawancarai Memontum.com" width="650" height="400" class="size-full wp-image-22673" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-27-at-10.24.04-PM-1.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-27-at-10.24.04-PM-1.jpg?resize=300%2C185&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-27-at-10.24.04-PM-1.jpg?resize=600%2C369&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-27-at-10.24.04-PM-1.jpg?resize=200%2C123&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-8840" class="wp-caption-text"><em>Kapolsek Asembagus, AKP.H.Sugiono saat diwawancarai Memontum.com</em></p></div>
<p>Namun setelah tidak ditemukan lagi benda mencurigakan, lanjut H.Sugiono, tim jihandak memutuskan kembali ke mako brimob di Bondowoso dengan membawa Peluru meriam yang diduga peninggalan zaman perang dunia II atau masa awal Kemerdekaan RI tersebut.</p>
<p>“Kami imbau masyarakat untuk proaktif melapor jika menemukan lagi benda mencurigakan berkaitan dengan bahan peledak ataupun senjata api,” kata H.Sugiono Kapolsek Asembagus itu.</p>
<p>Ia menuturkan, penemu pertama Peluru meriam yang sudah berkarat itu diidentifikasi polisi bernama Marjo alias Pak Kris (38) warga Desa Kayumas, Kecamatan Arjasa dan Pat (47) warga sekitar Desa Mojosari.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">22671</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jihandak Brimob Evakuasi Sebuah Granat Nanas, Diduga Eks Perang Dunia II</title>
		<link>https://memontum.com/jihandak-brimob-evakuasi-sebuah-granat-nanas-diduga-eks-perang-dunia-ii</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jan 2018 14:17:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Jihandak]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan granat]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Sampeyan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/21247-jihandak-brimob-evakuasi-sebuah-granat-nanas-diduga-eks-perang-dunia-ii</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8212; Tim penjinak bahan peledak (jihandak) dari Brimob Bondowoso, Sabtu (20/1/2018) sekitar pukul 14.05 Wib, mengevakuasi sebuah granat nanas yang ditemukan seorang pencari pasir di sekitar aliran Sungai Sampeyan, Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo Kota, Kabupaten Situbondo. &#8220;Proses evakuasi berlangsung singkat setelah tim jihandak memastikan bahan peledak itu bisa diambil dengan peralatan khusus,&#8221; kata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8212; Tim penjinak bahan peledak (jihandak) dari Brimob Bondowoso, Sabtu (20/1/2018) sekitar pukul 14.05 Wib, mengevakuasi sebuah granat nanas yang ditemukan seorang pencari pasir di sekitar aliran Sungai Sampeyan, Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo Kota, Kabupaten Situbondo.</p>
<p>&#8220;Proses evakuasi berlangsung singkat setelah tim jihandak memastikan bahan peledak itu bisa diambil dengan peralatan khusus,&#8221; kata Kapolsek Situbondo Kota, Iptu Hasan Bisri saat diwawancarai Memontum.com.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08.30-PM-1.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-21250" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08.30-PM-1.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08.30-PM-1.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08.30-PM-1.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08.30-PM-1.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Ia mengatakan, tim jihandak sempat melakukan penyisiran di sekitar lokasi penemuan granat nanas aktif tersebut.</p>
<p>Namun setelah tidak ditemukan lagi benda mencurigakan, lanjut Hasan, tim jihandak memutuskan kembali ke mako brimob di Bondowoso dengan membawa granat nanas yang diduga peninggalan zaman perang dunia II atau masa awal Kemerdekaan RI tersebut.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08d.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-21249" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08d.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08d.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08d.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08d.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Kami imbau masyarakat untuk proaktif melapor jika menemukan lagi benda mencurigakan berkaitan dengan bahan peledak ataupun senjata api,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia menuturkan, penemu pertama granat nanas diidentifikasi polisi bernama Erfan (45) warga Cermee dan Kusno (47) warga sekitar Desa Kotakan.</p>
<p>&#8220;Granat ditemukan saksi, pada hari Jumat (19/01/2018) sekitar pukul 10.00 WIB saat yang bersangkutan mengambil pasir dan mendapati ada benda satu kepal mirip granat yang tersangkut dalam bakul pasir dari dasar sungai,&#8221; tuturnya.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08e.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-21248" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08e.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08e.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08e.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/WhatsApp-Image-2018-01-21-at-9.08e.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Khawatir menyalahi aturan, Erfan dan Kusno berinisiatif mengabarkan temuan itu ke warga sekitar lalu melapor ke polisi.</p>
<p>Iptu Hasan Bisri mengatakan, setelah mendapatkan laporan pihaknya langsung menuju ke lokasi untuk memasang garis polisi agar tidak ada warga yang mendekat ke lokasi penemuan bahan peledak. </p>
<p>&#8220;Kami sempat hubungi satreskrim Polres Situbondo dulu sebelum kemudian diteruskan dengan meminta bantuan tim jihandak Brimob Bondowoso yang bermarkas di Kabupaten Bondowoso,&#8221; ujarnya.<strong> (im/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21247</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
