<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>jiwa &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jiwa/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 31 Jul 2023 12:56:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>jiwa &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tumbuhkan Jiwa Patriotisme dan Nasionalisme, Wabup Trenggalek Bagi Ribuan Bendera</title>
		<link>https://memontum.com/tumbuhkan-jiwa-patriotisme-dan-nasionalisme-wabup-trenggalek-bagi-ribuan-bendera</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Jul 2023 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[bagi]]></category>
		<category><![CDATA[Bendera]]></category>
		<category><![CDATA[jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[nasionalisme,]]></category>
		<category><![CDATA[patriotisme]]></category>
		<category><![CDATA[ribuan]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tumbuhkan]]></category>
		<category><![CDATA[wabup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194684</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bangkit dan gelorakan kembali semangat patriotisme dan nasionalisme, Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara, bersama jajaran Forkopimda membagikan sekitar 20 ribu Bendera Merah Putih kepada masyarakat di Halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha. Pelaksanaan pembagian bendera itu, dalam rangka menyukseskan Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih, yang merupakan program dari pemerintah pusat dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Trenggalek</strong> &#8211; Bangkit dan gelorakan kembali semangat patriotisme dan nasionalisme, Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara, bersama jajaran Forkopimda membagikan sekitar 20 ribu Bendera Merah Putih kepada masyarakat di Halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha. Pelaksanaan pembagian bendera itu, dalam rangka menyukseskan Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih, yang merupakan program dari pemerintah pusat dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2023.</p>



<p>Secara simbolis, Wakil Bupati Trenggalek menyerahkan Bendera Merah Putih kepada perwakilan camat di halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha, dengan maksud untuk gerakan pembagian 10 juta Bendera Merah Putih ini dilanjutkan di tingkat kecamatan-kecamatan. &#8220;Hari ini kami bersama Forkopimda melakukan pembagian bendera dalam rangka pencanangan pembagian 10 juta bendera. Dan di Trenggalek sendiri, dibagikan sekitar 20 ribu kepada masyarakat,&#8221; katanya, Senin (31/07/2023) tadi.</p>



<p>Dijelaskan mantan anggota DPRD Trenggalek ini, kegiatan ini adalah salah satu upaya Pemerintah Daerah, untuk menumbuhkan jiwa patriotisme, jiwa nasionalisme. Khususnya, kepada seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>&#8220;Ini salah satu upaya kita dalam hal menumbuhkan jiwa patriotisme dan nasionalisme kepada masyarakat,&#8221; tegas Wabup Syah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan itu, turut ditampilkan berbagai macam kebudayaan oleh sejumlah anak didik yang ada di Kota Keripik. &#8220;Dan itu salah satu upaya kita untuk mencetak dan menanam jiwa nasionalisme serta patriotisme kepada generasi muda di Kabupaten Trenggalek,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Selain itu, pihaknya juga mendistribusikan Bendera Indonesia kepada masyarakat. Nantinya, kegiatan ini akan dilanjutkan di tingkat kecamatan hingga desa. &#8220;Sebagaimana kita ketahui, bersamaan dengan semangat 17 Agustus, semangat nasionalisme, minimal semangat itu kita tunjukkan dengan pemasangan bendera di setiap rumah. Ini kita himbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Trenggalek, untuk memasang mulai 1 Agustus hingga 31 Agustus,&#8221; terang Wabup Syah.</p>



<p>Dan di tanggal 31 ini, sambungnya, tidak hanya peringatan HUT RI, tapi juga merupakan Hari Jadi Trenggalek. Akan ada banyak event dan tidak hanya kegiatan yang terpusat di kota. Melainkan, juga rangkaian kegiatan di kecamatan-kecamatan.</p>



<p>&#8220;Bulan ini merupakan bulan yang istimewa. Karena di Agustus ini, selain bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan, masyarakat Trenggalek juga akan merayakan Hari Jadi Kabupaten di akhir Bulan Agustus nanti. Makanya, kita (Pemkab) sudah menyiapkan beberapa kegiatan untuk memperingati HUT tahun ini,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194684</post-id>	</item>
		<item>
		<title>2.443 Jiwa Warga Kota Batu Terdata Masuk sebagai Pengangguran Sementara</title>
		<link>https://memontum.com/2-443-jiwa-warga-kota-batu-terdata-masuk-sebagai-pengangguran-sementara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Jul 2023 09:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[kabar]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[masuk]]></category>
		<category><![CDATA[pengangguran]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[sementara]]></category>
		<category><![CDATA[terdata]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194461</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Angka pengangguran sementara di Kota Batu terdata sebesar 2.443 jiwa. Data sementara ini, terhitung mulai Februari 2023 sampai Juni 2023. Sekretaris Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batu, Adiek Imam Santoso, menjelaskan bahwa saat ini dinasnya sedang melakukan pendataan sektoral statistik ketenagakerjaan. &#8220;Hasil dari pendataan sektoral statistik ketenagakerjaan, itu mendapatkan data sementara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Angka pengangguran sementara di Kota Batu terdata sebesar 2.443 jiwa. Data sementara ini, terhitung mulai Februari 2023 sampai Juni 2023.</p>



<p>Sekretaris Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batu, Adiek Imam Santoso, menjelaskan bahwa saat ini dinasnya sedang melakukan pendataan sektoral statistik ketenagakerjaan. &#8220;Hasil dari pendataan sektoral statistik ketenagakerjaan, itu mendapatkan data sementara angka pengangguran yang terhitung mulai Februari 2023 sampai Juni 2023 mencapai 2.443 jiwa,&#8221; terangnya, saat di ruang kerjanya, Jumat (28/07/2023) tadi.</p>



<p>Pendataan itu, menurutnya, dilaksanakan bersama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batu. Dimana tujuannya sebagai sasaran untuk penggunaan kegiatan yang bersumber dari APBD maupun APBN.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Permasalahan utama di Kota Batu, ujarnya, adalah pengangguran yang termasuk program prioritas. Karena, untuk saat ini angka pengangguran terbuka di Kota Batu, mencapai 10 ribu lebih.</p>



<p>&#8220;Harapan kami, data yang kami dapat sebesar 2.443 jiwa pengangguran terbuka, itu menjadi data pendukung dari angka total 10 ribu sekian jumlah pengangguran Kota Batu. Dan, tentunya angka itu masih bisa berkembang yang batasannya hingga Agustus 2023,&#8221; paparnya.</p>



<p>Diketahui, bahwa berdasarkan data BPS pada tahun 2022, Kota Batu menduduki peringkat pertama dengan jumlah pengangguran tertinggi. Terhitung, pengangguran di Kota Batu sebesar 8,43 persen atau sekitar lebih dari 10 ribu orang. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194461</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kebakaran Hebat Ludeskan Sedikitnya 23 Pemukiman dan Sebabkan 105 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal</title>
		<link>https://memontum.com/kebakaran-hebat-ludeskan-sedikitnya-23-pemukiman-dan-sebabkan-105-jiwa-kehilangan-tempat-tinggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jun 2023 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[hebat]]></category>
		<category><![CDATA[jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[kehilangan]]></category>
		<category><![CDATA[ludeskan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pemukiman]]></category>
		<category><![CDATA[sebabkan]]></category>
		<category><![CDATA[sedikitnya]]></category>
		<category><![CDATA[tempat]]></category>
		<category><![CDATA[tinggal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192084</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Samarinda &#8211; Menjelang Idul Adha, musibah kebakaran terjadi di kawasan padat penduduk di kawasan Pasar Ijabah Samarinda atau Jalan RE Martadinata Gang Sederhana, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu, Rabu (28/06/2023) sekitar pukul 10.35. WITA. Bara api yang secara tiba-tiba membesar, sontak membuat panik sejumlah warga yang bermukim di areal tersebut. Meski lokasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Samarinda</strong> &#8211; Menjelang Idul Adha, musibah kebakaran terjadi di kawasan padat penduduk di kawasan Pasar Ijabah Samarinda atau Jalan RE Martadinata Gang Sederhana, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu, Rabu (28/06/2023) sekitar pukul 10.35. WITA. Bara api yang secara tiba-tiba membesar, sontak membuat panik sejumlah warga yang bermukim di areal tersebut.</p>



<p>Meski lokasi kejadian berlangsung di sekitar wilayah berair, nyatanya bara api tidak mudah untuk bisa langsung dipadamkan. Itu karena, kawasan padat tersebut didominasi bangunan semi permanen yang terbuat dari bahan kayu. Karenanya, meski warga sekitar dibantu tim relawan dan petugas terus mencoba memadamkan api, bara terus membesar dan merembet ke pemukiman sekitar.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Kebakaran Hebat Ludeskan 105 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal di Samarinda #shorts" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/fWOR-piQS1w?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>&#8220;Karena api tiba-tiba membesar, saya bersama keluarga langsung keluar rumah dan mengamankan barang yang ada. Apa pertama terlihat di salah satu rumah. Ada kemungkinan, rumah itu menyala kompor dan tinggal menjemput anaknya,&#8221; ujar seorang saksi di lokasi kejadian.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda, Hendra, mengatakan ada sedikitnya 23 rumah yang terbakar akibat musibah itu. Kebakaran sendiri, membuat rumah yang rata-rata bermaterial kayu, ludes karena bara api.</p>



<p>“Karena rumah rata-rata terbuat dari material kayu, sehingga ketika terbakar menjadi habis. Bahkan, merembet ke wilayah di sekelilingnya,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Meski dalam kejadian ini mengakibatkan kerugian materi, Hendra menjelaskan, bahwa dalam musibah itu tidak mengakibatkan korban jiwa. Hanya saja, untuk kerugian materi, pun juga lumayan besar.</p>



<p>&#8220;Tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian materi sangat besar,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Untuk mencari tahu penyebab pasti kebakaran, urainya, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Sementara itu, dari total 23 pemukiman yang menjadi korban, itu dihuni ratusan jiwa.</p>



<p>“Untuk penyebab pasti, itu ditangani kepolisian. Namun akibat musibah ini, puluhan kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal,” urai Hendra.</p>



<p>Sementara itu, dari informasi yang diperoleh, ada sedikitnya 25 KK menjadi korban kebakaran. Dari total angka tersebut, sedikitnya ada 105 jiwa yang akhirnya tidak memiliki tempat tinggal. Pihak RT sendiri, harus melakukan pendataan untuk warganya.</p>



<p>&#8220;Rata-rata satu rumah memang tidak ditempati seorang diri. Makanya, akibat musibah ini banyak yang tidak memiliki tempat tinggal,&#8221; kata Ketua RT21, Sudarsono. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192084</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kunjungi Yayasan Sanggar Kesehatan Jiwa Baitul Latifa, Mas Dhito Tawarkan Keterlibatan Pemkab Kediri</title>
		<link>https://memontum.com/kunjungi-yayasan-sanggar-kesehatan-jiwa-baitul-latifa-mas-dhito-tawarkan-keterlibatan-pemkab-kediri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jun 2023 03:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[baitul]]></category>
		<category><![CDATA[Dhito]]></category>
		<category><![CDATA[jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[keterlibatan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[latifa,]]></category>
		<category><![CDATA[mas]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[sanggar]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[tawarkan]]></category>
		<category><![CDATA[yayasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191617</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mengunjungi Yayasan Sanggar Kesehatan Jiwa Baitul Latifa, Desa Susuh Bango, Kecamatan Ringinrejo, Jumat (23/06/2023) tadi. Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Kediri, itu merupakan bentuk kepeduliannya terhadap warganya. Termasuk, mereka yang tengah mengalami gangguan kejiwaan. Saat didatangi Mas Dhito-sapaan Bupati Lumajang, berdasarkan penyampaian pengurus yayasan, terdapat 48 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com">Memontum </a>Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mengunjungi Yayasan Sanggar Kesehatan Jiwa Baitul Latifa, Desa Susuh Bango, Kecamatan Ringinrejo, Jumat (23/06/2023) tadi.</p>



<p>Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Kediri, itu merupakan bentuk kepeduliannya terhadap warganya. Termasuk, mereka yang tengah mengalami gangguan kejiwaan.</p>



<p>Saat didatangi Mas Dhito-sapaan Bupati Lumajang, berdasarkan penyampaian pengurus yayasan, terdapat 48 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang tinggal di sana. Mereka berasal dari berbagai daerah dan tidak terbatas dari Kabupaten Kediri.</p>



<p>Pengurus Yayasan Sanggar Kesehatan&nbsp; Jiwa Baitul Latifa, Roehan, sendiri merupakan sosok yang selama ini tulus merawat warga ODGJ. Setiap hari untuk merawat ODGJ, dirinya dibantu istrinya, Sulatri.</p>



<p>Disampaikan, bahwa aksinya itu dimulai pada 2013. Waktu itu, aksinya masih sebatas melakukan pendampingan pengobatan dengan mendatangi rumah-rumah warga yang mengalami gangguan jiwa. &#8220;Dari yang sakit itu, makin lama dekat dengan kita dan minta pertemuan sebulan dua kali. Akhirnya (2016, red), saya mendirikan sanggar ini,&#8221; ungkap Raihan, menceritakan awal aksi sosialnya.</p>



<p>Baca juga:</p>





<p>Mulai 2013 sampai 2016, tambahnya, dirinya pun berkeliling Kabupaten Kediri, untuk melakukan pelepasan pasung warga yang mengalami gangguan kejiwaan. Sementara untuk persoalan dana operasional, selain dari pribadi, diakui dari bantuan donator maupun dari keluarga pasien ODGJ. Sedang, untuk pelayanan pengobatan pasien dibantu dari pihak Puskesmas.</p>



<p>Setelah mendengar cerita itu, Mas Dhito pun mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian dan ketulusan Roehan dan keluarga. Termasuk, menawarkan untuk membantu kekurangan dari yang bersangkutan. &#8220;Apa yang Pemkab bisa bantu, Pak?,&#8221; tanya Mas Dhito kepada Roehan.</p>



<p>Mendapatkan tawaran itu, Roehan pun tidak langsung menjawab. Hanya saja, diungkapkan bahwa dirinya membuka cabang di wilayah Kecamatan Plosoklaten.</p>



<p>&#8220;Sementara karena di sini itu banyak, saya buka cabang di Plosoklaten. Besok di sini hanya perawatan awal, kalau sudah baik, maka akan dibawa ke sana (Plosoklaten),&#8221; terang Roehan.</p>



<p>Mendapat jawaban itu, Mas Dhito pun paham dan kembali mengucapkan terima kasih. &#8220;Matur nuwun nggih pak,&#8221; ucap Mas Dhito mendengar penjelasan Roehan.</p>



<p>Mas Dhito berpesan, bilamana nantinya sewaktu-waktu membutuhkan bantuan, Roehan diminta untuk menyampaikan ke Pemerintah Kabupaten Kediri, untuk segera ditindaklanjuti. Sebelum berpamitan, didampingi Roehan, bupati muda itu pun melihat lebih dekat warga ODGJ yang dirawat di sana.</p>



<p>&#8220;Saya terima kasih banyak nggih, Pak,&#8221; ujar bupati muda itu sebelum akhirnya meninggalkan lokasi.&nbsp;<strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191617</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bentuk Kepekaan Sosial dan Jiwa Gotong Royong, Wabup Lumajang Buka Jumpa Bakti Gembira</title>
		<link>https://memontum.com/bentuk-kepekaan-sosial-dan-jiwa-gotong-royong-wabup-lumajang-buka-jumpa-bakti-gembira</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jun 2023 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bakti]]></category>
		<category><![CDATA[bentuk]]></category>
		<category><![CDATA[buka]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[gembira]]></category>
		<category><![CDATA[gotong]]></category>
		<category><![CDATA[jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[jumpa]]></category>
		<category><![CDATA[kepekaan]]></category>
		<category><![CDATA[royong,]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[wabup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191218</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, membuka secara resmi kegiatan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja V PMI Kabupaten Lumajang, Sabtu (17/06/2023) tadi. Kegiatan yang digelar di Wisata Tambuh Raya Idaman, Desa Condro, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, diikuti oleh ratusan peserta dari 15 peserta SMA/sederajat dan 13 peserta Quick a SMP/ sederajat. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com">Memontum </a>Lumajang</strong> &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, membuka secara resmi kegiatan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja V PMI Kabupaten Lumajang, Sabtu (17/06/2023) tadi.</p>



<p>Kegiatan yang digelar di Wisata Tambuh Raya Idaman, Desa Condro, Kecamatan Pasirian, Kabupaten <a href="https://lumajang.memontum.com">Lumajang</a>, diikuti oleh ratusan peserta dari 15 peserta SMA/sederajat dan 13 peserta Quick a SMP/ sederajat.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bunda Indah-sapaan Wabup Lumajang, menyampaikan bahwa kegiatan Jumbara merupakan salah satu kegiatan yang bisa melindungi anak dari pengaruh Narkoba. Itu dikarenakan, banyak sekali pendidikan karakter yang diberikan dalam Jumbara.</p>



<p>&#8220;Kalian adalah anak-anaknya Bunda yang sehat, anak-anak yang ikut PMR (Palang Merah Remaja, red) dan tidak akan terkena Narkoba,&#8221; kata Bunda Indah.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Selain itu, tambahnya, dalam kegiatan ini juga diajarkan untuk kepekaan sosial dan gotong royong membantu sesama.</p>



<p>&#8220;Jadi, kegiatan ini juga mengajarkan jiwa kepemimpinan, gotong royong dan jiwa sosial yang tinggi. Maka, nantinya kalau ada lomba tentang hal tersebut, maka akan terlihat siapa yang terampil,&#8221; terangnya.</p>



<p>Bunda Indah juga berpesan, agar anak-anak yang terlibat dalam kegiatan Jumbara, bisa mengikuti kegiatan dengan seksama dan memberikan usaha maksimal.</p>



<p>&#8220;PMR mengajarkan hal-hal yang positif. PMR mengajarkan anak-anak menjadi pemimpin bangsa yang hebat. Terus belajar, terus memberikan usaha yang terbaik,&#8221; paparnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191218</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
