<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Jl Muharto &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jl-muharto/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 Jan 2019 14:06:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Jl Muharto &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bocah Muharto Dibacok Orang Tak Dikenal</title>
		<link>https://memontum.com/bocah-muharto-dibacok-orang-tak-dikenal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jan 2019 14:06:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Jl Muharto]]></category>
		<category><![CDATA[Pembacokan]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/74521-bocah-muharto-dibacok-orang-tak-dikenal</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang anak dibawah umur, LH (17) warga Jl Muharto Gang VII, Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, Minggu (20/1/2019) sore, melapor ke Polres Malang Kota. Dia melapor telah menjadi korban penganiayaan saat berada di perempatan Jl Muharto Gang VII, pada Sabtu (19/1/2019) pukul 16.00. Bahkan akibat dari kejadian itu, LH mengalami luka [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang anak dibawah umur, LH (17) warga Jl Muharto Gang VII, Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, Minggu (20/1/2019) sore, melapor ke Polres Malang Kota. Dia melapor telah menjadi korban penganiayaan saat berada di perempatan Jl Muharto Gang VII, pada Sabtu (19/1/2019) pukul 16.00.</p>
<p>Bahkan akibat dari kejadian itu, LH mengalami luka bacok pada bahu kirinya akibat disabet pisau oleh pelaku tak dikenal. Hingga Senin (21/1/2019) sore, kasus ini masih dalam penyelidikan petugas Polres Malang Kota.</p>
<p>Informasi Memontum menyebutkan bahwa sore itu korban mengendarai motor miliknya. Saat berada di perempatan Jl Muharto Gang VII, dia terlibat percekcokan dengan pelaku yang sama-sama mengendarai motor.</p>
<p>Akibat dari percekcokan di jalan raya itu, pelaku mengeluarkan sebilah pisau dari balik bajunya. Dia segera saja menyerang korban dari arah belakang. Kejadiannya cukup cepat, korban yang saat itu tidak siap mengalami luka bacok pada bahu kirinya.</p>
<p>Kejadian itu cukup mengundang perhatian pengguna jalan lainnya hingga pelaku memilih kabur. Karena mengalami luka bacok, korban kemudian menghubungi ibunya. Usai kejadian, pihak keluarga segera datang dan membawa korban ke rumah sakit terdekat. Korban sendiri baru bisa melapor pada Minggu sore setelah tubuhnya membaik.</p>
<p>Kasubag Humas Polres Malang Kota Ipda Marhaini saat dikonfirmasi Memontum, membenarkan adanya laporan itu. &#8221; Korban sudah melapor. Saat ini masih dalam penyelidikan petugas,&#8221; ujar Ipda Marhaeni. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">74521</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lupa Matikan Tungku Kayu Bakar, Tiga Rumah Hangus</title>
		<link>https://memontum.com/lupa-matikan-tungku-kayu-bakar-tiga-rumah-hangus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Sep 2018 15:09:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Jl Muharto]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[PMK Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[polsekta blimbing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/54323-lupa-matikan-tungku-kayu-bakar-tiga-rumah-hangus</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kebakaran hebat terjadi di Jl Muharto, Gang X, RT 02/RW 08, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Senin (3/9/2018) sekitar pukul 10.30. Rumah No 29 yang tersekat menjadi 3 bilik rumah kecil tersebut hangus menyisakan puing-puing hingga diperkirakan kerugian mencapai Rp 150 juta. Informasi Memontum menyebutkan bahwa rumah No 29 tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kebakaran hebat terjadi  di Jl Muharto, Gang X, RT 02/RW 08, Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Senin (3/9/2018) sekitar pukul 10.30.  Rumah No 29 yang tersekat menjadi 3 bilik rumah kecil tersebut hangus menyisakan puing-puing hingga diperkirakan kerugian mencapai Rp 150 juta. </p>
<p>Informasi Memontum menyebutkan bahwa rumah No 29 tersebut disekat menjadi bilik rumah kecil yang dihuni keluarga Samsuri (45), keluarga Sugianto (38) dan keluarga Ngaderi (55). Sebelum kejadian, kondisi lokasi hanya ada Juwariyah, istri Ngaderi. Sedangkan para penghuni lainnya sedang sibuk kerja. </p>
<div id="attachment_19113" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-19113" decoding="async" src="https://i0.wp.com/hukrim.memontum.com/wp-content/uploads/sites/2/2018/09/IMG-20180903-WA0133-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Kondisi rumah yang terbakar (gie)" width="650" height="333" class="size-full wp-image-19113" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-19113" class="wp-caption-text"><em><strong>Kondisi rumah yang terbakar (gie)</strong></em></p></div>
<p>Informasi yang diperoleh bahwa Juwariyah sebelumnya memasak menggunakan kayu bakar. Saat itu oleh Juwariyah kemudian pergi untuk mengantar makanan di SDN 3 Kota Lama. Diduga api berasal dari kayu bakar hingga membakar sisi rumah.</p>
<p>Kejadian itu diketahui pertama.kali Oleh Gita, anak Syamsuri. Gita yang saat itu sedang menonton TV melihat kepulan asap dari rumah Juwariyah. Karena rumah tersebut hanya terpaut sekatan, maka api dengan cepat merambat 3 rumah kecil tersebut. Gita segera berlari keluar rumah meminta pertolongan warga. </p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/hukrim.memontum.com/wp-content/uploads/sites/2/2018/09/IMG-20180903-WA0135-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="333" class="aligncenter size-full wp-image-19114" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Warga semula bergotong royong dengan cara memadamkan api dengan air seadanya. Namun api tetap membesar hingg kejadian itu dilaporkan ke Polsekta Blimbing dan PMK Kota Malang. Sebanyak 4 unit PMK Kota Malang tiba di lokasi melakukan pemadaman. Api berhasil dioadamkan sebelum merembet ke rumah warga lainnya. </p>
<p>&#8221; Semua terbakar. Baju akte dan lain lain tidak sempat diamankan, karena api sudah membesar,&#8221; ujar Syamsuri. </p>
<p>Kapolsekta Blimbing Kompol Slamet Riyadi saat di konfirmasi Memontum mengatakan bahwa kebakaran diduga akibat kayu bakar yangbdigunakan untuk memasak. </p>
<p>&#8221; Patut diduga kebakaran tersebut dari kayu bakar yang digunakan korban untuk memasak. Sebab saat memasak korban pergi untuk mengantar makanan ke SDN 3 Kota Lama,&#8221; ujar Kompol Slamet. <strong>(gie/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">54323</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
