<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>jual &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jual/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 22 Jul 2023 15:10:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>jual &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Polres Jombang Tangkap Dua Pengedar Pil Setan antar Wilayah, Jutaan BB Siap Jual Disita</title>
		<link>https://memontum.com/polres-jombang-tangkap-dua-pengedar-pil-setan-antar-wilayah-jutaan-bb-siap-jual-disita</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jul 2023 13:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[antar]]></category>
		<category><![CDATA[disita]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[jual]]></category>
		<category><![CDATA[jutaan]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pengedar]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[setan]]></category>
		<category><![CDATA[siap]]></category>
		<category><![CDATA[Tangkap]]></category>
		<category><![CDATA[wilayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193981</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Satresnarkoba Polres Jombang, berhasil menangkap dua orang pemuda yang diduga sebagai pengedar pil setan alias pil koplo dari berbagai merk. Selain menangkap dua tersangka, petugas juga menyita sekitar 1,3 juta butir siap jual. Kedua tersangka itu, yakni MR (29) warga Jombang dan NA (23) asal Jakarta. Sementara dari dua pelaku antar wilayah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Jombang</strong> &#8211; Satresnarkoba Polres Jombang, berhasil menangkap dua orang pemuda yang diduga sebagai pengedar pil setan alias pil koplo dari berbagai merk. Selain menangkap dua tersangka, petugas juga menyita sekitar 1,3 juta butir siap jual.</p>



<p>Kedua tersangka itu, yakni MR (29) warga Jombang dan NA (23) asal Jakarta. Sementara dari dua pelaku antar wilayah ini, pil yang diamankan terbagi dalam tiga jenis. Yakni Pil Dobel L, Pil Dobel Y dan narkotika Pil Carnophen.</p>



<p>“Barang bukti Pil dobel L (LL) sebanyak 1.028.000 butir, Pil Dobel Y (YY) 248.000 butir dan Carnophen 28.116 butir jumlah 1.304.116 butir,” kata Wakapolres Jombang, Kompol Hari Kurniawan, dalam rilisnya, Jumat (21/07/2023) tadi.</p>



<p>Kompol Hari mengurai, awalnya petugas Satresnarkoba Polres Jombang, berhasil menangkap MR di Jombang pada 25 Juni 2023. Dalam penangkapan, disita barang bukti 102 botol atau sekitar 120.000 butir pil dobel L.</p>



<p>“Selanjutnya dilakukan pengembangan dan diketahui pengiriman obat berbahaya itu dari seseorang, yakni NA yang berada di Cipinang, Jakarta Timur,” tambah Kompol Hari, saat didampingi Kasatresnarkoba AKP Komar Sasmito.</p>



<p>Petugas Satresnarkoba kemudian mencari keberadaan NA, yang diduga sebagai bandar. Pencarian NA membuahkan hasil dan setelah identitasnya diketahui, polisi langsung membekuknya di Jakarta.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Tersangka NA berhasil ditangkap anggota di rumahnya di kawasan Kelurahan Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur,” ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Kompol Hari mengungkapkan, bahwa sampai sejauh ini pengakuan kedua tersangka sudah dua kali melakukan transaksi dalam jumlah besar. Namun, pengakuan tersebut masih terus didalami dan dikembangkan.</p>



<p>Penyidik Satresnarkoba juga masih terus memburu bandar besar yang menyuplai narkoba kepada NA. Bandar besar di atasnya, itu diketahui berinisial IP.</p>



<p>“Yang menyuplai NA masih dicari, yakni IP sekarang ditetapkan DPO (Daftar Pencarian Orang),” ujarnya.</p>



<p>Kedua tersangka, ujarnya, ditahan dan dijerat Pasal 196 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan serta pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.</p>



<p>Kapolres Jombang, AKBP Eko Bagus Riyadi, secara terpisah menegaskan pihaknya berkomitmen tidak memberi ruang terhadap para pengedar Narkoba di Kota Santri ini. Sebab, Narkoba dapat merusak generasi bangsa yang harus diperangi.</p>



<p>“Pemberantasan peredaran Narkoba merupakan komitmen dari Polres Jombang. Kami berharap masyarakat juga turut aktif menginformasikan jika mengetahui adanya peredaran Narkoba di lingkungan sekitarnya,” papar AKBP Eko Bagus. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193981</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rangkul Katar Kurungrejo Nganjuk, Kemenkominfo Gelar Diskusi Literasi Waspada dalam Jual Beli Online</title>
		<link>https://memontum.com/rangkul-katar-kurungrejo-nganjuk-kemenkominfo-gelar-diskusi-literasi-waspada-dalam-jual-beli-online</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Jul 2023 04:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nganjuk]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[beli]]></category>
		<category><![CDATA[dalam]]></category>
		<category><![CDATA[diskusi]]></category>
		<category><![CDATA[gelar]]></category>
		<category><![CDATA[jual]]></category>
		<category><![CDATA[katar]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kurungrejo]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[online]]></category>
		<category><![CDATA[rangkul]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193272</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Nganjuk &#8211; Era digital memberi kemudahan masyarakat bertransaksi, termasuk dalam jual beli online. Karena dengan menggunakan laptop atau gawai di tangan, pengguna digital bisa langsung bertransaksi barang yang dibutuhkan. Namun, hati-hati, karena saat ini banyak oknum tidak bertanggung jawab telah memanfaatkan internet untuk melakukan penipuan dalam jual beli secara online. Untuk memberikan bekal pemahaman, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Nganjuk</strong> &#8211; Era digital memberi kemudahan masyarakat bertransaksi, termasuk dalam jual beli online. Karena dengan menggunakan laptop atau gawai di tangan, pengguna digital bisa langsung bertransaksi barang yang dibutuhkan. Namun, hati-hati, karena saat ini banyak oknum tidak bertanggung jawab telah memanfaatkan internet untuk melakukan penipuan dalam jual beli secara online.</p>



<p>Untuk memberikan bekal pemahaman, serta agar tidak menjadi korban penipuan saat bertransaksi secara online, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan karang taruna (Katar) desa setempat, akan menggelar diskusi literasi digital di Desa Kurungrejo, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (15/07/2023) besok sekitar pukul 18.30 WIB.</p>



<p>Diskusi luring (offline) bertajuk &#8216;Hati-hati dalam Jual Beli Online&#8217; itu akan menghadirkan tiga nara sumber. Yaitu, dosen sekaligus digital enthusiast, M Adhi Prasnowo, entrepreneur, Wina Aulia Putri Kinanti, pengurus Relawan TIK Tulungagung, Ary Sunaryo dan Mohammad Noviyanto selaku moderator.</p>



<p>”Diskusi literasi digital masuk desa ini digelar gratis. Bisa diikuti dengan cara mengisi link registrasi peserta di https://s.id/DaftarNganjuk1507. Peserta akan mendapat e-sertifikat, juga hadiah e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilisnya, Jumat (14/07/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Terkait tema diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, agar tidak menjadi korban penipuan online saat bertransaksi, pengguna digital perlu waspada dan berhati-hati. Ada beberapa cara menghindari penipuan online, apabila hendak menggunakan layanan jual beli di toko online.</p>



<p>”Yakni: perhatikan harga, pastikan foto barang yang dibeli adalah asli, sebaiknya cash on delivery (COD), manfaatkan jasa pihak ketiga, dan menyimpan nomor resi,” rinci Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Dengan memperhatikan harga barang yang dijual, lanjut Kemenkominfo, kita akan terhindar dari penipuan. Selain itu, sebaiknya juga jangan mudah tergiur dengan harga murah yang dibanderol oleh pembeli. ”Selalu waspada apabila harga yang ditawarkan terlampau murah dibanding harga pada umumnya. Bisa jadi itu termasuk modus penipuan,” tegasnya.</p>



<p>Trik lain yang banyak dilakukan oleh penjual, ialah ketidaksesuaian antara foto yang dipajang dengan barang yang dikirim. Untuk itu, sebelum terjadi kesepakatan dengan penjual, sebaiknya minta dikirim foto terbaru dari barang yang akan dibeli.</p>



<p>”Agar lebih meyakinkan, mintalah foto lebih dari satu untuk memastikan bahwa barang tersebut benar-benar ada di tangan penjual tersebut,” imbuh Kemenkominfo.</p>



<p>Kemenkominfo menambahkan, penggunaan jasa pihak ketiga sangat direkomendasikan apabila tidak memungkinkan terjadinya COD. Jasa pihak ketiga ini merupakan jasa rekening bersama atau biasa disebut ’rekber’. Rekber digunakan oleh penjual dan pembeli untuk menghindari terjadinya penipuan.</p>



<p>Diskusi literasi digital pada lingkup komunitas, untuk diketahui, merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id.<strong> (hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193272</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pegiat Lingkungan Manfaatkan Popok Bayi Bekas Jadi Barang Nilai Jual</title>
		<link>https://memontum.com/pegiat-lingkungan-manfaatkan-popok-bayi-bekas-jadi-barang-nilai-jual</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jun 2023 09:52:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[barang]]></category>
		<category><![CDATA[bayi]]></category>
		<category><![CDATA[bekas]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[jual]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[manfaatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[nilai]]></category>
		<category><![CDATA[pegiat]]></category>
		<category><![CDATA[popok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191339</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pengolahan sampah plastik dari popok bayi bekas, dimanfaatkan oleh salah satu pegiat lingkungan menjadi barang yang bernilai jual. Hal itu dilakukan, karena solusi dari daur ulang sampah dianggap menjadi pilihan terbaik, dibanding harus membakar dan menimbun. Salah satu kader lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Yunita Lestari Ningsih, menjelaskan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pengolahan sampah plastik dari popok bayi bekas, dimanfaatkan oleh salah satu pegiat lingkungan menjadi barang yang bernilai jual. Hal itu dilakukan, karena solusi dari daur ulang sampah dianggap menjadi pilihan terbaik, dibanding harus membakar dan menimbun.</p>



<p>Salah satu kader lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Yunita Lestari Ningsih, menjelaskan jika membakar satu kilogram popok bayi bekas, itu sama saja dengan membakar 200 kilogram sampah rumah tangga. Sehingga, upaya daur ulang tersebut terus dilakukan.&nbsp;</p>



<p>“Selain menghemat energi yang dibutuhkan untuk pembakaran, daur ulang ini juga menghindari produksi gas dioksin. Dimana, kalau ditimbun tentu akan merusak mutu baku air, dan berbahaya. Jadi solusi yang terbaik adalah mendaur ulang,” jelas Yunita, saat dikonfirmasi ketika mengikuti pameran Lingkungan Hidup, di Gedung Malang Creative Center, Senin (19/06/2023) tadi.</p>



<p>Daur ulang sampah yang telah dilakukan tersebut, mampu mendaur ulang 100 persen dari popok bayi bekas tersebut. Mulai dari isi (gel) hingga bungkusnya. Untuk mendapatkan popok bayi bekas, pihaknya bekerjasama dengan rumah diapers di Kecamatan Lowokwaru dan Kecamatan Blimbing.</p>



<p>“Hasil dari daur ulang popok bekas bayi itu macam-macam, dan tentu menghasilkan produk yang bisa digunakan kembali. Beberapa produknya itu ada tas, dompet, name tag, dompet STNK, dan sandal yang talinya itu kita manfaatkan dari popok bekas itu,” tuturnya.</p>



<p>Baca juga:</p>





<p>Kemudian, Yunita juga menceritakan, jika ide tersebut muncul ketika dirinya melahirkan sang anak di tahun 2018 dan merasa tidak nyaman ketika harus membuang popok bayi tersebut di sungai. Sehingga, kembali dibawa pulang dan dicuci.</p>



<p>“Saat itu kan anak saya juga pakai popok, terus mau buang ke sungai ternyata di sungai juga banyak sampah popok bekas itu, akhirnya saya bawa pulang, kemudian saya cuci,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, menurutnya hingga tujuh tahun terakhir ini masih belum ada yang mampu membuat mesin pencuci popok bayi yang memisahkan antara gel dan bungkus popok. Padahal, prinsipnya itu hanya seperti mesin pencuci piring.</p>



<p>“Harapannya nanti bisa terbentuk sistem yang lebih baik, dan jika sudah terbentuk nanti bisa bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan lain,” katanya.</p>



<p>Selain itu, menurutnya daur ulang popok bekas juga dapat menghadirkan manfaat dari sisi ekonomi. Pasalnya, dengan menabung popok bekas di Bank Popok, masyarakat bisa menghasilkan sejumlah uang yang signifikan dalam satu tahun.</p>



<p>“Ketika ibu-ibu itu mencuci dan di tabung, satu tahunnya bisa sampai Rp 1.250.000 dan itu melebihi kalau kita jadi nasabah bank sampah, karena biasanya batas maksimal hanya Rp 80.000. Kalau Bank Popok satu juta lebih,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191339</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
