<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>jualan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jualan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Sep 2024 09:57:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>jualan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bersiap Jualan, Puluhan Pedagang Pasar Comboran Mulai Lakukan Pembersihan Tempat Relokasi</title>
		<link>https://memontum.com/bersiap-jualan-puluhan-pedagang-pasar-comboran-mulai-lakukan-pembersihan-tempat-relokasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Sep 2024 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersiap]]></category>
		<category><![CDATA[comboran]]></category>
		<category><![CDATA[jualan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[pembersihan]]></category>
		<category><![CDATA[puluhan]]></category>
		<category><![CDATA[relokasi]]></category>
		<category><![CDATA[tempat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214710</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Puluhan pedagang Pasar Comboran Baru Barat sekarang tengah bersiap jualan dengan menempati areal relokasi yang sudah disiapkan. Adapun aktifitas yang dilakukan, yakni dengan membersihkan sejumlah areal di Lantai II atau lokasi yang akan dimanfaatkan sebagai lokasi sementara. Ketua Paguyuban Pasar Comboran Baru Barat, Samidi, menyampaikan bahwa pembersihan itu dilakukan karena saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Puluhan pedagang Pasar Comboran Baru Barat sekarang tengah bersiap jualan dengan menempati areal relokasi yang sudah disiapkan. Adapun aktifitas yang dilakukan, yakni dengan membersihkan sejumlah areal di Lantai II atau lokasi yang akan dimanfaatkan sebagai lokasi sementara.</p>



<p>Ketua Paguyuban Pasar Comboran Baru Barat, Samidi, menyampaikan bahwa pembersihan itu dilakukan karena saat ini fasilitas penerangan di tempat relokasi Lantai II sudah tersedia. &#8220;Mulai kemarin sore penerangan sudah dibetulkan oleh PLN. Terima kasih pada Pemerintah Kota Malang, terutama dari Diskopindag karena betul-betul memperhatikan pedagang untuk relokasi ini,&#8221; kata Samidi, Sabtu (28/09/2024) tadi.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya jika sekitar 73 pedagang perhari ini, wajib melakukan bersih-bersih dan memindah barang-barang yang akan dipergunakan untuk berjualan. Sehingga, diharapkan ke depan tidak ada lagi pedagang yang berjualan di halaman depan pasar.</p>



<p>“Karena fasilitas ini sudah terpenuhi, maka pedagang bisa berjualan di dalam. Tetapi memang kondisi atap yang masih bolong ini perlu ada penanganan segera agar tidak terjadi banjir di dalam pasar,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, salah satu pedagang Pasar Comboran, Hamzah, merasa bersyukur dengan tempat relokasi yang telah didapatkan saat ini. Walaupun dirinya masih belum mengetahui barang apa yang nantinya akan dijual.</p>



<p>“Alhamdulillah sudah dapat nomor undian 23, atau dekat dengan tangga keluar masuk. Meskipun kiosnya kecil, tapi tetap bersyukur masih bisa berjualan di sini karena saya sudah lama di sini, sejak 2005,” kata Hamzah.</p>



<p>Dirinya menambahkannya, bahwa sebelum musibah kebakaran terjadi, dirinya memiliki lima kios untuk berjualan pakaian bekas. Namun, semua menjadi abu dan tidak tersisa apapun. Sehingga, kini dirinya hanya bisa berdoa, agar Pemkot Malang juga bisa memberikan bantuan permodalan.</p>



<p>“Harapannya pemerintah terus memperhatikan korban kebakaran. Setelah diberikan tempat relokasi, harapannya ada bantuan permodalan. Untuk hari ini saya bersih-bersih kios, rencananya mau beli gembok dan triplek. Kalau ada rezeki mau kulak baju-baju yang bisa dijual,” imbuh Hamzah. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214710</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Momen Hari Ibu, Penjual Rujak Terima Gerobak Jualan dari Pemkot Malang</title>
		<link>https://memontum.com/momen-hari-ibu-penjual-rujak-terima-gerobak-jualan-dari-pemkot-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Dec 2023 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gerobak]]></category>
		<category><![CDATA[jualan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[penjual]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203650</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Peringatan Hari Ibu tahun ini menjadi salah satu momen spesial bagi salah satu penjual rujak di Kota Malang, Sujiati. Sebab, pihaknya mendapatkan bantuan gerobak jualan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jumat (22/12/2023) tadi. Tentunya dengan perasaan senang dan bersyukur menyelimuti Sujiati. Dirinya menyampaikan, jika sebelumnya dirinya berjualan dengan menggunakan meja atau [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Peringatan Hari Ibu tahun ini menjadi salah satu momen spesial bagi salah satu penjual rujak di Kota Malang, Sujiati. Sebab, pihaknya mendapatkan bantuan gerobak jualan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jumat (22/12/2023) tadi.</p>



<p>Tentunya dengan perasaan senang dan bersyukur menyelimuti Sujiati. Dirinya menyampaikan, jika sebelumnya dirinya berjualan dengan menggunakan meja atau tanpa gerobak. Sementara usahanya itu, pun telah berjalan selama bertahun-tahun.</p>



<p>“Alhamdulillah, senang sekali mendapatkan gerobak ini. Saat jualan biasanya pakai meja saja,” ucap Sutiaji.</p>



<p>Pihaknya berharap, ke depan nantinya Pemkot Malang juga bisa memberikan bantuan berupa uang. Di mana, itu akan dipergunakan untuk tambahan modal berjualan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Semoga ke depan nanti, Pemkot Malang juga bisa memberikan bantuan uang untuk tambah modal selain gerobak. Meskipun, gerobak ini juga bagus ya. Alhamdulillah,” ucap perempuan yang tiap hari berjualan di Jalan Bareng Raya, Kecamatan Klojen.</p>



<p>Sementara itu, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa bantuan tersebut dari Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur dan Baznas Kota Malang. Di mana peran Baznas sendiri, yaitu mengumpulkan dana sadaqah dan infaq dari para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan dari masyarakat yang mampu.</p>



<p>“Yang mana sebagian dari hasil itu akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kita adakan di sini, supaya bisa dilihat oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) bahwa selama ini sadaqah dan infaq yang telah disalurkan ke Baznas itu jelas distribusi bantuannya dan tepat sasaran,” jelas Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Tentunya melalui pemberian bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan tersebut, papar Pj Wali Kota, juga menjadi komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain pemberian bantuan gerobak, juga diberikan bantuan untuk bedah rumah, bantuan pengobatan, hingga bantuan kepada difabel. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203650</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasar Muneng Probolinggo Terbakar, Delapan Tempat Jualan Pedagang Ludes</title>
		<link>https://memontum.com/pasar-muneng-probolinggo-terbakar-delapan-tempat-jualan-pedagang-ludes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Nov 2023 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[delapan]]></category>
		<category><![CDATA[jualan]]></category>
		<category><![CDATA[muneng]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[tempat]]></category>
		<category><![CDATA[Terbakar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201946</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Pasar Muneng, Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, terbakar Selasa (21/11/2023) tadi. Akibat kebakaran tersebut, sebanyak delapan tempat jualan atau bedak ludes terbakar. Informasi Memontum.com, bahwa api pertama kali terlihat di area tumpukan sampah, yang diduga merembet ke tumpukan kardus di Pasar Muneng. &#8220;Kemungkinan ada orang yang membuang puntung rokok di tempat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Pasar Muneng, Desa Muneng, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, terbakar Selasa (21/11/2023) tadi. Akibat kebakaran tersebut, sebanyak delapan tempat jualan atau bedak ludes terbakar.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa api pertama kali terlihat di area tumpukan sampah, yang diduga merembet ke tumpukan kardus di Pasar Muneng. &#8220;Kemungkinan ada orang yang membuang puntung rokok di tempat sampah yang berdekatan dengan tumpukan kardus,&#8221; ujar salah satu warga setempat, Agung.</p>



<p>Dari lokasi awal, diduga api dengan cepat membesar dan membakar bedak dan isinya. Kejadian itu, pun membuat panik warga setempat hingga mencoba memadamkan dengan air seadanya. Namun, api tetap saja membesar hingga kejadian ini segera dilaporkan ke Unit Damkar Kabupaten Probolinggo.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Tidak berselang lama, petugas Damkar menuju lokasi. Mereka menerjunkan sebanyak 6 personel dan satu unit mobil pemadam berkapasitas 3.500 liter air.</p>



<p>Setelah sekitar 2 jam proses pemadaman, api akhirnya berhasil dipadamkan. &#8220;Ada sekitar delapan bedak (tempat jualan pedagang di pasar) yang terbakar. Api cepat menjalar karena bahan bangunan berupa bambu yang mudah terbakar. Kami membutuhkan sekitar 2 jam untuk memadamkan api,&#8221; terang salah seorang petugas Damkar.</p>



<p>Dalam peristiwa ini, tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. &#8220;Alhamdulillah tidak ada korban jiwa akibat kebakaran Pasar Muneng. Hanya saja kerugian materil yang ditaksir puluhan juta,&#8221; tambahnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201946</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
