<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>jujugan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jujugan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 29 Nov 2025 17:19:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>jujugan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jelang Nataru, Disporapar Kota Malang Siapkan Kampung Tematik Jadi Jujugan Wisatawan</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-nataru-disporapar-kota-malang-siapkan-kampung-tematik-jadi-jujugan-wisatawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Nov 2025 05:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Disporapar]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[jujugan]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[tematik]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228221</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) Pemkot Malang, Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, menyiapkan sejumlah destinasi wisata jujugan. Salah satunya, yakni kampung-kampung tematik yang masih menjadi primadona wisatawan. Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, mengatakan bahwa sebagian besar destinasi wisata di Kota Malang dikelola [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) Pemkot Malang, Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, menyiapkan sejumlah destinasi wisata jujugan. Salah satunya, yakni kampung-kampung tematik yang masih menjadi primadona wisatawan.</p>



<p>Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, mengatakan bahwa sebagian besar destinasi wisata di Kota Malang dikelola masyarakat dan swasta. Meski begitu, kampung tematik tetap menjadi favorit wisatawan domestik maupun mancanegara.</p>



<p>&#8220;Destinasi unggulan yang selalu jadi tujuan wisatawan antara lain koridor Kayutangan, kampung-kampung tematik seperti Kampung Warna-warni dan Kampung Tridi. Sementara yang dikelola swasta, ada Hawaii Waterpark, Transmart dan lainnya,” ujar Baihaqi, Sabtu (29/11/2025) tadi.</p>



<p>Untuk memastikan layanan wisata tetap optimal, Disporapar Kota Malang terus melakukan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata. Termasuk, pembinaan rutin kepada para Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di masing-masing kampung tematik.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Sementara untuk infrastruktur dilakukan kolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain sesuai tupoksinya. Infrastruktur jalan yang semakin baik, lingkungan yang tertata oleh DLH hingga pengaturan lalu lintas oleh Dishub, semuanya mendukung kenyamanan wisatawan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Hingga akhir November, capaian kunjungan wisata Kota Malang telah mencapai 80 persen dari target. Baihaqi menyebut, peningkatan kunjungan biasanya mulai terlihat pertengahan Desember seiring libur akhir tahun.</p>



<p>&#8220;Kenaikan kunjungan ditandai dari hunian hotel. Selain wisatawan umum, banyak kegiatan MICE dari provinsi maupun kementerian yang digelar di Kota Malang. Mereka juga sekaligus menikmati destinasi di sini,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Baihaqi juga menegaskan, bahwa Disporapar Kota Malang rutin menggelar pertemuan bulanan dengan PHRI. Hal itu dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan di sektor pariwisata.</p>



<p>&#8220;Pokdarwis selalu kami libatkan untuk pembinaan. Fokusnya pada peningkatan layanan, keselamatan dan kenyamanan sehingga wisatawan membawa kenangan indah saat berkunjung ke Kota Malang,&#8221; imbuh Baihaqi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228221</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jadi Jujugan Ratusan Riders Berbagai Kota, Bupati Jember Kenalkan Kopi dan Cerutu</title>
		<link>https://memontum.com/jadi-jujugan-ratusan-riders-berbagai-kota-bupati-jember-kenalkan-kopi-dan-cerutu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Aug 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berbagai]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[cerutu]]></category>
		<category><![CDATA[jujugan]]></category>
		<category><![CDATA[kenalkan]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[riders]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224813</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Salah satu komunitas penghobi touring rider atau pengendara motor, memilih Kabupaten Jember menjadi tuan rumah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 Royal Riders Indonesia (RoRI). Gelaran yang berlangsung di GOR PKPSO Jember itu, dijadwalkan akan berlangsung selama dua hari, yaitu 9 hingga 10 Agustus 2025. Dalam pelaksanaan itu, sedikitnya sekitar 500 riders [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Salah satu komunitas penghobi touring rider atau pengendara motor, memilih Kabupaten Jember menjadi tuan rumah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 Royal Riders Indonesia (RoRI). Gelaran yang berlangsung di GOR PKPSO Jember itu, dijadwalkan akan berlangsung selama dua hari, yaitu 9 hingga 10 Agustus 2025.</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, sedikitnya sekitar 500 riders dari berbagai daerah di Indonesia, hadir untuk meramaikan acara. Gelaran yang mengusung semangat &#8216;Brotherhood, Adventure, Unity&#8217;, juga dihadiri Bupati Jember, Muhammad Fawait dan Bupati Lamandau, Kalimantan Tengah, Rizky Aditya Putra.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Fawait menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Jember sebagai lokasi perayaan. “Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Jember mengucapkan terima kasih kepada RoRI dan RE Community yang telah berkenan mengadakan HUT ke-9 di Jember. Ini sebuah kebanggaan bagi kami, yang menerima ratusan bikers dari seluruh Indonesia. Kehadiran para riders, menunjukkan bahwa Jember semakin dikenal kembali sebagai destinasi wisata di ujung timur Pulau Jawa. Ke depan, Jember akan selalu terbuka untuk komunitas-komunitas dari seluruh Indonesia,” kata Bupati Fawait, Sabtu (09/08/2025) tadi.</p>



<p>Dalam momen yang sama itu, Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, juga memperkenalkan kekayaan khas Jember, kepada sejumlah riders. Diantaranya, seperti kopi dan cerutu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Jember adalah surga kopi dan penghasil cerutu terbesar di Indonesia. Kopi tanpa cerutu, rasanya hambar. Jadi kalau mau merasakan keduanya, datanglah ke Jember,” terang Gus Fawait.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, juga menyatakan keinginannya untuk menjadi bagian dari RoRI. &#8220;Saya mau bergabung dengan RoRI dan mungkin tahun depan, kita bisa gelar acara di Lamandau. Kabupaten kami ada di Kalimantan Tengah bagian barat dan saya siap menyiapkan tempat untuk penyelenggaraan. Kami akan fokus mengembangkan pariwisata dan agribisnis, serta berharap ada kerjasama yang baik dengan Jember,” kata Bupati Rizky.</p>



<p>Presiden Royal Riders Indonesia, Harry Prasetyo, mengungkapkan bahwa komunitasnya juga mendapat kehormatan tampil dalam Jember Fashion Carnival (JFC) 2025. “Kami diberi kesempatan oleh JFC untuk tampil di Grand Carnival, pada slot pertama. Besok pagi, antara 300 sampai 400 riders akan ikut memeriahkan karnaval di hari terakhir JFC,” jelas Harry.</p>



<p>Pelaksanaan kegiatan ini, tidak hanya menjadi ajang silaturahmi bagi para riders, tetapi juga sarana promosi pariwisata dan budaya Kabupaten Jember. Kolaborasi komunitas otomotif dengan agenda besar seperti JFC, diharapkan dapat membawa dampak positif bagi ekonomi lokal dan memperluas jejaring antar daerah.</p>



<p>Kehadiran para kepala daerah ini, tentunya menjadi bentuk dukungan terhadap komunitas otomotif sekaligus ajang mempererat kerjasama antar daerah. <strong>(kom/rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224813</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jadi Jujugan Tengkulak, Aktivitas di SPBU Jalan Lintas Timur Lumajang Dikeluhkan Terjadi Kebakaran</title>
		<link>https://memontum.com/jadi-jujugan-tengkulak-aktivitas-di-spbu-jalan-lintas-timur-lumajang-dikeluhkan-terjadi-kebakaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2025 12:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[dikeluhkan]]></category>
		<category><![CDATA[jujugan]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[lintas]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[tengkulak]]></category>
		<category><![CDATA[terjadi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224562</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Aktifitas SPBU 55.673.18 di Jalan Lintas Timur (JLT) Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, dikeluhkan warga. Itu karena, kawasan lokasi itu menjadi tempat para tengkulak standby untuk membeli BBM bersubsidi. Karenanya, warga khawatir akan rawan terjadi kebakaran. &#8220;Kita khawatir terjadi kebakaran,&#8221; kata Pak Pri, salah seorang warga kepada memontum.com, Jumat (01/08/2025) tadi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Aktifitas SPBU 55.673.18 di Jalan Lintas Timur (JLT) Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, dikeluhkan warga. Itu karena, kawasan lokasi itu menjadi tempat para tengkulak standby untuk membeli BBM bersubsidi. Karenanya, warga khawatir akan rawan terjadi kebakaran.</p>



<p>&#8220;Kita khawatir terjadi kebakaran,&#8221; kata Pak Pri, salah seorang warga kepada memontum.com, Jumat (01/08/2025) tadi.</p>



<p>Banyaknya sepeda motor bertangki modifikasi yang melakukan pembelian berulang yang terdapat lubang pembuangan, sebagai sarana memindahkan BBM dari tangki motor ke jerigen berkapasitas rata-rata 35 liter, membuat warga berharap agar ada penertiban. Itu karena, nampak tengkulak berlalu lalang membeli di waktu siang hari.</p>



<p>&#8220;Mereka (tengkulak, red), bolak balik datang menggunakan motor dan meletakkan beberapa jerigen di tempat yang tidak jauh dari lokasi SPBU. Itu harusnya ditertibkan,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, pihak SPBU 55.673.18 JLT, Dicky S, menampik ketika ditanya media. Dirinya mengaku, tidak mengetahui aktifitas dari para tengkulak tersebut.</p>



<p>&#8220;Saya nggak tahu, pak. Karena dari SPBU tidak mengizinkan. Kecuali orang-orang mengisi, yang tangki motornya besar, kita ngasihnya seratus. Diizinkan ya sehari sekali, pak,&#8221; terangnya.</p>



<p>Dicky tak menutupi kedatangan tengkulak ke SPBU 55.673.18 JLT Lumajang, untuk membeli BBM berulang kali, akan tetapi kata dia memutar. &#8220;Datang awalnya ke shift A, lalu datang lagi ke shift B. Nah, itu kita ndak tahu, pak,&#8221; ungkapnya, sembari mengaku tidak melihat adanya CCTV.</p>



<p>Dicky mengatakan, bakal berkoordinasi dengan pemilik SPBU. &#8220;Ke operator kita tekankan sekali. Selanjutnya, silahkan cari di tempat lain. Sekalipun ada sanksi, nanti ke operator,&#8221; papar Dicky. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224562</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Miliki Destinasi Wisata Lengkap serta Disuport Penuh Pemerintah Daerah, Banyuwangi Jadi Jujugan Wisatawan</title>
		<link>https://memontum.com/miliki-destinasi-wisata-lengkap-serta-disuport-penuh-pemerintah-daerah-banyuwangi-jadi-jujugan-wisatawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 May 2025 08:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[disuport]]></category>
		<category><![CDATA[jujugan]]></category>
		<category><![CDATA[lengkap]]></category>
		<category><![CDATA[miliki]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221974</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Kabupaten Banyuwangi kembali menjadi langganan tujuan liburan saat libur panjang. Lengkapnya destinasi wisata mulai gunung, pantai, hingga fasilitas akomodasi yang memadai, membuat Banyuwangi menjadi terus menjadi jujugan favorit bagi wisatawan. Seperti saat libur panjang Waisak yang berlangsung sejak Sabtu (10/05/2025) hingga Selasa (13/05/2025) lusa, ribuan wisatawan dipastikan terus berdatangan ke Banyuwangi. Berbagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Kabupaten Banyuwangi kembali menjadi langganan tujuan liburan saat libur panjang. Lengkapnya destinasi wisata mulai gunung, pantai, hingga fasilitas akomodasi yang memadai, membuat Banyuwangi menjadi terus menjadi jujugan favorit bagi wisatawan.</p>



<p>Seperti saat libur panjang Waisak yang berlangsung sejak Sabtu (10/05/2025) hingga Selasa (13/05/2025) lusa, ribuan wisatawan dipastikan terus berdatangan ke Banyuwangi.</p>



<p>Berbagai destinasi wisata tersebut, terpantau ramai diserbu ribuan wisatawan. Bahkan, banyak hotel di Banyuwangi full booking hingga empat hari masa liburan.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, libur panjang Waisak menjadi berkah bagi Banyuwangi. Kami monitor sebagian besar destinasi wisata kebanjiran pengunjung,&#8221; kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Minggu (11/05/2025) tadi.</p>



<p>Bupati Ipuk menjelaskan, terdapat peningkatan kunjungan yang signifikan di destinasi-destinasi wisata, baik destinasi unggulan maupun wisata buatan. &#8220;Selain destinasi wisata, kami juga menerima laporan bahwa hotel-hotel juga kebanjiran tamu. Banyak yang full booking. Kami terus meminta para pelaku dan pengelola wisata untuk memberikan pelayanan yang terbaik,&#8221; tambah Bupati Ipuk.</p>



<p>Salah satu destinasi yang kini tengah banyak dibicarakan dan selama liburan panjang ramai dikunjungi wisatawan, adalah Pulau Bedil yang terletak di perairan Pancer, Desa Sumberagung, Kec. Pesanggaran. Destinasi ini menyajikan panorama alam bahari yang menakjubkan dikelilingi beberapa pulau kecil.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Berbagai aktivitas bisa dilakukan, mulai dari berenang di area laguna yang relatif tenang, snorkeling mengintip biota bawah air, hingga sekadar bersantai menikmati pemandangan langsung ke arah Samudera Hindia yang indah.</p>



<p>Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Taufik Rohman, menjelaskan bahwa jumlah pengunjung di berbagai destinasi melonjak berlipat dibanding hari biasa. Seperti di Hutan de Djawatan di Kecamatan Cluring, jumlah pengunjung pada Minggu mencapai 3.600 orang. Jumlah itu naik lebih dari tiga kali lipat dibanding hari biasa. Kemudian, Pantai Pulau Merah dan Pantai Grand Watudodol didatangi lebih dari 2 ribu pengunjung.&nbsp;</p>



<p>Bahkan, tambahnya, taman wisata alam Gunung Ijen dikunjungi sekitar dari 1.800 orang. Pantai Mustika dikunjungi sekitar 1.100 orang, Pantai Cacalan dikunjungi lebih dari 1.600 orang.</p>



<p>&#8220;Itu adalah sebagian dari destinasi yang sistem pengunjungnya terintegrasi ke kami. Destinasi-destinasi lainnya, dari pantauan kami, juga mengalami peningkatan kunjungan yang signifikan,&#8221; ungkap Taufik.</p>



<p>Dirinya memperkirakan, destinasi wisata masih akan ramai dikunjungi wisatawan hingga akhir libur panjang Waisak pada Selasa mendatang. Meningkatnya kunjungan ini, seiring dengan tingkat keterisian homestay dan hotel yang mencapai seratus persen pada akhir pekan ini.</p>



<p>&#8220;Untuk kamar banyak yang full. Rata-rata dari luar kota. Mulai berdatangan hari Jumat,&#8221; kata Asisten Marcomm Manager Aston Banyuwangi Hilman Thonthowi. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221974</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bunda Indah Bertekad Jadikan Lumajang sebagai Tempat Jujugan Wisatawan Lokal dan Mancanegara</title>
		<link>https://memontum.com/bunda-indah-bertekad-jadikan-lumajang-sebagai-tempat-jujugan-wisatawan-lokal-dan-mancanegara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Mar 2025 15:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bertekad]]></category>
		<category><![CDATA[jadikan]]></category>
		<category><![CDATA[jujugan]]></category>
		<category><![CDATA[Mancanegara]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[tempat]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220107</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kabupaten Lumajang yang terkenal dengan sejumlah potensi wisatanya, mulai dari wisata alam, wisata sejarah, wisata budaya dan bahkan wisata kuliner, menjadi motivasi tersendiri Bupati Lumajang, Indah Amperawati. Terlebih, dengan keberadaan Air Terjun Tumpak Sewu, yang juga dikenal sebagai Niagara dari Jawa Timur. Oleh karenanya, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, berkeinginan menjadikan Kabupaten Lumajang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Kabupaten Lumajang yang terkenal dengan sejumlah potensi wisatanya, mulai dari wisata alam, wisata sejarah, wisata budaya dan bahkan wisata kuliner, menjadi motivasi tersendiri Bupati Lumajang, Indah Amperawati. Terlebih, dengan keberadaan Air Terjun Tumpak Sewu, yang juga dikenal sebagai Niagara dari Jawa Timur.</p>



<p>Oleh karenanya, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, berkeinginan menjadikan Kabupaten Lumajang sebagai tempat jujugan wisatawan. &#8220;Dengan semua potensi yang kita punya, harapan kita ke depan Lumajang bisa menjadi tempat kunjungan wisata bagi semua. Baik itu wisatawan lokal maupun mancanegara,&#8221; kata Bunda Indah, seusai Rapat Paripurna di Kantor DPRD Lumajang, Senin (10/03/2025) tadi.</p>



<p>Untuk mewujudkan itu, Bunda Indah mengatakan akan memulai dengan membuat regulasi pariwisata, guna memberikan perlindungan masyarakat dan juga ekosistem setempat. Sehingga, memastikan azas manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Setelah saya evaluasi dan saya cek kembali, ternyata kita tidak memiliki peraturan daerah yang mengatur tata kelola destinasi wisata di Kabupaten Lumajang. Karenanya, itu yang harus kita atur,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Bunda Indah menjelaskan, bahwa sudah menjadi tugas pemerintah daerah untuk mengatur dan meregulasi semua kehidupan penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan bermasyarakat. &#8220;Untuk menjaga ketentraman dan ketertiban umum masyarakat agar semua tertata dengan baik,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sekedar diketahui, beberapa tempat wisata alam di Kabupaten Lumajang, selain Air Terjun Tumpak Sewu juga ada Puncak B29, destinasi yang populer bagi pencinta alam dan hobi mendaki. Ada juga Danau Ranu Kumbolo, Danau Ranu Regulo, Danau Ranu Pane, Hutan Bambu, Pantai Watu Pecak serta Pemandian Alam Selokambang dan masih banyak lagi seperti Wisata Sejarah Pura Mandara Giri Semeru Agung yang ada di Kecamatan Senduro. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220107</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Destinasi Wisata Banyuwangi Jadi Jujugan Wisatawan, Okupansi Hotel Capai 100 Persen</title>
		<link>https://memontum.com/destinasi-wisata-banyuwangi-jadi-jujugan-wisatawan-okupansi-hotel-capai-100-persen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Dec 2024 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[jujugan]]></category>
		<category><![CDATA[Okupansi]]></category>
		<category><![CDATA[persen]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218000</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Kabupaten Banyuwangi tetap menjadi salah satu tujuan wisata selama masa libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Ini terlihat, dari banyaknya hotel di Banyuwangi kebanjiran pengunjung sejak awal musim libur Natal 2024 hingga awal tahun 2025. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan banyaknya wisatawan yang datang menjadi berkah tersendiri bagi Banyuwangi. &#8220;Alhamdulilah, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Kabupaten Banyuwangi tetap menjadi salah satu tujuan wisata selama masa libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Ini terlihat, dari banyaknya hotel di Banyuwangi kebanjiran pengunjung sejak awal musim libur Natal 2024 hingga awal tahun 2025.</p>



<p>Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan banyaknya wisatawan yang datang menjadi berkah tersendiri bagi Banyuwangi. &#8220;Alhamdulilah, Banyuwangi kembali menjadi jujugan wisatawan menghabiskan masa liburan,&#8221; kata Bupati Ipuk Fiestiandani, Selasa (31/12/2024) tadi.</p>



<p>Ditambahkan GM Secretary &amp; Public Relations Santika Banyuwangi, Janes Adi, bahwa rata-rata okupansi hotel di Banyuwangi selama Nataru berkisar antara 95 hingga 98 persen. Bahkan ketika menjelang malam tahun baru, okupansi hotel di Banyuwangi mencapai 100 persen atau full booking.</p>



<p>&#8220;Okupansi bagus. Bahkan 25 hingga 30 Desember okupansi 100 persen. Untuk tamu yang datang, mayoritas dari luar kota seperti Jakarta dan Surabaya,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dirinya menyebutkan, bahwa banyak dari tamu bercerita bahwa mereka menginap untuk sepenuhnya berwisata di Banyuwangi. Bukan sekadar transit ke daerah lain. Beberapa destinasi wisata yang menjadi tujuan utama para tamu, antara lain, TWA Kawah Ijen dan Hutan De Djawatan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Janes menjelaskan, lonjakan pengunjung sudah terlihat sejak pertengahan Desember. Pesanan kamar hotal di Santika Banyuwangi juga telah padat hingga awal tahun 2025. &#8220;Estimasi kami sampai tanggal 6 hingga 7 Januari masih akan padat,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Assistant Marcomm Manager Aston Banyuwangi, Hilman Thontowi, juga menjelaskan bahwa tingginya kunjungan tamu di hotel-hotel Banyuwangi merupakan tren tahunan saat libur panjang Nataru. Banyaknya destinasi menarik menjadikan kabupaten di ujung timur Pulau Jawa itu salah satu jujukan wisatawan.</p>



<p>&#8220;Selepas Covid-19, tahun 2022 sampai sekarang, kunjungan ke hotel selalu tinggi saat libur panjang,&#8221; terang Hilman Thontowi.</p>



<p>Hilman menjelaskan, lonjakan tamu juga sudah terasa sejak sebelum libur Natal. Hal ini menunjukkan bahwa Banyuwangi masih menjadi salah satu destinasi pilihan bagi wisatawan. Untuk menarik para tamu, hotel-hotel di Banyuwangi menyiapkan acara khusus pada malam tahun baru. Hotel Santika dan Aston, misalnya, sama-sama menggelar acara dinner. Acara tersebut diikuti oleh ratusan tamu di masing-masing hotel. Para tamu yang menginap mayoritas memanfaatkan event itu untuk menikmati malam pergantian tahun.</p>



<p>Hal yang sama juga dirasakan para pramuwisata di Banyuwangi. Menurut Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Banyuwangi, Andika Rahmat Hidayat, jumlah wisatawan yang menggunakan jasa pramuwisata selama Nataru tahun ini lebih tinggi daripada beberapa tahun sebelumnya. &#8220;Apabila dibandingkan dengan libur Nataru tahun lalu, tahun ini ada kenaikan sekitar 50 persen,&#8221; kata Andika. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218000</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kaya Situs Geologi Unik, Kabupaten Banyuwangi Jadi Jujugan Ahli Geologi</title>
		<link>https://memontum.com/kaya-situs-geologi-unik-kabupaten-banyuwangi-jadi-jujugan-ahli-geologi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 May 2024 07:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[geologi]]></category>
		<category><![CDATA[jujugan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209269</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Kabupaten Banyuwangi selain kaya akan budaya dan tradisi, juga dikenal memiliki banyak situs geologi yang unik. Inilah yang membuat ahli Geologi (geolog) kawakan, Adi Maryono, berkunjung ke Banyuwangi bersama sepuluh rekannya untuk mengeksplorasi keindahan Banyuwangi, Kamis (09/05/2024) tadi. &#8220;Kami ingin menyaksikan keistimewaan Banyuwangi,” kata Ketua Kode Komite Cadangan Mineral Indonesia (KCMI) tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Kabupaten Banyuwangi selain kaya akan budaya dan tradisi, juga dikenal memiliki banyak situs geologi yang unik. Inilah yang membuat ahli Geologi (geolog) kawakan, Adi Maryono, berkunjung ke Banyuwangi bersama sepuluh rekannya untuk mengeksplorasi keindahan Banyuwangi, Kamis (09/05/2024) tadi.</p>



<p>&#8220;Kami ingin menyaksikan keistimewaan Banyuwangi,” kata Ketua Kode Komite Cadangan Mineral Indonesia (KCMI) tersebut saat bertemu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, di Pendapa Sabha Swagatha Blambangan, Banyuwangi.</p>



<p>Menurut Adi, Banyuwangi memiliki keistimewaan di banyak aspek. Tidak hanya terkait mineralisasi, namun juga tentang budaya, alam hingga masyarakatnya yang ramah.</p>



<p>“Bagi profesional ahli pertambangan dan ahli geologi seperti kami, Banyuwangi juga istimewa karena punya banyak cerita. Mulai proses pembentukan emas, tembaga, sampai deposit emas dan tembaga yang bisa kita lihat,” terangnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Proses pembentukannya, lanjut Adi, bisa dilihat di Gunung Ijen. Sedangkan produk yang telah terbentuk, dapat dilihat di sejumlah wilayah di Kecamatan Pesanggaran. Yakni di Gunung Tumpang Pitu, Pantai Pulau Merah dan Pantai Rajegwesi.</p>



<p>Diketahui, Gunung Tumpang Pitu menyimpan kekayaan mineral, salah satunya emas. Begitu juga Pantai Pulau Merah yang memiliki sejumlah situs geologi unik dan jarang ditemui di daerah lain. Di pantai ini, terdapat singkapan batuan yang menunjukkan batas antara mineral jadi yang biasanya hanya bisa ditemukan di dalam tanah pada kedalaman ribuan meter. Namun di Pantai Pulau Merah, fenomena geologi ini dapat dijumpai di permukaan tanah.</p>



<p>Kekayaan geologi inilah, lanjutnya, yang menjadi salah satu keistimewaan Geopark Ijen. Sehingga, dikukuhkan sebagai jaringan geopark dunia (unesco global geopark/UGG). “Inilah keistimewaan Banyuwangi bagi kami. Fenomena geologi di sini bisa menjadi media pembelajaran yang komprehensif mulai dari magmatisme, proses, pembentukan hingga deposit emas,” ungkap Adi.</p>



<p>Dirinya juga mengaku, kunjungan ini merupakan kali keenam bagi dirinya. Dosen tamu di Universitas Tasmania Australia tersebut, sebelumnya sudah beberapa kali berkunjung bersama puluhan mahasiswanya untuk mempelajari fenomena pembentukan, proses emas dan produk emas di Banyuwangi. Namun untuk kali ini, dirinya hadir bersama ahli geologi dan ahli pertambangan dari berbagai korporasi untuk mengeksplorasi kekayaan alam Banyuwangi. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209269</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hamparan Pasir Putih Plus Birunya Laut Merah di KAEC Saudi Arabia, Layak Jadi Jujugan Wisata</title>
		<link>https://memontum.com/hamparan-pasir-putih-plus-birunya-laut-merah-di-kaec-saudi-arabia-layak-jadi-jujugan-wisata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Jul 2023 10:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[arabia,]]></category>
		<category><![CDATA[birunya]]></category>
		<category><![CDATA[hamparan]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[jujugan]]></category>
		<category><![CDATA[kaec]]></category>
		<category><![CDATA[Laut]]></category>
		<category><![CDATA[layak]]></category>
		<category><![CDATA[merah,]]></category>
		<category><![CDATA[pasir]]></category>
		<category><![CDATA[plus]]></category>
		<category><![CDATA[putih]]></category>
		<category><![CDATA[saudi]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193394</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Saudi Arabia &#8211; Laut Merah di kawasan King Abdullah Economic City (KAEC) Arab Saudi, terlihat exotic dan mempesona. Pantainya yang sangat jernih hingga terlihat kebiruan dengan hamparan pasir putihnya, menjadi salah satu keindahan yang layak dikunjungi. Tidak hanya itu, ikan-ikan laut pun terlihat berenang bebas di pinggiran pantai. Bahkan untuk mencari kerang, hanya tinggal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Saudi Arabia</strong> &#8211; Laut Merah di kawasan King Abdullah Economic City (KAEC) Arab Saudi, terlihat exotic dan mempesona. Pantainya yang sangat jernih hingga terlihat kebiruan dengan hamparan pasir putihnya, menjadi salah satu keindahan yang layak dikunjungi.</p>



<p>Tidak hanya itu, ikan-ikan laut pun terlihat berenang bebas di pinggiran pantai. Bahkan untuk mencari kerang, hanya tinggal sedikit menggali pasir yang berada di pinggiran pantai.</p>



<p>Untuk menjangkau lokasi ini, pengunjung bisa melalui Mekah ke KAEC dan harus menempuh jarak 170,5 km ke arah Utara. Sedangkan jika perjalanan dari Jedah, bisa menempuh jarak sekitar 124,8 km ke arah Utara. Untuk masuk ke kota ini, pengunjung atau wisatawan akan bertemu dengan petugas keamanan yang berjaga di pintu masuk perbatasan.</p>



<p>Petugas tersebut akan menanyakan tujuan pengunjung atau wisatawan, datang KAEC. Setiap yang datang, harus sudah memiliki tujuan yang pasti, baru diperbolehkan masuk ke area KAEC.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Saat masuk ke KAEC, pengunjung akan disuguhkan pemandangan indah hamparan pantai yang bersih. Bunga-bunga tumbuh subur di area ini. Bahkan, area hotel dan apartement yang berada tidak jauh dari pantai, akan membuat wisatawan tidak perlu kuatir untuk menginap. Saat menginap di hotel, pun masih bisa menikmati pemandangan laut yang sangat indah.</p>



<p>Namun biasanya, wisatawan akan menghabiskan waktu bersantai di pantai, baru menuju ke hotel maupun apartement yang disewakan. Meskipun cuaca sangat panas saat siang, namun dengan pemandangan yang indah, wisatawan akan tetap betah berada di pinggir pantai sambil menunggu sunset.</p>



<p>Saat berada di hotel, wisatawan juga masih bisa jalan-jalan melihat pemandangan ikan-ikan berenang di lautan. Bahkan, tidak jarang ikan Pari berenang di pingggiran Laut Merah KAEC. Tentuntunya lokasi ini sangat cocok untuk dikunjungi jika datang ke Arab Saudi. Sebab selain keindahan pantainya, KAEC juga menyajikan kota yang sangat indah. KAEC sendiri adalah mega proyek King Abdullah Bin Abdulaziz yang dimulai pada tahun 2005 dengan total area yang sangat luas. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193394</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Momen Libur Sekolah, Pocadi Taman Trunojoyo Kota Malang Jadi Jujugan Pengunjung</title>
		<link>https://memontum.com/momen-libur-sekolah-pocadi-taman-trunojoyo-kota-malang-jadi-jujugan-pengunjung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Jul 2023 09:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[jujugan]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[Libur]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[momen]]></category>
		<category><![CDATA[pengunjung,]]></category>
		<category><![CDATA[pocadi]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Taman]]></category>
		<category><![CDATA[trunojoyo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193059</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pojok Baca Digital (Pocadi) yang terletak di Taman Trunojoyo Kota Malang, di musim libur sekolah kini menjadi tempat favorit untuk dikunjungi oleh anak-anak dan orang tua dalam memanfaatkan waktu luang. Hal tersebut, dikatakan oleh Petugas Pocadi, Hikmatul Ayu, Rabu (12/07/2023) tadi. Wanita yang kerap disapa Ayu, menyampaikan jika perharinya pengunjung yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pojok Baca Digital (Pocadi) yang terletak di Taman Trunojoyo Kota Malang, di musim libur sekolah kini menjadi tempat favorit untuk dikunjungi oleh anak-anak dan orang tua dalam memanfaatkan waktu luang. Hal tersebut, dikatakan oleh Petugas Pocadi, Hikmatul Ayu, Rabu (12/07/2023) tadi.</p>



<p>Wanita yang kerap disapa Ayu, menyampaikan jika perharinya pengunjung yang datang bisa mencapai puluhan orang. Biasanya, para pengunjung tersebut menikmati berbagai kegiatan yang ada di Pocadi.</p>



<p>“Kegiatan yang paling diminati di sini adalah mewarnai, membaca buku dan bermain puzzle. Kami juga memiliki layanan digital untuk membaca buku. Jadi, anak-anak bisa menikmati cerita melalui perangkat digital,” jelas Ayu saat dikonfirmasi tadi.</p>



<p>Selain ramai saat musim liburan tiba, Pocadi juga ramai dikunjungi pada hari-hari biasanya. Terlebih yang berkunjung para anak-anak usia TK, SD hingga SMA.</p>



<p>“Sehari-hari anak-anak sering mampir ke tempat ini setelah pulang sekolah. Terutama anak-anak usia SD hingga TK, mereka mengunjungi Pocadi untuk menyalurkan minat membaca dan bermain,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Selain menyediakan berbagai kegiatan menarik, Pocadi juga menyediakan layanan baca buku digital. Televisi yang disediakan pun diperuntukkan untuk menampilkan cerita rakyat Nusantara yang cocok bagi anak-anak SD. Terlebih, acara yang diputar disesuaikan dengan kehadiran pengunjung.</p>



<p>“Buku-buku di sini cukup beragam. Kami memiliki koleksi buku anak-anak, majalah, buku untuk orang dewasa, dan juga novel. Puncak kunjungannya pun ramai terjadi pada jam 10 pagi hingga 11 siang,” tambahnya.</p>



<p>Tidak hanya dikunjungi oleh masyarakat lokal, Pocadi juga menarik perhatian turis asing. Apalagi, baru-baru ini seorang turis dari Korea mengunjungi tempat tersebut dan menanyakan mengenai fasilitas yang disediakan.</p>



<p>“Beberapa waktu lalu, kami menerima kunjungan seorang turis asing, orang Korea. Mereka tertarik dengan Pocadi dan bertanya-tanya tentang fasilitas yang kami miliki,” imbuhnya.</p>



<p>Diakhir, pihaknya berharap, dengan adanya keberadaan Pocadi tersebut, dapat terus menjadi tempat inspiratif bagi generasi muda dalam mengisi waktu luangnya. Terlebih, fasilitas yang ada telah menjadi pilihan bagi anak-anak dan orang tua di Kota Malang. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193059</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
