<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Junrejo &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/junrejo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Nov 2023 12:33:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Junrejo &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Puskesmas Junrejo Raih Sertifikat Akreditasi Paripurna dari Kemenkes RI</title>
		<link>https://memontum.com/puskesmas-junrejo-raih-sertifikat-akreditasi-paripurna-dari-kemenkes-ri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Nov 2023 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Akreditasi]]></category>
		<category><![CDATA[Junrejo]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkes]]></category>
		<category><![CDATA[Paripurna]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[Sertifikat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201053</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Puskesmas Junrejo berhasil meraih sertifikat Akreditasi Paripurna dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Sementara untuk Puskesmas lain, seperti Sisir dan Bumiaji, telah dilakukan penilaian reakreditasi yang hasilnya direncanakan antara November hingga Desember 2023. Hal ini, sebagaimana yang disampaikan Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai. Disampaikan Pj Wali Kota, bahwa sertifikat Akreditasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Puskesmas Junrejo berhasil meraih sertifikat Akreditasi Paripurna dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Sementara untuk Puskesmas lain, seperti Sisir dan Bumiaji, telah dilakukan penilaian reakreditasi yang hasilnya direncanakan antara November hingga Desember 2023. Hal ini, sebagaimana yang disampaikan Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai.</p>



<p>Disampaikan Pj Wali Kota, bahwa sertifikat Akreditasi Paripurna yang diterima Puskesmas Junrejo, merupakan sebuah pengakuan yang menegaskan bahwa fasilitas pelayanan kesehatan di Puskesmas tersebut telah memenuhi standar akreditasi. Akreditasi Paripurna merupakan predikat hasil penilaian tertinggi terhadap mutu pelayanan bagi fasilitas kesehatan (Faskes) tingkat pertama.</p>



<p>&#8220;Kami sangat bangga terhadap pencapaian Puskesmas Junrejo. Mereka telah berhasil meraih prestasi mendapatkan sertifikat Akreditasi Paripurna dari Kemenkes RI. Ini adalah bukti komitmen pemerintah terhadap pelayanan dasar kesehatan masyarakat,&#8221; terangnya di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Senin (06/11/2023) tadi.</p>



<p>Pj Wali Kota Aries menambahkan, bahwa jika kualitas kesehatan di masing-masing Puskesmas di Kota Batu, sudah baik. Hal itu tentunya sangat berdampak pada kualitas kesehatan masyarakat Kota Batu, secara keseluruhan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dengan capaian itu, maka mutu peningkatan pelayanan dasar di Puskesmas menjadi komitmen dari Pemkot Batu,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Untuk Puskesmas lain, harapnya, tentu dapat memperoleh sertifikat Akreditasi Paripurna. Sehingga, pelayanan di setiap Puskesmas semakin prima. Begitu juga dengan fasilitas kesehatan yang tersedia, apakah sesuai standar pelayanan minimal (SPM) atau belum.</p>



<p>&#8220;Predikat ini harus menjadi pemicu dan pemacu semangat dalam melayani kebutuhan kesehatan masyarakat. Terutama, bagi Puskesmas yang lain,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu, drg Kartika Trisulandari, mengatakan dengan keberhasilan meraih sertifikat Akreditasi Paripurna, tentunya akan berdampak positif. Terutama, dalam peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kota Batu.</p>



<p>&#8220;Dengan capaian ini, secara otomatis pelayanan kesehatan di Kota Batu, akan semakin meningkat. Sehingga, masyarakat dapat terlayani dengan baik,&#8221; jelasnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201053</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Kebakaran Gunungan Sampah TPA Tlekung Meluas, Pemerintahan Junrejo Siagakan Petugas</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-kebakaran-gunungan-sampah-tpa-tlekung-meluas-pemerintahan-junrejo-siagakan-petugas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Oct 2023 16:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunungan]]></category>
		<category><![CDATA[Junrejo]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[meluas,]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[petugas]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[siagakan]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200159</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Peristiwa terbakarnya gunungan sampah di TPA Tlekung Kota Batu, sejak Jumat (20/10/2023) sekitar pukul 12.00 WIB dan hingga pukul 23.25 WIB belum padam, membuat warga Dusun Gangsiran Putuk, menjadi panik. Bahkan, sebagai langkah antisipasi, pihak pemerintahan Kecamatan Junrejo, mendatangi beberapa pemukiman warga yang dekat dengan lokasi, agar melakukan langkah antisipasi. Kamituwo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Peristiwa terbakarnya gunungan sampah di TPA Tlekung Kota Batu, sejak Jumat (20/10/2023) sekitar pukul 12.00 WIB dan hingga pukul 23.25 WIB belum padam, membuat warga Dusun Gangsiran Putuk, menjadi panik. Bahkan, sebagai langkah antisipasi, pihak pemerintahan Kecamatan Junrejo, mendatangi beberapa pemukiman warga yang dekat dengan lokasi, agar melakukan langkah antisipasi.</p>



<p>Kamituwo Dusun Gangsiran Putuk, Samian, mengatakan titik api dari gunungan sampah TPA Tlekung, memang tepat di bawah dusunnya. Karenanya, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka pihaknya menginformasikan kepada warga.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Antisipasi Kebakaran Sampah TPA Tlekung Meluas, Pemerintahan Junrejo Siagakan Petugas #shorts" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/S_MfPgIS9hA?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>&#8220;Jadi, tadi siang sekitar pukul 14.00 WIB, kebakaran meluas ke lahan milik warga. Karenanya membuat panik dan akhirnya dilakukan sosialisasi terkait kejadian itu,&#8221; terangnya, saat berada di sebelah Selatan gunungan sampah TPA Tlekung, Dusun Gangsiran Putuk, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jumat (20/10/2023) malam.</p>



<p>Kendati demikian, Samian menambahkan, pihak warga merasa lega. Itu karena dari Kecamatan Junrejo turun tangan dengan menempatkan beberapa petugas untuk stanby di Dusun Gangsiran Putuk, untuk berjaga-jaga jika ada kejadian yang tidak diinginkan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Terus terang, atas peristiwa terbakarnya gunungan sampah TPA Tlekung, kami tidak bisa nyaman. Kami panik jika api merembet yang kedua kalinya pada malam ini. Tapi, kami merasa lega juga, karena sudah ada petugas dari kecamatan yang stanby di wilayah kami,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Bahkan, dirinya pun menunjukkan beberapa titik sumber air untuk membantu pemadaman melalui jalur selatan dari gunungan sampah TPA Tlekung yang terbakar. &#8220;Jadi di sini, ada dua bahkan lebih titik sumber air yang biasanya untuk mengaliri sawah. Ini bisa dimanfaatkan untuk membantu memadamkan api,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Camat Junrejo, Dian Saraswati, menyampaikan atas kepanikan warga yang disebabkan kebakaran itu, pihaknya langsung turun menemui warga. &#8220;Malam ini, kami didampingi dari BPBD, Dishub hingga Damkar, melakukan sosialisasi atau pemberitahuan kepada warga bahwa semua OPD teknis siaga sampai api benar-benar tertangani,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sedangkan, menurutnya, dari Kecamatan Junrejo telah menurunkan tim Trantib dan Kasi Kesra untuk stanby di Dusun Gangsiran Putuk. Dan, warga sendiri juga sudah siap membantu memadamkan api.</p>



<p>&#8220;Mulai malam ini dari kecamatan disiagakan di Dusun Gangsiran Putuk. Kami melakukan sosialisasi dan membantu supaya warga tidak merasa panik,&#8221; ujarnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200159</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Wali Kota Batu Launching Batik Shibori Produk Lansia Smart Junrejo</title>
		<link>https://memontum.com/pj-wali-kota-batu-launching-batik-shibori-produk-lansia-smart-junrejo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Sep 2023 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Junrejo]]></category>
		<category><![CDATA[Lansia]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[produk]]></category>
		<category><![CDATA[shibori]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198487</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, mengapresiasi inovasi produksi Batik Shibori Lansia Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Itu karena, para Lansia yang tergabung dalam Lansia Smart (Sehat, Mandiri, Aktif dan Produktif), mampu menghasilkan produk Batik Shibori yang cukup bagus. Sehingga, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan perekonomian Lansia, selain pemberian BLT dari pemerintah. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, mengapresiasi inovasi produksi Batik Shibori Lansia Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Itu karena, para Lansia yang tergabung dalam Lansia Smart (Sehat, Mandiri, Aktif dan Produktif), mampu menghasilkan produk Batik Shibori yang cukup bagus. Sehingga, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan perekonomian Lansia, selain pemberian BLT dari pemerintah.</p>



<p>&#8220;Hari ini, Kecamatan Junrejo melaunching Batik Shibori yang diproduksi oleh Lansia. Ini disebut Lansia Smart. Dari hasil kreatifitas ini, patut diapresiasi,&#8221; terangnya, seusai launching Batik Shibori di Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Selasa (19/09/2023) tadi.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa untuk menggerakkan roda perekonomian Lansia, agar bisa produktif tentunya tidaklah mudah. Dan, sudah barang tentu butuh waktu yang cukup lama.</p>



<p>Untuk itu, diharapkan pemasaran batik tersebut dimaksimalkan melalui berbagai media. Sehingga, bisa menggerakkan roda perekonomian. “Bagian inovasi dari camat ini, kita harapkan dapat menjadikan ekonomi Lansia bergerak di masyarakat. Dengan begitu, masyarakat bisa produktif dan menggerakkan roda perekonomian,“ tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Camat Junrejo, Dian Saraswati, menjelaskan jika di wilayahnya sampai saat ini masih ditemukan sejumlah Lansia, yang kurang beruntung dalam ekonomi. Meskipun, di sisi yang lain Lansia tersebut mendapatkan BLT berupa uang tunai serta program UHC untuk kesehatan masyarakat dari Pemkot Batu.</p>



<p>Oleh sebab itu, melalui gagasan produksi Batik Shibori ini, targetnya untuk meningkatkan kesejahteraan Lansia di Kota Batu. Salah satunya, dengan membentuk komunitas Lansia dan memberikan pelatihan membuat Batik Shibori, yang dilakukan pada 23 sampai 24 Agustus 2023 lalu.</p>



<p>&#8220;Batik Shibori dibuat dengan teknik pewarnaan kain, yang memanfaatkan ikatan dan celupan untuk menciptakan motifnya. Shibori, juga merupakan jenis kain yang populer di Jepang, yang telah digunakan sejak zaman kekaisaran beberapa abad lalu,&#8221; urainya.</p>



<p>Mengenai pemasaran batik tersebut, tambah Dian, nantinya akan menjalin kerja sama dengan banyak hotel dan restoran. “Kita akan bantu terus untuk usaha pemasarannya, agar Lansia Smart bisa terus memproduksi Batik Shibori. Termasuk, kita jajaki pemasarannya secara offline maupun online,” tambahnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198487</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Junrejo Kota Batu Produksi Mobil Mewah Supercar Lamborghini</title>
		<link>https://memontum.com/warga-junrejo-kota-batu-produksi-mobil-mewah-supercar-lamborghini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Sep 2023 06:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Junrejo]]></category>
		<category><![CDATA[lamborghini]]></category>
		<category><![CDATA[produksi]]></category>
		<category><![CDATA[supercar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198306</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Mobil mewah Lamborghini Aventador LP 750-4 Superveloce tahun 2023-2024 yang diproduksi di Negara Italia dengan penawaran harga mulai Rp 6,4 miliar hingga Rp 8,7 miliar, siapa sangka ternyata juga di produksi di Dusun Gangsiran Putuk, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Namun, produksi mobil Supercar ini bukan yang yang sebenarnya, tetapi replika yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Mobil mewah Lamborghini Aventador LP 750-4 Superveloce tahun 2023-2024 yang diproduksi di Negara Italia dengan penawaran harga mulai Rp 6,4 miliar hingga Rp 8,7 miliar, siapa sangka ternyata juga di produksi di Dusun Gangsiran Putuk, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Namun, produksi mobil Supercar ini bukan yang yang sebenarnya, tetapi replika yang dimodifikasikan ke jenis mobil lain dengan bentuk Lamborghini berbahan fiberglass.</p>



<p>Pembuat dan Desainer replika Lamborghini, Mahandika (24), menjelaskan bahwa usaha pembuatan replika mobil mewah itu pada tahun 2020 saat pandemi Covid-19. Di mana, saat itu PHK besar-besaran di karoseri tempatnya bekerja selama ini.</p>



<p>&#8220;Saya merintis usaha ini sejak tahun 2020 atau musim pandemi Covid-19. Dan, saat itu karoseri tempat saya bekerja, terjadi PHK masal. Lalu, iseng-iseng membuat model desain Lamborghini,&#8221; terangnya, saat berada di tempat produksi replika Lamborghini, di Dusun Gangsiran Putuk, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Minggu (17/09/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Teknik pembuatannya, ujarnya, menggunakan metode Computer Numerical Control (CNC). Ini merupakan sistem otomatis mesin perkakas yang dioperasikan oleh perintah yang diprogram secara abstrak dan disimpan di media penyimpanan serta 3D printer. Dan, jenis mobil yang dipakai untuk replika Lamborghini yaitu jenis sedan minimal 2000 CC.</p>



<p>&#8220;Untuk modifikasi mobil sedan menjadi Lamborghini, itu mulai awal hingga siap pakai, memakan durasi waktu cukup lama. Estimasinya selama setahun. Di sini, pemilik mobil menyerahkan kepada bengkel lalu kita modifikasi menjadi Lamborghini,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Ditambahkan Dika, tahun 2021 menjadi waktu proyek pertama kali dengan besar anggaran Rp 120 juta. Sedangkan, satu proyek memodifikasi mobil hingga jadi dan siap pakai, dihargai Rp 350 juta. &#8220;Harga Rp 350 juta ini hanya desain modifikasi. Yang mana, mobil dari pemesan. Kalau pihak bengkel yang menyediakan mobil, maka ditambah sekitar Rp 70 juta. Sementara untuk mobil yang saya tawarkan, itu mobil 2000 CC,&#8221; urainya.</p>



<p>Pemesan replika Lamborghini tersebut , juga dari luar negeri. Bentuk bahan bodi mobil tanpa mesin model Lamborghini berbahan fiberglass ini diekspor ke Amerika.</p>



<p>&#8220;Kalau pemesan lokal dari Indonesia, itu dari Jakarta dan Sumatera yang saya bandrol Rp 350 juta. Di sini mobil sudah berbentuk Lamborghini, dikirim menggunakan towing ke tempat pemesan. Tetapi yang di ekspor ke Amerika, hanya bahan bodi Lamborghini atau bukan mobil (jadi, red) dan mesin, yang saya bandrol Rp 150 juta,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Pengguna modifikasi Lamborghini miliknya, ujarnya, adalah sebagian besar adalah penghobi. Sehingga, saat pengiriman ke alamat pemesan tidak menggunakan surat jalan. Hanya saja, yang di ekspor ke Amerika, menggunakan menggunakan surat jalan dan dokumen resmi. Karena yang di ekspor adalah bahan fiberglass berbentuk Lamborghini.</p>



<p>Hingga tahun 2023 ini, paparnya, penghasilan yang didapat dari usaha modifikasi mobil sedan biasa menjadi Lamborghini, itu sampai sekitar Rp 400 juta. &#8220;Penghasilan itu, adalah angka total sejak 2021. Diantaranya, seperti saat kirim ke Amerika, untuk empat model. Satu model bahan harganya Rp 150 juta dengan modal Rp 80 juta,&#8221; paparnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198306</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hindari Penumpukan Sampah Akibat TPA Tlekung, Pemdes Junrejo Sosialisasi Pakai Kendaraan Roda Tiga</title>
		<link>https://memontum.com/hindari-penumpukan-sampah-akibat-tpa-tlekung-pemdes-junrejo-sosialisasi-pakai-kendaraan-roda-tiga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Aug 2023 12:29:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[akibat]]></category>
		<category><![CDATA[hindari]]></category>
		<category><![CDATA[Junrejo]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemdes]]></category>
		<category><![CDATA[penumpukan]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<category><![CDATA[tlekung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197003</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Rencana penutupan TPA Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, per 30 Agustus besok, terus menuai reaksi. Seperti Pemerintah Desa (Pemdes) Junrejo, harus melakukan sosialisasi dengan keliling kampung menggunakan kendaraan roda tiga dan menggunakan pengeras suara, untuk menyampaikan rencana penutupan kepada masyarakat. Kepala Desa Junrejo, Andi Faizal, menyampaikan bahwa sebenarnya masalah sampah merupakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Rencana penutupan TPA Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, per 30 Agustus besok, terus menuai reaksi. Seperti Pemerintah Desa (Pemdes) Junrejo, harus melakukan sosialisasi dengan keliling kampung menggunakan kendaraan roda tiga dan menggunakan pengeras suara, untuk menyampaikan rencana penutupan kepada masyarakat.</p>



<p>Kepala Desa Junrejo, Andi Faizal, menyampaikan bahwa sebenarnya masalah sampah merupakan tanggung jawab bersama. Apalagi, dengan penutupan TPA Tlekung, maka terkait pengolahan sampah akan dilakukan secara mandiri oleh desa melalui TPS3R.</p>



<p>&#8220;Kami melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan cara keliling kampung. Di sini, kami memberikan sosialisasi terkait sistem pengambilan sampah nantinya, karena TPA Tlekung ditutup,&#8221; terangnya, Selasa (29/08/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mengenai bangunan TPS3R Desa Junrejo, ujarnya, saat ini sudah disiapkan lahan dengan luas bangunan 25 meter X 10 meter. Ini nanti, disiapkan bagi masyarakat yang tidak memiliki tempat untuk memilah sampah.</p>



<p>&#8220;Kami mengumpulkan RT dan RW untuk berbagi tugas. Untuk disosialisasikan ke masyarakat, yaitu mengenai memilah sampah non organik lalu organik. Di sini bagi yang tidak punya tempat untuk memilah sampah, maka dikelola oleh lingkungan di TPS3R. Non organik seperti plastik, kertas tanggung jawab rumah tangga. Desa menyiapkan lahan untuk pengolahan residu di TPS3R. Selain itu, bank sampah juga difungsikan untuk sampah non organik,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Terkait penutupan TPA Tlekung, ujarnya, karena desa memang sudah siap untuk mengolah sampah secara mandiri. Hingga yang menjadi pertanyaan, adalah kesiapan Pemkot Batu. &#8220;Dari penutupan TPA Tlekung ini, sebenarnya semua desa siap menerima dengan mengolah sampah secara mandiri. Justru, pihak Pemkot Batu atau kota yang belum siap dengan sampah dari Alun-alun, pasar, hotel maupun restoran,&#8221; paparnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197003</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Meriahkan HUT RI, Pemdes Junrejo Gelar Lomba Panjat Pinang</title>
		<link>https://memontum.com/meriahkan-hut-ri-pemdes-junrejo-gelar-lomba-panjat-pinang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Aug 2023 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Junrejo]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[panjat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemdes]]></category>
		<category><![CDATA[pinang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196838</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pemerintah Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu menggelar lomba panjat pinang setinggi 7 meter dalam memperingati HUT RI Ke-78, Minggu (27/08/2023) tadi. Panjat pinang yang digelar di depan Kantor Balai Desa Junrejo, ini diikuti oleh peserta perwakilan dari 10 RW. Kepala Desa Junrejo, Andi Faizal, mengatakan tujuan panjat pinang selain memperingati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Pemerintah Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu menggelar lomba panjat pinang setinggi 7 meter dalam memperingati HUT RI Ke-78, Minggu (27/08/2023) tadi. Panjat pinang yang digelar di depan Kantor Balai Desa Junrejo, ini diikuti oleh peserta perwakilan dari 10 RW.</p>



<p>Kepala Desa Junrejo, Andi Faizal, mengatakan tujuan panjat pinang selain memperingati HUT RI Ke-78, juga merupakan sarana mempererat kerukunan antar warga di masing-masing RW. &#8220;Panjat pinang ini diikuti 10 RW. Masing-masing RW terdiri dari lima orang. Kalau ditotal, semua ada 50 orang peserta panjat pinang,&#8221; terangnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk hadiah yang diperebutkan, tambahnya, ada bermacam-macam elektronik. Antara lain kulkas, tv, kipas angin, kompor elpiji, magic com serta hadiah hiburan lain. &#8220;Teknisnya, sepuluh tim atau sepuluh RW ini menerjunkan lima orang secara beregu manjat pinang setinggi tujuh meter. Dibagian ujung ada nomor undian yang diambilnya. Masing-masing tim mengambil dua nomor. Selanjutnya putaran kedua sepuluh tim ini mengajukan satu peserta adu kecepatan panjat pinang dengan teknik yang sama,&#8221; urainya.</p>



<p>Kegiatan panjat pinang tersebut, menurut Faizal, merupakan agenda tahunan setiap peringatan HUT RI yang selalu dihadirkan di tengah masyarakat. Dimana ini juga menjadi hiburan di puncak Peringatan HUT RI.</p>



<p>&#8220;Di sini semua peserta kami upayakan mendapatkan hadiah. Supaya tidak ada kecemburuan antar peserta yang notabene adalah warga masyarakat. Kami berharap, dengan adanya gelaran kegiatan ini dapat mencapai kerukunan antar warga. Karena ini panjat pinang juga jarang digelar di daerah lain,&#8221; tambahnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196838</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menelisik Sekilas Punden Sumber Jeding yang Dipercaya Jadi Acuan Perekonomian Desa Junrejo</title>
		<link>https://memontum.com/menelisik-sekilas-punden-sumber-jeding-yang-dipercaya-jadi-acuan-perekonomian-desa-junrejo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Aug 2023 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[dipercaya]]></category>
		<category><![CDATA[jeding]]></category>
		<category><![CDATA[Junrejo]]></category>
		<category><![CDATA[menelisik]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian]]></category>
		<category><![CDATA[punden]]></category>
		<category><![CDATA[sekilas]]></category>
		<category><![CDATA[sumber]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195015</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Keberadaan situs cagar budaya Punden Sumber Jeding di Dusun Jeding, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, dipercaya masyarakat setempat menjadi acuan pertumbuhan perekonomian. Lebih dari itu, sekitar tahun 1971, air di sumber juga diyakini bisa menyembuhkan penyakit. Salah satu warga Dusun Jeding, Pujiono (65), menjelaskan dahulu orang tuanya bahkan kakek neneknya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Keberadaan situs cagar budaya Punden Sumber Jeding di Dusun Jeding, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, dipercaya masyarakat setempat menjadi acuan pertumbuhan perekonomian. Lebih dari itu, sekitar tahun 1971, air di sumber juga diyakini bisa menyembuhkan penyakit.</p>



<p>Salah satu warga Dusun Jeding, Pujiono (65), menjelaskan dahulu orang tuanya bahkan kakek neneknya selalu mengatakan kalau air dalam kolam Punden Sumber Jeding, itu penuh disebut Pasang Giri atau murah sandang pangan. Tetapi kalau airnya surut, maka dimungkinkan akan terjadi apa-apa terkait perekonomian masyarakat.</p>



<p>&#8220;Dahulu di sekitar area punden ini, sawah ditanami padi. Nah, murah sandang pangan itu artinya hasil panenan padi sangat berlimpah dengan hasil yang bagus. Di sini otomatis masyarakat menjadi makmur perekonomiannya. Itu terjadi, saat air dalam kolam Punden Sumber Jeding penuh. Akhirnya, kami semua meyakininya,&#8221; terangnya, saat berada di Punden Sumber Jeding, Dusun Jeding, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Sabtu (05/08/2023) tadi.</p>



<p>Dari kejadian di Punden Sumber Jeding, tambahnya, masyarakat menjadikan sumber itu acuan perkembangan perekonomiannya. &#8220;Memang, tahun 2004 yang lalu pernah kondisi air di kolam itu surut hingga mengering. Ternyata, hasil produksi semua tanaman yang ada di Desa Junrejo, buruk. Sehingga, masyarakat tambah yakin sumber itu menjadi acuan perkembangan perekonomian,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Tidak hanya itu, menurutnya, Punden Sumber Jeding juga dikunjungi banyak orang yang berasal dari luar dusun. Bahkan, dari luar kota sebagian orang meyakini, jika airnya mampu menyembuhkan segala penyakit.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Sekitar tahun 1971 atau 1972, sumber ini sangat ramai dikunjungi banyak orang dari luar dusun atau luar kota. Selain ritual, saat itu ramai karena airnya bisa menyembuhkan penyakit seseorang di luar dusun,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Kendati demikian, jelas Pujiono, sekarang nilai sakral pada Punden Sumber Jeding, sudah tidak ada lagi. &#8220;Kalau dahulu, tempat ini kelihatan sangat angker. Tapi sekarang, sudah tidak lagi. Kalau dahulu, perempuan tidak boleh masuk ke area Punden Sumber Jeding ini. Tapi sekarang sudah bebas. Sehingga, air sumbernya sudah tidak ada yang memercayai lagi. Sepertinya leluhur disini kecewa,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Tetapi, imbuhnya, sampai sekarang masyarakat di Desa Junrejo juga masih melestarikan budaya orang-orang terdahulu. Saat hari tertentu misalnya, malam satu sura dan bersih desa masih digelar ritual di sumber itu. Bahkan, Punden Sumber Jeding juga dipercantik dengan penambahan bangunan ditambah lima arca buatan sebagai pengganti yang hilang.</p>



<p>&#8220;Punden Sumber Jeding ini bakal dipercantik ditambah lima arca yang hilang. Karena, dulu ada empat arca yang saya nggak tahu hilang begitu saja. Bahan semua sudah siap tinggal pembangunan saja. Karena sudah banyak lagi pengunjung yang datang,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sekedar diketahui, di area Punden Sumber Jeding ada dua pohon beringin besar. Dipercaya, pohon tersebut merupakan petilasan leluhur babat Desa Junrejo, yang dikenal masyarakat dengan sebutan Mbah Jowongso. Dari sini, setiap warga yang memiliki hajat diwajibkan ritual terlebih dahulu di sumber itu. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195015</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ringankan Beban Warga, Desa Junrejo Kota Batu Pertahankan Anggaran Lauk Pauk</title>
		<link>https://memontum.com/ringankan-beban-warga-desa-junrejo-kota-batu-pertahankan-anggaran-lauk-pauk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jul 2023 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[beban]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Junrejo]]></category>
		<category><![CDATA[kabar]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[lauk]]></category>
		<category><![CDATA[pauk]]></category>
		<category><![CDATA[pertahankan]]></category>
		<category><![CDATA[ringankan]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193492</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pemerintah Desa/Kecamatan Junrejo, Kota Batu, di tahun anggaran 2023 ini menganggarkan sekitar Rp 201,600 juta untuk program bantuan lauk pauk bagi janda miskin. Program ini sendiri, muncul sejak tahun 2017 dan baru teralokasi di tahun 2018. Dengan sasaran, adalah untuk meringankan beban masyarakat, meskipun untuk pembuatan laporan keuangan sedikit berbeda. Kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Pemerintah Desa/Kecamatan Junrejo, Kota Batu, di tahun anggaran 2023 ini menganggarkan sekitar Rp 201,600 juta untuk program bantuan lauk pauk bagi janda miskin. Program ini sendiri, muncul sejak tahun 2017 dan baru teralokasi di tahun 2018. Dengan sasaran, adalah untuk meringankan beban masyarakat, meskipun untuk pembuatan laporan keuangan sedikit berbeda.</p>



<p>Kepala Desa Junrejo, Andi Faisal, mengatakan bahwa ide alokasi itu muncul saat pihaknya melakukan peninjau ke warga. Di mana, saat itu didapati ada janda dengan anaknya yang mengalami gangguan kejiwaan, namun tidak terjangkau oleh bantuan. Karenanya, dari peninjauan di tahun 2017 lalu, akhirnya dibuat perencanaan anggaran untuk tahun 2018, dengan besaran alokasi sekitar Rp 200 juta.</p>



<p>&#8220;Jadi, kami mulai menganggarkan untuk program bantuan lauk pauk bagi janda miskin sejak 2018. Dengan data awal yang memperoleh bantuan, ada sebanyak 50 orang. Sementara untuk prosesnya, kerja sama dengan pedagang sayur di setiap RW, yang menyediakan belanja untuk 50 orang yang masuk list selama sebulan dalam 1 tahun dengan anggaran Rp 20 ribu perkupon,&#8221; ujarnya, Senin (17/07/2023) tadi.</p>



<p>Di sini, ujarnya, pada tahun 2020 memang sempat diperiksa oleh Inspektorat Kota Batu. Inspektorat saat itu mempertanyakan bahwa sudah ada program bantuan dari pemerintah kota, tetapi mengapa masih ada bantuan lauk pauk untuk janda miskin.</p>



<p>&#8220;Pertanyaan dari Inspektorat Kota Batu dilontarkan kepada kami, karena tidak ada kode rekening bantuan lauk pauk janda miskin,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pihaknya kemudian menjelaskan, bahwa kondisi di lapangan bahwa banyak janda miskin yang tidak mampu belanja lauk pauk. &#8220;Kami jelaskan bahwa kondisi di bawah memang seperti itu. Sebenarnya, kami sudah diberitahu juga dengan BPD soal bantuan itu. Tetapi, kondisi seperti yang dialami janda miskin yang tidak mampu belanja lauk adalah tanggung jawab pemerintah terutama pemerintah desa. Di sinilah, pemerintah kota belum sampai menjamah ke arah situ,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Akhirnya, jelas Andi, saat itu juga di tahun 2020, pihak Inspektorat Kota Batu turun lapangan melakukan sampling ke tiga dusun antara lain Jeding, Junwatu dan Rejoso. Dan, terbukti memang kondisi yang terjadi di lapangan menunjukkan ada beberapa janda miskin, yang tidak mampu belanja lauk pauk.</p>



<p>&#8220;Kode rekening tidak ada, kalau memang dianggap salah tidak apa-apa. Karena, penggunaan keuangan sasaran jelas dan tidak masuk kantong pribadi. Akhirnya, untuk sistem laporan penggunaan anggaran dalam SPJ yang dibuat dilengkapi dengan dokumentasi foto antara pedagang sayur yang dikerjasamakan dengan pihak penerima,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Berjalan hingga tahun 2023 ini, tegas Andi Faisal, program itu sudah berjalan lancar hingga ada pos anggaran sendiri dari pemerintah desa untuk bantuan lauk pauk bagi janda miskin. Kendati demikian, dari hasil evaluasi sejak tahun 2019, mendapati sejumlah masalah dari program tersebut. Bahkan ada yang meninggal, hingga akhirnya dari jumlah janda miskin yang awalnya 50 orang menurun menjadi 38 orang pada tahun 2023.</p>



<p>Sistem keuangan yang diberikan dua minggu sekali sebesar Rp 15 ribu yang dianggarkan dari Rp 201.600.000. Dimana, sebanyak 16 pedagang sayur yang dikerjasamakan. &#8220;Sampai sekarang program bantuan lauk pauk janda miskin berjalan normal. Saya berharap, kepada kepala desa yang lain kalau memang itu kebutuhan yang mendasar dan penting untuk masyarakat, bisa dikerjakan. Meski aturan dari tataran atas, memang belum dibuat. Asalkan, semua keuangan tepat sasaran dan tidak masuk kantong pribadi,&#8221; tambahnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193492</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bantu Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan untuk Masyarakat, Pemdes Junrejo Batu Beri Program RBTB dan RBTP</title>
		<link>https://memontum.com/bantu-pelayanan-kesehatan-dan-pendidikan-untuk-masyarakat-pemdes-junrejo-batu-beri-program-rbtb-dan-rbtp</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Sep 2022 16:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Junrejo]]></category>
		<category><![CDATA[Junrejo]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemdes]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=174676</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Pemerintah Desa (Pemdes) Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, terus berupaya mengoptimalkan pelayanan publik kepada warganya. Salah satu inovasinya, yakni dengan memberikan bantuan langsung kepada masyarakat tidak mampu, dengan mempermudah akses pendidikan dan kesehatan kepada warga. Seperti, untuk bantuan tunai yang diberikan dalam hal pelayanan kesehatan diberikan dalam program Rima Bantuan Transport [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Pemerintah Desa (Pemdes) Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, terus berupaya mengoptimalkan pelayanan publik kepada warganya. Salah satu inovasinya, yakni dengan memberikan bantuan langsung kepada masyarakat tidak mampu, dengan mempermudah akses pendidikan dan kesehatan kepada warga.</p>



<p>Seperti, untuk bantuan tunai yang diberikan dalam hal pelayanan kesehatan diberikan dalam program Rima Bantuan Transport Berobat (RBTB). Program RBTB ini, diberikan kepada warga miskin yang tengah menjalani proses berobat berkelanjutan.</p>



<p>Salah satu warga Desa Junrejo penerima RBTB, Sufendi (37), mengatakan bahwa dirinya telah menderita masalah kesehatan Gagal Ginjal (GG). Untuk itu, dirinya harus menjalani cuci darah di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang, yang jaraknya cukup jauh dari tempat tinggalnya di Kota Batu.</p>



<p>“Cuci darah harus saya lakukan di RSSA Kota Malang, selama dua kali seminggu, yakni Senin dan Kamis. Dan biaya cuci darah ini, sudah dibantu BPJS,” ujar Sufendi saat mengambil RBTB di Kantor Desa Junrejo.</p>



<p>Namun, Sufendi mengaku terkendala biaya transportasi saat dirinya kini terpaksa tidak bisa melanjutkan bekerja sebagai kuli bangunan. Atas saran Ketua RT di tempat tinggalnya, Sufendi, pun mendatangi kantor desa. Saat itulah, dirinya mendapatkan informasi RBTB.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/thr-asn-pemkot-malang-naik-rp-426-miliar-pencairan-tunggu-kebijakan-pusat">THR ASN Pemkot Malang Naik Rp 42,6 Miliar, Pencairan Tunggu Kebijakan Pusat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-serahkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-bencana-puting-beliung-di-kecamatan-bantur">Pemkab Malang Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Puting Beliung di Kecamatan Bantur</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/proses-izin-rumit-iai-cabang-trenggalek-hearing-dengar-pendapat-bersama-dprd">Proses Izin Rumit, IAI Cabang Trenggalek Hearing Dengar Pendapat bersama DPRD</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/siswa-sman-3-kota-malang-sambut-antusias-mbg-ramadan">Siswa SMAN 3 Kota Malang Sambut Antusias MBG Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dprd-trenggalek-bersama-eksekutif-bahas-raperda-perlindungan-jaminan-sosial-ketenagakerjaan">DPRD Trenggalek bersama Eksekutif Bahas Raperda Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan</a></li>
</ul>


<p>“Sudah 1,5 bulan ini saya menerima bantuan biaya transport berobat. Walaupun sebenarnya program RBTB ini sudah ada sejak lama,” jelas Sufendi yang sudah 11 tahun menderita gagal ginjal.</p>



<p>Kepala Desa Junrejo, Andi Faisal Hasan, menambahkan bahwa pihaknya sengaja membuat program RBTB ini untuk membantu warga miskin agar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan maksimal. “Untuk penerima bernama Sufendi, ini kita berikan RBTB dua kali seminggu, sesuai dengan jadwal berobatnya. Setiap berobat kita sediakan uang transport Rp 100 ribu selama setahun,” jelas Andi, Jumat (02/09/2022) malam.</p>



<p>Setelah setahun, katanya, pemberian bantuan akan dievaluasi dan bisa diperpanjang. Demikian juga, dengan masyarakat penerima RBTB.</p>



<p>Selain RBTB, lanjut Andi, pihaknya juga memberikan bantuan tunai untuk transportasi pendidikan. Namun, untuk Rima Bantuan Transportasi Pendidikan (RBTP), diberikan dalam bentuk penyediaan jasa ojek gratis.</p>



<p>“Jadi dengan bantuan ini, kita sewakan jasa ojek untuk mengantar dan menjemput anak-anak Desa Junrejo, yang sekolahnya jauh. Jadi, orang tua siswa atau anak, ini tidak perlu lagi membayar jasa ojek,” terang Andi. <strong>(bir/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">174676</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
