<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>jurang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/jurang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 04 May 2025 15:53:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>jurang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Evakuasi Jenazah Korban Jatuh di Jurang Gunung Saeng Bondowoso Berhasil</title>
		<link>https://memontum.com/evakuasi-jenazah-korban-jatuh-di-jurang-gunung-saeng-bondowoso-berhasil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 May 2025 07:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[berhasil]]></category>
		<category><![CDATA[Evakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[jenazah]]></category>
		<category><![CDATA[jurang]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221747</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah Fahrul Hidayatullah (18) dari jurang sedalam 150 meter di kawasan Gunung Saeng, Kabupaten Bondowoso, Minggu (04/05/2025) tadi. Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, menjelaskan bahwa proses evakuasi membutuhkan waktu selama tiga hari. “Proses evakuasi jenazah korban berlangsung cukup dramatis dan memakan waktu tiga hari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah Fahrul Hidayatullah (18) dari jurang sedalam 150 meter di kawasan Gunung Saeng, Kabupaten Bondowoso, Minggu (04/05/2025) tadi.</p>



<p>Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, menjelaskan bahwa proses evakuasi membutuhkan waktu selama tiga hari. “Proses evakuasi jenazah korban berlangsung cukup dramatis dan memakan waktu tiga hari karena kondisi tebing jurang yang berbatu dan cukup ektrim,” ujar Nanang Sigit.</p>



<p>Nanang menambahkan, jenazah korban berhasil dievakuasi Tim SAR gabungan ke atas jurang pada pukul 12.00. Selanjutnya, proses evakuasi jenazah korban ke Posko SAR gabungan secara estafet.</p>



<p>Pada pukul 16.50, tambahnya, jenazah korban tiba di Puskemas Pembantu Sumberwaru. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangara Bondowoso guna mendapatkan penanganan lebih lanjut oleh petugas yang berwenang.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumya, puluhan orang dari berbagai instansi atau organisasi, ikut terlibat dalam upaya pencarian hingga evakuasi korban. Selain mengerahkan tim dari Pos SAR Jember, Kantor SAR Kelas A Surabaya juga mengirimkan satu tim lagi dari Surabaya guna perkuatan dan membantu proses evakuasi. Perkuatan personel ini dilakukan, karena dalam upaya evakuasi sebelumnya, ada dua orang personel Tim SAR gabungan yang cidera saat berupaya mengevakuasi korban.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Koordinator Pos SAR Jember, Andi Irawan, yang juga selaku Koordinator Tim SAR gabungan mengatakan, cidera yang dialami dua orang personel tersebut karena jalur evakuasi dan kondisi cuaca yang ekstrim, yaitu hujan dan berkabut tebal. Saat ditemukan, korban berada di koordinat 7° 56&#8242; 07.111&#8243; S 113° 43&#8242; 36.919&#8243; E atau berjarak sekitar 54 meter dari lokasi awal kejadian terjatuhnya korban.</p>



<p>Lokasi ini berhasil diketahui, setelah personel Pos SAR Jember melakukan pencarian udara dengan menggunakan drone dan kemudian dilakukan pengecekan secara langsung oleh tim darat. Proses pencarian hingga evakuasi korban ini melibatkan sejumlah pihak, diantaranya Pos SAR Jember, BPBD Kabupaten Bondowoso, Satgas Gunung Saeng, Kodim 0822 Situbondo, Koramil Binakal, Polres Bondowoso, Satbrimob Bondowoso, Polsek Binakal, Siluman Rescue, SAR OPA Jember, WANADRI, Gema Mahapeta, Pemdes Sumberwaru, BPBD Kabupaten Jember, Tagana Damkar, Dinkes, APGI Bondowoso, relawan Makelar Akherat, Orari, BP13 Bondowoso, Vapor Rescue Probolinggo, Relawan Besromben dan sejumlah organisasi potensi SAR lainnya.</p>



<p>Adapun peralatan SAR yang digunakan dalam proses pencarian hingga evakuasi jenazah korban ini, diantaranya drone, peralatan vertical rescue, peralatan navigasi darat, peralatan medis dan komunikasi, serta peralatan pendukung lainnya. Pihak SAR gabungan mengimbau kepada para pendaki agar lebih berhati-hati dan tidak memaksakan perjalanan saat kondisi fisik atau cuaca tidak mendukung.</p>



<p>Sebelumnya, Fahrul Hidayatullah, diketahui pendaki asal Jember yang terjatuh di jurang gunung Saeng, Kabupaten Bondowoso. Diketahui, bahwa kejadian yang dialami korban ini berawal saat korban dan empat orang temannya turun mendaki Gunung Saeng, melalui jalur Desa Sumberwaru, Kamis (01/05/2025) pukul 07.28.</p>



<p>Saat dalam perjalanan turun, sekitar pukul 13.30, korban terjatuh ke jurang karena kondisi hujan badai. Teman-teman korban kemudian turun untuk mencari pertolongan di posko. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221747</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jalur Pacet &#8211; Cangar Tertimbun Longsor, Satu dari Dua Unit Mobil Masuk Jurang</title>
		<link>https://memontum.com/jalur-pacet-cangar-tertimbun-longsor-satu-dari-dua-unit-mobil-masuk-jurang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[Cangar]]></category>
		<category><![CDATA[jurang]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[tertimbun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220813</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8211; Jalur Pacet (Kabupaten Mojokerto) &#8211; Cangar (Kota Batu), tertimbun longsor, Kamis (03/04/2025) tadi. Akibat kejadian itu, jalur alternatif menuju Kota Batu, pun menjadi lumpuh. Bahkan, dua unit kendaraan mobil dikabarkan tertimbun matrial longsoran. Hingga berita ditulis, proses evakuasi masih terus dilakukan oleh sejumlah relawan, Tahura, BPBD Kabupaten Mojokerto, BPBD Kabupaten Batu dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Mojokerto</strong> &#8211; Jalur Pacet (Kabupaten Mojokerto) &#8211; Cangar (Kota Batu), tertimbun longsor, Kamis (03/04/2025) tadi. Akibat kejadian itu, jalur alternatif menuju Kota Batu, pun menjadi lumpuh. Bahkan, dua unit kendaraan mobil dikabarkan tertimbun matrial longsoran.</p>



<p>Hingga berita ditulis, proses evakuasi masih terus dilakukan oleh sejumlah relawan, Tahura, BPBD Kabupaten Mojokerto, BPBD Kabupaten Batu dan TNI-Polri. Sementara peristiwa sendiri, diperoleh informasi berlangsung sekitar pukul 11.15. Bahkan, terkait musibah ini juga terekam dalam beberapa video yang beredar.</p>



<p>&#8220;Jalur tutup total. Informasinya ada dua mobil yang terlihat tadi terjebak dalam lumpur,&#8221; ujar relawan Welirang Community, Jaka.</p>



<p>Sementara itu, Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan evakuasi satu kendaraan roda empat yang tertimpa longsoran sejauh 30 meter ke jurang. &#8220;Teridentifikasi ada satu pick up, yang saat ini sedang evakuasi. Pick up tersebut sering melintas, karena pick up itu digunakan untuk angkutan sayur yang diambil dari Batu dan dijual ke Mojokerto. Proses evakuasi masih terus dilakukan,&#8221; jelas AKBP Ihram.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, dari arah Kota Batu, Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor (Polres) Batu, mengalihkan arus kendaraan bermotor yang menuju Kabupaten Mojokerto. &#8220;Pengalihan arus melalui Pandanrejo ke Karangploso,&#8221; kata Kasat Lantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim.</p>



<p>Ditegaskannya, bahwa saat ini jalur akses ke Kabupaten Mojokerto dari Kota Batu melalui Pacet-Cangar ditutup. &#8220;Betul ditutup, karena masih ada penanganan di jalan yang tertutup material tanah longsor berupa tanah dan pohon,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa untuk kendaraan yang sudah telanjur berada di jalur tersebut, dihimbau untuk putar balik dan kemudian diarahkan menuju Simpang Tiga Bendo. &#8220;Sudah kami imbau dan mengarahkan kendaraan yang sudah di sana diputar balik,&#8221; ucap AKP Kevin.</p>



<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun dari BPBD Kota Batu, bahwa ada titik longsor di jalur Pacet-Cangar, yang masuk wilayah Kabupaten Mojokerto. Kendati demikian, BPBD setempat bersama sejumlah instansi di Kota Batu telah menerjunkan tim untuk membantu menangani kejadian tersebut. Total ada sekitar 15 tim gabungan yang diberangkatkan ke lokasi kejadian tanah longsor. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220813</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPUPR Anggarkan Rp 23 Miliar untuk Pelebaran Jalan dan Trotoar serta Rp 56 Miliar untuk Jurang Susuh</title>
		<link>https://memontum.com/dpupr-anggarkan-rp-23-miliar-untuk-pelebaran-jalan-dan-trotoar-serta-rp-56-miliar-untuk-jurang-susuh</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jan 2024 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[anggarkan]]></category>
		<category><![CDATA[jurang]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[pelebaran]]></category>
		<category><![CDATA[trotoar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204033</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu tahun 2024, menganggarkan Rp 23 miliar untuk pelebaran jalan yang menjadi satu paket dengan perbaikan drainase serta revitalisasi trotoar. Di sisi lain, dinas juga mengusulkan anggaran sebesar Rp 56 miliar untuk pembangunan jembatan Jurang Susuh, Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu tahun 2024, menganggarkan Rp 23 miliar untuk pelebaran jalan yang menjadi satu paket dengan perbaikan drainase serta revitalisasi trotoar. Di sisi lain, dinas juga mengusulkan anggaran sebesar Rp 56 miliar untuk pembangunan jembatan Jurang Susuh, Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.</p>



<p>Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kota Batu, Eko Setiawan, mengatakan bahwa dari total anggaran Rp 23 miliar tersebut bersumber dari APBD 2023 Kota Batu. Jika dirinci, penggunaannya terbagi di beberapa titik. Antara lain, dilaksanakan dinasnya melanjutkan pelebaran jalan Bromo-Semeru dengan anggaran sebesar Rp 9 miliar.</p>



<p>&#8220;Tentunya, untuk lanjutan pelebaran Jalan Bromo-Semeru itu, satu paket dengan perbaikan drainase. Selain itu, juga revitalisasi trotoar sepanjang jalan itu. Maka, dianggarkan Rp 9 miliar,&#8221; terangnya, Rabu (03/01/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, tambahnya, anggaran tersebut juga dialokasikan untuk lanjutan revitalisasi trotoar di Jalan Panglima Sudirman sebesar Rp 7 miliar. Lalu, revitalisasi trotoar di Jalan Dewi Sartika Rp 1,3 miliar, revitalisasi trotoar di Jalan Patimura Rp 4,5 miliar dan Jalan Diponegoro sebesar Rp 1,2 miliar.</p>



<p>&#8220;Jadi, tahun ini dianggarkan totalnya Rp 23 miliar untuk lanjutan pelebaran jalan, perbaikan drainase dan revitalisasi trotoar. Anggaran ini belum termasuk proyek-proyek kecil seperti Pokir,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Sedangkan mengenai wacana pembangunan Jurang Susuh yang berada di Desa Giripurno, dijelaskan sudah diusulkan dan tahap perencanaan. Sedangkan, untuk estimasi alokasi anggaran pembangunannya bernilai Rp 56 miliar bersumber dari APBN.</p>



<p>&#8220;Untuk pembangunan jembatan di Jurang Susuh, sudah kami usulkan. Sekarang masih perencanaan karena nanti juga ada pembebasan lahan milik warga. Estimasi anggaran yang dialokasikan, kami usulkan Rp 56 miliar yang bersumber dari APBN. Diasumsikan panjang 250 meter dan lebar 7 meter,&#8221; jelasnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204033</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPRD Kota Batu Dukung Rencana Pembangunan Fly Over di Jurang Susuh Kota Batu</title>
		<link>https://memontum.com/dprd-kota-batu-dukung-rencana-pembangunan-fly-over-di-jurang-susuh-kota-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Dec 2023 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[jurang]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[rencana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=202713</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Wakil Ketua I DPRD Kota Batu, Nurochman, mendukung atas usulan rencana pembangunan fly over di Jurang Susuh-Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, yang merupakan perbatasan antara Kota Batu dengan Kabupaten Malang. Dukungan itu disampaikan, karena jalan penghubung menuju ke Kota Batu, juga padat akan arus kendaraan. Sementara, tujuan pembangunan juga meminimalisir [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Wakil Ketua I DPRD Kota Batu, Nurochman, mendukung atas usulan rencana pembangunan fly over di Jurang Susuh-Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, yang merupakan perbatasan antara Kota Batu dengan Kabupaten Malang. Dukungan itu disampaikan, karena jalan penghubung menuju ke Kota Batu, juga padat akan arus kendaraan. Sementara, tujuan pembangunan juga meminimalisir angka kecelakaan.</p>



<p>Menurut Nurochman, usulan DPUPR Kota Batu untuk pembangunan fly over Jurang Susuh, sudah masuk dalam program prioritas atau dimasukkan dalam perencanaan tahun 2024. &#8220;Terkait usulan pembangunan fly over Jurang Susuh, kami sangat sepakat. Karenanya, akan menjadi program skala prioritas,&#8221; terangnya, Minggu (03/12/2023) tadi.</p>



<p>Apalagi, tambahnya, dalam hasil pemetaan yang dilakukan Dishub Kota Batu, bahwa jalan penghubung antara Kabupaten Malang dan Kota Batu via Jurang Susuh, masuk sebagai zona kecelakaan berisiko tinggi. Sehingga, perlu didorong agar bisa segera diajukan di tahun 2024.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saya minta untuk langkah awal, agar eksekutif melalui DPUPR mengusulkan pembangunan fly over di jalur curam tersebut di APBD 2024,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Jika dalam perencanaan awal itu kurang memungkinkan, paparnya, maka rencana itu akan ditawarkan ke Pemprov Jatim. Ini dikarenakan, kebutuhan anggaran untuk pembangunan cukup besar. Sehingga, berharap usulan itu dibantu Pemprov Jatim.</p>



<p>&#8220;Tentunya, ketika penyerahan anggaran pembangunan itu diberikan ke Pemprov Jawa Timur dan terjadi kendala, maka Pemkot Batu harus intens mengkomunikasikan dengan Pemkab Malang. Mengingat, jalur tersebut terbagi antara milik Kota Batu dan Kabupaten Malang,&#8221; jelasnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">202713</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rawan Laka, DPUPR Kota Batu Usulkan Jembatan Fly Over di Jurang Susuh Giripurno</title>
		<link>https://memontum.com/rawan-laka-dpupr-kota-batu-usulkan-jembatan-fly-over-di-jurang-susuh-giripurno</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Nov 2023 13:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[giripurno]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[jurang]]></category>
		<category><![CDATA[usulkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201635</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu mengusulkan pembangunan jembatan fly over di Jurang Susuh, Desa Giripurno, Kota Batu. Itu karena, di lokasi jalan yang merupakan akses penghubung dengan Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, ini memiliki kontur jalan yang berlembah sehingga sering menyebabkan terjadinya kecelakaan. Kepala DPUPR Kota Batu, Alfi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu mengusulkan pembangunan jembatan fly over di Jurang Susuh, Desa Giripurno, Kota Batu. Itu karena, di lokasi jalan yang merupakan akses penghubung dengan Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, ini memiliki kontur jalan yang berlembah sehingga sering menyebabkan terjadinya kecelakaan.</p>



<p>Kepala DPUPR Kota Batu, Alfi Nurhidayat, mengatakan usulan dibangunnya jembatan fly over ini lebih kepada untuk menekan angka kecelakaan di Jurang Susuh. &#8220;Untuk solusi menekan angka kecelakaan di Jurang Susuh, DPUPR Kota Batu mengusulkan agar dilakukan pembangunan fly over di jalur tersebut. Terlebih dari hasil identifikasi, untuk Jurang Susuh menjadi jalur utama kendaraan berat masuk ke Kota Batu,&#8221; terang Alfi, Rabu (15/11/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurutnya, usulan mengenai jembatan flay over di Jurang Susuh, ini akan diajukan di APBD 2024. &#8220;Kalau di APBD 2024 belum direalisasikan, maka bisa dimasukkan di P-APBD 2024 atau di APBD 2025,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Dijelaskan Alfi, bahwa usulan peningkatan infrastruktur dan fasilitas jaringan jalan itu demi meningkatkan keselamatan berkendara. Oleh karena itu, bisa masuk dalam program prioritas Pemerintah Kota Batu. &#8220;Yang jelas, tujuan kami untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan fokus utamanya adalah pada kelayakan jalan,&#8221; tambahnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201635</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sering Makan Korban, Tanjakan Jurang Susuh Kota Batu Akan Dipasang Guard Rail dan Warning LED</title>
		<link>https://memontum.com/sering-makan-korban-tanjakan-jurang-susuh-kota-batu-akan-dipasang-guard-rail-dan-warning-led</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jul 2023 13:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[akan]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[dipasang]]></category>
		<category><![CDATA[guard]]></category>
		<category><![CDATA[jurang]]></category>
		<category><![CDATA[kabar]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[makan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[rail]]></category>
		<category><![CDATA[sering]]></category>
		<category><![CDATA[susuh]]></category>
		<category><![CDATA[tanjakan]]></category>
		<category><![CDATA[warning]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192742</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Tanjakan Jurang Susuh di Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, akan dipasang guard rail atau pagar pengaman jalan. Ini dikarenakan, jalur penghubung antara Kota Batu dan Kabupaten Malang, itu sering menyebabkan terjadinya kecelakaan dan yang terakhir adalah seperti truk yang terperosok ke jurang. Kabid Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu, Chilman [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Tanjakan Jurang Susuh di Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, akan dipasang guard rail atau pagar pengaman jalan. Ini dikarenakan, jalur penghubung antara Kota Batu dan Kabupaten Malang, itu sering menyebabkan terjadinya kecelakaan dan yang terakhir adalah seperti truk yang terperosok ke jurang.</p>



<p>Kabid Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu, Chilman Suaidi, mengatakan bahwa selama ini di lokasi sering terjadi kecelakaan. Sebagai langkah antisipasi musibah nyawa, maka akan diberikan pengaman.</p>



<p>&#8220;Untuk melindungi kendaraan besar supaya tidak terperosok di jurang saat terjadinya kecelakaan di Jurang Susuh, maka akan kami pasang guard rail. Tentunya, bertujuan untuk meminimalisir kecelakaan atau korban nyawa,&#8221; terangnya, Jumat (07/07/2023) sore.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk pemasangan guard rail tersebut, ujarnya, Dishub Kota Batu juga harus bekerjasama dengan Kabupaten Malang. Mengingat, Jurang Susuh adalah wilayah perbatasan antara Kota Batu dan Kabupaten Malang, yang selama ini menjadi jalan alternatif pengendara luar kota bila terjadi kemacetan di Jalur Pendem menuju Kota Batu.</p>



<p>&#8220;Kalau di lihat, di sisi timur adalah wilayah Kabupaten Malang. Jadi, untuk pemasangan sarana prasarana di Jurang Susuh, harus bekerjasama dengan Kabupaten Malang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Selain itu, nantinya juga akan dipasang tambahan rambu-rambu yang sifatnya peringatan seperti warning LED dan bila diperlukan juga dipasang dua sampai tiga titik CCTV. &#8220;Memang sampai saat ini, itu masih belum ada komunikasi dengan pihak Kabupaten Malang, secara intens. Tetapi, kami berupaya melengkapi sarana prasarana untuk meminimalisir kecelakaan di jalur tanjakan itu. Untuk anggaran, di sini masih tahap usulan. Tentunya juga belum bisa dipastikan kapan pelaksanaannya. Tapi, yang jelas kami upayakan secepatnya,&#8221; ujarnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192742</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Truk Muatan Galon Air Terjun Bebas di Jurang Susuk Kota Batu</title>
		<link>https://memontum.com/truk-muatan-galon-air-terjun-bebas-di-jurang-susuk-kota-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jun 2023 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[air]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[bebas]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[galon]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[jurang]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[muatan]]></category>
		<category><![CDATA[susuk]]></category>
		<category><![CDATA[terjun]]></category>
		<category><![CDATA[truk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191899</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Truk Nopol W 9544 US bermuatan galon berisi air mineral seberat 8 ton, terjun bebas di Jurang Susuk, yang memiliki dalaman sekitar 6 meter di Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Senin (26/06/2023) sekitar pukul 13.30. Beruntung, peristiwa yang sempat menyita perhatian warga itu, tidak sampai mengakibatkan korban. Kanit Gakkum Satlantas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Truk Nopol W 9544 US bermuatan galon berisi air mineral seberat 8 ton, terjun bebas di Jurang Susuk, yang memiliki dalaman sekitar 6 meter di Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Senin (26/06/2023) sekitar pukul 13.30. Beruntung, peristiwa yang sempat menyita perhatian warga itu, tidak sampai mengakibatkan korban.</p>



<p>Kanit Gakkum Satlantas Polres Batu, Ipda Hendri, mengatakan bahwa truk besar muatan air mineral yang jatuh ke Jurang Susuk tersebut berasal dari Pasuruan. &#8220;Truk yang jatuh ke jurang itu berasal dari Pasuruan dan rencananya akan dikirim air mineral ke Kota Batu,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dalam musibah itu, paparnya, sopir truk berhasil selamat. Sementara kernetnya, pun mengalami nasib sama. Meskipun, sempat mengalami luka-luka.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Jadi, dalam kejadian kecelakaan tunggal itu, sopir dan kernet hanya mengalami lecet. Keduanya juga sudah dilakukan penanganan. Untuk kondisi truk, akan segera dilakukan evakuasi dengan sistem sistem buka tutup jalur arus Kota Batu menuju Karangploso, Kabupaten Malang,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Pengemudi truk yang terperosok di Jurang Susuk, Ayon, menjelaskan bahwa barang muatan air itu dibawa dari Pasuruan yang rencananya dibongkar di sekitar Desa Giripurno. &#8220;Iya, memang rencana saya bongkar di dekat sini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ditambahkannya, saat sebelum kejadian, mesin tiba-tiba mati. Kemungkinannya, karena temperatur mesin panas saat posisi menanjak. &#8220;Tadi itu, temperatur truk naik. Sehingga, tenaga truk menjadi hilang dan tidak bisa naik. Saya sempat suruh kernet turun untuk menghalau kendaraan di belakang truk. Saya bahkan sempat menginjak rem, namun nggak bisa. Akhirnya truk menggelinding turun dan terperosok ke jurang sebelah kiri,&#8221; jelasnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191899</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
