<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kabupaten mojokerto &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kabupaten-mojokerto/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 May 2023 12:45:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kabupaten mojokerto &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kemenkominfo Meriahkan Panggung Rakyat Lapangan Mojokerto dengan Peluang Profesi Cuan di Ruang Digital</title>
		<link>https://memontum.com/kemenkominfo-meriahkan-panggung-rakyat-lapangan-mojokerto-dengan-peluang-profesi-cuan-di-ruang-digital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 May 2023 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189412</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8211; Peluang berburu cuan, baik lewat bisnis yang kini semakin bersaing ketat maupun lewat beragam profesi baru, kini banyak ditangkap dan ditawarkan di ruang digital. Media sosial (Medsos), pun menjadi salah satu tempat untuk menjaring dan menggarap peluang tersebut. &#8220;Terkait itu, UMKM yang kini bertabur di kota dan desa, mesti menguasai digital marketing [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Mojokerto</strong> &#8211; Peluang berburu cuan, baik lewat bisnis yang kini semakin bersaing ketat maupun lewat beragam profesi baru, kini banyak ditangkap dan ditawarkan di ruang digital. Media sosial (Medsos), pun menjadi salah satu tempat untuk menjaring dan menggarap peluang tersebut.</p>



<p>&#8220;Terkait itu, UMKM yang kini bertabur di kota dan desa, mesti menguasai digital marketing untuk menangkap peluang itu. Peluang kerja menjemput profesi baru itu, juga bisa digarap dari manapun, kapanpun dan oleh siapapun, asal menguasai ilmunya. Ruang digital menjadi pesona dan pasar baru yang tak terbatas untuk digarap,” tulis Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dalam rilisnya, Jumat (26/05/2023) tadi.</p>



<p>Rilis tersebut sengaja disampaikan, terkait rencana Kemenkominfo bekerja sama dengan Musik Mojokerto Community, yang akan menggelar diskusi literasi digital secara &#8216;chip in&#8217; di acara Panggung Rakyat di Lapangan Kedunglengkong, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (27/05/2023) besok sekitar pukul 17.00 WIB. Selain diskusi, kegiatan yang diikuti sejumlah pelaku UMKM, itu juga akan dimeriahkan dengan pertunjukan musik, tari-tarian dan bazaar.</p>



<p>&#8220;Ayo gabung dalam diskusi dan panggung rakyat yang digelar gratis ini. Caranya, cukup dengan mendaftar ke link https://s.id/DaftarMojokerto2705. Dapatkan e-sertifikat dari Kemenkominfo serta e-money senilai Rp 1 juta untuk 10 peserta yang beruntung,” lanjut Kemenkominfo dalam.</p>



<p>Mengangkat topik menarik yakni &#8216;Peluang Profesi Cuan di Ruang Digital&#8217;, diskusi luring (offline) ini akan menghadirkan tiga nara sumber yang siap berbagi pengalaman. Mereka adalah pelaku industri event, Raka Maukar, MC dan kreator konten, Danin Sibilo, musisi dan guru dari Ronald International, Mia Marcelina serta Riska Reggita, presenter yang akan memandu diskusi sebagai moderator.</p>



<p>Terkait topik diskusi, Kemenkominfo menjelaskan bahwa peluang profesi penghasil cuan tidak lepas dari pentingnya pemahaman terhadap pemanfaatan dunia digital untuk mengembangkan usaha. Pemanfaatan media sosial, penting ditingkatkan untuk berbisnis di era digital. Diantaranya, membangun toko online, menekuni bisnis afiliasi, menjadi konten kreator, bisnis dropshipp, blogger, influencer marketing hingga jasa bisnis digital.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-kerawanan-libur-lebaran-polresta-malang-kota-gelar-operasi-ketupat-semeru-2026">Antisipasi Kerawanan Libur Lebaran, Polresta Malang Kota Gelar Operasi Ketupat Semeru 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pastikan-produk-lebaran-aman-pemkot-malang-cek-kedaluwarsa-parsel-di-pusat-perbelanjaan">Pastikan Produk Lebaran Aman, Pemkot Malang Cek Kedaluwarsa Parsel di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/aspal-di-jember-mulus-sambut-pemudik-pulang-kampung-jadi-makin-nyaman">Aspal di Jember Mulus Sambut Pemudik, Pulang Kampung Jadi Makin Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-pasar-murah-dprd-kota-malang-dorong-pelaksanaan-hingga-tingkat-kelurahan">Evaluasi Pasar Murah, DPRD Kota Malang Dorong Pelaksanaan hingga Tingkat Kelurahan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/beri-kenyamanan-pemudik-dishub-jember-ramp-check-bus-di-terminal-tawang-alun">Beri Kenyamanan Pemudik, Dishub Jember Ramp Check Bus di Terminal Tawang Alun</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Ke depan, masyarakat diharapkan bisa lebih mudah memahami teknologi digital. Bukan sekadar sebagai alat komunikasi, namun bisa menjadi ladang penghasilan dengan bisnis ataupun usaha lain yang menghasilkan pundi-pundi rupiah secara cerdas, bijak dan tidak melanggar norma hukum,&#8221; urai Kemenkominfo.</p>



<p>Diskusi literasi digital di lingkungan komunitas, paparnya, merupakan salah satu upaya Kemenkominfo untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat (komunitas) menuju Indonesia #MakinCakapDigital.</p>



<p>&#8220;Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia pada tahun 2024,” tambah Kemenkominfo.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo itu tahun ini mulai dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Program Kemenkominfo yang berkolaborasi dengan Siberkreasi dan 18 mitra jejaring ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Tahun ini, program Indonesia Makin Cakap Digital (IMCD) menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif dan aman.</p>



<p>Program IMCD selalu membahas setiap tema dari sudut pandang empat pilar utama. Yakni, kecakapan digital, etika digital, keamanan digital dan budaya digital.</p>



<p>Program IMCD sendiri diperlukan, karena berdasarkan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dan We Are Social, pengguna internet dan media sosial di Indonesia pada periode 2021-2022 sudah mencapai 220 juta orang. &#8220;Padahal, pada 2019, jumlah itu masih di kisaran 175 juta orang,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan dapat diakses melalui website info.literasidigital.id, media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Page, dan Kanal Youtube Literasi Digital Kominfo. <strong>(hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189412</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Seorang Mahasiswa Asal Pasuruan Hilang Misterius di Hutan Bukit Krapyak Mojokerto</title>
		<link>https://memontum.com/seorang-mahasiswa-asal-pasuruan-hilang-misterius-di-hutan-bukit-krapyak-mojokerto</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Sep 2022 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[hutan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[orang hilang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=175228</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8211; Seorang mahasiswa bernama Raffi Dimas Badar (20) warga Desa Pekoren, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, dilaporkan hilang misterius saat berada di kawasan Hutan Bukit Krapyak, Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Minggu (11/09/2022) sekitar pukul 05.00. Raffi yang datang bersama rombongan, secara tiba-tiba memisahkan diri dan&#160; menghilang hingga membuat teman-temannya panik. Tim Rescue [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Mojokerto</strong> &#8211; Seorang mahasiswa bernama Raffi Dimas Badar (20) warga Desa Pekoren, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, dilaporkan hilang misterius saat berada di kawasan Hutan Bukit Krapyak, Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Minggu (11/09/2022) sekitar pukul 05.00.</p>



<p>Raffi yang datang bersama rombongan, secara tiba-tiba memisahkan diri dan&nbsp; menghilang hingga membuat teman-temannya panik. Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya, Polsek Pacet dan Perhutani Pacet serta para relawan, hingga Selasa (13/09/2022) tadi, masih terus melakukan pencarian.</p>



<p>Informasi Memontum.com bahwa rombongan perkemahan datang secara bersama-sama sebanyak 11 orang, untuk melakukan perkemahan di Wisata Bukit Krapyak, Sabtu (10/09/2022) sekitar pukul 18.30. Keesokan paginya atau Senin, sekitar pukul 05.00, korban masih sempat berpapasan dengan temannya usai Salat Subuh di Musala Bukit Krapyak.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-kerawanan-libur-lebaran-polresta-malang-kota-gelar-operasi-ketupat-semeru-2026">Antisipasi Kerawanan Libur Lebaran, Polresta Malang Kota Gelar Operasi Ketupat Semeru 2026</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pastikan-produk-lebaran-aman-pemkot-malang-cek-kedaluwarsa-parsel-di-pusat-perbelanjaan">Pastikan Produk Lebaran Aman, Pemkot Malang Cek Kedaluwarsa Parsel di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/aspal-di-jember-mulus-sambut-pemudik-pulang-kampung-jadi-makin-nyaman">Aspal di Jember Mulus Sambut Pemudik, Pulang Kampung Jadi Makin Nyaman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-pasar-murah-dprd-kota-malang-dorong-pelaksanaan-hingga-tingkat-kelurahan">Evaluasi Pasar Murah, DPRD Kota Malang Dorong Pelaksanaan hingga Tingkat Kelurahan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/beri-kenyamanan-pemudik-dishub-jember-ramp-check-bus-di-terminal-tawang-alun">Beri Kenyamanan Pemudik, Dishub Jember Ramp Check Bus di Terminal Tawang Alun</a></li>
</ul>


<p>Bahkan, salah seorang temannya sempat menyapanya. Namun, saat itu korban tidak menghiraukan. Saat itu teman-temannya mengira kalau korban kembali ke tenda. Namun ternyata, korban sudah tidak pernah lagi terlihat kembali ke tenda.</p>



<p>Hal itu, sontak membuat-temannya panik hingga melakukan pencarian. Namun karena korban tidak juga ditemukan, sekitar pukul 10.30, hilangnnya korban dilaporkan ke pihak loket Wisata Bukit Krapyak. Kejadian itu selanjutnya diteruskan ke Polsek Pacet hingga dilakukan pencarian.</p>



<p>&#8220;Dari laporan awal ini, kemudian juga kami laporkan ke Polsek dan SAR Surabaya,&#8221; kata Perhutani Pacet, Edy. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">175228</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penyaluran KKS di Kabupaten Mojokerto, KPM Penerima Meningkat 50 Ribu</title>
		<link>https://memontum.com/penyaluran-kks-di-kabupaten-mojokerto-kpm-penerima-meningkat-50-ribu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 May 2020 13:58:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten mojokerto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/114541-penyaluran-kks-di-kabupaten-mojokerto-kpm-penerima-meningkat-50-ribu</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8211; Jaring Pengamanan Sosial (JPS) dampak Covid-19 dari Kementerian Sosial, telah melakukan perluasan program sembako sebanyak 4,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) se-Indonesia. Tercatat ada 56.185 KPM di Kabupaten mendapat perluasan sebanyak 9.303 KPM. Disamping itu, KPM perluasan tersebut juga akan mendapatkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) disalurkan melalui BNI Cabang Mojokerto dibantu Pendamping [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Mojokerto </strong>&#8211; Jaring Pengamanan Sosial (JPS) dampak Covid-19 dari Kementerian Sosial, telah melakukan perluasan program sembako sebanyak 4,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) se-Indonesia. Tercatat ada 56.185 KPM di Kabupaten mendapat perluasan sebanyak 9.303 KPM.</p>
<p>Disamping itu, KPM perluasan tersebut juga akan mendapatkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) disalurkan melalui BNI Cabang Mojokerto dibantu Pendamping Sosial.</p>
<p>Penyaluran mulai dilaksanakan tanggal 11-16 Mei, bertempat di 18 Kecamatan dan mulai dilaksanakan untuk pertama di Kecamatan Trowulan, yang dilakukan Bupati Mojokerto Pungkasiadi.</p>
<p>“Minggu ini sebanyak 9.303 KPM sudah harus menerima bantuan, sesuai data dari Dinsos, dimana tiap KPM yang sebelumnya menerima Rp 150 ribu/bulan, akan ditambah menjadi Rp 200/bulan mulai April sampai Desember 2020,” jelas Bupati, Senin (11/5.2020) di Pendapa Kecamatan Trowulan.</p>
<p>Bantuan tersebut ditransaksikan melalui agen atau e-Warong Penyalur Bantuan Sosial Pangan dan dapat dibelanjakan dalam bentuk bahan pangan. Sistem penyaluran seperti ini dianggap paling tepat, karena akan mempermudah Pemerintah Daerah dalam hal monitoring dan reporting. Selain itu bantuan akan tersalurkan secara efektif, efisien, transparan dan tepat sasaran.</p>
<p>Bupati menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini akan dilaksanakan secara seksama dan matang. Hal ini, untuk menghindari terjadinya data ganda yang mungkin saja terjadi. dimana data dapat berubah setiap bulannya, berdasarkan laporan tetapi tetai memerlukan verifikasi agar jangan sampai terjadi data ganda/dobel.</p>
<p>“Pusat meminta, agar jangan sampai ada data yang dobel, sebab program bantuan yang disampaikan ke masyarakat ada beberap antara lain, PKH, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Langsung Tunai (BLT) serta lainnya. Kalau ada masyarakat yang berhak tapi belum menerima, bisa segera melapor. Kita tidak akan mengunci data dan selalu terbuka,” pinta Bupati.</p>
<p>Sementara Camat Trowulan Try Raharjo mengungkapkan, saat ini ada 762 KKS di Kecamatan Trowulan penerima bantuan program sembako. “Masyarakat nanti akan menerima senilai Rp 200 ribu, yang didistribusikan berupa sembako,” ujarnya <strong>(mrg/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">114541</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Istri PNS Kemenag Kabupaten Mojokerto, Positif Corona</title>
		<link>https://memontum.com/istri-pns-kemenag-kabupaten-mojokerto-positif-corona</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 May 2020 14:34:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Positif Corona]]></category>
		<category><![CDATA[satgas covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/113583-istri-pns-kemenag-kabupaten-mojokerto-positif-corona</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8211; Istri dari seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto, warga Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, positif terinfeksi virus corona (Covid-19), setelah yang bersangkutan mengikuti pelatihan petugas haji di asrama haji Sukolilo, Surabaya, beberapa waktu yang lalu. Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten Mojokerto dr Langit Kresna Janitra mengatakan, pasien [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Mojokerto</strong> &#8211; Istri dari seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto, warga Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, positif terinfeksi virus corona (Covid-19), setelah yang bersangkutan mengikuti pelatihan petugas haji di asrama haji Sukolilo, Surabaya, beberapa waktu yang lalu.</p>
<p>Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten Mojokerto dr Langit Kresna Janitra mengatakan, pasien ketujuh positif Covid-19, di Kabupaten Mojokerto adalah perempuan 43 tahun. Hasil tes swab perempuan asal Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto itu baru keluar hari ini, Sabtu 2 Mei 2020.</p>
<p>&#8220;Hasil tes swab positif. Pasien ini, istri dari pegawai Kemenag Kabupaten Mojokerto,&#8221; kata dr Langit dalam rilisnya, Sabtu (2/5/2020).</p>
<p>Suami pasien positif Corona itu adalah seorang pegawai kemenag yang tercatat mengikuti pelatihan petugas haji di asrama haji Sukolilo, Surabaya pada 9-18 Maret 2020. Namun, si suami telah dua kali menjalani rapid test. &#8220;Hasil rapid test suaminya dua kali negatif,&#8221; ungkap dr Langit.</p>
<p>Kendati demikian, kata dr Langit, keluarga pegawai Kemenag Kabupaten Mojokerto itu diminta menjalani rapid test, Selasa (21/4). Hanya si istri yang saat itu menunjukkan hasil reaktif. Sehingga pada hari yang sama, perempuan 43 tahun itu diisolasi di RSUD Prof Dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.</p>
<p>&#8220;Selain rapid test reaktif, pasien juga mengalami gejala seperti batuk dan pilek. Sehingga saat itu kami tetapkan sebagai PDP (pasien dalam pengawasan),&#8221; terangnya.</p>
<p>Keesokan harinya, Rabu (22/4/2020), pasien menjalani tes swab di RSUD Prof Dr Soekandar. Hasil tes swab tersebut baru keluar hari ini. Ibu rumah tangga asal Kecamatan Sooko itu dinyatakan positif Covid-19. &#8220;Karena istrinya positif, maka sore tadi suaminya kami tes swab. Kondisi suaminya sehat,&#8221; jelas dr Langit.</p>
<p>Sampai saat ini perempuan 43 tahun tersebut, masih diisolasi di RSUD Prof Dr Soekandar. Menurut dr Langit, belum ditentukan kapan pasien akan menjalani tes swab kedua.</p>
<p>Ia menduga pasien positif Corona ini tidak tertular suaminya yang pernah mengikuti pelatihan petugas haji di Surabaya. Selain dua kali rapid test suaminya nonreaktif, dua kali masa inkubasi si suami telah berlalu.</p>
<p>&#8220;Kemungkinan tidak tertular suaminya yang dari klaster Sukolilo. Karena dua kali masa inkubasinya telah berlalu, kondisi suaminya sehat. Untuk kepastiannya kita tunggu hasil tracing,&#8221; tandas dr Langit.</p>
<p>Istri pegawai Kantor Kemenag Kabupaten Mojokerto ini menjadi pasien positif Corona ketujuh di Kabupaten Mojokerto. Pasien positif COVID-19 lainnya yakni pria 50 tahun dan perempuan 48 tahun pasangan suami istri asal Kecamatan Jetis.</p>
<p>Perempuan 45 tahun yang berprofesi sebagai dokter di Puskemas Ngoro, perempuan 39 tahun yang menjadi perawat di RSUD Prof Dr Soekandar, ibu rumah tangga 36 tahun asal Kecamatan Kemlagi yang tinggal di Sidoarjo, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto. <strong>(mrg/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">113583</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tujuh Kades Resmi Dilantik Wakil Bupati Mojokerto</title>
		<link>https://memontum.com/tujuh-kades-resmi-dilantik-wakil-bupati-mojokerto</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Nov 2018 16:01:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[kades]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/62685-tujuh-kades-resmi-dilantik-wakil-bupati-mojokerto</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8211; Wakil Bupati Mojokerto H. Pungkasiadi lantik tujuh orang kepala desa terpilih dari hasil pelaksanaan Pilkades serentak tanggal 19 September 2018, Jumat (2/11/2018) di ruang Satya Bina Karya Pemkab Mojokerto. Turut hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah Herry Suwito, Asisten Pemerintahan dan Kesra Agus M. Anas, dan Wakil Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Mojokerto</strong> &#8211; Wakil Bupati Mojokerto H. Pungkasiadi lantik tujuh orang kepala desa terpilih dari hasil pelaksanaan Pilkades serentak tanggal 19 September 2018, Jumat (2/11/2018) di ruang Satya Bina Karya Pemkab Mojokerto. Turut hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah Herry Suwito, Asisten Pemerintahan dan Kesra Agus M. Anas, dan Wakil Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi.</p>
<p>Dalam sambutanya wakil Bupati Mojokerto mengatakan, pemerintah daerah berkewajiban untuk mendorong terselenggaranya otonomi desa di wilayahnya. Sehingga penyelenggaraan pemerintahan desa dapat mencapai tujuannya, dengan cara meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan bagi masyarakat desa.</p>
<p>&#8220;Demi mencapai harapan yang dimaksud, maka dibutuhkan kepemimpinan kepala desa yang mumpuni, yang memahami kebutuhan desa serta masyarakatnya,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Pungkasiadi Juga berpersan agar Kepala desa harus punya kemampuan manajerial yang efisien dan efektif. Kepala desa mengemban amanat yang tidak ringan dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan desa. Kepala desa juga harus mampu menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks serta mampu menempatkan diri di atas semua kepentingan masyarakat desa, demi membangun serta memajukan desa dan warganya.</p>
<p>&#8220;Para Kades terpilih harus dapat bersikap netral, dan menjaga ketertiban dan ketentraman wilayah demi suksesnya Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden sekaligus Pemilihan Legislatif yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019 mendatang,&#8221; pintanya.</p>
<p>Sementara tujuh Kades Terpilih yakni, Suwarno sebagai Kepala Desa Madureso Kecamatan Dawarblandong, Sumaji sebagai Kepala Desa Kalikatir Kecamatan Gondang, Anton Kurniawan sebagai Kepala Desa Kesemen Kecamatan Ngoro, Dwi Siswarini sebagai Kepala Desa Mlaten Kecamatan Puri, Siswahyudi sebagai Kepala Desa Sumbergirang Kecamatan Puri, Nuroso sebagai Kepala Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar, dan Zuli Astutik sebagai Kepala Desa Pekukuhan Kecamatan Mojosari.<strong>(den/gan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">62685</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kapolres Mojokerto, Mahapatih Gajah Mada Era Milenial</title>
		<link>https://memontum.com/kapolres-mojokerto-mahapatih-gajah-mada-era-milenial</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Sep 2018 13:28:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[polres mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Ruwat Agung Nuwantoro]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=55852</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8211; Salah satu kekayaan yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia yang tidak dapat dimiliki oleh bangsa lain adalah kekayaan akan warisan budaya dan adat istiadat yang sangat beraneka ragam. Setiap daerah memiliki kearifanlokal nya masing-masing, tak terkecuali Kabupaten Mojokerto yang diyakini sebagai pusat Kerajaan Majapahit yang pernah berjaya di abad 13 dan 14 silam. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Mojokerto </strong>&#8211; Salah satu kekayaan yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia yang tidak dapat dimiliki oleh bangsa lain adalah kekayaan akan warisan budaya dan adat istiadat yang sangat beraneka ragam. Setiap daerah memiliki kearifanlokal nya masing-masing, tak terkecuali Kabupaten Mojokerto yang diyakini sebagai pusat Kerajaan Majapahit yang pernah berjaya di abad 13 dan 14 silam.</p>
<p>Pada peringatan Ruwat Agung Nuwantoro tahun 2018 ini mengambil tema “Digdaya Mahapatih Gajah Mada”. Puncak serangkaian kegiatan ini ialah Kirab Agung Bumi Nuswantoro yang digelar pada Minggu (16/9/18) terpusat di Pendopo Agung Trowulan. Dalam Kirab Agung ini menampilkan kearifanlokal, kesenian tradisional serta teatrikal kisah raja serta gambaran kehidupan masyarakat di jaman Kerajaan Majapahit.</p>
<p><div id="attachment_55855" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://memontum.com/55852-kapolres-mojokerto-mahapatih-gajah-mada-era-milenial/img-20180916-wa0116-copy" rel="attachment wp-att-55855"><img aria-describedby="caption-attachment-55855" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG-20180916-WA0116-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Pemukulan gendrang acara puncak Ruat Agung 2018" width="650" height="333" class="size-full wp-image-55855" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG-20180916-WA0116-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/09/IMG-20180916-WA0116-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-55855" class="wp-caption-text"><em><strong>Pemukulan gendrang acara puncak Ruat Agung 2018</strong></em></p></div></p>
<p>Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata S.Sos S.I.K MH. Mendapat sebuah kehormatan untuk menerima Pataka Merah Putih, ini merupakan sosok yang tepat sebagai abdi utama dari Nusa dan bangsa. Dalam sejarah, Polri memang erat kaitan nya dengan Kerajaan Majapahit. Dimana Maha Patih Gajah Mada mendirikan pasukan pengawal kerajaan yg disebut Pasukan Bhayangkara. Inilah yang menjadi cikal bakal terbentukan Polri. Dengan salah satu prinsip nya  Satya Haprabu “Setia kepada Negara, Pimpinannya dan Rakyat”. Untuk itu Kapolres Mojokerto adalah Mahapatih Gajah Mada pada era milenial saat ini.</p>
<p>Dalam sambutan nya Wakil Bupati Mojokerto Bapak H.Pungkasiadi SH. Menyampaikan bahwa, “Tujuan digelarnya kegiatan tersebut yakni untuk melestarikan seni, budaya dan peninggalan leluhur. Kepada para generasi muda agar mempunyai rasa memiliki sehingga kebudayaan ini tdk hilang. Ini merupakan aset bangsa yang tak terhingga harganya,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Selain itu kegiatan Inu juga bertujuan untuk memperkenalkan destinasi wisata Kabupaten Mojokerto.<strong>(den/gan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">55852</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang May Day, Forkopimda Mojokerto Gelar Rakor Bersama</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-may-day-forkopimda-mojokerto-gelar-rakor-bersama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Apr 2018 19:19:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[hari buruh]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[rakor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=39900</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8212; Menjelang perhelatan Hari Buruh 2018 atau yang dikenal dengan May Day, Forkopimda Kabupaten Mojokerto, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Mapolres Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (28/4/2018). Hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Harapantua Simamarta Permata, S.Sos, S.IK, MH., Dandim 0815 Mojokerto diwakili Kasdim 0815 Mayor Inf Nuryakin, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum  Mojokerto </strong>&#8212;  Menjelang perhelatan Hari Buruh 2018 atau yang dikenal dengan May Day, Forkopimda Kabupaten Mojokerto, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Mapolres Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (28/4/2018).   </p>
<p>Hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Harapantua Simamarta Permata, S.Sos, S.IK, MH., Dandim 0815 Mojokerto diwakili Kasdim 0815 Mayor Inf Nuryakin, S.Sos, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto H. Ismail Pribadi, SE, dan Unsur Forpkopimda lainnya, Danyonif PR 503/MK Letkol Inf Erwin Agung TWA, ST, M.Tr. (Han), Wakapolres Mojokerto beserta Pejabat Utama Polres Mojokerto, Ketua Apindo Kabupaten Mojokerto, Ketua Panitia May Day dan  Perwakilan Organisasi Pekerja/Buruh se-Kabupaten Mojokerto.</p>
<p>Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simamarta, S.Sos, S.IK, MH, mengatakan, di luar negeri May Day merupakan hari yang menyenangkan (Fun Day). &#8220;Maka di Indonesia, akan kita ubah seperti itu dengan kegiatan olah raga, hiburan, bakti sosial serta kainnya. </p>
<p>Kapolres juga menyampaikan pesan Kapolda. &#8220;Peringatan May Day ini akan kita jadikan hari yang menggembirakan dan apabila akan melakukan kegiatan agar dilaksanakan di kota masing-masing,&#8221; ungkap Kapolres yang akrab dengan sebutan Leo.</p>
<p>Menurut Leo,  Pomres siap melayani setiap kegiatan yang dilakukan oleh buruh. &#8220;Dengan catatan, jangan membawa benda-benda yang dilarang pada pelaksanaan kegiatan aksi seperti tongkat dan kayu,&#8221; bebernya. </p>
<p>Kapolres juga menghimbau, untuk perwakilan buruh ke-Surabaya akan dilakukan pengawalan dan pengamanan. &#8220;Pres dalam hal ini,  akan meminta bantuan Kodim 0815 Mojokerto dan Batalyon Para Raider 503 Mojosari,&#8221; tandas Leo. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">39900</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kades Gading Serahkan 399 Sertifikat Program Prona</title>
		<link>https://memontum.com/kades-gading-serahkan-399-sertifikat-program-prona</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Feb 2018 15:18:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[PRONA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/27788-kades-gading-serahkan-399-sertifikat-program-prona</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Mojokerto &#8212; Program Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) atau yang lebih dikenal dengan sebutan sertifikat massal ini benar-benar membantu masyarakat. Demikian yang dikatakan Nurul Arifin, Kepala Desa (Kades) Gading, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, saat acara penyerahan sertifikat untuk rakyat di Pendopo Balai Desa setempat, Rabo (21/2/2018). Dalam sambutannya Arifin mengatakan, saya atas nama Pemerintah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Mojokerto</strong> &#8212; Program Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) atau yang lebih dikenal dengan sebutan sertifikat massal ini benar-benar membantu masyarakat. Demikian yang dikatakan Nurul Arifin, Kepala Desa (Kades) Gading, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, saat acara penyerahan sertifikat untuk rakyat di Pendopo Balai Desa setempat, Rabo (21/2/2018).</p>
<p>Dalam sambutannya Arifin mengatakan, saya atas nama Pemerintah Desa (Pemdes) dan warga masyarakat Desa Gading, saya menyampaikan rasa terima kasih kepada. Bapak Kepala BPN (Badan Pertanahan Negara) Kabupaten Mojikerto yang telah membantu masyarakat dalam pelayanan dan pengurusan sertifikat. &#8220;Sebanyak 399 sertifikat Program Prona dari 513 yang kita ajukan sudah selesai,&#8221; terang Arifin.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180221-WA0047-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-27789" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180221-WA0047-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180221-WA0047-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180221-WA0047-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/IMG-20180221-WA0047-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Masih kata mantan Kepala Dusun (Kadus), apa yang dilakukan oleh Pemdes, merupakan bentuk pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. Warga sangat senang dan antusias dengan program yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi tersebut. “Program Prona ini, memang sangat membantu dan meringankan masyarakat dalam pengurusan sertifikat, di samping mudah, juga cepat selesai, “jelas Kades.</p>
<p>Dalam pengurusan sertifikat massal ini, warga masyarakat tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis. Program ini program nasional yang dibiayai oleh Pemerintah Pusat, yang anggarannya diambilkan dari Anggaran Pendapatan Balanja Negara (APBN). “Warga hanya dibebani biaya materai dan patok, karena keduanya tidak tercouver dalam APBN,” tambah Arifin. </p>
<p>&#8220;Pemdes berharap, mudah-mudahan yang 114 sisa sertifikat cepat terselesaikan, karena dengan sertifikat, masyarakat akan lebih jelas tentang hak kepemilikan tanah,&#8221; pungkas Kades.</p>
<p>Tampak hadir dalam penyerahan sertifikat untuk rakyat, Kepala BPN Kabupaten Mojokerto beserta Kasie dan staf, Pejabat Muspika Jatirejo, BPD, LPM, Karang Taruna, PKK dan Tokoh masyarakat. <strong>(@r/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">27788</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dewan Lembaga Pelestari Adat dan Budaya Majapahit, Hadiri Seminar dan Lokakarya Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/dewan-lembaga-pelestari-adat-dan-budaya-majapahit-hadiri-seminar-dan-lokakarya-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Nov 2017 09:01:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Pahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten mojokerto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/5156-dewan-lembaga-pelestari-adat-dan-budaya-majapahit-hadiri-seminar-dan-lokakarya-nasional</guid>

					<description><![CDATA[Momentum Mojokerto &#8212; Memaknai Hari Pahlawan 10 Nopember, Jajaran Pengurus Dewan Lembaga Pelestari Adat dan Budaya (DLPABud) Majapahit Mojokerto, Gus Gitut, Ketua, Ki Sutapa, Sekretaris, Gus Gono, Kabag Humas dan Achmad Ismawan, Dokumentasi, menghadiri Seminar dan Lokakarya Nasional di Aula SMA ST Lois 1 Jln Polisi Istimewa No. 7 Surabaya, Sabtu (11/11/2017) pagi. Keberangkatan Jajaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Momentum Mojokerto</strong> &#8212; Memaknai Hari Pahlawan 10 Nopember, Jajaran Pengurus Dewan Lembaga Pelestari Adat dan Budaya (DLPABud) Majapahit Mojokerto, Gus Gitut, Ketua, Ki Sutapa, Sekretaris, Gus Gono, Kabag Humas dan Achmad Ismawan, Dokumentasi, menghadiri Seminar dan Lokakarya Nasional di Aula SMA ST Lois 1 Jln Polisi Istimewa No. 7 Surabaya, Sabtu (11/11/2017) pagi.</p>
<p>Keberangkatan Jajaran Dewan Lembaga Pelestari Adat dan Budaya tersebut, guna ikut memaknai Hari Pahlawan 10 Nopember dan ingin mengetahui asal usul sejarah Kepahlawanan Polisi.</p>
<p> <em>AKP Bambang, Kabinmas Polres Mojokerto <strong>(ar)</strong></em></p>
<p>Dengan mengangkat Tema Kepahlawanan M Jassin Sang Proklamator Polisi Republik Indonesia, Pahlawan Yang Terlupakan. Seminar dan Lokakarya Nasional tersebut, terselenggara atas kerjasama Kepolisian Daerah Jawa Timur dengan Masyarakat Sejarawan Indonesia Jawa Timur. Sebagai Narasumber adalah Prof Aminudin dan AKBP Doddy Eko W.</p>
<p>Dalam pemaparannya, kedua nara sumber tersebut mengulas M Jassin sebagai Sang Proklamator Polisi Republik Indonesia, Pahlawan Yang Terlupakan. Mulai dari Riwayat Hidup, Kepolisian dan Militer.</p>
<p>Dihubungi Memontum.com usai seminar, Ketua Dewan Lembaga Pelestari Adat dan Budaya Majapahit Mojokerto, Gus Gitut mengatakan, dengan menghadiri dan mengikuti Seminar dan Lokakarya Nasional ini, kita semakin paham dengan penelusuran bahwa, M Jassin merupakan Pahlawan Nasional.</p>
<p>&#8220;Dan semoga kita selalu ingat pada sejarah serta uri &#8211; uri, karena Negara yang besar adalah Negara yang tidak melupakan Sejarah, &#8220;Pungkas Gus Gitut, yang bernama asli Hari Utomo. <strong>(ar/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">5156</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
