<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kabupaten probolinggo &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kabupaten-probolinggo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Jun 2023 11:45:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kabupaten probolinggo &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sepeda Motor Matic Hilang di Wisata Air Terjun Tirai Bidadari Probolinggo, Tukang Parkir juga Hilang</title>
		<link>https://memontum.com/sepeda-motor-matic-hilang-di-wisata-air-terjun-tirai-bidadari-probolinggo-tukang-parkir-juga-hilang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jun 2023 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Air terjun]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[hilang]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Motor Hilang]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Sepeda Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190723</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Sebuah video berdurasi 1.28 detik viral di media sosial Tiktok. Video tersebut, menerangkan bahwa satu unit sepeda motor Honda Beat, Nopol N 5173 PY, warna merah hilang setelah ditinggal pemiliknya menikmati indahnya Wisata Air Terjun Tirai Bidadari Desa Jangkang, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo. Diketahui, sepeda motor tersebut milik Dian Setiawati warga Kelurahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Sebuah video berdurasi 1.28 detik viral di media sosial Tiktok. Video tersebut, menerangkan bahwa satu unit sepeda motor Honda Beat, Nopol N 5173 PY, warna merah hilang setelah ditinggal pemiliknya menikmati indahnya Wisata Air Terjun Tirai Bidadari Desa Jangkang, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>Diketahui, sepeda motor tersebut milik Dian Setiawati warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan. Sebelum kejadian, motor tersebut dipakai oleh anaknya, Adam Sya&#8217;bana, untuk berwisata bersama teman-temannya di Air Terjun Tirai Bidadari, pada Senin (05/06/2023) lalu.</p>



<p>&#8220;Motor itu dipakai anak saya ke tempat wisata sama bersama teman-temannya. Jadi, mau jalan-jalan sama liburan kata anak saya,&#8221; terangnya saat dikonfirmasi Senin (12/06/2023) tadi.</p>



<p>Sementara itu dijelaskan oleh Adam, bahwa dirinya saat itu bersama temannya berjumlah sekitar 12 orang membawa 6 unit sepeda motor. Setibanya di lokasi, dirinya dan teman-temannya memarkir motornya di lokasi parkir wisata.</p>



<p>&#8220;Saya sama 12 teman, pakai enam sepeda. Semuanya diparkir di parkiran. Kami semua dapat nomor parkir, mas. Ya parkiran resmi dan itu sudah dari wisata itu,&#8221; terangnya.</p>



<p>Usai menikmati pemandangan alam, ujarnya, sepeda motor milik ibunya tersebut ternyata telah hilang dari parkiran. Sementara itu, tukang parkir yang semula berjaga, juga sudah tidak di lokasi.</p>



<p>&#8220;Ya pas mau balik itu, sepeda ternyata sudah hilang. Tukang parkirnya juga tidak ada di sana atau ngilang juga, mas,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Setelah menanyakan motornya tersebut, imbuhnya, petugas wisata mengatakan bahwa tukang parkir yang ditemuinya bukan merupakan petugas asli dari Wisata Air Terjun Tirai Bidadari. &#8220;Saya sudah laporan kejadian ini ke Polres Probolinggo, mas. Sampai sekarang, masih belum dipanggil ke Polres lagi,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Desa Jangkang, Sunraji, mengatakan bahwa wisata tersebut tidak dikelola pihak pemerintah desa, melainkan dikelola secara swadaya masyarakat setempat. Atas kejadian tersebut, pihaknya beserta Polsek setempat meminta keterangan kepada beberapa warga. Namun sayangnya, sampai saat ini masih belum menemukan titik terang.</p>



<p>&#8220;Dari keterangan yang kami peroleh, dua petugas parkir itu ternyata bukan petugas sebenarnya. Sementara karcis yang dibagikan tersebut, tidak disimpan rapi oleh pengelola. Hanya ditaruh begitu saja dekat parkir,” ucapnya.</p>



<p>Sementara itu, Kapolsek Tiris, Iptu Agus Nurfadianto, menjelaskan bahwa saat kejadian tersebut korban didampingi kepala desa setempat untuk melapor kehilangan sepeda motor. Namun, sampai saat ini korban belum menyertakan surat kelengkapan kendaraan atau surat bukti kepemilikan motor yang hilang.</p>



<p>&#8220;Laporannya kami terima, yang nerima itu Kanitreskrim. Tapi, kita untuk menerbitkan LP itukan menunggu suratnya sepeda motor itu, surat kelengkapan atau bukti kepemilikan dan sampai sekarang saya tunggu untuk membawa surat itu ke Polsek. Namun, sampai sekarang korbannya belum datang,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sampai saat ini, imbuhnya, pihaknya masih menunggu kedatangan korban dengan membawa surat-surat bukti kepemilikan. &#8220;Kitakan masih butuh beberapa berkas keterangan dari korban, seperti surat kelengkapan dan lainnya untuk menerbitkan LP,&#8221; imbuhnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190723</post-id>	</item>
		<item>
		<title>MUI Probolinggo Amini Hewan Terjangkit Penyakit LSD Ringan Sah Dijadikan Kurban</title>
		<link>https://memontum.com/mui-probolinggo-amini-hewan-terjangkit-penyakit-lsd-ringan-sah-dijadikan-kurban</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jun 2023 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[LSD]]></category>
		<category><![CDATA[MUI]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Hewan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190496</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Hewan terjangkit penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) ternyata boleh untuk dijadikan hewan kurban. Bahkan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa terkait hewan yang terjangkit penyakit LSD. Hewan yang terjangkit penyakit LSD tersebut, boleh dijadikan kurban selagi masih ringan. Hal itu, sesuai dengan Fatwa MUI Pusat Nomor 34 Tahun 2023, tertanggal 1 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Hewan terjangkit penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) ternyata boleh untuk dijadikan hewan kurban. Bahkan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa terkait hewan yang terjangkit penyakit LSD.</p>



<p>Hewan yang terjangkit penyakit LSD tersebut, boleh dijadikan kurban selagi masih ringan. Hal itu, sesuai dengan Fatwa MUI Pusat Nomor 34 Tahun 2023, tertanggal 1 Juni 2022 bertepatan dengan 12 Dzulqadah 1444 H.</p>



<p>Dalam fatwa tersebut, MUI tidak hanya membahas penyakit LSD. Namun, juga penyakit Peste Des Petits Ruminants (PPR) juga dibahas dalam fatwa MUI.</p>



<p>Dalam fatwa tersebut, juga diperbolehkan untuk dijadikan kurban.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Penyakit LSD ringan yang dimaksud dalam fatwa MUI tersebut, adalah penyakit LSD ringan yang terdapat pada hewan kurban yang masih belum menyebar benjolannya. Sehingga, daging hewan tersebut tidak rusak.</p>



<p>Begitu pula dengan hewan kurban yang terjangkit penyakit PPR ringan, sah untuk dijadikan kurban. Dengan tanda gejala panas suhu kurang lebih dari 30 sampai 40 celcius. Dengan gejala tersebut, hewan kurban masih bisa disembuhkan dalam jangka waktu 10 sampai 14 hari.</p>



<p>Sementara itu, Sekretaris MUI Kabupaten Probolinggo, Yasin, membenarkan fatwa yang dikeluarka MUI tersebut. Pihaknya kemudian meneruskan fatwa MUI ke seluruh kecamatan di Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>&#8220;Kepada dinas terkait, yakni Dinas Pertanian yang membawahi Kabid Kesehatan Hewan, termasuk ke Kemenag setempat,&#8221; katanya Jumat (09/06/2023) tadi. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190496</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Geger. Rumah dan Truk Ludes Terbakar di Maron Probolinggo</title>
		<link>https://memontum.com/geger-rumah-dan-truk-ludes-terbakar-di-maron-probolinggo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jun 2023 13:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Ludes Terbakar]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190295</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Ketenangan warga di Dusun Kacangan, Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, berubah menjadi geger, Selasa (06/06/2023) sore sekitar pukul 18.30 WIB. Hal itu terjadi, karena secara tiba-tiba api diketahui sudah membesar dan membakar rumah milik Sudarsono, warga setempat. Akibat peristiwa kebakaran ini, selain menghanguskan satu rumah, juga menghanguskan harta benda korban. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Ketenangan warga di Dusun Kacangan, Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, berubah menjadi geger, Selasa (06/06/2023) sore sekitar pukul 18.30 WIB. Hal itu terjadi, karena secara tiba-tiba api diketahui sudah membesar dan membakar rumah milik Sudarsono, warga setempat.</p>



<p>Akibat peristiwa kebakaran ini, selain menghanguskan satu rumah, juga menghanguskan harta benda korban. Bahkan, satu unit truk yang terparkir di depan rumah korban, ludes terbakar.</p>



<p>Informasi Memontum.com, bahwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 18.30. Api yang diketahui sudah membesar, dengan cepat merembet ke bagian depan rumah, yang saat itu ada satu unit truk.</p>



<p>Sementara warga yang mengetahui, berusaha membantu dengan berusaha memadamkan api dengan air seadanya dan melaporkannya ke petugas. Hanya saja, usaha warga tersebut sia-sia, karena api tetap tidak bisa dipadamkan. Bahkan, api sampai merembet membakar truk yang diparkir di depan rumah Sudarsono.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, petugas yang kemudian datang di lokasi, pun langsung bergerak untuk mengantisipasi melebarnya api. Termasuk, mencari titik-titik api untuk dilakukan pemadaman. Dengan dibantu oleh warga sekitar, api pun berangsur-angsur dapat dipadamkan.</p>



<p>Kepala Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Probolinggo, Sutomo, mengatakan bahwa pihaknya telah menurunkan sebanyak lima personel untuk membantu memadamkan api. Hanya saja, karena jarak antara lokasi dengan TKP cukup lumayan, membuat langkah antisipasi tidak maksimal.</p>



<p>&#8220;Rekan-rekan sudah di lokasi melakukan pemadaman,&#8221; kata Sutomo, melalui pesan singkat.</p>



<p>Dengan menurunkan satu unit mobil pemadam kebakaran, pihaknya kini terus mendinginkan lokasi kebakaran. Sementara untuk penyebab kebakaran, masih belum diketahui secara pasti.</p>



<p>&#8220;Untuk penyebabnya, masih belum jelas,&#8221; tambahnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190295</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Yadnya Kasada Tahun 2023 di Tengger Bromo Tanpa Pengukuhan Dukun Pandita</title>
		<link>https://memontum.com/yadnya-kasada-tahun-2023-di-tengger-bromo-tanpa-pengukuhan-dukun-pandita</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jun 2023 02:45:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Yadnya Kasada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190155</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Perayaan Yadnya Kasada Tahun 2023 warga Suku Tengger Bromo di Kabupaten Probolinggo, tanpa adanya resepsi pengukuhan Dukun Pandita. Itu karena, di masing-masing desa masih terdapat Dukun Pandita. Pernyataan tersebut, disampaikan Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Probolinggo, Bambang Suprapto. Dirinya menyampaikan, bahwa jika di satu desa masih terdapat Dukun Pandita, maka [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Perayaan Yadnya Kasada Tahun 2023 warga Suku Tengger Bromo di Kabupaten Probolinggo, tanpa adanya resepsi pengukuhan Dukun Pandita. Itu karena, di masing-masing desa masih terdapat Dukun Pandita.</p>



<p>Pernyataan tersebut, disampaikan Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Probolinggo, Bambang Suprapto. Dirinya menyampaikan, bahwa jika di satu desa masih terdapat Dukun Pandita, maka tidak akan ada penambahan Dukun Pandita.</p>



<p>&#8220;Kebetulan di tahun ini, itu tidak ada pengukuhan Dukun Pandita. Karena, di masing-masing desa masih ada Dukun Pandita dan tidak akan menambah,&#8221; ujarnya, Senin (05/06/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut Bambang Suprapto menjelaskan, perayaan Yadnya Kasada tersebut merupakan sebuah kewajiban yang diwariskan para leluhur. &#8220;Sesuai dengan pesan leluhur kami, bahwa setiap Bulan Kasada pas Purnama, untuk membawa sebagian hasil pertanian kita. Seperti bawang, kentang, gubis dan hasil pertanian lainnya di kawasan Tengger,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Selanjutnya, dirinya berharap warga Suku Tengger agar tetap dan semakin mengingkat sraga dan bakti kehadapan Tuhan yang maha kuasa dan tetap menjaga kesucian kawasan sakral Gunung Bromo dan Pure Luhur Poten. &#8220;Harapannya kepada warga Suku Tengger, ini agar lebih meningkatkan dan semakin sraga maupun bakti di hadapan Tuhan yang maha kuasa. Juga, agar untuk tetap menjaga kesucian kawasan Bromo maupun kawasan sakral Pura Luhur Poten,&#8221; paparnya. <strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190155</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dandim 0820 dan Kejari Probolinggo Jadi Tamu Kehormatan Yadnya Kasada Tahun 2023</title>
		<link>https://memontum.com/dandim-0820-dan-kejari-probolinggo-jadi-tamu-kehormatan-yadnya-kasada-tahun-2023</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Jun 2023 16:32:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dandim]]></category>
		<category><![CDATA[dandim 0820 Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Yadnya Kasada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=190152</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Perayaan Yadnya Kasada tahun 2023 oleh warga Suku Tengger Bromo di Kabupaten Probolinggo, terasa istimewah, Minggu (04/06/2023) tadi. Itu karena, dua Kepala Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Probolinggo, turut hadir di tengah-tengah masyarakat. Yakni, Dandim 0820 Heri Budianto dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Probolinggo, David P Duarsa. Dandim 0820 Heri Budianto, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Perayaan Yadnya Kasada tahun 2023 oleh warga Suku Tengger Bromo di Kabupaten Probolinggo, terasa istimewah, Minggu (04/06/2023) tadi. Itu karena, dua Kepala Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Probolinggo, turut hadir di tengah-tengah masyarakat. Yakni, Dandim 0820 Heri Budianto dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Probolinggo, David P Duarsa.</p>



<p>Dandim 0820 Heri Budianto, mengatakan bahwa hal tersebut merupakan hal yang luar biasa dan merupakan bentuk tanggung jawab untuk bisa membawa budaya adat Suku Tengger menjadi lebih baik lagi. &#8220;Wisata dan adat budaya yang ada di sini, akan terus diburu wisatawan manca negara yang akan berbondong-bondong untuk bisa menikmati adat dan budaya serta wisata yang ada di sini,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Tokoh Adat Suku Tengger, Supoyo, mengatakan bahwa pihaknya bersyukur perayaan Yadnya Kasada di Tahun 2023, ini sudah tidak seperti tahun-tahun sebelumnya atau di masa Covid-19. &#8220;Jadi saat inikan sudah tidak Covid. Jadi tidak ada pembatasan, namun kami tetap waspada. Berbeda dengan tahun lalu, yang masih ada PPKM,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut dirinya mengatakan, bahwa perayaan Yadnya Kasada di Tahun 2023, ini diramaikan oleh seluruh warga Suku Tengger. &#8220;Ya, jadi ramainya saat ini bukan karena keramainya wisatawan. Akan tetapi, diramaikan oleh anak cucu warga Suku Tengger. Ini menjadi perbedaan, karena anak cucu warga di sini tidak berkecipung dengan warga lain,&#8221; katanya.</p>



<p>Akan tetapi, lanjut Supoyo, warga Suku Tengger tidak fanatik kepada warga lain. &#8220;Kita tetap menghargai sesama dan menjaga kebersamaan sesama warga Indonesia yang kaya akan suku dan budaya ini,&#8221; sambungnya. <strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190152</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sikapi Penetapan Tersangka Aksi Pembakaran Mobil, Anak Tersangka Pastikan Beri Pendampingan</title>
		<link>https://memontum.com/sikapi-penetapan-tersangka-aksi-pembakaran-mobil-anak-tersangka-pastikan-beri-pendampingan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Jun 2023 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[mobil terbakar]]></category>
		<category><![CDATA[Pembakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pendampingan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[tersangka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189972</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Pihak keluarga dari tersangka S (49), warga Desa Binor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, akhirnya angkat bicara, terkait kasus penangkapan yang menimpa keluarganya. Perlu diketahui, bahwa S telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Probolinggo, karena diduga menjadi komplotan atas kasus dugaan pembakaran mobil milik Saiful Bahri, yang tidak lain adalah rekan kerja tersangka. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum </strong><a href="https://probolinggo.memontum.com"><strong>Probolinggo</strong> </a>&#8211; Pihak keluarga dari tersangka S (49), warga Desa Binor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, akhirnya angkat bicara, terkait kasus penangkapan yang menimpa keluarganya. Perlu diketahui, bahwa S telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Probolinggo, karena diduga menjadi komplotan atas kasus dugaan pembakaran mobil milik Saiful Bahri, yang tidak lain adalah rekan kerja tersangka.</p>



<p>Anak dari tersangka S yakni Nelsa (30), dalam keterangannya mengaku kecewa atas sangkaan itu. Karena, antara tersangka S dan korban, merupakan rekan kerja yang awalnya menjalin sebuah kerja sama. Selanjutnya, karena ada komitmen yang tidak sesuai, sehingga menjadi pemicu terjadinya pembakaran mobil.</p>



<p>Nelsa menambahkan, ayahnya tersebut melakukan pembakaran mobil, dikarenakan sakit hati karena merasa dikhianati. Perjanjian yang disepakati keduanya, adalah kerja sama perihal kasus kerugian negara di Desa Binor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>Menurutnya, kerja sama tersebut berawal saat korban mendatangi tersangka S. Kemudian, menawarkan data terkait dugaan tindak pidana korupsi di Desa Binor, yang akan diproses hukum melalui kejaksaan negeri.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Pada intinya, usai menawarkan data dugaan korupsi di Desa Binor itu, Saiful susah dihubungi. Sehingga, ayah saya mendapatkan informasi jika Saiful bertemu dengan oknum di Desa Binor. Padahal, Saiful ini sudah menerima uang dari ayah saya,&#8221; kata Nelsa, Kamis (01/06/2023) tadi.</p>



<p>Karena sebab itulah, pihak keluarga tersangka S, akan memberikan kuasa penanganan kepada seorang pengacara asal Kota Surabaya. Dengan harapan, kebenaran dari permasalahan ini diketahui publik. &#8220;Kami dari keluarga, hanya ingin menyampaikan apa yang terjadi sebelum pembakaran mobil. Kami akan melakukan penunjukan kuasa hukum, karena kami berharap semua orang tahu secara gamblang dan bisa dinilai oleh masyarakat sendiri,&#8221; ungkap Nelsa.</p>



<p>Sementara itu, korban aksi pembakaran, Saiful Bahri, warga Desa Kedungrejoso, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, mengatakan jika saat ini dirinya tidak mau banyak menanggapi isu-isu di luar dan juga menyerahkan sepenuhnya proses hukum ke pihak penyidik. &#8220;Tapi seingat saya, kegiatan organisasi yang saya pimpin ini cukup menjadi perhatian publik. Saya berharap, pihak kepolisian mengembangkan kasus pembakaran mobil hingga ke akar-akar,&#8221; ujar Saiful, saat dikonfirmasi terpisah. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189972</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ungkap Kasus Teror Pembakaran Mobil, Polres Probolinggo Tuai Puluhan Karangan Bunga</title>
		<link>https://memontum.com/ungkap-kasus-teror-pembakaran-mobil-polres-probolinggo-tuai-puluhan-karangan-bunga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 May 2023 13:14:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Pembakaran]]></category>
		<category><![CDATA[polres probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Teror]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189877</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Keberhasilan Polres Probolinggo mengungkap komplotan pelaku dan aktor intelektual kasus teror pembakaran mobil, mendapatkan apresiasi dan dukungan dari masyarakat Kabupaten Probolinggo. Bahkan, mengapresiasi keberhasilan itu, puluhan karangan bunga nampak berjejer di depan Polres Probolinggo. Tidak kurang sekitar 20 karangan bunga, dikirim dari berbagai elemen masyarakat ke Polres Probolinggo. Salah satunya, Lembaga Swadaya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum </strong><a href="https://probolinggo.memontum.com"><strong>Probolinggo</strong> </a>&#8211; Keberhasilan Polres Probolinggo mengungkap komplotan pelaku dan aktor intelektual kasus teror pembakaran mobil, mendapatkan apresiasi dan dukungan dari masyarakat Kabupaten Probolinggo. Bahkan, mengapresiasi keberhasilan itu, puluhan karangan bunga nampak berjejer di depan Polres Probolinggo.</p>



<p>Tidak kurang sekitar 20 karangan bunga, dikirim dari berbagai elemen masyarakat ke Polres Probolinggo. Salah satunya, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA).</p>



<p>Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi, mengatakan bahwa puluhan karangan bunga tersebut merupakan bentuk dukungan dari masyarakat kepada pihaknya, untuk terus mengusut para pelaku kejahatan. &#8220;Ini merupakan wujud dukungan dari masyarakat kepada kami, untuk terus mengusut para pelaku pembakaran mobil. Tentunya, kami akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk melindungan masyarakat, agar merasa lebih nyaman dan aman,&#8221; ujarnya, Rabu (31/05/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Bupati LSM Lira Kabupaten Probolinggo, Syamsuddin, menyampaikan apresiasi terhadap pihak Polres Probolinggo, yang telah mengungkap skandal teror pembakaran mobil tersebut. &#8220;Pada prinsipnya, kami mengapresiasi Polres Probolinggo yang berhasil mengusut skandal pembakaran mobil ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Selain itu, Syamsuddin meminta agar pihak kepolisian terus mengawal kasus tersebut sesuai proses hukum yang berlaku. &#8220;Tentunya, kepada para penegak hukum agar tetap mengawal kasus ini sampai tuntas. Semuanya kami serahkan kepada para penegak hukum,&#8221; tambahnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189877</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satlantas Polres Probolinggo Belum Tetapkan Tersangka Sopir Truk Pembawa Rombongan Pelayat</title>
		<link>https://memontum.com/satlantas-polres-probolinggo-belum-tetapkan-tersangka-sopir-truk-pembawa-rombongan-pelayat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 May 2023 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[polres probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Satlantas]]></category>
		<category><![CDATA[tersangka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189854</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Satlantas Polres Probolinggo harus sedikit bersabar untuk melakukan penyidikan kecelakaan truk pengangkut rombongan pelayat yang mengakibatkan satu orang meninggal. Itu karena, sopir truk yang bernama Junaidi (43) warga Desa Alas Kandang, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, masih belum bisa diminta keterangan karena masih sakit dan menjalani perawatan. Kasat Lantas Polres Probolinggo, AKP Sapari, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum </strong><a href="https://probolinggo.memontum.com"><strong>Probolinggo</strong> </a>&#8211; Satlantas Polres Probolinggo harus sedikit bersabar untuk melakukan penyidikan kecelakaan truk pengangkut rombongan pelayat yang mengakibatkan satu orang meninggal. Itu karena, sopir truk yang bernama Junaidi (43) warga Desa Alas Kandang, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, masih belum bisa diminta keterangan karena masih sakit dan menjalani perawatan.</p>



<p>Kasat Lantas Polres Probolinggo, AKP Sapari, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Selasa (30/05/2023) kemarin, yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Kemudian, pihaknya juga sudah meminta keterangan sejumlah saksi. Sementara untuk status sopir, masih akan diperiksa.</p>



<p>&#8220;Kami belum bisa memastikan untuk status sopir truk tersebut. Mungkin, setelah sopir sembuh dan dinyatakan sehat, bisa dilakukan pemeriksaan dan diminta keterangan,&#8221; katanya. Rabu (31/05/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut Sapari mengatakan, jika pihaknya juga akan melakukan pengecekan terhadap truk berwarna kuning itu terkait dengan uji KIR. &#8220;Kami sudah siapkan tim ahli, yang nantinya akan mengecek apakah ada masalah pada truck atau tidak. Seperti, pengecekan kondisi rem,&#8221; paparnya.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, truk N 9448 UN yang memuat rombongan pelayat mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Desa Duren, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Minggu (28/05/2023) sore. Akibat dugaan rem blom itu, sebanyak 25 korban harus dilarikan ke Puskesmas terdekat. Bahkan, satu dari sejumlah korban, meninggal dunia. <strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189854</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lantik 32 Pengurus Katar, Wabup Probolinggo Ingatkan Ide Kreatif dan Gagasan di Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/lantik-32-pengurus-katar-wabup-probolinggo-ingatkan-ide-kreatif-dan-gagasan-di-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 May 2023 09:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Wabup probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=189766</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Sebanyak 33 Pengurus Karang Taruna (Katar) Kabupaten Probolinggo, telah dilantik di Pendopo Bupati Probolinggo, Selasa (30/05/2023) siang. Dengan dilantiknya pengurus Karang Taruna Kabupaten Probolinggo, Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo, H A Timbul Prihanjoko, berpesan agar para pengurus dapat mewarnai masyarakat dengan kekayaan intelektual dan ide kreatif dari para pengurus baru. Selain itu, dirinya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum </strong><a href="https://probolinggo.memontum.com"><strong>Probolinggo</strong> </a>&#8211; Sebanyak 33 Pengurus Karang Taruna (Katar) Kabupaten Probolinggo, telah dilantik di Pendopo Bupati Probolinggo, Selasa (30/05/2023) siang. Dengan dilantiknya pengurus Karang Taruna Kabupaten Probolinggo, Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo, H A Timbul Prihanjoko, berpesan agar para pengurus dapat mewarnai masyarakat dengan kekayaan intelektual dan ide kreatif dari para pengurus baru.</p>



<p>Selain itu, dirinya juga menerangkan bahwa karang taruna juga merupakan mitra strategis pemerintah setempat dari tingkat desa hingga kabupaten. Karenanya, agar pengurus baru bisa lebih aktif untuk mengabdikan diri kepada masyarakat.</p>



<p>&#8220;Pengurus karang taruna ini, baik dari tingkat kabupaten hingga desa, merupakan mitra strategis pemerintah,&#8221; kata Wabup.</p>



<p>Untuk itu, imbuh Wabup Timbul, karang taruna agar dapat mewarnai kehidupan di masyarakat dan juga menjadi corong dalam menyelesaikan masalah. &#8220;Misalnya persoalan kenakalan remaja. Karang taruna harus membantu pemerintah untuk turut menjadi corong pada masyarakat. Minimal sumbang ide dan gagasan sebagai jalan keluar,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Probolinggo, Sigit Wida, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mendukung seluruh program pemerintah setempat. Salah satunya adalah Program Bus Patas atau program Bersama Untuk Sinergi Empat Tas, yang digadang-gadangkan di tahun 2023.</p>



<p>&#8220;Kami akan membantu dan mendukung program pemerintah untuk pertumbuhan daerah dan kesejahteraan masyarakat,&#8221; jelas Sigit.</p>



<p>Sekedar informasi, pelantikan Pengurus Karang Taruna Kabupaten Probolinggo tersebut disaksikan oleh seluruh camat dan delegasi pengurus karang taruna kecamatan. Serta sejumlah pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189766</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
