<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kadikbud Kota Malang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kadikbud-kota-malang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 Apr 2022 06:40:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kadikbud Kota Malang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Libur Sekolah hingga 7 Mei, Kadikbud Kota Malang Sarankan Pergunakan Waktu Secara Efektif</title>
		<link>https://memontum.com/libur-sekolah-hingga-7-mei-kadikbud-kota-malang-sarankan-pergunakan-waktu-secara-efektif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Apr 2022 06:40:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kadikbud]]></category>
		<category><![CDATA[Kadikbud Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Libur]]></category>
		<category><![CDATA[Libur Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Libur Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=168400</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan bahwa libur lebaran bagi peserta didik yakni mulai Kamis (28/04/2022) hingga Sabtu (07/05/2022) mendatang. Hal itu, tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota No 23 tahun 2022 mengenai Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama bagi satuan pendidikan. “Libur Lebaran untuk anak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana, menyampaikan bahwa libur lebaran bagi peserta didik yakni mulai Kamis (28/04/2022) hingga Sabtu (07/05/2022) mendatang.</p>



<p>Hal itu, tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota No 23 tahun 2022 mengenai Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama bagi satuan pendidikan. “Libur Lebaran untuk anak sekolah mulai besok, ya. Kamis (28/04/2022) sampai nanti, yakni Sabtu (07/05/2022) mendatang. Mereka masuk kembali, Senin (09/05/2022) depan,” terang Suwarjana, Rabu (27/04/2022) tadi.</p>



<p>Dirinya berharap, ketika libur lebaran nanti, para peserta didik bisa memanfaatkan waktunya dengan hal-hal yang efektif, tidak perlu berlebihan untuk merayakan liburan. Pasalnya, kondisi pandemi Covid-19 yang hingga saat ini masih belum usai.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-dan-dprd-kota-malang-jemput-dukungan-pusat-untuk-penanganan-pasar-besar">Pemkot dan DPRD Kota Malang Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Pasar Besar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-pastikan-pembangunan-kkdmp-berjalan-tertib-dan-memiliki-kepastian-hukum">Bupati Lumajang Pastikan Pembangunan KKDMP Berjalan Tertib dan Memiliki Kepastian Hukum</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
</ul>


<p>“Tidak perlu ada euforia (berlebihan) karena kondisinya masih seperti ini, yang paling penting tetap taat dengan Prokes,” imbuhnya.</p>



<p>Disinggung mengenai pembelajaran setelah libur lebaran, pihaknya mengatakan bahwa akan dilakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen. Karena peserta didik sangat antusias dan senang melakukan PTM di sekolah. “Mereka senang kok melakukan PTM di sekolah, ketemu dengan teman, memahami penbelajaran sekolah secara jelas dan karena itu mutu pendidikan ini meningkat,” lanjutnya.</p>



<p>Sementara itu, untuk kasus harian Covid-19 di sekolah saat ini sudah tidak ada dan tidak ditemukan. Capaian vaksinasi dosis 1 dan 2 bagi peserta didik di bawah 18 tahun sudah mencapai 100 persen, begitupun dengan tenaga pendidiknya. “Alhamdulillah aman ya tidak ditemukan kasus harian di lingkungan Sekolah ini,” ujarnya. <strong>(cw2/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">168400</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kadikbud Kota Malang Usulkan Tendik dan Non Tendik Vaksinasi Tahap 3 jenis Boster</title>
		<link>https://memontum.com/kadikbud-kota-malang-usulkan-tendik-dan-non-tendik-vaksinasi-tahap-3-jenis-boster</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Nov 2021 09:20:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kadikbud Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksinasi Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=157214</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Percepatan vaksinasi kalangan tenaga pendidik (Tendik) maupun non Tendik di lembaga pendidikan menjadi salah satu faktor suksesnya Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) Kota Malang. Dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Malang, Suwarjana, vaksinasi dosis pertama dan kedua untuk para Tendik serta non Tendik sudah tuntas 100 persen. Namun, pihaknya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Percepatan vaksinasi kalangan tenaga pendidik (Tendik) maupun non Tendik di lembaga pendidikan menjadi salah satu faktor suksesnya Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) Kota Malang.</p>



<p>Dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Malang, Suwarjana, vaksinasi dosis pertama dan kedua untuk para Tendik serta non Tendik sudah tuntas 100 persen. Namun, pihaknya ingin mengusulkan vaksinasi boster untuk sasaran ini.</p>



<p>&#8220;Vaksinasi guru maupun non guru di lingkungan sekolah sudah 100 persen. Baik itu dosis pertama, maupun kedua. Harapan kami, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang segera membuat kebijakan pemberian vaksin boster atau dosis ketiga,&#8221; ujar Suwarjana, Senin (01/11/2021).</p>



<p>Saat ini di Kota Malang vaksin dosis ketiga masih diperuntukkan bagi tenaga kesehatan (Nakes).</p>



<p>Namun, ke depan mantan Kepala Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah (Dispussipda) ini berharap, Tendik maupun non Tendik bisa diberi vaksinasi dosis ketiga.</p>



<p>&#8220;Itu harapan kami. Karena bagaimanapun juga, beliau-beliau ini yang kesehariannya bertemu dan berhubungan dengan anak-anak kita,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Suwarjana menambahkan, jika kebijakan pemberian boster untuk Tendik dan non Tendik sudah diterapkan, pihaknya akan mempersiapkan jumlah yang akan diajukan.</p>



<p>&#8220;Kalau sudah diperbolehkan, pasti semua akan kami ajukan. Total guru mulai dari jenjang PAUD ke atas ada sekitar 13.000 orang.</p>



<p>Jadi ya akan kita ajukan 13.000 sekian untuk mendapat vaksin boster,&#8221; terangnya. <strong>(mus/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">157214</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sikapi Permintaan Penambahan Jam PTMT, Kadikbud Kota Malang Akan Lakukan Evaluasi</title>
		<link>https://memontum.com/sikapi-permintaan-penambahan-jam-ptmt-kadikbud-kota-malang-akan-lakukan-evaluasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Nov 2021 09:17:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kadikbud Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lakukan Evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sikapi Permintaan Penambahan Jam PTMT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=157210</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Penurunan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjadi Level 2 dan melandainya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Malang, memunculkan permintaan dari masyarakat untuk menambah jam pelajaran saat Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT). Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Malang, Suwarjana, menjelaskan bahwa penambahan jam PTMT masih perlu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Penurunan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjadi Level 2 dan melandainya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Malang, memunculkan permintaan dari masyarakat untuk menambah jam pelajaran saat Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT).</p>



<p>Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Malang, Suwarjana, menjelaskan bahwa penambahan jam PTMT masih perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut.</p>



<p>&#8220;PTMT sejauh ini alhamdulillah baik dan lancar. Bahkan ada tuntutan dari beberapa masyarakat, seperti orang tua murid, guru, dan kepala sekolah untuk menambah durasi pelajaran yang sekarang baru 4 jam,&#8221; ungkap Suwarjana, Senin (01/11/2021).</p>



<p>Diakui mantan Kepala Bagian Umum Pemerintah Kota (Pemkot) Malang itu, pihaknya akan mengevaluasi hingga setidaknya satu bulan kedepan berkaitan dengan penambahan jam pelajaran.</p>



<p>&#8220;Saya bilang, sudahlah kita evaluasi satu bulan kedepan. Kalau memang sebulan kedepan landai seperti sekarang, maka tidak menutup kemungkinan jamnya akan ditambah,&#8221; terangnya. Namun berdasarkan penuturannya, penambahan itu tidaklah lama.</p>



<p>&#8220;Kalau sekarang kan sampai jam 11.30, nah paling tidak nanti sampai jam 13.00. Cuma pukul 11.30 sampai 12.00 dibuat istirahat dan sholat. Kemudian pukul 12.00 sampai dengan 13.00 masuk lagi untuk menerima pelajaran,&#8221; beber Suwarjana.</p>



<p>Kebijakan yang terbilang penuh dengan kehati-hatian terkait penambahan PTMT ini dikarenakan Dikbud Kota Malang masih ada kekhawatiran kembali terjadinya kasus fluktuatif Covid-19.</p>



<p>&#8220;Masih ada kekhawatiran fluktuatif, tapi saya yakin akan baik-baik saja karena vaksinasi untuk siswa-siswi di atas 12 tahun sudah mencapai 99 persen.</p>



<p>Kurang 1 persen itu karena ada siswa yang memiliki kendala tidak bisa divaksin. Prinsip vaksin pertama sudah 99 persen, saya anggap sudah 100 karena kendalanya itu tadi. Sedangkan vaksinasi dosis kedua terus bergulir, saat ini mencapai sekitar 50 persen,&#8221; terangnya.<strong> </strong>(mus/sit)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">157210</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kadikbud Kota Malang sebut Akan Evaluasi PTMT jika Ditemukan Kasus Positif Covid-19</title>
		<link>https://memontum.com/kadikbud-kota-malang-sebut-akan-evaluasi-ptmt-jika-ditemukan-kasus-positif-covid-19</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Oct 2021 05:51:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi PTMT]]></category>
		<category><![CDATA[Kadikbud Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Positif Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=155596</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Demi menunjang keamanan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), secara rutin telah melakukan swab. Dikatakan Kepala Dikbud Kota Malang, Suwarjana, hasil swab yang telah berlangsung sejak 2 minggu lalu itu, untuk sementara tidak menunjukkan hasil positif. Namun, dirinya menegaskan jika nanti ditemukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Demi menunjang keamanan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), secara rutin telah melakukan swab.</p>



<p>Dikatakan Kepala Dikbud Kota Malang, Suwarjana, hasil swab yang telah berlangsung sejak 2 minggu lalu itu, untuk sementara tidak menunjukkan hasil positif. Namun, dirinya menegaskan jika nanti ditemukan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dalam lingkup sekolah, pihaknya tidak akan serta merta memberhentikan PTMT di instansi tersebut.</p>



<p>&#8220;Swab antigen untuk SD dan SMP baik negeri maupun swasta sudah berlangsung sejak Jumat dua minggu yang lalu. Hasilnya alhamdulillah negatif semua, kalau ada yang positif akan kita evaluasi dulu,&#8221; terangnya Senin (11/10/2021).</p>



<p>Suwarjana menambahkan, bahwa dalam penyelenggaraan PTMT, dinas melibatkan sejumlah banyak pihak. Sehingga evaluasi akan dilakukan dengan mengikutsertakan berbagai kalangan.<br>&#8220;Kan ada tim teman-teman Satgas Covid-19 kota, karena kita selalu koordinasi dengan mereka. Selain itu, juga Dinas Kesehatan (Dinkes), puskesmas setempat juga terlibat. Jadi tidak langsung ditutup, evaluasi dulu karena penyelenggaraan PTMT ini kita juga bersurat ke banyak pihak. Bahkan RT, RW, Polres, Kodim juga kita surati,&#8221; beber Suwarjana.</p>



<p>Swab antigen sendiri, ujarnya, dijadwalkan wajib untuk guru, tenaga pendidik dan non tenaga pendidik. &#8220;Sedangkan untuk siswa, sambil menunggu izin orang tua, kami acak sifatnya. Katakanlah satu lembaga tidak semua sekian ratus siswa diswab, tapi sistemnya adalah acak,&#8221; terang Suwarjana.</p>



<p>Lebih lanjut mantan Kepala Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah (Dispussipda) itu menjelaskan, bahwa jadwal per sekolah sudah disesuaikan. &#8220;Kita menyesuaikan saja untuk jadwalnya. Yang jelas, perhari akan pindah dari satu tempat ke tempat yang lain,&#8221; sambungnya.<br>Dari sekitar 40 ribu siswa jenjang SMP, 84 ribu murid SD dan 13 ribu guru di Kota Malang, tiap hari pihaknya bisa menswab 200 hingga 300 orang. &#8220;Dengan catatan 200 sampai 300 swab per hari, itu untuk semua guru dan hanya beberapa siswa,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Dengan langkah antisipasi serta sosialisasi yang masif tentang keamanan PTMT, Suwarja mengakui bahwa penyelenggaraannya sejauh ini lancar. &#8220;Alhamdulillah PTMT berjalan dengan baik dan lancar. Ini juga berkat usaha kami dan media massa yang mensosialisasikan ke masyarakat. Sehingga semua mendukung untuk PTM walaupun masih terbatas,&#8221; tuturnya. <strong>(mus/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">155596</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
