<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kaji Bi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kaji-bi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Apr 2021 08:42:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kaji Bi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Permintaan Buah Jeruk Jelang Idul Fitri Mulai Meningkat</title>
		<link>https://memontum.com/permintaan-buah-jeruk-jelang-idul-fitri-mulai-meningkat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Apr 2021 08:34:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kaji Bi]]></category>
		<category><![CDATA[kota batu]]></category>
		<category><![CDATA[petani jeruk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=141169</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Menjelang Idul Fitri atau Ramadhan, rupanya membawa berkah tersendiri bagi petani jeruk di Kota Batu. Sebab, di awal musim panen raya Buah Jeruk yang berbarengan dengan Bulan Ramadhan, ada peningkatan permintaan sekitar 20 persen dari biasanya. Petani sekaligus penjual Buah Apel dan Jeruk, Kaji Biyanto, mengatakan bahwa kini permintaan Jeruk mulai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu </strong>&#8211; Menjelang Idul Fitri atau Ramadhan, rupanya membawa berkah tersendiri bagi petani jeruk di Kota Batu. Sebab, di awal musim panen raya Buah Jeruk yang berbarengan dengan Bulan Ramadhan, ada peningkatan permintaan sekitar 20 persen dari biasanya.</p>



<p>Petani sekaligus penjual Buah Apel dan Jeruk, Kaji Biyanto, mengatakan bahwa kini permintaan Jeruk mulai ada peningkatan. Karenanya, semoga di bulan penuh berkah sekarang, akan membawa dampak positif untuk petani Jeruk.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Bulan puasa kali ini, semoga benar-benar membawa berkah bagi kami (petani dan pedagang buah). Karena, memasuki musim panen raya tepat masuk bulan puasa, ada peningkatan permintaan buah,&#8221; kata Kaji, saat ditemui memontum.com di gudangnya, Jalan Anjasmoro-Kota Batu, Minggu (25/04) tadi.</p>



<p>Semoga, tambahnya, permintaan ini akan seperti bulan puasa di tahun sebelumnya. Yakni, menjelang Ramadhan, permintaan di masyarakat sangat tinggi.</p>



<p>&#8220;Memang, seperti tahun sebelumnya, setiap bulan puasa buah menjadi salah satu komoditas yang diminati. Bahkan, buah apapun itu. Bukan hanya Jeruk maupun Apel,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Untuk harga Jeruk sendiri, saat ini di tingkat petani berkisar antara Rp 9 ribu sampai Rp 10 ribu. Ini, ada sedikit peningkatan jika dibandingkan tahun lalu di bulan yang sama, yakni antara Rp 7 ribu sampai Rp 8 ribu.</p>



<p>Sementara kota-kota yang menjadi pangsa pasar atau &#8216;peminta&#8217; buah, seperti kota besar yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Solo, Jogjakarta serta kota di Kalimantan. &#8220;Sejumlah kota tersebut, menjadi konsumen tertinggi permintaan buah-buahan,&#8221; terang Kaji.</p>



<p>Ditambahkan, permintaan tinggi Buah Jeruk, berbeda dengan Buah Apel. Sebab, permintaan yang meningkat itu, tidak bisa dipenuhi karena stok atau minim sekali adanya buah apel di petani, akibat gagal panen beberapa bulan terakhir.</p>



<p>&#8220;Untuk stok Buah Jeruk, kita di petani melimpah. Karena prediksinya akan terus giliran panen. Habis di Kota Batu, ada daerah Dau-Kabupaten Malang. Itu jenis keprok 55, yang perkiraan sampai bulan Oktober, masih ada. Disusul, panen Jeruk Jenis Siem. Jadi, masih lama masa panennya. Sedangkan untuk buah Apel, kami tidak bisa memenuhi permintaan karena tidak ada stok barang di petani,&#8221; paparnya.<strong> (bir/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">141169</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPRD Batu Minta Dispertan Miliki Terobosan Atasi Mata Ayam</title>
		<link>https://memontum.com/dprd-batu-minta-dispertan-miliki-terobosan-atasi-mata-ayam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2021 10:09:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Didik Subiyanto]]></category>
		<category><![CDATA[Dispertan]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Fraksi PKB]]></category>
		<category><![CDATA[Kaji Bi]]></category>
		<category><![CDATA[Mata ayam]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Apel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=132471</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Penyakit mata ayam yang acapkali menimpa petani apel di Kota Batu, mengundang perhatian Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Batu, HM Didik Subiyanto. Dirinya berpendapat, bahwa Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pertanian (Dispertan) harus berani mengambil terobosan. Tidak sekedar mengulang kegiatan seperti yang sebelumnya, karena pada kenyataannya permasalahan di petani apel masih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Penyakit mata ayam yang acapkali menimpa petani apel di Kota Batu, mengundang perhatian Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Batu, HM Didik Subiyanto. Dirinya berpendapat, bahwa Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pertanian (Dispertan) harus berani mengambil terobosan.</p>



<p>Tidak sekedar mengulang kegiatan seperti yang sebelumnya, karena pada kenyataannya permasalahan di petani apel masih saja terjadi seperti tahun sebelumnya.</p>



<p>&#8220;Dinas Pertanian harus berani ambil langkah yang berani. Tidak sekedar copy paste, dari kegiatan sebelumnya. Namun, harus lebih fokus dan kongkrit untuk membantu petani,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Permasalahan petani apel itu, tambahnya, kompleks sekali. Satu sisi areal lahan yang semakin terdesak oleh kebutuhan permukiman, kondisi alamnya juga turut mempengaruhi seperti cuaca ekstrem yang menyebabkan hasil panen tidak sesuai baik secara kualitas maupun kuantitas.</p>



<p>&#8220;Hal ini kalau dibiarkan lambat laun, bisa mengakibatkan petani enggan merawat tanamannya. Karena, tidak lagi memberikan masa depan (penghasilan yang mencukupi) karena selalu merugi,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sedangkan untuk mengatasi permasalahan tersebut, pria yang akrab disapa Kaji Bi ini, memberikan saran kepada Pemerintah Kota Batu, agar membuat suatu program terintegritas.</p>



<p>&#8220;Dispertan harusnya tidak hanya memberikan bantuan yang sifatnya global. Namun, bisa dengan cara lebih spesifik yaitu dengan membuat lahan percontohan milik salah satu petani untuk percobaan mengatasi penyakit mata ayam, kalau berhasil baru di buat program secara massal,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Kalau upaya tersebut juga tidak berhasil, paparnya, Dinas Pertanian bisa berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian maupun Kemenristek agar ada suatu kajian mendalam guna mengatasinya.</p>



<p>&#8220;Kita di DPRD siap kok, apabila dilakukan komunikasi dengan para pihak khususnya para petani, bahkan turun langsung melihat kondisi lahan apel milik petani,&#8221; pungkasnya. <strong>(bir/sit)</strong></p>



<p></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">132471</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Anggota DPRD Kota Batu Datangi Konstituen Secara Maraton</title>
		<link>https://memontum.com/anggota-dprd-kota-batu-datangi-konstituen-secara-maraton</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Dec 2020 08:57:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Kaji Bi]]></category>
		<category><![CDATA[Reses]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=129467</guid>

					<description><![CDATA[Optimalkan reses di masa pandemi Covid-19 Memontum Kota Batu &#8211; Anggota DPRD Kota Batu, menggelar agenda reses di penghujung akhir tahun 2020. Adalah M. Didik Subiyanto dari Fraksi PKB, salah satu anggota yang menggelar reses dengan sistem mendatangi konstituen dari Dapil (daerah pemilihan) yang wilayahnya meliputi Desa Oro-oro Ombo, Kelurahan Sisir dan Kelurahan Temas (dapil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Optimalkan reses di masa pandemi Covid-19</strong></h3>
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Anggota DPRD Kota Batu, menggelar agenda reses di penghujung akhir tahun 2020. Adalah M. Didik Subiyanto dari Fraksi PKB, salah satu anggota yang menggelar reses dengan sistem mendatangi konstituen dari Dapil (daerah pemilihan) yang wilayahnya meliputi Desa Oro-oro Ombo, Kelurahan Sisir dan Kelurahan Temas (dapil 2).</p>
<p>Langkah ini dilakukan, juga untuk mengantisipasi munculnya klaster baru di Kota Apel tersebut.</p>
<p>Dalam resesnya di Kelurahan Sisir, politikus yang akrab disapa Kaji Bi ini menampung aspirasi dari warga RW 08 Kelurahan Sisir.</p>
<p>Kegiatan yang digelar mulai tanggal 8 hingga 9 Desember itu, secara maraton dilakukan ke Desa Oro-oro Ombo dan ke Kelurahan Sisir dan Temas.</p>
<p>&#8220;Saya pada reses kali ini memang tidak mengundang banyak orang, seperti reses-rese sebelumnya. Hal ini dilakukan, karena masih masa pandemi. Jadi, mendatangi konstituen secara langsung dengan sowan kepada ketua RT maupun RW serta beberapa tokoh masyarakat dan langsung, sebagai langkah efektif untuk tetap menyerap aspirasi masyarakat. Kiranya, apa yang menjadi kebutuhan warga kepada pemerintah, kami selaku wakil rakyat siap memperjuangkan aspirasi tersebut agar bisa terealisasi,&#8221; jelas Kaji.</p>
<p>Adapun usulan warga nantinya, tambah Kaji, menjadi rekomendasi anggota DPRD saat sidang pembahasan bersama eksekutif (Pemerintah).</p>
<p>Tokoh masyarakat RT 02 RW 02 Kelurahan Sisir, Budhy Santoso, merasa senang karena kehadiran wakil rakyat untuk menampung secara langsung beberapa usulan warga.</p>
<p>Seperti, normalisasi drainase sebab saat musim hujan seperti sekarang ini sering jalan kampung berubah menjadi sungai karena drainase yang sudah tidak menampung volume airnya, perlu juga disampaikan kepada wakil rakyat di dewan.</p>
<p>&#8220;Sungguh suatu kehormatan bagi warga, sebab ada pejabat mau datang serta mendengar langsung apa yang menjadi usulan atas kebutuhan kampung. Semoga dengan kehadiran beliau, kami sebagai warga semakin mengerti tentang program dari pemerintah,&#8221; kata Budhy. <strong>(bir/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">129467</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
