<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kakek 72 Tahun &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kakek-72-tahun/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Aug 2021 06:46:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kakek 72 Tahun &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemkot Surabaya Akhirnya Wujudkan Keinginan Kakek 72 Tahun yang Hidup Sebatang Kara</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-surabaya-akhirnya-wujudkan-keinginan-kakek-72-tahun-yang-hidup-sebatang-kara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Aug 2021 06:46:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kakek 72 Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=150754</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Surabaya &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Sosial (Dinsos), akhirnya mewujudkan harapan Kakek Ismali (72), yang hidup sebatang kara di kos-kosan kecil di Jalan Tambak Pring Barat I No 46, Kecamatan Asemrowo, Surabaya. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, Suharto Wardoyo, mengatakan bahwa Kakek Ismail sebelumnya berharap dapat tinggal di UPTD Griya Werda. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Surabaya</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Sosial (Dinsos), akhirnya mewujudkan harapan Kakek Ismali (72), yang hidup sebatang kara di kos-kosan kecil di Jalan Tambak Pring Barat I No 46, Kecamatan Asemrowo, Surabaya.</p>



<p>Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, Suharto Wardoyo, mengatakan bahwa Kakek Ismail sebelumnya berharap dapat tinggal di UPTD Griya Werda. Alasannya, karena semenjak istrinya meninggal dunia, dirinya tinggal seorang diri di sebuah kos-kosan hasil dari bantuan swadaya masyarakat.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/serapan-perum-bulog-jatim-tembus-di-angka-200-ribu-ton-beras-per-februari">Serapan Perum Bulog Jatim Tembus di Angka 200 Ribu Ton Beras Per Februari</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/lindungi-anak-di-ruang-digital-dp3ak-jatim-bersama-plato-foundation-gelar-safer-internet-day">Lindungi Anak di Ruang Digital, DP3AK Jatim bersama Plato Foundation Gelar Safer Internet Day</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pengelolaan-pemerintahan-dan-penguatan-ekonomi-pemprov-jatim-terima-kunjungan-gubernur-sherly">Pengelolaan Pemerintahan dan Penguatan Ekonomi, Pemprov Jatim Terima Kunjungan Gubernur Sherly</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Jadi istrinya bapak Ismail ini sudah meninggal sekitar 3 minggu yang lalu.&nbsp; Kemudian atas permintaan sendiri, dia minta agar ditempatkan di Griya Werda,&#8221; kata Suharto Wardoyo, Minggu (15/08) tadi.</p>



<p>Ditambahkan Anang-sapaan akrabnya, Ismail sendiri sebenarnya masih memiliki keluarga, yaitu anak-anaknya. Namun, karena kehilangan kontak, akhirnya tidak bisa menghubungi anak-anak perempuannya yang sudah berumah tangga dan tinggal di luar Kota Surabaya.</p>



<p>&#8220;Jadi memang menginginkan untuk bisa tinggal di Griya Werda. Sehingga, tidak membebani warga sekitar dan bisa menikmati hari tuanya,&#8221; ujar Anang.</p>



<p>Dari sejumlah pertimbangan itu, Dinsos Surabaya bersama jajaran kecamatan serta beberapa elemen sosial, langsung bergerak cepat untuk mewujudkan harapan dari kakek berusia 72 tahun itu. Alhasil, Sabtu (14/08) kemarin, Ismail pun dijemput ke rumah kosnya untuk selanjutnya tinggal di UPTD Griya Werda.</p>



<p>&#8220;Mulai kemarin (Sabtu, red) sudah tinggal di Griya Werda. Sebelum dibawa ke sana, beliau juga sudah mengikuti swab di Puskesmas,&#8221; tuturnya. Sebagaimana diberitakan, Ismail hidup seorang diri dengan tinggal di rumah sewa berukuran sekitar 3×4 meter. Rumah sewa ini, merupakan hasil sumbangan sukarela dari warga. Sementara untuk kebutuhan makan, dirinya melah mendapatkan bantuan permakanan dari Pemkot Surabaya. <strong>(ade/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">150754</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
