<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kaki Palsu &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kaki-palsu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Oct 2019 02:16:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kaki Palsu &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Diamputasi Akibat Kecelakaan Kerja, Sholikin Bikin Kaki Palsu Sendiri, Kini Disumbangkan ke Warga</title>
		<link>https://memontum.com/diamputasi-akibat-kecelakaan-kerja-sholikin-bikin-kaki-palsu-sendiri-kini-disumbangkan-ke-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Oct 2019 02:16:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Kaki Palsu]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[sosok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=98030</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Akibat Kecelakaan kerja yang dialami Sholikin (64) warga Desa Brengkok, Kecamatan Brondong, Lamongan, mengharuskannya memakai kaki palsu Keterbatasan pada tubuhnya tidak membuat Sholikin, putus asa. Dia bangkit dan bahkan kemudian mampu membuat kaki palsu secara manual. Hebatnya, kaki palsu buatannya tidak dijual, melainkan diberikan gratis alias cuma-cuma kepada warga yang membutuhkan. Kecelakaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Lamongan </strong>&#8211; Akibat Kecelakaan kerja yang dialami Sholikin (64) warga Desa Brengkok, Kecamatan Brondong, Lamongan, mengharuskannya memakai kaki palsu Keterbatasan pada tubuhnya tidak membuat Sholikin, putus asa. Dia bangkit dan bahkan kemudian mampu membuat kaki palsu secara manual.</p>
<p>Hebatnya, kaki palsu buatannya tidak dijual, melainkan diberikan gratis alias cuma-cuma kepada warga yang membutuhkan. Kecelakaan kerja yang dialami Sholikin sendiri terjadi 10 tahun lalu, ketika mencari batu gunung di desanya. Saat itu, dokter memvonis kaki Sholikin harus diamputasi.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-98032" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/20191016_164712-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/20191016_164712-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/20191016_164712-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/20191016_164712-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/20191016_164712-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>“Apa boleh buat terpaksa berkaki satu. Saat itu saya berhenti bekerja, kemudian membeli kaki palsu di Solo agar bisa berjalan,” kata Sholihin, Rabu (16/10/2019).</p>
<p>Namun kaki palsu yang dibelinya dari Solo itu, bagi Sholikin masih kurang pas dengan kakinya.</p>
<p>“Masih kurang nyaman dan belum bisa saya pakai untuk keperluan sehari-hari,” katanya.</p>
<p>Dari situ ia kemudian mencoba memperbaiki sendiri kaki palsu ini, sembari mempelajari secara detil bagaimana kaki palsu dibuat.</p>
<p>Singkat cerita, Sholikin berhasil membuat kaki palsu sendiri. Bahannya sederhana dan mudah didapat, yaitu pipa paralon dan pipa almunium.</p>
<p>Pembuatannya, menurut Sholikin, dilakukan serba manual tanpa bantuan mesin. Pipa paralon, misalnya, dipanaskan cukup dengan menggunakan api kompor, kemudian ia bentuk sesuai ukuran yang pas.</p>
<p>Setelah kaki palsu buatannya jadi, ternyata lebih nyaman di kaki. Teman Sholikin yang kebetulan bernasib sama, hanya punya satu kaki, ternyata berminat.</p>
<p>“Jadi saya buatkan mereka kaki palsu. Orang pertama yang saya buatkan kaki palsu adalah teman saya sendiri yang juga pencari batu seperti saya. Dia tinggal di Tuban,” tutur Sholikin.</p>
<p>Semenjak itu, Sholikin berkali-kali membuatkan kaki palsu ke orang-orang yang membutuhkan. Kaki palsu yang dibuat Sholikin itu ia bagikan gratis tanpa memungut uang sepeserpun.</p>
<p>Sholikin yang memiliki 3 anak ini mengenang, teman-temannya sesama pencari batu sempat khawatir ia patah semangat setelah kecelakaan kerja itu.</p>
<p>“Awal memang sempat putus asa. Tapi kemudian saya bangkit, dan sekarang saya sangat bersyukur bisa membantu membuatkan kaki palsu buat orang lain yang membutuhkan tanpa meminta uang sama sekali dari mereka,” katanya bercerita.</p>
<p>Tak hanya itu, Sholikin mengaku akan memberikan dan membuatkan kaki palsu gratis kepada siapapun yang membutuhkan.</p>
<p>“Sepanjang saya mampu, dan ada permintaan untuk membuatkan kaki palsu, pasti saya sanggupi,” tegas Sholikin.</p>
<p>Berbekal kaki palsu buatannya sendiri, Sholikin yang sekarang alih profesi sebagai petani ini mampu bekerja dan menghidupi keluarganya.</p>
<p>Dengan kaki palsu itu buatan sendiri itu pula, Sholikin bisa beraktivitas kembali.</p>
<p>Keterampilannya dalam membuat kaki palsupun sudah bermanfaat bagi orang lain yang membutuhkan, tak hanya warga Lamongan tapi juga ada warga Tuban.</p>
<p>“Ada lebih dari 10 kaki palsu yang sudah saya buat, yang kebanyakan memang adalah orang tak mampu,” pungkasnya. <strong>(Fiq/zen/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98030</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kapolda Serahkan Kaki Palsu ke Anggota Korban Kecelakaan</title>
		<link>https://memontum.com/kapolda-serahkan-kaki-palsu-ke-anggota-korban-kecelakaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Nov 2017 10:40:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Kaki Palsu]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolda Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[polres jombang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/8458-kapolda-serahkan-kaki-palsu-ke-anggota-korban-kecelakaan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8212; Kapolda Jatim Irjen pol Machfud Arifin SH memberikan kaki palsu bagi dua anggota polri yang kakinya diamputasi karena kecelakaan pada saat bertugas, bertempat di Lobby Gedung Tribrata Polda Jatim Jl. Ahmad Yani No.116 Surabaya. Pemberian penghargaan berupa kaki palsu ini untuk membantu kedua anggotanya agar bisa kembali bekerja. Bantuan ini diserahkan langsung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8212; Kapolda Jatim Irjen pol Machfud Arifin SH memberikan kaki palsu bagi dua anggota polri yang kakinya diamputasi karena kecelakaan pada saat bertugas, bertempat di Lobby Gedung Tribrata Polda Jatim Jl. Ahmad Yani No.116 Surabaya. </p>
<p>Pemberian penghargaan berupa kaki palsu ini untuk membantu kedua anggotanya agar bisa kembali bekerja. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin bertempat di gedung Tribrata polda Jatim, Selasa (21/11/2017).</p>
<p>Prosesi penyerahan penghargaan berupa kaki palsu diberikan kepada Iptu Darul Asripin  diserahkan langsung oleh Kapolda Jatim. Sedangkan untuk Aiptu Danis Hanang E anggota Polres Ngawi diserahkan Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Awan Samodra.</p>
<p>Setelah memberikan kaki palsu,  Kapolda Jatim  juga menerima bantuan kendaraan ambulans dari Jasa Raharja yang disampaikan langsung oleh Kepala Cabang Jasa Raharja Jatim Moch Evert Yulianto. “Kami ucapkan terima kasih kepada Kepala Cabang Jasa Raharja Jatim atas bantuan ambulans semoga bermanfaat bagi kepentingan anggota dan masyarakat,”  terang Kapolda Jatim.</p>
<p>Kabiddokkes Polda Jatim Kombes Pol Budi Heryadi menjelaskan, kaki palsu yang diberikan kepada kedua anggota polri tersebut, terbuat dari bahan stainless yang produksinya berasal dari  negara Jerman. “Ini stainless buatan Jerman jadi kekuatannya bisa lebih tahan lama,” jelasnya.</p>
<p>Pemberian bantuan kaki palsu tetap akan diberikan,  kepada siapa saja yang menggunakan, dan tergantung  permintaan. Bagi masyarakat umum, pihaknya mengaku juga pernah bekerjasama dengan Kick Andy Foundation untuk membantu kaki palsu bagi warga di Kota Batu dan bagi warga Kabupaten Ponorogo.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">8458</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
