<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kali Kresek &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kali-kresek/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Oct 2019 11:00:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kali Kresek &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Tanggul Kali Kresek Jebol, Puluhan Hektare Sawah Terendam</title>
		<link>https://memontum.com/tanggul-kali-kresek-jebol-puluhan-hektare-sawah-terendam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Feb 2019 13:42:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Kali Kresek]]></category>
		<category><![CDATA[tanggul jebol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/78717-tanggul-kali-kresek-jebol-puluhan-hektare-sawah-terendam</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Hujan deras yang disertai angin yang mengguyur wilayah Kabupaten Kediri selama 2 jam, mengakibatkan tanggul Kali kresek jebol sepanjang 8 meter, yang berada di Dusun Putih Desa Putih Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Jum&#8217;at (15/2/2019). Akibatnya, puluhan hektare lahan persawahan milik warga yang berdekatan dengan bibir tanggul terendam air. Kepala badan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Hujan deras yang disertai angin yang mengguyur wilayah Kabupaten Kediri selama 2 jam, mengakibatkan tanggul Kali kresek jebol sepanjang 8 meter, yang berada di Dusun Putih Desa Putih Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Jum&#8217;at (15/2/2019). Akibatnya, puluhan hektare lahan persawahan milik warga yang berdekatan dengan bibir tanggul terendam air.</p>
<p>Kepala badan penanggilangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Kediri R.Randy Agatha Sakaira, S.IP, M.Si mengatakan, hujan deras disertai angin selama 2 jam, mengakibatkan tanggul sungai kresek jebol sepanjang 8 meter, dengan kedalaman air 2,5 meter dan lebar tanggul 3 meter. &#8220;Jebolnya tanggul dikarenakan, air menggerus tanggul melalui lubang tikus. Akibatnya, lahan persawahan milik warga yang berdekatan dengan bibir tanggul terendam air, &#8221; beber Randy.</p>
<p>BPBD Kabupaten Kediri, lanjut Ramdy, apabila tidak segera ditangani dapat berdampak air akan merembet ke pemukiman warga sekitar. &#8221; Saat ini, anggota URC-PB BPBD Kabupaten Kediri melakukan assessment sudah ada penanganan pembenahan tanggul dengan menggunakan patok, sesek dan bahan banner yang tidak terpakai. Pembenahan tanggul dilaksanakan oleh Warga masyarakat bersama 3 Pilar, &#8221; ungkapnya.</p>
<p>Dalam musibah ini, BPBD Kabupaten Kediri melakukan assessment terkait tanggul jebol tersebut dan memberikan bantuan bahan untuk penanganan darurat berupa terpal 1 lembar ukuran 8&#215;6, gelangsing 1.500 buah, sesek 12 lembar, patok 24 buah. <strong>(im/mid/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">78717</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
