<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kali Pucang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kali-pucang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Oct 2018 13:22:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kali Pucang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Konsultan Ancam Mundur, Proyek Avor Pucang Gonjang-ganjing (bersambung)</title>
		<link>https://memontum.com/konsultan-ancam-mundur-proyek-avor-pucang-gonjang-ganjing-bersambung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Oct 2018 13:22:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[APBD]]></category>
		<category><![CDATA[Kali Pucang]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek Avor]]></category>
		<category><![CDATA[proyek bermasalah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/58649-konsultan-ancam-mundur-proyek-avor-pucang-gonjang-ganjing-bersambung</guid>

					<description><![CDATA[* Setelah Pengerukan Dipicu Plengsengan &#160; Memontum Sidoarjo &#8211; Deretan proyek yang dibiayai APBD Sidoarjo dari tahun ke tahun dipastikan akan bertambah. Itu setelah ditemukan persoalan teknis hingga molor dari jadwal yag telah ditentuikan. Karena mudur dari jadwal itulah, DPKKA selaku juru bayar tidak berani mencairkan. Tak tanggung-tanggung proyek tahun anggaran 2017 nilainya pada kisaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>* Setelah Pengerukan Dipicu Plengsengan</strong></h2>
<p>&nbsp;<br />
<strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Deretan proyek  yang dibiayai APBD Sidoarjo dari tahun ke tahun dipastikan   akan bertambah. Itu setelah ditemukan persoalan teknis hingga molor dari jadwal  yag telah ditentuikan. Karena mudur dari jadwal itulah,  DPKKA selaku juru bayar tidak  berani mencairkan. </p>
<p>Tak tanggung-tanggung  proyek tahun anggaran 2017 nilainya pada kisaran angka Rp 32 M. Hal iyu disebabkan karena  hingga akhir 2017 pelakanaan kegiatan belum rampung. Ketika itu ,oleh PPKom dberikan toleransi waktu 50 hari untuk menyelesaikan dan akan dibayar lewat  APBD 2018.</p>
<p>Namun karena bulan Januari 2018,   RAPBD sudah-diajukan ke Gubermur otomatis proyek yang telat bayar itu tidak bisa dianggarakan lewat APND 2018. Akhirnya pembayaran proyek yang molor itu dibayar lewat PAK  2018   yang bisanya dllaksanakan sekitar bulan Juli. Tetapi karena masih terjadi  tarik ulur antara eksekutif  dan legisaltih hingga Oktober 2018 belum  ada tanda-tanda kapan PAK  digedog.</p>
<p>Kini, tengara  serupa kejadian telat bayar  akan  terulang kembali. Kalau sebelumnya dipicu keterlambatan pekerjaan 2017 di tahun 2018 ini dipicu persoalan tekni seorang konsultan pengawas akan mundur dari proyek   Avor Pucang. </p>
<p>Diduga ancaman mundur itu konsultan itu  sebagai puncak kekesalan setelah  adanya sejumlah temuan atas pengerukan sungai pada titik Pucang hingga Bluru Kidul. Dan ketika temuan  yang bersentuhan dengan hukum itu belum klir karena proyek sedang berjalan kembali dipicu soal plengsengan sungai Pucang sisi utara di lingkungan Desa Bluru.</p>
<p>Plemik antara  rekanan pemenang tender dan konsultan pengawas ini akhirnya masuk di meja dewan.    Moh Nizar SH , anggota Komisi C DPRD Sidoarjo mengaku mendapat laporan atas polemik atas proyek avor Kali Pucang.“ Kami akan terjun ke lapangan untuk melihat fakta yang sebenarnya,” janjinya. <strong>(par/wan/yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">58649</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
