<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kali &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kali/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 24 Jul 2023 06:03:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kali &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemkab Trenggalek untuk Kali Delapan Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak Kategori Nindya</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-trenggalek-untuk-kali-delapan-raih-penghargaan-kabupaten-layak-anak-kategori-nindya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Jul 2023 04:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[anak,]]></category>
		<category><![CDATA[delapan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kali]]></category>
		<category><![CDATA[kategori]]></category>
		<category><![CDATA[layak]]></category>
		<category><![CDATA[Nindya]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[raih]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194046</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Memperingati Hari Anak Nasional tahun 2023, Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek kembali raih penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Kategori Nindya. Penghargaan tersebut, diserahkan langsung Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga kepada Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara di Ballroom Hotel Padma Semarang. Wabup Trenggalek turut menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Memperingati Hari Anak Nasional tahun 2023, Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek kembali raih penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Kategori Nindya. Penghargaan tersebut, diserahkan langsung Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga kepada Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara di Ballroom Hotel Padma Semarang.</p>



<p>Wabup Trenggalek turut menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran dan juga seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Trenggalek, karena menurutnya ini tidak hanya capaian pemerintah melainkan capaian dari seluruh masyarakat Kabupaten Trenggalek. &#8220;Terima kasih kepada seluruh jajaran di Pemerintah Kabupaten Trenggalek, pihak-pihak terkait dan tentunya seluruh masyarakat Trenggalek yang telah mendukung upaya pemerintah dalam memberikan pemenuhan hak-hak anak dan perlindungan anak. Tentunya PR kita masih banyak dan kami membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari semua pihak,&#8221; ucapnya seusai menerima penghargaan, Senin (24/07/2023) siang.</p>



<p>Dirinya berharap, kedepannya Kabupaten Trenggalek bisa masuk kategori utama. Mengingat, target tersebut merupakan bentuk komitmen dari Bupati Trenggalek untuk mewujudkan kabupaten layak anak.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Kita semua tahu komitmen Bupati Trenggalek dalam mewujudkan Trenggalek sebagai Kabupaten Trenggalek Anak sangat tinggi. Makanya, pencapaian ini bisa menjadi motivasi semua pihak untuk mewujudkan sebuah kabupaten yang benar-benar memperhatikan anak,&#8221; terang Wabup Syah.</p>



<p>Suami Fatihatur Rohmah ini juga berharap agar kedepan anak-anak di Kabupaten Trenggalek selalu terpenuhi hak-hak dasarnya dan juga terlindungi semua permasalahannya.</p>



<p>Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial PPPA Kabupaten Trenggalek, Ratna Sulistyowati, menambahkan bahwa penghargaan KLA untuk Kabupaten Trenggalek ini bukan kali pertama. Seingatnya penghargaan ini adalah penghargaan ke delapan yang di terima Trenggalek.</p>



<p>&#8220;Ini adalah penghargaan ke delapan yang diterima. Dan upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah untuk mewujudkan kabupaten yang layak anak akan sia-sia bila masyarakat secara keseluruhan tidak ikut mengawal. Percuma bila perda-perda kita susun namun masyarakat tidak mendukung upaya pemerintah,&#8221; kata Ratna.</p>



<p>Dicontohkannya, seperti adanya Peraturan Daerah kawasan tanpa asap rokok. Apakah semua orang sudah mematuhi. Ini contoh kecil upaya pemerintah memberikan perlindungan kepada anak. Akan tetapi, kadang masyarakat itu abai akan hal tersebut.</p>



<p>&#8220;Kita sudah membuat Perda Kabupaten Layak Anak. Kemudian komitmen untuk menurunkan jumlah perkawinan usia anak dan masih banyak regulasi yang lainnya. Semua tujuannya memberikan perlindungan kepada anak. Terus ada juga pusat pembelajaran keluarga yang berfungsi memberikan edukasi pola pengasuhan yang benar dan sebagainya,&#8221; jelasnya</p>



<p>Menurutnya, satu bukti yang bisa dirasakan saat ini ada banyak penurunan jumlah angka perkawinan usia anak yang cukup signifikan. Tahun 2021 angka perkawinan anak ini mencapai angka 7,8, sedangkan di tahun 2022 bisa turun menjadi 3,5.</p>



<p>Semua ini, sambungnya, dicapai melalui komitmen bersama bukan hanya dicapai oleh Dinas Sosial PPPA saja. Sudah ada komitmen bersama antara pemerintah daerah, perangkat daerah terkait, tokoh agama, pengadilan agama dan beberapa pihak terkait lainnya. Semuanya sepakat untuk membuat SOP perkawinan usia anak.</p>



<p>Setiap anak yang mau menikah dengan alasan apapun itu wajib dilakukan assesment oleh Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) yang diasuh oleh psikolog dari Dinas Sosial. Kemudian kepala desa boleh mengeluarkan formulir N1 kalau sudah ada rekomendasi dari Puspaga. Upaya ini dirasa cukup sangat efisien mencegah perkawinan anak.</p>



<p>&#8220;Kalau dulu masyarakat merasa dihalang halangi dan sekarang tidak. Dengan perlakuan ini para orang tua sudah banyak yang sadar bawasannya undang-undang perkawinan anak menetapkan batas usia minimal diperbolehkan dalam perkawinan itu 19 tahun. Mereka sadar untuk dicukupkan dulu usia yang diperbolehkan,&#8221; papar Ratna. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194046</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Situbondo Kembali Raih Penghargaan untuk Kali Ke Dua KLA Kategori Nindya</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-situbondo-kembali-raih-penghargaan-untuk-kali-ke-dua-kla-kategori-nindya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Jul 2023 03:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[kali]]></category>
		<category><![CDATA[kategori]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[Nindya]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[raih]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194041</guid>

					<description><![CDATA[Memontum SIitubondo &#8211; Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo, untuk kali ke dua kembali meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Kategori Nindya. Penghargaan KLA Kategori Nindya ini, diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, kepada Bupati Situbondo, Karna Suswandi, di Hotel Padma Semarang. “Raihan penghargaan tersebut merupakan satu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum SIitubondo</strong> &#8211; Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo, untuk kali ke dua kembali meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Kategori Nindya. Penghargaan KLA Kategori Nindya ini, diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, kepada Bupati Situbondo, Karna Suswandi, di Hotel Padma Semarang.</p>



<p>“Raihan penghargaan tersebut merupakan satu bukti komitmen yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo bersama stakeholder dan pihak terkait lainnya, untuk terus melakukan perlindungan terhadap anak dan pemenuhan hak-haknya. Dan ini merupakan kolaborasi bersama sehingga Kabupaten Situbondo meraih penghargaan KLA kategori Nindya berturut-turut selama 2 tahun,&#8221; kata Bupati Karna Suswandi, Senin (24/07/2023) tadi.</p>



<p>Pemkab Situbondo, tambahnya, akan terus meningkatkan komitmen untuk meningkatkan hak-hak anak. &#8220;Kami akan teruskan dan meningkatkan kolaborasi, agar di tahun 2024 dan seterusnya kita bersama-sama bisa semakin memperkuat komitmen dalam melindungi dan memenuhi hak-hak anak,” tambahnya.</p>



<p>Untuk mencapai kategori KLA yang lebih tinggi lagi, sambung Bupati Karna, pihaknya akan terus berkolaborasi dengan semua elemen, dalam menyamakan dan memperkuat perspektif. Sehingga, semua lapisan masyarakat memiliki pemahaman yang sama, dalam mewujudkan KLA yang lebih tinggi. Serta, terus melakukan sosialisasi maupun pendampingan dan advokasi tentang ketentuan-ketentuan yang tertuang dalam Program KLA.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Kami ucapkan terima kasih atas sinergi yang telah dilakukan bersama, pemerintah dengan masyarakat, forum anak, akademisi, swasta dan unsur lain, juga rekan-rekan media yang ikut mensosialisasikan Program Kabupaten Layak Anak. Ke depan, Pemkab Situbondo akan menjalankan upaya perlindungan dan pemenuhan hak anak di berbagai sektor. Mulai dari sektor kewilayahan, pendidikan, kesehatan, perlindungan dan pendampingan hukum, hingga peribadatan di rumah ibadah,” jelasnya.</p>



<p>Anugerah KLA Tahun 2023 yang dilaksanakan di Hotel Padma Semarang ini, juga mengundang para gubernur penerima penghargaan Provinsi Layak Anak dan para bupati yang mendapat Piala KLA kategori Nindya dan Utama. &#8220;Ada 24 indikator penilaian dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia yang telah dipenuhi semua oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Situbondo. Dan kita akan terus berupaya meningkatkan kepedulian terhadap hak-hak anak,” tutur Bupati Situbondo yang akrab di sapa Bung Karna.</p>



<p>Dirinya juga menjelaskan, bahwa Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menganugerahi Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2023 kepada 360 kabupaten/kota, yang terdiri dari 19 kategori Utama, 76 kategori Nindya, 130 kategori Madya, dan 135 kategori Pratama. Penghargaan Provila pun turut diberikan kepada 14 provinsi yang telah melakukan upaya keras untuk menggerakkan kabupaten/kota di wilayahnya dalam mewujudkan KLA. <strong>(her/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194041</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Festival Kali Brantas Kota Malang Jadi Pionir Daerah Lain dalam Semarakkan Hari Sungai Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/festival-kali-brantas-kota-malang-jadi-pionir-daerah-lain-dalam-semarakkan-hari-sungai-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Jul 2023 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[brantas]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[dalam]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[hari]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[kali]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[lain]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[PIONIR]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[semarakkan]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193217</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Festival Kali Brantas yang akan digelar untuk kedua kalinya di Kota Malang, atau pada tujuh Kampung Tematik, kini tengah menjadi pionir daerah lain yang dilintasi Sungai Brantas. Hal tersebut, dikatakan oleh Ketua Pokdarwis Kota Malang, Isa Wahyudi, Jumat (14/07/2023) tadi. Kegiatan tersebut, menurutnya, nantinya akan dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Sungai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Festival Kali Brantas yang akan digelar untuk kedua kalinya di Kota Malang, atau pada tujuh Kampung Tematik, kini tengah menjadi pionir daerah lain yang dilintasi Sungai Brantas. Hal tersebut, dikatakan oleh Ketua Pokdarwis Kota Malang, Isa Wahyudi, Jumat (14/07/2023) tadi.</p>



<p>Kegiatan tersebut, menurutnya, nantinya akan dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Sungai Nasional. Pria yang kerap disapa Ki Demang itu, menyampaikan, bahwa pada rangkaian kedua sudah diikuti oleh beberapa daerah di Jawa Timur, seperti Kota Kediri, Kabupaten Blitar dan Mojokerto.</p>



<p>“Jadi, Kota Malang menjadi pionir Festival Kali Brantas. Berharap, nantinya 14 kota dan kabupaten yang dilintasi Sungai Brantas ini juga menyelenggarakan festival bersama-sama, pada saat peringatan Hari Sungai. Di rangkaian kedua ini nanti, akan diikuti oleh Kota Kediri, Kabupaten Blitar dan Mojokerto,” kata Ki Demang.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Dalam kegiatan tersebut, tambahnya, akan dilakukan di Sumber Brantas dengan Petik Tirta Amerta, yang akan diambilkan oleh pihak terkait. Kemudian, air tersebut akan dibawa ke Kota Malang dan ketika sampai di beberapa kampung tematik, akan dilakukan berbagai runtutan acara.</p>



<p>“Jadi, nanti kalau sudah Kelurahan Dinoyo, Kota Malang, akan dilakukan Kenduren Kali Brantas. Setelah itu, berurutan ke Kampung Gerabah, Penanggungan dilakukan larung sesaji, setelah itu ada kampanye bersih kaliku putih kampungku di kampung putih. Kemudian, akan ada nyanyian brantas kaliku arema kampungku, lalu gugur gunung metri kali brantas dan sore menjelang ada nyadran kali brantas dengan tampilan tari-tarian, baru ditutup dengan nyuluh kali brantas, setelah itu arak-arakan lampion kali brantas,” jelasnya.&nbsp;</p>



<p>Ditambahkannya, jika kegiatan tersebut tentunya juga sebagai bagian dari kampanye sungai bersih, bagaimana masyarakat menghargai lingkungan sungai. Karena sungai, diyakini telah menjadi pusat peradaban episentrum perdagangan di masa kerajaan.</p>



<p>“Sungai Brantas ini dijadikan salah satu episentrum perdagangan, pusat kehidupan atau titik nadi dari pusat pemerintahan kerajaan medang kamulan sampai kerajaan Kanjuruhan, Singosari, kemudian di masa kerajaan Majapahit,” tuturnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Ki Demang juga menyampaikan jika Festival Kali Brantas ke dua ini nanti akan berbeda dengan sebelumnya. Salah satunya, yaitu kegiatan bersih-bersih, dan ketujuh kampung tersebut akan banyak terlibat.</p>



<p>“Dahulu kan tidak ada, dan lebih banyak happening art. Kemudian, dulu konsepnya banyak di Pokdarwis. Sekarang kampungnya lebih banyak terlibat,” imbuh Ki Demang.</p>



<p>Sebagai informasi, Festival Kali Brantas tersebut nantinya akan diselenggarakan pada Jumat (21/07/2023) hingga Kamis (27/07/2023) mendatang. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193217</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
