<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kalpataru &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kalpataru/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 May 2025 15:22:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kalpataru &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemkab Lumajang Usulkan Dua Tokoh Inspiratif untuk Menerima Apresiasi Kalpataru Lestari Nasional 2025</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-lumajang-usulkan-dua-tokoh-inspiratif-untuk-menerima-apresiasi-kalpataru-lestari-nasional-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 May 2025 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[Kalpataru]]></category>
		<category><![CDATA[lestari]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[menerima]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[usulkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222208</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang kembali menunjukan komitmen jangka panjang dalam menjaga harmoni antara manusia dan alam. Kali ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang resmi mengusulkan dua tokoh inspiratif peraih penghargaan Kalpataru untuk menerima Apresiasi Kalpataru Lestari Nasional tahun 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Kedua tokoh tersebut, yaitu Kelompok Pelestari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang kembali menunjukan komitmen jangka panjang dalam menjaga harmoni antara manusia dan alam. Kali ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang resmi mengusulkan dua tokoh inspiratif peraih penghargaan Kalpataru untuk menerima Apresiasi Kalpataru Lestari Nasional tahun 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).</p>



<p>Kedua tokoh tersebut, yaitu Kelompok Pelestari Sumberdaya Alam (KPSA) Kalijambe, pelestari hutan bambu di Candipuro dan Sucipto, penggagas Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro. Keduanya, dinilai tidak hanya konsisten dalam menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga mampu menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang luas serta menjadi model penggerak partisipasi masyarakat.</p>



<p>“Kita tahu bersama, baik KPSA Kalijambe maupun Pak Sucipto telah memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan dalam pelestarian lingkungan. KPSA aktif merawat ekosistem hutan bambu yang menjaga debit air dan mencegah longsor. Sementara Pak Sucipto, mengembangkan energi terbarukan berbasis mikrohidro untuk memenuhi kebutuhan listrik warga,” kata Kepala Bidang Pemeliharaan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Lumajang, Gunawan Eko, Senin (19/05/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Apresiasi Kalpataru Lestari, ujarnya, adalah penghargaan bergengsi yang diberikan kepada para penerima Kalpataru terdahulu yang terus berkarya dan menjaga semangat pelestarian lingkungan secara berkelanjutan. Syarat utama penerima, antara lain adalah keberlanjutan aksi, dampak positif terhadap ekologi dan ekonomi lokal, jejaring kemitraan serta keterlibatan generasi muda.</p>



<p>Gunawan menegaskan, bahwa Lumajang tidak sekadar mengusulkan, tetapi membawa pesan penting tentang keteladanan, keberlanjutan dan inovasi lokal yang layak mendapat panggung nasional. “Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan atas semangat tanpa henti para pejuang lingkungan. Mereka adalah contoh bahwa perubahan tidak harus dimulai dari pusat, tetapi bisa tumbuh dari akar rumput, dari desa-desa dan menjadi nyala inspirasi bagi daerah lain,” imbuhnya.</p>



<p>KPSA Kalijambe telah menjaga ekosistem hutan bambu selama lebih dari satu dekade. Peran mereka tidak hanya ekologis, tapi juga ekonomis menghidupi masyarakat melalui produk-produk bambu ramah lingkungan dan edukasi konservasi untuk anak-anak sekolah.</p>



<p>Sementara itu, PLTMH yang digagas Sucipto bukan hanya menerangi rumah warga, tetapi juga membuka peluang usaha kecil berbasis energi terbarukan. Usulan ini, merupakan upaya DLH Lumajang untuk mengangkat praktik-praktik baik yang terbukti membangun ketahanan lingkungan dan sosial secara simultan. Di tengah krisis iklim global, kisah KPSA dan Sucipto mengingatkan bahwa solusi-solusi berdaya guna bisa tumbuh dari lokalitas, dari gotong royong dan dari kesadaran kolektif untuk menjaga warisan alam bagi generasi mendatang. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222208</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ketua RW 23 Kampung 3G Raih Penghargaan Kalpataru 2018</title>
		<link>https://memontum.com/ketua-rw-23-kampung-3g-raih-penghargaan-kalpataru-2018</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Jul 2018 12:13:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kalpataru]]></category>
		<category><![CDATA[kampung 3G]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Glintung Go Green]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/47329-ketua-rw-23-kampung-3g-raih-penghargaan-kalpataru-2018</guid>

					<description><![CDATA[* Ir Bambang Irianto didapuk sebagai Pembina Lingkungan Memontum Kota Malang &#8211; Ibarat kata, menanam kebaikan menuai kebajikan. Atas jerih payah menginisiasi lingkungan, Bambang Irianto, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, sekaligus inisiator Kampung Glintung Go Green (3G) bakal menerima penghargaan Kalpataru 2018 kategori Pembina Lingkungan, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Agustus nanti. Tentunya, prestasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>* Ir Bambang Irianto didapuk sebagai Pembina Lingkungan</strong></h2>
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Ibarat kata, menanam kebaikan menuai kebajikan. Atas jerih payah menginisiasi lingkungan, Bambang Irianto, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, sekaligus inisiator Kampung Glintung Go Green (3G) bakal menerima penghargaan Kalpataru 2018 kategori Pembina Lingkungan, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Agustus nanti.</p>
<p>Tentunya, prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kota Malang, khususnya warga Kampung 3G. Dibandingkan perjalanan awal sekitar 5-6 tahun yang lalu, dengan perkembangan saat ini sangat kontras. Perkembangan Kampung 3G sangat diluar dugaan. Hingga kini lebih dari ratusan ribu orang berkunjung dan menimba ilmu. </p>
<p><div id="attachment_47331" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-47331" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG_9102-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Bersama para undangan tokoh masyarakat, yakni Erik (UB), Husnun Djuraid (media), Khoirul (Dewan), Nurul Yakin (Dandim), Sutiaji (Plt Walikota), Bambang Irianto dan istri, Maskuri (Rektor Unisma) Agus (Kepala DLH). (rhd)" width="650" height="333" class="size-full wp-image-47331" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG_9102-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG_9102-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-47331" class="wp-caption-text"><strong>Bersama para undangan tokoh masyarakat, yakni Erik (UB), Husnun Djuraid (media), Khoirul (Dewan), Nurul Yakin (Dandim), Sutiaji (Plt Walikota), Bambang Irianto dan istri, Maskuri (Rektor Unisma) Agus (Kepala DLH). (rhd)</strong></p></div></p>
<p>&#8220;Saya tak pernah berpikir untuk meraih penghargaan, namun setelah 5 tahun berjalan Kementerian LHK memonitor 3G. Mereka menilai, meski hanya sebagai Ketua RW, mampu menularkan edukasi dan semangat lingkungan, baik skala nasional maupun internasional. Tak hanya di Kampung 3G, kami juga sering diundang ke daerah lainnya,&#8221; jelas pengusaha kripik Ardani ini, kepada awak media saat gathering di RM Kertanegara, Kota Malang, Jumat (13/7/2018) malam.</p>
<p>Pria yang juga menjadi nominator Penghargaan 72 Orang di Festival Prestasi 2017 prestasi UKP Pancasila, mengaku sangat terkejut saat menerima penghargaan Kalpataru ini. Pasalnya, tak ada target khusus untuk mendapatkan penghargaan saat membina lingkungan. Lomba ataupun penghargaan apapun bukanlah target utama dari perjuangan dan pembinaan lingkungan yang telah dilaksanakannya bersama tim Kampung 3G selama ini. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">47329</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
