<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kampak &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kampak/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 30 Nov 2023 09:07:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kampak &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jaga Populasi Ikan Perairan Darat, Bupati Trenggalek dan Istri Tebar Benih di Kedung Robot Kampak</title>
		<link>https://memontum.com/jaga-populasi-ikan-perairan-darat-bupati-trenggalek-dan-istri-tebar-benih-di-kedung-robot-kampak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Nov 2023 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[darat,]]></category>
		<category><![CDATA[kampak]]></category>
		<category><![CDATA[kedung]]></category>
		<category><![CDATA[perairan]]></category>
		<category><![CDATA[populasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=202538</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Demi menjaga populasi dan keberadaan ikan perairan darat, tentunya dapat dilakukan dengan cara-cara melarang penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan. Kemudian, juga melakukan re-stocking ikan atau seperti sama yang dilakukan oleh Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin beserta istri, Novita Hardiny, saat berada di Kedung Robot, Desa Bogoran, Kecamatan Kampak. Pasangan suami istri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Demi menjaga populasi dan keberadaan ikan perairan darat, tentunya dapat dilakukan dengan cara-cara melarang penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan. Kemudian, juga melakukan re-stocking ikan atau seperti sama yang dilakukan oleh Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin beserta istri, Novita Hardiny, saat berada di Kedung Robot, Desa Bogoran, Kecamatan Kampak.</p>



<p>Pasangan suami istri itu, melakukan tebar benih ikan jenis Tawes dengan harapan bisa berkembang biak dan memberikan dampak ekologi dan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Ikan jenis Tawes sendiri dipilih, karena Tawes bukan jenis ikan predator. Sehingga, harapannya dapat menambah keberagaman ikan di sungai yang tengah dikembangkan oleh masyarakat sebagai destinasi wisata tersebut.</p>



<p>&#8220;Agenda hari ini kita restocking ikan. Ibu kepala Dinas Perikanan memberi tajuknya menebar kebaikan (tebar kembali benih ikan),&#8221; kata Bupati Arifin saat dikonfirmasi, Kamis (30/11/2023) tadi.</p>



<p>Bukan tanpa alasan, pihaknya memilih ikan air tawar jenis Tawes. Karena selama ini, banyak warga yang kebetulan nongkrong dan memancing di lokasi ini.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Kemudian nanti paling mancing, kalau dapat program stunting juga selain menjaga kelestarian alam. Ikan yang di tebar sendiri sebanyak 275.000 ekor,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dijelaskan Mas Ipin-sapaan akrabnya, dalam kesempatan itu juga ada macam-macam bantuan kepada nelayan. Kemudian kepada kelompok warga miskin ekstrem, juga berupa budidaya ikan. Ada yang usaha lele, pengasapan, terus yang langsung berupa permakanan juga di delivery kepada warga yang memiliki putra putri yang memiliki prevalensi stunting. Baik itu Balita ataupun Batuta, tadi mendapatkan paket berupa permakanan di program Gemar ikan.</p>



<p>&#8220;Harapannya, ini dapat meningkatkan awareness masyarakat bahwa kalau lingkungannya lestari, juga menghasilkan ekonomi. Jadi tolong di sini, jangan potas-potas (racuni) ikan. Kemudian strum-strum ikan, terbukti kalau kedungnya bagus, airnya bersih dan lingkungannya terjaga, ada tempat nongkrong begini itu bisa meningkatkan ekonomi masyarakat. Kemudian ikannya nanti kalau sudah besar-besar, bisa dipancing dan dikonsumsi. Jadi nggak perlu serakahlah,&#8221; ujar Bupati Arifin di lokasi wisata yang lebih dikenal masyarakat Gubuk Pinggir Kali (Gupili) itu.</p>



<p>Senada dengan bupati, Novita Hardiny sangat mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Trenggalek, dalam menjaga ekologi. Menebar benih ikan menurutnya sangat perlu, karena selain menambah populasi ikan di perairan darat, diyakininya dapat memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat.</p>



<p>&#8220;Otomatis kalau ekosistem terjaga, ikan dapat berkembang biak dengan baik. Sehingga, tentunya masyarakat bisa mendapatkan dampak ekonomi dari ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Diketahui, kegiatan tebar benih ikan yang dilakukan oleh perangkat daerahnya dilakukan di 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Trenggalek. &#8220;Jadi, kita mencari tempat yang potensial. Ada air sepanjang tahun, apalagi cuaca saat ini sudah musim hujan, di 14 kecamatan akan kita tebar dan kondisikan secara proporsional,&#8221; kata Novita.</p>



<p>Tujuan utamanya tentu pengayaan sumberdaya ikan. Ketika di perikanan umum perairan darat itu ikannya menurun karena aktivitas penangkapan dan sebagainya. Ini harus di restock lagi supaya lebih banyak lagi sumberdaya ikan.</p>



<p>Harapan lebih jauhnya lagi, ungkapnya, ikan-ikan ini harus dijaga dan ketika sudah berkembang biak nanti harapannya masyarakat sekitar dapat mendapatkan sisi ekonomi yang berkelanjutan. &#8220;Bisa dipancing atau ditangkap dengan alat-alat yang ramah lingkungan. Ikannya bisa dikonsumsi, kemudian bisa juga dijual dan menghasilkan uang. Jadi dengan menjaga lingkungan, ternyata dapat mendatangkan keuntungan ekonomi,&#8221; terangnya.<strong> (mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">202538</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Arifin Panen Bawang Merah di Kecamatan Kampak</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-arifin-panen-bawang-merah-di-kecamatan-kampak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Oct 2023 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[arifin]]></category>
		<category><![CDATA[Bawang]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kampak]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199271</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, melakukan panen bawang merah di Desa Sugihan, Kecamatan Kampak. Kegiatan panen bawang merah ini, merupakan kebanggaan bersama sebagai wujud keberhasilan para petani di Kabupaten Trenggalek. &#8220;Senang sekali melihat keberhasilan petani dalam menanam komoditas bumbu pangan ini. Saya juga menantang Kelompok Wanita Tani (KWT), agar mau menanam tanaman [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Trenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, melakukan panen bawang merah di Desa Sugihan, Kecamatan Kampak. Kegiatan panen bawang merah ini, merupakan kebanggaan bersama sebagai wujud keberhasilan para petani di Kabupaten Trenggalek.</p>



<p>&#8220;Senang sekali melihat keberhasilan petani dalam menanam komoditas bumbu pangan ini. Saya juga menantang Kelompok Wanita Tani (KWT), agar mau menanam tanaman pangan di pekarangan mereka sendiri. Harapannya, tentu ada kemandirian pangan sehingga tidak semakin terhimpit ketika terjadi inflasi. Apalagi, ini sekolah lapang tani. Jadi, sekolah tani langsung di lapangan dan mempraktekkan pertanian organik. Dimana itu rendah biaya dan rendah emisi, karena semuanya memanfaatkan limbahnya,&#8221; kata Bupati Arifin, saat dikonfirmasi, Kamis (05/10/2023) siang.</p>



<p>Kemudian, masih kata Mas Ipin-sapaan akrabnya, apa yang ditanam adalah sesuatu yang berpotensi untuk meningkatkan laju inflasi. &#8220;Jadi, kita pengendalian inflasinya dengan cara menanam bahan-bahan yang harganya selama ini memicu kenaikan harga-harga kebutuhan pokok,&#8221; kata suami Novita Hardiny.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Salah satu bumbu-bumbu yang paling esensial, lanjut Bupati Arifin, adalah bawang merah. Itu bisa ditanam di sekolah lapang tani dan seperti yang dijelaskan oleh Mentri Pertanian kepada Kelompok Wanita Tani. Yakni, agar masyarakat bisa menanam benih bawang merah di rumahnya masing masing. Sehingga, ke depan tidak hanya yang sifatnya bumbu-bumbu bisa dikembangkan. Namun seperti makanan pendamping beras, Dinas Pertanian sudah ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sudah menemukan Ubi Gading. Jadi, yang seperti ini akan terus di sekolah lapangkan.</p>



<p>&#8220;Dimasa krisis iklim seperti sekarang, masalah pangan menjadi prioritas kita bersama,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Karena Kabupaten Trenggalek ini memiliki lahan pertanian yang luas, dirinya berharap semua stakeholder berkomitmen untuk memberikan support kepada petani. Sehingga, jika hasil panen dari Kabupaten Trenggalek bagus dan melimpah, produknya bisa dikirim ke daerah lain.</p>



<p>&#8220;Kalau produksi di Kabupaten Trenggalek ini bagus, pastinya kita akan kirim komoditi dari sini ke daerah lain yang membutuhkan. Jadi, tidak kita pakai sendiri dan komoditi penyumbang inflasi ini juga harus kita perhatikan,&#8221; papar Bupati Arifin. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199271</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
