<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kampung arema &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kampung-arema/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Mar 2022 10:04:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kampung arema &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Rencana Pembangunan Kampung Arema di Tasikmadu Kota Malang Gandeng Pihak Tiga</title>
		<link>https://memontum.com/rencana-pembangunan-kampung-arema-di-tasikmadu-kota-malang-gandeng-pihak-tiga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Mar 2022 10:04:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kampung arema]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[rencana pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Tasikmadu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=165200</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rencana pembangunan Kampung Arema di Kawasan Tasikmadu Kota Malang, kembali akan diseriusi. Wali Kota Malang, Sutiaji, mengungkapkan lahan yang digunakan nantinya akan memanfaatkan lahan pihak ketiga. Itu artinya, berbeda dengan rencana sebelumnya, yakni dibangun di atas lahan milik Pemerintah Kota (pemkot) Malang. “Lahannya nanti akan disiapkan oleh pengusaha yang tertarik dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rencana pembangunan Kampung Arema di Kawasan Tasikmadu Kota Malang, kembali akan diseriusi. Wali Kota Malang, Sutiaji, mengungkapkan lahan yang digunakan nantinya akan memanfaatkan lahan pihak ketiga. Itu artinya, berbeda dengan rencana sebelumnya, yakni dibangun di atas lahan milik Pemerintah Kota (pemkot) Malang.</p>



<p>“Lahannya nanti akan disiapkan oleh pengusaha yang tertarik dengan skema Kampung Arema. Kami nanti akan mendukung proses perizinannya,” ucap Sutiaji, Selasa (08/03/2022).</p>



<p>Untuk skema dan pembangunannya sendiri, menurut Wali Kota Sutiaji, akan tetap sama dengan skema yang direncanakan sebelumnya. Di mana, di dalam Kampung Arema akan memuat karakter dan budaya khas Malang. Karena Kampung Arema sendiri, didesain sebagai miniatur Malang Raya. Selain jadi destinasi wisata baru, juga untuk meningkatkan edukasi mengenai Malang Raya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/musrenbang-rkpd-2027-bupati-ipuk-sebut-fokus-penguatan-sdm-ekonomi-berbasis-hirilisasi-dan-pariwisata">Musrenbang RKPD 2027, Bupati Ipuk Sebut Fokus Penguatan SDM, Ekonomi Berbasis Hirilisasi dan Pariwisata</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Kalau perusahaan yang tertarik itu dari Pasuruan, yang punya Pondok Pesantren Sidogiri. Saya minta waktu seminggu, untuk bicarakan lagi dengan ITN, karena ada lahan milik ITN yang juga diperuntukkan bisnis,&#8221; terang Sutiaji.</p>



<p>Sebagai informasi, rencana pembangunan Kampung Arema di kawasan Kelurahan Tasikmadu, akan mulai dibangun pada tahun 2020 lalu. Namun, hal itu tertunda dan belum dijadikan prioritas hingga tahun 2021. Kendala utama belum direalisasikannya pembangunan itu, dikarenakan masih sedikitnya lahan yang dimiliki Pemkot Malang, untuk dijadikan sebagai kawasan Kampung Arema. <strong>(hms/cw2/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">165200</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wilayah Tasikmadu Disiapkan Jadi Kampung Arema</title>
		<link>https://memontum.com/wilayah-tasikmadu-disiapkan-jadi-kampung-arema</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 May 2019 15:20:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kampung arema]]></category>
		<category><![CDATA[kampung tematik]]></category>
		<category><![CDATA[Tasikmadu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/84168-wilayah-tasikmadu-disiapkan-jadi-kampung-arema</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Walikota Malang, H. Sutiaji terus getol menambah wisata kampung tematik di Kota Malang. Salah satunya, wilayah Kelurahan Tasikmadu akan disulap menjadi lokasi dibangunnya Kampung Arema. &#8220;Kampung Arema ini diharapkan akan menjadi kampung tematik yang berbeda dari kampung tematik lainnya. Bukan hanya dari segi bangunan rumahnya, namun juga adat istiadat yang ada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang &#8211;</strong> Walikota Malang, H. Sutiaji terus getol menambah wisata kampung tematik di Kota Malang. Salah satunya, wilayah Kelurahan Tasikmadu akan disulap menjadi lokasi dibangunnya Kampung Arema.</p>
<p>&#8220;Kampung Arema ini diharapkan akan menjadi kampung tematik yang berbeda dari kampung tematik lainnya. Bukan hanya dari segi bangunan rumahnya, namun juga adat istiadat yang ada di sana semua akan memunculkan khas Malangan-nya,&#8221; ungkap Sutiaji, saat audiensi bersama budayawan sejarah Dukut Imam Widodo dan tim, di Ruang Rapat Walikota pada hari Selasa (14/5).</p>
<p><div id="attachment_84170" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-84170" decoding="async" class="size-full wp-image-84170" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190514-WA0028-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Audiensi Walikota Malang Sutiaji, dan sejarahwan Dukut Imam Widodo. (ist)" width="650" height="333" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190514-WA0028-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190514-WA0028-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190514-WA0028-copy.jpg?resize=600%2C307&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190514-WA0028-copy.jpg?resize=200%2C102&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-84170" class="wp-caption-text"><strong>Audiensi Walikota Malang Sutiaji, dan sejarahwan Dukut Imam Widodo. (ist)</strong></p></div></p>
<p>Pengarang buku Malang Tempo Doeloe, Dukut Imam Widodo, sengaja diundang oleh Walikota Malang untuk memaparkan ide-ide nya dalam membangun Kampung Arema. Diharapkan, Kampung Arema menjadi ikon selamat datang dan mampu menarik wisatawan yang masuk ke Kota Malang. Sekaligus mengenal lebih jauh budaya dan karakteristik Kota Malang.</p>
<p>&#8220;Mulai dari ciri khas bangunannya yang terkenal dengan limasan, makanan tradisionalnya, keseniannya sampai dengan bahasa walikan yang sudah membudaya sejak dulu di kalangan kera-kera ngalam. Kesemuanya itu, akan diwujudkan sebagai satu kesatuan utuh di Kampung Arema,&#8221; tambahnya.</p>
<p><div id="attachment_84169" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-84169" decoding="async" class="size-full wp-image-84169" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190514-WA0029-copy.jpg?resize=650%2C333&#038;ssl=1" alt="Penyerahan cinderamata buku Malang Tempo Doeloe. (ist)" width="650" height="333" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190514-WA0029-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190514-WA0029-copy.jpg?resize=300%2C154&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190514-WA0029-copy.jpg?resize=600%2C307&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/05/IMG-20190514-WA0029-copy.jpg?resize=200%2C102&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-84169" class="wp-caption-text"><strong>Penyerahan cinderamata buku Malang Tempo Doeloe. (ist)</strong></p></div></p>
<p>Sementara itu, Dukut Imam Widodo menyatakan kesanggupannya untuk turut serta membangun Kota Malang dalam rangka melestarikan kebudayaan yang ada.</p>
<p>&#8220;Hal ini sebagai wujud Corporate Heritage Responsibility yang akan kami persembahkan bagi Kota Malang,&#8221; tutur pria yang saat ini menetap di Surabaya.</p>
<p>Turut hadir pada audiensi tersebut, yaitu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala Barenlitbang, dan Kabag Humas Kota Malang.<strong> (adn/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">84168</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kampung Biru Arema Kidul Dalem Cocok Jadi Tempat Selfi Wisatawan</title>
		<link>https://memontum.com/kampung-biru-arema-kidul-dalem-cocok-jadi-tempat-selfi-wisatawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Feb 2018 13:34:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kampung arema]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Biru Arema]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/24831-kampung-biru-arema-kidul-dalem-cocok-jadi-tempat-selfi-wisatawan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8212; Pemkot Malang bekerja sama dengan PT Into Daya Guna Aneka Warna (Indana) sukses mengubah wajah kampung Embong Brantas, Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Klojen sebagai ikon wisata baru yang cocok sebagai tempat foto selfi. Dilihat dari sejarah Kampung Embong Brantas awalnya kumuh seperti kampung warna warni Jodipan. Lokasi kedua kampung itu dibantaran Sungai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8212; Pemkot Malang bekerja sama dengan PT Into Daya Guna Aneka Warna (Indana)  sukses mengubah wajah kampung Embong Brantas, Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Klojen sebagai ikon wisata baru yang cocok sebagai tempat foto selfi.</p>
<p>Dilihat dari sejarah Kampung Embong Brantas awalnya kumuh seperti kampung warna warni Jodipan. Lokasi kedua kampung itu dibantaran Sungai Brantas.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-06-at-6.29.58-PM-1e.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-24836" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-06-at-6.29.58-PM-1e.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-06-at-6.29.58-PM-1e.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-06-at-6.29.58-PM-1e.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-06-at-6.29.58-PM-1e.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Tetapi saat ini situasi dan kondisinya sudah berubah 100%. Lorong jalan kampung sudah dipaving dan dimester dengan batu ampyangan. Dinding rumah  dan atap rumah warga bercat biru muda kombinasi biru tua.</p>
<p>Warna biru merupakan warna kebesaran dari kostum tim sepak bola Arema FC. Berikutnya beberapa sudut dinding rumah warga berhias mural kepala Singa dan Albert Instin serta gambar mural lainnya.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-06-at-6.29c.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-24835" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-06-at-6.29c.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-06-at-6.29c.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-06-at-6.29c.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-06-at-6.29c.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Walikota Malang H Mochammad Anton menegaskan, Kota Malang dikenal sebagai kandang tim Arema. Wisatawan yang berkunjung ke Kota Malang selalu bertanya lokasi Kampung Arema bersama pernak perniknya.</p>
<p> &#8220;Kampung Biru Arema Kiduldalem ini sebagai pelengkap obyek wisata kampung Tridi dan Kampung Warna Warni Jodipan. Lokasi ketiga kampung ini dalam satu area yang dibelah dengan jembatan Sungai Brantas saja,&#8221; tegas Abah Anton, Selasa (6/2/2018) siang.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-06-at-6.30.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" class="aligncenter size-full wp-image-24834" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-06-at-6.30.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-06-at-6.30.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-06-at-6.30.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/02/WhatsApp-Image-2018-02-06-at-6.30.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Peresmian Kampung Biru Arema dihadiri  Forkopimda Kota Malang, Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Diah Ayu Kusumadewi serta Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Malang dan vice president PT. Indana Paint, Steven A Sugiharto.</p>
<p>Abah Anton yakin keberadaan Kampung Biru Arema Kidupdalem menjadi jujugan wisatawan dari luar Kota Malang. Keberadaannya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">24831</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
