<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kampung Bersinar 2020 &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kampung-bersinar-2020/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 Dec 2020 03:55:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kampung Bersinar 2020 &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>RW 2 Karangbesuki Fokus Pengolahan Sampah</title>
		<link>https://memontum.com/rw-2-karangbesuki-fokus-pengolahan-sampah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Dec 2020 06:43:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Bersinar 2020]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[RW 2 Karangbesuki]]></category>
		<category><![CDATA[Sofyan Edi Jarwoko]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Wali Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=129033</guid>

					<description><![CDATA[Juara I Lomba Kampung Bersinar Kota Malang 2020 Memontum Malang Kota – Setelah melalui tahapan penilaian yang cukup panjang, RW 2 Karangbesuki akhirnya keluar sebagai Juara I Lomba Kampung Bersinar, Jumat (4/12) tadi. Adalah fokus pada pengelolaan sampah, yang dikembangkan RW 2 Karangbesuki, sehingga berhasil membawa pulang penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3>Juara I Lomba Kampung Bersinar Kota Malang 2020</h3>
<h3><span id="more-129033"></span></h3>
<p><strong>Memontum Malang Kota</strong> – Setelah melalui tahapan penilaian yang cukup panjang, RW 2 Karangbesuki akhirnya keluar sebagai Juara I Lomba Kampung Bersinar, Jumat (4/12) tadi. Adalah fokus pada pengelolaan sampah, yang dikembangkan RW 2 Karangbesuki, sehingga berhasil membawa pulang penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, di Balai Kota Malang.</p>
<p>Disinggung mengenai torehan prestasi dalam lomba itu, Ketua RW 2 Karangbesuki, Sehadi, mengatakan cukup sederhana. Bahwa, dirinya mengajak masyarakat bersama-sama menjaga, menata dan memperbaiki lingkungan.</p>
<p>&#8220;Bergotong royong saling berbagi dan bertukar pikiran, bagaimana mewujudkan keasrian di lingkungan RW kami,” jelasnya.</p>
<p>Diuraikannya, butuh waktu selama tiga bulan, untuk menggenjot kembali kesiapan, yang sebenarnya selama ini sudah ada. “Kami tinggal memfokuskan dan menekankan apa yang sudah ada selama ini. Seperti program dan ide-ide,” ujar pria yang membawahi 12 RT di Karangbesuki ini.</p>
<p>Berhasilnya RW 2 Karangbesuki, tambah Sehadi, ternyata juga dipengaruhi oleh pengelolaan sampah yang menjadi konsen utama di wilayahnya. Selain membuat komposter dan biopori, warga di lingkungan ini juga beramai-ramai kompak melakukan penghijauan.</p>
<p>“Setiap RT ada spot yang sangat menunjang penilaian. Yaitu, pengelolaan sampah,” ungkap pria yang saat itu tengah mengenakan kemeja putih.</p>
<p>Lebih lanjut, Sehadi mengatakan, ada pemilahan sampah organik dan anorganik, yang dilakukan di wilayahnya. Untuk sampah organic, tidak semata-mata langsung dibuang, melainkan dibuat komposter. “Kami ingin sekali, sampah yang dibawa ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) berkurang dengan cara diolah kembali,” paparnya. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">129033</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
