<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Kampung Tridi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kampung-tridi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 26 Jun 2021 09:15:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Kampung Tridi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kampung Tridi Malang Pertahankan Status Zona Hijau Sebagai Tempat Wisata</title>
		<link>https://memontum.com/kampung-tridi-malang-pertahankan-status-zona-hijau-sebagai-tempat-wisata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Jun 2021 09:15:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Tridi]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[zona hijau covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=146352</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pandemi yang melanda lebih dari satu tahun belakangan ini membuat terpuruknya sektor wisata menjadi hal yang lumrah. Hal ini pula yang dialami oleh Kampung Tridi yang terletak di Kelurahan Kesatrian, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Bahkan karena kunjungan yang menurun hingga 80 persen. Dikatakan Sekertaris Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Tridi, Nuryanto, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Pandemi yang melanda lebih dari satu tahun belakangan ini membuat terpuruknya sektor wisata menjadi hal yang lumrah. Hal ini pula yang dialami oleh Kampung Tridi yang terletak di Kelurahan Kesatrian, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Bahkan karena kunjungan yang menurun hingga 80 persen.</p>



<p>Dikatakan Sekertaris Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Tridi, Nuryanto, warga berjuang dengan sisa-sisa kas untuk tetap menjaga keindahan destinasi wisata.</p>



<p><span style="text-decoration: underline">Baca juga:</span></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Apalagi dengan adanya pembatasan mobilitas orang dari luar kota, padahal mayoritas wisatawan yang kesini adalah dari luar kota. Kan kita punya lokasi shooting nya Yowis Ben sebagai andalan,&#8221; ujarnya, Sabtu (26/06).</p>



<p>Beberapa waktu lalu, sempat ada wacana dilanjutkannya proses shooting Yowis Ben The Series di Kampung Tridi. Hal tersebut diakui pria yang akrab disapa Gempa itu sedikit memberi angin segar, namun sayangnya lagi-lagi batal terlaksana akibat kondisi pandemi yang belum usai.</p>



<p>&#8220;Tapi Kampung Tridi tetap dibuka untuk umum meski harus melalui pegawasan ketat dari Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) serta satgas Covid-19 Kota Malang. Untuk mensiasati itu, kami sengaja batasi, semisal ada 5 bis yang datang kami masukan 1 bis dulu. Pokoknya tidak terjadi kerumunan,&#8221; imbuhnya</p>



<p>Lanjut Gempa, kini kampung tematik yang bermula dari lomba gapura kemerdekaan pada tahun 2016 itu, tengah dalam proses pemulihan kondisi perkampungan dalam masa Covid-19. Terlebih Kampung Tridi baru saja masuk kategori zona hijau beberapa waktu lalu. Sehingga Pokdarwis Kampung Tridi sengaja menunda beberapa event, untuk fokus terhadap penguatan zona hijau.</p>



<p>&#8220;Kami kuatkan dulu zona hijaunya. Apalagi kita kemarin kuning bahkan hampir orange. Daripada kebablasan lagi sampe merah, malah ditutup nanti kampungnya,&#8221; terangnya.</p>



<p>Walau diakui Gempa, saat ini Kampung Tridi juga tengah mempersiapkan event hari Sungai. &#8220;Rencananya dilaksanakan pada bulan Juli mendatang. Tapi menurut saya memperkuat kondisi kampung ini menjadi fokus utama kami saat ini,&#8221; tegas Gempa. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146352</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kampung Tridi Terbakar</title>
		<link>https://memontum.com/kampung-tridi-terbakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Jun 2019 14:01:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Tridi]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/86885-kampung-tridi-terbakar</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rumah milik Jumiati (52) Jl Tumenggungan Ledok Kampung Tridi, , RT 01/RW 12, Kelurahan Kesatrian, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Minggu (30/6/2019) pukul 12.15, terbakar. Kejadian itu membuat panik warta sekitar dan juga pengunjung Kampung 3G dan Kampung Warna-Warni. Dikarenakan kondisi rumah cukup padat dikuatirkan merambat ke perkampungan warga. Informasi Memontum, siang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Memontum Kota Malang &#8211; Rumah milik Jumiati (52) Jl Tumenggungan Ledok Kampung Tridi, , RT 01/RW 12, Kelurahan Kesatrian, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Minggu (30/6/2019) pukul 12.15, terbakar. Kejadian itu membuat panik warta sekitar dan juga pengunjung Kampung 3G dan Kampung Warna-Warni. Dikarenakan kondisi rumah cukup padat dikuatirkan merambat ke perkampungan warga.</p>
<p>Informasi Memontum, siang itu saat penguhuni rumah sedang di lantai dasar. Namun tiba-tiba mereka dikejutkan dengan teriakan warga sekitar yang memberi tahu kalau lantai 2 rumah sudah dalam kondisi terbakar.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-86887" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190630-WA0122-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190630-WA0122-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190630-WA0122-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190630-WA0122-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190630-WA0122-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190630-WA0122-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Mengetahui rumahnya terbakar , Jumiati bahkan sempat pingsan hingga warga menolongnya membawa ke rumah tetangga. Alfan (23) anak korban bersama warga melakukan pemadaman dengan air seadanya. &#8221; Tadi rencananya mau berangkat kerja. Ada warga yang beritahu kalau ada kepilan asap di lantai 2 rumah. Dugaan karena.konsleting listrik,&#8221; ujar Alfan.</p>
<p>Kejadian itu cukup membuat panik warga sekitar dan wisatan pengunjung kampung Tridi dan Warna-Warni. Salah seorang segera melapor ke PMK Kota Malang. Dikarenakan api tetap membesar dan dikuatirkan merambat ke rumah warga lainnya.<br />
Sebanyak 6 unit monil PMK Kota Malang tiba di lokasi. Namun untuk menuju ke lokasi sangatlah sulit. Oleh karena itu, petugas terpaksa.melakukan pemadaman dari atas Jembatan Brantas.</p>
<p><div id="attachment_86886" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-86886" decoding="async" class="size-full wp-image-86886" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190630-WA0124-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Rumah Kampung Tridi terbakar. (ist)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190630-WA0124-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190630-WA0124-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190630-WA0124-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190630-WA0124-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190630-WA0124-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-86886" class="wp-caption-text"><strong>Rumah Kampung Tridi terbakar. (ist)</strong></p></div></p>
<p>&#8221; Kendala karena jalannya cukup sempit. Kami tetpaksa memadamkan dari atas jembatan. Sebagian juga ada yang langsung turun ke lokasi,&#8221; ujar Edi Susianto, Komandan regu 1 PMK Kita Malang.</p>
<p>Sekitar pukul 12.55, api dapat dipadamkan oleh petugas PMK Kota Malang. Namun mereka tetap melakukan penyemprotan pembasahan memastikan api benar-bernar padam. Total air yang dipergunakan mencapai 20.000 liter. Meskipun tidak ada korban jiwa, namun kerugian yang dialami Jumiati diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">86885</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
