<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>kampus &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/kampus/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Mar 2026 14:25:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>kampus &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dishub Jember Resmi Terapkan Rekayasa Lalin Satu Arah di Kawasan Kampus</title>
		<link>https://memontum.com/dishub-jember-resmi-terapkan-rekayasa-lalin-satu-arah-di-kawasan-kampus</link>
					<comments>https://memontum.com/dishub-jember-resmi-terapkan-rekayasa-lalin-satu-arah-di-kawasan-kampus#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 09:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[kampus]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[Rekayasa]]></category>
		<category><![CDATA[terapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230996</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Mengantisipasi eskalasi kemacetan yang kerap terjadi selama Bulan Suci Ramadan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember secara resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa Sistem Satu Arah (SSA) di kawasan kampus. Kebijakan ini dijadwalkan, akan berlangsung selama sepekan, terhitung mulai tanggal 13 hingga 19 Maret 2026. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Gatot Triyono, mengatakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Mengantisipasi eskalasi kemacetan yang kerap terjadi selama Bulan Suci Ramadan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jember secara resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa Sistem Satu Arah (SSA) di kawasan kampus. Kebijakan ini dijadwalkan, akan berlangsung selama sepekan, terhitung mulai tanggal 13 hingga 19 Maret 2026.</p>



<p>Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Gatot Triyono, mengatakan bahwa langkah taktis ini diambil berdasarkan hasil evaluasi lapangan. Lonjakan volume kendaraan, terutama menjelang waktu berbuka puasa, dinilai telah melampaui kapasitas normal jalan, sehingga intervensi manajemen lalu lintas menjadi krusial.</p>



<p>&#8220;Selama Bulan Ramadan, arus lalu lintas di wilayah kampus terpantau mengalami kepadatan yang signifikan. Berdasarkan analisis kami, penempatan personel di titik-titik rawan tidak lagi mencukupi untuk mengurai kemacetan jika tidak disertai rekayasa sistematis. Oleh karena itu, pemberlakuan SSA diharapkan dapat mengoptimalkan kelancaran arus,&#8221; kata Gatot, dalam keterangannya di lokasi pemantauan, Jumat (13/03/2026) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Operasional SSA ini, lanjutnya, diterapkan secara spesifik pada sore hari, yakni pukul 15.30 hingga 18.00, atau menyesuaikan dengan jam puncak aktivitas masyarakat. Dalam pelaksanaannya, Dishub Jember mengerahkan 36 personel gabungan yang terdiri dari 24 anggota Dishub dan 12 personel Satlantas Polres Jember guna memastikan ketertiban di setiap simpul jalan.</p>



<p>Terkait aspek sosiologis, pihak Dishub mengeklaim telah menempuh prosedur sosialisasi sejak Kamis malam. Upaya diseminasi informasi dilakukan secara masif melalui platform media sosial resmi, serta koordinasi vertikal melibatkan pihak kecamatan, kelurahan, hingga perangkat RT/RW setempat.</p>



<p>Paralel dengan kebijakan SSA, tim gabungan juga mengintensifkan operasi penertiban parkir di kawasan Segitiga Emas. Fokus operasi meliputi penindakan kendaraan yang parkir di area terlarang serta pengawasan terhadap juru parkir ilegal. &#8220;Upaya komprehensif ini diharapkan mampu memberikan akses jalan yang lebih representatif bagi masyarakat selama periode menjelang Idul Fitri,&#8221; tambahnya. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/dishub-jember-resmi-terapkan-rekayasa-lalin-satu-arah-di-kawasan-kampus/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230996</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Malang Dampingi Presiden Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-malang-dampingi-presiden-prabowo-resmikan-sma-taruna-nusantara-kampus-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2026 08:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dampingi]]></category>
		<category><![CDATA[kampus]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[taruna]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229465</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, turut mendampingi kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke wilayah Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, untuk secara langsung meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Selasa (13/01/2026) tadi. Dalam momen berharga itu, Bupati Sanusi mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Malang merasa terhormat atas keberadaan SMA Taruna Nusantara. Sekolah yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, turut mendampingi kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke wilayah Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, untuk secara langsung meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Selasa (13/01/2026) tadi.</p>



<p>Dalam momen berharga itu, Bupati Sanusi mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Malang merasa terhormat atas keberadaan SMA Taruna Nusantara. Sekolah yang bertujuan untuk mencari anak-anak bangsa Indonesia, itu memiliki kapasitas akademis yang unggul untuk dibina, diberi kesempatan yang terbaik sehingga dapat meraih ilmu pengetahuan dengan cepat.</p>



<p>&#8221;Tentunya hal ini sebagai anugerah untuk pemerintah dan masyarakat Kabupaten Malang. Hal ini karena, di wilayah Kabupaten Malang ada SMA Taruna Nusantara. Di Indonesia baru ada tiga sekolah yang sudah berdiri dan diresmikan. Setelah lebih dahulu berdiri di Magelang, kemudian dibangun di Malang dan Cimahi,&#8221; jelas Bupati Sanusi.</p>



<p>Dengan adanya SMA Nusantara, ujarnya, maka akan mendorong khususnya masyarakat Kabupaten Malang dan lainnya, untuk meningkatkan kualitas pendidikan. &#8220;Meski masih baru, perkembangan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang ini cepat dan bagus sekali, serta mampu mendorong lembaga pendidikan yang lain untuk meniru dan meningkatkan kualitas,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Sanusi juga berharap, agar usulan Tol Malang bisa segera terkoneksi ke Kepanjen. Sehingga, dampak dari pembangunan akan dirasakan oleh masyarakat.</p>



<p>Sementara itu, Presiden Prabowo dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan suatu bangsa terletak pada kemampuan bangsa itu, untuk meraih ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal itu karena, hanya dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka akan dapat mencapai tingkat peradaban yang tinggi. Sehingga, juga dapat memberi kesejahteraan rakyat Indonesia.</p>



<p>&#8220;Masyarakat dapat lepas dari kemiskinan dan kelaparan, dengan mendidik anak-anak bangsa di masa depan. Sehingga, wadah-wadah semacam SMA Taruna Nusantara sangat dibutuhkan oleh setiap negara. Negara-negara yang berkembang, dapat dengan pesat memiliki wadah serupa,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Presiden mencontohkan, jika di Malaysia sudah lebih dari 20 sekolah-sekolah semacam ini telah berdiri. &#8220;Di Inggris sudah ratusan tahun, juga terdapat ratusan sekolah-sekolah semacam ini. Kita bertekad untuk meraih ilmu pengetahuan dan teknologi,&#8221; tegas Presiden Prabowo.</p>



<p>Pelaksanaan prosesi peresmian sendiri, ditandai dengan pemukulan gong dan penandatanganan prasasti tanda sekolah oleh Presiden Prabowo. &#8220;Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Selasa, 13 Januari 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang,&#8221; tegasnya. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229465</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Malang Dorong Optimalisasi Wakaf Produktif untuk Kemandirian Kampus</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-malang-dorong-optimalisasi-wakaf-produktif-untuk-kemandirian-kampus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[kampus]]></category>
		<category><![CDATA[kemandirian]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Optimalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Produktif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226932</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mendorong optimalisasi peran wakaf sebagai instrumen strategis dalam mendukung keberlanjutan dunia pendidikan. Hal itu disampaikannya, saat memberikan sambutan dalam kegiatan program Wakaf Goes to Kampus, di Universitas Brawijaya (UB) Kota Malang, Senin (20/10/2025) tadi. Pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu mengatakan bahwa wakaf memiliki [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mendorong optimalisasi peran wakaf sebagai instrumen strategis dalam mendukung keberlanjutan dunia pendidikan. Hal itu disampaikannya, saat memberikan sambutan dalam kegiatan program Wakaf Goes to Kampus, di Universitas Brawijaya (UB) Kota Malang, Senin (20/10/2025) tadi.</p>



<p>Pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu mengatakan bahwa wakaf memiliki potensi besar sebagai sumber daya jangka panjang untuk mendukung pengembangan dan peningkatan kualitas pendidikan. Baik melalui pembiayaan mahasiswa, penguatan riset, maupun pengembangan sarana dan prasarana kampus.</p>



<p>“Tentu pembelajaran luar biasa ini akan memberikan semangat tersendiri dalam menuangkan komitmen bersama membangun ekosistem pendidikan tinggi yang inklusif, berdaya saing dan berlandaskan kepentingan bersama. Wakaf berperan sebagai instrumen yang dapat memberikan manfaat jangka panjang dan keberlanjutan,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya bahwa melalui wakaf, kampus dapat menciptakan dana abadi pendidikan yang berkelanjutan. Dengan begitu, menurutnya kampus dapat mandiri secara finansial, tidak terlalu bergantung pada pendanaan eksternal, serta mampu meningkatkan mutu pendidikan yang kuat dan inklusif.</p>



<p>“Kota Malang sebagai kota pendidikan memiliki potensi besar untuk mengoptimalkan peran wakaf. Saat ini terdapat 57 perguruan tinggi negeri dan swasta, dengan sekitar 800 ribu mahasiswa yang beraktivitas di Kota Malang. Angka ini hampir menyamai jumlah penduduk kota, yang berkisar 700 ribu jiwa. Ini adalah potensi besar yang harus diarahkan dengan baik agar dapat memperkuat ekosistem keuangan dan pendidikan di daerah,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Wali Kota Wahyu juga menegaskan, bahwa pemahaman tentang pentingnya wakaf produktif harus dijadikan dasar bersama oleh seluruh pihak. Mulai dari pemerintah daerah, perguruan tinggi, hingga masyarakat luas.</p>



<p>“Pemahaman bersama tentang pentingnya wakaf dunia pendidikan ini harus dijadikan dasar untuk mengembangkan dan mengelola wakaf produktif. Dengan begitu, kita bisa menciptakan ekosistem pendidikan yang mandiri secara finansial, berkualitas dan inklusif, sehingga Kota Malang dapat menjadi contoh kota pendidikan yang unggul dan berdaya saing nasional maupun internasional,” tegasnya.</p>



<p>Lebih lanjut Wali Kota Wahyu berharap, agar semakin banyak kampus yang menjadikan wakaf sebagai bagian dari strategi pengembangan pendidikan. “Pemerintah Kota Malang menyambut baik dan siap melakukan inisiatif serta kolaborasi dalam memperkuat gerakan wakaf di lingkungan pendidikan. Kami percaya, jika sinergi antara pemerintah, kampus dan masyarakat terbangun dengan baik, maka wakaf akan menjadi sumber daya strategis untuk mendorong pendidikan dan kemajuan bersama,” lanjutnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kota Malang, Achmad Sholeh, menjelaskan bahwa wakaf di Kota Malang saat ini masih didominasi oleh aset fisik seperti musala dan masjid. “Untuk sementara, wakaf di Kota Malang terdiri dari mushala 59,8 persen, masjid 25,6 persen, sekolah 8,5 persen, pesantren 2 persen, makam 2 persen dan sosial lainnya 2,2 persen. Sedangkan untuk wakaf uang, kami belum memiliki data karena masih dalam tahap dorongan agar bisa berjalan,” kata Sholeh.</p>



<p>Menurutnya, Pemkot Malang terus mendorong pengembangan wakaf uang melalui koordinasi dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Malang sebagai garda terdepan. “Kami berperan memotivasi dan memfasilitasi, salah satunya dengan memberikan hibah setiap dua tahun sekali kepada BWI agar gerakan ini semakin masif di masyarakat,” imbuh Sholeh. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226932</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kejati Jatim Serahkan Dua Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Kampus Polinema ke Kejari Malang</title>
		<link>https://memontum.com/kejati-jatim-serahkan-dua-tersangka-dugaan-korupsi-pengadaan-tanah-kampus-polinema-ke-kejari-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Sep 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan]]></category>
		<category><![CDATA[kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari]]></category>
		<category><![CDATA[kejati]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pengadaan]]></category>
		<category><![CDATA[polinema]]></category>
		<category><![CDATA[serahkan]]></category>
		<category><![CDATA[tersangka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226389</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Proses penanganan perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pengadaan tanah untuk perluasan Kampus Politeknik Negeri Malang (Polinema) Tahun Anggaran 2019-2020, telah memasuki Tahap II. Yakni, penyerahan tersangka dan barang bukti oleh Kejati Jatim ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang. Dua tersangka itu, yakni Awan Setiawan (66), mantan Direktur Polinema dan Hadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Proses penanganan perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pengadaan tanah untuk perluasan Kampus Politeknik Negeri Malang (Polinema) Tahun Anggaran 2019-2020, telah memasuki Tahap II. Yakni, penyerahan tersangka dan barang bukti oleh Kejati Jatim ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang.</p>



<p>Dua tersangka itu, yakni Awan Setiawan (66), mantan Direktur Polinema dan Hadi (59), pihak penjual tanah, yang tampak memakai rompi bertuliskan tahanan. Keduanya dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara Klas I Cabang Surabaya di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur selama 20 hari, terhitung mulai tanggal 30 September 2025 hingga 19 Oktober 2025.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kasi Intel Kejari Kota Malang, Agung Tri Radityo, mengatakan bahwa kedua tersangka diduga kuat telah bersama-sama melakukan perbuatan melawan hukum yang menyebabkan kerugian keuangan negara mencapai Rp 22,6 miliar. &#8220;Berdasarkan pertimbangan yuridis bahwa terdapat kekhawatiran para tersangka akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana, JPU memutuskan untuk melanjutkan penahanan,&#8221; ujarnya, Selasa (30/09/2025) tadi.</p>



<p>Keduanya didakwa Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. Sedangkan untuk subsidernya Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP</p>



<p>&#8220;JPU Kejaksaan Negeri Kota Malang akan segera menyusun surat dakwaan berdasarkan seluruh barang bukti dan berkas yang telah diserahkan oleh penyidik. Dalam waktu dekat, perkara ini akan dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi untuk segera disidangkan,&#8221; tambahnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226389</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kuliah Umum Perdana Polinema Kampus Lumajang, Ketua DPRD Harap Lahirkan Generasi Muda Berkarakter</title>
		<link>https://memontum.com/kuliah-umum-perdana-polinema-kampus-lumajang-ketua-dprd-harap-lahirkan-generasi-muda-berkarakter</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Aug 2025 12:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[berkarakter,]]></category>
		<category><![CDATA[generasi]]></category>
		<category><![CDATA[kampus]]></category>
		<category><![CDATA[kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[lahirkan]]></category>
		<category><![CDATA[perdana]]></category>
		<category><![CDATA[polinema]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225527</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Hj Oktafiani, bersama Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menghadiri kuliah umum perdana Politeknik Negeri Malang (Polinema) Kampus Lumajang, yang berlangsung di Pendopo Arya Wiraraja, Kamis (28/08/2025) tadi. Gelaran yang berlangsung ini, tentunya menjadi tonggak penting, karena merupakan kuliah umum pertama sejak hadirnya Polinema sebagai satu-satunya perguruan tinggi di Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Hj Oktafiani, bersama Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menghadiri kuliah umum perdana Politeknik Negeri Malang (Polinema) Kampus Lumajang, yang berlangsung di Pendopo Arya Wiraraja, Kamis (28/08/2025) tadi.</p>



<p>Gelaran yang berlangsung ini, tentunya menjadi tonggak penting, karena merupakan kuliah umum pertama sejak hadirnya Polinema sebagai satu-satunya perguruan tinggi di Kabupaten Lumajang. Dalam pelaksanaan ini, gelaran juga mengusung tema &#8216;Mentalitas Sukses: Membangun Karakter dan Pola Pikir Positif untuk Mahasiswa Baru&#8217;.</p>



<p>&#8220;Pemkab Lumajang akan terus memberikan motivasi kepada mahasiswa baru, agar membentuk karakter dan mentalitas positif sejak dini, serta mempersiapkan diri menghadapi persaingan dunia kerja dengan daya saing tinggi,&#8221; kata Bupati Indah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pada kesempatan sama, Ketua DPRD Oktafiani mengapresiasi hadirnya Polinema di wilayah Lumajang. &#8220;Kami berharap, Polinema mampu melahirkan generasi muda berkarakter, berkompeten dan siap menjadikan calon-calon pemimpin masa depan yang membawa kemajuan bagi Lumajang,&#8221; terangnya.</p>



<p>Kehadiran Ketua DPRD dan Bupati Lumajang di tengah mahasiswa baru, diharapkan mampu memberikan semangat serta inspirasi untuk menempuh pendidikan dengan penuh dedikasi dan optimisme. Sehingga, mampu menjadikan generasi muda Lumajang yang handal. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225527</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Lumajang Targetkan Proses Belajar Mengajar di Kampus Unej Lumajang Dimulai Tahun Depan</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-lumajang-targetkan-proses-belajar-mengajar-di-kampus-unej-lumajang-dimulai-tahun-depan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jun 2025 12:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dimulai]]></category>
		<category><![CDATA[kampus]]></category>
		<category><![CDATA[mengajar]]></category>
		<category><![CDATA[proses]]></category>
		<category><![CDATA[targetkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223158</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, memastikan bahwa proses belajar-mengajar di Kampus Universitas Jember (Unej) di Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, akan dimulai paling lambat tahun depan. Hal ini ditegaskan Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, dalam kunjungan kerja di Universitas Jember, Kamis (19/06/2025) tadi. Kunjungan kerja yang dilakukan ini, sebagai bagian dari percepatan pembangunan kampus yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, memastikan bahwa proses belajar-mengajar di Kampus Universitas Jember (Unej) di Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, akan dimulai paling lambat tahun depan. Hal ini ditegaskan Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, dalam kunjungan kerja di Universitas Jember, Kamis (19/06/2025) tadi.</p>



<p>Kunjungan kerja yang dilakukan ini, sebagai bagian dari percepatan pembangunan kampus yang ditunggu masyarakat. “Melalui perubahan APBD 2025, kami sudah menyiapkan review masterplan pembangunan. Targetnya jelas, Kampus UNEJ di Lumajang harus segera rampung agar bisa langsung digunakan untuk kegiatan belajar-mengajar,” kata Bunda Indah, saat bertemu Rektor Unej, Dr Ir Iwan Taruna MEng IPM ASEAN Eng.</p>



<p>Bunda Indah menekankan, bahwa kehadiran Kampus Unej bukan hanya soal pendidikan, tetapi strategi besar untuk membangun pusat pertumbuhan baru di wilayah utara Lumajang. Kampus ini akan membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas sekaligus menggerakkan ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan perputaran ekonomi baru.</p>



<p>“Ini bukan proyek biasa. Ini adalah upaya mewujudkan keadilan wilayah. Kita ingin wilayah utara Lumajang tumbuh setara, sejahtera dan punya masa depan,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dengan percepatan ini, Pemkab Lumajang menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pembangunan inklusif berbasis pendidikan, khususnya di wilayah yang selama ini belum tersentuh pengembangan infrastruktur skala besar. “Pendidikan adalah kunci masa depan. Dan masa depan Lumajang ada di wilayah utara juga. Kampus ini adalah awalnya,” imbuh Bunda Indah.</p>



<p>Dari pihak Universitas Jember, Rektor menyampaikan bahwa seluruh perencanaan pengembangan Kampus Unej Lumajang telah siap. Termasuk, desain kawasan, infrastruktur dasar, hingga pengembangan program studi unggulan.</p>



<p>“Kampus Lumajang akan melayani mahasiswa dari Lumajang, Probolinggo, Pasuruan dan sekitarnya. Prodi yang disiapkan antara lain Fakultas Pertambangan, Kebencanaan, Pertanian, dan Teknik Sipil. Ini akan menjadi pusat pendidikan unggulan di kawasan Tapal Kuda,” terang Iwan Taruna.</p>



<p>Dirinya juga menyebutkan rencana relokasi Kampus Akper ke kawasan utara sebagai bagian dari integrasi kawasan pendidikan. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223158</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bangun Kampus Unej dan Sekolah Rakyat di Lumajang, Ini Harapan Bunda Indah</title>
		<link>https://memontum.com/bangun-kampus-unej-dan-sekolah-rakyat-di-lumajang-ini-harapan-bunda-indah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jun 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bangun]]></category>
		<category><![CDATA[harapan]]></category>
		<category><![CDATA[kampus]]></category>
		<category><![CDATA[rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222909</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, berharap Lumajang Utara bisa berdaya secara ekonomi dan menjadi kota pendidikan. Karenanya, rencana pembangunan Kampus Universitas Jember (Unej) di Kecamatan Klakah, akan dilakukan dengan penambahan gedung yang dibutuhkan agar segera operasional &#8220;Saya ingin wilayah Klakah ini, utamanya wilayah utara menjadi kota industri dan kota pendidikan. Jadi memang ada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, berharap Lumajang Utara bisa berdaya secara ekonomi dan menjadi kota pendidikan. Karenanya, rencana pembangunan Kampus Universitas Jember (Unej) di Kecamatan Klakah, akan dilakukan dengan penambahan gedung yang dibutuhkan agar segera operasional</p>



<p>&#8220;Saya ingin wilayah Klakah ini, utamanya wilayah utara menjadi kota industri dan kota pendidikan. Jadi memang ada bagian-bagian di wilayah tertentu dengan fungsi pendidikan, kemudian pemukiman dan industri. Sehingga, ini akan muncul ekonomi baru di wilayah utara. Dan di Klakah sendiri, nanti akan ada ruang wilayah tertentu untuk pendidikan,&#8221; kata Bupati Lumajang, kepada memontum.com, Jumat (13/06/2025) tadi.</p>



<p>Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, juga menyampaikan bahwa di Kecamatan Klakah, sudah ada SMK Otomotif. Sehingga, nantinya juga akan dibangun Sekolah Rakyat (SR) di atas tanah seluas 7 hektar. Kemudian, disebelahnya terdapat Kampus Unej.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kita berharap dengan adanya Kampus Unej, kemudian ada Sekolah Rakyat dan Sekolah Otomotif. Itu akan muncul ekonomi-ekonomi kerakyatan, seperti rumah-rumah kos, laundry, toko dan warung-warung. Sehingga, masyarakat berdaya dengan bisa memenuhi kebutuhan para siswa dan juga para mahasiswa,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Dijelaskan Bunda Indah, meski sudah dibangun satu gedung, hal itu belum memenuhi persyaratan yang diisyaratkan Unej. &#8220;Jadi, kenapa Unej itu tidak segera operasional, karena gedung yang dibangun belum memenuhi persyaratan yang dipersyaratkan oleh pihak Unej. Sebenarnya, mereka mau operasional kalau sudah dipagar keliling. Kemudian, tambahan gedung perkuliahan satu unit, gedung perkantoran satu unit dan asrama, baru bisa operasional,&#8221; tambahnya. <strong>(adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222909</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPRD Lumajang Sesalkan Gagal Beroperasinya Kampus Unej Karena Permasalahan Gedung</title>
		<link>https://memontum.com/dprd-lumajang-sesalkan-gagal-beroperasinya-kampus-unej-karena-permasalahan-gedung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Oct 2024 10:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[beroperasinya]]></category>
		<category><![CDATA[gedung,]]></category>
		<category><![CDATA[kampus]]></category>
		<category><![CDATA[karena]]></category>
		<category><![CDATA[permasalahan]]></category>
		<category><![CDATA[sesalkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215730</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Rencana beroperasinya Kampus Universitas Jember (Unej) di Kabupaten Lumajang, atau persisnya di Prayuana, Desa Kebonan, Kecamatan Klakah, sepertinya bakal urung. Hal itu diketahui, dari Pandangan Umum (PU), salah satu Fraksi DPRD Kabupaten Lumajang beberapa waktu yang lalu. “Kegiatan Kampus Unej Lumajang, nampaknya belum bisa berlangsung dalam waktu dekat. Itu karena, dalam jawaban [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Rencana beroperasinya Kampus Universitas Jember (Unej) di Kabupaten Lumajang, atau persisnya di Prayuana, Desa Kebonan, Kecamatan Klakah, sepertinya bakal urung. Hal itu diketahui, dari Pandangan Umum (PU), salah satu Fraksi DPRD Kabupaten Lumajang beberapa waktu yang lalu.</p>



<p>“Kegiatan Kampus Unej Lumajang, nampaknya belum bisa berlangsung dalam waktu dekat. Itu karena, dalam jawaban pemerintah daerah atas PU Fraksi DPRD Lumajang, dijelaskan Pemkab Lumajang harus menyiapkan dua gedung untuk Kampus Unej,” kata Wakil Ketua Komisi B DPRD Lumajang, Nur Hidayati, Senin (14/10/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Masih menurut Nur Hidayati, selama bergulirnya proses rencana itu, dirinya sebenarnya sudah berulang kali menanyakan soal kapan operasional kampus Unej di Kecamatan Klakah tersebut. Bahkan, pihaknya juga memberikan saran, jika APBD Lumajang tidak sanggup membangun gedung tambahan. Sehingga, solusi yang bisa diberikan adalah gedung yang sudah ada bisa diberikan kepada kampus yang ada di Kabupaten Lumajang.</p>



<p>“Harapan bersama ke depan, peningkatan pendidikan masyarakat Lumajang lebih baik dengan memiliki akses pendidikan Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Karena dengan begitu, ini akan dapat menjadi pengungkit percepatan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Lumajang,” papar politisi Nasdem ini.</p>



<p>Dari data yang diperoleh, Pemkab Lumajang hanya bisa menyediakan satu gedung, untuk kampus Unej, yang pembangunannya sudah selesai pada tahun 2021 dengan menelan biaya kurang lebih Rp 8 miliar tahap 1 tahun 2021 dan Rp 11 miliar pada tahap 2 tahun 2022. Hanya saja, karena tidak ada aktivitas hampir selama 3 tahun lebih, saat ini kondisi gedung terlihat seperti gedung yang terbengkalai dan sudah banyak kerusakan dan vandalisme. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215730</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Ipuk Resmikan Pojok Statistik Hasil Kolaborasi BPS dan Kampus Poliwangi</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-ipuk-resmikan-pojok-statistik-hasil-kolaborasi-bps-dan-kampus-poliwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Jun 2024 08:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kampus]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[Poliwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[Statistik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210339</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani meresmikan Pojok Statistik, Kamis (06/06/2024) tadi. Pojok Statistik sendiri merupakan kolaborasi antara Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kampus Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) untuk mendukung pemanfaatan data dalam pembangunan Banyuwangi. &#8220;Selama ini kebijakan dan program-program Banyuwangi harus berbasis data, sehingga bisa tepat sasaran. Saya berharap selain menjadi bahan pembelajaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani meresmikan Pojok Statistik, Kamis (06/06/2024) tadi. Pojok Statistik sendiri merupakan kolaborasi antara Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kampus Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) untuk mendukung pemanfaatan data dalam pembangunan Banyuwangi.</p>



<p>&#8220;Selama ini kebijakan dan program-program Banyuwangi harus berbasis data, sehingga bisa tepat sasaran. Saya berharap selain menjadi bahan pembelajaran untuk civitas akademika Poliwangi, Pojok Statistik ini bisa membantu pemerintah untuk pemenuhan data yang bisa dijadikan pijakan pembangunan daerah,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Pojok Statistik sendiri berada di Gedung Kuliah Terpadu Rempeg Jogopati, tepatnya di ruangan yang berada di Lantai III. Ruangan tersebut, memiliki fasilitas antara lain tempat duduk yang nyaman bagi pengunjung. Terdapat juga perangkat komputer yang bisa digunakan untuk mengakses berbagai data digital tentang Banyuwangi. &#8220;Dibukanya Pojok Statistik ini menjadi bagian dari kampus untuk menyediakan data statistik yang terintegrasi dan mudah diakses,&#8221; tambah Bupati Ipuk.</p>



<p>Dirinya juga mengatakan, dengan data yang lebih akurat, para dosen dan mahasiswa akan mampu membuat bahan penelitian yang kredibel. Hasilnya, bisa dimanfaatkan untuk banyak hal. Termasuk, membantu pemerintah dalam menyusun dan membuat sebuah kebijakan.</p>



<p>Selain itu, data juga bisa menjadi pijakan bagi para civitas akademika untuk membuat inovasi-inovasi baru yang bermanfaat dan berdampak bagi masyarakat di Banyuwangi. &#8220;Karena ini yang pertama di Banyuwangi, mudah-mudahan nanti bisa dimanfaatkan oleh khalayak umum juga. Termasuk, mahasiswa-mahasiswa dari kampus lain. Mudah-mudahan BPS ke depannya juga bisa mengajak kampus lain untuk membuat tempat yang serupa,&#8221; tegas Bupati Ipuk.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Direktur Poliwangi, Shofi&#8217;ul Amin, menambahkan bahwa keberadaan Pojok Statistik akan membantu para civitas akademika untuk memperdalam literasi data. Sebagai perguruan tinggi vokasi, permasalahan data menjadi hal penting untuk mengimbangi praktik perkuliahan.</p>



<p>Ia menjelaskan, Pojok Statistik akan dimanfaatkan oleh sekitar 3.400 mahasiswa dan 150 dosen dalam aktivitas belajar mengajar di kampus tersebut.</p>



<p>&#8220;Ini akan menjadi tempat penunjang pendidikan vokasi di Poliwangi,&#8221; katanya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala BPS Banyuwangi, Hermanto, menjelaskan bahwa Pojok Statistik merupakan hasil kolaborasi antara BPS dan akademi untuk memajukan Banyuwangi. &#8220;Karena data statistik sangat penting untuk pembangunan. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evlauasi. Semua butuh data,&#8221; kata Hermanto.</p>



<p>Pojok Statistik tidak hanya menyediakan akses data yang mudah. Menurutnya, tempat tersebut juga menyediakan layanan agar civitas akademika dapat memahami data-data yang diperoleh dengan lebih mudah. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210339</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
